cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. lamongan,
Jawa timur
INDONESIA
JCE (Journal of Childhood Education)
ISSN : 25982184     EISSN : 26203278     DOI : -
JCE - Journal of Childhood Education aims to provide a forum for international researchers on applied Education and Childhood Growth. Our Journal will accept submission from all over the world. All submitted articles shall never been published elsewhere, original and not under consideration for other publication. The journal is published by Study Program of Early Childhood Islamic Education and going to Publish Twice in a Year, September and March. All accepted articles will be published on Free of an article-processing charge and will be freely available to all readers with worldwide visibility and coverage.
Arjuna Subject : -
Articles 340 Documents
Pengembangan APE Jubah Misteri Sebagai Media Stimulasi Aspek Perkembangan Kognitif Ni Putu Eka Diah Okayanti; I Made Gede Anadhi; Ida Bagus Komang Sindu Putra
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 7, No 1 (2023): March-Agust
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v7i1.1659

Abstract

Kegiatan Permainan disekolah PAUD sangat identik dengan sebuah alat permainan yang dapat mendidik anak. Kurangnya alat perainan yang dapat mendukung pembelajaran menjadi kendala bagi guru-guru di TK Kumara Bhuana Saraswati Klungkung. Permainan Jubah Misteri adalah permainan inovatif yang didalamnya menggabungkan antara Ape Jubah Misteri dengan Rainbow Game dan Kotak Misteri. Tujuan dari penelitian ini mengembangkan permainan “Jubah Misteri” sebagai media stimulasi perkembangan kognitif Anak pada Usia 5-6 Tahun di TK Kumara Bhuana Saraswati Klungkung. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian pengembangan ADDIE (analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi). Sumber data berasal dari guru dan anak di TK Kumara Bhuana Saraswati Klungkung. Dalam penelitian ini data yang diperoleh yaitu secara deskriptif kualitatif dan analisis kuantitatif dengan menggunakan rumus Content Validity Ratio (CVR). Hasil penelitian dengan CVR dari ahli media diperoleh 0,8 dan nilai CVI sebesar 0,975. Penelitian yang dilakukan yaitu sampai pada validasi ahli,  nilai CVR dari ahli materi yaitu sebesar 1 (0,99) dan nilai CVI yaitu  sebesar 1 (0,99). Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa media Jubah Misteri valid serta layak untuk digunakan dan diterapkan dalam pembelajaran anak usia dini.
Pembelajaran Literasi Dini di Rumah Melalui Model STEAM Dinar Nur Inten
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 7, No 2 (2023): September-February
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v7i2.1712

Abstract

Kemampuan literasi memegang peranan penting dalam kehidupan seoarang anak. Melalui kemampuan literasi yang baik mengantarkan anak mampu menjalani kehidupan selanjutnya dengan lebih baik. Menurut survei PISA 2019 yang diterbitkan oleh Organization for Economic Co-operation and Development, Indonesia menempati peringkat ke-62 dari 70 negara dan menempati peringkat 10 terbawah di antara negara-negara dengan tingkat melek huruf yang rendah. Maka perlu adanya tindakan yang penumbuhkan literasi sedini mungkin dari lingkungan terdekat dengan anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tahapan pembelajaran literasi di rumah melalui model pembelajaran STEAM yang dapat dilakukan oleh orang tua. Metode dalam penelitian ini kajian literatur yaitu kegiatan penelitian yang dilakukan dengan cara mengumpulkan pustaka, membaca dan mencatat serta mengolahnya menjadi temuan-temuan penting yang dapat digunakan untuk sebagai dasar pijakan pembelajaran literasi di rumah. Hasil penelitian membuktikan bahwa dalam menumbuhkan literasi pada anak usia dini selama di rumah dapat dilakukan melalui adanya model atau keteladanan dari kedua orang tua, adanya keterlibatan anak dalam berbagai kegiatan literasi utamanya dalam aktivitas keseharian dan adanya motivasi serta penghargaan dari orang tua dan orang tua dapat menggunakan model STEAM dalam penyampaian materi dan dapat mengembangkan seluruh aspek perkembangan anak secara holistic maka dapat disisipkan materi literasi yang Islami sehingga kegiatan literasi yang dilaksanakan syarat dengan nilai-nilai agama
Problematika Adaptasi Sekolah Transisi Prasekolah ke Sekolah Dasar Anisa Yunita Sari; Shobri Firman Susanto
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 7, No 1 (2023): March-Agust
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v7i1.1614

Abstract

Adaptasi sekolah dapat memberikan dampak terhadap masalah sosial emosional dan prestasi akademik anak serta dapat berpengaruh terhadap persepsi anak terhadap sekolah pada jenjang berikutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi adaptasi sekolah transisi prasekolah ke skolah dasar.Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan menggunakan berbagai sumber data yang relevan dan kredibel dari 2 jurnal nasional dan 18 jurnal internasional. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa adaptasi sekolah anak dipengaruhi oleh faktor intrinsik dan faktor ekstrinsik yang saling mendukung. Faktor intrinsik diantaranya adalah: emosi, rasa malu, cara untuk menangani stress, dan pengaturan perilaku. Faktor eksternal dipengaruhi oleh hubungan teman sebaya, orangtua, dan juga peran guru dalam pembelajaran dan membangun kelekatan terhadap anak.
Pengembangan Keterampilan Berbicara Anak di Taman Kanak-Kanak Negeri Pembina 01 Sutera Pesisir Selatan Nadila Desta; Nurhafizah Nurhafizah
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 7, No 2 (2023): September-February
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v7i2.1589

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi pelaksanaan pembelajaran di Taman Kanak-kanak Negeri Pembina 01 Sutera Pesisir Selatan menstimulasi pengembangan keterampilan berbicara anak setiap harinya menggunakan kegiatan yang bervariasi sehingga anak tidak mudah bosan sehingga keterampilan bahasa anak berkembang dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana kemampuan berbicara anak-anak berkembang di TK Pembina 01 Sutera Pesisir Selatan. Penelitian semacam ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif. untuk menilai bagaimana perkembangan bicara siswa TK Negeri Pembina 01 Sutera Pesisir Selatan. Subyek penelitian adalah anak-anak kelas B1 di Taman Kanak-kanak Pembina 01 Sutera Pesisir Selatan. Kepala TK dan guru TK Negeri Pembina 01 Sutera Pesisir Selatan bertugas sebagai informan penelitian. Teknik untuk mengumpulkan data digunakan, termasuk dokumentasi, wawancara, dan observasi. Teknik analisis data yaitu: 1) mengumpulkan data, 2) reduksi data. 3) menyajikan data. 4) verifikasi. Sedangkan teknik triangulasi merupakan teknik pengabsahan data yang digunakan. Perkembangan kemampuan berbicara anak-anak di TK Pembina 01 Sutera Pesisir Selatan ditunjukkan oleh temuan penelitian. Rencana pelaksanaan harian telah dibuat oleh guru (RPPH). Rutinitas sehari-hari telah diikuti, termasuk bernyanyi, bercakap-cakap, bertanya dan menjawab pertanyaan, dan bercerita. Selain itu guru juga menggunakan bahasa sederhana, bahasa tubuh dan pertanyaan yang menantang untuk anak. Setelah anak menyelesaikan latihan, guru menilai mereka setiap hari dan melalui pengamatan. Dapat dikatakan bahwa latihan untuk anak-anak untuk memperkuat kemampuan berbicara mereka telah dilakukan dengan baik. Kegiatan untuk mengembangkan kemampuan berbicara anak-anak termasuk berbicara, bernyanyi, dan bercerita.
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan Menggunakan Model ATIK di TK Daarul Ma’aarif Pada Kelompok A Hadiyanti, Hani; Watini, Sri
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 8 No 2 (2024): JCE (Journal of Childhood Education)
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v8i2.1769

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak Kelompok A di TK Daarul Ma’aarif, hal ini dikarenakan pembelajaran yang guru berikan monoton sehingga hanya berpusat kepada guru. Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan menggunakan model ATIK di TK Daarul Ma’aarif pada Kelompok A. Dengan menerapkan model pemebalajaran ATIK diharapkan kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak Kelompok A akan meningkat. Metode penelitian adalah PTK (Penelitian Tindakan Kelas). Adapun dalam metode ini terdiri dari empat tahapan yaitu : 1). Tahap perencanaan, 2). Tahap pelaksanaan, 3). Tahap pengamatan, dan 4), Tahap refleksi. Hasil penelitian ditunjukkan dengan adanya peningkatan hasil mengenal lambang bilangan dengan prosentase perolehan pada siklus I dengan perolehan skor rata – rata 70,00% dan pada siklus II dengan perolehan skor rata – rata 79,65%. Dengan menggunakan Model ATIK dalam meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan pada kelompok A di TK Daarul Ma’aarif terbukti meningkat secara signifikan.
Penggunaan Media Manipulatif dalam Menstimulasi Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Dini Rohmah, Halawatur; Thorik Aziz
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 8 No 2 (2024): JCE (Journal of Childhood Education)
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v8i2.2084

Abstract

Penelitian ini mengkaji penggunaan media manipulatif dalam menstimulasi perkembangan motorik halus anak usia dini di TK Dharma Wanita Konang Galis, Pamekasan. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TK Dharma Wanita menggunakan berbagai media manipulatif seperti bahan kerajinan tangan, mainan edukatif (puzzle dan blok bangunan), alat peraga edukatif (playdough), serta media visual dan auditori (kartu bergambar). Penggunaan media ini berdampak positif pada perkembangan motorik halus anak, meningkatkan kemampuan menggenggam, koordinasi tangan-mata, kreativitas, dan interaksi sosial. Faktor pendukung meliputi ketersediaan media yang beragam, guru terlatih, dukungan orang tua, dan lingkungan belajar yang kondusif. Kendala yang dihadapi antara lain keterbatasan jumlah media, kebutuhan pelatihan lanjutan bagi guru, dan kurangnya kesadaran sebagian orang tua. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media manipulatif terbukti efektif dalam menstimulasi perkembangan motorik halus anak usia dini serta menekankan perlunya integrasi media manipulatif dalam kurikulum pendidikan anak usia dini untuk mendukung perkembangan motorik halus dan keterampilan lainnya. Selain itu, penelitian ini juga memberikan rekomendasi praktis bagi pendidik, orang tua, dan pembuat kebijakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan perkembangan anak secara menyeluruh.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK MENGGUNAKAN PERMAINN ENGKLEK MODIFIKASI Sabrianti Rizkika; Hazizah, Nur
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 8 No 2 (2024): JCE (Journal of Childhood Education)
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v8i2.2095

Abstract

litian ini dilatarbelakangi dengan belum optimalnya kemampuan motorik kasar anak, seperti dalam kemampuan anak dalam melakukan gerakan yang meliputi otot-otot besar dengan contoh anak belum mampu menyeimbangkan tubuh pada saat berlari, anak belum mampu melempar dan menangkap bola, anak belum mampu melakukan gerakan melompat sesuai dengan arahan guru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan pengumpulan data mengeni dampak permainan engklek modifikasi terhadap kemampuan motorik kasar anak di TK Pelita Bunda Kabupaten Solok. Penelitian ini menerapkan metodologi kuantitatif dengan bentuk percobaan semu atau quasy eksperiment. Proses analisis data melibatkan tes normalitas, tes homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil analisis data penelitian, rata-rata pre-tes untuk kelompok eksperimen adalah 11,87, dan 10,47 untuk kelompok kontrol, sedangkan rata-rata pos-tes untuk kelompok eksperimen adalah 16,80, dan 12,60 untuk kelompok kontrol. Perbedaan tersebut terjadi karena kegiatan engklek modifikasi yang dilakukan di kelas eksperimen dalam kegiatan engklek modifikasi ini anak melakukan lompatan di atas spanduk yang diletakkan dilantai yang sudah didesain oleh peneliti, dimana diatas spanduk tersebut sudah terdapat gambar telapak kaki berwarna yang menarik bagi anak, Hal ini dibuktikan pada hasil uji hipotesis dimana pada hasil hipotesis terbukti bahwa Ha diterima dan H0 ditolak, Dimana Ha menyatakan bahwa terdapat pengaruh penggunaan permainan engklek modifikasi terhadap kemampuan motoric kasar anak di TK Pelita Bunda Kabupaten Solok dan H0 menyatakan tidak terdapat pengaaruh penggunaan permainan engklek modifikassi terhadap kemampuan motoric kasar anak di TK Pelita Bunda Kabupaten Solok.
Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Teknik Kolase Dengan Media Kapas anismar; Sitorus, Ahmad Syukri
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 8 No 1 (2024): JCE (Journal of Childhood Education) Maret - Agustus 2024
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v8i1.2099

Abstract

Kegiatan kolase adalah pembelajaran yang menarik untuk mengembangkan motorik halus anak. Kolase juga merupakan salah satu jenis seni rupa di mana sisa potongan kertas atau bahan lain digabungkan agar menciptakan desain maupun kreasi tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui teknik kolase dengan media kapas di TK Qur`an Mandiri. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang meliputi 4 tahapan yaitu: perencanaan,pelaksanaan,pengamatan dan refleksi yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun TK Qur`an Mandiri Jl. Tombak no.44c, adapun tekhnik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen pengukuran motorik halus. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan motorik halus anak dapat meningkat melalui kegiatankolasedengan media kapas pada prasiklus adalah 30,6%,Siklus I adalah 44,4% dan Siklus II meningkat menjadi 78,5%. Kolase dengan media kapas memberikan variasi baru, menarik dan menyenangkan untuk anak. Kegiatan kolase dengan media kapas bertujuan meningkatkan motorik halus anak yang terkoordinasi antara mata dan tangan. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan kolase dengan media kapas  dapat meningkatkan perkembangan motorik halus anak
HUBUNGAN POLA ASUH ORANGTUA TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER DISIPLIN ANAK DI TAMAN KANAK-KANAK ISLAM NIBRAS Nufus, Anyla Hayatun; Marlina, Serli
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 8 No 1 (2024): JCE (Journal of Childhood Education) Maret - Agustus 2024
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v8i1.2116

Abstract

Anak-anak mempelajari sebagian besar kehidupan mereka di dalam keluarga, yang juga menyediakan landasan yang kokoh untuk mengembangkan karakter saat mereka dewasa. Selain cara orang tua bersikap terhadap anak-anak mereka, pola asuh adalah hubungan yang dimiliki orang tua dengan mereka untuk mencintai, melindungi, membimbing, mengarahkan, dan mendidik mereka dalam kehidupan sehari-hari. Pola asuh sejak dini sangat penting dalam pengembangan karakter disiplin pada anak-anak. Orang tua dapat membantu anak-anak dalam pengembangan karakter disiplin yang kuat sejak dini dengan mempraktikkan pola asuh yang tepat dan konsisten. Penelitian ini menggunakan pendekatan Ex-post Facto dan bersifat kuantitatif. Sampel yang digunakan terdiri dari guru wali kelas B dan orang tua anak-anak. Kuesioner digunakan sebagai sarana pengumpulan data. Data ditemukan terdistribusi secara teratur dan linier, menurut temuan tersebut. Hubungan antara gaya pengasuhan dan pengembangan disiplin dan karakter anak diwakili oleh nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,520-0,566, menurut temuan uji hipotesis yang dilakukan dengan menggunakan perhitungan korelasi product moment. Pada taraf signifikansi 5% dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang cukup signifikan antara pola asuh dengan kedisiplinan anak, karena nilai signifikansinya sebesar 0,520-0,566 > 0,294.
PENGARUH TEKNIK STENCIL PRINT BERKELOMPOK TERHADAP KEMAMPUAN KERJASAMA ANAK DI TAMAN KANAK-KANAK KARTIKA 1-61 PADANG azilawati, nurul; Marlina, Serli
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 8 No 1 (2024): JCE (Journal of Childhood Education) Maret - Agustus 2024
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v8i1.2123

Abstract

Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah masih banyaknya siswa TK Kartika 1-61 Padang yang belum mampu mengembangkan kemampuan kooperatifnya. Anak-anak masih mengalami kesulitan dalam hal berbagi dan tanggung jawab, serta lebih suka menyelesaikan tugas sendiri. Permasalahan ini terlihat jelas ketika anak-anak mengikuti kegiatan belajar kelompok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh teknik cetak stensil kelompok terhadap kemampuan kooperatif anak TK Kartika 1-61 Padang. Peneliti menggabungkan teknik quasi eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Sebanyak 24 anak yang menjadi populasi penelitian dibagi menjadi dua kelas, yaitu kelas B1 dan B2. Penelitian ini menggunakan strategi total sampling dengan mengambil sampel dari seluruh anggota populasi, yaitu seluruh 12 anak di kelas B1 dan B2, dengan kelas B1 sebagai kelas eksperimen dan kelas B2 sebagai kelas kontrol. Data penelitian dikumpulkan melalui pengujian, observasi, dan pengambilan dokumentasi video. Pertama, dilakukan uji normalitas, dilanjutkan dengan uji homogenitas, dan terakhir uji hipotesis. Berdasarkan hasil analisis data, rata-rata skor kemampuan kolaborasi anak di kelas eksperimen meningkat drastis dari 12,83 (pre-test) menjadi 29,58 (post-test) setelah teknik cetak stensil kelompok digunakan. Kelas kontrol hanya mengalami peningkatan dari 11,58 menjadi 25,17, sehingga peningkatan ini cukup berbeda dengan sebelumnya. Selanjutnya diperoleh nilai P yang bersifat dua sisi (0,001 < 0,05). Dapat disimpulkan bahwa kemampuan kerjasama siswa TK Kartika 1-61 Padang dipengaruhi oleh teknik cetak stensil ketika digunakan secara kelompok