cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,932 Documents
PENINGKATAN PENGETAHUAN KADER ‘AISYIYAH TENTANG HIPERTENSI MELALUI KEGIATAN EDUKASI KESEHATAN Sri Rahayu; Siti Arifah; Arif Widodo; Faizah Betty Rahayuningsih; Beti Kristinawati; Enita Dewi; Yolan Tamelia; Ika Nur Azizah; Nimas Citra Nur Baety; Jiheny Siska Pratiwi; Thia Wulan Dinasti; Ade Fauzan; Dyaz Surya Ananta
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.19714

Abstract

Abstrak: Penyakit hipertensi merupakan silent killer dan masih menjadi pusat perhatian pemerintah melalui PROLANIS (Program Pengelolaan Penyakit Kronis). Hipertensi berisiko berkembang menjadi penyakit stroke. Tujuan pengabdian persyarikatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kader ‘Aisyiyah untuk dapatdalam mencegah dan mengontrol penyakit hipertensi di masyarakat melalui edukasi kesehatan. Metode yang digunakan berupa edukasi kesehatan menggunakan media power point, leaflet, dan poster. Mitra yang dilibatkan yaitu kader ‘Aisyiyah ranting Sunggingan, Miri, Sragen yang merupakan salah satu organisasi ortonom Muhammadiyah. Ibu-ibu kader yang hadir sebanyak 45 orang. Evaluasi yang digunakan untuk mengetahui pengetahuan kader ‘Aisyiyah yaitu menggunakan pertanyaan pre-post test sejumlah 4 pertanyaansetelah dilakukan edukasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu-ibu kader ‘Aisyiyah tentang hipertensi semakin meningkat dari 84,4% menjadi 92,6% setelah dilakukan edukasi kesehatan. Alhamdulillah kegiatan berjalan dengan lancar dan sukses.Abstract: Hypertension is a silent killer and is still the center of government attention through PROLANIS (Chronic Disease Management Program). Hypertension is at risk of developing into stroke. The aim of this association's community services is to increase the knowledge of 'Aisyiyah cadres to be able to prevent and control hypertension in the community through health education. The method used isA health education using power point media, leaflets and posters were used as a method. An The partners involved were 'Aisyiyah cadres from Sunggingan, Miri, Sragen, which is one of Muhammadiyah's autonomous organizations were involved in this community services. There were 45 female cadres present. The evaluation used to determine the knowledge of ‘Aisyiyah cadres is using 4 pre-post test questionsis pre-post test questions after education has been carried out. The results of the service showed that the knowledge of 'Aisyiyah cadres mothers about hypertension increased from 84.4% to 92.6% after health education was carried out. Alhamdulillah, the activity went smoothly and successfully.
APLIKASI CHATBOT SEBAGAI PENUNJANG PROMOSI SEKOLAH Dyah Apriliani; Hepatika Zidny Ilmadina; Dairoh Dairoh; Sharfina Febbi Handayani
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 4 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i4.24274

Abstract

Abstrak: Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi membantu penyaluran informasi di sektor pendidikan menjadi lebih efisien dan efisien. Teknologi kecerdasan buatan berupa chatbot hadir sebagai model interaksi manusia dan komputer yang semakin menyerupai komunikasi manusia. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan siswa dan guru dalam penerapan aplikasi chatbot berbasis Aritificial Intelligence (AI) dan Natural Language Processing (NLP) di SMK YPE Nusantara Slawi. Kegiatan pengabdian ini melibatkan 31 peserta yang terdiri dari 28 siswa dan 3 guru, pelaksanaan dilakukan melalui lima tahap, mulai dari pembuatan aplikasi, persiapan kegiatan, pretest, pelaksanaan kegiatan di sekolah, hingga postest. Tahap pembuatan aplikasi meliputi perancangan aplikasi chatbot sebagai alat penunjang promosi sekolah yang mengintegrasikan AI dan NLP. Persiapan kegiatan dilakukan dengan melakukan observasi dan penggalian data terkait kebutuhan informasi yang digunakan dalam membuat chatbot. Pretest mengungkap sebagian peserta belum familiar dengan konsep chatbot dan AI. Selama pelaksanaan kegiatan, chatbot menjadi fokus utama, membahas peran inovatifnya dalam meningkatkan efisiensi penyebaran informasi sekolah. Hasil postest menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap penerapan aplikasi chatbot dan AI sebesar 81%. Kesimpulannya, PKM ini sukses meningkatkan efisiensi informasi, keterlibatan guru dan siswa, serta citra sekolah melalui pemanfaatan aplikasi chatbot yang inovatif.Abstract: Advancements in information technology and communication have made the dissemination of information in the education sector more efficient and effective. Artificial intelligence technology in the form of chatbots has emerged as a model for human-computer interaction that increasingly resembles human communication. This community service aims to enhance the efficiency of information dissemination at SMK YPE Nusantara Slawi through the implementation of an AI-based chatbot application and NLP. The activity involved 31 participants, consist of 28 students and 3 teachers, and was carried out in five stages, starting from application development, activity preparation, pre-test, implementation at the school, and post-test. The application development stage included designing a chatbot application to support school promotion, integrating AI and NLP. Activity preparation involved observing and gathering data on the information needs for creating the chatbot. The pre-test revealed that some participants were not familiar with the concepts of chatbots and AI. During the implementation phase, the focus was on the chatbot's innovative role in improving the efficiency of school information dissemination. The post-test results showed an 81% increase in participants' understanding of chatbot and AI application. In conclusion, this Community Service successfully increased information efficiency, active engagement of teachers and students, and improved the school's image through the utilization of an innovative chatbot application.
PEMERIKSAAN KESEHATAN GRATIS SERTA EDUKASI PENGGUNAAN OBAT KOLESTEROL, ASAM URAT, DAN GULA DARAH BAGI WARGA Kori Yati; Septianita Hastuti; Nurhayati Nurhayati; Sevty Syera
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 4 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i4.15749

Abstract

Abstrak: Pimpinan Ranting Duren Seribu berada lingkungan perumahan dengan sebaran warga usia dewasa dan lanjut usia yang mengidap penyakit komorbid seperti kolesterol, asam urat, dan gula darah. Untuk meningkatkan kesehatan warga, perlu dilakukan pemeriksaan dan pengobatan gratis serta edukasi penggunaan obat terutama obat kolesterol, asam urat, dan gula darah. Diharapkan peserta dapat meningkatkan pemahaman tentang penggunaan obat agar obat menjadi lebih efektif. Kegiatan dimulai dengan memberikan edukasi melalui penyebaran leaflet, menyanyi lagu 5O, dan ceramah interaktif. Pada minggu berikutnya dilaksanakan pemeriksaan kesehatan meliputi tekanan darah, kolesterol, asam urat, kadar glukosa darah, dan pengobatan gratis. Peserta diberikan obat serta edukasi penggunaan obat dan penataan pola hidup sehat. Total peserta 161 orang dengan distribusi 30% berusia 40-50 tahun, 39% berusia 51-60 tahun, dan 21% berusia 61-70 tahun. Sebanyak 85 orang hasil pemeriksaannya diatas nilai normal, mereka mendapatkan obat dan edukasi tentang penggunaan obat komorbid. Hasil untuk kegiatan ini secara kualitatif dapat diperoleh kesimpulan bahwa pemahaman warga tentang penggunaan obat bertambah setelah dilakukan edukasi, hal ini terlihat hasil tanya jawab yang dilakukan pada warga sebelum dan setelah edukasi dilaksanakan.Abstract: The leader of Ranting Duren Seribu visited a housing ward with a population of advanced, adult, and older adults who suffer from comorbid conditions like high cholesterol, uric acid, and Diabetes Mellitus. The goal was to promote better health by providing accessible medical examinations and treatments and educating them on the proper use of drugs, especially for their comorbid conditions. The program started with distributing leaflets, singing songs, and interactive lectures to help participants understand drug use and make them more effective. The following week, medical checkups were conducted, including testing blood pressure, cholesterol, uric acid, and glucose levels. Participants received medicine and education on proper drug use and healthy living patterns. Of 161 participants, 30% were aged 40-50, 39% were aged 51-60, and 21% were aged 61-70. 85 people with above-average values were given medicine and educated on using comorbid drugs. The program increased citizens' understanding of medicine, as evidenced by positive question-and-answer results from the education sessions.
PEMBUATAN E-COMMERCE UNTUK PRODUK INTERIOR PADA PENGRAJIN KOMUNITAS HOBI KAYU PADANG Selvi Zola Fenia; Hadi Syahputra; Romi Wijaya
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.22470

Abstract

Abstrak: Salah satu pemanfaatan teknologi terdapat pada pemanfaatan internet dalam hal ekonomi, banyak sekali perusahaan kecil ataupun besar yang menggunakan internet untuk mengembangkan bisnisnya. Hobi Kayu Padang (HKP) adalah sebuah komunitas dari para pengrajin kayu yang berdiri pada tahun 2018 di Padang dengan jumlah anggota 23 orang. Metode pelaksanaan dalam kegiatan PKM ini berupa sosialisasi dalam membangun sistem e-commers berbasis website dan memberikan pelatihan untuk pemakaian aplikasi e-commers. Kegiatan PKM ini dilaksanakan di worshop dan basecamp Aur Duri Padang yang dilaksanakan selama 2 hari, pada tanggal 28 dan 29 Oktober 2023, dihadiri oleh 19 orang peserta yang merupakan bagian dari keanggotaaan komunitas Hobi Kayu Padang (HKP). Manfaat dari kegiatan ini adalah untuk mempermudah anggota komunitas Hobi Kayu Padang (HKP) mempromosikan dan mengenalkan produk atau hasil karya di bidang kayu interior secara online dengan menggunakan aplikasi e-commers. Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah untuk memudahkan anggota HKP dalam memasarkan hasil karya, supaya produk dapat dilihat oleh masyarakat dengan melihat gambar dan membaca description dan langsung menghubungi contact anggota komunitas HKP yang tersedia. Dari kegiatan PKM ini didapatkan hasil bahwa 75% anggota HKP yang mengikuti kegiatan ini dapat menikmati kemudahan untuk memasarkan produk dan hasil karyanya sehingga menjadi peluang besar untuk pelaku UMKM untuk mengembangkan bisnisnya serta memungkinkan UMKM melakukan pemasaran dengan tujuan pasar global, sehingga berpeluang menembus ekspor.Abstract: One of the uses of technology is the use of the internet in economic terms. Many small and large companies use the internet to develop their business. Padang Wood Hobby (HKP) is a community of wood craftsmen which was founded in 2018 in Padang with 23 members. The implementation method for this PKM activity is in the form of socialization in building a website-based e-commerce system and providing training for using e-commerce applications. This PKM activity was carried out at the Aur Duri workshop and basecamp in Padang which was held for 2 days, on 28 and 29 October 2023, attended by 19 participants who were part of the Padang Wood Hobby (HKP) community. The benefit of this activity is to make it easier for Hobi Kayu Padang (HKP) community members to promote and introduce products or work in the interior wood sector online using the e-commerce application. The aim of this PKM activity is to make it easier for HKP members to market their work, so that the product can be seen by the public by looking at the picture and reading the description and directly contacting the available contacts of HKP community members. From this PKM activity, the result was that 80% of HKP members who took part in this activity were able to enjoy the ease of marketing their products and work, making it a great opportunity for MSME players to develop their business and enabling MSMEs to market with the aim of the global market, so that they have the opportunity to penetrate exports.
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN BIOSTATISTIK MELALUI PELATIHAN BIOSTATISTIK BAGI TENAGA KESEHATAN DI RSUD RA KARTINI JEPARA Endang Lestari; Rahayu Rahayu; Dian Indah Setyorini
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.22061

Abstract

Abstrak: Kompetensi penelitian bagi tenaga kesehatan sangat penting untuk mendorong gerakan Evidence Based Medicine (EBM), yakni dengan menyediakan bukti bukti terbaik dari penelitian dengan desain terbaik. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan Biostatistik tenaga Kesehatan RSUD RA Kartini Jepara. Subjek pengabdian ini adalah 24 tenaga Kesehatan di RSUD RA Kartini Jepara. Indikator keberhasilan kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan Biostatistik dan sikap tenaga kesehatan semakin positif terhadap Biostatistik. Kegiatan pengabdian dilakukan dalam bentuk penyuluhan dan praktek olah data serta pemdampingan penyusunan proposal dan pemilihan uji statistic. Data pengetahuan Biostatistik pre dan post pengabdian diolah menggunakan uji T-test berpasangan. Data sikap terhadap Biostatistik pre dan post pelatihan ditampilkan secara deskriptif. Terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pengetahuan statistik sebelum dan sesudah pengabdian (p<0.001). Pasca pelatihan, persepsi tenaga kesehatan terhadap Biostatistik semakin positif. Pengabdian masyarakat dalam bentuk pelatihan biostatistik terhadap tenaga kesehatan RSUD RA Kartini Jepara dapat meningkatkan pengetahuan tenaga kesehatan mengenai biostatistik hingga 42,75% dan dapat meningkatkan persepsi positif terhadap biostatistik.Abstract: Research competency for health professionals is very important to encourage the progress of EBM, particularly by providing the best evidence through studies with the best design. This community service was aimed at increasing the knowledge of biostatistics for health professionals at RA Kartini Hospital, Jepara. In total, 24 health professionals took part the in house training. The indicator of the success of this program was the increase of knowledge of Biostatistics and positive attitude towards Biostatistics among health professionals. This community service program was carried out in the form of lecture and practices of analyzing data utilizing SPSS as well as assistance in preparing proposals and selecting appropriate statistical tests. Data of test score on Biostatistics were collected pre and post service and were analyzed using paired sample T-test test. Data of attitude towards biostatistics pre- and post-training were displayed descriptively. There was a significant difference of biostatistical knowledge scores before and after training (p<0.001. After the training, health professionals' perceptions toward Biostatistics became increasingly positive. Community service in the form of biostatistics training for health professionals at RSUD RA Kartini Jepara could increase the knowledge of biostatistics by up to 42.75% and increase positive perceptions toward biostatistics.
PENGUATAN LITERASI PESERTA DIDIK MELALUI PROGRAM KAMPUS MENGAJAR DI SEKOLAH DASAR Hariyanti Hariyanti; Gigieh Cahya Permady; Saepudin Kartasasmita; Irma Irayanti; Anif Istianah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.20667

Abstract

Abstrak: Kegiatan PKM ini penting dilakukan karena mitra membutuhkan penguatan pada sisi literasi. Saat pelaksanaan observasi ditemukan beberapa masalah seputar literasi seperti adanya peserta didik kelas tinggi yang belum lancar membaca serta minimnya kunjungan peserta didik ke perpustakaan. Mitra dari pengabdian ini adalah kepala sekolah, majelis guru, peserta didik SDN 011 Bukit Kapur Kota Dumai dan 5 orang mahasiswa kampus mengajar Angkatan 6, serta dilaksanakan dari bulan Agustus-November 2023. Adapun kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh tim sebagai berikut: (1) private membaca bagi peserta didik kelas rendah maupun kelas tinggi yang belum lancar membaca; (2) pembuatan poster, dengan beragam tema mengunakan bahan yang didaur ulang; (3) mengaktifkan madding sekolah untuk memancing kreatifitas peserta didik; (4) rutinitas membaca buku di perpustakaan; (5) membuat pojok literasi di perpustakaan dan di setiap ruang kelas; (6) pembiasaan kata Ajaib; (7)private belajar di rumah; (8) mengadakan festival literasi di sekolah. Untuk mengukur keefektifan kegiatan pengabdian dilakukan posttest dan pretest literasi pada kelas 5, Dimana hasilnya menunjukkan bahwa pengetahuan literasi peserta didik meningkat dari angka 69% menjadi 76%.Abstract: This PKM activity is important because partners need strengthening on the literacy side. During the observation, several problems related to literacy were found, such as the presence of high class students who were not yet fluent in reading and the lack of student visits to the library. The partners for this service are the principal, teacher council, students of SDN 011 Bukit Kapur, Dumai City and 5 students from the 6th teaching campus, and will be held from August-November 2023. The service activities carried out by the team are as follows: (1) private reading for low class and high class students who are not yet fluent in reading; (2) making posters, with various themes using recycled materials; (3) activating school madding to stimulate students' creativity; (4) routine reading books in the library; (5) create a literacy corner in the library and in every classroom; (6) Magic word familiarization; (7) private study at home; (8) holding a literacy festival at school. To measure the effectiveness of service activities, a literacy posttest and pretest were carried out in class 5, where the results showed that students' literacy knowledge increased from 69% to 76%.
PEMANFAATAN DUNIA INTERNET DALAM METODE PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL BAGI ANAK USIA DINI DI ERA GLOBALISASI Evi Purnamasari; Dwi Asa Verano
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 4 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i4.25383

Abstract

Abstrak: Perkembangan teknologi yang semakin meningkat apalagi dibidang jaringan, yang mana informasi apa saja bisa kita terima dari jaringan internet. Perkembangan teknologi membuat manusia harus semakin cangih dalam peningkatan wawasan terkait tentang teknologi baik itu guru bahkan anak di usia dini. Kita memfokuskan kepada anak di usia dini yang mana wawasan yang dimiliki belum seutuhnya bisa diterima dengan baik yang artinya dunia internet bisa digunakan sebagai pembelajaran namun bisa menjadi bumerang terhadap anak di usia dini, karena internet tidak hanya memberikan dampak positif melainkan bisa berdampak negatif. Banyaknya guru yang belum memahami akan dampak tersebut, oleh karena itu untuk guru sangat perlu dibekali ilmu pengetahuan tentang pemanfaatan dalam penggunaan untuk anak di usia dini. Kegiatan pelatihan ini menjelaskan tentang bagaimana dalam pemanfaatan internet yang baik sebagai media pembelajaran yang baik dengan menggunakan metode pembelajaran berbasis digital, manfaatnya agar anak di usia dini sudah dibekali wawasan cara penggunaan internet yang baik sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dalam penggunaan internet. Pelatihan ini dihadiri oleh tenaga pendidik yaitu sebanyak 5 (lima) orang guru. Hasil yang dicapai saat ini guru TK Islam An- Nafi’ sudah memiliki kemampuan dalam penggunaan dan pemanfaatan internet dari yang semula 0% menjadi 98% sudah memahami.Abstract: The development of technology is increasing, especially in the field of networks, where we can receive any information from the internet network. The development of technology makes humans have to be more sophisticated in increasing their insight related to technology, both teachers and children at an early age. We focus on children at an early age whose insight is not yet fully accepted, which means that the internet world can be used as learning but can backfire on children at an early age, because the internet not only has a positive impact but can also have a negative impact. Many teachers do not understand the impact, therefore it is very necessary for teachers to be equipped with knowledge about the use of it for children at an early age. This training activity explains how to use the internet properly as a good learning medium using digital-based learning methods, the benefits of which are that children at an early age are already equipped with insight into how to use the internet properly so that unwanted things do not happen in using the internet. This training was attended by 5 (five) teachers. The results achieved at this time are that An-Nafi' Islamic Kindergarten teachers already have the ability to use and utilize the internet from the original 0% to 98% already understanding. 
LITERASI DAN PENDAMPINGAN SERTIFIKASI HALAL BAGI PELAKU USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH Suparwi Suparwi; Danang Kurniawan; Ita Rahmawati; Yulfan Arif Nurohman
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.23480

Abstract

Abstrak: Sertifikat halal penting bagi pelaku UMKM untuk menjamin dan memastikan bahwa produk yang diproduksi benar-benar halal untuk dikonsumsi. Sertifikasi halal menjadi bagian dari senjata UMKM dalam menembus competitive advantage sehingga mampu berkembang dan bersaing di Tingkat lokal maupun internasional. Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, mewajibkan pelaku UMKM untuk memiliki sertifikat halal bagi produk olahannya. Tujuan utama pengabdian adalah memberikan sosialisasi, pemahaman, pengetahuan dan kemudahan dalam mendaftarkan sertifikasi halal bagi para pelaku usaha di Kabupaten Kudus khususnya UMKM di sekitar kampus IAIN Kudus. Hasil literasi dan pendampingan dari total 30 pelaku usaha hampir 90% belum pernah mengikuti pelatiahan sisanya 10% pernah mendapatkan pelatihan/sosialisasi. Sedangkan pemahaman peserta pasca pelatihan terkait dengan literasi sertifikasi halal yang kami sampaikan 50% memahami, 36,7% kurang memahami dan 13,3% tidak faham. Adapun keinginan mendaftarkan sertifikasi halal pasca kegiatan 56,7% memiliki keinginan, 26, 7% masih ragu-ragu dan sisanya 16,7% belum memiliki keinginan. Dalam memantau keberhasilan kegiatan literasi dan pendampingan sertifikasi halal bagi pelaku UMKM dilakukan pendampingan pasca pelatihan untuk teknis pendaftaran dan syarat mendapatkan sertifikat halal. Evaluasi kegiatan kami lakukan melalui pengisian google form yang sudah kami sediakan. Kegiatan pengabdian Masyarakat yang kami laksankan mendapatkan apresiasi dari peserta dan mengharapkan dilakukan kegiatan.Abstract: Halal certificates are important for MSME players to guarantee and ensure that the products produced are truly halal for consumption. Halal certification is part of MSMEs' weapons in gaining competitive advantage so that they are able to develop and compete at local and international levels. Law Number 11 of 2020 concerning Job Creation requires MSMEs to have halal certificates for their processed products. The main aim of the service is to provide outreach, understanding, knowledge and convenience in registering halal certification for business actors in Kudus Regency, especially MSMEs around the IAIN Kudus campus. Nearly 90% of the literacy and mentoring results from a total of 30 business actors have never attended training, the remaining 10% have received training/socialization. Meanwhile, post-training participants' understanding regarding halal certification literacy, we said, was 50% understanding, 36.7% did not understand and 13.3% did not understand. Regarding the desire to register for halal certification after the activity, 56.7% had the desire, 26.7% were still unsure and the remaining 16.7% did not have the desire. In monitoring the success of literacy activities and halal certification assistance for MSME players, post-training assistance is provided for technical registration and requirements for obtaining a halal certificate. We evaluate our activities by filling in the Google form that we have provided. The community service activities that we carry out receive appreciation from the participants and they hope that the activities will be carried out.
PENGELOLAAN LIMBAH MINYAK GORENG AGAR AMAN DAN BERMANFAAT Agus Nugroho Setiawan; Septi Nur Wijayanti; Perdana Priya Haresmita; Sherin Nawang Nauroh Nazhifah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.21838

Abstract

Abstrak: Minyak jelantah atau used cooking oil (UCO) merupakan salah satu limbah rumah tangga yang hampir selalu dihasilkan setiap hari, yang apabila dikonsumsi terus–menerus dapat membahayakan tubuh dan memicu berbagai penyakit. Permasalahan jelantah juga terjadi pada rumah tangga ibu–ibu di Kecamatan Turi, Sleman. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan limbah minyak jelantah menjadi berbagai barang yang lebih bermanfaat, dengan mitra sasaran Ibu–ibu anggota Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) Donokerto I, Turi berjumlah 30 orang. Pengabdian kepada Masyarakat dilakukan dengan beberapa metode yaitu sosialisasi, penyuluhan, demo dan pelatihan, praktik serta pendampingan. Evaluasi dilakukan selama dan paska kegiatan dengan pre–test dan post–test, serta penilaian terhadap produk yang dihasilkan. Hasil pengabdian kepada masyarakat mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Ibu–ibu ‘Aisyiyah dalam mengelola minyak jelantah menjadi barang yang lebih bermanfaat. Tingkat partisipasi peserta dalam berbagai kegiatan mencapai 90%, pengetahuan Ibu–ibu ‘Aisyiyah tentang bahaya penggunaan minyak jelantah meningkat dari 67 menjadi 83, dan sebagian besar peserta (90%) menyatakan akan merubah pola pengelolaan minyak jelantah dari yang sebelumnya hanya dibuang akan diolah menjadi lilin jelantik dan sabun cuci tangan. Untuk meningkatkan keberhasilan program tetap perlu dilakukan pembinaan dan pendampingan yang berkelanjutan terutama oleh Ketua PRA dan Majelis Ekonomi.Abstract: Used cooking oil (UCO) is a household waste almost always produced daily. If consumed continuously, it can harm the body and trigger various diseases. The problem of waste cooking also occurs in women's households in Turi District, Sleman. This community service aims to increase knowledge and skills in utilizing used cooking oil waste to create various more useful goods, with the target partners being 30 members of the Branch Board of the 'Aisyiyah (PRA) Donokerto I, Turi. Community service uses several methods: socialization, counseling, demonstrations, training, practice, and mentoring. Evaluation is carried out during and after the activity with a pre–test and post–test and an assessment of the products. The results of community service were that they could increase the knowledge and skills of ‘Aisyiyah members in managing used cooking oil and making it more useful. The level of participant participation in various activities reached 90%, the knowledge of 'Aisyiyah members about the dangers of using used cooking oil increased from 67 to 83 (100 scale), and the majority of participants (90%) stated that they would change the pattern of managing used cooking oil from previously just throwing it away to processing it into aromatherapy candles and hand washing soap.
EDUKASI IBU HAMIL DAN IBU DENGAN BALITA MELALUI SOSIALISASI PENCEGAHAN STUNTING Dwiana Amalia Rhasiqah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.21251

Abstract

Abstrak: Stunting atau pertumbuhan fisik yang terhambat pada anak yang bersifat irreversible, menjadi isu kesehatan yang serius di sejumlah negara berkembang, termasuk di dalamnya Indonesia. Untuk mengurangi prevalensi stunting, diperlukan upaya pencegahan melalui kegiatan yang intensif. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan sasaran terkait stunting pada anak. Pengabdian dilakukan oleh mahasiswa tim KKN Desa Tegaldlimo dengan metode sosialisasi tentang stunting melalui media power point dan sesi tanya jawab. Peserta kegiatan sosialisasi adalah 66 dari 75 peserta yang telah diundang terdiri dari ibu yang memiliki balita, ibu yang sedang hamil, dan kader kesehatan. Evaluasi kegiatan ini menunjukkan bahwa semua indikator keberhasilan telah terpenuhi, dengan kehadiran peserta mencapai ≥75% dari total undangan yang disebarkan, serta peningkatan pengetahuan peserta berdasarkan hasil pre-test (49%) dan post-test (65,3%) yang telah dilakukan sebelumnya.Abstract: Stunting or stunted physical growth in children that is irreversible, has become a serious health issue in a number of developing countries, including Indonesia. To reduce the prevalence of stunting, prevention efforts through intensive activities are needed. The activity aims to increase understanding and knowledge of targets related to stunting in children. The service was carried out by students of the Tegaldlimo Village KKN team with socialization methods about stunting through power point media and question and answer sessions. The participants of the socialization activity were 66 out of 75 participants who had been invited consisting of mothers who had toddlers, mothers who were pregnant, and health cadres. The evaluation of this activity shows that all success indicators have been met, with the attendance of participants reaching ≥75% of the total invitations distributed, as well as increasing participants' knowledge based on the results of the pre-test (49%) and post-test (65.3%) that have been carried out previously.