cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,084 Documents
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN TULANG DAUN (LEAF SKELETON) DI MASA PANDEMI COVID-19 Astuti, Yuni; Suciati, Rizkia; Lestari, Suci
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 3 (2021): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.837 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i3.4499

Abstract

Abstrak: Pembelajaran Biologi meliputi proses, produk, dan sikap. Praktikum menjadi sarana penerapan konsep Biologi. Namun, pemberlakuan pembelajaran secara daring membuat guru kesulitan untuk mendesain kegiatan praktikum sederhana yang dapat dilakukan di rumah selama masa pandemi covid-19. Melalui pelatihan ini, tim LPPM UHAMKA bertujuan mengajarkan pembuatan media pembelajaran tulang daun (leaf skeleton) kepada guru Biologi SMA Muhammadiyah dan MAN DKI Jakarta. Workshop secara daring dilakukan untuk memudahkan proses pelatihan, dengan mengundang narasumber yang kompeten. Kegiatan diawali dengan observasi kebutuhan guru Biologi SMA Muhammadiyah dan MAN DKI Jakarta sebagai mitra pengabdian. Selanjutnya guru dilatih membuat media pembelajaran tulang daun  dengan memanfaatkan daun kupu-kupu atau daun lain dan alat yang ada di rumah. Selama proses pelatihan, 37 guru yang menjadi peserta workshop, didampingi melalui grup WhatsApp. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui penyebaran lembar kerja dan angket tanggapan guru terhadap efektivitas pelatihan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan  kompetensi guru dalam pembuatan media pembelajaran tulang daun. Peserta memberikan tanggapan yang baik terhadap efektivitas pelatihan (76,50%). Abstract: Biology Learning covers processes, products, and attitudes. Practicum becomes a means of applying the concept of Biology. However, the implementation of online learning makes it difficult for teachers to design simple practicum activities that can be doing at home during the covid-19 pandemic. Through this training, the LPPM UHAMKA team aims to teach the making of leaf skeleton learning media to teachers of Biology SMA Muhammadiyah and MAN DKI Jakarta. Online practice conducting to facilitate the training process by inviting competent speakers. The activity began with an analysis of the needs of biology teachers of SMA Muhammadiyah and MAN DKI Jakarta as service partners. Teachers trained to create leaf bone learning media by utilizing butterfly leaves or leaves and another tool at home. During the training process, 37 teachers participated, accompanied by a WhatsApp group. Evaluation of activities conducted through the dissemination worksheets and questionnaires of teacher responses to the effectiveness training. The results showed improved competence of teachers in the manufacture of leaf bone learning media. Participants responded well to the efficacy of the practice (76.50%).
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN PEMAHAMAN MASYARAKAT TENTANG PENGELOLAAN AIR TERJUN SEBAGAI ASET WISATA SECARA EKOLOGIS Maruli, Elia; Plaimo, Paulus Edison; Laoepada, Setia Budi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.06 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.5049

Abstract

Abstrak: Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat Desa Taman Mataru, Propinsi Nusa Tengara Timur, yang berdomisili di sekitar lokasi air terjun Binafui bahwasanya keberadaan air terjun Binafui adalah selain aset wisata juga dapat menopang kesejahteraan masyarakat dari aspek pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan bahkan untuk penggunaan listrik tenaga air (PLTA). Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah melakukan penyuluhan dan sosialisasi selanjutnya pelaksanaannya meliputi beberapa tahapan antara lain: (1) tahap persiapan; (2) tahap pelaksanaan; (3) tahap evaluasi (mengamati dan membandingkan keadaan mitra sebelum dan setelah kegiatan dilaksanakan). Kegiatan PkM ini dapat dikatakan sangat berhasil dimana adanya peningkatan pemahaman sehingga merubah pola pikir dan perilaku yang ditandai dengan antusiasme masyarakat melakukan penanaman kembali tanaman sebagai upaya untuk melindungi mata air dari kekeringan. Abstract:  The purpose of this devotional activity is to increase the knowledge and understanding of the people of Taman Mataru Village, East Nusa Tengara Province, who live around the location of Binafui waterfall that the existence of Binafui waterfall is in addition to tourist assets can also support the welfare of the community from the aspects of agriculture, plantations, livestock, fisheries even for the use of hydroelectric power (HYDROPOWER). The method used in this activity is to do the sedation, the next socialization of its implementation includes several stages, among others: (1) preparation stage; (2) the implementation stage; (3) evaluation stage (observing and comparing the state of partners before and after the activity is carried out). PkM activities can be said to be very successful where there is an increase in understanding so as to change the mindset and behavior characterized by the enthusiasm of the community to replant crops in an effort to protect the springs from drought.
EDUKASI KESEHATAN COVID 19 BERBASIS PESANTREN SEBAGAI UPAYA MEMBENTUK SANTRI CERDAS DAN TANGGAP COVID-19 Qowi, Nurul Hikmatul; Martini, Diah Eko; Lestari, Trijati Puspita; Harmiardillah, Sylvi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 3 (2021): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.837 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i3.4350

Abstract

Abstrak: Coronavirus merupakan virus yang menyebabkan infeksi saluran pernapasan, mulai flu biasa hingga penyakit yang serius. Pembukaan kembali pesantren dimulai setelah beberapa bulan covid 19 menyebar di Indonesia. Perilaku, lingkungan, dan upaya kesehatan di pondok pesantren yang kurang maksimal menyebabkan tingginya penularan penyakit, termasuk covid 19. Tujuan pengabdian masyarakat yaitu untuk meningkatkan pengetahuan santri tentang covid 19 dan deteksi dini covid 19 di pesantren. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan dan diskusi interaktif yang dihadiri oleh 13 santriwan dan 26 santriwati. Hasil pretest menunjukkan 9 santri (23%) memiliki pengetahuan baik, 26 santri dengan pengetahuan cukup (67%), dan 4 santri (10%) dengan pengetahuan kurang. Pada hasil post test, didapatkan banyak perubahan pengetahuan, diantaranya tiga puluh dua santri (82%) memiliki pengetahuan baik, 6 santri dengan pengetahuan cukup (15%), dan 1 santri (3%) dengan pengetahuan kurang. Pemberian penyuluhan kesehatan merupakan langkah awal untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku untuk melaksanakan protokol kesehatan. Abstract:  Coronavirus is a virus that causes respiratory infections, ranging from the common cold to serious diseases. The reopening of pesantren began after several months of covid 19 spreading in Indonesia. Behavior, environment, and health efforts in boarding schools that are not maximally causing high transmission of diseases, including covid 19. The purpose of community service is to increase students' knowledge about covid 19 and early detection of covid 19 in pesantren. The activity was conducted through counseling and interactive discussions attended by 13 students and 26 students. Pretest results explain 9 students (23%) have good knowledge, 26 students with sufficient knowledge (67%), and 4 students (10%) with less knowledge. In the post test results, there were many changes in knowledge, including thirty-two students (82%) have good knowledge, 6 students with sufficient knowledge (15%), and 1 student (3%) with less knowledge. Providing health counseling is the first step to improve knowledge and behavior to implement health protocols.
PELATIHAN JOB INTERVIEW DAN SOFT SKILLS GUNA MEMASUKI DUNIA KERJA Wediawati, Tuti; Althalets, Faries; Sulistio, Lavenia Christine; Hendiani, Putri; Musdalifah, Riska; Verdina, Virda; Aransyah, Muhammad Fikry
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.837 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.4947

Abstract

Abstrak: Melihat perbandingan antara angka angkatan kerja dan pengangguran di Indonesia membuktikan bahwa untuk mencari pekerjaan di zaman sekarang ini sangat sulit. (Budidarma & Rukmini, 2015) mendapatkan hasil analisis terhadap pengaruh pelatihan tes wawancara kerja dan soft skills. Data menunjukkan bahwa terjadi perubahan mindset partisipan. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai teknik wawancara yang baik dan benar serta seberapa pentingnya soft skill dalam membentuk personal branding. Adapun metode pelaksanaan kegiatan pelatihan terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelatihan dilaksanakan dengan efektif dalam meningkatkan pengetahuan peserta. Hal tersebut terbukti dengan tingkat partisipasi dari peserta dan peningkatan pemahaman sebesar 76,9 % ,  melalui Pre-test dan Post-test. Peserta memiliki bekal persiapan kerja agar dapat diterima pada perusahaan yang diinginkan baik dari teknik melakukan interview kerja, teknik menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh Human Resources Development (HRD), body language pada saat melakukan interview kerja dan persiapan lain.Abstract:  The high labor force participation and unemployment rates in Indonesia demonstrate that finding a job today is extremely difficult. (Budidarma & Rukmini, 2015) obtained the findings of an analysis on the effect of job interview test training and soft skills. The data show that the participants' mindset has shifted. This training aims to provide an understanding of proper interview techniques and the significance of soft skills in shaping personal branding. The method of carrying out training activities consists of stages: preparation, implementation, and evaluation. The training was practical in terms of increasing the participants' knowledge. It is proven that with the participation rate of participants and increased understanding by 76.9 %, measured by pre-test and post-test. Participants are provided with work preparation to be accepted by the desired company, including techniques for conducting job interviews, answering Human Resources Development (HRD) questions, body language during job interviews, and other preparations.
PENINGKATAN KETERAMPILAN GURU DALAM PEMBUATAN INSTRUMEN EVALUASI PEMBELAJARAN DIGITAL BERBASIS KONTEKSTUAL Azmi, Rizal Dian; Ummah, Siti Khoiruli
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.837 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.4839

Abstract

Abstrak: Tujuan pelatihan yang dilaksanakan yaitu untuk meningkatkan keterampilan guru dalam pembuatan instrument evaluasi pembelajaran digital berbasis kontekstual. Pelatihan penyusunan instrument evaluasi pembelajaran ini dilakukan melalui program pengabdian kepada masyarakat dengan mitra yaitu 21 guru di SMP Muhammadiyah 1 Sumberpucung. Kegiatan ini berawal dari permasalahan yang dikemukakan kepala sekolah dimana guru belum mampu mengimplementasikan maupun menyusun instrument evaluasi pembelajaran secara online. Metode pelaksanaan yaitu pelatihan dan pendampingan dengan pelaksanaan pelatihan diawali dari kegiatan sosialisasi kemudian pembukaan berupa seminar motivasi secara luring. Selanjutnya, kegiatan pelatihan dilaksanakan secara daring menggunakan fasilitas Zoom Meeting selama dua bulan dengan melibatkan seluruh guru mata pelajaran. Hasil pelatihan yaitu tersusunnya e-modul menggunakan aplikasi flip book dan respon guru selama pelatihan yang positif. E-modul yang disusun memuat permasalahan kontekstual yang diadopsi dari fenomena di lingkungan sekitar. Respon positifi ditunjukkan dari hasil angket yang diisi secara online dimana aspek kebermanfaatan materi pelatihan, kemudahan materi untuk dipahami, penjelasan dari pemateri, kemudahan aplikasi, dan tindak lanjut program mencapai persentase 78% dengan kategori terlaksana dengan baik.Abstract:  The aimed of this training is for increasing teacher’s skills through creating digital learning evaluation instrument based on contextual learning. Training for creating instrument of learning evaluation was held through a community service program collaborated by teachers in SMP Muhammadiyah 1 Sumberpucung. First of all, the headmaster explains that the teacher has not been able to implement and develop instrument of online learning evaluation. Implementation method used training that the implementation of the training begins from socialization then opened through seminar of motivation. Furthermore, the training activities conducted online using Zoom Meeting for two months involving all subject teachers. The results of training, namely the preparation of e-modules using application flip book and the response of the teacher during the training a positive. E-modules which are arranged to load the problems of contextual adopted from phenomena in the environment. Positive responses were shown from the online questionnaire where aspects of the usefulness of the training materials, the ease of the material to be understood, the explanation of the speaker, ease of application, and follow-up program at 78% with the category performing well.
PENYULUHAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DALAM MEWUJUDKAN GENERASI PEDULI SEHAT DI MASA PANDEMI COVID-19 Adi Putra, Rizal Pratama; Supinganto, Agus; Hardani, Hardani
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 3 (2021): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.837 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i3.4681

Abstract

Abstrak: Pandemi Covid-19 merupakan masalah yang menjadi trending topic di dunia, yang mengharuskan semua orang untuk menerapkan protokol kesehatan. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kepada siswa-siswi untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat serta menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini berupa penyuluhan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) secara langsung (offline) kepada siswa-siswi yang disertai tanya jawab dan pembagian masker gratis. Mitra pengabdian ini yaitu Pondok pesantren Al-Islahul Atfal di Desa Rumak, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat. Jumlah siswa yang mengikuti penyuluhan sebanyak 30 orang dengan evaluasi berupa post-test. Hasil yang telah dicapai berupa peningkatan pemahaman siswa-siswi sebesar 95% terhadap pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat serta mampu menerapkan protokol kesehatan dengan benar di masa pandemi Covid-19. Abstract:  The Covid-19 pandemic is a trending topic in the world, requiring everyone to implement health protocols. This devotion aims to improve understanding for students to implement clean and healthy living behaviors and implement health protocols during the Covid-19 pandemic. The method used in this service is in the form of counseling Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) directly (offline) to students accompanied by questions and free mask distribution. This devotional partner is Pondok pesantren Al-Islahul Atfal in Rumak Village, Labuapi District, West Lombok. The number of students who participated in the counseling as many as 30 people with evaluation in the form of post-test. The results have been achieved in the form of improving students' understanding by 95% on the importance of clean and healthy living behaviors and being able to implement health protocols correctly during the Covid-19 pandemic.
OPTIMALISASI PERAN KADER KESEHATAN DALAM PENGENALAN STATUS KESEHATAN PENYINTAS COVID-19 SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP BAGI LONG-COVID Majdawati, Ana
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.837 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.5038

Abstract

Abstrak: Penyintas Covid Wilayah Puskesmas Jetis II cukup tinggi, 158 orang (Dinkes Bantul, 2020). Rekapitulasi google form oleh Tim Pengabdian Masyarakat FKIK UMY pada Penyintas Covid: 1). kasus long-covid 37,1% (keluhan terbanyak mudah lelah), 2). Prosentase Penyintas Covid yang membutuhkan informasi penatalaksanaan Covid 50,2%; 3). Penyintas Covid yang melakukan protokol kesehatan tinggi (97,8%), tetapi jumlah penyintas banyak terinfeksi Covid. Tujuan pengabdian masyarakat ini, meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan teknik pernafasan penyintas covid dalam upaya meningkatkan kualitas hidup long-covid. Metode: sosialisasi permasalahan dengan ceramah dan brainstorming (online - tatap muka), dan pelatihan teknik pernafasan. Pesertanya tokoh masyarakat, kader kesehatan yang diharapkan dapat menularkan pengetahuan, ketrampilannya kepada penyintas dan masyarakat. Evaluasi secara langsung menilai pengetahuan peserta terhadap permasalahan long-covid sebelum dan sesudah penyampaian materi. Evaluasi menunjukkan perbaikan antara sebelum pemberian materi yang menjawab benar 30%, semua peserta tidak dapat melakukan teknik pernafasan dengan benar. Setelah pemberan materi peserta dapat menjawab benar 80% dan melakukan teknik pernafasan benar 100%.  Abstract: Covid survivors in the Jetis II Health Center area are quite high, 158 people (Bantul Health Office, 2020). Recapitulation of google form by the Community Service Team of FKIK UMY on Covid Survivors: 1). 37.1% long-covid cases (most complaints are easily tired), 2). Percentage of Covid Survivors who need information on Covid management 50.2%; 3). Covid survivors who carry out health protocols are high (97.8%), but a large number of survivors are infected with Covid. The purpose of this community service is to increase knowledge and skills of respiratory techniques for Covid survivors in an effort to improve the quality of life for long-covid. Methods: socializing problems with lectures and brainstorming (online - face to face), and training in breathing techniques. The participants are community leaders, health cadres who are expected to be able to transmit their knowledge, skills to survivors and the community. The evaluation directly assesses participants' knowledge of long-covid problems before and after the delivery of the material. The evaluation showed an improvement between before giving the material that answered 30% correctly, all participants could not do the breathing technique correctly. After giving the material, participants can answer 80% correctly and perform 100% correct breathing techniques.
PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK KOMPOS DAN BOKASHI BAGI KELOMPOK TERNAK SEOTE-SEATE DI DESA RANDOTONDA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Lanamana, Willybrordus; Fowo, Kristono Yohanes; Djou, Laurentius Dominicus Gadi; Pande, Yohanes
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.837 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.4749

Abstract

Abstrak: Tujuan pengabdian kepada masyarakat skema Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM)  di Desa Randotonda adalah untuk meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan anggota kelompok mitra secara terpadu dan berkelanjutan, melalui kegiatan penyuluhan dan pelatihan  pembuatan pupuk bokashi dan kompos. Kegiatan ini melibatkan kelompok ternak Seote Seate, dibentuk tahun 2013, dengan jumlah anggota 24 orang. Metode yang digunakan penyuluhan, pelatihan dan pendampingan. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan membangun sebuah rumah kompos dengan ukuran 4 x 6 meter. Pada rumah kompos terdapat dua bak yang akan digunakan untuk proses fermentasi. Bak pertama ukuran 1,5 x 2 meter  dengan tinggi 2 meter, sedangkan bak kedua 1,5 x 1,5 meter dengan tinggi 1,5 meter. Kegiatan pelatihan diawali dengan memberikan pretest bagi peserta. Jumlah soal benar pada pretest rata-rata 34,4 % dari 15 nomor soal. Tahap selanjutnya kegiatan pelatihan, alat yang disiapkan; mesin pencacah, ember, skop, pacul, dan, hand sprayer, sedangkan bahan yang dipersiapkan limbah pertanian dan kotoran ternak, dedak, sekam padi, gula air, EM4, dan air. Melalui proses fermentasi di kotak pertama 14 hari dan kotak kedua 14 hari, pupuk organik siap untuk diaplikasikan. Pada akhir kegiatan diberi posttest, hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta, jumlah soal benar rata-rata  88,6 %. Abstract:  The purpose of community service scheme Program Pengembangan Desa Mitra  (PPDM) in Randotonda Village is to increase the independence and welfare of partner group members in an integrated and sustainable manner, through extension activities and training in making bokashi and compost fertilizers. This activity involves the Seote Seate livestock group, which was formed in 2013, with a total membership of 24 people. The methods used were counseling, training and mentoring. The implementation of this activity begins with building a compost house with a size of 4 x 6 meters. In the compost house, there are two tubs that will be used for the fermentation process. The first tub measures 1.5 x 2 meters with a height of 2 meters, while the second tub is 1.5 x 1.5 meters with a height of 1.5 meters. Before the training activity begins with giving a pretest for the participants. The number of correct questions on the pretest averaged 34,4  percent out of 15 question numbers. The next stage of training activities, the tools are prepared; chopper, bucket, shovel, hoe, and, hand sprayer, while the materials prepared are agricultural waste and livestock manure, bran, rice husks, water sugar, EM4, and water. Through a fermentation process in the first box for 14 days and in the second box for 14 days, the organic fertilizer is ready to be applied. At the end of the activity the participants were given a posttest, the results showed an increase in the knowledge and skills of the participants, where the number of questions was correct 88,6 percent.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN PEMASARAN “TOKO LAPAK POLTEKBA GRAHA POLTEKBA” MELALUI DISEMINASI TEKNOLOGI DIGITAL SEBAGAI UPAYA PEMULIHAN EKONOMI DI TENGAH PANDEMI COVID-19 Dahyang Ika Leni Wijayani; Suhaedi Suhaedi; Hasto Finanto; Hendra Sanjaya Kusno; Riklan Kango
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (762.514 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.5061

Abstract

Abstrak: Pandemi COVID-19 memberikan implikasi pada sisi ekonomi Indonesia yang didominasi oleh Usaha Mikro, kecil, dan Menengah (UMKM). Permasalahan ini perlu perhatian khusus karena kontribusi UMKM terhadap perekonomian nasional yang cukup besar, termasuk UMKM Lapak Poltekba yang menjadi mitra pengusul dalam PKM ini. Beberapa permasalahan yang dihadapi mitra UMKM Lapak Poltekba, antara lain: (1) penjualan masih dilakukan secara konvensional; (2) keterbatasan akses jarak akibat pandemi COVID – 19; (3) kurangnya pemahaman mitra mengenai keberlanjutan bisnis dalam situasi pandemi; (4) mitra tidak pernah melakukan pencatatan dan pengeloaan keuangan. Tujuan kegiatan PKM ini untuk memberikan paradigma baru dan solusi kepada mitra dalam berjualan pada masa pandemi Covid-19. Tiga keterampilan akan disampaikan dalam kegiatan ini, yaitu pembuatan Website, pengisian konten Website, dan promosi penjualan melalui media sosial. Metode dilakukan dengan: (1) Pendampingan pembuatan Website penjualan; (2) Pelatihan dan bimbingan teknis terkait pengoperasian aplikasi sistem informasi penjualan berbasis Website; (3) Pendampingan peningkatan pemahaman tantangan pandemi dengan menerapkan solusi darurat secara daring. Setelah program terjadi peningkatan penjualan sebesar 25% dikarenakan media promosi yang menjangkau wilayah penjualan yang lebih luas. Pelatihan serta pendampingan pada kelompok mitra terjadi transfer ilmu pengetahuan dan teknologi kepada warga mitra yang tentang pemanfaatan IT dalam pandemi ini sebesar 100%.Abstract:  COVID-19’s pandemic gave an impact to the condition of economy in Indonesian especially for the small medium enterprise that play a vital role to the whole economics. Lapak Poltekba – as a partner to this program – is one of the small medium enterprise in Balikpapan deals with some problems in this pandemic situation, etc: (1) a conventional sales system; (2) distance barrier during pandemic situation; (3) limitation knowledge about business sustainability; (4) the difficulty to prepare financial statements and how to manage the financial management. This program was come to give a solution to the partners – Lapak Poltekba – to survive its business during this difficult situation. The actions are to give some solutions to the partner and it was categorized in 3 skill: (1) establish a Website; (2) fill the sales content on that Website; (3) sales promotion through social media. That action will followed by three methods: (1) accompany partner during sales Website operation; (2) giving training to the partner in order to give a direction how to manage a sales Website; (3) giving an education about how to survive and handle the sales during this covid – 19 pandemic through social media. As the result of this program, sales are increased by 25% and the knowledge of Lapak Poltekba about IT and sales website are increased by 100%.
PELATIHAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA PERMULAAN MELALUI BERCOCOK TANAM HIDROPONIK KEPADA GURU PAUD Putri, Ni Wayan Suardiati; Suryati, Kadek; Wijayanti, Ni Wayan Eka; Wardika, I Wayan Gede; Kartini, Ketut Sepdyana; Krisna, Evi Dwi; Hartawan, I Nyoman Buda
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.837 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.4808

Abstract

Abstrak: Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah guru memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam berocok tanam hidroponik dan menjadi salah satu media untuk mengajarkan matematika secara menarik dan menyenangkan pada anak usia dini. Pada kegiatan ini dilakukan pelatihan pembelajaran matematika permulaan melalui bercocok tanam hidroponik kepada guru PAUD. Kegiatan dilaksanakan melalui pelatihan, praktik, dan pendampingan baik secara offline maupun online. Pelatihan dilakukan dengan memberikan pengetahuan bercocok tanam hidroponik dan model pembelajaran matematika permulaan meliputi mencocokkan, mengelompokkan, membandingkan, mengurutkan, dan menghubungkan, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan praktik mulai dari penyemaian bibit, pindah tanam, perawatan, sampai pada panen. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa adanya peningkatan pemahaman guru terhadap pembelajaran matematika permulaan melalui bercocok tanam hidroponik mencapai 90%. Disamping itu juga adanya peningkatan ketrampilan guru dalam bercocok tanam hidroponik yang ditunjukkan dari tumbuh kembang tanaman yang baik saat masa panen. Abstract:  The purpose of this community service is that teachers have knowledge and skills in hydroponic farming and become one of the media to teach mathematics in an interesting and fun way to early childhood. In this activity, early mathematics learning training through hydroponic farming was conducted for PAUD teachers. Activities are carried out through training, practice, and mentoring both offline and online. The training was carried out by providing knowledge of hydroponic farming and initial mathematical learning models including matching, classifying, comparing, sorting, and connecting, then continued with practical activities ranging from sowing seeds, transplanting, caring, to harvesting. The results of the activity showed that there was an increase in teachers' understanding of early mathematics learning through hydroponic farming reaching 90%. Besides that, there is also an increase in teacher skills in hydroponic farming as shown by good plant growth during the harvest period.

Page 37 of 309 | Total Record : 3084