cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,932 Documents
PELATIHAN PEMBUATAN ASESMEN DIGITAL DENGAN APLIKASI QUIZ-MAKER I-SPRING BAGI GURU-GURU SMA Henny Rahmawati; Ahmad Sufyan Zauri; Moh. Imron Azami; Yuli Ismi Nahdiyati Ilmi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.21104

Abstract

Abstrak: Kebutuhan akan penilaian berbasis digital akhir-akhir ini melatarbelakangi kegiatan pelatihan ini. Pelatihan ini terutama ditujukan untuk mendampingi para guru-guru SMA Islam Nusantara dari semua mata pelajaran untuk membuat asesmen digital menggunakan aplikasi Quiz-maker I-Spring. Dalam pelatihan ini, metode yang dipakai adalah pelatihan. Dalam pelatihan ini pengabdi bermitra dengan SMA Islam Nusantara, tempat pengabdian ini berlangsung, dengan partisipan sebanyak 13 guru. Dalam proses pengumpulan data sekaligus evaluasi dari pelatihan yang dilaksanakan, kami membagikan kuesioner kepada peserta sebelum dan sesudah pelatihan. Di samping itu, kami juga mengumpulkan data berupa observasi dari kegiatan yang sedang berlangsung dalam bentuk data lapangan. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil dari analisis data yang terkumpul menunjukkan bahwa peserta sangat antusias dalam mengikuti pelatihan yang dinilai sangat bermanfaat untuk menyiapkan guru-guru menghadapi era digital. Di akhir pelatihan, dari hasil observasi menunjukkan bahwa kemampuan guru-guru dalam membuat asesmen digital dengan aplikasi Quiz-maker I Spring mengalami peningkatan. Selain untuk guru, pelatihan ini dinilai juga sangat bermanfaat untuk siswa di kemudian hari.Abstract: The recent need for digital-based assessments has prompted the initiation of this training program. This training primarily aims to assist the teachers of SMA Islam Nusantara in creating digital assessments using the Quiz-maker I-Spring application. The method employed is hands-on, taking place in SMA Islam Nusantara, involving fifteen teachers from across subjects. In the process of data collection and evaluation during the training, we distributed questionnaires to participants both before and after the training sessions. Additionally, we gathered observational data from the ongoing activities. The collected data were then analyzed descriptively and qualitatively. The results of the data analysis indicate that participants were highly enthusiastic about the training, considering that it’s very beneficial in preparing teachers to face the digital era. At the end of the training, observations showed that the ability of teachers to make digital assessments with the Quiz-maker I Spring application experienced an improvement. Moreover, the training was deemed highly valuable not only for teachers but also for students in the future.
UPAYA PENCEGAHAN ANEMIA MELALUI PEMERIKSAAN KESEHATAN DAN STATUS GIZI, SERTA EDUKASI PEMANFAATAN TANAMAN KLOROFIL DAUN KATUK Suparmi Suparmi; Minidian Fasitasari; Fadzil Latifah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.20334

Abstract

Abstrak: Katuk (Sauropus androgynus) merupakan salah satu tanaman obat tradisional yang banyak ditanam di taman obat tradisional keluarga (TOGA) di Indonesia. Akan tetapi, pemanfaatan daun katuk sebagai suplemen untuk mencegah anemia masih perlu ditingkatkan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang pencegahan anemia dengan pemanfaatan daun katuk bagi warga Perumahan Sembungharjo Permai (RW 8) Sembungharjo, Semarang. Selain itu juga dilaksanakan pemeriksaan kesehatan dan status gizi untuk mengetahui Indeks Masa Tubuh (IMT), tekanan darah, kadar hemoglobin (Hb). Evaluasi peningkatan pengetahuan masyarakat setelah penyuluhan dieveluasi menggunakan kuesioner. Kegiatan diikuti oleh warga RW VIII yang terdiri dari 72 orang, 55,6% perempuan dan 44,4% laki-laki, dengan rentang usia terbanyak 41-50 tahun. Masyarakat sangat antusias dalam mengikuti senam jantung sehat yang dipimpin oleh instruktur. Hasil pemeriksaan status kesehatan berdasarkan IMT menunjukkan bahwa 38.57% peserta memiliki IMT kategori obesitas dan 35.71% kategori IMT normal. Berdasarkan hasil tekanan darah sebanyak 50.91% peserta dalam kategori pra hipertensi, dimana rerata kadar Hb peserta sebesar 12.2 g/dL (9.5-14.0 g/dL) termasuk dalam kategori normal. Rerata tingkat pengetahuan peserta edukasi tentang nutrisi dan manfaat daun katuk untuk anemia sebesar 63.4%. Edukasi tentang penggunaan daun katuk diharapkan dapat meningkatkan upaya pencegahan anemia dengan memanfaatkan tanaman obat keluarga (TOGA) yang ditanam di sekitar rumah.Abstract: Katuk (Sauropus androgynus) is a traditional medicinal plants, particularly in Indonesia's planted family medicine gardens (TOGA). Nevertheless, utilizing katuk leaves as a supplementary measure for anemia prevention should be explored in more efforts. Community service aims to enhance endeavors to prevent anemia utilizing katuk leaves among the residents of Sembungharjo Permai Housing (RW 8) in Semarang. Furthermore, a comprehensive assessment of health and nutrition is conducted to ascertain the Body Mass Index (BMI), blood pressure, and hemoglobin (Hb) levels. Assessment of enhanced public knowledge following education conducted using a questionnaire. The inhabitants of RW VIII participated in the event, with 72 individuals. Among the attendees, 55.6% were women and 44.4% were males. Notably, the age group with the highest representation was individuals between 41 and 50, accounting for 48.6% of the participants. The community exhibited high enthusiasm in their active engagement with the healthy heart workout, which the teacher expertly facilitated. The findings from the health status assessment utilizing the BMI indicated that 38.57% of the individuals surveyed fell into the obese classification. In comparison, 35.71% were categorized as having a normal BMI. According to the findings from the blood pressure measurements, it was observed that 50.91% of the participants fell under the pre-hypertension classification. Additionally, the participants' average Hb level was also determined. The typical range for the category in question is 12.2 g/dL, with a reference range of 9.5-14.0 g/dL. The educational participants' degree of knowledge regarding the nutrition and benefits of katuk leaves for anemia was 63.4%. The dissemination of knowledge about the utilization of katuk leaves is anticipated to enhance endeavors in anemia prevention through the utilization of familial medicinal plants (TOGA) cultivated in the vicinity of residential dwellings.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN BAHAN AJAR BERBASIS ETNOMATEMATIKA UNTUK GURU MATEMATIKA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMBUATAN BAHAN AJAR ETNOMATEMATIKA Andi Dian Angriani; Andi Kusumayanti; Fitriani Nur; Lisa Kurnia Syam
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.19640

Abstract

Abstrak: Tujuan pengabdian ini, untuk meningkatkan kemampuan guru matematika dalam membuat bahan ajar berbasis etnomatematika dengan cara memberikan pendampingan terhadap guru untuk membuat bahan ajar berbasis etnomatematika dan mengetahui respon peserta terhadap kegiatan pendampingan yang dilakukan. Kegiatan ini dilakukan di Pesantren Madani Alauddin dengan jumlah mitra sebanyak 14 instansi. Pendekatan yang diterapkan dalam kegiatan ini berbentuk service learning, yakni suatu aktivitas pendampingan dengan beberapa tahapan baik secara synchronous (pembelajaran daring secara langsung dalam satu waktu) ataupun secara asynchronous (pembelajaran daring secara tidak serentak dalam satu waktu). Instrumen pengumpulan data yang digunakan berupa angket respon partisipan. Kegiatan pendampingan dianalisis dengan mengkategorikan respon partisipan pendampingan dalam 4 kategori yaitu sangat kurang, kurang, baik, dan sangat baik, selanjutnya dianalisis berdasarkan 3 indikator yaitu: kesesuaian materi pilihan dengan kebutuhan, kebermanfaatan materi dalam kehidupan, dan indeks kepuasan peserta terhadap pelaksanaan kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkabahwa seluruh rangkaian kegiatan pendampingan yang dilakukan termasuk dalam kategori sangat baik dengan indeks rata-rata sebesar 4. Selain itu, diperoleh hasil meningkatnya pemahaman peserta terhadap pembuatan bahan ajar berbasis etnomatematika, dimana terjadi penurunan frekuensi peserta yang memiliki pemahaman yang sangat tidak mendalam dan tidak mendalam masing-masing sebesar 37,5% dan terjadi peningkatan frekuensi pemahaman yang sangat mendalam sebesar 12,5% serta peningkatan frekuensi pemahman mendalam sebesar 62,5%. Maka direkomendasikan untuk melakukan kegiatan serupa dengan jumlah partisipan yang lebih banyak.Abstract: The purpose of this service, to improve the ability of mathematics teachers to make ethnomathematics-based teaching materials by providing assistance to teachers to make ethnomathematics-based teaching materials and find out the participants' responses to the mentoring activities carried out. This activity was carried out at Pesantren Madani Alauddin with a total of 14 partners. The approach applied in this activity is in the form of service learning, which is a mentoring activity with several stages either synchronously (online learning directly at one time) or asynchronously (online learning not simultaneously at one time). The data collection instrument used was a participant response questionnaire. Mentoring activities were analyzed by categorizing the responses of mentoring participants in 4 categories, namely very less, less, good, and very good, then analyzed based on 3 indicators, namely: the suitability of the selected material to the needs, the usefulness of the material in life, and the index of participant satisfaction with the implementation of the activity. The results of the service showed that the entire series of mentoring activities carried out were included in the excellent category with an average index of 4. In addition, the results obtained increased participants' understanding of the making of ethnomathematics-based teaching materials, where there was a decrease in the frequency of participants who had a very in-depth and not deep understanding of 37.5% each and an increase in the frequency of very deep understanding by 12.5% and an increase in the frequency of deep understanding by 62.5%. So it is recommended to carry out similar activities with a larger number of participants.
POTENTIAL OF CATTLE FEED FROM PALM OIL LEAVES AND MIDRIBS USING THE FERMENTATION PROCESS IN WEST KALIMANTAN Ely Nurhidayati; Marcelina Marcelina; Fitriah Fitriah; Ratih Rahmawati; Febri Prima; Duta Setiawan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.22044

Abstract

Abstract: One of the most crucial phases of cattle farming is the supply of high-quality animal feed, which can enhance productivity and animal health. Animal feed is often a problem in West Kalimantan. However, this area is an oil palm plantation, so it has the potential to produce oil palm waste. This community service activity aims to increase knowledge and practice community skills in oil palm plantations in utilizing palm oil waste in cattle feed. The community service applied a socialization and training methods to make high-quality fermented animal feed using palm oil waste, namely leaves and fronds. Participants in this program included the village chief and the village's livestock owners, a total of 30 people. The farmers benefited from the results of this training and socialization. The villagers can use palm leaves and fronds to make fermented animal feed. This adds insight into how to improve livestock productivity and health. In addition, this activity also has the potential to reduce the amount of palm oil waste generated, in addition to increasing the economic value of the waste. The results of the feed processing technology service activities after socialization and training were carried out, there was an increase in participants' knowledge regarding understanding feed processing, post-test scores from 33% to 80% after the post-test, and post-test scores on feed processing practices from 40% to 80% after the post-test. 
GERAKAN PENCEGAHAN DAN PENANGANAN STUNTING MELALUI PENYULUHAN TERHADAP MASYARAKAT DI KABUPATEN SLEMAN Sania Nurul Qurrata; Amanda Chika Syavira; Fidelya Aimee Matsushita; Andi Martin; M. Faizal Al Farizi; Melda Nurfadilah Rudiana; Destya Syafitri Sukmana; Qowina Liman Sari; Sabtanti Harimurti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.20837

Abstract

Abstrak: Kejadian stunting di Indonesia masih tergolong tinggi dengan prevalensi 30,8%, di mana angka ini masih berada di atas standar WHO yaitu 20%. Kasus stunting di DI Yogyakarta sendiri berada di angka 16,6%, meskipun angka ini berada di bawah angka nasional (30,8%) dan permasalahan stunting di Kabupaten Sleman termasuk rendah yaitu 6,88%, namun kita tetap harus waspada karena jika dibiarkan dampaknya sangat serius terhadap pembentukan kualitas sumber daya manusia. Tujuan program penyuluhan stunting adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat Margomulya, Seyegan, Sleman tentang pencegahan dan penanganan stunting. Metode yang digunakan adalah ceramah interaktif dan tanya jawab. Peserta ceramah interaktif adalah Lurah Margomulya, Perwakilan Puskesmas Seyegan, Perwakilan LPM UMY, Perwakilan DPL KKN, Perwakilan Mahasiswa KKN, warga Padukuhan Sompokan, Ngemplaksari, Jamblangan, dan Jingin dengan jumlah sekitar 30 undangan… Hasil penyuluhan menunjukkan bahwa rata-rata skor pengetahuan masyarakat tentang stunting pada saat pre-test adalah 7,75 dan pada saat post-test meningkat menjadi 7,94. Dampak program ini adalah meningkatnya pengetahuan masyarakat tentang pencegahan dan penanganan stunting dengan perbedaan nilai rata-rata skor pengetahuan peserta penyuluhan pada saat pre-test dan post-test dengan angka 0,19. Untuk itu disarankan kepada masyarakat khususnya pada ibu untuk melakukan pencegahan stunting dengan pemenuhan asupan gizi selama hamil, melahirkan dan anak sebelum usia 2 tahun.Abstract: The incidence of stunting in Indonesia is still high with a prevalence of 30.8%, where this figure is still above the WHO standard of 20%. Stunting cases in DI Yogyakarta itself are at 16.6%, even though this figure is below the national rate (30.8%) and the problem of stunting in Sleman Regency is low at 6.88%, but we still must be vigilant because if left unchecked the impact is very serious on the formation of the quality of human resources. The purpose of the stunting education program is to increase the knowledge of the people of Margomulya, Seyegan, Sleman about the prevention and management of stunting. The methods used are interactive lectures and question and answer. Participants in the interactive lecture were Margomulya Village Head, Seyegan Community Health Center Representative, UMY LPM Representative, KKN DPL Representative, KKN Student Representative, residents of Padukuhan Sompokan, Ngemplaksari, Jamblangan, and Jingin with a total of around 30 invitees. The results showed that the average score of public knowledge about stunting at the pre-test was 7.75 and at the time of the post-test it increased to 7.94. The impact of this service is an increase in public knowledge about stunting prevention and management with the difference in the mean score of knowledge of the extension participants during the pre-test and post-test with a figure of 0.19. For this reason, it is recommended to the public, especially mothers, to prevent stunting by fulfilling nutritional intake during pregnancy, childbirth and children before the age of 2 years.
PENGOLAHAN FESES SAPI DENGAN MENERAPAN TEKNOLOGI ANAEROB DIGESTER BIOGAS SEBAGAI SUMBER ENERGI ALTERNATIF DAN PUPUK ORGANIK Sakuri Sakuri; Tris Sugiarto; Hartono Hartono; Nana Supriyana
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.19684

Abstract

Abstrak: Feses sapi padat dan cair belum dimanfaatkan oleh kelompok Peternak sapi. Feses sapi merupakah sumber pendapatan peternak yang dapat dikelola menjadi biogas, pupuk organik padat (POP), dan cair (POC). Pengabdian Masyarakat dilaksanakan di Kelompok ternak Terus Maju desa Kebakalan Kabupaten Kebumen Jawa Tengah dari Program Kosabangsa DRTPM Dikti Tahun 2023. Tujuan pengabdian dalam Program Kosabangsa untuk memberdayakan peternakan sapi mengelola limbah kotaran sapi menjadi biogas dan pupuk organic, mengurangi pengeluaran pembelian tabung gas, dan meningkatkan penghasilan penjualan pupuk organic. Pemberdayaan ini pada kelompok Tani Terus Jaya berjumlah 15 peternak. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pembuatan alat biogas anaerob digester, POC dan ayakan POP, Workshop, praktikum penggunaan alat, dan metode perawatan alat. Hasil sosialisasi dan workshop menunjukan 85 % peternak antusias dan memahami tentang pengolahan limbah sapi menjadi biogas dan pupuk organik cair dan padat. 70 % peternak dapat menggunakan peralatan biogas digester dan pengolahan pupuk organik. 25 % peternak mampu merawat dan memperbaiki peralatan biogas digester dan pengayak POP. Penerapan biogas digester mampu mengefesiensikan pengeluaran 10 % bagi peternak sapi. Pembuatan POP dan POC yang dijual ke petani sebagai pupuk organik 15 % pendapatan peternak sapi.Abstract: Solid and liquid cow feces have not been utilized by cattle breeder groups. Cow feces is a source of income for farmers that can be managed into biogas, solid organic fertilizer (POP), and liquid organic fertilizer (POC). Community Service is carried out in the village of the Keep Moving Forward livestock group, Kebakalan village, Kebumen Regency, Central Java, from the Kosabangsa DRTPM Dikti Program in 2023. The aim of the service in the Kosabangsa Program is to empower cattle farms to manage cow waste into biogas and organic fertilizer, reduce expenditure on purchasing gas cylinders, and increase income from selling organic fertilizer. This empowerment was carried out by the "Terus Jaya" livestock group of 15 cattle breeders The methods used include outreach, making biogas anaerobic digesters, POC and POP sieves, workshops, practical equipment use, and equipment maintenance methods. The results of the socialization and workshop showed that 85% of farmers were enthusiastic and understood about processing cow waste into biogas and liquid and solid organic fertilizer. 70% of farmers can use biogas digester equipment and organic fertilizer processing. 25% of farmers are able to maintain and repair biogas digester and POP sieve equipment. The application of anaerobic biogas digesters to 15 farmers was able to reduce expenditures by 10% for cattle breeders. Making POP and POC which is sold to farmers as organic fertilizer accounts for 15% of cattle breeders' income.
PENINGKATAN LITERASI DIGITAL MARKETING MELALUI SOSIAL MEDIA UNTUK PENINGKATAN PENJUALAN PRODUK GAPOKTAN Eva Dolorosa; Imelda Imelda; Rakhmad Hidayat; Siti Sawerah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.26203

Abstract

Abstrak: Minimnya pengetahuan dan keterampilan dalam penggunaan teknologi digital dan pemasaran online dapat menghambat petani dalam memasarkan produk pertanian secara efektif. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan anggota Gapoktan JUT dan Sepakat dalam menggunakan digital marketing melalui platform seperti TikTok shop dan Facebook marketplace. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan dan pendampingan. Mitra kegiatan adalah Gapoktan JUT di Desa Sungai Duri II dan Gapoktan Sepakat di Desa Semudun, dengan kehadiran peserta sebanyak 48 orang. Evaluasi dengan menggunakan angket menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan tentang digital marketing sebesar 30%, dengan 82% peserta merasakan kemudahan dalam mempraktikkannya. Meskipun 18% peserta masih mengalami kesulitan, namun pemahaman yang lebih baik diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pemasaran dan potensi penjualan produk pertanian di masa depan.Abstract: The lack of adequate knowledge and skills in using digital technology and online marketing can hinder farmers from effectively marketing agricultural products. This activity aims to enhance the understanding and skills of Gapoktan JUT and Sepakat members in utilizing digital marketing through platforms like TikTok Shop and Facebook Marketplace. The methods used include socialization, education, and hands-on practice with participants. The partners involved were farmer group JUT in Desa Sungai Duri II and farmer group Sepakat in Desa Semudun, with participant attendance 48 people. The evaluation with questionnaire showed a 30% increase in knowledge about digital marketing, with 82% of participants finding it easy to practice. Although 18% of participants still faced difficulties, the improved understanding is expected to enhance marketing effectiveness and the potential sales of agricultural products in the future.
EDUKASI PENGENALAN ASI SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI ASI EKSKLUSIF PADA IBU HAMIL TRIMESTER II DAN III Disa Larasati; Yesika Cahya Septiana; Noviyati Rahardjo Putri
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.25727

Abstract

Abstrak: ASI memiliki banyak sekali manfaat sehingga dianggap sebagai makanan terbaik bagi bayi. Namun, banyak sekali bayi yang tidak mendapatkan ASI Eksklusif karena para ibu memiliki pengetahuan yang kurang tentang pentingnya pemberian ASI Eksklusif. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini agar pengetahuan akan pentingnya pemberian ASI sebagai upaya optimalisasi ASI Eksklusif oleh ibu hamil trimester II dan III dapat meningkat. Kegiatan ini berupa penyuluhan menggunakan media Microsoft power point. Jumlah sasaran yang menjadi mitra merupakan ibu hamil trimester II dan III sejumlah 9. Hasil evaluasi yang didapat dari hasil pretest sebesar 8,11 dan meningkat menjadi 9,67 pada hasil posttest. Terjadi peningkatan secara signifikan. Saran kegiatan selanjutnya adalah mendampingi ibu secara berkelanjutan dalam persiapan menyusui agar ASI Eksklusif bisa diberikan.Abstract: Breast milk has numerous benefits and is considered the best food for babies. However, many babies do not receive exclusive breastfeeding because their mothers lack sufficient knowledge about its importance. The purpose of this service is to increase knowledge about the importance of breastfeeding as an effort to optimize exclusive breastfeeding among pregnant women in their second and third trimesters. This activity involves counseling using Microsoft PowerPoint media. The target group consists of nine pregnant women in their second and third trimesters. The evaluation results show that the pretest score was 8.11, which increased to 9.67 on the post-test. There was a significant improvement. A suggestion for future activities is to continuously support mothers in preparing for breastfeeding so that exclusive breastfeeding can be provided.
PENDAMPINGAN PIJAT BAYI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU TENTANG TUMBUH KEMBANG BAYI Yuniarti Yuniarti; Elvi Destariyani; Desi Widiyanti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.22556

Abstract

Abstrak: Indonesia menjadi negara ketiga terbanyak untuk kasus gangguan pertumbuhan pada anak balita sekitar 29%, diperlukan peran dari orang tua untuk membantu tumbuh kembang anak yang sehat salah satunya dnegan melakukan pijat bayi. Kegiatan ini bertujuan melakukan pendampingan pada kader dalam melakukan pijat bayi sebagai Upaya peningkatan pertumbuhan dan perkembangan untuk bayi. metode yang digunakan pada kegiatan ini yaitu pengabdian kepada Masyarakat dilakukan dengan metode melakukan uji peserta sebelum kegiatan, sosialisasi dan pendampingan pijat bayi serta menilai pengetahuan peserta setelah dilakukan pendampingan. Kegiatan dilakukan dengan peserta adalah ibu yang mempunyai bayi sejumlah 40 orang. Hasil tes awal sebelum kegiatan pendampingan diberikan didapatkan ibu masih kurang memahami pijat bayi (57,5%). Hasil post-test menunjukkan ibu mempunyai wawasan yang baik terkait pijat bayi (77,5%), dapat disimpulkan terjadi peningkatan pengetahuan ibu terkait kegiatan pendampingan dalam upaya meningkatkan pengetahuan ibu tentang tumbuh kembang bayi sebesar 77%.Abstract: Indonesia is in third place in the country with the highest number of cases growth disorder in children 29% of toddlers experiencing growth and development disorders. The role of parents is needed to help children's healthy growth and development, one of which is by doing baby massage. The aim of this community service activity is to provide assistance with baby massage as an effort to increase baby growth and development. Community service activities are carried out using the method of testing participants knowledge before the activity, socializing and assisting with baby massage as well as assessing participants knowledge after the assistance. The activity was carried out with 40 participants, namely mothers with babies aged 3 - 12 months, which was carried out at midwife’s independent practice. The pre-test results showed that the majority of mothers had less knowledge about baby massage (57.5%). The post-test results show that the majority of mothers have good knowledge about baby massage (77.5%), it can be concluded that there has been an increase in mothers' knowledge with good knowledge about baby massage by 77%.
IMPLEMENTASI EDUKASI KESEHATAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN STROKE PADA LANSIA Chandra Tri Wahyudi; Andy Sirada; Nabila Nasya; Reihana Zakiya; Galuh Nurulita Fitriani; Safa Marwah Ilmanan Rachmah Putri Setiawan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.21312

Abstract

Abstrak: Stroke merupakan salah satu penyakit yang berlangsung dalam kurun waktu yang lama, serta dapat mengakibatkan kematian. Selain itu, stroke juga dapat berperan dalam timbulnya masalah demensia dan depresi. Pada lansia sendiri risiko terjadinya serangan stroke dapat meningkat sebanyak dua kali lipat. Tujuan pengabdian masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan gejala stroke dan kemampuan koping, sehingga tindakan yang tepat dapat segera diambil ketika stroke terjadi. Metode Pengabdian dengan metode sosialisasi dan pemeriksaan kesehatan. Peserta merupakan para lansia yang tergabung dalam komunitas dahlia senja berjumlah 43. Nilai rerata pretes pengetahuan 4.05, sikap 11.93, dan keterampilan 11.65 meningkat menjadi pengetahuan 4.3, sikap 12.07, keterampilan 12.79 pada postes. Hasil yang didapat adalah peningkatan pengetahuan, sikap, serta keterampilan terkait perilaku pencegahan stroke pada lansia.Abstract: Stroke is one of the diseases that occurs over a long period and can lead to death. Additionally, stroke can also play a role in the onset of dementia and depression. In the elderly themselves, the risk of experiencing a stroke can double. The goal of community service is to increase awareness of stroke symptoms and coping abilities, so that appropriate action can be taken promptly when a stroke occurs. The community service method involves pre-testing, counseling, post-testing, and health examinations. Participants are elderly individuals belonging to the Dahlia Senja community, totaling 43. The average pre-test values for knowledge, attitude, and skills are 4.05, 11.93, and 11.65, respectively, which increased to 4.3, 12.07, and 12.79 in the post-test. The results indicate an improvement in knowledge, attitude, and skills related to stroke prevention behavior in the elderly.