cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,932 Documents
PENDAMPINGAN PENINGKATAN LITERASI DAN NUMERASI MELALUI MEDIA INSPIRATIF SEDERHANA Viviana Murni; Ferdinandus Ardian Ali; Yuliana Fontania; Rufina Arsenia Anggung
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.27333

Abstract

Abstrak: Kemampuan literasi dan numerasi sangat penting dalam menghadapi perkembangan zaman yang cepat dan dinamis. Literasi dan numerasi perlu ditanamkan sejak dini agar anak-anak lebih mandiri dan percaya diri dalam menjalani kehidupannya. Paroki Lawir merupakan salah satu paroki yang ada di kevikepan Borong, Kecamatan Lamba Leda Timur, Kabupaten Manggarai Timur. Salah satu kebutuhan di Paroki ini adalah pendampingan literasi dan numerasi terhadap 30 anak-anak SEKAMI (Serikat Kepausan dan Misioner). Dalam upaya meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi, tim melaksanakan pendampingan kepada anak-anak SEKAMI Paroki Lawir. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan hard skill anak SEKAMI. Dengan demikian, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah ceramah dan praktik menggunakan media inspiratif. Kegiatan ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan yaitu persiapan berupa survey, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil survei memberikan gambaran terkait salah satu kebutuhan paroki Lawir yaitu pendampingan literasi dan numerasi SEKAMI sebanyak 30 orang. Kegiatan pendampingan yang diisi dengan ceramah dan praktik dapat meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi. Kegiatan ini diakhiri dengan evaluasi dilakukan dengan memberikan pre-test dan post-test dengan menggunakan soal uraian sebanyak 5 (lima) nomor untuk mengukur kemampuan literasi dan numerasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kemampuan literasi dan numerasi berada pada angka 52,33%.Abstract: Literacy and numeracy skills are very important in facing the rapid and dynamic development of the times. Literacy and numeracy need to be instilled early so that children are more independent and confident in living their lives. Lawir Parish is one of the parishes in the diocese of Borong, East Lamba Leda District, East Manggarai Regency. One of the needs in this parish is literacy and numeracy assistance for 30 SEKAMI (Pontifical and Missionary Union) children. In an effort to improve literacy and numeracy skills, the team provided assistance to the SEKAMI children of Lawir Parish. This activity aims to improve the hard skills of SEKAMI children. Thus, the method used in this research is lecture and practice using inspirational media. This activity was carried out through several stages, namely preparation in the form of surveys, implementation, and evaluation. The survey results provide an overview of one of the needs of Lawir parish, namely literacy and numeracy assistance for 30 SEKAMI children. Mentoring activities filled with lectures and practices can improve literacy and numeracy skills. This activity ended with an evaluation by giving a pre-test and post-test using 5 (five) description questions to measure literacy and numeracy skills. The evaluation results showed that literacy and numeracy skills were at 52.33%.
SOSIALISASI APLIKASI BIOENZYM PADA TANAMAN KEDELAI DI KAWASAN PESISIR Yudhi Harini Bertham; Yuwana Yuwana; Agus Susatya; Zainal Arifin; Zulfia Memi Mayasari; Nurqutni Nurqutni
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i1.27934

Abstract

Abstrak: Pupuk kimia dalam jangka panjang dapat menyebabkan pencemaran lingkungan, merusak ekosistem tanah, serta mengancam keberlanjutan produksi pertanian. Sebagai alternatif ramah lingkungan, bioenzyme hadir sebagai solusi untuk meningkatkan kesuburan tanah dan mendukung pertanian berkelanjutan. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan keterampilan petani melalui pendekatan hard skill dengan memberikan pelatihan teknis mengenai bioenzyme, yang mencakup sosialisasi untuk meningkatkan pengetahuan petani tentang pengertian, manfaat, cara penggunaan, dan penerapan bioenzyme dalam berbagai tahapan pertanian. Kelompok mitra dalam kegiatan ini adalah 25 orang anggota kelompok Wanita Tani di Kecamatan Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dilaksanakan dengan metode sosialisasi yaitu pemaparan materi, diskusi, serta pemberian 10 pertanyaan pre-test dan post-test sebagai alat evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebelum kegiatan sosialisasi, hanya 20% peserta yang mengetahui pengertian bioenzyme, 10% yang mengetahui manfaatnya, dan 0% yang memahami cara aplikasinya. Namun, hasil post-test menunjukkan peningkatan yang signifikan, dengan 100% peserta memahami pengertian dan manfaat bioenzyme, serta 88% peserta memahami cara aplikasi bioenzyme.Abstract: Chemical fertilizers, in the long term, can cause environmental pollution, damage soil ecosystems, and threaten the sustainability of agricultural production. As an eco-friendly alternative, bioenzymes emerge as a solution to enhance soil fertility and support sustainable agriculture. The objective of this community service activity is to improve farmers' skills through a hard skill approach by providing technical training on bioenzymes, including sessions to enhance farmers' knowledge about the definition, benefits, usage, and application of bioenzymes in various agricultural stages. The target group for this activity consists of 25 members of the Women Farmers Group in Muara Bangkahulu District, Bengkulu City. The community service activities were conducted using a socialization method, involving presentations, discussions, and the use of 10 pre-test and post-test questions as evaluation tools. The evaluation results revealed that before the socialization, only 20% of participants understood the definition of bioenzymes, 10% were aware of their benefits, and 0% knew how to apply them. However, post-test results showed significant improvements, with 100% of participants understanding the definition and benefits of bioenzymes, and 88% demonstrating knowledge of bioenzyme application methods.
PENINGKATAN EFEKTIVITAS TERNAK ITIK RAMBON MENGGUNAKAN TEKNOLOGI PENETAS TELUR ITIK RAMBON BERBASIS IOT MENGGUNAKAN SOLAR PANEL Rindi Wulandari; Juju Juaeriyah; Sandi N W; Taryo Taryo; Lutvi Aji
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.26702

Abstract

Abstrak: Itik Rambon (Ras milik Cirebon) merupakan salah satu komoditas ternak unggas lokal Indonesia, dan berasal dari Provinsi Jawa Barat. Tujuan dari kegiatan ini adalah (1) meningkatkan efektivitas kegiatan ternak itik rambon pada kelompok tani bebek unggul dengan menerapkan aplikasi PETIR (Penetas Telur Itik Rambon) otomatis berbasis IoT yang dapat dilakukan pada jarak jauh; dan (2) mengatasi pemadaman energy listrik bergilir yang dilakukan PLN dengan menerapkan solar panel sebagai sumber energy listrik ramah lingkungan. Metode yang dilakukan adalah kegiatan workshop terkait penggunaan teknologi PETIR dalam menetaskan telur secara otomatis menggunakan IoT dan workshop pemeliharaan solar panel pada kelompok tani bebek unggul di Desa Karanganyar Kab. Cirebon. Peserta kegiatan terdiri dari 14 orang yang masing masing memiliki usaha penetasan itik rambon. Kegiatan PKM berjalan dengan lancar dan baik dengan luaran berupa teknologi PETIR berbasis IoT menggunakan solar panel sebagai pasokan energy listrik. Dari hasil kuisioner diperoleh Lebih dari 85% peserta setuju terkait kebermanfataan program dan dilakukan pendampingan lanjutan untuk penggunaan teknologi PETIR. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan teknologi PETIR berbasis solar panel mampu menjadi solusi alternatif bagi kelompok tani Bebek Unggul.Abstract: Rambon Duck (Cirebon breed) is one of Indonesia's local poultry commodities, and originates from West Java Province. The objectives of this activity are (1) to increase the effectiveness of rambon duck farming activities in superior duck farmer groups by implementing the PETIR (Ramboon Duck Egg Incubator) application based on automatic IoT that can be done remotely; and (2) rolling blackouts carried out by PLN by implementing solar panels as a source of environmentally friendly electrical energy. The method used is a workshop activity related to the use of PETIR technology in hatching eggs automatically using IoT and a solar panel maintenance workshop in superior duck farmer groups in Karanganyar Village, Cirebon Regency. The participants of the activity consisted of 14 people, each of whom had a rambon duck hatchery business. The PKM activity went smoothly and well with the output in the form of IoT-based PETIR technology using solar panels as a supply of electrical energy. From the results of the questionnaire obtained, more than 85% of participants agreed regarding the program's benefits and provided further assistance for the use of PETIR technology. This shows that the use of solar panel-based PETIR technology can be an alternative solution for the Bebek Unggul Farmers group.
IMPLEMENTASI PENINGKATAN PSIKOLOGIS LITERASI DAN KREATIVITAS SISWA TUNANETRA BERBANTUAN KARTU UNO KIMIA UNSUR BERBASIS BRAILLE Dwi Bagus Rendy Astid Putera; Wiwin Puspita Hadi; Zainal Abidin
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.27524

Abstract

Abstrak: Tujuan utama dalam pengabdian ini untuk mengukur peningkatan literasi dan kreativitas serta respon mitra setelah menerapkan media permainan kartu UNO kimia unsur berbasis braille berdasarkan indikator literasi dan kreativitas bagi siswa tuna Netra. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SLBN Kekeyan, Kabupaten Bangkalan. Metode pada kegiatan ini berupa praktek penerapan media permainanan kartu UNO kimia unsur berbasis braille. Instrumen yang digunakan berupa tes literasi kreativitas dan angket respon mitra. Responden yang digunakan dalam program ini sebanyak 35 orang yang terdiri atas 30 orang pengajar dan 5 orang siswa tunanetra. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan terdapat peningkatan kemampuan literasi kreativitas mitra dengan kategori tinggi 25% dan kategori sedang 75%.Abstract: The main objective of this community service is to measure the increase in literacy and creativity and partner responses after implementing the Braille-based chemical element UNO card game media based on literacy and creativity indicators for blind students. The implementation of this community service activity was carried out at SLBN Kekeyan, Bangkalan Regency. The method in this activity is in the form of practicing the application of Braille-based chemical element UNO card game media. The instruments used are creativity literacy tests and partner response questionnaires. The respondents used in this program were 35 people consisting of 30 teachers and 5 blind students. The results of the community service activity showed that there was an increase in the partners' creativity literacy abilities with a high category of 25% and a moderate category of 75%.
PELATIHAN PEMBUATAN KONTEN BERKUALITAS DAN DIGITAL MARKETING: KUNCI SUKSES PENJUALAN DIGITAL BAGI UMKM Annisa Retno Utami; Kania Ratnasari; Julfi Restu Amelia
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.26919

Abstract

Abstrak: Eera digital menuntut UMKM agar mampu menarik perhatian konsumen dengan membuat konten digital. Kegiatan pelatihan ini menjadi penting bagi pelaku usaha, khususnya di sektor kuliner, agar dapat memanfaatkan platform digital. Tujuan kegiatan ini yaitu untuk memberikan pemahaman kepada pelaku UMKM tentang cara membuat konten yang relevan, menarik, dan mampu membangun citra merek yang kuatmembantu UMKM dalam memilih platform digital, memberikan pemahaman dalam membuat copywriting agar dapat mempengaruhi, menginspirasi dan mengajak konsumen untuk membeli dan membangun brand awareness. Metode yang digunakan dengan memberikan pelatihan pemaparan materi digital marketing dan membuat konten yang menarik serta workshop pembuatan konten yang berkualitas serta penggunaan copywriting yang menarik dengan AI. Tahapan kegiatan dimulai dari identifikasi, perencanaan, pelatihan & workshop, evaluasi. Mitra dari kegiatan ini yaitu UMKM yang berfokus pada usaha kuliner (makanan & minuman) yang berjumlah 23 usaha yang berada di Kecamatan Ciomas dan Pagelaran. Evaluasi dari kegiatan ini diukur dengan memberikan 4 pertanyaan pre-test dan post-test serta mitra diminta untuk membuat konten foto produk dan penggunaan copywring di media sosial. Dari hasil pre-test dan post-test pemahaman peserta dari rata-rata 25% menjadi 95%, selain itu peserta memiliki kemampuan softskill dalam membuat foto produk dan editing foto.Abstract: The purpose of this activity is (1) to provide understanding to MSME actors on how to create relevant, interesting content that can build a strong brand image. (2) to help MSMEs in choosing a digital platform, (3) to provide understanding in creating copywriting in order to influence, inspire and invite consumers to buy and build brand awareness. The method used is to provide training in presenting digital marketing materials and creating interesting content as well as workshops on creating quality content and using interesting copywriting with AI. The stages of the activity start from identification, planning, training & workshops, evaluation. The partners of this activity are MSMEs that focus on culinary businesses (food & beverages) totaling 23 businesses located in Ciomas and Pagelaran Districts. The evaluation of this activity is measured by pre-test and post-test and partners are asked to create product photo content and use copywriting on social media. From the results of the pre-test and post-test, the participants' understanding increased from an average of 25% to 95%, in addition, participants have soft skills in creating product photos and editing photos.
EDUKASI HUKUM DAN SIMULASI PENCEGAHAN KENAKALAN TERHADAP ANAK Liza Agnesta Krisna; Rini Fitriani; Nurasyiah Nurasyiah; Fairus Fairus
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i1.26756

Abstract

Abstrak: Kenakalan terhadap anak menjadi hal yang perlu diperhatikan di Desa Kota Lintang Kecamatan Kualasimpang Kabupaten Aceh Tamiang, karena banyaknya kasus kenakalan yang terjadi di desa tersebut, seperti narkoba, eksploitasi, KDRT, dan pemerkosaan. Tujuan PKM ini untuk memberikan edukasi dan simulasi pemahaman kepada masyarakat tentang undang-undang perlindungan anak dan pentingnya pencegahan kenakalan pada anak beserta hukum Sistem Peradilan Pidana Anak. PKM ini menggunakan metode sosialisasi dan workshop. Pengabdian ini diikuti oleh 31 orang terdiri dari 20 orang masyarakat Desa Kota Lintang, 6 orang perangkat desa, 2 orang dosen, dan 3 orang mahasiswa. Evaluasi pengabdian dilakukan melalui sebaran kuesioner. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa: (1) 84% Mitra mengalami peningkatan pemahaman tentang undang-undang perlindungan anak; (2) 85% Mitra mengalami peningkatan tentang pentingnya pencegahan kenakalan pada anak; (3) 87% Mitra mengalami peningkatan pemahaman tentang undang-undang Sistem Peradilan Pidana Anak; (4) 86% Mitra mengalami peningkatan kesadaran akan konsekuensi hukum dari perilaku kenakalan; dan (5) 85% Mitra mengalami peningkatan pemahaman cara mengatasi kenakalan anak melalui simulasi pencegahan kenakalan anak.Abstract: Child delinquency is a matter that needs to be considered in Kota Lintang Village, Kualasimpang District, Aceh Tamiang Regency, because of the many cases of delinquency that occur in the village, such as drugs, exploitation, domestic violence, and rape. The purpose of this PKM is to provide education and simulation of understanding to the community about child protection laws and the importance of preventing delinquency in children along with the law on the Juvenile Criminal Justice System. This PKM uses socialization and workshop methods. This community service was attended by 20 people from Kota Lintang Village, 6 village officials, 2 lecturers, 3 students. The evaluation of the community service was carried out through the distribution of questionnaires. The results of the community service showed that: (1) 84% of Partners experienced an increase in understanding of child protection laws; (2) 85% of Partners experienced an increase in the importance of preventing delinquency in children; (3) 87% of Partners experienced an increase in understanding of the Juvenile Criminal Justice System law; (4) 86% of Partners experienced an increase in awareness of the legal consequences of delinquent behavior; and (5) 85% of partners experienced an increase in understanding of how to deal with juvenile delinquency through juvenile delinquency prevention simulations.
PELATIHAN MEMBACA MELALUI BUKU CERITA BERGAMBAR BAGI ANAK-ANAK DI TARAKAN KALIMANTAN UTARA Asih Riyanti; Nurul Hanna Fauziyyah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.27088

Abstract

Abstrak: Anak-anak di wilayah pesisir Kalimantan Utara mengalami budaya baca yang rendah. Para orang tua kurang memerhatikan pendidikan dan tidak memfasilitasi perkembangan membaca anak-anaknya. Banyak anak-anak yang tidak dapat memahami isi bacaan. Oleh karena itu dilakukan Pelatihan membaca dengan buku cerita bergambar ini di Selumit Kalimantan Utara yang bertujuan meningkatkan minat dan budaya baca anak. Selain itu, tujuan lainnya untuk memberikan penguatan kepada orang tua dan anak tentang pentingnya membaca agar pengetahuanya bertambah. Kegiatan ini dilaksanakan di Selumit Kalimantan Utara. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah demonstrasi dan pelatihan. Peserta pelatihan dalam kegiatan ini berjumlah 19 anak. Tim melakukan evaluasi untuk melihat keberhasilan anak yaitu dengan meminta anak membaca buku cerita bergambar bergantian, memberikan angket, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pelatihan membaca di Selumit Kalimantan Utara terbukti mampu mengubah pola pikir masyarakat tentang manfaat membaca dan meningkatkan minat baca anak. Hal ini diketahui dari hasil angket dan wawancara yang diberikan kepada peserta. Sebelum dilakukan pelatihan terdapat 26% yang suka membaca dan dapat memahami bacaan. Adapun setelah adanya pelatihan ini, terjadi peningkatan anak yang suka membaca dan dapat memahami bacaan sebanyak 86%.Abstract: Children in the coastal areas of North Kalimantan experience a low reading culture. Parents pay little attention to education and do not facilitate the development of their children's reading. Many children cannot understand the contents of the reading. Therefore, reading training with picture story books was carried out in Selumit, North Kalimantan, which aims to increase children's interest and reading culture. In addition, another goal is to reinforce to parents and children the importance of reading so that their knowledge increases. This activity was carried out in Selumit, North Kalimantan. The methods used in this activity were demonstrations and training. The training participants in this activity numbered 19 children. The team evaluated the success of the children by asking the children to read in turns and interviews. The results of the study showed that the reading training program in Selumit, North Kalimantan was proven to be able to change people's mindsets about the benefits of reading and increase children's interest in reading. This is known from the results of interviews given to participants. Before the training, there were 26% who liked to read and could understand reading. After this training, there was an increase in children who wanted to read and could understand reading by 86%.
DIVERSIFIKASI PRODUK BERBASIS LIMBAH KRESEK SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN PENGRAJIN GERABAH BANYUMULEK Novi Yanti Sandra Dewi; Muliatiningsih Muliatiningsih; Muanah Muanah; Muhammad Haikal Efendi; Imam Mabrur
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.27663

Abstract

Abstrak: Peningkatan pemanfaatan plastik untuk keperluan rumah tangga berdampak pada banyaknya sampah plastik yang dihasilkan sehingga menjadi penyumbang limbah yang tidak hanya sulit terurai secara alami, tetapi juga dapat mencemari lingkungan secara signifikan Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan produk gerabah yang inovatif dengan memanfaatkan limbah plastik kresek, serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam pemanfaatan limbah dan inovasi produk. Pelaksanaan kegiatan dimulai dari sosialisasi dan penyuluhan a, pelatihan aplikasi limbah plastik kresek pada gerabah serta tahap terakhir adalah evaluasi kegiatan yang dilakukan dengan memberikan kuisioner untuk diisi oleh mitra, yaitu ibu-ibu anggota kelompok Industri Rumah Tangga Muhajirin sebanyak 20 orang. Kegiatan ini berbasis pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan produktivitas melalui diversifikasi produk. Diversifikasi produk berbasis limbah kresek telah menciptakan nilai tambah pada produk gerabah. Pengrajin berhasil meningkatkan estetika dan daya jual gerabah melalui penggunaan bahan dekoratif limbah plastik, yang tidak hanya mengurangi limbah tetapi juga meningkatkan keterampilan pengrajin hingga 60%.Abstract: The increase in the use of plastic for household purposes has an impact on the amount of plastic waste produced so that it becomes a contributor to waste that is not only difficult to decompose naturally, but can also significantly pollute the environment This service activity aims to develop innovative pottery products by utilizing plastic waste, as well as increasing partners' knowledge and skills in waste utilization and product innovation. The implementation of activities starts from socialization and counseling, training in the application of plastic waste in pottery and the last stage is the evaluation of activities carried out by providing questionnaires to be filled in by partners namely 20 women members of the Muhajirin Household Industry group. This activity is based on community empowerment to increase productivity through product diversification. Product diversification based on crackle waste has created added value to pottery products. Craftsmen managed to improve the aesthetics and marketability of pottery through the use of plastic waste decorative materials, which not only reduced waste but also increased the skills of craftsmen by 60%.
PEMBERDAYAAN KADER UNTUK MENCEGAH DAN TERAPI TERJADINYA BABY BLUES PADA IBU NIFAS Nurnaningsih Ali Abdul; Selvi Mohamad; Magdalena Martha Tompunuh; Nancy Olii; Ika Suherlin; Herman Priyono Luawo
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.27386

Abstract

Abstrak: Permasalahan yang dihadapi mitra saat ini adalah 3 orang ibu nifas yang mengalami baby blues. Hal ini karena kurangnya pengetahuan, dan dukungan dari pihak keluarga serta petugas kesehatan. Masalah baby blues masih dianggap wajar sehingga seringkali terabaikan dan tidak tertangani dengan baik. Tidak sedikit ibu yang mengalami baby blues yang berdampak buruk pada kesehatan tubuh dan mental yang awalnya ringan kemudian berkembang cepat, sehingga ibu bisa saja bunuh diri atau menyakiti bayinya sendiri.Tujuan Pengabdian masyarakat adalah meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan pada kader tentang pencegahan dan terapi baby blues pada ibu nifas melalui yoga post partum. Sasaran dalam penelitian ini adalah kader yang berjumlah 6 orang. Metode pelaksanaan kegiatan pengabmas ini melalui edukasi dan pelatihan yoga post partum menggunakan video. Evaluasi kegiatan melalui pre dan posttest dan hasilnya terjadi peningkatan pengetahuan menjadi 85% dan ketrampilan kader sebesar 98,5%.Abstract: The problem the partners are currently facing is 3 postpartum mothers who are experiencing baby blues. This is due to a lack of knowledge and support from the family and health workers. The problem of baby blues is still considered normal so it is often ignored and not treated properly. Not a few mothers experience baby blues which has a negative impact on physical and mental health, which initially is mild and then develops quickly, so that the mother may commit suicide or hurt her own baby. The aim of community service is to increase knowledge and skills among cadres regarding the prevention and therapy of baby blues in Postpartum mothers through post partum yoga. The target in this research was a cadre of 6 people. The method for implementing this community service activity is through postpartum yoga education and training using videos. Evaluation of activities through pre and posttests 85% and the results showed an increase in cadre knowledge and skills by 98.5%.
PEMBINAAN IBU HAMIL DENGAN VIDEO EDUKASI STOP ANEMIA DALAM PENCEGAHAN ANEMIA Yollanda Dwi Santi Violentina; Puspita Sukmawaty Rasyid; Veny Delvia Pombaile
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i1.27948

Abstract

Abstrak: Desa Dunggala merupakan salah satu desa yang memiliki masalah anemia pada ibu hamil yang masih tinggi. Rendahnya pengetahuan ibu hamil dan kader dalam pencegahan anemia memberikan dampak tingginya angka kejadian anemia pada ibu hamil. Tujuan pengabdian masyarakat yaitu meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan kader tentang pencegahan anemia pada ibu hamil dengan memberikan pembinaan ibu hamil dan kader menggunakan video Edukasi Stop Anemia (ESA). Metode pengabdian masyarakat yaitu membentuk kelas ibu hamil, kemudian melakukan pretest tentang pengetahuan anemia ibu hamil, melakukan edukasi ibu hamil dengan video ESA, membagikan leaflet sebagai panduan, melakukan pengecekan kadar hemoglobin sebelum dan sesudah dilakukan pembinaan, kemudian melakukan evaluasi dengan melakukan posttest tentang materi pembinaan menggunakan kuesioner. Mitra pada pengabmas ini yaitu kader sebanyak 2 orang dengan sasarannya ibu hamil berjumlah 15 orang. Hasil pengabdian masyarakat didapatkan bahwa pengetahuan kader sebelum dan sesudah pelatihan meningkat dari 12,20% menjadi 14,40%. Dari 15 orang ibu hamil yang dilakukan pemeriksaan kadar hemoglobin terdapat 81% ibu hamil yang berada dalam kategori normal setelah dilakukan pembinaan ibu hamil.Abstract: Pregnant women in Dunggala Village continue to face a significant anemia problem. The low knowledge of pregnant women and cadres in preventing anemia has an impact on the high incidence of anemia in pregnant women. The aim of community service is to increase the knowledge of pregnant women and cadres about preventing anemia in pregnant women by providing guidance to pregnant women and cadres using the Stop Anemia Education (SAE) video. The community service method is to form a class for pregnant women, then provide guidance for pregnant women with SAE videos, distribute leaflets as a guide, check hemoglobin levels before and after the guidance, then carry out an evaluation by conducting a post-test on the guidance material using a questionnaire. The partners in this community service are a cadre of 2 people, with the target being 15 pregnant women. The results of community service showed that cadres' knowledge before and after training increased from 12.20% to 14.40%. Of the 15 pregnant women whose hemoglobin levels were checked, 81% of the pregnant women were in the normal category after providing guidance for pregnant women.