cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,084 Documents
STRATEGI MENINGKATKAN KEPATUHAN TERHADAP PROTOKOL KESEHATAN DI MASA PANDEMI COVID 19 Yunita, Rizka; Wahyusari, Shinta; Isnawati, Iin Aini
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.556 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.5027

Abstract

Abstrak: Covid 19 merupakan penyakit baru dan menjadi isu global dalam bidang kesehatan karena penyebarannya yang sangat cepat. Kesadaran masyarakat akan pentingnya mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah masih kurang. Oleh karena itu, perlu diadakan sebuah kegiatan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan sehingga angka penyebaran covid 19 dapat ditekan. Kegiatan yang dilaksanakan berupa penyuluhan yang dilakukan di STIKes Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan pada mahasiswa semester satu sebanyak 50 orang. Kegiatan ini dilakukan dalam empat tahap yaitu pemberian informed consent dan pretest, penyuluhan tentang pentingnya mematuhi protokol kesehatan, pembagian leaflet dan masker gratis, dan monitoring serta evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa skor rata-rata kepatuhan mahasiswa mengalami peningkatan setelah dilakukan kegiatan. Hasil observasi menunjukkan bahwa mahasiswa menunjukkan perilaku patuh terhadap protokol kesehatan seperti cuci tangan, memakai masker dan menajga jarak. Perlu adanya penambahan media yang digunakan seperti media elektronik, atau berupa banner agar semua mahasiswa mudah mendapatkan informasi mengenai protokol kesehatan dengan tepat.Abstract:  Covid 19 is a new disease and has become a global issue in the health sector because of its rapid spread. Public awareness of the importance of complying with health protocols set by the government is still lacking. Therefore, it is necessary to hold an activity to increase public compliance with health protocols so that the spread of Covid 19 can be reduced. Activities carried out in the form of counseling were carried out at STIKes Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan to 50 first semester students. This activity was carried out in four stages, namely giving informed consent and pretest, counseling on the importance of complying with health protocols, distributing leaflets and free masks, and monitoring and evaluation. The results of the evaluation show that the average score of student compliance has increased after the activity was carried out. The results of observations showed that students showed obedient behavior to health protocols such as washing hands, wearing masks and extending distance. There needs to be additional media used such as electronic media, or in the form of banners so that all students can easily get information about health protocols precisely.
A SIMPLE SCHOOL PROFILE WEBSITE USING WORDPRESS AS AN INFORMATION AND PROMOTION MEDIA Gardenia, Nia; Gusniwati, Mira; Rahadyan, Andri; Kurniawan, Indra
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.837 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.4784

Abstract

Abstract: A school profile website is a website that contains information about a school to introduce and provide the information to other parties such as the communities, parents, or partners of the school itself. This community service activity aims to raise awareness for school managers and teachers about the importance of using the internet/website to develop the potential of schools. The method of implementation is a workshop. There are 13 participants, who are teachers and staff in TK Qurrota A’yun and PAUD Mawar. The results in this community service activity are that around 20% of participants can create a simple school profile website using WordPress, and around 30% of participants can use the website as an information and promotion media.
PELATIHAN PENYAJIAN PEMBELAJARAN DENGAN BERBASIS DARING BAGI GURU - GURU DI RA AL-FARIQ Azhar, Zulfi; Hutahaean, Jeperson; Mulyani, Neni
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 3 (2021): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.837 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i3.4585

Abstract

Abstrak: Para guru di Sekolah Taman Kanak Kanak  RA Al-Fariq, Sei Silau Timur, Kecamatan Buntu Pane, Kabupaten Asahan  merasakan keterbatasan informasi dalam aplikasi dan tidak tersedianya pula media pembelajaran dan kemampuan serta skill dalam membuat media pembelajaran. Akibatnya siswa merasa jenuh dan mengalami kesulitan dalam memahami materi yang diajarkan oleh guru dan tujuan pembelajaran tidak bisa tercapai sesuai dengan target pada kurikulum yang berlaku di sekolah tersebut. Dalam hal ini maka dilaksanakan pelatihan oleh tim kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh STMIK Royal Kisaran, yang bertujuan untuk memberikan pemahaman dan skill dalam membuat media pembelajaran yang dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa sehingga kemampuan para guru dalam pembuatan media pembelajaran menjadi meningkat. Metode yang dilaksanakan dengan praktek dan pendampingan berupa pengoperasionalisasian program google classroom sesuai dengan materi ajarnya masing-masing. Tahapan pelaksanaan yang dilakukan dengan melakukan tahapan awal dengan mengidentifikasi kondisi sekolah dan guru dalam menetapkan bentuk kegiatan yang akan dilakukan, pelaksanaan pelatihan dan pendampingan pemanfaatan google classroom dan evaluasi pencapaian dan manfaat pelatihan. Semua peserta dapat mengikuti kegiatan ini sampai selesai. Dari jumlah 25 peserta yang ikut yang mampu menyelesaikan sesuai dengan kriteria yang diharapkan dari kegiatan ini adalah 22 orang peserta dengan persentase keberhasilan sekitar  90%. Abstract: Teachers at RA Al-Fariq Kindergarten School, East Sei Silau, Buntu Pane District, Asahan District feel that there is limited information in the application and the unavailability of learning media and the ability and skills to make learning media. As a result, students feel bored and have difficulty understanding the material taught by the teacher and learning objectives cannot be achieved in accordance with the targets in the curriculum applicable at the school. In this case, training was carried out by the community service activity team by STMIK Royal Kisaran, which aims to provide understanding and skills in making learning media that can increase student motivation and learning achievement so that the ability of teachers in making learning media increases. The method is carried out with practice and assistance in the form of operationalizing the google classroom program in accordance with the respective teaching materials. The implementation stages are carried out by carrying out the initial stages by identifying the conditions of the school and teachers in determining the form of activities to be carried out, implementing training and mentoring the use of google classrooms and evaluating the achievements and benefits of training. All participants can follow this activity until it's finished. Of the 25 participants who took part who were able to complete according to the expected criteria of this activity were 22 participants with a success percentage of around 90%. 
SOSIALISASI DAN PENDATAAN JENIS GOLONGAN DARAH BAGI KADER DAN TOKOH MASYARAKAT DALAM ACARA GERAKAN MASYARAKAT HIDUP SEHAT Meri, Meri; Arrizqiyani, Tanendri
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.837 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.5060

Abstract

Abstrak: Jenis golongan darah pada setiap orang sangat penting untuk diketahui. Individu yang satu dengan individu yang lainnya akan berbeda-beda, bahkan bisa sama, tergantung dari jenis antigen yang terdapat pada permukaan sel darah merah. Kader kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Kahuripan sangat berperan aktif terutama dalam membantu masyarakat yang sangat membutuhkan donor darah. Namun, pencarian pendonor masih sering terkendala karena tidak tersedianya data jenis golongan darah ABO. Dengan mengetahui jenis golongan darah pada setiap kader diharapkan dapat membantu masyarakat secara langsung jika ada yang membutuhkan. Pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi atau mendata jenis golongan darah kader di wilayah kerja Puskesmas Mangkubumi Kota Tasikmalaya. Pelaksanaan pengabdian masyarakat dilakukan melalui sosialisasi dan pendataan dengan melakukan pemeriksaan setiap kader dalam suatu acara Germas. Peserta yang melakukan pemeriksaan jenis golongan darah ABO adalah sebanyak 32 orang (78%) dari total 41 orang.  Hasil yang telah dicapai dalam mengetahui jenis golongan darah ABO ini adalah jumlah data base jenis golongan darah A sebanyak 7 orang (22%), B sebanyak 7 orang (22%), AB sebanyak 3 orang (9%) dan O sebanyak 15 orang (47%). Abstract:  The type of blood group in each person is very important to know. Individuals from one individual to another will be different, even the same, depending on the type of antigen found on the surface of red blood cells. Health cadres in the working area of the Kahuripan Health Center play an active role, especially in helping people who really need blood donors. However, the search for donors is still often hampered due to the unavailability of data on the type of ABO blood type. By knowing the type of blood group in each cadre, it is hoped that it can help the community directly if someone needs it. This service aims to identify or record the type of blood group of cadres in the working area of the Mangkubumi Health Center, Tasikmalaya City. The implementation of community service is carried out through socialization and data collection by examining each cadre in a Germas event. The participants who did the ABO blood type examination were 32 people (78%) out of a total of 41 people. The results that have been achieved in knowing the type of ABO blood group are the number of data base types of blood type A as many as 7 people (22%), B as many as 7 people (22%), AB as many as 3 people (9%) and O as many as 15 people ( 47%).
CINEMA THERAPY DAN FOCUS GROUP DISCUSSION: UPAYA PREVENTIF INTERNALIZED SEXISM TERHADAP BUDAYA PATRIAKI Situmorang, Lisbet; Widyanta, Mentari Nadia; Mardiana, Lisna; Rosidah, Kholifatur
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.837 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.4891

Abstract

Abstrak: Dalam kehidupan bermasyarakat, laki-laki mendapatkan peran yang asimetris daripada perempuan. Sehingga, bermunculan ungkapan ketidaksetaraan dalam keinginan untuk berkontribusi untuk lingkungan sekitar dari perempuan. Masyarakat menanggap sebuah hal ini “tidak sesuai” dengan norma-norma yang ada karena laki-laki dianggap sebagai individu paling utama, paling unggul, dan dominan dalam masyarakat. Ketidaksetaraan antara peran laki-laki dan perempuan menjadi salah satu hambatan struktural yang menyebabkan individu dalam masyarakat tidak memiliki akses yang sama. Permasalahan yang diangkat di program ini adalah ketidaksetaraan gender dalam beraktifitas sebagai perempuan di Kota Samarinda. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pentingnya kesetaraan gender dalam berkehidupan. Program unggulan Cinema Therapy dan Focus Group Discussion, program edukasi keseteraan gender ke masyarakat sebagai metode penyelesaian masalah. Langkah-langkah dalam menyelesaikan masalah yaitu (1) edukasi perilaku internalized sexism dan budaya patriaki, (2) Menonton Film Kartini, (3) berdiskusi makna dari film. Setelah materi dan film diperlihatkan, masyarakat mengalami penurunan tingkat internalized sexism. Sehingga, para remaja dapat memahami kesetaraan gender.Abstract:  In social life, men get asymmetrical roles than women. Thus, there are expressions of inequality in desire to contribute to environment from women. Society considers this matter "incompatible" with existing norms because men are considered the important, superior, and dominant individuals in society. Inequality between the roles of men and women is one of the structural barriers that causes individuals in society to not have equal access. The problem raised in this program is gender inequality in activities as women in Samarinda City. This Community Service Program aims to increase knowledge about the importance of gender equality in life. Cinema Therapy and Focus Group Discussion flagship programs, gender equality education programs community as a method of problem solving. The steps in solving the problem are (1) educating the behavior of internalized sexism and patriarchal culture, (2) watching Kartini, (3) discussing the meaning of the film. After the materials and films were shown, society experienced a decrease in the level of internalized sexism. So, young people can understand gender equality.
PELATIHAN MEMBANGUN STASIUN RADIO DIGITAL UNTUK SEKOLAH ALAM TUNAS MULIA Imam Yunianto; Muhamad Malik Mutoffar; Jerry Watulangkouw; Lundu Taufik Parulian Sihite
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 3 (2021): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.178 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i3.4992

Abstract

Abstrak: Pendemi Covid 19 yang terjadi di Indonesia selama lebih setahun membuat masyarakat harus cepat dan ikut dalam kebiasan baru dalam beraktifitas. Aktifitas baru yang biasa disebut New Normal mengharuskan masyarakat mengurangi kegiatan yang membuat kerumunan. Seperti kegiatan belajar mengajar harus menggunakan Program belajar jarak jauh. Kegiatan jual beli dengan menggunakan internet dan kegiatan pemasaran juga menggunakan internet. Kegiatan pelatihan ini adalah melatih cara mengakses radio digital, membuat akun radiodigital di server, menginstal winamp, menginstal Shoutcast dan pelatihan mengoperasikan stasiun radiodigital. hasil dari workshop ini adalah dari 12 peserta pelatihan, hanya dua orang yang tidak dapat menyelesaikan seluruh materi sebanyak lima sub materi. 10 Peserta dapat menyelesaikan seluruh materi. 1 peserta hanya menyelesaikan 4 Sub materi dan 1 peserta hanya dapat meyelesaikan 3 sub materi. Abstract: The Covid 19 epidemic that occurred in Indonesia for more than a year made people have to hurry and take part in new habits in activities. The new activity, which is called the New Normal, requires people to reduce activities that create crowds. Such as teaching and learning activities must use distance learning programs. Buying and selling activities using the internet and marketing activities also use the internet. This Community Service Activity (PKM) is to provide options in the media used in new normal activities. By providing workshops to build digital radio stations, Tunas Mulia Nature School can be helped from facing new normal activities. And also can pass it on to residents of Bantargebang sub-district. The result of this workshop was the skills to build a digital radio station, operate and maintain a digital radio station by seventy percent, because there is the ability to make radio programs, the ability to broadcast radio that must be learned and retrained so that this radio station can run well like a station commercial radio.
PENDAMPINGAN MASYARAKAT DALAM IDENTIFIKASI BATAS BIDANG TANAH GUNA MEWUJUDKAN TERTIB ADMINISTRASI PERTANAHAN Utami, Westi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.837 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.4687

Abstract

Abstrak: Pendaftaran tanah secara lengkap (PTSL) menjadi salah satu program strategis Presiden Joko Widodo agar semua bidang tanah terpetakan dan terdaftarkan.  Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada masyarakat dalam mengidentifikasi batas bidang tanah melalui deliniasi Foto Udara Format Kecil (FUFK) dan pendampingan dalam pemasangan patok batas bidang tanah. Metode pengabdian dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta pemetaan partisipatif. Hasil pengabdian menunjukkan bahwasanya masyarakat mampu melakukan identifikasi bidang-bidang tanah khususnya terhadap bidang tanah berupa sawah maupun permukiman, akan tetapi untuk identifikasi batas bidang tanah pada kawasan perkebunan cukup sulit dilakukan dikarenakan adanya tutupan vegetasi.  Hasil Pengabdian juga menghasilkan terpasangnya patok batas bidang tanah dengan menerapkan asas kontradiktur delimitasi. Melalui kegiatan pengabdian ini maka peta kerja yang berisi peta batas administrasi dan peta bidang tanah, serta pematokan batas bidang dapat membantu Badan Pertanahan Nasional (BPN) dalam mempercepat proses sertipikasi tanah.   Abstract:  Complete land registration (PTSL) is one of President Joko Widodo's strategic programs so that all land parcels are mapped and registered. The community service activities carried out aim to provide assistance to the community in identifying land parcel boundaries through delineation of Small Format Aerial Photos (FUFK) and assistance in installing land parcel boundary stakes. Service methods are carried out through outreach, training, mentoring, and participatory mapping. The results of this dedication show that the community is able to easily identify land parcels, especially for land parcels in the form of rice fields and settlements, however, identifying the boundaries of land parcels in plantation areas is quite difficult due to vegetation cover. The Community Service result also resulted in the installation of land parcel boundary pegs by applying the principle of deliminative contradiction. Through this service activity, a work map containing an administrative boundary map and a map of land parcels as well as plot boundaries can assist the National Land Agency (BPN) in accelerating the process of land certification.
PEMBUATAN SOAL KUIS INTERAKTIF BERBASIS KAHOOT! DAN QUIZIZZ DI LINGKUNGAN GURU PAUD Andrisyah Andrisyah; Bayu Rima Aditya; Oscar Karnalim; Aditya Permadi; Dina Fitria Murad; Fathul Jannah; Irawan Nurhas
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 6 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.184 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i6.4851

Abstract

Abstrak: Pandemi covid-19 mendorong para guru PAUD di Indonesia untuk beralih ke pembelajaran online. Hal tersebut menjadi tantangan untuk dapat mengemas pembelajaran online agar tetap menarik, interaktif dan menyenangkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan membantu guru PAUD mengaplikasikan platform Kahoot! dan Quizizz dalam pembuatan soal kuis interaktif berbasis online. Metode yang dilakukan adalah berupa pemberian pelatihan yang meliputi kegiatan ceramah, diskusi, tanya jawab, dan praktik langsung. Adapun hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diikuti oleh 100 guru PAUD Se-Bandung Raya ini meliputi dokumentasi kegiatan, video materi, evaluasi kegiatan, dan soal kuis yang telah dibuat. Sebagai kesimpulan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah menunjukkan bahwa guru PAUD telah mampu mengaplikasikan platform Kahoot! dan Quizizz untuk membuat soal kuis interaktif. Selain itu, hasil kegiatan ini juga menunjukkan bahwa guru PAUD telah mampu mengaplikasikan kedua platform tersebut dalam dua device berbeda: 1) membuat soal kuis menggunakan laptop, dan 2) mengedit soal kuis menggunakan smartphone. Kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan dua kontribusi utama. Pertama, kegiatan pengabdian masyarakat ini menawarkan dua platform berbeda dalam satu pelatihan, sehingga memberikan kesempatan kepada peserta untuk memilih paltform yang paling sesuai dengan karakteristik peserta. Kedua, strategi praktik secara online yang telah diterapkan dalam kegiatan. Abstract: The COVID-19 pandemic has pushed early childhood teachers in Indonesia to switch to online learning. This is a challenge to be able to package online learning to keep it interesting, interactive, and fun. This community service activity aims to help early childhood teachers apply Kahoot! and Quizizz in making online-based interactive quiz questions. The method used is in the form of providing training which includes lectures, discussions, questions and answers, and direct practice. The results of community service activities, which were attended by 100 early childhood teachers throughout Bandung, included activity documentation, material videos, activity evaluations, and quiz questions that had been made. In conclusion, this community service activity has shown that early childhood teachers have been able to apply Kahoot! and Quizizz to create interactive quiz questions. In addition, the results of this activity also show that early childhood teachers have been able to apply the two platforms on two different devices: 1) create quiz questions using a laptop, and 2) edit quiz questions using a smartphone. This community service activity provides two main contributions. First, this community service activity offers two different platforms in one training, thus providing the opportunity for participants to choose the platform that best suits the characteristics of the participants. Second, the online practice strategy that has been applied in this activity can be used as a reference for other researchers.
PENINGKATAN KAPASITAS LEMBAGA KEMASYARAKATAN DESA DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN EKONOMI MASYARAKAT Siwiyanti, Leonita; Amal, Muhammad Khairul; Lestari, Nurni Arrina
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 3 (2021): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.837 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i3.4413

Abstract

Abstrak: Pelatihan peningkatan kapasitas lembaga kemasyarakatan desa/kelurahan merupakan suatu kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan khususnya kepada Karang taruna dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM). Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas LPM dan Karang Taruna dengan permasalahan yang ada dimana rendahnya kualitas sumber daya aparatur LPM Desa dan kurangnya kapasitas kelembagaan masyarakat desa dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah dengan metode pelatihan dan pendampingan secara langsung. Hasil pengabdian ini yaitu : meningkatnya pemahaman kapasitas LPM dan Karang Taruna dalam membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat. Masing-masing peserta pelatihan ini telah mengikuti seluruh rangkaian kegiatannya dengan secara langsung dapat diaplikasikan langsung ke masyarakat dengan melakukan tahapan-tahapan pemberdayaan. Abstract:  Capacity Building was held for Village Official such as Karang Taruna and Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) committee. This service activity aims to increase the performance of Karang Taruna and LPM committee which has problems with low quality of human resource and supplying people needs. This activity uses the direct training and mentoring method. The result of this service, that understanding of the capacity of LPM and Karang Taruna in helping improve community welfare was increase. Each of these training participants has participated in the entire series of activities which can be directly applied to the community by carrying out the stages of empowerment.
KULIAH KADER SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PENGETAHUAN KADER POSYANDU DALAM PENCEGAHAN STUNTING Ramadhan, Kadar; Maradindo, Yafet Edimon; Nurfatimah, Nurfatimah; Hafid, Fahmi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.837 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.5057

Abstract

Abstrak: Kader posyandu (pos pelayanan terpadu) merupakan anggota masyarakat yang bersedia, mampu dan memiliki waktu untuk melaksanakan kegiatan posyandu secara sukarela. Kader posyandu seharusnya memiliki peran penting dalam upaya pencegahan stunting. Pengetahuan kader posyandu tentang stunting masih kurang sehingga perlu ditingkatkan. Pada wilayah kerja Puskesmas Tangkura menurut data ePPGBM 2021 prevalensi stunting sebesar 5.41%. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader tentang stunting dan pencegahannya. Metode kegiatan adalah penyuluhan menggunakan video. Mitra dalam kegiatan ini adalah kader pada 6 desa di Wilayah Kerja Puskesmas Tangkura Selatan Kecamatan Poso Pesisir Selatan yang berjumlah 53 orang. Evaluasi dilakukan dengan memberikan soal pre-test dan post-test. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kader tentang stunting dari 61,9% menjadi 94.9%. Diharapkan kegiatan seperti ini, baik berupa pelatihan dan penyegaran kader diadakan secara berkelanjutan dilakukan agar pemahaman yang telah dimiliki oleh kader semakin meningkat. Abstract:  Posyandu (integrated service post) cadres are community members willing, able, and having the time to carry out posyandu activities voluntarily. Posyandu cadres should have an important role in stunting prevention efforts. Posyandu cadres' knowledge about stunting is still low so it needs to be improved. In the working area of the Tangkura Health Center, according to ePPGBM 2021 data, the prevalence of stunting is 5.41%. This community service activity aimed to increase the knowledge of cadres about stunting and its prevention. The activity method is counseling using video. Partners in this activity are cadres in 6 villages in the Working Area of the South Tangkura Health Community Center, Poso Pesisir Selatan District, totaling 53 people. Evaluation is done by giving pre-test and post-test questions. The results of this community service activity showed an increase in cadre knowledge about stunting from 61.9% to 94.9%. It is hoped that activities like this, both in the form of training and refreshment of cadres, are carried out on an ongoing basis so that the understanding which cadres already have increases.

Page 35 of 309 | Total Record : 3084