cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 24608734     EISSN : 24609145     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 144 Documents
Pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar Dalam Pembelajaran Berdiferensiasi Guru Bahasa Indonesia Kota Bengkulu Susanti, Dewi; Arono; Ariesta, Ria
Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 11 No. 1 (2025): Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The aim of this research is to describe the use of the Merdeka Mengajar Platform in Differentiated Learning for Indonesian Language Teachers in Bengkulu City at SMK Negeri 6 Seluma and SMA Negeri 3 Bengkulu City which was carried out in the odd semester of the 2024/2025 academic year. The method used in this research is a descriptive qualitative method carried out by means of observation, interviews and documentation. After the data was collected, the data was analyzed using a qualitative approach. The research results show that the independent teaching platform has a display that is easy to understand and easy to access. Available features include student assessments, independent training, community, proof of work, inspirational videos. The teaching tools provided still need to be developed so that they can be used more optimally in creating work for both teachers and students. The benefits of using an independent teaching platform can be felt reciprocally by teachers and students. Differentiated learning is also carried out in 4 forms, namely differentiation in learning environment, content, process and product. Differentiation is rooted in mapping students' learning needs. This mapping of participants' learning needs was obtained through an initial survey, pretest or known as initial assessment. Next, the teacher designs Indonesian language learning according to the mapping results. However, differentiating learning does not mean that teachers create different material for each student, let alone creating different evaluation question packages for students. Teachers also carry out evaluations and reflections. This differentiation requires more time to do and this time is often an obstacle for teachers. Apart from that, teachers are also unable to carry out learning by opening classes on the independent teaching platform due to the lack of students' digital skills. However, differentiated learning has been carried out by using the independent teaching platform as a source of reference and inspiration for others. So it can be concluded that using this independent teaching platform can improve the quality, skills, creativity and potential of each teacher. Keywords: Utilization, Independent Teaching Platform, Teachers. ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan Pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar Dalam Pembelajaran Berdiferensiasi Guru Bahasa Indonesia Kota Bengkulu di SMK Negeri 6 Seluma dan SMA Negeri 3 Kota Bengkulu yang dilaksanakan pada semester ganjil tahun pelajaran 2024/2025. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif yang dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Setelah data dikumpulkan, data dianalisis secara pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform merdeka mengajar memiliki tampilan yang mudah dipahami dan mudah diakses. Fitur yang tersedia berupa asesmen murid, pelatihan mandiri, komunitas, bukti karya, video inspiratif. Perangkat ajar yang diberikan masih perlu dikembangkan agar dapat digunakan lebih optimal dalam menciptakan karya baik bagi guru maupun siswa. Manfaat menggunakan platform pengajaran mandiri dapat dirasakan secara timbal balik oleh guru dan siswa. Pembelajaran berdiferensiasi juga dilakukan dalam 4 bentuk, yakni berdiferensiasi dalam lingkungan belajar, konten, proses dan produk. Berdiferensiasi berakar pada pemetaan kebutuhan belajar peserta didik. Pemetaan kebutuhan belajar peserta ini didapat melalui survei awal, pretes atau dikenal dengan istilah asesmen awal. Selanjutnya, guru merancang pembelajaran bahasa Indonesia sesuai hasil pemetaan. Namun, mendiferensiasi pembelajaran bukan berarti guru membuat materi yang berbeda-beda disetiap peserta didik, apalagi membuat paket soal evaluasi yang berbeda-beda pada peserta didik. Guru juga melakukan evaluasi dan refleksi Diferensiasi ini memerlukan lebih banyak waktu untuk melakukannya dan waktu inilah yang sering menjadi hambatan guru. Selain itu, guru juga tidak bisa melaksanakan pembelajaran dengan membuka kelas di dalam platform merdeka mengajar dikarenakan kurangnya kemampuan kecakapan digital peserta didik. Tetapi, pembelajaran berdiferensiasi sudah dilakukan dengan pemanfaatan platform merdeka mengajar sebagai sumber referensi dan inspirasi bagi orang lain. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan platform pengajaran mandiri ini dapat meningkatkan kualitas, keterampilan, kreativitas dan potensi setiap guru. Kata Kunci: Pemanfaatan, Platform Merdeka Mengajar, Guru.
Model Pembelajaran Pedagogi Genre Memirsa Puisi Rakyat Melalui Pemanfaatan Teknologi Virtual Reality (VR) Bobi, Ardiansyah; Nafri, Yanti; Agus, Trianto
Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 10 No. 2 (2024): Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak   Pembelajaran memirsa puisi rakyat selama ini umumnya menggunakan model pembelajaran berbasis masalah yang masih terbatas pada metode ceramah dan diskusi. Media pembelajaran yang digunakan pun hanya sebatas papan tulis dan presentasi PowerPoint, sehingga kurang menarik serta berdampak pada rendahnya minat, keterlibatan siswa, dan lemahnya pemahaman mereka dalam memirsa puisi rakyat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran Pedagogi Genre dalam pembelajaran memirsa puisi rakyat dengan memanfaatkan teknologi Virtual Reality (VR). Metode yang digunakan adalah Research and Development dengan pendekatan model pengembangan ADDIE, yang terdiri dari lima tahap: analisis, perencanaan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Penelitian dilakukan dengan melibatkan guru dan siswa kelas X di SMKN 6 Seluma, Kabupaten Seluma. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, angket, serta validasi ahli, yang kemudian dianalisis secara deskriptif dan statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Pedagogi Genre berbasis VR yang dikembangkan layak digunakan dari segi materi, media, dan manfaat. Implementasi model ini mendapatkan respons positif dari guru dan siswa. Model pembelajaran ini terdiri atas langkah-langkah membangun konteks, pemodelan, konstruksi terbimbing, dan konstruksi mandiri. Video pembelajaran yang memanfaatkan teknologi VR mengintegrasikan teks, gambar, serta puisi rakyat Sekujang, sehingga meningkatkan kualitas dan efektivitas pembelajaran memirsa puisi rakyat. Kata Kunci: Pedagogi Genre, Puisi Rakyat, Virtual Reality, Pembelajaran Sastra
Pengembangan Buku Ajar Puisi Berbasis Pedagogi Genre untuk Siswa SMP Astuti; Ariesta, Ria; Noermanzah
Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 11 No. 1 (2025): Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku ajar puisi berbasis pedagogi genre untuk siswa kelas VIII SMP dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Model ini terdiri dari lima tahap utama: analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Penelitian dilakukan di SMPIT Iqra Kota Bengkulu dengan partisipasi 25 siswa kelas VIII. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, kuesioner, dokumentasi, dan tes unjuk kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku ajar puisi yang dikembangkan memenuhi standar kelayakan berdasarkan validasi ahli materi dan bahasa. Selain itu, implementasi buku ajar dalam pembelajaran menunjukkan peningkatan keterampilan menulis puisi siswa secara signifikan. Oleh karena itu, buku ajar ini dapat dijadikan sebagai sumber pembelajaran alternatif yang lebih komprehensif dalam pembelajaran puisi. Kata Kunci : Buku Ajar, Pedagogi Genre, ADDIE Abstract This study aims to develop a poetry textbook based on genre pedagogy for eighth-grade junior high school students using the ADDIE development model. This model consists of five main stages: needs analysis, design, development, implementation, and evaluation. The research method used is Research and Development (R&D) with a quantitative and qualitative approach. The study was conducted at SMPIT Iqra Kota Bengkulu with the participation of 25 eighth-grade students. Data collection techniques included interviews, observations, questionnaires, documentation, and performance tests. The findings indicate that the developed poetry textbook meets feasibility standards based on expert validation in content and language. Additionally, the textbook's implementation in teaching has significantly improved students' poetry writing skills. Therefore, this textbook can serve as a more comprehensive alternative learning resource for poetry education. Keywords: Textbook, Genre Pedagogy, ADDIE
Pengembangan Pengembangan Buku Ajar Menulis Teks Deskripsi Berbasis Pedagogi Genre untuk Siswa Kelas VII SMP Negeri 22 Kota Bengkulu Yuliantri, Ayu; Noermanzah; Wulandari, Catur
Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 11 No. 1 (2025): Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diksa.v11i1.40250

Abstract

Abstrak Buku ajar menulis teks deskripsi yang ada belum melatih siswa menulis teks deskripsi sesuai harapan kurikulum Merdeka. Maka, perlu dikembangkan buku ajar menulis teks deskripsi berbasis pedagogi genre. Untuk itu, tujuan penelitian ini mengembangkan buku ajar menulis teks deskripsi berbasis pedagogi genre pada siswa kelas VII SMP Negeri 22 Kota Bengkulu. Penelitian ini termasuk jenis penelitian ADDIE. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, wawancara, angket, observasi, dan tes. Teknik analisis data menggunakan uji kelayakan dan uji N-gain (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku ajar menulis teks deskripsi berbasis pedagogi genre layak dan efektif digunakan oleh siswa. Hal ini dibuktikan dengan hasil kelayakan dari segi materi, bahasa, dan desain. Kemudian dari hasil uji efektivitas menunjukkan buku ajar menulis teks deskripsi berbasis pedagogi genre mampu meningkatkan kemampuan menulis teks deskripsi dari nilai rata-rata pretes 59,4 menjadi 80. Buku ajar menulis teks deskripsi berbasis pedagogi genre memiliki 4 langkah, sistematika dimulai dari membangun konteks menulis teks deskripsi, pemodelan, mengkonstruksi teks deskripsi bersama, dan mengkonstruksi teks deskripsi secara mandiri. Kata kunci: Pengembangan Buku Ajar, Menulis Teks Deskripsi, Model Pedagogi Genre Abstract Existing textbooks for writing descriptive texts have not trained students to write descriptive texts according to the expectations of the Merdeka curriculum. So, it is necessary to develop a textbook for writing descriptive texts based on genre pedagogy. For this reason, the aim of this research is to develop a textbook for writing descriptive texts based on genre pedagogy for class VII students at SMP Negeri 22 Bengkulu City. This research is a type of ADDIE research. Data collection techniques use documentation, interviews, questionnaires, observations and tests. Data analysis techniques use feasibility tests and N-gain (g) tests. The results of the research show that textbooks for writing descriptive texts based on genre pedagogy are feasible and effective for use by students. This is proven by the feasibility results in terms of material, language and design. Then, the results of the effectiveness test show that the textbook for writing descriptive text based on genre pedagogy is able to increase the ability to write descriptive text from an average pre-test score of 59.4 to 80. The textbook for writing descriptive text based on genre pedagogy has 4 steps, systematically starting from building the context for writing descriptive text, modeling, constructing descriptive text together, and constructing descriptive text independently. Keywords: Textbook Development, Writing Description Texts, Genre Pedagogical Models
Evaluasi Program Kepenulisan Berbasis Genre Melalui Pendekatan CIPP (Context, Input, Process, and Product) dalam Mata Kuliah Wajib Umum Bahasa Indonesia Nurhamidah, Didah; Suseno, Muchlas; Setiadi, Samsi
Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 11 No. 1 (2025): Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to evaluate the genre-based writing program in the Indonesian General Compulsory course at the Faculty of Tarbiyah and Teacher Training (FITK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta by using the CIPP (Context, Input, Process, Product) evaluation model. The research method used is a qualitative approach with a case study design. Data was collected through in-depth interviews, classroom observations, and analysis of program-related documents. The results of the study show that genre-based writing programs are effective in improving students' writing skills, especially in writing essays, scientific articles, and literary works in accordance with the genre taught. The program is relevant to the vision and mission of the university and faculty which aims to produce competent and innovative graduates. However, there are challenges in terms of program policies that do not require students to participate in this program, as well as the need to improve lecturer training in the use of the latest learning technologies. Additionally, although most students feel their writing skills are improving, there is still room for the development of advanced and creative writing skills. This research provides recommendations to strengthen program policies, improve the use of technology, and introduce further challenges in writing tasks to optimize program impact.
Pengembangan Instrumen Tes Kemampuan Membaca Bermuatan AKM untuk Murid Sekolah Dasar Effendi, M. Syahrun; Murti, Sri; Aisah, Vella Sabrila; Hidayat, Riski Yongki
Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 11 No. 1 (2025): Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diksa.v11i1.42992

Abstract

The development of reading ability test instruments for elementary school students is crucial in efforts to strengthen students' reading literacy skills to be used as a foundation for successful lifelong learning as, emphasized in the Merdeka Belajar policy. This study aims to determine the procedure for developing reading ability test instruments containing AKM for elementary school students. The implementation of the study used the R&D (research and development) development model with the ADDIE (analyze, design, develop, implementation, evaluation) development model at Elementary School 2 Lubukngin, Selangit District, Musi Rawas Regency. Data collection was carried out using questionnaires, documentation, and tests. The analysis was carried out in the following stages; development needs analysis stage; design preparation stage including formulating reading ability test objectives, compiling grids based on cognitive aspects of literacy that have been determined by the Ministry of Education and Culture, compiling instructions for working on questions and determining the type or form of questions in the assessment instrument based on 25 questions; Next, the development stage is the validation of the test instrument from two validators with Aikens'V and the score obtained from validator I is 0.66 and validator II is 0.716. The score from the two validators is proof that the score is in the fairly valid category; at the implementation stage it is proven that the results of student responses to the AKM-based reading ability test instrument are 79.78% and are included in the practical category; and the final evaluation proves that this test instrument is suitable for widespread use. This study concludes that the AKM-based reading ability test instrument developed is quite valid. The student's score from the product trial using this AKM-based reading ability test instrument overall is in the lower category, namely 44.75. Therefore, it can be stated that the AKM-based reading ability test instrument can measure students' reading ability effectively and can be implemented by teachers practically.
Pengaruh Media Pembelajaran Wordwall terhadap Kemampuan Menulis Teks Fantasi Siswa Kelas VII SMP Ma’arif Gamping Yusuf Putra Sholihin; Susetyo, Susetyo
Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 11 No. 1 (2025): Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The use of learning media at SMP Ma'arif Gamping Sleman Yogyakarta is still less varied. Indonesian Language teachers more often use conventional learning media so that students are less active and less interested in the learning materials presented. This affects student learning outcomes in Indonesian Language Subjects. The purpose of this study was to determine and describe the effect of wordwall learning media on student learning outcomes in the material of writing fantasy texts. The research method used was a quasi-experimental method. Sampling used a purposive sampling technique involving 46 7th grade students from SMP Ma'arif Gamping. Students were divided into classes, namely the experimental class, namely class 7A, with 23 students and the control class, namely class 7B, with 23 students. The results showed that there was an increase in student learning outcomes as seen from the average posttest score of the experimental class getting a score of 80.43, while the control class score got 74.45. For the results of the hypothesis test using the t-test using the SPSS program, there is a Sig (2-tailed) result of 0.004 which shows Sig (2-tailed) < a (0.05). The results of the hypothesis test (t-test) can be concluded that there is an influence of the use of wordwall learning media on the results of learning to write fantasy texts.
Psikologis Tokoh dalam Novel Ceros dan Batozar karya Tere Liye Shofinna Nur, Wahyuni; Zakiyah, Dika; Utami, Mutiara Widya
Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 11 No. 1 (2025): Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan aspek psikologis tokoh dalam novel Ceros dan Batozar karya Tere Liye dengan menggunakan pendekatan psikologi sastra. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan teknik studi pustaka. Data penelitian berupa kata, frasa, klausa, dan kalimat yang menunjukkan aspek psikologis tokoh, dikumpulkan melalui pembacaan intensif dan dianalisis berdasarkan teori psikologi sastra Freud dan teori bentuk psikologis Arnold. Hasil penelitian menunjukkan terdapat enam bentuk psikologis tokoh dalam novel ini, yaitu amarah sebanyak 28 data, kesedihan 15 data, rasa takut 53 data, kenikmatan 36 data, terkejut 16 data, dan jengkel 19 data. Bentuk psikologis yang paling dominan adalah rasa takut, sedangkan tokoh yang paling banyak mengalami kondisi psikologis adalah Raib dan Seli. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa Tere Liye berhasil menampilkan dinamika psikologis tokoh secara mendalam melalui deskripsi narasi dan dialog, sehingga dapat memunculkan efek empati dan apresiasi pembaca terhadap konflik dan nilai-nilai persahabatan dalam novel. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam kajian psikologi sastra, khususnya dalam menganalisis kejiwaan tokoh novel Indonesia kontemporer. Kata kunci: psikologi sastra, psikologis tokoh, novel
Analisis Dampak Penerapan Model Project Based Learning di Perguruan Tinggi Utami, Mutiara Widya; Dika Zakiyah; Nur, Wahyuni Shofinna; Ajat Manjato
Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 11 No. 1 (2025): Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara kualitatif dampak penerapan model Project Based Learning (PjBl) di perguruan tinggi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif berbasis library research untuk memperoleh data. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan penelusuran Google Scholar tahun 2020-2025 dengan kata kunci PjBL ditemukan lebih dari 500 artikel, disaring berdasarkan kriteria inklusi sehingga diperoleh 25 artikel yang digunakan sebagai studi primer yang akan dianalisis berdasarkan kemampuan yang ditingkatkan dalam penelitian. Teknik analisis data dilakukan dengan memberikan deskripsi dampak model Project Based Learning di perguruan tinggi melalui telaah mendalam untuk mengidentifikasi pengaruh penerapan model tersebut terhadap mahasiswa. Hasil penelitian menemukan bahwa hasil belajar, kreatifitas, kemampuan berfikir tingkat tinggi, motivasi belajar dan keaktifan mahasiswa meningkat secara kualitatif dengan penggunaan metode Project Based Learning, sehingga penerapan model Project Based Learning merupakan salah satu strategi pembelajaran yang efektif dan relevan diterapkan di perguruan tinggi untuk mendukung capaian belajar yang holistik. Kata kunci: dampak penerapan, Project Based Learning, perguruan tinggi
Penalaran Dalam Karya Ilmiah Mahasiswa Ditinjau dari Perspektif Gender Lida, Ulfah Mey
Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 11 No. 2 (2025): Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Reasoning in student scientific work mostly places the conclusion at the beginning of the paragraph. This shows that based on its complexity, deductive reasoning still dominates the structure of students' writing. However, as students at the highest level, students should be able to produce various complexities of reasoning. This research aims to describe the building blocks of reasoning in students' scientific work from a gender perspective. This research uses a qualitative approach. The research data is in the form of texts in student scientific works consisting of 100 articles written by 50 male students and 50 female students in the Sharia Business Management, Sharia Accounting, Sharia Banking and Sharia Economics Study Program at the Faculty of Islamic Economics and Business, IAIN Holy. The data collection method in this research is the observation method. Data analysis uses the Holsti communication content analysis model. Based on the results of the analysis, it can be concluded that the elements that build reasoning in the scientific work of male and female students have differences in the selection of elements that build reasoning when presenting arguments. The difference lies in providing evidence for the position conveyed. Men tend to provide evidence in the form of opinions, while women provide evidence in the form of facts.

Filter by Year

2015 2025