cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 6 (2025): November (In Progress)" : 17 Documents clear
Peningkatan keterampilan caregiver formal dalam pengoperasian sistem informasi catatan keperawatan lansia di Lembaga Kesejahteraan Lanjut Usia (LKS-LU) Pangesti Lawang Anugrahanti, Wisoedhanie Widi; Debora, Oda; Firdaus, Jeffry Atur
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 6 (2025): November (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i6.35233

Abstract

AbstrakPelaksanaan pengabdian masyarakat di Lembaga Kesejahteraan Sosial-Lanjut Usia (LKS-LU) Pangesti Desa Ketindan Kecamatan Lawang Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur merupakan upaya untuk membuat sebuah sistem informasi catatan keperawatan berbasis website (pangesti.mikspwm.com) sebagai solusi pencatatan keperawatan lansia yang selama ini masih terlaksana secara manual menggunakan kertas (paperbased). Pengabdian masyarakat ini selain menyediakan sistem informasi juga bertujuan untuk meningkatkan keterampilan caregiver formal dalam mengoperasikan sistem informasi sebagai tindaklanjut adanya penerapan sistem informasi yang baru dibuat dan diimplementasikan. Peningkatan keterampilan caregiver formal dalam mengoperasikan sistem informasi memberikan implikasi penguatan kapasitas LKS-LU sebagai sebuah organisasi dalam mengelola dan menyediakan data kesehatan lansia. Hal ini mendukung pengambilan keputusan, pemantauan, dan pelaporan yang lebih baik di dalam institusi. Peningkatan keterampilan dilakukan dengan memberikan pelatihan bagi caregiver formal dengan metode ceramah tanya jawab beserta praktik secara langsung menggunakan perangkat laptop dan telepon seluler. Pelatihan dilaksanakan dalam 8 (delapan) kali pertemuan tanggal 2 sampai dengan 18 September 2025 melibatkan caregiver formal sejumlah 15 (lima belas) orang. Evaluasi pencapaian keterampilan dilakukan melalui pre-test dan post-test dengan instrumen checklist sejumlah 15 pertanyaan. Evaluasi keberfungsian sistem informasi menggunakan metode Blackbox. Hasil kegiatan menunjukkan rata-rata skor keterampilan pre-test dan post-test adalah 54,20 dan 91,13 dengan capaian peningkatan keterampilan caregiver formal tinggi dengan nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,81, dengan capaian efektivitas kegiatan pengabdian masyarakat tergolong efektif ditunjukkan nilai persentase N-Gain sebesar 81,21%. Diperolehnya keterampilan caregiver formal dalam mengoperasikan sistem informasi meningkatkan kapasitas manajemen dalam pengelolaan dan penyediaan data kesehatan lansia. Disarankan pihak manajemen lebih meningkatkan keterampilan caregiver formal dalam mengoperasikan sistem informasi dengan rutin menggunakan sistem informasi tersebut setiap hari serta mengembangkan keberlanjutan sistem informasi tersebut. Kata kunci: caregiver formal; catatan keperawatan; lansia; sistem informasi. Abstract The implementation of community service activities at the Pangesti Social Welfare Institution for the Elderly (LKS-LU), located in Ketindan Village, Lawang District, Malang Regency, East Java Province, constitutes an initiative to develop a web-based nursing record information system (pangesti.mikspwm.com) as a solution to elderly nursing documentation, which has previously been conducted manually using paper-based methods. In addition to providing the information system, this program aims to enhance the competencies of formal caregivers in operating the newly developed platform, thereby ensuring its effective adoption and utilization. Strengthening caregiver skills in system operation carries significant implications for reinforcing the organizational capacity of LKS-LU in managing and providing elderly health data, ultimately supporting improved decision-making, monitoring, and reporting within the institution. Capacity building was undertaken through structured training sessions employing lectures, interactive discussions, and hands-on practice using laptops and mobile devices. The training was conducted in eight sessions between September 2 and 18, 2025, involving 15 formal caregivers. Skill achievement was evaluated through pre-test and post-test assessments using a 15-item checklist, while system functionality was assessed using the Blackbox method. The results demonstrated average pre-test and post-test scores of 54.20 and 91.13, respectively, with a high level of skill improvement reflected in an average N-Gain score of 0.81. The effectiveness of the community service program was further confirmed by an N-Gain percentage of 81.21%, categorized as effective. The acquisition of caregiver competencies in operating the information system has strengthened management capacity in organizing and providing elderly health data. It is recommended that institutional management continue to enhance caregiver skills by encouraging routine daily use of the system and ensuring the sustainability of the information system through ongoing development. Keywords: elderly; formal caregiver; information system; nursing documentation.
Penguatan ekonomi desa melalui UMKM Kreatif dan berkelanjutan di Desa Dunggala, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo Ardiansyah, Ardiansyah; Alwi, Nurul Maulida; Taan, Hapsawati; Gani, Iman Perwiranegara
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 6 (2025): November (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i6.35051

Abstract

Abstrak Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Desa Dunggala, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, melalui penguatan UMKM berbasis potensi lokal jagung. Selama ini jagung hanya dipasarkan dalam bentuk mentah sehingga nilai tambahnya rendah. Kegiatan ini dirancang untuk menjawab permasalahan keterbatasan keterampilan produksi, minimnya inovasi produk, rendahnya literasi digital, serta lemahnya strategi pemasaran. Metode yang digunakan meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi dengan pendekatan partisipatif-kolaboratif. Pelaksanaan program mencakup pelatihan produksi brownies jagung, pendampingan inovasi produk pemasaran digital melalui media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan masyarakat dalam mengolah jagung, terciptanya produk inovatif brownies jagung dengan kemasan menarik, serta meningkatnya kemampuan pemasaran berbasis digital. Dampak kegiatan pegbadian untuk meningkatkan keterampilan masyarakat serta peningkatan pendapatan tambahan serta secara meningkatnya motivasi dan kepercayaan diri masyarakat dalam berwirausaha. Pengabdian ini berkontribusi dalam penguatan ekonomi desa yang kreatif, inovatif, dan berkelanjutan, serta dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. Kata kunci:: pengabdian; UMKM; poduk inovatif Abstract This community service program aims to empower the community of Dunggala Village, Tibawa District, Gorontalo Regency, by strengthening MSMEs based on local corn potential. Corn has previously only been marketed in its raw form, resulting in low added value. This activity is designed to address the problems of limited production skills, minimal product innovation, low digital literacy, and weak marketing strategies. The methods used include planning, implementation, monitoring, and evaluation stages with a participatory-collaborative approach. Program implementation includes corn brownie production training, product innovation assistance for digital marketing through social media. The results of the activity show an increase in community skills in processing corn, the creation of innovative corn brownie products with attractive packaging, and increased digital-based marketing capabilities. The impact of the community service activity is to improve community skills and increase additional income as well as increase community motivation and confidence in entrepreneurship. This service contributes to strengthening a creative, innovative, and sustainable village economy, and can be a model for community empowerment based on local potential. Keywords: community service; UMKM; innovative products
Penguatan karakter dan kompetensi pelajar melalui program edukasi terpadu dalam membangun generasi muda unggul di Desa Tengin Baru, Kecamatan Sepaku Rachmawati, Ayudhia; Putra, Umar Farauk Eka; Dhafin, Ahmad; Rachmadani, Nova Sri; Wulandari, Tiara Sahfitri; Ridho Abdilah, Muhammad Noval; Umhersuny, Brithnay Vensca Valencia; Marsanda, Siti; Rizal, Muhammad; Sasmita, Khania Fazza; Al Mubarok, Ahmad Zakki
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 6 (2025): November (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i6.34558

Abstract

Abstrak Pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian integral dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berfungsi memberdayakan masyarakat melalui transfer ilmu dan keterampilan. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada 31 Juli hingga 7 Agustus 2025 di Desa Tengin Baru, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelajar melalui penguatan pengetahuan, sikap, dan keterampilan sosial. Terdapat 76 pelajar dari jenjang SD, SMP, dan SMA yang terlibat aktif dalam empat program utama, yaitu edukasi literasi keuangan dan pembiasaan menabung, pelatihan kepemimpinan serta manajemen organisasi, penyusunan business plan sederhana, dan forum debat pelajar yang dipadukan dengan pelatihan manajemen konflik sosial. Seluruh kegiatan dirancang dengan pendekatan partisipatif melalui metode ceramah, diskusi interaktif, Focus Group Discussion, simulasi, dan demonstrasi praktik agar peserta dapat belajar secara aktif dan kontekstual. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan nyata pada berbagai aspek kemampuan pelajar; 82% peserta memahami konsep dasar literasi keuangan, 76% mampu menyusun ide usaha sederhana, 79% dapat menjelaskan fungsi manajemen organisasi, dan 81% menunjukkan peningkatan dalam kemampuan komunikasi serta penyelesaian konflik. Adapun model pemberdayaan berbasis partisipasi efektif dalam memperkuat karakter, kemampuan berpikir kritis, serta kesadaran sosial pelajar, sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya tujuan ke-4 tentang pendidikan berkualitas dan tujuan ke-8 mengenai pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi. Kegiatan ini diharapkan menjadi model edukasi terpadu yang dapat direplikasi untuk membentuk generasi muda yang unggul dan berdaya saing di wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara. Kata kunci: business plan; kepemimpinan; literasi keuangan; manajemen konflik; pengabdian masyarakat.   Abstract Community service is an integral component of the Tri Dharma of Higher Education, serving as a means to empower communities through the transfer of knowledge and practical skills. This program was conducted from July 31 to August 7, 2025, in Tengin Baru Village, Sepaku District, Penajam Paser Utara Regency, with the primary objective of enhancing students’ capacity through the strengthening of knowledge, attitudes, and social skills. A total of 76 students from elementary, junior high, and senior high school levels actively participated in four main programs: financial literacy education and saving habits, leadership and organizational management training, basic business plan development, and a student debate forum combined with conflict management training. All activities were designed using a participatory approach, integrating lectures, interactive discussions, Focus Group Discussions, simulations, and practical demonstrations to promote active and contextual learning. The implementation results indicated significant improvements in various aspects of students’ competencies: 82% of participants demonstrated an understanding of basic financial literacy concepts, 76% were able to formulate simple business ideas, 79% could explain the functions of organizational management, and 81% showed enhanced communication and conflict resolution skills. The participatory empowerment model proved effective in strengthening students’ character, critical thinking, and social awareness, while simultaneously contributing to the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly Goal 4 on quality education and Goal 8 on decent work and economic growth. This activity is expected to serve as an integrated educational model that can be replicated to develop an excellent and competitive young generation in the supporting areas of the new capital city, Nusantara. Keywords: business plan; leadership; financial literacy; conflict management; community services.
Pencegahan stroke dengan intervensi edukasi dan screening resiko stroke pada lansia di Kampung Skow Sae Distrik Muara Tami Jayapura Papua Rophi, Kristiyani Herda; Swastika, I Ketut; Purba, Ellen R. V.; Apay, Frengky; Manangsang, Frans; Marjuannah, Marjuannah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 6 (2025): November (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i6.35392

Abstract

Abstrak Kemunduran fungsi organ pada lansia dapat meningkatkan faktor resiko terhadap beberapa masalah kesehatan salah satunya adalah stroke. Data Puskesmas Skow menunjukkan bahwa di Kampung Skow Sae terdapat 1 kasus stroke pada lansia, 25 kasus hipertensi, 10 kasus diabetes melitus, dan 20 kasus kolesterol tinggi pada kelompok usia lanjut. Selain itu, sekitar 38% lansia di Kampung Skow Sae tidak rutin menghadiri kegiatan Posyandu Lansia, sehingga pemantauan faktor risiko dan edukasi kesehatan tidak berlangsung optimal. Kader lansia juga melaporkan bahwa informasi mengenai stroke serta pemeriksaan risiko stroke belum pernah dilakukan di Posyandu Lansia. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan lansia tentang penyakit stroke dan melakukan screening resiko stroke pada lansia. Metode kegiatan mencakup 2 kegiatan yakni: (1) Pemberian edukasi berupa penyuluhan interaktif; dan (2) Melakukan screening risiko stroke dengan menggunakan The Stroke Risk Score Card (SRSC) yakni instrument hasil pengembangan model deteksi risiko stroke oleh National Stroke Association. Kegiatan dilaksanakanpada tanggayl 21 Maret 2025 dan melibatkan 28 lansia sebagai peserta. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan kuasioner untuk menilai perubahan pengetahuan dan The Stroke Risk Score Card (SRSC) untuk menilai tingkat risiko stroke pada peserta. Hasil kegaiatan menunjukan peningkatan pengetahuan lansia dengan hasil  mean pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi/penyuluhan  (23,93 dan 56,43) dengan peningkatan 136%.  Hasil screening 10,8% lansia dengan risiko tinggi stroke, 32,1% risiko sedang stroke dan 57,1% dengan risiko rendah stroke. Kegiatan ini dapat dilakukan berkelanjutan untuk menurunkan faktor risiko stroke, sehingga kejadian stroke bisa dicegah dan menurunkan disabilitas serta mortalitas akibat stroke. Implikasinya, diperlukan penguatan edukasi kesehatan, pemantauan rutin faktor risiko, serta rujukan dan tata laksana cepat bagi lansia berisiko tinggi melalui kolaborasi antara PKM, kader, dan keluarga. Kata kunci: pengabdian; lansia; resiko stroke; Stroke Risk Score Card (SRSC)   Abstract Declining organ function in older adults increases the risk of various health problems, one of which is stroke. Data from the Skow Community Health Center (Puskesmas Skow) show that in Skow Sae Village there is 1 case of stroke in an older adult, 25 cases of hypertension, 10 cases of diabetes mellitus, and 20 cases of hypercholesterolemia in the elderly population. In addition, about 38% of older adults in Skow Sae Village do not regularly attend the Posyandu Lansia (integrated health post for the elderly), resulting in suboptimal monitoring of risk factors and health education. Elderly cadres also reported that information regarding stroke and stroke risk assessment has never been provided at the Posyandu Lansia. This community service activity aimed to increase older adults’ knowledge about stroke and to conduct stroke risk screening among them. The methods consisted of two activities: (1) providing education through interactive health counseling, and (2) conducting stroke risk screening using the Stroke Risk Score Card (SRSC), an instrument developed by the National Stroke Association for stroke risk detection. The activity was carried out on March 21, 2025 and involved 28 older adults as participants. Evaluation was conducted using a questionnaire to assess changes in knowledge and the SRSC to determine the level of stroke risk among participants. The results showed an increase in knowledge, with mean scores before and after education/counseling of 23.93 and 56.43, respectively, representing a 136% improvement. Screening results showed that 10.8% of older adults had a high risk of stroke, 32.1% had a moderate risk, and 57.1% had a low risk of stroke. This activity can be continued sustainably to reduce stroke risk factors, thereby preventing stroke events and reducing disability and mortality due to stroke. The implications highlight the need to strengthen health education, routinely monitor risk factors, and ensure prompt referral and management for high-risk older adults through collaboration between the health center, community health cadres, and families. Keywords: devotion; elderly; stroke risk; Stroke Risk Score Card (SRSC).
Penerapan teknologi AI ChatGPT dan Canva untuk inovasi modul pembelajaran di SMA Negeri 2 Tomohon Aini, Mellyatul; Pabur, Herminus Efrando; Hibrida, Anas Romzy
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 6 (2025): November (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i6.34225

Abstract

Abstrak Pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) atau Kecerdasan Buatan dalam dunia pendidikan saat ini memberikan kemudahan bagi guru. Salah satu kemudahan yang didapat oleh guru dalam memanfaatkan AI yaitu optimalisasi penyusunan perangkat pembelajaran berupa modul pembelajaran. Tujuan dari pelatihan penerapan teknologi AI ChatGPT dan Canva adalah untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun perangkat pembelajaran berbasis AI sehingga lebih optimal dan inovatif. Peserta pelatihan adalah guru SMA Negeri 2 Tomohon sebanyak 18 guru, dan dilaksanakan pada tanggal 10-11 Juli 2025. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dengan beberapa tahapan yaitu persiapan, sosialisasi, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan. Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah, tanya jawab, dan demonstrasi. Pelatihan pemanfaatan AI ini dilakukan dengan Teknik praktik langsung sehingga guru-guru dapat secara langsung menggunakan aplikasi AI untuk menyusun perangkat pembelajaran berupa modul pembelajaran. Hasil pelatihan ini terbukti dapat meningkatkan keterampilan guru dalam memanfaatkan teknolgi AI, dibuktikan dengan hasil analisis N-Gain sebesar 0,84 dalam kategori tinggi (0,70 ≤ g ≤ 100) dengan interpretasi sebesar 84% dalam kategori efektif (> 76%). Pelatihan ini memberikan dampak positif terhadap keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi AI dalam dunia Pendidikan, yaitu penyusunan modul pembelajaran. Hal ini juga berdampak pada efisiensi waktu guru dalam menyusun perangkat pembelajaran, sehingga lebih efektif dan optimal. Kata kunci: artificial intelligence; canva; ChatGPT ; modul pembelajaran; pelatihan. Abstract The use of Artificial Intelligence (AI) technology in education today provides convenience for teachers. One of the conveniences teachers gain from utilizing AI is the optimization of instructional materials in the form of learning modules. The objective of the training on the application of AI technology ChatGPT and Canva is to enhance teachers' ability to develop AI-based instructional materials that are more optimal and innovative. The training participants were 18 teachers from Tomohon State High School 2. The community service activity was carried out in several stages: preparation, socialization, implementation, and evaluation. The activity was conducted using lecture, question-and-answer, and demonstration methods. This AI utilization training was conducted using hands-on techniques so that teachers could directly use AI applications to develop learning materials in the form of learning modules. The results of this training have proven to enhance teachers' skills in utilizing AI technology, as evidenced by an N-Gain analysis score of 0.84 in the high category, with an interpretation of 83.8% in the effective category. This training has had a positive impact on teachers' skills in utilizing AI technology in education, specifically in developing learning modules. This has also improved the efficiency of teachers' time in developing learning materials, making the process more effective and optimal. Keywords: training; artificial intelligence; ChatGPT; canva; learning modules.
Implementasi kegiatan penghijauan sekolah melalui penanaman tanaman hias dan buah di SDN 025 Samarinda Utara Suryani, Andy Suryani; Ismirianty, Sophia; Normalinda, Normalinda; Shonia, Shonia; Reskiana, Dede; Rochdi, Edith Abram
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 6 (2025): November (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i6.35204

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SDN 025 Samarinda Utara sebagai upaya penghijauan untuk memperbaiki kualitas lingkungan sekolah sekaligus menanamkan nilai peduli lingkungan pada siswa. Tujuan kegiatan adalah menciptakan lingkungan sekolah yang hijau, nyaman, dan edukatif serta membentuk karakter siswa melalui praktik langsung merawat tanaman. Mitra sasaran adalah pihak sekolah dengan melibatkan guru dan siswa/i. Metode pelaksanaan terdiri dari tahap persiapan, edukasi, pelaksanaan, perawatan, evaluasi dan pendampingan. Hasil kegiatan secara kualitatif menunjukkan peningkatan antusiasme, kepedulian, tanggung jawab serta empati siswa terhadap lingkungan. Sementara secara kuantitatif, lingkungan sekolah mengalami perubahan signifikan dengan bertambahnya jenis tanaman hias dan buah serta meningkatkan kenyamanan suasana belajar. Selain memperindah sekolah, kegiatan ini juga memperkuat hubungan sosial antara siswa dan guru melalui kerja sama serta menumbuhkan sikap gotong royong. Dengan demikian, program ini terbukti bermanfaat dalam aspek estetika, pendidikan dan karakter, serta berpotensi diterapkan dan diperluas ke sekolah lain sebagai model sekolah hijau berkelanjutan. Kata kunci: lingkungan sekolah; penghijauan; tanaman Abstract This community service activity was carried out at SDN 025 North Samarinda as a greening effort to improve the quality of the school environment while instilling environmental values in students. The goal of the activity is to create a green, comfortable, and educational school environment and shape students' character through direct practice of caring for plants. The target partners are schools involving teachers and students. The implementation method consists of preparation, education, implementation, maintenance, evaluation and mentoring stages. The results of the activity qualitatively show an increase in student enthusiasm, concern, responsibility and empathy for the environment. Meanwhile, quantitatively, the school environment has experienced significant changes with the addition of ornamental and fruit plants and an improved comfortable learning atmosphere. In addition to beautifying the school, this activity also strengthens social relationships between students and teachers through cooperation and fosters a spirit of mutual cooperation. Thus, this program has proven to be beneficial in terms of aesthetics, education and character, and has the potential to be implemented and included in other schools as a model of sustainable green schools. Keywords: school environment; greening; plants
Peningkatan pemahaman guru tentang proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan deep learning di SDN 12 Cubadak Mentawai Kota Pariaman Radyuli, Popi; Sefriani, Rini; Sepriana, Rina
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 6 (2025): November (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i6.34310

Abstract

Abstrak Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini adalah untuk meningkatkan pemahaman guru mengenai proyek penguatan profil pelajar pancasila dan deep learning guru di kota Pariaman. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yang diawali dengan observasi dan wawancara dengan kepala sekolah serta guru. Setelah itu melakukan rembuk untuk penentuan jadwal pelaksanaan kegiatan, pemberian pelatihan dengan mendatangkan narasumber. Kegiatan dilakukan secara bertahap yaitu: persiapan dalam bentuk kerja sama dengan mitra, pendidikan atau pelatihan, penguatan dan evaluasi. Hasil dari kegiatan PKM yang sudah dilakukan menunjukkan terdapat peningkatan pemahaman guru SDN 12 Cubadak Mentawai Kota Pariaman terhadap Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan Deep Learning.  Guru SDN 12 Cubadak Mentawai Kota Pariaman mengalami peningkatan tentang konsep  deep learning.  Kata kunci: pelatihan; P5; deep learning; guru SDN 12 Cubadak Mentawai. AbstractThe purpose of this community service (PkM) activity is to improve teachers' understanding of the Pancasila student profile strengthening project and teacher deep learning in Pariaman City. This community service activity is carried out through several stages, which began with observations and interviews with the principal and teachers. After that, discussions were held to determine the schedule for implementing training activities by inviting resource persons. The activities were carried out in stages, namely: preparation in the form of collaboration with partners, education or training, strengthening and evaluation. The results of the PKM activities that have been carried out show that there is an increase in the understanding of teachers at SDN 12 Cubadak Mentawai, Pariaman City regarding the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) and Deep Learning. Teachers at SDN 12 Cubadak Mentawai, Pariaman City, experienced an increase in their understanding of the concept of deep learning Keywords: training; P5; deep learning; teachers of SDN 12 Cubadak Mentawai.
Optimalisai agrowisata guna meningkatkan pemasaran hasil pertanian melalui e-market place Desa Plumbon Setiawan, Avi Budi; Wibowo, Prasetyo Ari; Pangestika, Maulida Dewi; Pangastiti, Nuuferulla Kurniantyas; Prasetyo, Septian Eko
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 6 (2025): November (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i6.34345

Abstract

Abstrak Desa Plumbon memiliki potensi besar di sektor pertanian, namun masih menghadapi kendala dalam pemasaran produk secara berkelanjutan dan berbasis digital. Kondisi tersebut menjadi dasar pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan potensi ekonomi lokal melalui pengembangan agrowisata pertanian dan penerapan E-Marketplace sebagai sarana pemasaran digital produk hasil tani dan UMKM. Kegiatan ini menggunakan metode partisipatif meliputi sosialisasi, pelatihan, dan praktik langsung yang melibatkan kelompok tani, karang taruna, pelaku UMKM, dan pemangku kepentingan lainnya. Analisis potensi desa dilakukan untuk merumuskan strategi pengembangan agrowisata yang terintegrasi dengan digitalisasi ekonomi lokal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan sosial positif antara lain peningkatan partisipasi masyarakat, terbentuknya kolaborasi antar kelompok warga serta peningkatan kesadaran terhadap pentingnya inovasi teknologi dalam pengelolaan usaha desa. Selain itu, implementasi website E-Marketplace terbukti efektif dalam memperluas jangkauan pemasaran produk pertanian dan kuliner khas Desa Plumbon. kegiatan pengabdian ini memberikan sinergi antara pengembangan agrowisata dan penerapan teknologi digital yang memiliki peran dalam menciptakan keberlanjutan ekonomi desa serta memperkuat daya saing produk lokal di era transformasi digital. Kata kunci: agrowisata; desa plumbon; e-marketplace; pertanian; pariwisata. Abstract Plumbon Village has significant potential in the agricultural sector but still faces challenges in achieving sustainable and digitally based product marketing. This condition formed the basis for implementing a communitu service program aimed at enhancing the village’s local economic potential through the development of agricultural agrotiurism and the adoption of an E-Marketplace as a digital marketing platform for agricultural product and local MSMEs. This program employed a participatory approach, which included outreach activities, training, and hands-on practice involving farmer groups, youth organizations, MSME actors, and other stakeholders. A village potential analysis was conducted to formulate strategies for developing agrotourism integrated with the digitalization of the local economy. The results indicate social changes, including increased community participation of technological innovation in managing village enterprises. In addition, the implementation of the E-Marketplace website has proven effective in expanding the market reach of Plumbon Village’s agricultural and culinary products. This community service initiative demonstrates a synergy between agrotourism development and digital technology adoption,  contributing to sustainable village economic growth and strengthening the competitiveness of local products in the era of digital transformation. Keywords: agroturism; agriculture; e-marketplace; plumbon village; tourism.
Pemberdayaan masyarakat melalui sosialisasi pembuatan pupuk organik dari kiambang, daun talas dan kohe ayam Budiardi, Didi; Finastoari, Meldy; Latifah, Elok Nor; Angrela, Puput; Andreani, Muhammad; Abduh, Andin Muhammad
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 6 (2025): November (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i6.34504

Abstract

Abstrak Ketergantungan pada pupuk kimia menimbulkan masalah biaya dan lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberdayakan masyarakat Desa Puncak Harapan melalui sosialisasi dan praktik pembuatan pupuk organik berbahan kiambang (Salvinia molesta), daun talas, dan kotoran ayam dengan tambahan EM4 dan molase. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif berbasis praktik lapangan. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pemahaman peserta. Hasil menunjukkan adanya kenaikan rata-rata dari 42,14% menjadi 81,43% (selisih 39 poin). Peningkatan tertinggi terjadi pada aspek persepsi kesulitan pembuatan kompos (70 poin) dan pengalaman membuat kompos (55 poin). Kegiatan ini terbukti efektif meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi masyarakat dalam memanfaatkan limbah organik lokal menjadi pupuk, serta mendukung pengurangan pupuk kimia dan penerapan pertanian berkelanjutan. Kata kunci: pupuk organik; pengomposan; EM4; limbah organik local; pemberdayaan masyarakat. AbstractThe dependency on chemical fertilizers causes economic and environmental problems. This community service program aimed to empower Puncak Harapan Village through socialization and hands-on training in producing organic fertilizer from kiambang (Salvinia molesta), taro leaves, and chicken manure, with EM4 and molasses as bio-activators. A participatory training method was applied with field practice. Evaluation using pre-test and post-test assessed participants’ understanding. The results showed an increase in the average score from 42.14% to 81.43% (a 39-point improvement). The highest increase was found in the perception of composting difficulty (70 points) and hands-on composting experience (55 points). The program effectively improved knowledge, skills, and motivation in utilizing local organic waste into fertilizer, while reducing dependence on chemical fertilizers and supporting sustainable agriculture. Keywords: organic fertilizer; composting; EM4; local organic waste; community empowerment.
Kuliah kerja nyata sebagai katalis peningkatan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Perusahaan Achmad, Refi Riduan; Supratman, Agus Ahmad; Hidayatullah, Hidayatullah; De Jesus, Maria Martina; Walhidayat, Mohammad Taufik; Nurhasanah, Nurhasanah; Hadi, Nur
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 6 (2025): November (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i6.34251

Abstract

Abstrak Program Kuliah Kerja Nyata di PT. Karunia Armada Indonesia, Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara, dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan karyawan terhadap aspek keselamatan dan kesehatan kerja. Kegiatan dilakukan melalui sosialisasi K3LH dan pendampingan praktik penerapan Lock Out Tag Out (LOTO) di area workshop. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan interaktif, demonstrasi penggunaan APD, dan observasi perilaku keselamatan sebelum dan sesudah kegiatan. Program diikuti oleh 22 karyawan, dengan 14 orang diantaranya mengikuti pendampingan praktik LOTO secara langsung. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kepatuhan penggunaan APD dari sekitar 60% menjadi 85%, serta peningkatan penerapan prosedur LOTO dari 30% menjadi 70% pada aktivitas perawatan alat. Perubahan ini mengindikasikan bahwa program KKN efektif dalam memperkuat pemahaman dan budaya keselamatan kerja karyawan, serta berkontribusi terhadap penerapan standar K3LH yang lebih konsisten di lingkungan industri. Kata kunci: Kuliah Kerja Nyata; K3LH; LOTO; keselamatan kerja; pengabdian masyarakat. AbstractThe Community Service Program (Kuliah Kerja Nyata—KKN) conducted at PT. Karunia Armada Indonesia, located in Tabang District, Kutai Kartanegara Regency, aimed to enhance workers’ awareness and compliance with occupational health and safety practices. The program was implemented through K3LH (Occupational Health, Safety, and Environment) socialization and hands-on mentoring on the application of Lock Out Tag Out (LOTO) procedures in the workshop area. The activities involved interactive training sessions, demonstrations of proper personal protective equipment (PPE) usage, and observational assessments conducted before and after the intervention. A total of 22 employees participated in the program, with 14 individuals taking part in direct LOTO practice mentoring. The evaluation results indicated an increase in PPE compliance from approximately 60% to 85%, as well as an improvement in LOTO implementation from 30% to 70% across maintenance activities. These findings demonstrate that the KKN program effectively strengthened workers’ understanding and safety culture, contributing to more consistent adherence to K3LH standards within the industrial environment. Keywords: community service program; K3LH; LOTO; workplace safety; industrial engagement.

Page 1 of 2 | Total Record : 17