cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,306 Documents
PENINGKATAN PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI MELALUI PELATIHAN FROZEN HEALTHY FOOD Yani Rizal; Muhammad Fuad; Natasha Natasha; Rini Mastuti; Sorbakti Sinaga
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.18029

Abstract

Abstrak: Kelompok Wanita Tani (KWT) Citra Karsa merupakan UMKM yang bergerak dalam sektor produksi sayur-sayuran. Untuk meningkatkan pendapatan kelompok maka perlu adanya modifikasi produk. Nuget sayur merupakan makanan yang memiliki kandungan gizi dan sehat serta memiliki nilai ekonomi namun masih dapat terjangkau oleh semuan kalangan. Tujuan dilakukannnya pengabdian ini adalah meningkatkan hardskill dan softskill mitra dalam hal mengolah sayuran menjadi produk frozen healthy food, pemasaran produk, dan peningkatan pendapatan mitra. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Focus Group Discussion (FGD), Pelatihan dasar-dasar kewirausahaan, pengolahan nilai tambah produk sayuran, promosi dan pemasaran, Pendampingan, Monitoring dan evaluasi, Pendampingan pasca kegiatan, dan Persiapan pengabdian tahap 2. Hasil pengabdian yang dilakukan menunjukkan hasil bahwa telah terjadi peningkatan hardskill dan softskill mitra hingga 90% serta mitra telah mampu memproduksi nuget sayur yang dapat diterima oleh pasar dan mitra telah mampu mendapatkan peghasilan Rp. 1.250.000 per bulan. Hasil pengabdian ini menunjukkan potensi yang sangat besar serta pentingnya pengabdian lanjutan untuk mengembangkan mitra KWT Citra Karsa lebih baik.Abstract: The Citra Karsa Women Farmers Group (KWT) is an MSME operating in the vegetable production sector. To increase the group's income, it is necessary to modify the product. Vegetable nuggets are a food item with nutritional and healthy content, as well as economic value, while remaining affordable for all groups. The aim of carrying out this service is to improve partners' hard skills and soft skills in processing vegetables into frozen healthy food products, product marketing, and increasing partners' income. The methods used in this service include Focus Group Discussions (FGD), training on the basics of entrepreneurship, value-added processing of vegetable products, promotion and marketing, mentoring, monitoring and evaluation, post-activity assistance, and preparation for stage 2 of the service. The results of the service show that there has been a 90% increase in partners' hard skills and soft skills. Partners have successfully produced vegetable nuggets that are accepted by the market, and they have been able to earn an income of Rp. 1,250,000 per month. The results of this service show enormous potential and emphasize the importance of continued service to better develop KWT Citra Karsa partners.
MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS TPACK PENTING BAGI GURU-GURU BAHASA INDONESIA DI KOTA MEDAN Muhammad Isman; Syamsuyurnita Syamsuyurnita; Nadra Amalia
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.18904

Abstract

Abstrak: Kegiatan ini diperuntukkan bagi guru-guru di SMK Tritech Informatika Medan, dengan tujuan utama meningkatkan kapabilitas guru bahasa Indonesia dalam memanfaatkan dan mengembangkan kemampuan para guru yakni multimedia interaktif berbasis TPACK. Pembelajaran bahasa Indonesia akan kurang bermakna dan tidak berkesan serta membosankan tanpa sintegritas dalam pengelolaan pembelajaran yang tepat dan tidak efektif dilaksanakan tanpa adanya media pembelajaran yang menarik. Hasil Pelatihan terlihat bahwa kemampuan guru bahasa Indonesia sebelum menggunakan multimedia interaktif memperoleh 70,5 pada kategori baik. Kemampuan evaluasinya 75 atau cukup baik. Kemampuan reflesi dan remedial sebesar 75,01 atau cukup baik. Sedangkan kemampuan menggunakan media dan teknologi sebesar 65,05 atau rendah. Adapun, kemampuan pembelajaran setelah menggunakan multimedia interaktif sebesar 85,5, kemampuan dalam pelaksanaan pembelajaran 83,3, sedangkan kemampuan evaluasi sebesar 87,9, kemampuan pengguna media dan teknologi 88,7. Dari Hasil pelatihan tersebut, menunjukkan kombinasi pendapat dari para guru bahasa Indonesia sebagai peserta pelatihan tentang multimedia interaktif, tingkat kecenderungan kepuasan guru terhadap kegiatan pelatihan, terkhusus terhadap penggunaan multimedia interaktif Sangat baik.Abstract: This activity is intended for teachers at SMK Tritech Informatika Medan, with the main objective of increasing the capability of Indonesian language teachers in utilising and developing the ability of teachers, namely TPACK-based interactive multimedia. Indonesian language learning will be less meaningful and memorable and boring without integrity in proper learning management and ineffective implemented without attractive learning media. Training results showed that the ability of Indonesian language teachers before using interactive multimedia obtained 70.5 in the good category. The evaluation ability is 75 or good enough. Reflection and remedial skills are 75.01 or quite good. While the ability to use media and technology is 65.05 or low. Meanwhile, the learning ability after using interactive multimedia is 85.5, the ability to implement learning is 83.3, while the evaluation ability is 87.9, the ability to use media and technology is 88.7. From the results of the training, showing a combination of opinions from Indonesian language teachers as trainees about interactive multimedia, the level of teacher satisfaction tendency towards training activities, especially towards the use of interactive multimedia is very good.
SOSIALISASI STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN TANPA ENTITAS PUBLIK GUNA PENINGKATAN KUALITAS PELAPORAN KEUANGAN PADA UMKM Dirvi Surya Abbas; Sigit Budi Santoso; Daniel Rahandri; Imam Hidayat
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.19191

Abstract

Abstrak: UMKM ialah suatu usaha berbasis kemasyarakatan dengan bermacam-macam jenis usahanya serta berlokasi di kelurahan kotabumi – Kabupaten Tangerang. UMKM di kelurahan kotabumi memiliki permasalahan dalam proses usahanya, yakni: belum memiliki pemahaman akuntansi sesuai dengan SAK ETAP. Maka dari itu, Tim PkM mengadakan kegiatan sosialisasi akuntansi sesuai SAK ETAP untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang penyelenggaraan pembukuan akuntansi sesuai SAK ETAP dalam pengkondisian usaha pegiat UMKM. Tahap pertama, adalah Tahap Persiapan. Tahap kedua, adalah tahap pelaksanaan. Dan tahap ketiga, adalah evaluasi program. Agar pelaksanaan tersebut dapat berjalan dengan baik, maka dilakukan dua pendekatan, yakni, sosialisasi dan diskusi, dengan melibatkan 15 pegiat UMKM. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, diketahui bahwa pemahaman Pengenalan akun dasar pembukuan akuntansi sesuai SAK-ETAP mengalami peningkatan sebesar 90% dari sebelumnya yakni 15%. Kedua, Pengenalan mengenai pemahaman akuntansi terkait dari alur proses akuntansi sesuai SAK – ETAP mengalami peningkatan sebesar 75% dari sebelumnya yakni 50%. Dan ketiga, Pengenalan tata cara pembuatan pembukuan akuntansi sesuai SAK – ETAP mengalami peningkatan sebesar 65% dari sebelumnya yakni 50%.Abstract: MSME is a community-based business with various types of businesses and is located in the village of Kotabumi – Tangerang Regency. MSMEs in Kotabumi Village have problems in their business processes, namely: do not have an understanding of accounting in accordance with SAK ETAP. Therefore, the PkM Team held accounting socialization activities according to SAK ETAP to increase knowledge and understanding of the implementation of accounting bookkeeping according to SAK ETAP in conditioning the business of MSME activists. The first stage, is the Preparatory Stage. The second stage, is the implementation stage. And the third stage, is program evaluation. In order for the implementation to run well, two approaches were carried out, namely, socialization and discussion, involving 15 MSME activists. Based on the evaluation conducted, it is known that the understanding of the introduction of basic accounting bookkeeping accounts according to SAK-ETAP has increased by 90% from the previous 15%. Second, the introduction of related accounting understanding from the flow of the accounting process according to SAK – ETAP has increased by 75% from the previous 50%. And third, the introduction of accounting bookkeeping procedures according to SAK – ETAP has increased by 65% from the previous 50%.
PELATIHAN PIJAT BAYI SEHAT BAGI IBU DAN KADER POSYANDU DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING Revinel Revinel; Fatimah Fatimah; Medya Aprilia Astuti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.19491

Abstract

Abstrak: Mengoptimalkan pertumbuhan pada bayi selain nutrisi yang diberikan oleh ibu, perlu juga di berikan rangsangan stimulasi atau pijat bayi. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan melalui pelatihan pijat bayi sebagai upaya pencegahan stunting pada Balita bagi ibu dan kader di posyandu Mekar sari Tugu Utara Koja Jakarta Utara. Metode: Ceramah, pemutaran video dan tanya jawab serta demontrasi. Peserta 19 ibu yang mempunyai bayi dari usia 6 sampai 24 bulan dan 7 orang kader posyandu. Evaluasi yang dilakukan dengan melihat kemampuan ibu dan kader dapat melakukan pijat bayi sehat serta hasil pre-test dan post-test, sebelum dan sesudah diberikan materi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kemampuan ibu dengan hasil pre-test 63,2,% dan post-test 84,2% dan kader posyandu hasil Pre-test 57,1% dan post-tes 85,7%. Pemberian pelatihan pijat bayi efektif untuk pemberdayaan ibu dan kader dalam upaya minimalisasi stunting melalui pijat bayi sehat dapat memberikan asuhan terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal.Abstract: Optimize the baby's growth and development, it also necessary to provide stimulation with baby massage. This community service aims to increase knowledge, understanding, and skills through baby massage training as an effort to prevent stunting in toddlers for mothers and cadres at Posyandu Mekar Sari Tugu Utara Koja. Methods: Lectures, video screenings, questions answers, and demonstrations. The participants were 19 mothers with babies aged 6 to 24 months and 7 posyandu cadres. Evaluation is carried out by looking at the ability of mothers and cadres in massaging healthy babies as well as the results of pretest and posttest, before and after being given the material. The results of this activity showed an increase in the knowledge and abilities of mothers with pretest results of 63.2% and posttest 84.2% and cadres with pretest results of 57.1% and posttest 85.7%. Baby massage training is effective in empowering mothers and cadres to minimize stunting and provide optimal stimulation for children's growth and development. 
PENANAMAN POHON CEMARA SEBAGAI LANGKAH PENCEGAHAN ABRASI DI PANTAI WATU PECAK M. Bahri Musthofa; Fachrul Dedy Firmansyah; Halimatus Syakdiah; Meilina Gomes
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.17647

Abstract

Abstrak: Pengabdian kepada masyarakat ini difokuskan pada mitigasi abrasi di Pantai Watu Pecak, Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang. Kegiatan ini dilaksanakan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA), khususnya oleh kelompok 66 yang berkolaborasi dengan Desa Tangguh Bencana (Destana) Selok Awar-Awar, dengan partisipasi sebanyak 5 anggota. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga Pantai Watu Pecak. Kegiatan ini penting dilakukan sebab masalah abrasi terjadi berkelanjutan dan berdampak negatif. Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan 25 peserta dari Paguyuban Warung, Ojek Kuda, Nelayan, dan Petani. Pelaksanaannya meliputi program sosialisasi dan praktikum yang berfokus pada peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga Pantai Watu Pecak. Hasil dari kegiatan ini mencerminkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta setelah sosialisasi, dengan rata-rata peningkatan sebesar 39,65. Selain itu, pohon cemara yang ditanam dalam program ini tetap hidup, seperti yang terlihat dalam pengamatan setelah satu bulan. Seluruh program ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mitigasi pada abrasi.Abstract: Community service is focused on abrasion mitigation at Watu Pecak Beach, Selok Awar-Awar Village, Pasirian District, Lumajang Regency. This activity is carried out throught the Real Work Lecture (KKN) program of Sunan Ampel Islamic University (UINSA), specifically by group 66 collaborating with the Disaster Resilient Village (Destana) of Selok Awar-Awar, with participation of 5 members. This activity aims to increase public awareness of the importance of protecting Watu Pecak Beach. This activity is important because the abrasion problem occurs continuously and has a negative impact. Additionally, it invoves 25 participants from the stall, horse taxi, fisherman, amd farmers community. Implementation includes socialization and practical sessions focused on raising community awareness about the importance of preserving Watu Pecak Beach. The results of this activity reflect a significant increase in participants’ knowledge after the socialization, with an average of 39,65. Furthermore, the pine trees planted in this program are still thriving, as observed after one month. The entire program has successfully raised community awareness about the importance of abrasion mitigation.
PENDAMPINGAN KEBERLANJUTAN USAHA BERBASIS APLIKASI AKUNTANSI Halpiah Halpiah; Hery Astika Putra; Apriliya Yudistira; Baiq Qistinnisa; Firmansyah Firmansyah; Muhammad Ziad Iqbal
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.19449

Abstract

Abstrak: PKM bertujuan untuk menungkatkan pengetahuan bisnis, kemampuan penyusuanan laporan keuangan sesuai SAK-EMKM berbasis aplikasi akuntansi VBA Macro, yang di mulai dari tahap perancangan kegiatan dengan metode observasi, wawancara, tahap pelaksaan dengan metode edukasi, pendampingan dan tahap eveluasi metode perbandingan persentase tingkat keberhasilan sebelum dan sesudah kegiatan PKM, dengan hasil pengetahuan bisnis mitra meningkat dari 45% menjadi 95% dan kemauan dan kemampuan membuat pencatatan akuntansi serta menyusun laporan keuangan sesuai SAK-EMKM menggunakan aplikasi akuntansi VBA Macro meningkat dari 40% menjadi 90%.Abstract: PKM aim to increase business knowledge and the ability to prepare financial reports according to SAK-EMKM based on the VBA Macro accounting application, starting from the activity design stage using the observation, interview method, the implementation stage using the education method, mentoring and the evaluation stage using the percentage comparison method. success rate before and after PKM activities, with the result that partners' business knowledge increased from 45% to 95% and the willingness and ability to make accounting records and prepare financial reports according to SAK-EMKM using the VBA Macro accounting application increased from 40% to 90%. 
PENDAMPINGAN DAN EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DALAM OPTIMALISASI PHBS DI PANTI ASUHAN AISYIYAH HUMAIRAH PALEMBANG Yulius Tiranda; Sri Tirtayanti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.17670

Abstract

Abstrak: Masa remaja merupakan fase kunci dalam perkembangan manusia yang merupakan tahap transisi dari masa anak-anak ke masa dewasa dengan melewati beberapa tahapan proses dan tugas perkembangan dalam masa hidupnya. Pemahaman tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) khususnya kesehatan reproduksi bagi anak-anak di panti asuhan sangatlah penting sehingga setiap anak perlu mandiri dan memiliki kesadaran yang tinggi akan pentingnya hidup bersih dan sehat. Mitra pengabdian masyarakat ini adalah panti asuhan asisyiyah humairah Palembang. Kelompok sasaran pengabdian masyarakat ini adalah anak-anak panti asuhan asisyiyah humairah Palembang. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk: (1) Memberikan pendampingan dan edukasi secara maksimal dengan melibatkan keterlibatan remaja panti asuhan dalam mengimplementasikan perawatan kesehatan remaja; dan (2) Meningkatkan pengetahun mengenai pentingnya kesehatan remaja secara fisik dengan keterkaitan sesuai ketentuan syariah. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dimulai bulan Januari – Maret 2023 dengan menggunakan metode ceramah, pendampingan dan diskusi. Edukasi yang diberikan kepada remaja di panti asuhan asiyah humairah Palembang dapat meningkatkan pengetahuan remaja dengan nilai pretest sebesar 40% dan nilai posttest diperoleh sebesar 85% peningkatan pengetahuan tentang masalah kesehatan reproduksi pada remaja. pemberian pendampingan dan edukasi pada remaja cukup efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi dalam optimalisasi HBS.Abstract: Adolescence is a key phase in human development which is a transitional stage from childhood to adulthood by going through several stages of developmental processes and tasks during their lifetime. Understanding Clean and Healthy Behavior (PHBS), especially reproductive health for adolescen in orphanages, is crucial. Hence, every adolesence needs to be independent and have a high awareness of the importance of clean and healthy behavior. This community service partner was the Asisyiyah Humairah Orphanage in Palembang. The target group for this community service is the children of the Palembang Asisyiyah Humairah Orphanage. The aim of this community service activity is to: (1) Providing maximum assistance and education by involving orphanage youth in implementing adolescent health care; and (2) Increasing knowledge about the importance of physical health of adolescents in relation to sharia provisions. Implementation of this community service activity started in January – March 2023 using lecture, mentoring and discussion methods. The education provided to adolescence at the Asiyah Humairah Palembang orphanage can increase teenagers' knowledge, especially about reproductive health problems in teenagers. Providing assistance and education to adolescence is quite effective in increasing teenagers' knowledge about reproductive health in optimizing PHBS.
PENDAMPINGAN PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK DAPUR BERSAMA IBU RUMAH TANGGA DAN UNIT USAHA TPST BUMDES MENGGUNAKAN PARTISIPATORY RURAL APPRAISAL Fahriyah Fahriyah; Tri Ardyati; Yusri Fajar; Vi’in Ayu Pertiwi; Anisa Aprilia; Riyanti Isaskar; Zamratul Akbar; Ilyaza Agung Himawan; Dwi Gatot Sabarno; Wheny Anggi Anggraini; Khoirunnisa Bai
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.19378

Abstract

Abstrak: Pengelolaan sampah di Indonesia merupakan suatu hal yang sangat memprihatinkan, dimana sampah yang terorganisir memberikan tantangan yang besar dan menimbulkan berbagai akibat yang merugikan, termasuk pencemaran lingkungan yang dapat berdampak buruk pada ekosistem. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat serta mengubah perilaku dalam penanganan limbah sampah organik. Salah satu daerah yang terdapat timbulan sampah adalah TPST BUMDes Sumber Sejahtera Desa Pujon Kidul. Masyrakat dan BUMDes dijadikan sebagai mitra dengan kontribusi sebagai penyedia sarana dan penggerak untuk terlibat dalam program pendampingan, jumlah masyarakat yang terlibat langsung dalam kegiatan ini sebanyak 149 responden. Metode yang digunakan ialah pendekatan Partisipatory Rural Appraisal (PRA), metode yang mengikut sertakan masyarakat dalam proses membangun dan mengembangkan suatu kegiatan. Hasil yang diperoleh adalah peningkatkan pengetahuan mengenai pengolahan sampah organik dapur kepada Ibu Rumah Tangga dan unit usaha TPST BUMDes Sumber Sejahtera sebesar 62% yang ditinjau dari penilaian Pre-test dan Post-test.Abstract: Waste management in Indonesia is a matter of great concern, where organized waste poses a great challenge and causes various adverse consequences, including environmental pollution that can adversely affect the ecosystem. This research aims to increase community awareness and skills and change behavior in handling organic waste. One of the areas where waste is generated is TPST BUMDes Sumber Sejahtera Pujon Kidul Village. The community and BUMDes are used as partners with contributions as providers of facilities and drivers to be involved in the mentoring program, the number of people directly involved in this activity is 149 respondents. The method used is the Participatory Rural Appraisal (PRA) approach, a method that includes the community in the process of building and developing an activity. The results obtained were an increase in knowledge about processing organic kitchen waste to housewives and the TPST BUMDes Sumber Sejahtera business unit by 62% which was reviewed from the Pre-test and Post-test assessments.
EDUKASI PENGELOLAAN MINYAK JELANTAH MENJADI SABUN CAIR MENGGUNAKAN METODE SAPONIFIKASI Himati Syahidah; Inas Marwaa Dzakiya; Rio Alviani Ari Setiawan; Qisty Dzakiyyatu Husna; Ayu Khoirotul Umaroh
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.19375

Abstract

Abstrak: Pengelolaan minyak jelantah menjadi sabun cair pada masyarakat Desa Grogol merupakan implementasi aksi guna mengurangi limbah minyak jelantah melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat desa. Pemanfaatan minyak jelantah menjadi salah satu fokus dalam penanganan limbah sederhana yang dihasilkan dari kegiatan rumah tangga. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan empat tahapan yakni tahap persiapan (survei lokasi, penentuan prioritas, dan perizinan tempat penelitian), tahap sosialisasi (tentang PPK Ormawa dan tentang pembuatan sabun cair dari minyak jelantah), tahap pelatihan, dan tahap evaluasi. Metode pengabdian masyarakat yakni sosialisasi dan praktik secara langsung dalam membuat sabun dari minyak jelantah. Warga setempat yang mengikuti pelatihan menyatakan bahwa sabun cair hasil olahan minyak jelantah tersebut sangat bermanfaat untuk mencuci tangan. Selain itu, hasil sosialisasi yang dilakukan juga meningkatkan pengetahuan warga terhadap pengelolaan minyak jelantah dari 90% saat sosialisasi menjadi 96.6% setelah pelatihan.Abstract: Management of used cooking oil into liquid soap in the Grogol Village community is an implementation of action to reduce used cooking oil waste through village community empowerment activities. Utilizing used cooking oil is one of the focuses in handling simple waste generated from household activities. This community service is carried out in four stages, namely the preparation stage (site survey, prioritization, and licensing of research sites), the socialization stage (about PPK Ormawa and about making liquid soap from used cooking oil), the training stage, and the evaluation stage. The community service method is socialization and direct practice in making soap from used cooking oil. Residents who took part in the training stated that the liquid soap made from used cooking oil was very useful for washing hands. Apart from that, the results of the outreach also increased residents' knowledge of used cooking oil management from 90% during the outreach to 96.6% after the training.
PEMBUATAN BOKASHI BERSAMA KELOMPOK WANITA TANI NEKA BEGAS: PENYULUHAN DAN PENDAMPINGAN Fany Juliarti Panjaitan; Muhammad Noor Ariefin; Rizki Adiputra Taopan; Defiyanto Djami Adi; Viktorius Ocen Kurniawan; Maximillianus Ryanto; Yohanes Gabriel Wago
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.17714

Abstract

Abstrak: Bokashi merupakan salah satu pupuk organik yang berperan dalam meningkatkan kesuburan tanah dan ramah lingkungan. Namun, pemahaman petani tentang pembuatan bokashi masih minim sehingga perlu dilakukan kegiatan penyuluhan dan pendampingan tentang pembuatan bokashi. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anggota kelompok wanita tani tentang pembuatan bokashi dan mampu membuat bokashi secara mandiri. Pengabdian kepada masyarakat ini telah dilaksanakan pada bulan Agustus 2022. Metode pengabdian terdiri dari penyuluhan dan pendampingan pembuatan bokashi. Evaluasi dilakukan dengan mengobservasi pemahaman dan keterampilan anggota kelompok wanita tani pada saat kegiatan berlangsung dan pasca kegiatan. Kelompok sasaran kegiatan pengabdian ini adalah KWT Neka Begas, kelompok dampingan program TEKAD yang dibentuk pada bulan November 2021. Anggota yang berpartisipasi dalam kegiatan pengabdian sebanyak 22 orang Hasil dari pendampingan yang dilakukan baik secara luring maupun daring meningkatkan pemahaman mitra tentang pembuatan bokashi sekitar 93,6%. Hasil analisis bokashi untuk parameter C-organik, C/N, kadar N, P dan K telah memenuhi persyaratan SNI 19-7030-2004 dan persyaratan teknis minimal pupuk organik padat menurut Keputusan Menteri Pertanian RI nomor 261/KPTS/SR.310/M/4/2019, namun parameter kadar air belum memenuhi standar.Abstract: Bokashi is an organic fertilizer that plays a role in increasing soil fertility and is environmentally friendly. However, farmers' understanding of making bokashi is still minimal, so it is necessary to carry out counseling and assistance activities regarding making bokashi. The service activity aims to increase the understanding of women farmer group members about making bokashi and being able to make bokashi independently. This community service was carried out in August 2022. The service method consists of counseling and assistance in making bokashi. Evaluation is carried out by observing the understanding and skills of women farmer group members during and after the activity. The target group for this service activity is KWT Neka Begas, a group assisted by the TEKAD program which was formed in November 2021. The members who participated in the service activity were 22 people. The results of the assistance carried out both offline and online increased partners' understanding of making bokashi by around 93.6 %. The results of the bokashi analysis for the parameters C-organic, C/N, N, P and K levels have met the requirements of SNI 19-7030-2004 and the minimum technical requirements for solid organic fertilizer according to Decree of the Minister of Agriculture of the Republic of Indonesia number 261/KPTS/SR.310/M /4/2019, but the water content parameters do not meet the standards.