cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,084 Documents
EDUKASI SEHAT VAKSINASI DENGAN TETAP MENGINDAHKAN PROTOKOL KESEHATAN Brahmana, Ivanna Beru
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 5 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (707.772 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i5.5258

Abstract

Abstrak: Latar belakang: Vaksinasi Covid-19 mulai digalakkan pada masyarakat untuk melawan penularan infeksi Covid-19. Sebagian masyarakat masih ada yang belum memahami pentingnya pemberian vaksinasi. Bahkan masih ada yang belum percaya bahwa penyakit ini benar-benar ada di tengah-tengah kita. Tujuan: Adapun tTujuan kegiatan ini adalah untuk Mmemberikan edukasi tentang adanya vaksinasi Covid-19, kepentingan penggunaannya, dan risiko bila tidak mengikuti vaksinasi, dengan tetap menjaga protokol kesehatan. Pelaksanaan kegiatan berupa pretes, penyampaian materi penyuluhan, dan postes. Metode: Penyuluhan vaksinasi Covid-19dilakukan secara online, dengan membahas: apa itu vaksinasi, waktu penyuntikan, komorbid, kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI), dengan tetap mengingatkan menjalankan protokol kesehatan. Pretes dan postes dilakukan sebelum dan sesudah penyuluhan, dengan cara peserta dengan mengisi google form. Postes dilakukan untuk mengetahui seberapa besar peningkatan pemahaman dan penerimaan peserta pengabdian terhadap materi penyuluhan. Hasil: Penyuluhan dihadiri oleh 23 peserta saat pretes dan 18 peserta yang mengisi postes. Lima pertanyaan yang disampaikan pada peserta, seluruhnya mengalami kenaikan nilai pada hasil postes. Tiga pertanyaan mendapatkan nilai 100% pada hasil postes. Kesimpulan: Penyuluhan meningkatkan pemahaman dan kesediaan peserta mengikuti vaksinasi Covid-19 dengan tetap menjaga protokol kesehatan.Abstract: Background: Covid-19 vaccination has begun to be encouraged in the community to fight the transmission of Covid-19 infection. Some people still do not understand the importance of vaccinations. There may even be those who do not believe that this disease is really in our midst. Objective: Tto provide education about the Covid-19 vaccination, the importance of its use, and the risks of not following vaccination while maintaining health protocols. Methods this program are pretest, counselling, and postest. : cCounselling on Covid-19 vaccination was conducted online, what is vaccination, the timing of vaccination injections, comorbidities, and risk of post-immunization follow-up complications, as well as reminding them to follow health protocols. Pre-test and post-test were carried out before and after the counselling, obtained by filling out a google form by participants. The post-test was conducted to determine how much the participants' understanding and acceptance of the service participants increased on the extension material. Results: The counselling was attended by 23 participants during the pre-test and 18 participants who filled out the post-test. The five questions submitted to the participants all experienced an increase in value during the post-test. Three questions get a score of 100% on the post-test. Conclusions: Counseling increases participants' understanding and willingness to participate in the Covid-19 vaccination while maintaining health protocols.
PENGEMBANGAN DAN PEMASARAN PRODUK PANGAN LOKAL SECARA DIGITAL DI ERA PANDEMI COVID-19 Vira Putri Yarlina; Syamsul Huda; Inge Puspa Riana Kuswandi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (735.536 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.5017

Abstract

Abstrak: Penyebaran virus Sars-CoV-2 yang sedang terjadi di berbagai belahan dunia kian meningkat. Pembatasan sosial berskala besar sebagai kebijakan yang pemerintah terbitkan pada pelaksanaanya sangat mempengaruhi sektor perekonomian di Indonesia. Saat ini, konsumen enggan dan membatasi diri untuk melakukan kegiatan jual-beli secara langsung dan beralih ke sistem digital. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan gambaran strategi yang dapat diterapkan oleh para pelaku usaha khususnya bidang olahan pangan lokal dalam mengembangkan dan memasarkan produknya secara digital. Metode pelaksanaan yang dilakukan adalah memberikan strategi yang dapat dilakukan melalui pelatihan untuk mengembangkan dan memasarkan produk secara digital adalah pengelolaan dan pembukuan keuangan secara digital, memanfaatkan media sosial dan e-commerce serta adanya perbaikan kemasan dan label produk guna meningkatkan daya tarik calon pembeli/konsumen. Adanya pelatihan strategi dapat menambah pengetahuan mengenai pengelolaan, pengembangan dan pemasaran usaha. Berdasarkan hasil kegiatan yang dilakukan, ketiga strategi tersebut dapat meningkatkan kinerja pemasaran produk sehingga menjadi solusi untuk para pelaku usaha yang saat ini terdampak akibat pandemi Covid-19.Abstract:  The spread of the Sars-CoV-2 virus that is currently occurring in various parts of the world is increasing. This certainly has a big influence on various aspects of human life, including in Indonesia. Large-scale social restrictions as a policy that the government issues in its implementation greatly affect the economic sector in Indonesia. Currently, consumers are reluctant and limit themselves to direct buying and selling and switching to digital systems. This activity aims to provide an overview of strategies that can be applied by business actors, especially in the field of local food processing in developing and marketing their products digitally. The implementation method used is to provide strategies that can be carried out through training of digital financial management and bookkeeping, utilizing social media and e-commerce, and the improving product packaging and labels to increase the attractiveness of potential buyers/consumers. The existence of strategic training can increase knowledge about business management, development, and marketing. Based on the results of the activities, the three strategies can improve product marketing performance so that they become a solution for business actors who are currently affected by the Covid-19 pandemic.
PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DALAM UPAYA MENCEGAH BENCANA DAN MELESTARIKAN LINGKUNGAN DI DESA KARANGREJA Setyaningsih, Maryanti; Maesaroh, Maesaroh
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 5 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.753 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i5.5326

Abstract

Abstrak: Salah satu masalah besar yang dihadapi Indonesia saat ini yaitu pengelolaan sampah. Berbagai kebijakan dan program dilaksanakan untuk menangani masalah sampah, namun belum menunjukkan hasil yang signifikan. Pengelolaan sampah penting untuk dilakukan dimulai dari skala rumah tangga. Tujuan kegiatan ini yaitu untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan tentang pengelompokkan dan pengelolaan sampah rumah tangga. Mitra kegiatan pengabdian masyarakat merupakan ibu rumah tangga di desa Karangreja, Kabupaten Bekasi. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan teknik wawancara. Seluruh peserta kegiatan menyatakan kegiatan ini bermanfaat dan bersedia untuk mengurangi jumlah sampah rumah tangga dengan cara membawa keranjang saat berbelanja, membawa wadah saat membeli makanan. Selain itu, diketahui terdapat peserta yang menggunakan kembali sampah rumah tangganya seperti penggunaan ember bekas untuk pot tanaman sayur, namun mayoritas peserta mengelola sampah dengan cara dibakar, dikubur, dibuang, dijual dan dijadikan pakan ternak.  Abstract:  One of the big problems facing Indonesia today is waste management. Various policies and programs have been implemented to deal with the waste problem, but have not shown significant results. Waste management is important to do starting from the household. The purpose of this activity is to provide knowledge and skills about grouping and managing household waste. Partners of community service activities are housewives in Karangreja village, Bekasi Regency. Evaluation of activities is done by interview technique. All activity participants stated that this activity was useful and were willing to reduce the amount of household waste by carrying a basket when shopping, bringing a container when buying food. In addition, it is known that there are participants who reuse their household waste such as using used buckets for vegetable plant pots, but the majority of participants manage waste by burning, burying, throwing it away, selling it and making it animal feed.Abstrak: Salah satu masalah besar yang dihadapi Indonesia saat ini yaitu pengelolaan sampah. Berbagai kebijakan dan program dilaksanakan untuk menangani masalah sampah, namun belum menunjukkan hasil yang signifikan. Pengelolaan sampah penting untuk dilakukan dimulai dari skala rumah tangga. Tujuan kegiatan ini yaitu untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan tentang pengelompokkan dan pengelolaan sampah rumah tangga. Mitra kegiatan pengabdian masyarakat merupakan ibu rumah tangga di desa Karangreja, Kabupaten Bekasi. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan teknik wawancara. Seluruh peserta kegiatan menyatakan kegiatan ini bermanfaat dan bersedia untuk mengurangi jumlah sampah rumah tangga dengan cara membawa keranjang saat berbelanja, membawa wadah saat membeli makanan. Selain itu, diketahui terdapat peserta yang menggunakan kembali sampah rumah tangganya seperti penggunaan ember bekas untuk pot tanaman sayur, namun mayoritas peserta mengelola sampah dengan cara dibakar, dikubur, dibuang, dijual dan dijadikan pakan ternak.Kata Kunci: Anorganik; Organik; Pengolahan Sampah; Sampah Rumah Tangga.Abstract:  One of the big problems facing Indonesia today is waste management. Various policies and programs have been implemented to deal with the waste problem, but have not shown significant results. Waste management is important to do starting from the household. The purpose of this activity is to provide knowledge and skillsabout grouping and managing household waste. Partners of community service activities are housewives in Karangreja village, Bekasi Regency. Evaluation of activities is done by interview technique. All activity participants stated that this activity was useful and were willing to reduce the amount of household waste by carrying a basket when shopping, bringing a containerwhen buying food. In addition, it is known that there are participants who reuse their household wastesuch as using used buckets for vegetable plant pots, but the majority of participants manage waste by burning, burying, throwing it away, selling it and making it animal feed.Keywords: Inorganic; Organic; Waste Processing; Household Waste.  
UPAYA MENUMBUHKAN MINAT STUDI SAINTEK SANTRI PONDOK PESANTREN MELALUI PELATIHAN KETERAMPILAN MENGGUNAKAN MEDIA PERAGA AYUNAN BANDUL SEDERHANA Mungkin, Moranain; Satria, Habib; Bahri, Zulkifli; Salam, Rudi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.737 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.5120

Abstract

Abstrak: Pelajaran sains dan teknologi merupakan pelajaran yang sangat penting dalam kemajuan peradaban bangsa saat ini. Namun banyak siswa yang kurang tertarik dengan pelajaran ini karena banyaknya jumlah perhitungan sehingga siswa lebih cenderung monoton dalam mengikuti pembelajaran. Selain itu, kurangnya alat praktikum membuat siswa kurang tertarik untuk belajar. Oleh karena itu, kegiatan PKM ini bertujuan untuk meningkatkan minat siswa dalam menumbuhkan motivasi belajar khususnya bidang sains. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan penjelasan teoritis dengan bantuan modul dan powerpoint dan pada akhirnya dilakukan verifikasi dengan mengaplikasikan alat peraga. Hasil angket, ditemukan bahwa dengan menggabungkan penggunaan modul dan alat, minat siswa terhadap pelajaran lebih antusias dengan tanggapan siswa 70% dari 20 siswa yang mengikuti kategori mencapai sangat setuju dengan kegiatan PKM.Abstract:  Learning science and technology is a very important lesson in the progress of the nation's civilization today. However, many students are less interested in this lesson because of the large number of calculations so that students are more likely to be monotonous in participating in learning. In addition, the lack of practical tools makes students less interested in learning. Therefore, this PKM activity aims to increase student interest in fostering learning  motivation,  especially  in  the  field  of  science. The implementation of this activity is carried out using theoretical explanations with the help of modules and PowerPoint and at the end, verification is carried out by applying props. The results of the questionnaire, it was found that by combining the use of modules and tools, students'  interest  in the lesson was more enthusiastic with student responses 70% of the 20 students who attended the category reached strongly agree with PKM activities.
PEMBERDAYAAN IBU MENYUSUI DALAM PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN MELALUI PENGELOLAAN BUAH NAGA Olii, Nancy; Claudia, Juli Gladis; Nurhidayah, Nurhidayah; Anggraeni, Ni Made Dewi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 3 (2021): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.514 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i3.4980

Abstract

Abstrak: Anemia merupakan kurangnya konsentrasi hemoglobin (Hb) di dalam tubuh dan bukan suatu keadaan spesifik, melainkan akibat bermacam-macam reaksi patologis dan fisiologis. Kelompok wanita usia reproduksi lebih rentan terhadap kekurangan zat besi yang mengakibatkan anemia, terutama selama kehamilan dan menyusui. Zat besi merupakan mineral yang sangat dibutuhkan untuk membentuk eritrosit dan juga berperan sebagai komponen untuk membentuk mioglobin dan berfungsi dalam sistem pertahanan tubuh, saat hamil kebutuhan zat besi meningkat dua kali lipat dari kebutuhan sebelum hamil. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kadar zat besi dalam darah dengan mengkonsumsi buah naga. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan edukasi, demonstrasi, dan praktik kepada ibu menyusui agar bisa memahami tentang manfaat dan cara pengolahan buah naga serta mampu melakukan secara mandiri sebagai upaya dalam meningkatkan kadar hemoglobin. Tahapan kegiatan terdiri dari (1) Melakukan pretest pengetahuan dan pemeriksaan hemoglobin; (2) Memberikan edukasi dan demonstrasi, (3) Melakukan  praktik tentang cara pengolahan buah naga; (4) Melakukan evaluasi peningkatan pengetahuan, kadar hemoglobin dan keterampilan mengolah buah naga.  Hasil yang dicapai yakni adanya peningkatan pengetahuan peserta dengan rata-rata 74,69% dan peningkatan kadar hemoglobin dengan rata-rata 12,01 gr/dl. Peserta juga mampu mengolah buah naga secara mandiri, serta diharapkan mampu mengajarkan kepada masyarakat sekitar.Abstract: Anemia is a lack of hemoglobin (Hb) concentration in the body and is not a specific condition, but a result of a variety of pathological and physiological reactions.  Women of reproductive age are more susceptible to iron deficiency which results in anemia, especially during pregnancy and breastfeeding.  Iron is a mineral that is needed to form erythrocytes and also acts as a component to form myoglobin and functions in the body's defense system.  One alternative that can be done to increase iron levels in the blood is by consuming dragon fruit.  The purpose of this activity is to provide education, demonstration, and practice to breastfeeding mothers so that they can understand the benefits and ways of processing dragon fruit and be able to do it independently as an effort to increase hemoglobin levels.  The activity stages consisted of (1) Conducting a pre-test of knowledge and checking hemoglobin; (2) Providing education, and demonstrations and (3) Practices on how to process dragon fruit; (4) Evaluate the increase in knowledge, hemoglobin levels and skills in dragon fruit processing.  The results achieved were an increase in the participants knowledge by an average of 74.69 and an increase in hemoglobin levels by an average of 12.01 g / dl.  Participants are also able to process dragon fruit independently, and are able to teach the surrounding community.
PENGGUNAAN DAN PENGEMBANGAN APLIKASI BERBASIS AUGMENTED REALITY UNTUK DUNIA PENDIDIKAN Sholeh, Muhammad; Triyono, Joko; Haryani, Prita; Fatkhiyah, Erfanti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 5 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.042 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i5.5285

Abstract

Abstrak: Materi pembelajaran yang mengupas Augmented reality (AR) di dalam kurikulum program studi teknologi informasi di sekolah menengah kejuruan belum masuk dalam materi yang wajib diberikan. Agar siswa dapat mengetahui teknologi AR dan dapat mengembangkan aplikasi AR yang sederhana, perlu adanya kegiatan yang diselenggarakan. Sehingga masalah yang ada, yaitu siswa belum mendapatkan pengetahuan AR dapat dijembatani. Perkembangan AR sangat penting diberikan ke siswa agar para siswa dapat mengikuti perkembangan AR. Hal ini karena penggunaan teknologi (AR) saat ini sudah digunakan pada berbagai bidang, termasuk pada bidang pendidikan. Penggunaan AR dalam materi pembelajaran dapat memberikan penjelasan materi yang lebih detail, Dengan menggunakan AR, materi dapat disajikan dalam bentuk 3D dan dapat dilengkapi dengan narasi serta suara. Metode pelaksanaan dilakukan dengan memberikan pelatihan terutama dalam pengenalan AR pada siswa di SMK Negeri 1 Magelang. Tahapan sebelum melakukan pelatihan dalam bentuk webinar adalah tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi kegiatan. Pada tahap evaluasi siswa mengisi kuesioner dan dilakukan uji validitas dan uji reliabilitas. Hasil kegiatan adalah webinar pengenalan teknologi AR. Agar siswa dapat membuat aplikasi sederhana yang menggunakan AR, dalam webinar ini software yang digunakan adalah Metaverse dan Unitear. Hasil olah data kuesioner menunjukkan materi yang disampaikan pada webinar mudah dipahami, 25 siswa menjawab sangat setuju, 86 setuju, 8 siswa tidak tahu dan 3 tidak setuju. Jawaban siswa pada pertanyaan apakah membuat aplikasi AR dengan Metaverse mudah dipahami, 16 menjawab sangat setuju, 93 menjawab setuju,11 siswa menjawab tidak tahu dan 2 siswa menjawab tidak setuju. Uji validitas dan uji reliabilitas dilakukan dengan SPSS pada semua item kuesioner. Hasil uji validitas untuk semua item adalah valid. Hasil valid ini berdasar pada perhitungan untuk semua item nilai r hitung > r tabel (0.1793) dan uji reliabilitas, nilai Cronbach's Alpha 0.842. Karena nilai Cronbach’s Alpha >0.60, hasil kuesioner dinyatakan reliabel atau konsisten.Abstract: The implementation of community service carried out aims to determine student interest in learning AR and provide students' understanding in developing AR-based applications. The implementation of the use of Augmented reality (AR) technology is currently being used in various fields, including in the field of education. The use of AR in learning materials can provide a more detailed explanation of the material. By using AR, the material can be presented in 3D and can be equipped with narration and sound. The implementation method is carried out by providing training, especially in the introduction of AR to students at SMK Negeri 1 Magelang. The stages before conducting training in the form of a webinar are the preparation stage, the implementation stage and the activity evaluation stage. At the evaluation stage, students fill out a questionnaire and test the validity and reliability tests. The result of the activity is a webinar introducing AR technology. So that students can create simple applications using AR, in this webinar the software used is Metaverse and Unitear. The results of the questionnaire data showed that the material presented on the webinar was easy to understand, 25 students answered strongly agree, 86 agreed, 8 students did not know and 3 disagreed. Students' answers to the question whether making AR applications with Metaverse are easy to understand, 16 answered strongly agree, 93 answered agree, 11 students answered don't know and 2 students answered disagree. Validity and reliability tests were carried out with SPSS on all questionnaire items. The results of the validity test for all items are valid. This valid result is based on the calculation for all items r arithmetic value > r table (0.1793) and reliability test, Cronbach's Alpha value is 0.842. Because the value of Cronbach's Alpha> 0.60, the results of the questionnaire are declared reliable or consistent.
STIMULUS AGROSOCIOPRENEUR MELALUI PENGEMBANGAN SISTEM REFUGIA DAN LEBAH MADU BERBASIS PERTANIAN JERUK DI DESA SEKOCI KABUPATEN LANGKAT Saputra, Sahran; Mujahiddin, Mujahiddin
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.258 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.5085

Abstract

Abstrak: Sebagai desa sentra pertanian jeruk siam, Desa Sekoci menghadapi permasalahan pada manajemen lahan yang belum optimal serta teknologi pengendalian hama yang masih konvensional, lambatnya laju adopsi petani terhadap teknologi inovatif serta rapuhnya kelembagaan petani bermuara pada hasil pertanian yang belum mampu memberikan kontribusi lebih terhadap kesejahteraan petani. Oleh karena itu penting untuk melakukan stimulus agrosociopreneur melalui pengembangan sistem refugia dan lebah madu berbasis pertanian jeruk. Tujuan program ini adalah mendorong pengembangan desa agrowisata berbasis sociopreneur sentra pertanian jeruk. Kegiatan ini dilaksanakan melalui metode survei partisipatif, observasi, ceramah, diskusi, dan praktik langsung, dengan melibatkan beberapa 10 orang mitra yang berasal dari perwakilan kelompok tani. Peserta pelatihan telah mengikuti rangkaian kegiatan sampai tahap praktik implementasi pembelajaran. Abstract:  As a center for siamese citrus farming, Sekoci Village faces problems in land management that is not optimal and still conventional pest control technology. The slow rate of farmer adoption of innovative technology and the fragility of farmer institutions lead to agricultural products that have not been able to contribute more to the welfare of farmers. Therefore, it is important to stimulate agrosociopreneurs through the development of refugia and honey bee systems based on citrus farming. The purpose of this program is to stimulate the development of agro-tourism villages based on sociopreneur citrus farming centers. This activity was carried out through participatory survey methods, observations, lectures, discussions, and hands-on practice, involving 10 partners from farmer group representatives. The training participants have participated in a series of activities to the practical implementation stage of learning.
PENDIDIKAN KESEHATAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 Kusuma, Yudha Laga Hadi; Fatmawati, Atikah; Mafticha, Elyana
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 3 (2021): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.339 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i3.5006

Abstract

Abstrak: Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) merupakan masalah baru dalam kehidupan masyarakat, selain sebagai penyakit baru, penyebaran dan penularannya begitu cepat. Desa Sumbertebu sebagai desa dengan banyak fasilitas umum memiliki risiko tinggi terjadinya penularan COVID-19. Untuk itu kegiatan pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat dalam upaya pencegahan penularan COVID-19 menjadi penting untuk dilakukan. Tujuan kegiatan ini sebagai salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Majapahit untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam upaya pencegahan penularan COVID-19. Kegiatan pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat ini dilakukan dengan metode Participatory Learning and Action (PLA). Tahapan kegiatan yang dilaksanakan yaitu tahap observasi, pre-test, pendidikan kesehatan, pembagian 1000 masker, penyemprotan cairan disinfektan di fasilitas umum, dan post-test. Kegiatan dilaksanakan dalam waktu 3 bulan. Hasil yang didapatkan adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang COVID-19 dan upaya pencegahannya. Hal ini tampak pada hasil evaluasi pengetahuan masyarakat yaitu 65% berada pada kategori sedang sebelum diberikan pendidikan kesehatan, dan 75% berada pada kategori tinggi sesudah diberikan pendidikan kesehatan. Abstract: Pandemic Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) is a new problem in people's lives, apart from being a new disease, the spread and transmission are so fast. Sumbertebu Village as a village with many public facilities has a high risk of transmission of COVID-19 to the community. For this reason, health education and community empowerment activities to prevent the transmission of COVID-19 are important to do. The purpose of this activity is as a form of community service carried out by lecturers and students of the Majapahit College of Health Sciences to increase public knowledge and awareness in efforts to prevent COVID-19 transmission. These health education and community empowerment activities are carried out using the Participatory Learning and Action (PLA) method. The activity stages carried out were the observation, pre-test, health education, distribution of 1000 masks, spraying of disinfectant fluids in public facilities, and post-test. Activities carried out within 3 months. The results obtained are increasing public knowledge about COVID-19 and efforts to prevent it. This can be seen in the results of the evaluation of public knowledge, namely 65% are in the medium category before being given health education, and 75% are in the high category after being given health education.
SOSIALISASI PENGGUNAAN FINGER PRINT PADA SEKOLAH AUTIS DI KOTA SURABAYA Azizah, Anfazul F; Insani, Rokhmatul; Roibafi, Tanfirul; Hidayat, Nabilah Monica
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 5 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.545 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i5.5317

Abstract

Abstrak: Penggunaan absensi manual masih banyak digunakan di yayasan autis. Tentunya hal ini menyulitkan beberapa guru autis. Peran guru autis sangat besar terlebih sejak memasuki pintu gerbang sekolah autis, konsentrasi guru autis tertuju kepada anak autis. Hal ini dikarenakan, perilaku anak autis yang sulit dikontrol sehingga memerlukan perhatian khusus. Aktifitas ini tentunya menimbulkan kesulitan para guru jika absensi kehadiran guru di sekolah autis masih menggunakkan manual dengan menulis di beberapa kertas. Untuk itu, ITTelkom Surabaya memberikan kontribusi berupa absensi digital yaitu fingerprint. Sehingga para guru autis dapat dengan tenang, mudah melakukan absensi kehadiran tanpa harus tergesa – gesa menulis sambil memantau anak autis di sekeliling mereka. Metode yang digunakan berupa pelatihan penggunaan fingerprint untuk seluruh guru di yayasan autis, AGCA Center Surabaya. Hasil dari kegiatan terlihat perbedaan yang jauh siginifikan seperti penghematan biaya operasional yayasan, kemudahan pimpinan dalam memantau absensi kehadiran para guru di seluruh cabang dan memudahkan para guru autis untuk lebih fokus memberikan pengawasan.Abstract: The use of manual attendance is still widely used in autism foundations. This makes it difficult for some autistic teachers. The role of the autistic teacher is very large, especially since entering the gate of the autistic school, the autistic teacher's concentration is focused on the autistic children. This is because the behavior of autistic children is difficult to control, so it requires special attention. This activity certainly causes difficulties for teachers if teacher attendance at autistic schools still uses manuals by writing on several papers. Because of that, ITTelkom Surabaya contributes in the form of digital attendance,that is fingerprint. So that autistic teachers can calmly, easily do attendance without having to rush to write while monitoring autistic children around them. The method used is training in the use of fingerprints for all teachers at the autism foundation, AGCA Center Surabaya. The results of the activities showed significant differences such as savings in foundation operational costs, ease of leadership in monitoring the absence of teachers' attendance in all branches and making it easier for autistic teachers to focus more on providing supervision.
UPAYA PENCEGAHAN DIABETES MELLITUS MELALUI PROMOSI KESEHATAN DI ERA COVID-19 Indriawati, Ratna; Wibowo, Tunjung
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.323 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.5108

Abstract

Abstrak: Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menambah pengetahuan, kesadaran dan kewaspadaan tentang diabetes melitus, faktor-faktor risiko, pengendalian serta komplikasi DM. Sasaran program pengabdian ini adalah 17 kader kesehatan  di desa Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta.  Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini berlangsung di masa pandemi COVID-19. Metode kegiatan pengabdian adalah promosi kesehatan diabetes melitus secara online melalui Zoom meeting. Hasil kegiatan pengabdian ini memperlihatkan bahwa sasaran kegiatan pengabdian antusia dan memberikan respon yang baik. Hasil evaluasi (pretest dan postest) kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan DM sebesar 25%. Promosi kesehatan DM di era COVID-19 secara online dengan media Zoom meeting dapat meningkatkan pengetahuan tentang diabetes dengan baik. Abstract: This community service aims to increase knowledge, awareness and vigilance about diabetes mellitus, risk factors, control and complications of diabetic. The target of this service program is 17 health cadres in Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta. The implementation of this community service took place during the COVID-19 pandemic. The method of community service activities is online diabetes mellitus health promotion through Zoom meetings. The results of this service activity show that the target of the service activity is enthusiastic and gives a good response. The results of the evaluation (pretest and posttest) of activities showed an increase in DM knowledge by 25%. DM health promotion in the COVID-19 era online with the Zoom meeting media can improve diabetic knowledge well.

Page 51 of 309 | Total Record : 3084