JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Articles
3,084 Documents
PENDAMPINGAN PEMANFAATAN MARKETPLACE DALAM MENINGKATKAN EKONOMI PEDESAAN
Mustofa, M Iqbal;
Lita, Lisa Dwi Nurul
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 5 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (418.565 KB)
|
DOI: 10.31764/jmm.v5i5.5312
Abstrak: pada situasi pandemic covid-19 saat ini tingkat ekonomi masyarakat mengalami angka penurunan, pemerintah melalui berbagai kebijakan sudah berupaya sebaik mungkin namun jika ini tidak dibarengi dengan keikutsertaan masyarakat dalam menumbuhkan perekonomian yang kreatif maka akan terasa sis-sia. Maka dari itu melalui pengabdian ini bertujuan untuk membantu masyarakat utuk ikut serta membangun ekonomi kreatif. Pengabdian ini menggandeng para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang ada di desa Kumpul Mulyo Kabupaten OKU Timur memberikan pelatihan penggunaan marketplace sebagai sarana memperluas pemasaran produk. Tahapan penelitian diawali dengan adanya pelaksanaan pre-test dan workshop, kemudian pendampingan UMKM, tahapan evaluasi diadakan post-test sebagai tolak ukur ketercapaian program pendampingan. Hasil post-test menunjukan adanya peningkatan pengetahuan serta ketrampilan sebesar 43% peserta yang masuk dalam kategori sangat baik dan baik yang semula hanya 14% saja. Abstract: In the current Covid-19 pandemic situation, the economic level of the community is experiencing a decline, the government through various policies has made its best efforts, but if this is not accompanied by community participation in growing a creative economy, it will feel futile. Therefore, through this service, it aims to help the community to participate in building the creative economy. This service collaborates with micro, small and medium enterprise in the village of Kumpul Mulyo, East OKU district to provide training on the use of the marketplace as a means of expanding product marketing. The research stage begins with a workshop, then mentoring , In the evaluation stage, a post-test was carried out as a benchmark for the achievement of mentoring program. The post-test result showed an increase in knowledge and skills by 43% of participants who were included in the extremely good and good categories, which was originally only 14%.
DISEMINASI TEKNOLOGI SMART BENCH BERBASIS SOLAR CELL SEBAGAI ALTERNATIF SUMBER ENERGI LISTRIK UNTUK FASILITAS TAMAN RUANG TERBUKA HIJAU
Hadiyanto, Hadiyanto;
Kango, Riklan;
Pongtuluran, Ezra Hartarto
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (569.824 KB)
|
DOI: 10.31764/jmm.v5i4.5103
Abstrak: Taman Tiga Generasi di Kota Balikpapan memiliki potensi dijadikan tempat wisata. Namun sumber energi untuk area dan beberapa fasilitas taman sepenuhnya masih disuplai oleh PLN, sehingga menyebabkan boros biaya dan masalah berkelanjutan yakni krisis energi listrik. Tujuan pengabdian ini membentuk taman ruang terbuka hijau yang mandiri energi dengan menerapkan teknologi Smart Bench berbasis listrik solar cell. Mitra UPT Pertamanan Kota Balikpapan yang diwakili 2 orang pengelolah terlibat dalam pengabdian ini. Metode pelaksanaan pengabdian ini yaitu penerapan alat produk Smart Bench untuk suplai energi listrik fasilitas taman, pelatihan kepada mitra mengenai pengoperasian produk, penyuluhan tentang konservasi energi listrik bagi mitra. Hasil kegiatan ini adalah tersedianya 1 (satu) produk bangku taman multifungsi sebagai tempat duduk, sebagai charger station handphone serta sumber penerangan area taman. Smart Bench berkapasitas 60 WP/h, mampu mengurangi operasional listrik di mitra dengan efisiensinya sekitar 13-17%. Selain itu, setelah penyuluhan ada peningkatan 56% pengetahuan mitra dalam menggunakan panel surya sebagai alternatif sumber listrik untuk fasilitas umum. Abstract: Three Generations Park in Balikpapan City has the potential to be used as a tourist spot. However, the energy source and some park facilities are still fully supplied by PLN, causing wasteful costs and ongoing problems, namely the electricity crisis. This service aims to form an energy-independent green open space park by applying Smart Bench technology based on solar cell electricity. The partners of the Balikpapan City Parks UPT, which two managers represented, were involved in this service. The method of implementing this service is applying an intelligent bench product tool for the supply of electrical energy for park facilities, training for partners regarding product operation, counselling on electrical energy conservation for partners. The result of this activity is the availability of 1 (one) multifunctional park bench product as a seat, as a cell phone charger station and as a source of lighting for the garden area. An innovative bench with a capacity of 60 WP/h can reduce electricity operations at partners with an efficiency of around 13-17%. In addition, after the extension, there was a 56% increase in partner knowledge in using solar panels as an alternative source of electricity for public facilities.Â
PENINGKATAN KAPASITAS LINTAS ORGANISASI MELALUI INTERPROFESSIONAL EDUCATION SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING
Kristanty, Ruth Elenora;
Wiyono, Sugeng;
Saputra, Atang;
Junaedi, Junaedi;
Marsigit, Didik
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 5 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (560.133 KB)
|
DOI: 10.31764/jmm.v5i5.5244
Abstrak: Kegiatan peningkatan kapasitas lintas organisasi sosial sebagai upaya pencegahan stunting ini dimaksudkan untuk membantu menyelesaikan masalah stunting yang dihadapi oleh masyarakat kelurahan di wilayah lokus stunting Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendapatkan hasil peningkatan pengetahuan melalui penyuluhan keamanan pangan sebagai upaya penanganan stunting. Pelaksanaan kegiatan bersifat komprehensif dan multisektoral yang mampu menuntun masyarakat ke arah kehidupan yang lebih dinamis serta mempermudah akses terhadap informasi dan ilmu pengetahuan. Program dilaksanakan dalam bentuk kerja sama yang sinergis tim dosen Poltekkes Kemenkes Jakarta II dari berbagai bidang keilmuan dengan sasaran kelompok masyarakat yang berada di kelurahan Lenteng Agung Jakarta Selatan, melalui intervensi lintas profesi dalam rangka menerapkan Interprofessional Education (IPE). Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah ceramah untuk memberikan edukasi mengenai keamanan pangan. Untuk mengukur adanya perubahan peningkatan pengetahuan digunakan instrumen berupa test form yang dilakukan sebelum dan sesudah penyuluhan. Penyuluhan dihadiri sejumlah kader secara tatap muka terbatas dan secara daring melalui tautan pertemuan yang disediakan oleh pihak kelurahan. Hasil perhitungan penyuluhan keamanan pangan menggambarkan adanya peningkatan nilai pengetahuan sebesar 17,85% dengan kategori cukup baik. Berdasarkan pelaksanaan kegiatan Program Pendampingan Desa Mitra tahun 2021 dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan responden dalam kegiatan penyuluhan keamanan pangan keluarga yang dapat meningkatkan status kesehatan masyarakat sebagai salah satu upaya intervensi untuk pencegahan stunting. Abstract: Capacity-building activity across social organizations to prevent stunting was intended to help solve the problem of stunting faced by the village community in the stunting locus area of Lenteng Agung Village, Jagakarsa Sub-district, South Jakarta. This community service aimed to get the results of increasing knowledge through food safety counseling to handle stunting. The implementation of activities was comprehensive and multisectoral, which was able to lead society towards a more dynamic life and facilitate access to information and science. The program was implemented in the form of synergistic cooperation of a team of lecturers of Poltekkes Kemenkes Jakarta II from various scientific fields with the target of community groups located in the Lenteng Agung area, through cross-professional intervention to implement Interprofessional Education (IPE). The method used in this community service was a lecture to educate about food safety. The team used instruments of test forms conducted before and after counseling to measure the knowledge improvement. The activity was attended offline by a limited number of participants who implemented health protocols and online meeting through the link provided by the partner. The results of food safety counseling in community service activity illustrated an increase in knowledge by 17.85% with the category of moderate understanding. Based on the program's implementation in 2021, it concluded that there was an increase in respondents' knowledge in food safety counseling activity that could improve public health status as one of the intervention efforts to prevent stunting.Â
PEMBINAAN KELOMPOK TANI DALAM PEMBUDIDAYAAN TANAMAN SEMANGKA (CITRULLUS LANATUS) SEBAGAI SUMBER PENDAPATAN TAMBAHAN
Amiruddin, Muhammad;
Jusriadi, Jusriadi;
Nuranisa, Nuranisa;
Rustam, Rustam;
Adam, Rosida P
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (705.96 KB)
|
DOI: 10.31764/jmm.v5i4.5071
Abstrak: Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok tani dalam membudidayakan semangka di Desa Padang Tumbuo yang dihadiri sebanyak 40 orang peserta. Metode pelaksanaannya dilakukan dengan tahapan 1) Pretest pengetahuan petani tentang pembudidayaan semangka, 2) memberikan penyuluhan dan demonstrasi tentang pembudidayaan tanaman semangka, 3) melakukan evaluasi peningkatan pengetahuan dan keterampilan kelompok tani tentang pembudidayaan tanaman semangka. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa dalam budidaya tanaman semangka pada kelompok tani mampu melakukannya dengan baik. Hal ini terlihat dari antusias masyarakat dalam mengikuti penyuluhan serta terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat sebesar 82,29%. Selain itu, hasil budidaya semangka yang dilakukan oleh kelompok tani telah mencapai pada tahap pemanenan. Hal ini membuktikan bahwa masyarakat Kelompok Tani Desa Padang Tumbuo berhasil dengan terampil membudidayakan tanaman semangka. Abstract: This community service aims to improve the knowledge and skills of farmer groups in cultivating watermelon in Padang Tumbuo Village which was attended by 40 participants. The implementation method is carried out in stages: 1) Pretest farmer knowledge about watermelon cultivation, 2) provide counseling and demonstrations about watermelon cultivation, 3) evaluate the increase in knowledge and skills of farmer groups about watermelon cultivation. The results of this service show that in watermelon cultivation, farmer groups can do well. This can be seen from the enthusiasm of the community in participating in the counseling and an increase in public knowledge of 82.29%. In addition, the results of watermelon cultivation carried out by farmer groups have reached the harvesting stage. This proves that the people of the Padang Tumbuo Village Farmer Group have succeeded in skillfully cultivating watermelon plants.
KONSEP ZERO WASTE DI SEKOLAH: PENGOLAHAN SISA ORGANIK RUMAH TANGGA SEBAGAI SUMBER PANGANAN ALTERNATIF
Suci Lestari;
Yuni Astuti;
Rizkia Suciati
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 5 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (799.306 KB)
|
DOI: 10.31764/jmm.v5i5.5270
Abstrak: Gerakan zero waste semakin digalakkan untuk mendukung kelestarian lingkungan karena sampah sudah menjadi permasalahan global. Sekitar 60 % dari sampah yang dihasilkan merupakan sampah organik rumah tangga yang masih bisa didaur ulang. Sekolah merupakan tempat yang paling banyak menghasilkan sampah setelah industri dan pasar. Oleh karena itu, solusi yang ditawarkan dari permasalahan sampah organik adalah gaya hidup zero waste, yaitu dengan mengolah sisa organik rumah tangga menjadi panganan alternatif. Cara pengolahan sisa organik disesuaikan dengan jenis sisa organik di lapangan,bisa diolah menjadi bubuk sayur, keripik sayur,teh, dan panganan alternatif bergizi tinggi yang lainnya. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan memberikan penyuluhan berupa pelatihan teknik pengolahan sisa organik. Menghasilkan panganan alternatif yang bergizi dan dapat dijadikan salah satu sumber ekonomi bagi siswa SMK Muhammadiyah Cariu (SMKMC)-Bogor. Evaluasi dilakukan dengan memberikan angket di akhir kegiatan untuk melihat efektivitas pelaksanaan kegiatan. Berdasarkan rata-rata hasil angket sebesar 73.78%, maka efektivitas pelaksanaan kegiatan program pengabdian di SMKMC-Bogor tergolong baik.Abstract: The zero waste movement is increasingly being encouraged to support environmental sustainability because waste has become a global problem. About 60% of the waste generated is household organic waste that can still be recycled. Schools are the places that produce the most waste after industry and markets. Therefore, the solution offered from the problem of organic waste is a zero waste lifestyle, by processing household organic waste into alternative foods. The method of processing organic waste is adjusted to the type of organic waste in the field, it can be processed into vegetable powder, vegetable chips, tea, and other alternative foods. Community service activities are carried out with counseling in the form of training on organic waste processing techniques. Producing nutritious alternative foods and can be used as an economic source for students of SMK Muhammadiyah Cariu-Bogor. Evaluation by giving a questionnaire at the end to assess the effectiveness of the activity. Based on the average questionnaire result of 73.78%, the effectiveness of community service activities at SMKM Cariu-Bogor is good.
SOSIALISASI DAN DIALEKTIKA PEMBATASAN HAK LARANGAN MUDIK DI MASA PANDEMI COVID-19 PERSPEKTIF HUKUM
Antica, Agnes Fitry
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (332.513 KB)
|
DOI: 10.31764/jmm.v5i4.5131
Abstrak: Upaya pencegahan penularan covid-19 sampai saat ini di negara-negara dunia masih diupayakan termasuk Indonesia. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaturan tentang pembatasan hak larangan mudik di masa pandemi covid-19. Beberapa Kebijakan Pemerintah mengenai larangan mudik sudah dituangkan didalam pengaturan, namun pada sisi lain terdapat kebijakan kontroversial yaitu kebijakan tempat wisata yang tetap dibuka dan kebijakan larangan mudik. Kedua kebijakan tersebut menimbulkan kontradiksi pandangan masyarakat juga kepada penerapan sanksi bagi yang melanggar larangan mudik. Dalam rangka upaya pencegahan covid-19 kebijakan pemerintah seharusnya lebih mengedepankan kepentingan penanggulangan covid-19 secara menyeluruh dan memberikan kompensasi kepada masyarakat guna tercapai kepentingan masyarat luas. Hasil yang telah dicapai dari pengabdian ini adalah mahasiswa mengetahui langkah yang tepat jika terdapat dua kebijakan yang kontradiksi tersebut dan memahami tujuan kebijakan sebagai upaya penanggulangan covid-19Abstract:Â COVID-19 are still being pursued in countries around the world, including Indonesia. This service find out and analyze the regulations regarding restrictions on the right to travel home during the covid-19 pandemic. Several government policies regarding the homecoming ban have been stated in the regulation, but on the other hand there are controversial policies, namely the policy of tourist attractions that are still open and the policy of prohibiting going home. The two policies lead to contradictory views of the community as well as to the application of sanctions for those who violate the homecoming ban. In the context of efforts to prevent COVID-19, government policies should prioritize the interests of overcoming COVID-19 as a whole and provide compensation to the community in order to achieve the interests of the wider community. The results that have been achieved from this service are that students know the right steps if there are two contradictory policies and understand the purpose of the policy as an effort to overcome COVID-19
PENINGKATAN GIZI ANAK SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PEMBUATAN MP-ASI BERBAHAN IKAN MAIRO
Maryam, Andi;
Rahmawati, Rahmawati;
Elis, Andi;
Lismayana, Lismayana;
Yurniati, Yurniati
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 3 (2021): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (294.506 KB)
|
DOI: 10.31764/jmm.v5i3.4991
Abstrak:Kabupaten Takalar berkontribusi terhadap tingginya angka stunting di Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Salah satu Desa yang cukup tinggi adalah Desa Palalakkang, Kecamatan Galesong. Berdasarkan survey awal bahwa kelompok ibu memiliki kecenderungan kurang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam mencegah stunting. Tujuan  pengabdian  kepada  masyarakat  ini  adalah  untuk meningkatkan gizi anak sebagai upaya pencegahan stunting melalui pembuatan MP-ASI berbahan pangan lokal yaitu ikan mairo. Metode sosialisasi dalam bentuk interaktif dialog dan demonstrasi membuat makanan tambahan MP-ASIuntuk mencegah stunting yang kaya gizi dan mudah diolah. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan peserta dengan 51% mengenai stunting dan pengolahan makanan tambahan berbahan lokal. Setelah kegiatan dilakukan, dapat dilihat bahwa terdapat perubahan perilaku peserta dalam mengolah dan memilih makanan tambahan untuk anak dalam mencegah stunting. Abstract: Takalar Regency contributes to the high stunting rate in South Sulawesi Province, Indonesia. One of the villages that is quite high is Palalakkang Village, Galesong District. Based on the initial survey that the group of mothers have a tendency to lack knowledge and skills in preventing stunting. The purpose of this community service is to improve children's nutrition as an effort to prevent stunting through the manufacture of MP-breast milk made from local food, namely mairo fish. Socialization methods in the form of interactive dialogues and demonstrations make mp-breast milk supplemental foods to prevent stunting that is rich in nutrients and easy to process. This activity succeeded in increasing participants' knowledge with 51% about stunting and processing additional food made from local materials. After the activity, it can be seen that there is a change in participants' behavior in processing and choosing additional food for children in preventing stunting.
PERANCANGAN KATALOG PRODUK UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN UMKM
Rustiarini, Ni Wayan;
Anggraini, Ni Putu Nita;
Satwam, I Ketut Sassu Budi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 5 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (507.797 KB)
|
DOI: 10.31764/jmm.v5i5.5296
Abstrak: Promosi merupakan aktivitas penting untuk meningkatkan penjualan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Salah salah satu strategi promosi yang efektif untuk mempengaruhi keputusan pembelian konsumen menggunakan katalog produk, baik cetak maupun digital. Katalog tidak hanya menampilkan informasi produk namun juga mempromosikan keunggulan produk tersebut. Mengacu pada fungsi tersebut, program pengabdian masyarakat ini memfokuskan pada perancangan katalog produk pada UMKM Dupa Man’ku. Program ini bertujuan untuk mempromosikan produk dupa melalui katalog cetak dan digital sehingga diharapkan mampu meningkatkan penjualan dupa. Kegiatan pengabdian melalui empat kegiatan, seperti wawancara dan diskusi, pengambilan foto-foto produk, merancang katalog produk, serta evaluasi kegiatan. Kegiatan evaluasi atas efektivitas perancangan katalog dilakukan dengan mengukur hasil penjualan sebelum dan setelah menggunakan katalog produk sebagai strategi pemasaran. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa konsumen lebih tertarik membeli produk setelah membaca katalog produk yang ditunjukkan dengan adanya peningkatan penjualan.Abstract: Promotion is an important activity to increase Micro Small Medium Enterprise (MSME) sales. One of the effective promotional strategies to influence consumer purchasing decisions is to use product catalogs, both printed and digital. The catalog not only displays product information but also promotes the advantages of the product. Referring to this function, this community service program focuses on designing product catalogs for Dupa Man'ku MSMEs. This program aims to promote incense products through print and digital catalogs, so that it is expected to increase incense sales. Service activities are performed through four activities: interviews and discussions, taking product photos, designing product catalogs, and evaluating activities. Evaluation activities on the effectiveness of catalog design are carried out by measuring sales results before and after using product catalogs as a marketing strategy. The evaluation results show that consumers are more interested in buying products after reading the product catalog, indicated by sales.
EDUKASI AKTIVITAS MOTORIC SKILL PADA PEMBELAJARAN UNTUK ANAK AUTIS
Damayanti, Nia Wahyu
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (388.194 KB)
|
DOI: 10.31764/jmm.v5i4.5094
Abstrak: Siswa yang berada di masa kanak kanak mempunyai berbagai potensi yang ada dalam dirinya berkembang dengan pesat. Masa-masa pada rentang usia taman kanak-kanak merupakan golden age. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada orang tua dan anak autis mengenai aktivitas motoric skill yang dapat dilakukan pada pembelajaran. Pengabdian ini menggunakan metode sosialisasi dan praktik langsung pada saat pembelajaran. Tahap pelaksanaan pengabdian ini terdiri dari 3 kegiatan, yaitu persiapan pra kegiatan, pelaksanaan kegiatan dan monitoring evaluasi. Pada persiapan pra kegiatan adalah memberikan edukasi kepada guru mengenai aktivitas motoric skill yang dilakukan saat pembelajaran dan merancang aktivitas yang akan dilakukan. Pada tahap pelaksanaan adalah melaksanakan aktivitas yang telah didesain pada tahap pra kegiatan yang melibatkan anak autis. Pada tahap monitoring evaluasi adalah melakukan monitoring dan pengamatan mendalam terhadap hasil pekerjaan siswa. Anak autis yang terlibat dalam pengabdian ini sebanyak 3 orang yang didampingi dengan guru pendidikan khusus. Mitra pengabdian ini adalah sekolah luar biasa untuk anak autis. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan mengevaluasi hasil aktivitas motoric skill yang dilakukan anak autis. Hasil yang dicapai dalam pengabdian ini adalah terintegrasinya aktivitas motoric skill dalam pembelajaran yang dapat menciptakan suatu pembelajaran yang menyenangkan.  Untuk selanjutnya, guru harus melakukan pendekatan secara intensif untuk dapat membimbing anak autis sehingga mereka dapat melakukan aktivitas kehidupannya seperti anak normal pada umumnya.Abstract: Students who are in childhood have various potentials that are in them developing rapidly. The period in the kindergarten age range is the golden age. This service activity aims to provide education to parents and children with autism about motor skill activities that can be done in learning. This service uses the method of socialization and direct practice at the time of learning. The implementation stage of this service consists of 3 activities, namely pre-activity preparation, activity implementation and evaluation monitoring. In pre-activity preparation, it is to provide education to teachers about motor skill activities carried out during learning and to design activities to be carried out. At the implementation stage is to carry out activities that have been designed at the pre-activity stage involving children with autism. At the evaluation monitoring stage, monitoring and in-depth observation of the results of student work. There are 3 autistic children involved in this service, accompanied by special education teachers. This community service partner is an extraordinary school for autistic children. Evaluation of activities is carried out by evaluating the results of motor skill activities carried out by autistic children. The results achieved in this service are the integration of motor skill activities in learning which can create a fun learning. Henceforth, teachers must take an intensive approach to be able to guide autistic children so that they can carry out their life activities like normal children in general.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PENGGUNAAN GOOGLE CLASSROOM SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DARING
Siahaan, R. Fanry;
Simanjorang, R. Mahdalena;
Simangunsong, Agustina;
Fahmi, Hasanul
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (420.929 KB)
|
DOI: 10.31764/jmm.v5i4.5056
Abstrak: Hingga saat ini virus Corona masih mengkhawatirkan sementara obatnya belum ditemukan. Covid-19 mulai menjadi perhatian masyarakat dunia setelah Januari 2020. Berbagai aspek dan bidang kehidupan manusia mengalami dampak yang sangat besar akibat dari penyebaran dari virus ini, Indonesia salah satu negara yang mengalami dampak tersebut. Salah satu sektor vital yang ditutup karena dianggap rentan untuk penyabaran dari Covid-19 ini adalah sektor pendidikan. Perusahaan raksasa Google memberikan fasiltias pembelajaran bagi siswa yaitu Google classroom. Tujuan pengabdian kepada mayarakat ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dan pemahaman siswa SMP KEMALA BHAYANGKARI 1 MEDAN dalam menggunakan Google classroom sebagai media pembelelajaran daring. Metode pelaksanaan dalam kegiatan ini yaitu Students Participatory Appraisal (SPA): 1) Perencanaan 2) Pelaksanaan dan 3) Evaluasi. Dari 73 orang siswa kelas 7 SMP Kemala Bhayankari I Medan yang memahami penggunaan GC sebelum pelatihan sebanyak 6 orang siswa atau setara dengan 8,21%. Setelah dilaksanakan pelatihan jumlah siswa yang memahami penggunaan GC meningkat menjadi 59 orang siswa atau setara dengan 80,82%. Kegiatan ini sebagai perwujudan dari salah satu tridharma perguruan tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat. Abstract: Until now coronavirus is still worrying while the cure has not been found. Covid-19 began to become the attention of the world community after January 2020. Various aspects and areas of human life are experiencing a huge impact as a result of the spread of this virus, Indonesia is one of the countries that experienced the impact. One of the vital sectors that are closed because it is considered vulnerable to the spread of Covid-19 is the education sector. Giant company Google provides students with a learning facility called Google classroom. The purpose of this community service is to improve the ability and understanding of students of SMP Kemala Bhayangkari 1 Medan in using Google classroom as a medium of online learning. The implementation method in this activity is Students Participatory Appraisal (SPA): 1) Planning 2) Implementation and 3) Evaluation. Of the 73 grade 7 students of SMP Kemala Bhayankari I Medan who understood the use of GC before training as many as 6 students or equivalent to 8.21%. After the training, the number of students who understood GC usage increased to 59 students or equivalent to 80.82%. This activity is the embodiment of one of the tridharma of higher education, namely community service. Â