cover
Contact Name
Muhadi
Contact Email
Muhadi
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal@stikes-yrsds.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo
ISSN : 24770140     EISSN : 2581219X     DOI : http://dx.doi.org/10.29241/jmk.
Core Subject : Health,
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr.Soetomo diterbitkan oleh Bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo Surabaya, sejak tahun 2015. Fokusnya adalah pada pengembangan Studi Manajemen Kesehatan yang dilakukan melalui riset perpustakaan, atau penelitian lapangan. Publikasi jurnal akademik ini dimaksudkan untuk memperkaya ilmu-ilmu Manajemen Kesehatan yang telah berkembang saat ini.
Arjuna Subject : -
Articles 267 Documents
Evaluation of Acceptance of Pre-School Child Nutrition Surveillance Application Prototype Using the TAM Model Harwanto, Fatria
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 11, No 1 (2025): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Pertama 2025
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v11i1.2180

Abstract

Health and nutrition surveillance in preschool-aged children is essential for supporting optimal growth, and digital technologies like mobile applications can simplify monitoring dental health, nutrition, and immunization history. This study analyzed the acceptance of a prototype child health and nutrition surveillance app using the Technology Acceptance Model (TAM). The app was tested with 54 preschool students’ guardians, with data collected via a TAM-based questionnaire assessing perceived usefulness, perceived ease of use, attitude toward use, and intention to use the app. Results indicated that most guardians had positive perceptions of the app's usefulness and ease of use, which positively influenced their attitudes and intentions to use it for child health surveillance. The prototype was well-received and shows potential as an effective tool for preschool children's health monitoring, though further research on a larger scale is needed to validate these findings.
Analisis Penerimaan Rekam Medis Elektronik Menggunakan Model Penerimaan Teknologi (TAM) di Rumah Sakit Umum Provinsi Nusa Tenggara Barat Ismatullah, Nurul Khatimah; Chairunnisah, Reni; Andriani, Helmina; Qolbi, Najua; Rukmana, Nuraini
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 11, No 1 (2025): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Pertama 2025
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v11i1.2209

Abstract

Pasca COVID-19, rekam medis elektronik (RME) berkembang pesat karena efisiensi, pengurangan kesalahan, dan akses informasi yang lebih baik. Di Indonesia, fasilitas kesehatan diwajibkan menerapkan RME paling lambat 31 Desember 2023, namun hanya 11% rumah sakit yang telah memenuhinya. Rumah Sakit Umum Provinsi Nusa Tenggara Barat menghadapi tantangan dalam penerapan RME, terutama karena kurangnya pemahaman staf. Menganalisis penerimaan staf terhadap RME menggunakan technology acceptance model (TAM) sangat penting untuk keberhasilan implementasi.Studi kuantitatif ini melibatkan 87 staf yang terlibat dalam pengisian rekam medis, dipilih dari populasi 692 menggunakan rumus Slovin. Data yang dikumpulkan melalui kuesioner terverifikasi dianalisis menggunakan partial least square (PLS).Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceived ease of use (PEU) secara signifikan memengaruhi perceived usefulness (PU) dan use intention (USI) dalam konteks RME. PEU memiliki pengaruh positif terhadap PU (koefisien jalur: 0.749, T-Statistik: 16.470, P-Value: 0.000) dan USI (koefisien jalur: 1.116, T-Statistik: 9.728, P-Value: 0.000). Namun, PU memiliki pengaruh negatif terhadap USI (koefisien jalur: -0.441, T-Statistik: 2.730, P-Value: 0.007), kemungkinan karena hambatan seperti ketidaksesuaian antara sistem RME dengan kebutuhan pengguna atau keterbatasan infrastruktur yang membatasi manfaat sistem yang dirasakan.Semua variabel penelitian saling berhubungan, dengan PEU memainkan peran penting dalam memengaruhi PU dan USI. Mengatasi hambatan yang memengaruhi hubungan PU-USI sangat penting untuk memastikan keberhasilan adopsi RME. 
Implementasi Program Skrining Hipotiroid Kongenital (HKI) pada Bayi Baru Lahir di Kabupaten Jember Margareta, Ana Silfia
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 11, No 1 (2025): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Pertama 2025
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v11i1.2080

Abstract

Congenital hypothyroidism has a serious impact on cognitive and physical development if not detected and treated promptly. Most cases are permanent and result in adverse effects. This study aims to determine the success of the implementation of Congenital Hypothyroidism (CHS) screening in Jember Regency. This type of research is qualitative with an in-depth interview design. The objects in this study were 13 informants and 1 triangulation informant. This research was conducted in Jember Regency in August 2024. The instrument used was an in-depth interview guide. Data analysis used data reduction. The results of the study showed that the SHK program had been implemented in accordance with the policy, but the achievement of SHK implementation was still low. This is influenced by factors of human resources, funding sources, inadequate facilities and infrastructure. It is recommended that there is a need for integration of the implementation of other programs that can support the SHK program with the same goal, namely early detection of congenital hypothyroidism in newborns
Pengaruh Perubahan Kompensasi Terhadap Motivasi Perawat di Rumah Sakit Islam Fatimah Banyuwangi Setyawati, Putu Mentari; Wiliyanarti, Pipit Festi; Mochklas, Mochamad
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 11, No 1 (2025): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Pertama 2025
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v11i1.2120

Abstract

Dalam konteks tantangan pengelolaan biaya perawatan kesehatan di bawah Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), rumah sakit ini beralih dari model kompensasi fee-for-service ke kompensasi berbasis persentase yang terkait dengan klaim JKN. Populasi dalam studi ini seluruh perawat di RSI Fatimah Banyuwangi. Sampel pada penelitian ini dipilih menggunakan teknik total sampling sejumlah 98 responden. Sistem kompensasi menjadi variable independen pada penelitian ini dan motivasi perawat menjadi variable dependen. Analisis statistik dilakukan dengan uji-t sampel berpasangan dan uji peringkat bertanda Wilcoxon. Uji Wilcoxon menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara motivasi sebelum dan setelah perubahan kompensasi, dengan nilai Z yang signifikan dan p-value yang jauh di bawah 0.05 yang menunjukkan bahwa perubahan kompensasi secara signifikan meningkatkan motivasi.Penelitian ini menegaskan pentingnya sistem kompensasi yang terstruktur dengan baik dalam meningkatkan motivasi para profesional kesehatan, yang berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan kesehatan. Rekomendasi untuk penelitian lebih lanjut meliputi eksplorasi efek jangka panjang dari perubahan sistem kompensasi ini terhadap retensi perawat dan hasil perawatan pasien.
A Systematic Review of Adaptation Measurement Instruments Based on Roy's Adaptation Model in the Nursing Context Syamsidar, Syamsidar; Asmaningrum, Nurfika; Rondhianto, Rondhianto
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 11, No 1 (2025): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Pertama 2025
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v11i1.2225

Abstract

Background: Measurement of adaptation in nursing based on Roy's Adaptation Model is critical to understanding how patients adapt to chronic medical conditions. This model examines patient adaptation in four main modes: physiological, self-concept, role-function, and interdependence. This study aims to review and evaluate adaptation measurement instruments developed based on Roy's Adaptation Model, as well as assess their effectiveness and limitations in the context of nursing patients with chronic diseases. Methods: This study used a Systematic Literature Review (SLR) approach by following the PRISMA guidelines. The literature search was conducted systematically through reputable academic databases, such as Scopus, PubMed, Google Scholar, and DOAJ. The search strategy incorporated Boolean Operators to ensure broad coverage and topic relevance. The keywords used included measurement instruments, the Roy Adaptation Model, and aspects of validity and reliability. Studies included in this review contained information related to the development or application of patient adaptation measurement instruments with the Roy Adaptation Model in a nursing context. Selected articles were published between 2015 and 2025 and met strict inclusion and exclusion criteria. Results: Twenty articles were found that met the inclusion criteria. Adaptation measurement instruments based on Roy's Adaptation Model showed good validity and reliability, but had limitations in measuring all modes of adaptation holistically. Existing instruments are mostly applied in specific care contexts, such as patients with heart failure, neurodegenerative diseases, and palliative care. Some instruments only measure one or two modes of adaptation, which limits a comprehensive picture of the patient's adaptation process. Conclusions: Although the existing instruments are valid and reliable, there is still a need to develop more holistic instruments that can integrate all four modes of adaptation in one cross-culturally validated measurement tool. Future research is recommended to expand the application of the Roy Adaptation Model in various care contexts.
Faktor Sosial Ekonomi Terhadap Tingkat Pengetahuan Infeksi Menular Seksual di Indonesia Hamdani, Anita Fitri
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 11, No 1 (2025): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Pertama 2025
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v11i1.2147

Abstract

Sexually Transmitted Infections (STIs) are diseases that can be transmitted through sexual intercourse. STIs will be riskier if having sex with multiple partners, either vaginally, orally, or anally. The purpose of this study was to determine the level of knowledge about sexually transmitted infections in Indonesia. This study used data from the 2017 Indonesian Demographic and Health Survey with a cross-sectional research design where bivariate data analysis used chi square and multivariate analysis used logistic regression. The sample size of this study was 10,009 respondents with the study population being men and women in Indonesia. The results showed that respondents had a good level of knowledge about sexually transmitted infections. Sexually Transmitted Infections (STIs) are diseases that can be transmitted through sexual intercourse. STIs will be riskier if having sex with multiple partners, either vaginally, orally, or anally. The purpose of this study was to determine the level of knowledge about sexually transmitted infections in Indonesia. This study used data from the 2017 Indonesian Demographic and Health Survey with a cross-sectional research design where bivariate data analysis used chi square and multivariate analysis used logistic regression. The number of samples in this study was 10,009 respondents with a male and female study population in Indonesia. The results showed that around 2.3% of respondents had a low level of knowledge which was influenced by various factors including age (OR=0.764; 95%CI:0.656-0.891), gender (0R=1.085; 95%CL:0.841-1.399), wealth index (OR=2.847; 95%CI:2.543-3.186), education level (0R=3.377; 95%CI:2.561-4.453), place of residence (OR=0.525; 95%CI:0.468-0.588), and source of information (OR=17.974; 95%CI:13.156-24.556). From the results of this study, it is hoped that the Indonesian people can increase their knowledge by more actively seeking various sources of information and being more alert to the signs and symptoms of sexually transmitted diseases.
Perbandingan Peramalan Kasus Katarak Menggunakan Metode ARIMA dan Fuzzy Time Series di Rumah Sakit Arifin, Zainal ARIFIN
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 11, No 1 (2025): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Pertama 2025
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v11i1.2084

Abstract

ABSTRAKMetode ARIMA (Autoregressive Integrated Moving Average) dan metode Fuzzy Time Series merupakan metode peramalan yang dapat diterapkan untuk meramalkan jangka pendek, menengah, dan panjang serta memiliki tingkat akurasi yang baik. Kedua metode ini akan digunakan untuk meramalkan kasus katarak di RS. Mata Undaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil peramalan jumlah kasus katarak di RS. Mata Undaan pada tahun 2024 berdasarkan data kasus katarak sejak Januari 2012 sampai Desember 2023. Penelitian ini bersifat kuantitatif deskriptif dengan menggunakan software Minitab 19 untuk mengimplementasikan metode ARIMA dan PHP Source Code untuk Fuzzy Time Series model Chen. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa pada penghitungan MAD, nilai ARIMA (1,1,1) sebesar 44,57, ARIMA (2,1,2) sebesar 45,54 dan Fuzzy Time Series model Chen sebesar 96,66. Hasil penghitungan MSE, nilai ARIMA (1,1,1) sebesar 3.098,11, ARIMA (2,1,2) sebesar 4.404,96 dan Fuzzy Time Series model Chen sebesar 9.406,75. Hasil penghitungan MAPE, nilai ARIMA (1,1,1) sebesar 7,68%, ARIMA (2,1,2) sebesar 8,02% dan Fuzzy Time Series model Chen sebesar 16,16%. Kesimpulan yang dapat diambil adalah metode ARIMA memiliki tingkat akurasi yang lebih baik jika dibandingkan dengan metode Fuzzy Time Series model Chen dalam meramalkan kasus katarak. ABSTRACTThe ARIMA (Autoregressive Integrated Moving Average) method and the Fuzzy Time Series method are forecasting methods that can be applied to short, medium, and long-term predictions and have a good level of accuracy. These two methods will be used to predict cataract cases in hospitals. Undaan's eyes. The purpose of this study is to find out the results of predicting or forecasting the number of cataract cases in hospitals. Undaan's eyes in 2024 based on data on cataract cases from January 2012 to December 2023. This research is quantitative descriptive by using Minitab 19 software to implement the ARIMA method and PHP Source Code for the Fuzzy Time Series Chen model. The results of the study show that in the MAD calculation, the value of ARIMA (1,1,1) is 44.57, ARIMA (2,1,2) is 45.54 and the Fuzzy Time Series model of Chen is 96.66. The results of the MSE calculation showed that the value of ARIMA (1,1,1) was 3,098.11, ARIMA (2,1,2) was 4,404.96 and the Fuzzy Time Series of the Chen model was 9,406.75. The results of the MAPE calculation showed that the value of ARIMA (1,1,1) was 7.68%, ARIMA (2,1,2) was 8.02% and the Fuzzy Time Series model of Chen was 16.16%. The conclusion that can be drawn is that the ARIMA method has a better level of accuracy when compared to the Fuzzy Time Series method of the Chen model in the implementation of cataract case prediction. Key words : ARIMA, Fuzzy Time Series, Chen, MAD, MSE, MAPE 
Stimulasi Bauran Pemasaran Untuk Meningkatkan Minat Kunjungan ke Rumah Sakit Yadika Kebayoran Lama Lubis, Efiana Helfrida; Marta, Rustono Farady; Salim, Mufid; Ilyas, Meifida; Noviarti, Noviarti
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 11, No 1 (2025): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Pertama 2025
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v11i1.2219

Abstract

Persaingan dalam sektor layanan kesehatan semakin meningkat, sehingga rumah sakit perlu menerapkan strategi pemasaran yang efektif untuk menarik dan mempertahankan pasien. Rumah Sakit Yadika Kebayoran Lama (RSYKL) mengalami variasi dalam jumlah kunjungan pasien meskipun telah menawarkan layanan medis yang kompetitif. Faktor dalam bauran pemasaran, khususnya Product, Price, Place, dan Promotion (4P) sebagaimana dikemukakan oleh Kotler, diduga memiliki pengaruh terhadap keputusan pasien dalam memilih layanan kesehatan. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana faktor bauran pemasaran berkontribusi terhadap minat kunjungan pasien ke RSYKL. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei terhadap 71 pasien menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor 4P secara keseluruhan memiliki pengaruh signifikan terhadap minat kunjungan pasien. Secara individual, variabel Product, Price, dan Place berpengaruh secara signifikan, sementara Promotion tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap minat kunjungan pasien. Kata kunci: Strategi Pemasaran, Minat Kunjungan Pasien, Pelayanan Kesehatan
Analisis Pola Makan Dan Penggunaan Kontrasepsi Sebagai Faktor Risiko Obesitas Pada Pekerja Wanita Syalfina, Agustin Dwi; Mafticha, Elyana; Irawati, Dian; Septin, Ayu Khoiriyatul; Priyanti, Sari; Sulistyawati, Wiwit
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 11, No 1 (2025): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Pertama 2025
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v11i1.2190

Abstract

Obesitas adalah salah satu masalah kesehatan terbesar di dunia yang tidak hanya terjadi di negara maju tetapi juga negara berkembang. Obesitas banyak terjadi pada perempuan tidak terkecuali pada pekerja. Obesitas dapat menimbulkan beberapa penyakit seperti diabetes tipe 2, strok, penyakit jantung, dan sejumlah kanker sampai menyebabkan kematian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi dengan kejadian obesitas pekerja wanita di PT “IS” Kota Mojokerto. Penelitian ini menggunakan pendekatan crossectional, dengan teknik sampling propotionate to size random sampling yang jumlah sampelnya 120 responden. Data yang terkumpul diolah menggunakan uji statistik untuk dianalisa dengan uji chi square dengan α 0,05. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden dengan pola makan tidak sesuai sebanyak (71,7%), sebagian besar responden menggunakan kontrasepsi hormonal sebanyak (64,2%), sebagaian besar responden mengalami obesitas sebanyak (69,2%) . Hasil uji chi square menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara pola makan terhadap kejadian obesitas (p value 0,000; PR= 5,798; 95%CI = 2,442-13,770), dan ada pengaruh yang siginifikan antara penggunaan kontrasepsi terhadap kejadian obesitas (p value 0,000; PR=5,175; 95%CI = 2,249-11,908). Pola makan dan penggunaan kontrasepsi berpengaruh signifkan terhadap kejadian obesitas pekerja wanita.
Efektivitas Pemberian PMT terhadap Kejadian Underweight Di Kabupaten Sukoharjo Utami, Titis Herina; Muwakhidah, Muwakhidah; Hidayati, Listyani
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 11, No 1 (2025): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Pertama 2025
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v11i1.2158

Abstract

Pemberian Makanan Tambahan (PMT) merupakan program intervensi untuk menyelesaikan masalah gizi pada balita. PMT diberikan setiap hari berupa makanan lengkap atau kudapan dengan mengutamakan kandungan energi, protein, dan lemak. Kandungan zat gizi makro dalam PMT mampu meningkatkan berat badan pada balita sehingga dapat menurunkan permasalahan underweight. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas pemberian PMT terhadap kejadian underweight pada balita. Metode penelitian menggunakan rancangan pre-experiment dengan pre and post-test design. Penelitian dilakukan di Kabupaten Sukoharjo pada 86 balita underweight dan severely underweight yang diambil menggunakan metode multistage sampling. Data PMT didapatkan dari hasil menu oleh Ahli Gizi Puskesmas Polokarto dan Mojolaban. Data underweight dan severely underweight diambil dari hasil pemantauan selama 90 hari pemberian PMT oleh Dinas Kesehatan Sukoharjo. Pengolahan data menggunakan aplikasi WHO Anthro untuk menganalisis indikator BB/U, aplikasi SPSS versi 20 untuk melihat hasil distribusi frekuensi dan uji paired sample t-test untuk menganalisis efektivitas PMT terhadap kejadian underweight. Rata-rata nilai Z-Score BB/U pada balita sebelum diberi PMT -2,73 dan setelah diberi PMT -2,48. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai p (0.001). PMT efektif menurunkan kejadian underweight di Kabupaten Sukoharjo. Kata kunci : status gizi, underweight, balita, PMT