cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,084 Documents
DESAIN DAN MANUFAKTUR PENGOLAH SAMPAH PLASTIK UNTUK PASAR DESA DARMAYASA JAWA TENGAH Cahyo Budiyantoro; Tri Wahyono; Sunardi Sunardi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 3 (2023): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i3.14838

Abstract

Abstrak: Desa Darmayasa merencanakan pembangunan pasar desa. Selain segi kemanfaatannya, pasar juga memberikan potensi permasalahan yaitu timbulnya sampah, terutama sampah plastik yang tidak dapat diurai ditanah. Tim Pengabdian Masyarakat UMY melakukan pemetaan kebutuhan teknologi pengolahan sampah plastic kemudian melakukan perancangan dan pembuatan peralatan pengolah sampah plastik, baik yang dihasilkan oleh pasar maupun dari buangan rumah tangga. Tujuan kegiatan adalah untuk merancang dan membuat peralatan pengolah sampah plastik untuk mengurangi dampaknya pada kondisi lingkungan dan juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Darmayasa.Abstract: The village of Darmayasa is planning to build a village market. Besides its benefits, the market also has the potential for issues, such as the generation of waste, especially plastic waste that cannot decompose on the ground. The Community Service Team from UMY mapped the technology needs for plastic waste processing, then designed and made equipment to process plastic waste from the market and household waste. The goal of this activity is to design and make plastic waste processing equipment to reduce its impact on the environment and also improve the welfare of the community in Darmayasa village.
PELATIHAN BAHAN AJAR DIGITAL BERBASIS REAL LIFE BAGI GURU-GURU SMA Nurfadilah Nurfadilah; Riskawati Riskawati; Nurazmi Nurazmi; Dewi Hikmah Marisda; Ana Dhiqfaini Sultan; Nurlina Nurlina
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 3 (2023): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i3.14081

Abstract

Abstrak: Kurangnya pemahaman dan keterampilan dalam menyusun bahan ajar pada guru-guru SMA N 4 Takalar, sehingga masih kesulitan dalam menyiapkan dan menyusun bahan ajar digital yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik. Solusi untuk mengatasi masalah tersebut adalah Pelatihan dan pendampingan pembuatan bahan ajar digital berbasis real life bagi guru-guru SMA Negeri 4 Takalar. Dengan tujuan yaitu (1) guru-guru di SMA Negeri 4 Takalar menghasilkan 1 bahan ajar digital berbasis real life sesuai bidang masing-masing; dan (2) guru-guru SMA Negeri 4 Takalar mampu menyusun bahan ajar digital berbasis real life. Metode pelaksanaan yang ditawarkan yaitu pendekatan partisipatori dan solusi. Partisipatori merupakan pendekatan yang melibatkan secara proaktif pihak tim pengusul dan mitra. Dengan mitra guru SMA Negeri 4 Takalar yang dihadiri oleh 18 orang guru. Sedangkan untuk pendekatan solusi digunakan pelatihan dan pendampingan. Hasil yang diperoleh berdasarkan uji greogory diperoleh nilai R 0,95 yang berarti bahan ajar yang telah disusun layak digunakan sehingga dapat disimpulkan bahwa guru-guru SMA Negeri 4 Takalar mampu menyusun dan menghasilkan bahan ajar digital berbasis real life sesuai dengan bidang masing-masing.Abstract: Lack of understanding and skills in compiling teaching materials for SMA N 4 Takalar teachers, so it is still difficult to prepare and compile digital teaching materials tailored to the needs of students. The solution to overcome this problem is training and assistance in making digital teaching materials based on real life for teachers of SMA Negeri 4 Takalar. With the aim that (1) teachers at SMA Negeri 4 Takalar produce 1 digital teaching material based on real life according to their respective fields; and (2) SMA Negeri 4 Takalar teachers are able to compile digital teaching materials based on real life, the implementation method offered is a participatory approach and solution. With partner teacher at SMA Negeri 4 Takalarwhich was attended by 18 teachers. Participatory is an approach that proactively involves the proposing team and partners. As for the solution approach, training and mentoring are used. The results based on the greogory test obtained an R value of 0.95 which means that the teaching materials that have been prepared are suitable for use so that it can be concluded that SMA Negeri 4 Takalar teachers are able to compile and produce real life-based digital teaching materials in accordance with their respective fields.
PEMANFAATAN TANAH WAKAF SECARA PRODUKTIF DAN BERKEMAJUAN Agus Nugroho Setiawan; Septi Nur Wijayanti; Wulansari Winahyu
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 3 (2023): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i3.15131

Abstract

Abstrak: Persyarikatan Muhammadiyah Cabang (PCM) Turi yang ada di Kabupaten Sleman, DIY mendapat amanah untuk mengelola tanah wakaf, namun pengelolaannya belum optimal. Tanah wakaf tersebut berpotensi dikembangkan menjadi produktif dengan tanaman pisang karena kondisi lingkungan yang mendukung. Mitra sasaran pengabdian ini adalah PCM Turi yang melibatkan sekitar 20 orang. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan PCM Turi mengelola tanah wakaf menjadi kebun pisang yang produktif, serta menjadikan tanah wakaf sebagai media dakwah bil hal. Untuk mencapai tujuan tersebut digunakan beberapa metode yang meliputi penyuluhan, transfer teknologi, pelatihan, dan pendampingan. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa pengetahuan PCM Turi dalam membangun kebun dan melakukan budidaya pisang meningkat sebesar 75%. Dengan keterampilannya, tanah wakaf yang sebelumnya tidak produktif telah diubah menjadi kebun pisang yang pada saatnya nanti akan menghasilkan buah dan bibit pisang yang menguntungkan dan berkelanjutan. Model pengelolaan tanah wakaf dengan menjadikannya sebagai kebun pisang ini dapat menjadi bagian Persyarikatan Muhammadiyah dalam dakwah bil hal.Abstract: Muhammadiyah Association Branch (PCM) Turi in Sleman Regency, DIY, has been entrusted with managing waqf land, but its management has not been optimal. The waqf land has the potential to be developed to be productive with banana plants due to favorable environmental conditions. The target partner for this service is PCM Turi which involves around 20 people. This community service was conducted to increase PCM Turi's knowledge and skills in managing waqf land into productive banana plantations and making waqf land a medium for da'wah bil hal. Several methods are used to achieve this goal, including counseling, technology transfer, training, and mentoring. The results of community service at PCM Turi show that the PCM Turi's knowledge and skills in building and cultivating banana gardens can increased by 75%. With his skill’s, waqf land previously unproductive land has been converted into a banana garden, producing profitable and sustainable fruit and seeds in time. Through a banana garden, the waqf land management model can become part of the Muhammadiyah Association in preaching bil hal.
PENYULUHAN DAN PELATIHAN PEMERIKSAAN KADAR HEMOGLOBIN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN ANEMIA DALAM KEHAMILAN Ivanna Beru Brahmana; Lilis Suryani
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 3 (2023): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i3.14538

Abstract

Abstrak: Pada tahun 2020 terdapat tujuh ibu hamil (bumil) meninggal di Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah. Jumlah tersebut meningkat 50% dibandingkan tahun sebelumnya. Salah satu penyebab kematian ibu adalah perdarahan, di mana hal tersebut dikarenakan anemia atau kurang darah. Tujuan pengabdian untuk meningkatkan pengetahuan kader kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Desa Begajah mengenai penyebab anemia pada bumil dan upaya pencegahannya, serta melatih pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb) bumil. Metode pengabdian berupa pretes, penyuluhan, postes, dan pelatihan pemeriksaan kadar Hb dengan peralatan yang dihibahkan oleh pengabdi. Peserta yang hadir sebanyak 60 orang, yang terdiri dari para kader kesehatan, bumil, staf puskesmas, dan didukung oleh Kepala Desa Begajah. Nilai pretes di bawah 60 sebesar 36% dan di atas 60 sebanyak 64%. Nilai postes meningkat menjadi 85% yang mendapat nilai lebih dari 60. Hal ini menunjukkan penyuluhan dan pelatihan yang diberikan meningkatkan pengetahuan para kader sebesar 21%. Hasil pemeriksaan kadar Hb menunjukkan semua kader dengan Hb normal.Abstract: In 2020 there were seven pregnant women (pregnant women) who died in Sukoharjo Regency, Central Java. This number increased by 50% compared to the previous year. One of the causes of maternal death is bleeding, which is due to anemia or lack of blood. The purpose of the service is to increase the knowledge of health cadres in the working area of the Begajah Village Health Center regarding the causes of anemia in pregnant women and prevention efforts, and then to train pregnant women to check hemoglobin (Hb) levels. The service method is in the form of pre-test, counseling, post-test, and training on checking Hb levels with equipment donated by the volunteer. There were 60 participants who attended, consisting of health cadres, pregnant women, puskesmas staff, and supported by the Head of Begajah Village. The pretest value below 60 is 36% and above 60 is 64%. The post-test score increased to 85%, which scored more than 60. This shows that the counseling and training provided increased the knowledge of the cadres by 21%. The results of the examination of Hb levels showed that all cadres had normal Hb.
PELATIHAN KOMUNIKASI KADER KESEHATAN DI KABUPATEN SUKOHARJO Aprida Nur Saifatul Arifah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 3 (2023): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i3.15047

Abstract

Abstrak: Kegiatan ini dilakukan selama Praktik Kerja Lapangan di salah satu desa di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah yang memiliki kader kesehatan desa yang aktif. Salah satu permasalahan yang dihadapi yaitu kurangnya pengetahuan dan keterampilan komunikasi yang efektif dan informatif bagi kader kesehatan. Tujuan dari pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan komuniasi kader kesehatan desa. Pelatihan dilakukan dengan metode penyuluhan dan praktik komunikasi kepada masyarakat. Kader kesehatan di desa ini berjumlah 35 orang. Kegiatan ini di evaluasi setelah diadakan penyuluhan dan praktik secara langsung ke masyarakat serta kendala yang dihadapi oleh kader kesehatan desa. Hasil yang diperoleh setelah kegiatan ini yaitu kader kesehatan desa dapat menambah ilmu pengetahuan sebesar 71% dan keterampilan dalam berkomunikasi yang efektif dan informatif.Abstract: This activity was carried out during the Field Work Practice in a village in Sukoharjo Regency, Central Java, which has active village health cadres. One of the problems faced is the lack of knowledge and effective and informative communication skills for health cadres. The purpose of this service is to increase the knowledge and communication skills of village health cadres. The training is carried out using counseling methods and communication practices to the community. There are 35 health cadres in this village. This activity was evaluated after conducting direct counseling and practice to the community and the constraints faced by village health cadres. The results obtained after this activity are that village health cadres can add knowledge and skills in effective and informative communication.
PENDAMPINGAN SISWA USIA SD DALAM PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN MELALUI TEKNIK PEMODELAN Fransiska Jaiman Madu; Mariana Jediut; Marlinda Mulu
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 3 (2023): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i3.14825

Abstract

Abstrak: Rendahnya kemampuan menulis pada siswa sekolah dasar sudah menjadi masalah umum. Salah satunya di Desa Wae Rií, Manggarai, NTT yang mana siswa usia sekolah dasar memiliki kemampuan yang rendah dalam menulis karangan. Hal ini terbukti pada hasil penjaringan data awal dari 20 orang siswa usia SD yang menunjukkan bahwa siswa tidak mampu menyampaikan gagasan secara runtut dan penggunaan kalimat yang baik dan benar. Oleh karena itu, tim menawarkan solusi untuk memberikan treatmen berupa penggunaan teknik pemodelan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis karangan. Adapun metode yang digunakan dalam kegiatan PkM ini yakni (1) tim melakukan penjaringan data awal; (2) tim menentukan solusi; (3) tim menjelaskan cara menulis karangan dengan teknik pemodelan; dan (4) tim melakukan refleksi dan evaluasi. Berdasarkan hasil treatmen yang dilakukan, dapat dikatakan berhasil. Hal ini terlihat pada adanya peningkatan kemampuan siswa dalam menulis karangan sebelum siswa menulis menggunakan teknik pemodelan adalah : 57,5 % sedangkan setelah menggunakan teknik pemodelan adalah 75,5%.Abstract: The lack of writing ability in elementary school students has become a common problem. One of these is in Wae Rií Village, Manggarai, NTT where elementary school-age students cannot write essays. This is evident in the results of the initial data screening from 20 elementary age students which showed that students were not able to convey ideas in sequence and use good and correct sentences. Therefore, the team offers a solution by providing treatment using modeling techniques. It aims to improve students' ability to write essays. The methods used in this PkM activity are (1) the team conducts initial data screening; (2) the team determines the solution; (3) the team explains how to write essays using modeling techniques; dan (4) the team reflects and evaluates. Based on the results, it can be said to be successful. This can be seen from the increase in students' ability to write essays. Before students wrote using modeling techniques, they obtained a presentation of 57.5%, while after using modeling techniques, it was 75.5%.
PEMBERDAYAAN JIWA ENTREPRENEURSHIP SISWA SMAN MELALUI PENDAMPINGAN PROPOSAL BISNIS Nur Rachma; Karlina Ghazalah Rahman; Abdullah Abdullah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 3 (2023): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i3.15026

Abstract

Abstrak: Pelatihan kewirausahaan merupakan kegiatan yang merupakan salah satu solusi untuk mengembangkan karakter Kewirausahaan siswa. Mitra kegiatan pengabdian masyarakat ini berjumlah 5 sekolah dan salah satu mitra yang dituju dalam pengabdian ini adalah SMA Negeri 1 Sidrap, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan. Salah satu masalah terutama bagi siswa sekolah menengah adalah bahwa banyak dari mereka membantu bisnis / bisnis orang tua mereka, tetapi sebagian besar siswa tidak memiliki pemahaman tentang bagaimana melakukan kewirausahaan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa dalam mengembangkan karakter kewirausahaan guna mengingkatkan taraf hidup masyarakat khususnya di Kabupaten Sidrap. Oleh karena itu, perlu adanya motivasi, pemahaman, dan pelatihan tentang bagaimana mengembangkan karakter kewirausahaan bagi siswa. Metode pelaksanaan layanan ini adalah metode sosialisasi, workshop pendampingan proposal bisnis, wawancara, serta dokumentasi dan evaluasi menggunakan kuesioner. Untuk mengukur tingkat keberhasilan program kegiatan ini, dilakukan dengan mengukur: (1) tingkat partisipasi mitra, (2) tingkat keaktifan peserta pelatihan, dan (2) tingkat pengetahuan dan keterampilan peserta pelatihan. Hasil dari pelaksanaan layanan ini antara lain: (1) Peningkatan pengetahuan dan pemahaman Mitra tentang kewirausahaan sebesar 80%, (2) Pengembangan karakter siswa dalam berwirausaha sebesar 80%, (3) Peningkatan motivasi mahasiswa untuk menjadi Entrepreneur sebesar 80%, (4) Peningkatan pengetahuan dan pemahaman Mitra mengenai manajemen bisnis atau usaha yang baik sebesar 75%, dan (5) Peningkatan keterampilan Mitra dalam membuat/mendirikan usaha atau bisnis sebesar 75%.Abstract: Entrepreneurship training is an activity that is one of the solutions to develop students' entrepreneurial character. The partners of this community service activity are 5 schools and one of the intended partners in this service is SMA Negeri 1 Sidrap, Sidrap Regency, South Sulawesi. One of the problems especially for high school students is that many of them help their parents' businesses/businesses, but most students have no understanding of how to do entrepreneurship. The purpose of this activity is to increase students' motivation and understanding in developing entrepreneurial character in order to improve the standard of living of the community, especially in Sidrap Regency. Therefore, there is a need for motivation, understanding, and training on how to develop entrepreneurial character for students. The methods of implementing this service are socialization methods, business proposal mentoring workshops, interviews, as well as documentation and evaluation using questionnaires. To measure the success rate of this activity program, it is carried out by measuring: (1) partner participation rate, (2) trainee activeness level, and (2) training participant knowledge and skill level. The results of the implementation of this service include: (1) Increasing Partners' knowledge and understanding of entrepreneurship by 80%, (2) Developing students' character in entrepreneurship by 80%, (3) Increasing student motivation to become Entrepreneurs by 80%, (4) Increasing Partners' knowledge and understanding of good business management or business by 75%, and (5) Increasing Partners' skills in creating/establishing businesses or businesses by 75%.
EFEKTIVITAS TABEL PRIORITAS DALAM MENINGKATKAN MANAJEMEN WAKTU BERORGANISASI Dian Dwi Nur Rahmah; Firjatullah Firjatullah; Edi Saputro; Aulia Dwi Silvianti; Nadya Nur Yulia Zahra; Annisa Kiftiyah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 3 (2023): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i3.14829

Abstract

Abstrak: Efektivitas organisasi sangat penting dalam memberikan gambaran mengenai keberhasilan suatu kegiatan organisasi untuk mencapai tujuannya, dan salah satu yang memengaruhi efektivitas organisasi adalah manajemen waktu. Tujuan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan manajemen waktu melalui tabel prioritas Eisenhower Decision Matrix. Pelatihan ini diadakan pada kepada Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda dan diikuti oleh 20 peserta. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan eksperimental dan meliputi tahapan Training Need Analysis (TNA), modul pelatihan, evaluasi pembelajaran, evaluasi pemaparan materi, uji pre-test dan uji post-test. Hasil pengumpulan data melalui pre-test dan post-tes ditemukan peningkatan sebesar 28%. Terdapat peningkatan rata-rata hasil belajar peserta mengenai manajemen waktu, serta pada hasil evaluasi reaksi yang diisi oleh peserta sebagian besar setuju bahwa pelatihan berjalan optimal dan materi yang disampaikan oleh trainer menarik. Disimpulkan bahwa penggunaan tabel prioritas Eisenhower Decision Matrix mengalami peningkatan terhadap manajemen waktu dalam organisasi.Abstract: Organizational effectiveness is very important in providing an overview of the success of an organization's activities in achieving its goals, and one that influences organizational effectiveness is time management. Aim of this training is to increase time management insight and skills through the Eisenhower Decision Matrix priority table. This training was held at the Student Executive Council of the Faculty of Sharia, State Islamic University of Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda and was attended by 20 participants. The research method used is an experimental approach and includes the stages of Training Need Analysis (TNA), training modules, learning evaluation, evaluation of material exposure, pre-test and post-test. The results of data collection through the pre-test and post-test found an increase of 28%. There was an enhancement in the average learning outcomes of the participants regarding time management, as well as in the evaluation results of the reactions filled in by the participants, most of them agreed that the training ran optimally and the material presented by the trainers was interesting. It was concluded that the use of the Eisenhower Decision Matrix priority table has increased the time management in the organization.
SOCIALISATION OF INTERNET USE AND UTILIZATION ETHICS TO WOMEN OF FAMILY WELFARE DEVELOPMENT Indra Kurniawan; Andri Rahadyan; Halimatussa'diah Halimatussa'diah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 3 (2023): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i3.14933

Abstract

Abstrak: Tim melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat dengan tema etika menggunakan dan memanfaatkan internet dalam penjualan berbasis online. Masyarakat kini semakin senang menggunakan teknologi informasi (internet) dan berdampak positif dalam penggunaan internet sebagai sarana pembelajaran. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kelompok ibu-ibu Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Cipayung tentang etika penggunaan dan pemanfaatan internet. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dilakukan melalui beberapa tahapan seperti pengkajian, perencanaan dan pengembangan, pelaksanaan (sosialisasi), dan evaluasi. Jumlah peserta sekitar 20 orang ibu-ibu PKK Rukun Tetangga 04 Cipayung. Berdasarkan hasil tersebut diperoleh informasi bahwa kegiatan ini sangat relevan dengan kebutuhan peserta. Kegiatan ini menambah pengetahuan dan keterampilan tentang etika menggunakan dan memanfaatkan internet. Jika dibuat dalam bentuk persentase naik dari kemampuan awal 30%, setelah sosialisasi, yang paham menjadi lebih dari 60%.Abstract: People are now increasingly happy to use information technology (internet) and have a positive impact on using the Internet as a learning facility. This community service activity aims to increase the understanding of the women's group of Family Welfare Development of Cipayung regarding the ethics of using and utilising the Internet. The team was carrying out community service programs with the theme of ethics of using and utilising the internet in online-based sales. The implementation of community service is carried out through several stages such as assessment, planning and development, implementation (socialisation), and evaluation. The number of participants were around 20 women in the Family Welfare Development of the Neighbourhoods Association 04 Cipayung. Based on the results, information was obtained that this activity was very relevant to the needs of the participants. It increases knowledge and skills regarding the ethics of using and utilising the internet. If made in a percentage, it rises from the initial ability of 30%, after socialisation, the number who understands becomes more than 60%.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN DETEKSI ANEMIA PADA REMAJA MELALUI PERAN KARANG TARUNA DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING Puspita Sukmawaty Rasyid; Rabia Zakaria; Ade Zakiya Tasman Munaf; Nurhidayah Nurhidayah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 3 (2023): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i3.14583

Abstract

Abstrak: Remaja adalah kelompok usia yang berperan dalam upaya pencegahan stunting. Kejadian kehamilan remaja yang semakin tinggi menjadi salah satu faktor penyebab tingginya kejadian stunting. Hasil observasi menunjukkan kurangnya peran karang taruna dalam mencegah stunting pada remaja sehingga perlu pendampingan untuk memperoleh peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam mendampingi remaja agar terhindar dari stunting. Metode kegiatan pengabdian adalah pendampingan remaja sejumlah 50 orang oleh mitra yaitu karang taruna sejumlah 15 orang, terdiri dari tiga tahap yaitu tahap pertama memberikan edukasi dan sosialisasi pencegahan stunting, persiapan kehamilan sehat, pentingnya Tablet Tambah Darah (TTD), cara mengkonsumsi, demonstrasi deteksi anemia, pemeriksaan Hb pre intervensi. Tahap pertama juga dilakukan pretest dan posttest pada remaja. Tahap 2, pemantauan remaja oleh karang taruna dengan pendampingan tim pengabmas dan tahap 3, pemeriksaan Hb post intervensi. Hasil yang diperoleh terdapat peningkatan pengetahuan dengan kategori baik sebesar 28%, peningkatan kadar Hb sebesar 28% dan adanya kemandirian remaja dalam mendeteksi anemia dan mengkonsumsi TTD.Abstract: Adolescents are a critical age group in efforts to prevent stunting. The increasing incidence of adolescent pregnancy is one of the contributing factors to the high incidence of stunting. Observations have shown that youth organizations have limited roles in preventing stunting among adolescents. Therefore, guidance is necessary to improve their knowledge and skills to prevent stunting. This study employed a community engagement approach, involving guiding 50 adolescents by a partner organization comprising 15 members in three stages. The first stage included education and socialization on preventing stunting, healthy pregnancy, the importance of Iron-Folic Acid (IFA) supplementation, demonstrating anemia detection, and conducting Hb pre-intervention tests, as well as pre and post-tests for the adolescents. The second stage involved monitoring by the youth organization and outreach team, and in the third stage, post-intervention Hb testing was conducted. Results indicated a significant improvement in knowledge by 28%, increased Hb levels by 28%, and increased self-reliance among adolescents in detecting anemia and consuming IFA.