cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah POTENSIA
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 25279270     EISSN : 26212382     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah Potensia merupakan hasil penelitian tentang Pendidikan Anak Usia Dini yang menyajikan hasil kajian ilmiah dan hasil penelitian dengan paradigma penelian seperti PTK, Kualitatif, Kuantitatif, Teoritik, Opini, Resensi buku dan kajian lainnya. Jurnal ini diperuntukkan bagi para ahli, mahasiswa S1 PAUD, peneliti, pengamat dan pemerhati seputar Pendidikan Anak Usia Dini. Terbit 2 kali dalam setahun yaitu bulan Januari dan Juli.
Arjuna Subject : -
Articles 240 Documents
Analysis of Motor and Cognitive Development in Early Childhood by Gender and Learning Styles Through Drawing and Coloring Activity Isfauzi Hadi Nugroho; Anik Lestariningrum; Jamiludin Usman
Jurnal Ilmiah POTENSIA Vol 6, No 2 (2021): JULI
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jip.6.2.109-108

Abstract

Motor and cognitive development of children is very important to improve for their success in the future. This study aims to find out the development of motor and cognitive skills in early childhood by gender and learning styles through drawing and coloring activity. The subjects in this study were children aged 5-6 years consisting of 27 boys and 25 girls who attend Early Childhood Education (PAUD) in Purwoasri, Kediri Regency. This study used an experimental design. The learning styles questionnaire developed by the researcher refers to the learning style theory indicators developed by DePorter & Hernacki, (2007) which are used to identify and classify children learning styles into visual, auditory, and kinesthetic. The children's fine motor and cognitive skills were measured by assessing their ability to draw and color a picture in a worksheet. The results of the analysis using the independent T-Test sample showed that a significance value of 0,047 for drawing and 0,036 for coloring (p<0.05) in terms of gender, it means there was a difference in motor and cognitive skills used in drawing and coloring activity. The results of the One-way ANOVA analysis showed that there was no significant difference in drawing ability between the three groups of learning styles. However, a significant difference in coloring ability was found between the visual and kinesthetic groups with significance value of 0,038 (p<0,05).
Pembelajaran Berbasis Media Digital Pada Anak Usia Dini Di Era Revolusi Industri 4.0 : Studi Literatur Novita Eka Nurjanah; Tsali Tsatul Mukarromah
Jurnal Ilmiah POTENSIA Vol 6, No 1 (2021): JANUARI
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jip.6.1.66-77

Abstract

Pendidikan di abad 21 telah memasuki era revolusi industri 4.0 sehingga dituntut untuk terus berinovasi. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagai salah satu lembaga pendidikan dasar, harus bersiap untuk menjawab tantangan perkembangan zaman. Kemudian, krisis pada masa pandemi COVID-19 yang belum berakhir menyebabkan berbagai permasalahan muncul termasuk di bidang pendidikan. Pembelajaran tatap muka secara langsung dibatasi pada setiap jenjang termasuk pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Pembelajaran yang tepat dilakukan di masa pandemi COVID-19 dan menjawab tantangan di era revolusi industri 4.0 adalah pembelajaran berbasis media digital.  Di era teknologi ini, pendidik harus membuat pembelajaran digital yang efektif dan memberikan pengalaman belajar nyata pada anak. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pembelajaran berbasis media digital pada anak usia dini yang meliputi penerapan pembelajaran dan dampak yang ditimbulkan dari pembelajaran berbasis media digital pada anak usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan mengumpulkan dan menelaah data pustaka yang kemudian dihubungkan dengan penelitian untuk mendapat jawaban permasalahan. Hasil penelitian pembelajaran berbasis media digital pada anak usia dini di era revolusi industri 4.0 ini sangat dibutuhkan untuk memberikan penjelasan implementasi tentang media pembelajaran yang tepat untuk digunakan di era revolusi industri 4.0 pada masa pandemi COVID-19 dan memberikan penjelasan dampak dari pembelajaran berbasis media digital pada anak usia dini
Pengembangan Model Pelatihan Motivasi Berprestasi Untuk Guru PAUD Di Lombok Barat MA Muazar Habibi; Baiq Nilawati Astini; Nurhasanah Nurhasanah; Ika Rachmayani
Jurnal Ilmiah POTENSIA Vol 6, No 1 (2021): JANUARI
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jip.6.1.78-89

Abstract

Motivasi berprestasi guru merupakan kekuatan yang mendorong guru untuk menjalankan tugas sebagai pendidik, pengajar, pembimbing dan pelatih. Guru yang mempunyai motivasi berprestasi akan mempunyai tanggung jawab tinggi untuk bekerja dengan antusias dan sebaik mungkin mengerahkan segenap kemampuan dan keterampilan guna mencapai prestasi yang optimal. Penelitian ini mengembangkan model pelatihan motivasi berprestasi (PMB), dan meningkatkan motivasi berprestasi guru sebagai tujuan akhirnya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif, teknik pengumpulan data dilakukan secara triangulasi dan data dianalisis secara induktif/kualitatif.  Hasil dari uji ahli untuk pengembangan model PMB : pada aspek ketepatan, kegunaan, dan kelayakan tergolong sangat tepat, sangat berguna, dan sangat layak. Hasil dari uji pengguna untuk pengembangan model PMB : pada aspek ketepatan, kegunaan, dan kelayakan tergolong sangat tepat, sangat berguna, dan layak. Rangkaian uji efektivitas mengukur peningkatan aspek-aspek motivasi berprestasi yang terdiri dari 6 aspek yaitu memiliki tingkat tanggung jawab yang tinggi, keberanian mengambil/ memikul resiko, memiliki tujuan yang realistik, memiliki rencana kerja yang menyeluruh dan berjuang untuk merealisasikan tujuan, memanfaatkan umpan balik yang konkret dalam semua kegiatan yang dilakukan, dan mencari kesempatan untuk merealisasikan rencana yang telah diprogramkan. Fokus penelitian pengembangan ini adalah: 1) Pengembangan model pelatihan motivasi berprestasi untuk guru yang menghasilkan model pelatihan motivasi berprestasi dan 2) Pengembangan model pelatihan motivasi berprestasi  untuk guru yang dapat meningkatkan motivasi berprestasi. Tujuan penelitian pengembangan ini  adalah: 1) Menghasilkan model pelatihan motivasi berprestasi untuk guru dan 2) Peningkatan motivasi berprestasi guru melalui pelatihan motivasi berprestasi. Barat. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif, mengadopsi teori Reasearch and Development (R & D) Borg and Gall (2012:783). Teknik pengumpulan data dilakukan secara triangulasi (gabungan). Analisis data bersifat induktif/kualitatif, dan hasil penelitian lebih menekankan makna generalisasi. Hasil dari uji ahli dan uji pengguna untuk pengembangan model PMB adalah: penilaian oleh ahli pada aspek ketepatan, kegunaan  dan kelayakan ahli menyatakan bahwa model PMB sangat tepat dan sangat berguna, sedangkan aspek kelayakan ahli menyatakan bahwa model PMB memiliki nilai sangat layak dan layak. Penilaian dari pengguna adalah : penilaian aspek ketepatan pengguna menilai bahwa model PMB ini sangat tepat dan tepat, penilaian aspek kegunaan pengguna menilai sangat berguna dan berguna, penilaian aspek kelayakan pengguna menilai layak pada model PMB, hasilnya dari uji efektifitas produk menunjukkan bahwa pelatihan ini mampu meningkatkan aspek-aspek motivasi berprestasi dengan kategori tinggi sekali, sedangkan hasil Uji efektivitas Model PMB adalah 80% peserta mengalami peningkatan motivasi berprestasi dalam kategori tinggi dan tinggi sekali sehingga disimpulkan bahwa Model PMB efektif dalam meningkatkan motivasi berprestasi guru. 
Layanan Belajar Inovatif Berbasis Kebudayaan Lokal Melalui Permainan Tradisional Pada Satuan PAUD di DKI Jakarta Nila Fitria; Ari Putra; Ririn Gusti
Jurnal Ilmiah POTENSIA Vol 6, No 2 (2021): JULI
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jip.6.2.142-150

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fasilitasi layanan PAUD yang ada di DKI Jakarta dalam menkontruksi kegiatan bermain konteks kebudayaan lokal melalui permainan tradisional menjadi pembelajaran inovatif. Kebudayaan lokal menjadi sarana untuk membangun fondasi pada diri anak agar karakter cinta tanah air dan nasionalisme semakin melekat dalam diri anak. Hal ini dikarenakan pada anak usia 0-6 tahun anak dapat merekam dan membiasakan pada dirinya dalam kebiasaan-kebiasaan baik. Penelitian merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik wawancara. Responden penelitian ini adalah pendidik PAUD yang tersebar dibeberapa wilayah di DKI Jakarta. Hasil dari penelitian ini ditemukan beberapa kajian terkait rekayasa pembelajaran yang diciptakan oleh pendidik dan prosedur bermain yang diterapkan oleh pendidik melalui permainan tradisional. Tidak hanya itu, pendidik sebelum menerapkan kegiatan bermain terjadi proses analisis nilai-nilai kearifan lokal dari masing-masing permainan tradisional yang nantinya berguna untuk dikenalkan kepada anak usia dini. Sebaran nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam permainan tradisional berfungsi sebagai acuan pendidik dalam membangun karakter anak sehingga rasa cinta tanah air dan nasionalisme pada diri anak dapat berkembang kegiatan bermain sehingga sesuai dengan tema pembelajaran. Untuk itu, kegiatan fasilitasi. Mendukung tumbuh kembang anak dengan memfasilitasi layanan pembelajaran inovatif berbasis budaya lokal dapat menciptakan pembelajaran yang menarik dan menyenangkan bagi anak ditengah era globalisasi. Memberikan pengalaman bermain anak dengan mencampurkan permainan tradisional dalam kegiatan pembelajaran dapat memberikan pijakan pada diri anak agar terus mencintai kebudayaan yang dimiliki oleh bangsanya
Analisis Peran Orang Tua dalam Penerapan 3M pada Anak Usia Dini di Masa Pandemi Sri Wahyuningsi Laiya; Yenti Juniarti
Jurnal Ilmiah POTENSIA Vol 6, No 2 (2021): JULI
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jip.6.2.151-157

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan kondisi pandemi akibat Covid 19. Peranan orang tua menjadi penentu dalam keberlangsungan keluarga terutama masalah anak. Tujuan penelitian ini untuk melihat peran orang tua dalam menerapkan perilaku 3M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, dan Menjaga Jarak). Metode Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yaitu dengan mendeskripsikan penerapan 3M pada anak usia dini. Objek penelitian adalah Orang Tua murid Labschool Kiddie Care. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa orang tua mengalami kendala saat memantau anak dalam menerapkan perilaku 3M. Kendalanya adalah anak-anak terkadang tidak menaati perintah orang tuanya dan tidak disiplin dalam menerapkan anjurannya. Selain itu pula orang tua pun terdapat ketidakdisiplinan dalam memantau anak. Meskipun demikian tidak terdapat kejadian penularan penyakit dalam penelitian. Sehingga bisa disimpulkan daya tahan tubuh orang tua dan dan anak telah tercapai
Pengembangan Pocket Book Untuk Orang Tua Dalam Mengatasi Perilaku Tantrum Pada Anak Usia Dini Aknes Zelly Meyriana; Fatrica Syafri; Asiyah Asiyah
Jurnal Ilmiah POTENSIA Vol 6, No 2 (2021): JULI
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jip.6.2.113-119

Abstract

Mengatasi perilaku tantrum pada anak usia dini ini sangat penting bagi orang tua agar anak menjadi dewasa yang berperilaku baik. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan pocket book untuk orang tua dalam mengatasi perilaku tantrum pada anak usia dini yang valid dan praktis. Subjek dalam penelitian ini yaitu orang tua yang memiliki anak usia 3-6 tahun dengan perilaku tantrum. Metode penelitian yang digunakan adalah metode research and development (R&D). Langkah-langkah model pengembangan yang dikemukakan oleh Richey and Klein. Hasil validasi ahli materi sebesar rata-rata skor 4 dikategorikan Sangat Baik, kemudian hasil validasi ahli desain grafis sebesar rata-rata 3,72 dengan kategori sangat Baik. Hasil dari respon orang tua sebesar rata-rata 3,85 dengan kategori Sangat Baik.  Sehingga dapat disimpulkan bahwa produk yang dikembangkan dalam penelitian ini sudah layak untuk digunakan. Pocket book bisa menjadi pedoman untuk orang tua dalam mengatasi perilaku tantrum pada anak usia dini
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Android Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Produk Kreatif Dan Kewirausahaan Syahputra Perdana; Arwansyah Arwansyah; Hasyim Hasyim
Jurnal Ilmiah POTENSIA Vol 6, No 2 (2021): JULI
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jip.6.2.158-164

Abstract

Mengatasi permasalahan hasil belajar siswa yang rendah sangat penting bagi pendidik agar siswa mendapatkan hasil belajar yang baik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) kelayakanpenggunaanmedia pembelajaran interaktif berbasis android yang dikembangkan. (2) keefektivitasan media pembelajaran interaktif berbasis android dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran produk kreatif dan kewirausahaan kelas XI SMK Pariwisata Imelda Medan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMK Swasta Pariwisata Imelda Medan yang terdiri atas 2 kelas yaitu kelas XI Tata Boga 1 dan Tata Boga 2 sebanyak 60 siswa. Pada penelitian ini menggunakan teknis sampel jenuh yang berarti keseluruhan populasi dijadikan sampel. Objek dalam penelitian ini adalah media pembelajaraninteraktifberbasis android pada mata pelajaran produk kreatif dan kewirausahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode research and development (R&D) dengan menggunakan model Four-D yang dikembangkan oleh Thiagarajan dan Semmel).Hasil penelitian ini adalah media pembelajaran interaktif berbasis android yang dikembangkan layak digunakan berdasarkan validasi dari ahli materi dengan persentase 76.36% yang berarti media pembelajaraninteraktifberbasis android inilayakuntukdigunakan. Pada penilaian ahli media denganpersentase 79,33% yang berarti media pembelajaraninteraktifberbasis android inilayakuntukdigunakan. Pada penilaian praktisi guru denganpersentase 93.67% yang berarti media pembelajaraninteraktifberbasis android ini sangat layakuntukdigunakan. Media pembelajaran interaktif berbasis android efektifdigunakan berdasarkan hasil perhitungan uji t, diperoleh data bahwa thitung> ttabel atau 5,868 > 2,00172 atau dengan  kata lain H0 ditolak dan Ha diterima, maka dapatlah disimpulkan bahwa hasil belajar siswa pada mata pelajaran produk kreatif dan kewirausahaan yang menggunakan media pembelajaran interaktif berbasis android lebih tinggi daripada hasil belajar siswa tanpa menggunakan media pembelajaran interaktif berbasis android dengan efektifitas penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis android sebesar 88,56%.
Gambaran Isu dan Kebijakan Lembaga PAUD di TK Negeri Tapus Kabupaten Lebong Ulya Rahmanita; Vevi Asri Lestari; Ali Akbarjono
Jurnal Ilmiah POTENSIA Vol 6, No 2 (2021): JULI
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jip.6.2.120-130

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini merupakan satu dari tahap pendidikan yang harus diperhatikan, karena berperan menentukan perkembangan dan keberhasilan anak di masa mendatang. Namun sayangnya, TK Negeri Tapus yang merupakan satu-satunya TK di kecamatan Topos kabupaten Lebong ini masih kurang diminati oleh masyarakat disana. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pemahaman masyarakat mengenai PAUD dan karena beberapa permasalahan yang ada di dalam lembaga tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui dan mengungkap gambaran isu dan permasalahan yang ada di TK Negeri Tapus. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengambilan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh beberapa gambaran isu seperti (1) sarana dan prasarana yang sangat kurang dan mengancam keselamatan dan kesehatan anak; (2) kurikulum 2013 yang sulit dipahami dan tidak dapat dikembangkan oleh guru; (3) sistem pembelajaran selama pandemi yang tidak dapat dilakukan secara daring; dan (4) isu manajerial seperti kurangnya tenaga SDM sehingga guru masih melakukan rangkap jabatan. Isu-isu ini perlu diatasi melalui internal lembaga seperti menyediakan sarana dan prasarana yang layak serta pelatihan untuk guru mengenai kurikulum, keahlian, dan kreatifitas sebagai tenaga pendidik, maupun dari luar lembaga seperti dilakukan pembinaan dari Diknas setempat.
Analisis Implementasi Kurikulum 2013 dimasa Pandemi Covid-19 di Taman-kanak di Kecamatan Sungai Beremas Mici Ara Monica; Yaswinda Yaswinda
Jurnal Ilmiah POTENSIA Vol 6, No 2 (2021): JULI
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jip.6.2.165-171

Abstract

Kurikulum merupakan pondasi yang digunakan dalam melaksanakan pembelajaran di PAUD. Namun kondisi pandemi Covid-19 berdampak pada pendidikan Indonesia sehingg pembelajaran dilakukan secara Belajar Dari Rumah (BDR). Perubahan kurikulum pun di buat untuk penyesuaian. Sehingga perlu pemahaman dan strategi guru dalam merancang kurikulum agar pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan terlaksana sesuai dengan tingkat perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Implementasi  Kurikulum 2013 PAUD di masa Pandemi Covid-19 di Taman Kanak-kanak Kecamatan Sungai Beremas. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan jenis pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian yaitu: 1) kurikulum 2013 di sesuaikan dengan masa Pandemi Covid-19; 2) pembelajaran dilakukan tidak secara tatap muka di sekolah tetapi pelaksanaan pembelajaran dilakukan secara BDR di rumah guru dengan jumlah anak maksimal 5 orang; 3) pada muatan pembelajaran disederhanakan dan waktu belajar juga disederhanakan menjadi 1 jam belajar; 4) kendala guru dalam pelaksanaan pembelajaran yaitu anak terlihat kurang antusias dalam pembelajaran karena kurangnya interaksi bermain anak dan media dan alat bermain. Hal ini diakibatkan karena fasilitasnya kurang memadai
Analisis Penggunaan Gawai Terhadap Interaksi Sosial Anak Sekolah DasarNegeri Kota Singkawang Mindi Maria Domitila; Fajar Wulandari; Dina Anika Marhayani
Jurnal Ilmiah POTENSIA Vol 6, No 2 (2021): JULI
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jip.6.2.131-141

Abstract

Latar belakang peneliti melakukan penelitian tentang penggunaan gawai dan interaksi sosial adalah siswa yang menggunakan gawai lebih besar dibandingkan siswa yang tidak menggunakan gawai, siswa malas belajar, siswa malas bergerak, siswa menjadi pendiam, siswa suka menyendiri, siswa mengabaikan lingkungan sekitarnya dan lebih memilih bermain gawai dibandingkan bermain dengan teman-temannya, siswa suka meniru adegan yang ada di gawai tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, sedangkan alat pengumpul data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data penelitian dianalisis dengan cara mewawancarai guru dan siswa sesuai dengan pedoman yang dibuat, setelah wawancara selesai maka peneliti melakukan observasi lapangan dengan melihat keadaan sebenarnya, kemudian hasil wawancara dan observasi disimpulkan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah siswa kurang sopan dalam berbicara dan bersikap, siswa acuh tidak acuh terhadap proses pembelajaran di kelas, siswa jadi malas belajar, siswa kurang berinteraksi dengan temannya, siswa lebih banyak main game dari pada belajar, dan siswa menjadi pemalu. Berdasarkan hasil observasi di atas maka diperoleh jawaban pada observasi pertama yang menjawab “Ya” 3 orang dan menjawab “Tidak” 2 orang, observasi kedua yang menjawab “Ya” 4 orang dan menjawab “Tidak” 1 orang, dan observasi ketiga yang menjawab “Ya” 5 orang dan menjawab “Tidak” 0 orang