cover
Contact Name
Muhadi
Contact Email
Muhadi
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal@stikes-yrsds.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo
ISSN : 24770140     EISSN : 2581219X     DOI : http://dx.doi.org/10.29241/jmk.
Core Subject : Health,
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr.Soetomo diterbitkan oleh Bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo Surabaya, sejak tahun 2015. Fokusnya adalah pada pengembangan Studi Manajemen Kesehatan yang dilakukan melalui riset perpustakaan, atau penelitian lapangan. Publikasi jurnal akademik ini dimaksudkan untuk memperkaya ilmu-ilmu Manajemen Kesehatan yang telah berkembang saat ini.
Arjuna Subject : -
Articles 267 Documents
Systematic Review: Efektivitas Edukasi Keluarga Terhadap Pengelolaan Hipertensi Pada Lansia Wijayanty, Permana Novi; Mulyono, Wastu Adi
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 11, No 1 (2025): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Pertama 2025
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v11i1.2144

Abstract

ABSTRAKHipertensi merupakan permasalahan kesehatan global dan mempunyai prevalensi tinggi terutama pada lansia.  Untuk mengurangi angka kejadian hipertensi, perlu dukungan dari berbagai pihak terutama keluarga sebagai orang terdekat. Keluarga harus memahami dengan kejadian hipertensi. Keluarga tidak hanya bertindak sebagai pengawas atau pengingat terkait pengelolaan hipertensi pada lansia, tetapi bertindak sebagai motivator untuk perubahan pola hidup sehat. Oleh karena itu, diperlukan edukasi kepada keluarga untuk mengelola hipertensi pada lansia. Edukasi keluarga dilakukan untuk meningkatkan kepatuhan terhadap pengobatan dan penerapan pola hidup sehat. Systematic review ini dilaksanakan mengikuti pedoman PRISMA. Artikel yang digunakan diambil dari PubMed, Scopus,dan Google Scholar dengan rentang tahun 2014 – 2024. Artikel menggunakan studi Randomized Controlled Trial ( RCT ). Edukasi keluarga terbukti memberikan dampak yang signifikan dalam menurunkan tekanan darah sistolik rata-rata sebesar 10 – 15 mmHg, meningkatkan kepatuhan terhadap pengobatan, serta mendorong penerapan pola hidup sehat. Edukasi keluarga terbukti efektif dalam membantu pengelolaan hipertensi pada lansia. Implementasi strategi ini dalam praktik keperawatan memerlukan pendekatan berbasis bukti untuk memastikan keberlanjutan manfaat. Kata Kunci: Edukasi keluarga, hipertensi, lansia, kepatuhan pengobatan, pola hidup sehat ABSTRACT Hypertension is a global health concern with a particular high prevalence among the elderly. Family support is essential to reduce the incidence of hypertension. Families need to understand the occurence of hypertension and act not only as supervisors but also serve as motivators for encouraging healthy lifestyle changes. Therefore, family education is crucial for managing hypertension in the elderly. The goal of family education is carried out to improve medication adherence and the adoption of  healthy lifestyle practices. This systematic review follows the PRISMA guidelines. The articles were sourced from PubMed, Scopus, and Google Scholar published between 2014 – 2024. The articles included were Randomized Controlled Trials ( RCTs ). Family education has been shown to significantly reduce average systolic blood pressure by 10 – 15 mmHg, improve medication adherence, and promote the implementation of healthy lifestyle habits. This approach is effective in managing hypertension in the elderly and requires evidence-based strategies for sustained benefits. Keywords: Family education, hypertension, elderly, medication adherence, healthy lifestyle
Determinan Implementasi Kebijakan Indikator Nasional Mutu di Puskesmas Batunyala Kabupaten Lombok Tengah Yusriati, Baiq; Saimi, Saimi; Khalik, Lalu Abdul
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 11, No 1 (2025): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Pertama 2025
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v11i1.2071

Abstract

Maksud ditetapkannya Indikator Nasional Mutu (INM) adalah untuk memantau dan menilai apakah upaya mutu yang telah dilakukan fasilitas pelayanan kesehatan dapat meningkatkan mutu pelayanan secara signif. Penelitian kuantitatif yang menggunakan observasional analitik dengan desain cross sectional approach ini bertujuan untuk menganalisis determinan implementasi kebijakan tentang INM di Puskesmas Batunyala Kecamatan Praya Tengah Kabupaten Lombok Tengah-Nusa Tenggara Barat. Terdapat 86 orang sampel dari 114 populasi yang ditentukan dengan teknik simple random sampling. Data hasil penelitian diperoleh melalui angket dan dianalisis melalui tiga tahapan yaitu analisis univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel komunikasi, sumber daya, sikap, dan struktur birokrasi memiliki hubungan dan berpengaruh kuat serta signifikan terhadap implementasi kebijakan tentang INM.
Analisis Sistem Grafik Barber Johnson Sebagai Pendukung Pengambilan Keputusan dalam Meningkatkan Pelayanan dan Pemasaran Rumah Sakit Amin, Muh; Indrawati, Yuni; Arifin, Zaenal
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 11, No 1 (2025): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Pertama 2025
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v11i1.2210

Abstract

Saat ini rumah sakit wajib menyelenggarakan rekam medis elektronik (RME), melaksanakan RME  dapat  meningkatkan profesionalisme dan kinerja manajemen rumah sakit. RME mampu menampilkan rekaman kegiatan operasional secara real-time termasuk informasi efisiensi hunian tempat tidur dengan parameter BOR, AvLOS, TOI dan BTO disajikan dalam grafik Barber Johnson. Analisis grafik Barber Johnson diharapkan dapat menjadi bahan pengambilan keputusan sebagai bahan strategi bauran pemasaran (marketing mix). Tujuan penelitian menganalisis nilai beberapa indikator diantaranya adalah efisiensi penggunaan tempat tidur, mendiskripsikan berdasarkan grafik Barber Johnson untuk meningkatkan mutu pelayanan dan   penetapan strategi bauran pemasaran. Metode penelitian menggunakan mixed methods, desain sequential explanatory. Pengumpulan data dengan data primer yaitu rekapitulasi nilai sensus harian rawat inap tahun 2022 dan wawancara mendalam. Hasil penelitian bahwa nilai BOR 55,96%, AvLOS 3,05 hari, TOI 2,40 hari, dan nilai BTO 66,90 kali di tahun 2022. Titik koordinat pada TOI=2.4; AvLOS=3.05, berada di luar daerah efisien artinya penggunaan tempat tidur di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Temanggung pada tahun 2022 belum efisien. Efisiensi dan efektifitas layanan dengan bauran pemasaran, dari produk menjadikan produk andalan, meningkatkan mutu produk dan menciptakan produk unggulan, dari harga strategi penetapan harga, dari promosi meningkatkan komunikasi pemasaran, dari lokasi yaitu lokasi mudah dijangkau dan di akses, dari orang meningkatkan profesionalisme SDM untuk meningkatkan pelayanan.
Penerapan Acceptance and Commitment Therapy pada Manajemen Layanan Rumah Sakit : Systematic Review Anggraeni, Dyah; Yusuf, Ah; Tristiana, Rr Dian
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 11, No 2 (2025): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Kedua 2025
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v11i2.2412

Abstract

Keluarga pasien gangguan jiwa kerap menghadapi beban psikologis yang berat, stres, serta kesiapan rendah dalam proses perawatan dan rehabilitasi anggota keluarga. Manajemen layanan rumah sakit yang komprehensif, termasuk pendekatan psikoterapi seperti Acceptance and Commitment Therapy (ACT), berpotensi meningkatkan kesiapan keluarga dalam mendukung pasien. Systematic review ini bertujuan menganalisis bukti ilmiah terkait penerapan ACT dalam konteks manajemen layanan rumah sakit untuk meningkatkan kesiapan keluarga pasien gangguan jiwa. Tinjauan dilakukan berdasarkan pedoman PRISMA dengan pencarian artikel pada PubMed, ScienceDirect, ProQuest, dan Google Scholar periode 2013–2023. Kata kunci yang digunakan meliputi: “Acceptance and Commitment Therapy”, “family readiness”, “mental health patients”, “hospital service management”, dan “psychiatric disorders”. Studi yang diinklusikan adalah penelitian kualitatif, kuantitatif, maupun campuran yang mengevaluasi efektivitas ACT pada keluarga pasien gangguan jiwa di rumah sakit. Dari 1.248 artikel yang diidentifikasi, 6 memenuhi kriteria inklusi. Temuan menunjukkan ACT meningkatkan kesiapan keluarga melalui penerimaan kondisi pasien, pengurangan stres, penguatan komitmen perawatan, serta peningkatan fleksibilitas psikologis. Integrasi ACT dalam protokol rumah sakit melalui edukasi keluarga, pelatihan tenaga kesehatan, dan pendampingan psikologis memperbaiki kualitas layanan serta dukungan sistemik. ACT terbukti efektif meningkatkan kesiapan keluarga pasien gangguan jiwa. Rekomendasi meliputi pelatihan staf, pengembangan modul ACT berbasis keluarga, dan integrasi dalam alur layanan rumah sakit psikiatri
Determinan Stres Dan Pola Konsumsi Junk Food Pada Remaja: Studi Faktor Sosial, Ekonomi Dan Psikologis Saputri, Fadelia Hani
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 11, No 2 (2025): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Kedua 2025
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v11i2.2243

Abstract

Konsumsi junk food semakin umum di kalangan remaja, terutama di daerah perkotaan seperti Kota Malang, dan dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan seperti obesitas, penyakit jantung, diabetes, dan gangguan mental seperti depresi. Stres yang berasal dari tekanan akademis, sosial, atau keluarga, merupakan pemicu yang signifikan untuk konsumsi junk food yang berlebihan sebagai mekanisme penanggulangan. Faktor-faktor seperti pengaruh sosial, ekonomi, psikologis, dan tingkat pengetahuan gizi juga berperan dalam membentuk kebiasaan makan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi hubungan antara tingkat stres dengan perilaku konsumsi junk food pada remaja di Kota Malang. Dengan menggunakan desain cross-sectional, remaja berusia 13-19 tahun disurvei menggunakan kuesioner terstruktur, termasuk informasi demografi, tingkat stres (diukur dengan Perceived Stress Scale), dan perilaku konsumsi junk food . Analisis menunjukkan hubungan yang signifikan antara tingkat stres yang tinggi dan peningkatan konsumsi junk food (p<0,05), dengan pengaruh sosial, seperti tekanan dari teman sebaya, dan faktor ekonomi, seperti pendapatan keluarga, yang berkontribusi terhadap perilaku ini. Selain itu, pengetahuan gizi yang lebih rendah membuat keinginan remaja untuk beralih ke junk food saat stres. Studi ini menyimpulkan bahwa stres berdampak signifikan pada konsumsi junk food , termasuk perlunya intervensi pendidikan untuk meningkatkan kesadaran tentang pola makan sehat dan manajemen stres. Program berbasis keluarga dan sekolah, terutama yang melibatkan dukungan teman sebaya, sangat penting dalam menumbuhkan kebiasaan makan yang lebih sehat dan mencegah konsekuensi kesehatan jangka panjang dari konsumsi junk food .
Pemanfaatan Layanan Telemedicine pada Generasi Z di Kota Makassar Marzuki, Dian Saputra
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 11, No 2 (2025): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Kedua 2025
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v11i2.2352

Abstract

Telemedicine is a technology-based health service that enables remote medical consultations effectively, particularly for communities in remote areas. Its usage in Indonesia continues to grow, especially among Generation Z. This study aims to identify the factors influencing the utilization of telemedicine services among Generation Z in Makassar City. The research design used was a cross-sectional study involving 320 respondents from SMAN 1, SMAN 5, and SMAN 21 Makassar, selected through accidental sampling. Data analysis was conducted using univariate and bivariate methods. The results showed significant associations between performance expectancy, effort expectancy, social influence, and facilitating conditions with the use of telemedicine (p < 0.001; p = 0.008; p < 0.001; p < 0.001). Additionally, performance expectancy and social influence were associated with telemedicine use based on gender (p = 0.023; p < 0.001), while effort expectancy showed no significant relationship by gender (p = 0.242). It is concluded that factors within the UTAUT model influence telemedicine utilization among Generation Z in Makassar, with gender moderating the relationship between performance expectancy and social influence.
Selisih Klaim INA-CBGs dengan Tarif Rumah Sakit Aktual di RS X Surabaya Pradhana, Andrea Thrisiawan; Yuadi, Imam; Puspitasari, Ira; Djunawan, Achmad; Sholihah, Enny Mar'atus
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 11, No 2 (2025): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Kedua 2025
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v11i2.2309

Abstract

The hospital payment system in Indonesia uses the Indonesia Case Based Groups (INA-CBGs). It is expected to control service costs within the National Health Insurance (JKN) program. However, there is a challenge in the form of a negative difference between BPJS Kesehatan claims and the hospital's actual tariffs. If left unchecked, this could impact the financial sustainability of hospitals. This study aims to predict and analyze the factors influencing the difference between BPJS claims and hospital tariffs at Hospital X Surabaya for the period February to June 2024. The method used is an analytical quantitative study with a time series design using secondary data from BPJS claims and the hospital’s actual tariffs for 6,523 inpatient cases. Data analysis was performed using graphs, cross-tabulation, and multiple linear regression. The results show that the difference between BPJS claims and hospital tariffs is always negative. The largest negative difference occurred in inpatient class 3. Variables such as costs of non-surgical procedure tariffs, surgical procedures, nursing care, supporting services, radiology, laboratory, blood services, rehabilitation, and room accommodation have a significant effect in increasing the claim deficit (p < 0.05). However, drug costs have a significant positive effect in reducing the deficit. The limitation of this study is that the data is not normally distributed and indicates heteroskedasticity. In conclusion, most medical and non-medical cost components contribute to the claim deficit experienced by the hospital during the study period.
Pemenuhan Kriteria KRIS JKN: Studi Kasus di RSUD RT. Notopuro Sidoarjo Librata, Pramitha Nayana; Ambarika, Rahmania; Wardani, Ratna
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 11, No 2 (2025): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Kedua 2025
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v11i2.2269

Abstract

Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk menganalisis implementasi dan pemenuhan dua belas kriteria Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) sebagaimana diatur dalam Permenkes Nomor 3 Tahun 2023 di RSUD RT. Notopuro Sidoarjo. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pihak manajemen rumah sakit dan tenaga kesehatan, serta telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun beberapa kriteria seperti fasilitas tempat tidur, ventilasi udara, pencahayaan ruangan, dan outlet oksigen telah terpenuhi, masih terdapat tantangan signifikan dalam pemenuhan kriteria pembagian ruang pasien, partisi tanam yang tidak berpori, dan kamar mandi dalam ruang rawat inap. Hambatan utama mencakup keterbatasan infrastruktur, keterbatasan anggaran, dan kebutuhan renovasi struktural. Namun, rumah sakit telah menunjukkan komitmen melalui perencanaan bertahap dan dukungan kebijakan internal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa RSUD RT. Notopuro Sidoarjo telah melakukan upaya signifikan menuju pemenuhan KRIS, namun masih membutuhkan dukungan strategis untuk mencapai implementasi penuh. Rekomendasi mencakup prioritas alokasi anggaran, optimalisasi perencanaan sarana, serta penguatan koordinasi dengan Kementerian Kesehatan.
Systematic Review: Pengaruh Program Pendampingan Self Help Group Terhadap Tingkat Viral Load Dan Kepatuhan Minum ARV Pada ODHA Suan, Carolina Fina; Wiarsih, Wiwin; Widyatuti, Widyatuti
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 11, No 2 (2025): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Kedua 2025
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v11i2.2368

Abstract

Program pendampingan Self Help Group (SHG) telah digunakan sebagai intervensi psiko-sosial untuk meningkatkan kepatuhan pengobatan dan menurunkan viral load pada Orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Namun, efektivitas SHG dalam meningkatkan kepatuhan minum antiretroviral (ARV) dan menurunkan tingkat viral load masih menunjukkan variasi hasil antar studi. Oleh karena itu, dilakukan systematic review untuk menganalisis pengaruh program SHG terhadap tingkat viral load dan kepatuhan minum ARV pada ODHA.Kajian ini menggunakan desain systematic review dengan panduan PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses). Literatur dicari melalui empat basis data: Scopus (n=34), ScienceDirect (n=3.945), ProQuest (n=5), dan Sage Journal (n=5), dengan total hasil pencarian awal sebanyak 12.365 artikel. Kata kunci yang digunakan: ("Self Help Group" OR "Support Group") AND ("Viral Load" OR "HIV Suppression") AND ("ARV Adherence" OR "Medication Compliance") AND ("PLHIV" OR "HIV Patients"). Seleksi dilakukan berdasarkan inklusi studi intervensi terhadap ODHA yang menilai dampak SHG terhadap kepatuhan dan viral load. Dari hasil penyaringan, diperoleh sejumlah artikel yang memenuhi kriteria dan menunjukkan bahwa keterlibatan dalam SHG secara konsisten berkorelasi positif dengan peningkatan kepatuhan minum ARV serta penurunan viral load. Beberapa studi juga menunjukkan peningkatan dukungan sosial, pemahaman penyakit, dan pemberdayaan individu sebagai mediator utama. Program SHG terbukti berpengaruh positif terhadap peningkatan hasil klinis ODHA, khususnya dalam aspek kepatuhan pengobatan dan kontrol virologis. SHG direkomendasikan sebagai intervensi tambahan dalam layanan HIV terintegrasi di berbagai setting layanan kesehatan. Penerapan SHG juga mendukung manajemen rumah sakit dalam meningkatkan kualitas pelayanan komprehensif serta memperkuat sistem dukungan pasien dalam continuum of care
Evaluasi Manajemen Risiko Terkait Keamanan Data Rekam Medis Elektronik Di Rumah Sakit Mata Undaan Surabaya Apriliansyah, Udin
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 11, No 2 (2025): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Kedua 2025
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v11i2.2346

Abstract

Transformasi digital di sektor kesehatan membawa tantangan baru terhadap keamanan data pasien, khususnya dalam penggunaan sistem Rekam Medis Elektronik (RME). Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas manajemen risiko keamanan data pasien di RS Mata Undaan Surabaya dan memberikan rekomendasi perbaikannya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, melalui wawancara mendalam terhadap 12 informan dan 3 triangulator, observasi non-partisipatif, serta telaah dokumen. Analisis dilakukan secara tematik dan diperkuat dengan pendekatan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) pada 20 subproses. Hasil menunjukkan kelemahan dalam kebijakan formal, hak akses, autentikasi, dan pelaporan insiden. FMEA mengidentifikasi sepuluh subproses dengan nilai RPN tinggi. Rekomendasi mencakup pembentukan kebijakan tertulis, autentikasi berlapis, pembatasan akses berbasis peran, pelatihan rutin, dan uji restore backup. Penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan terintegrasi dalam membangun sistem keamanan RME yang tangguh dan berkelanjutan Kata kunci : Keamanan data, rekam medis elektronik, manajemen risiko, FMEA, rumah sakit