cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,932 Documents
PERANAN E-COMMERCE DALAM PENGEMBANGAN BISNIS PADA PKK Jeperson Hutahaean; Neni Mulyani; Zulfi Azhar; Adinda Salsabila; Dewi Ananda
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.19736

Abstract

Abstrak: Untuk mempercepat dan meningkatkan penjualan cepat maka dengan melihat perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat tersebut kita dapat memanfaatkan suatu layanan secara online yang berupa e-commerce. PKK Desa Mekar Sari Kabupaten Asahan, memiliki banyak aktifitas yang aktif dilakukan pada beberapa daerah di lingkungan Desa Mekar Sari, diataranya menjalankan proses bisnis secara konvensional. Dengan pengetahuan teknologi seperti peranan E-commerce dalam pengenbangan bisnis diharapkan dapat diaplikasikan dan digunakan dalam mempermudah sebagai media promosi dan transakdi bisnis dalam pengembangan penjualan dan pembelian produk. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah meningkatkan kemampuan tim PKK Desa Mekar Sari dalam memahami dan mengimplementasikan proses bisnis secara e-commerce dengan pengelolaan toko online. Metode pelatihan yang dilaksanakan dengan cara diskusi dan praktek untuk menyampaikan pengetahuan pengenalan komputer dan latihan penggunaan aplikasi e-commerce kepada 1 mitra, tim PKK Desa Mekar Sari Kabupaten Asahan. Kegiatan ini menggunakan pengetahuan secara teori dan praktek di ruangan. Hasil penilaian akhir kegiatan, para peserta dapat memahami materi yang disampaikan berdasarkan dari hasil perolehan angka penilaian dari hasil uji posttest. Peserta pelatihan berhasil menyelesaikan pencapaian pelatihan ini dengan baik dari hasil nilai pre-test rata-rata 90,4%.. Penyampaian materi terdiri dari beberapa sesi, yaitu: penjelasan, praktek , dan diskusi.Abstract: To speed up and increase sales quickly, by looking at the very rapid development of information technology, we can take advantage of an online service in the form of e-commerce. PKK Desa Mekar Sari Village, Asahan Regency, has many active activities carried out in several areas within Desa Mekar Sari Village, including carrying out conventional business processes. With technological knowledge such as the role of E-commerce in business development, it is hoped that it can be applied and used to facilitate promotional media and business transactions in developing product sales and purchases. The aim of community service activities is to improve the ability of the Desa Mekar Sari, Village PKK team in understanding and implementing e-commerce business processes by managing online stores. The training method is carried out by means of discussion and practice to convey computer knowledge and practice using e-commerce applications to 1 partner, the PKK team in Desa Mekar Sari, Asahan Regency. This activity uses theoretical and practical knowledge in the room. As a result of the final assessment of the activity, the participants were able to understand the material presented based on the results of the assessment scores obtained from the posttest test results. The activity material provided to participants can be used and utilized in business development through E-Commerce. The training participants successfully completed this training achievement with an average pretest score of 90.4%. The delivery of the material consists of several sessions, namely: explanation, practice, and discussion.
EDUKASI DAN PRAKTIK PEMBUATAN MINYAK PIJAT AROMATERAPI UNTUK SWAMEDIKASI DI KOTA DAN KABUPATEN MALANG Thia Amalia; Queen Intan Nurrahmah; Uswatun Khasanah; Agustina Dwi Ilmi Hadiwasito; Annisa Nur Fitriani
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 4 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i4.25347

Abstract

Abstrak: Aromaterapi merupakan salah satu terapi komplementer yang memanfaatkan minyak atsiri sebagai komponen aktif. Meskipun memiliki banyak manfaat, penggunaan minyak atsiri yang tidak tepat dapat menimbulkan risiko kesehatan. Penelitian Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya anggota Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), dalam pemanfaatan minyak atsiri sebagai aromaterapi untuk pengobatan mandiri di rumah. Kegiatan edukasi dan pelatihan dilaksanakan di tiga kecamatan di Kota dan Kabupaten Malang dengan melibatkan 50 orang peserta dengan latar belakang pendidikan dan pekerjaan yang beragam. Melalui penyuluhan dan praktik langsung dalam pembuatan minyak aromaterapi, peserta diberikan informasi tentang penggunaan yang aman dan efektif, serta potensi manfaat dan risiko dari penggunaan minyak atsiri. Pengetahuan peserta dinilai sebelum dan sesudah kegiatan menggunakan melalui tes awal dan tes akhirpre-test dan post-test. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta tentang pemanfaatan minyak atsiri sebagai aromaterapi untuk pengobatan mandiri di rumah (P< 0,05). Dengan demikian, pengabdian ini dapat membantu komunitas dalam memahami manfaat aromaterapi sebagai alternatif pengobatan mandiri yang aman dan efektif di rumah.Abstract: Aromatherapy is a complementary therapy that utilizes essential oils as active components. Despite their benefits, the improper use of essential oils can pose significant health risks. This community service project aimed to enhance community understanding, particularly among members of the Family Empowerment and Welfare (PKK), in the utilization of essential oils as aromatherapy for self-medication purposes at home. Education and training activities were conducted in three sub-districts in Malang City and Regency, involving 50 participants with diverse educational and occupational backgrounds. Through counseling sessions and hands-on practice in aromatherapy oil preparation, participants were provided with information on safe and effective usage, as well as the potential benefits and risks of essential oil utilization. Participants' knowledge was assessed before and after the interventions using pre- and post-tests. The analysis results indicated a statistically significant improvement in participants' understanding of the application of essential oils as aromatherapy for self-medication at home (sig = 0,00). This community service activity can assist communities in understanding the benefits of aromatherapy as a safe and effective self-medication alternative at home. 
PENGABDIAN PUSAT INOVASI BENGKULU MELALUI PROGRAM ABDI MUDA RAFFLESIA DALAM UPAYA MENCAPAI KESEJAHTERAAN MASYARAKAT PULAU ENGGANO Fahrul Rozi Maulana; Reswita Reswita; Ahmad Faris; Fero Sanjaya; Ramadhan Nur Fathur Rahman; M. Zaidan ‘Alim Al Faqih
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.22886

Abstract

Abstrak: Tujuan dilaksanakannya program pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru dalam memberikan teladan yang baik kepada siswa, meningkatkan kemauan siswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, meningkatkan pelayanan kesehatan gratis, dan meningkatkan angka kecukupan gizi. Metode yang digunakan terdiri dari dua bagian, yaitu seminar motivasi pendidikan, dan penyuluhan kesehatan serta pembagian daging gratis kepada mitra kegiatan atau kelompok sasarannya yaitu 10 orang guru dan 130 siswa SMA N 6 Bengkulu Utara, serta 50 anggota masyarakat dan 50 Kepala Keluarga di Dusun Tran Malakoni, Kecamatan Enggano. Evaluasi dari pelaksanaan kegiatan ini adalah dengan pengisian kuesioner sebelum dan sesudah kegiatan pengabdian yang berisikan pertanyaan berkenaan motivasi guru dan siswa serta kepuasan masyarakat Hasil yang dicapai adalah meningkatnya jumlah guru yang siap menjadi guru teladan sebanyak 100%, motivasi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi sebesar 85%, dan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan gratis sekitar 80%, dan 100% kepala keluarga mendapatkan daging sapi dan kambing gratis untuk meningkatkan angka kecukupan gizi.Abstract: The aim of implementing this service program is to improve teachers' ability to provide good examples to students, increase students' willingness to continue their education to college, improve free health services, and increase nutritional adequacy rates. The method used consists of two parts, namely educational motivation seminars, and health education as well as distribution of free meat to activity partners or target groups, namely 10 teachers and 130 students of SMA N 6 North Bengkulu, as well as 50 community members and 50 heads of families in Tran Hamlet, Malakoni Enggano District. Evaluation of the implementation of this activity is by filling out a questionnaire before and after the service activity which contains questions regarding the motivation of teachers and students as well as community satisfaction. The results achieved are an increase in the number of teachers who are ready to become exemplary teachers by 100%, the motivation of students to continue their education to college is 100%. 85%, and community satisfaction with free health services is around 80%, and 100% of family heads receive free beef and goat to increase nutritional adequacy rates.
PENINGKATAN KOMPETENSI SISWA DALAM IMPLEMENTASI INTERNET of THINGS DENGAN INTERFACE CLOUD Abdul Basit; Very Kurnia Bakti; Ida Afriliana
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.22068

Abstract

Abstrak: Teknologi saat ini mengarah kepada revolusi industri 4.0 dimana segala lini kehidupan berbasis digital. Dengan teknologi Internet of Things (IoT) merupakan teknologi yang memungkinkan untuk mengontrol, berkomunikasi, berkolaborasi dengan berbagai perangkat keras. IoT bekerja dengan menghubungkan antar perangkat dengan jaringan internet, sehingga perangkat tersebut dapat berkomunikasi satu sama lain. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan memberikan pengenalan tools dan komponen untuk membuat projek berbasis IoT. Sebelumnya pengenalan IoT ini sudah beberapa kali diperkenalkan, di beberapa SMK /SMA di sekitar Tegal. Dengan Demikian pengabdian Kepada Masyarakat ini perlu dilakukan untuk peningkatan hardskill. Metode pengabdian masyarakat ini adalah workshop dengan pemberian materi praktikum secara langsung, diikuti oleh 31 siswa SMA/SMK di Kota Tegal dan sekitarnya, ada 11 SMA/SMK yang mengirimkan perwakilannya, materi yang diberikan adalah Introduction (Pengenalan IoT), Instalasi Tools dan aplikasi, Implementasi Control Led Local Server dengan komponennya, Monitoring suhu dan kelembaban Berbasis Cloud. . Pemahaman para peserta cukup baik, terlihat dari hasil posttest, 90%, serta project yang dapat berjalan dengan baik.Abstract: Technology is currently leading to the industrial revolution 4.0 where all lines of life are digital-based. With technology, Internet of Things (IoT) is a technology that makes it possible to control, communicate, collaborate with various hardware devices. The IoT works by connecting between devices with the internet network, so that these devices can communicate with each other. The goals for this Community service is give the introduction tools of IoT anda components to build project based IoT. The introduction of the Internet of things has been introduced before, in several vocational or high schools around Tegal. Thus, this community service needs to be carried out because it is continuous with the introduction of the internet of things in the environment of high school students in the previous Tegal area, it is also necessary to introduce the components and implementation of devices used in this technology. This community service was attended by 31 high school / vocational high school students in Tegal City and surrounding areas, a total of 11 high schools/vocational high schools sent their representatives to participate in this activity, the material provided was Introduction (Introduction to IoT), Installation of Tools and applications, Implementation of Control Led Local Server with its components, Monitoring Cloud-based temperature and humidity. Thus increasing student competence is achieved in terms of knowledge in the field of internet of things. In terms of understanding, the participants have been able to absorb the material well, seen from the results of the training of the posttest 90% is good.
PEMANFAATAN MEDIA DIGITAL BERBASIS BUDAYA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN LITERASI DAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA Binti Anisaul Khasanah; Nurmitasari Nurmitasari; Susilo Hartono; Nur Mutoharoh; Robby Kurniawan Syahputra; Fahrurrozi Fahrurrozi; Umar Abdul Aziz; Kasih Dua Monika
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.21417

Abstract

Abstrak: Prioritas permasalahan mitra adalah keterbatasan kemampuan guru dalam mengembangkan media digital yang terintegrasi dengan budaya untuk meningkatkan literasi dan pemahaman konsep matematika. Tujuan kegiatan PKM ini adalah meningkatkan kemampuan guru matematika SMA se kabupaten Pringsewu yang tergabung dalam MGMP dalam membuat media digital berbasis budaya yang layak dan efektif sebagai upaya peningkatan literasi dan pemahaman konsep. Metode pelaksanaan PKM adalah penyuluhan, workshop dan pendampingan. Adapun sistem evaluasi yang digunakan pada PKM ini adalah tes (pretest dan posttest). Tes digunakan untuk mengetahui peningkatan kemampuan guru dalam membuat media digital yang terintegrasi dengan budaya. Mitra PKM ini adalah guru matematika SMA sekabupaten Pringsewu sebanyak 40 orang. Kegiatan PKM ini menghasilkan (1) pemahamanan dalam mengembangkan media pembelajaran terintegrasi budaya pada mata pelajaran matematika meningkat sebesar 22%; dan (2) guru mampu merancang dan mengembangkan media pembelajaran matematika yang terintegrasi dengan budaya lampung.Abstract: The partner's priority problem is the limited ability of teachers to develop digital media that is integrated with culture to increase literacy and understanding of mathematical concepts. The aim of this PKM activity is to improve the ability of high school mathematics teachers in Pringsewu district who are members of the MGMP to create appropriate and effective culture-based digital media in an effort to increase literacy and understanding of concepts. The methods for implementing PKM arecounseling, workshops and mentoring. The evaluation system used in PKM is a test (pretest and posttest). The test is used to determine the increase in teachers' abilities in creating digital media that is integrated with culture. The PKM partners are 40 high school mathematics teachers in Pringsewu Regency. This PKM activity resulted in (1) increased understanding of developing culturally integrated learning media in mathematics subjects by 22%; and (2) teachers are able to design and develop mathematics learning media that is integrated with Lampung culture.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN E-LKPD TERINTEGRASI PROJECT STEM DALAM KURIKULUM PENDIDIKAN GURU IPA DI KOTA LANGSA Ratih Permana Sari; Muhammad Yakob; Molani Paulina Hasibuan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.19685

Abstract

Abstrak: Pada saat ini guru IPA di Indonesia membutuhkan kegiatan profesionalitas dibidang keilmuwan dibidang Pendidikan, diantaranya pelatihan pengembangan media pembelajaran berbasis karakter, pengembangan media pembelajaran berbasis digital, serta pengembangan media berbasis literasi. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk melatih guru IPA membuat bahan ajar berupa e-LKPD terintegrasi Project STEM yang mana produk hasil pelatihan dapat dijadikan referensi pembelajaran kurikulum Merdeka. Langkah-langkah yang digunakan untuk mengatasi permasalahan mitra yaitu: (1) sosialisasi program; (2) pelatihan dan praktik dalam membuat dan menggunakan e-LKPD terintegrasi Project STEM; (3) pendampingan; dan (4) monitoring dan evaluasi. Mitra yang terlibat berasal dari MGMP IPA sebanyak 40 guru IPA dari seluruh SMP di Kota Langsa. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah raplikasi E-LKPD menggunakan platform liveworksheet terintegrasi Project STEM yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran dikelas. Secara umum, berdasarkan hasil analisis angket awal dan akhir ini dapat dikatakan bahwa kegiatan yang dilaksanakan dalam meningkatkan keterampilan guru terhadap aplikasi E-LPKD terintegrasi proyek STEM dikategorikan berhasil. Berdasarkan aspek kebermanfaatan kegiatan pengabdian, hampir semua peserta pelatihan (75%) menyatakan bahwa kegiatan pengabdian yang telah dilaksanakan oleh tim pengabdian sangat bermanfaat.Abstract: At this time science teachers in Indonesia need professional activities in the field of science in the field of education, including training in developing character-based learning media, developing digital-based learning media, and developing literacy-based media. The purpose of this service activity is to train science teachers to make teaching materials in the form of e-LKPD integrated with Project STEM, where the training products can be used as a reference for learning the Merdeka curriculum. The steps used to overcome partner problems are: (1) program socialization; (2) training and practice in making and using Project STEM integrated e-LKPD; (3) mentoring; and (4) monitoring and evaluation. The partners involved came from MGMP IPA as many as 40 science teachers from all junior high schools in Langsa City. The result of this service activity is the replication of E-LKPD using the Project STEM integrated liveworksheet platform which can be used in the classroom learning process. In general, based on the results of the pre-test and post-test data analysis, it can be said that the activities carried out in improving teachers' understanding of the E-LPKD application integrated with the STEM project are categorized as successful. Based on the aspect of the usefulness of service activities, almost all training participants (75%) stated that the service activities that had been carried out by the service team were very useful.
PENGUATAN KAPASITAS POSYANDU LANSIA MELALUI STRATEGI PROMOSI KESEHATAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM UPAYA PENGENDALIAN PENYAKIT TIDAK MENULAR Niko Dima Kristianingrum; Yati Sri Hayati; Annisa Wuri Kartika; Ayut Merdikawati
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 4 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i4.24808

Abstract

Abstrak: Proses degeneratif menimbulkan banyak masalah penyakit tidak menular (PTM) pada lansia yang memerlukan upaya promotive dan preventif melalui posyandu. Pelaksanaan posyandu lansia mengalami banyak kendala yang menyebabkan pelayanan pada lansia kurang optimal dan rendahnya cakupan layanan bagi lansia. Tujuan pengabdian adalah untuk menguatkan kapasitas posyandu lansia dalam mengendalikan PTM pada lansia dengan meningkatkan ketrampilan kader dalam deteksi dini faktor risiko PTM, meningkatkan pengetahuan lansia tentang PTM, dan terdeteksinya faktor risiko PTM pada lansia. Kegiatan yang dilakukan yaitu penguatan posyandu lansia melalui pendidikan kesehatan, pelatihan kader, dan skrining faktor risiko penyakit tidak menular. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan di Posyandu Lansia Srikandi Kelurahan Bandungrejosari Kota Malang dengan jumlah kader 11 orang dan lansia 38 orang. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan melakukan pengukuran pre post pengetahuan lansia tentang PTM, praktik ketrampilan kader dalam deteksi dini factor risiko PTM, dan dokumen skrining faktor risiko PTM. Hasil yang didapatkan yaitu peningkatan pengetahuan lansia sebesar 13,61%, 100% kader mampu melakukan deteksi dini faktor risiko PTM, dan 38,4% lansia terdeteksi memiliki faktor risiko PTM.Abstract: The degenerative process causes many problems in non-communicable diseases (NCDs) in the elderly which require promotive and preventive efforts through posyandu. The implementation of posyandu for the elderly had many obstacles which cause services for the elderly to be less than optimal and service coverage for the elderly is low. The aim of the service is to strengthen the capacity of elderly posyandu in controlling NCDs in the elderly by improving cadres' skills in early detection of NCDs risk factors, increasing elderly knowledge about NCDs, and detecting NCDs risk factors in the elderly. The activities carried out include strengthening elderly posyandu through health education, cadre training, and screening for risk factors of non-communicable diseases. Community service activities were carried out at the Srikandi Elderly Posyandu, Bandungrejosari Village, Malang City consist of 11 cadres and 38 elderly people. Activity evaluation was carried out by measuring pre-post knowledge of elderly people about NCDs, practice of cadre skills in early detection of NCDs risk factors, and screening documents for NCDs risk factors. The results obtained were an increase in elderly knowledge by 13.61%, 100% of cadres were able to carry out early detection risk factors for NCDs, and 38.4% of elderly people were detected as having NCDs risk factors
PELATIHAN PEMBUATAN BRIKET ARANG LIMBAH BONGGOL JAGUNG UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN USAHA MASYARAKAT DESA MESANGGOK LOMBOK BARAT Ahmad Akromul Huda; Karyanik Karyanik; Firzhal Arzhi Jinwantara; Suhairin Suhairin; Abdul Faruq; Nina Malik; Nini Anggarwati; Indra Purnawirawan; Abdul Hakim
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.23312

Abstract

Abstrak: Bonggol jagung yang ada digudang yang terletak di kecamatan Gerung Lombok Barat belum sepenuhnya termanfaatkan hanya dibiarkan menumpuk dan dibakar begitu saja. Limbah yang ada tersebut bisa diolah menjadi briket arang. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam pengolahan limbah bonggol jagung menjadi briket arang untuk meningkatkan pendapatan usaha. Metode yang digunakan adalah pelatihan yang berupa demonstrasi menggunakan alat dan bahan yang telah disediakan. Kegiatan pelatihan telah dilaksanakan di Desa Mesanggok, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang dari UD barkah dan Yayasan Ahlul Qur’an. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta sangat antusias terhadap program pelatihan pengelolaan limbah bonggol jagung menjadi briket arang dimana kegiatan berjalan dengan lancar setiap tahapnya. Berdasarkan hasil uji paired sample T-test diketahui terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan yang signifikan dengan nilai signifikasi (2-tailed) ???? = 0,000 < 0,05 atau meningkat sebesar 48.33%.Abstract: Corn stalks in a warehouse located in the Gerung sub-district of West Lombok have not been fully utilised, only left to pile up and burned. The waste can be processed into charcoal briquettes. The purpose of this activity is to increase the knowledge and skills of partners in processing corncob waste into charcoal briquettes. The method used was training in the form of demonstrations using the tools and materials provided. Training activities have been carried out in Mesanggok Village, Gerung District, West Lombok Regency with a total of 30 participants from UD barkah and Ahlul Qur'an Foundation. The results of the activity showed that the participants were very enthusiastic about the training programme on managing corn stalk waste into charcoal briquettes where the activities ran smoothly at each stage. Based on the results of the paired sample T-test, it is known that there is a significant increase in knowledge and skills with a significance value (2-tailed) ???? = 0.000 <0.05 or an increase of 48.33%.
UMKM NAIK KELAS DENGAN PENCATATAN KEUANGAN MUDAH DAN MURAH Supeni Anggraeni Mapuasari; Vita Elisa Fitriana; Chita Oktapriana
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.21932

Abstract

Abstrak: Laporan keuangan sangat penting untuk membantu UMKM mengevaluasi kinerja bisnis dan mengembangkan bisnis. Adanya laporan memungkinkan penyusunan strategi harga dan laba yang tepat, berbonus akses ke permodalan yang lebih murah. Tujuan utama dari pelaksanaan kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan mitra UMKM dalam teknis penrhitungan dan pencatatan laporan keuangan sederhana yang sejalan dengan SAK EMKM. Kelalaian UMKM menyusun laporan keuangan beriringan dengan ketidakpahaman tentang manfaat dan mudahnya pelaporan. Pelatihan ini berfokus pada pengenalan manfaat pencatatan keuangan dan praktiknya dengan mudah dan murah (mempergunakan software excel). Tim Pelaksana bermitra dengan 58 UMKM di kawasan industri Jababeka Cikarang sebagai peserta. Pelaku usaha mengalami rata-rata peningkatan pemahaman atas urgensi laporan keuangan sebesar 41% dengan tingkat kepuasan mitra sebesar 86% atas pelatihan yang diikuti. Lebih lanjut, terdapat peningkatan minat untuk melanjutkan pelatihan sebesar 63%. Peserta diharapkan mengusai ketrampilan pencatatan keuangan sederhana. Metode yang digunakan untuk evaluasi peserta adalah service learning. Dari komunikasi di group whatsapp usai acara dilakukan, terdapat permintaan untuk melanjutkan pelatihan dengan lebih intens seperti curhat keuangan dan pelatihan digitalisasi pemasaran.Abstract: Financial reports are essential to help MSMEs evaluate business performance and grow the business. The existence of reports allows the development of appropriate pricing and profit strategies, with the bonus of access to cheaper capital. The negligence of MSMEs in preparing financial reports goes hand in hand with not understanding the benefits and ease of reporting. This training focused on introducing the benefits of financial record keeping and how to do it easily and cheaply (using excel software). Researchers partnered with 58 MSMEs in the Jababeka Cikarang industrial area as participants. Business actors experienced an average increase in understanding of the urgency of financial statements by 41% with a partner satisfaction level of 86% for the training that was attended. Furthermore, there was an increase in interest in continuing the training by 63%. The participants are expected to be able in making simple financial report. The method for evaluating the activity is through service learning. From the communication in the whatsapp group after the event, there was a request to continue the training more intensely such as financial talk and marketing digitalization training. 
PENGGUNAAN KB JANGKA PANJANG UNTUK MEMPERSIAPKAN PERSALINAN YANG BERKUALITAS Eka Rati Astuti; Magdalena Martha Tompunuh; Fatmawati Ibrahim
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.21063

Abstract

Abstrak: Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) sebagai kontrasepsi efektif untuk menurunkan angka TFR masih jauh di bawah angka penggunaan non MKJP. Penggunaan KB jangka pendek lebih berisiko besar terjadinya kehamilan karena ketidaktepatan waktu dalam menggunakan alat kontrasepsi sesuai jadwal dibandingkan dengan penggunaan KB jangka panjang yang jangka waktunya relatif lama. Pengabdian ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang MKJP pada ibu hamil dan keluarganya. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kepada 34 orang ibu hamil di Puskesmas Kota Selatan. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan pretest dan posttest. Hasil dari pengabdian yaitu penyuluhan berjalan dengan baik dan terdapat peningkatan pengetahuan tentang MKJP menjadi 64,28% yang dapat dilihat dari peningkatan dari hasil pretest dan posttest.Abstract: The use of LongTerm Contraceptive Methods (MKJP) as an effective contraceptive to reduce the TFR rate is still far below the rate of non-MKJP use. The use of short-term contraception has a greater risk of pregnancy due to the inaccuracy of using contraceptives according to schedule compared to the use of long-term contraception which has a relatively long period of time. This service is carried out with the aim of increasing knowledge about MKJP among pregnant women and their families. The method used was counseling to 34 pregnant women. Evaluation is carried out using pretest and posttest. The results of the service, namely counseling, went well and there was an increase in knowledge about MKJP to 64.28% which can be seen from the increase in the pretest and posttest results.