cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 24608734     EISSN : 24609145     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 144 Documents
Eksplorasi Makna dan Konteks Sosial Pepatah Petitih Desa Pulau Sangkar: Upaya Menumbuhkan Karakter Siswa Melalui Pembelajaran Bahasa Indonesia Nel, Nelvia Susmita; Saswandi, Tri
Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 11 No. 2 (2025): Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi makna dan konteks sosial pepatah petitih masyarakat Desa Pulau Sangkar serta mengkaji potensinya sebagai sumber nilai karakter dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pepatah petitih memuat sembilan nilai karakter utama, yaitu kehati-hatian dan tanggung jawab, kejujuran dan keadilan, kebijaksanaan dan musyawarah, gotong royong dan solidaritas sosial, keteladanan dan integritas, ketabahan dan keteguhan hati, perencanaan dan hemat, cinta tradisi dan identitas budaya, serta kepedulian keluarga dan sosial. Pepatah petitih juga berfungsi secara pragmatik dalam berbagai ranah, seperti keluarga, musyawarah adat, relasi sosial, dan aktivitas ekonomi. Dengan demikian, pepatah petitih tidak hanya bernilai linguistik, tetapi juga berfungsi sebagai pranata sosial yang relevan untuk pendidikan karakter. Integrasinya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia berpotensi memperkuat identitas budaya sekaligus menumbuhkan karakter siswa.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Mahasiswa pada Materi Pembelajaran Paragraf Melalui Aplikasi Quizizz Ries Tuti, Resti; Revie Juniarti; Bhramastya Sandy Hargita; Novritika; Wahyuni, Sri
Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 11 No. 2 (2025): Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya peningkatan hasil belajar mahasiswa melalui aplikasi quizizz. Jenis penelitian ini yaitu penelitian tindakan kelas (PTK), subjek penelitian yang digunakan adalah mahasiswa program studi D3 Teknik Mesin Politeknik Negeri Sriwijaya berjumlah 22 orang. Hasil penelitian ini memperoleh terjadi peningkatan hasil keterampilan menulis paragraf yaitu sebesar 34,77% pada siklus I dan siklus II. Kesimpulan penelitian tindakan kelas ini yaitu media pembelajaran quizziz dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Kuis yang disajikan secara menarik karena tampilan yang interaktif, variasi bentuk soal, serta sistem penilaian otomatis menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan kompetitif sehingga mampu meningkatkan fokus serta partisipasi aktif mahasiswa dalam pembelajaran menulis paragraf.
Kesantunan Berbahasa dalam Pembelajaran Mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Sandi, Andre Taulani; Siregar, Nelda Sari; Seles, Susi; Astuti, Dina Putri Juni
Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 11 No. 2 (2025): Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, menganalisis, dan memetakan wujud kesantunan berbahasa yang digunakan oleh mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia (TBI) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu selama proses pembelajaran. Penelitian deskriptif kualitatif ini menggunakan pendekatan pragmatik, berfokus pada analisis Maksim Kesantunan Leech pada tuturan verbal dan nonverbal. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Ditemukan total 444 tuturan kesantunan, terdiri dari 321 tuturan interaksi horizontal (mahasiswa-mahasiswa) dan 123 tuturan interaksi vertikal (mahasiswa-dosen). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesantunan berbahasa didominasi oleh penerapan Maksim Kebijaksanaan dan Maksim Kerendahan Hati. Dominasi ini mengindikasikan adanya penggunaan strategi kesantunan negatif (menjaga jarak hormat) dalam interaksi vertikal, serta internalisasi nilai tawadhu (kerendahan hati) sebagai manifestasi etika keilmuan Islam. Inovasi yang ditemukan adalah bahwa Maksim Kebijaksanaan menjadi ciri khas yang menonjol dan signifikan dalam konteks institusi keagamaan, menunjukkan bahwa Maksim Kesantunan dimodifikasi oleh faktor sosio-religius.
Perlindungan Ekosistem Tumbuhan Enau Dalam Cerita Rakyat “Putri Sedaro Putih” di Etnik Rejang : Kajian Ekokritik Olympia Feronia, Orenda; Sarwono, Sarwit; Diani, Irma
Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 11 No. 2 (2025): Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses ritual menyadap enau dan menjelaskan fungsi mitos dalam penjagaan tumbuhan enau dalam etnik Rejang. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu informasi yang ada kaitannya dengan pandangan Masyarakat Rejang mempunyai mitos, ritus penyadapan enau serta penjagaan tumbuhan enau. Sumber data dalam penelitian ini adalah dua teks cerita Putri sedaro putih, yang pertama cerita Putri sedaro putih yang sudah ditranskrip dan yang kedua, lisan yang didapat secara langsung oleh BMA kabupaten Rejang Lebong. Pengumpulan data dilakukan studi lapangan secara langsung di kabupaten Rejang Lebong dengan Teknik dokumen, observasi, wawancara, pencatatan, pengamatan, dokumentasi. Metode pengolahan data dilakukan dengan cara mencari dan mengumpulkan data, mentranskrip dan menafsirkan data, menganalisis teks dan menarik Kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis ditemukan bahwa 1) makna di dalam proses ritual dari cerita rakyat Putri sedaro putih sering kali memberi pesan bagaimana tindakan Masyarakat Rejang yang seharusnya dilakukan dalam memperlakukan alam dan di masyarakat Rejang diajarkan bahwa terdapat cara khusus dalam memperlakukan alam sehingga alam akan memberikan timbal balik terhadap manusia untuk memenuhi kebutuhan manusia. 2) mitos dapat menjadi pedoman perilaku manusia dalam menjaga keseimbangan alam, meningkatkan kepekaan terhadap kondisi alam, mengukuhkan posisi manusia dan alam serta unsur-unsur lainnya dalam ekosistem, serta untuk meningkatkan kepekaan manusia terhadap penjagaan alam. Kata Kunci: Mitos, Ritus, Etnik Rejang, Perlindungan Ekosistem, Ekokritik Sastra Abstract This research aims to explain the ritual process of tapping sugar palm plants and explain the function of myth in protecting sugar palm plants in the Rejang tribe. The data used in this research is information related to the Rejang Community's views on myths, rituals for tapping palm sugar and protecting palm plants. The data sources in this research are two texts of the story Putri Sedaro Putih, the first is the story of Putri Sedaro Putih which has been transcribed and the second is an oral story which was obtained directly by the BMA of Rejang Lebong district. Data collection was carried out by direct field studies in Rejang Lebong district using document techniques, observation, interviews, recording, observation, documentation. Data processing methods are carried out by searching and collecting data, transcribing and interpreting data, analyzing text and drawing conclusions. Based on the results of the analysis, it was found that 1) the meaning in the ritual process of the Putri Sedaro Putih folklore often gives a message about how the Rejang community should act in treating nature and the Rejang community teaches that there is a special way of treating nature so that nature will give reciprocity to humans to fulfill human needs. 2) myths can guide human behavior in maintaining the balance of nature, increasing sensitivity to natural conditions, strengthening the position of humans and nature and other elements in the ecosystem, as well as increasing human sensitivity to protecting nature. Keywords: Myth, Rites, Rejang Ethnicity, Ecosystem Protection, Literary Ecocriticism
Analisis Variasi Bahasa Pada Lirik Lagu "Stecu-Stecu" Karya Faris Adam: Kajian Sosiolinguistik Desviana, Lena; Pertiwi Hidayati, Panca; Fatin Fauziyyah, Desti; Rifai, Irfan
Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 11 No. 2 (2025): Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk variasi bahasa yang muncul dalam lirik lagu “Stecu-Stecu” karya Faris Adam serta menelusuri bagaimana ragam bahasa tersebut mencerminkan latar sosial dan budaya penuturnya. Lagu ini dipilih karena secara eksplisit menampilkan kekayaan bahasa informal khas anak muda Indonesia Timur melalui penggunaan dialek regional, slang remaja, campur kode, serta gaya tutur ekspresif. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi bahasa dalam lagu ini tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga menjadi penanda identitas sosial, usia, dan latar budaya penuturnya. Dialek Melayu Timur yang digunakan seperti “sa”, “ko”, “su”, dan “jang” mencerminkan identitas regional, sementara penggunaan istilah seperti “fly”, “stelan cuek”, dan “effort” menunjukkan pengaruh budaya pop dan globalisasi. Lagu ini juga memperlihatkan dinamika hubungan antar-gender khas remaja melalui gaya bahasa yang santai dan penuh tarik-ulur emosional. Kesimpulannya, lagu “Stecu-Stecu” tidak hanya memiliki nilai estetika musik, tetapi juga nilai linguistik dan sosiokultural yang tinggi, menjadikannya sebagai cermin cara anak muda Indonesia Timur mengekspresikan diri dan membangun hubungan sosial melalui bahasa.
Bahan Ajar Memirsa Teks Laporan Hasil Observasi Model Pedagogi Genre Berbasis Budaya Agustina, Dewa; Arono; Wulandari, Catur
Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 11 No. 2 (2025): Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hasil analisis kebutuhan, desain bahan ajar, pengembangan bahan ajar, uji kepraktisan, dan evaluasi dalam mengembangkan bahan ajar memirsa teks laporan hasil observasi model pedagogi genre berbasis budaya untuk siswa Kelas X SMA. Sampel yang digunakan adalah peserta didik kelas X. 2 SMA N 1 Kota Bengkulu dengan jumlah 32 siswa. Adapaun hasil penelitian Tahap analisis kebutuhan yang dilakukan terhadap analisis kurikulum, ketersediaan sumber belajar, dan pemilihan bentuk bahan ajar maka dapat disimpulkan bahwa pengguna membutuhkan bahan ajar memirsa teks laporan hasil observasi model pedagogi genre berbasis budaya hal ini dikarenakan ketersediaan bahan ajar yang ada saat ini masih bersifat umum dan tidak memfokuskan pada aspek budaya lokal. Dari tahap perancangan yang dilakukan, disimpulkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan disesuaiakn dengan tujuan pembelajaran dan menggunakan aplikasi berbantuan seperti desain Canva untuk desain bahan ajar cetak dan aplikasi CapCut untuk video dokumenter pada video memirsa dengan QR Code. Tahap pengembangan yang dilakukan, diperoleh informasi bahwa bahan ajar memirsa teks laporan ahsil observasi model pedagogi genre berbasis budaya layak digunakan dalam pembelajaran berdasarkan aspek kebahasaan, materi, dan media/desain dengan rata-rata skor berada pada kategori “Sangat Valid”. Tahap implementasi yang dilakukan, disimpulkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan bahan ajar memirsa teks laporan hasil observasi model pedagogi genre berbasis budaya, serta berdasarkan hasil respon pengguna disimpulkan bahan ajar yang dikembangkan praktis digunakan di dalam pembelajaran. Tahap evaluasi yang dilakukan dapat disimpulkan efektif digunkan dalam pembelajaran terutama pembelajaran memirsa.
Pengembangan Modul Pembelajaran Puisi Berbasis Lingkungan untuk Peserta Didik SMP Kelas VIII di Bengkulu Selatan Sari, Ovet Novita; Kurniawan, Rio; Lubis, Bustanudiin
Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 11 No. 2 (2025): Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahan ajar monoton sering kali mengurangi keterlibatan dan menghambat kemampuan menulis puisi siswa. Pembelajaran puisi yang mengintegrasikan tema lingkungan dan pendekatan praktis dapat meningkatkan minat dan keterampilan menulis puisi siswa. Adapun permasalahan yang akan diselesaikan dalam penelitian ini adalah bagaimana kebutuhan pembelajaran puisi berbasis lingkungan yang relevan untuk peserta didik kelas VIII SMP di Bengkulu Selatan ? Dan bagaimana kelayakan modul pembelajaran puisi berbasis lingkungan yang dikembangkan dapat memfasilitasi peserta didik kelas VIII di Bengkulu Selatan dalam menulis puisi? Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan pembelajaran puisi berbasis lingkungan yang relevan untuk siswa kelas VIII SMP di Bengkulu Selatan dan mengembangkan modul pembelajaran puisi berbasis lingkungan yang layak untuk siswa SMP kelas VIII di Bengkulu Selatan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE (Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, Evaluasi). Guru dan siswa kelas VIII SMP N 11 Bengkulu Selatan terlibat di dalam penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan angket, kemudian dianalisis secara deskriptif dan statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan pembelajaran puisi berbasis lingkungan yang relevan untuk siswa kelas VIII SMP yaitu pembelajaran di luar kelas, memiliki banyak contoh puisi lingkungan, pendekatan kontekstual/CTL digunakan di dalam pembelajaran dan menghasilkan produk pembelajaran. Untuk pengembangan modul pembelajaran sangat layak digunakan dari segi materi, media, dan bahasa, serta mendapat respon positif dari guru dan siswa serta mampu menghasilkan antologi puisi..Dengan lingkungan sebagai sumber belajar, modul ini memungkinkan siswa mengalami langsung proses penulisan puisi, sehingga memberikan pemahaman yang lebih bermakna.
Keterampilan Menulis Teks Eksplanasi Menggunakan Model Pedagogi Genre Siswa Kelas XI SMA Negeri 3 Bengkulu Tengah Intan Octaria Hasanah, Intan; Eka Chandra Wardhana, Dian; Noermanzah
Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 11 No. 2 (2025): Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan siswa dalam menulis teks eksplanasi setelah mengikuti pembelajaran dengan model pedagogi genre. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan orientasi evaluatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI SMA Negeri 3 Bengkulu Tengah. Data diperoleh dari 35 teks eksplanasi yang ditulis siswa dan dianalisis berdasarkan tiga aspek, yaitu isi, struktur, dan kebahasaan. Model pedagogi genre diterapkan melalui empat tahapan, yaitu Building Knowledge of the Field, Modeling of the Text, Joint Construction of the Text, dan Independent Construction of the Text. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 74,29% siswa memenuhi kriteria pada aspek isi, yang menunjukkan kemampuan menyampaikan gagasan secara logis dan faktual. Pada aspek struktur, 57,14% siswa mampu menyusun teks secara runtut, mencakup pernyataan umum, deretan penjelas, dan simpulan. Namun, pada aspek kebahasaan, hanya 34,29% siswa yang memenuhi kriteria, yang mengindikasikan masih adanya kesulitan dalam penggunaan tata bahasa, kalimat efektif, serta konjungsi kausal. Temuan ini menunjukkan bahwa model pedagogi genre dapat meningkatkan keterampilan menulis siswa, khususnya dalam aspek isi dan struktur, meskipun masih diperlukan penguatan pada aspek kebahasaan, terutama pada tahap penulisan mandiri. Kata kunci: Pedagogi genre, teks eksplanasi, keterampilan menulis, analisis teks
Evaluasi Media Pembelajaran Berbasis Google Sites untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Puisi Siswa Kelas IX: Rosita Dewi, Anggi; Yanti, Nafri; Trianto, Agus
Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 11 No. 2 (2025): Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diksa.v11i2.43998

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi media pembelajaran Google Sites dalam keterampilan membaca puisi kelas IX. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa empat media pembelajaran berbasis Google Sites. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dan observasi non-partisipatif, sedangkan teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Keterampilan Membaca Puisi kelas XI unggul dalam kelengkapan materi dan tingkat interaktivitas. Sebaliknya, sebagian besar media lain masih memerlukan pengembangan pada aspek evaluasi bertahap, peningkatan aktivitas yang melibatkan siswa secara aktif, serta penyempurnaan tampilan visual agar lebih menarik. Berdasarkan temuan tersebut, direkomendasikan penambahan fitur interaktif, penerapan evaluasi formatif di setiap tahapan, dan perbaikan desain visual untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif dan menyenangkan bagi siswa.
Analisis Kesesuaian Perencanaan Pembelajaran dengan Capaian Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Negeri 9 Kaur Wulandari, Lovita; Ariesta, Ria; Suryadi
Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 11 No. 2 (2025): Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesesuaian antara perencanaan dalam bentuk modul ajar pembelajaran Bahasa Indonesia dengan capaian pembelajaran pada Kurikulum Merdeka Fase E di SMA Negeri 9 Kaur. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data mengikuti tahapan model Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan validitas data diperkuat melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Negeri 9 Kaur belum sepenuhnya sesuai dengan capaian pembelajaran Kurikulum Merdeka Fase E. Elemen menyimak menjadi yang paling sesuai karena seluruh komponen tujuan, materi, metode, media, dan langkah pembelajaran telah mendukung keterampilan evaluasi dan kreasi informasi dari teks lisan. Pada elemen menulis dan membaca, ditemukan kekurangan pada materi dan langkah pembelajaran yang belum melatih siswa secara langsung untuk mengalihwahanakan atau membandingkan teks. Elemen berbicara juga belum maksimal karena siswa hanya menyalin dan memainkan teks, tanpa menyusun dialog sendiri, serta minim penggunaan media praktik lisan.

Filter by Year

2015 2025