cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,601 Documents
SOSIALISASI KURIKULUM MERDEKA DAN PAMERAN HASIL KARYA PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DI SD NEGERI 5 PANGALI-ALI Muhammad Nur; Wahyuddin Wahyuddin; Ulfasari Syukur; Fatimah Malik; Syaharuddin Syaharuddin
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.13369

Abstract

ABSTRAKSekolah Dasar Negeri 5 Pangali-Ali adalah salah satu Sekolah Penggerak di Provinsi Sulawesi Barat. Tujuan sosialisasi kurikulum merdeka dan pameran hasil karya proyek penguatan profil pelajar pancasila adalah untuk mensosialisasikan kurikulum merdeka kepada berbagai pihak utamanya para guru dan orang tua siswa. Selain itu juga sebagai wujud pemberian semangat bagi para peserta didik yang melaksanakan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila selama satu Semester. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 15 Desember 2022 bertempat di SD Negeri 5 Pangali Ali, Kelurahan Pangali-Ali, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Peserta pada kegiatan ini yaitu Para guru, orang tua/ wali siswa dan peserta didik/siswa. Metode pelaksanaan sosialisasi dan pameran tersebut yaitu sambutan oleh Kepala Sekolah, Sosialisasi oleh Fasilitator Sekolah Penggerak, Pameran Karya, Sambutan dari Guru PKP, perwakilan orang tua siswa dan perwakilan dari sekolah penggerak yang lain.  Hasil pelaksanaan sosialisasi ini para guru lebih termotivasi untuk melaksanakan proses pembelajaran yang interaktif, inspiratif, inovatif, menyenangkan, menantang, dan  berpusat pada peserta didik.  Selain itu, juga memberikan motivasi kepada para orang tua siswa untuk senantiasa mendukung pembelajaran disekolah dan terlibat dalam pembelajaran Kurikulum merdeka. Selanjutnya Pameran Hasil Karya Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SD Negeri 5 Pangali Ali memberikan dampak yang besar dalam membentuk  perilaku yang baik dan karakter yang melekat pada diri peserta didik berprofil pelajar pancasila  yaitu beriman, bertaqwa kepada tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis dan kreatif. Kata kunci: sekolah penggerak; sulawesi barat; SDN 5 Pangali-Ali; pelajar pancasila ABSTRACTSD Negeri 5 Pangali Ali is one of the sekolah penggerak in West Sulawesi Province. The purpose of the socialization of the independent curriculum and the exhibition of the work of the pancasila student profile strengthening project are among others to socialize the independent curriculum to various parties, especially teachers and parents of students. Apart from that, it is also a form of giving encouragement to students who carry out the Pancasila Student Profile Strengthening Project for one semester. This activity was held on Thursday, 15 December 2022 at SD Negeri 5 Pangali Ali, Pangali-Ali Village, Banggae Timur District, Majene Regency, West Sulawesi. Participants in this activity were teachers, parents of students and students. The method of implementing the socialization and exhibition namely remarks by the Head of School, Socialization by the Sekolah Penggerak Facilitator, Work Exhibition, Speeches from PKP Teachers, and representatives of parents. As a result of implementing this socialization, teachers are more motivated to carry out learning processes that are interactive, inspiring, innovative, challenging, and colaboration. In addition, it also provides motivation to parents of students to always support learning at school and be involved in learning the independent curriculum. Furthermore, the Exhibition of The Pancasila Student Profile strengthening project at SD Negeri 5 Pangali Ali had a major impact in shaping good behavior and inherent character in students with a Pancasila student profile, namely Faith, fear of God Almighty and noble character, Global Diversity, Mutual Cooperation (gotong royong), Creativity, Critical thinking, and Independent. Keywords: sekolah penggerak; west sulawesi; SDN 5 Pangali-Ali; pancasila students
PELATIHAN & PENERAPAN METODE SPEOS (STIMULASI PIJAT ENDORPHIN, OKSITOSIN & SUGESTIF) GUNA PENINGKATAN PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI 0-6 BULAN Neneng Julianti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.13033

Abstract

ABSTRAKMenurut Kemenkes 2020 Secara Nasional cakupan ASI ekslusif pada bayi 0-6 bulan di Indonesia tahun sebesar 66,1%, angka ASI ekslusif di Indonesia lebih tinggi dibandingkan angka global dengan demikian capaian ASI Eksklusif di belum mencapai target. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti ke Dusun 1 Desa Bantarjaya Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi terdapat 64 % ibu menyusui yang masih gagal dalam memberikan ASI Eksklusif. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini memiliki tujuan untuk meningkatkan pengetahuan/pemahaman dan meningkatkan keterampilan ibu menyusui 0-6 bulan dalam melakukan pijat endorphin dan oksitosin di rumah dengan dibantu oleh suami/keluarga sehingga permasalahan ASI tidak tergantu. Metode kegiatan pelatihan dan pendampingan ibu melakukan metode SPEOS. Media leaflet dan poster. Kegiatan di laksanakan di Desa Bantarjaya Wilayah Kerja Puskesmas Pebayuran Kabupaten Bekasi tahap I dan II 04 & 10 Desember 2022. Hasil nilai pretest dan dari 40 ibu menyusui 0-6 bulan sebeluh dilakkukan dalam kategori cukup (62,8 %), sesudah dilakukan penyuluhan hasil posttest terdapat peningkatan pengetahuan / pemahaman sebanyak 96,4 % dalam kategori baik tentang pemanfaatan metode SPEOS (Stimulasi Pijat Endorphin, Oksitosin & Sugestif). Sehingga mengalami peningkatan sebesar 33,6 %. Lalu keterampilan sebelum pendampingan metode SPEOS sebesar 55,6% dan setelah pendampingan 82,9% sehingga ada peningkatan keterampilan dalam melakukan metode SPEOS sebesar 27,3%. Lalu evaluasi dilakukan pada hari/tanggal Senin dan Sabtu, 04 dan 10 Desember 2022 Pukul 09.00 s/d 16.00 WIB, hasil nya adanya peningkatan produksi ASI rata rata meningkat sekitar 50-60 %. Kata Kunci : metode SPEOS; ibu menyusui 0-6 bulan;  produksi ASI. ABSTRACTAccording to the Ministry of Health 2020 Nationally, the coverage of exclusive breastfeeding in infants 0-6 months in Indonesia is 66.1%, the rate of exclusive breastfeeding in Indonesia is higher than the global rate, thus the achievement of exclusive breastfeeding has not yet reached the target. Based on the results of a preliminary study conducted by researchers at Hamlet 1, Bantarjaya Village, Pebayuran District, Bekasi Regency, there were 64% of breastfeeding mothers who still failed to provide exclusive breastfeeding. This community service activity has the aim of increasing knowledge/understanding and improving the skills of breastfeeding mothers 0-6 months in doing massage endorphin and oxytocin at home with the help of husband/family so breastfeeding problems are not hampered. Methods of training and mentoring activities for mothers using the SPEOS method. Media leaflets and posters. The activity was carried out in Bantarjaya Village, Working Area of the Pebayuran Health Center, Bekasi Regency, phases I and II 04 & 10 December 2022. The results of the scores pretest and from 40 breastfeeding mothers 0-6 months before it was carried out in the sufficient category (62.8%), after counseling on the results posttest there was an increase in knowledge/understanding of 96.4% in the good category regarding the use of the SPEOS method (Massage Stimulation Endorphin, Oxytocin & Suggestive). So that it experienced an increase of 33.6%. Then the skills before mentoring the SPEOS method were 55.6% and after mentoring 82.9% so that there was an increase in skills in carrying out the SPEOS method by 27.3%. Then the evaluation was carried out on Monday and Saturday, 04 and 10 December 2022 09.00 to 16.00 WIB, the result was an increase in average milk production increased by around 50-60%. Keywords: SPEOS method; nursing  mothers 0-6 months; breast milk production.
PENYULUHAN DAN PEMBENTUKAN KADER SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN ANGKA HIPERTENSI DESA WONOREJO KABUPATEN TANAH BUMBU, KALIMANTAN SELATAN Laily Khairiyati; M. Abdus Salam Assyaida; Melati Noormaulidya Putri; Metafriani Metafriani; Minna Salsabilla
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.13520

Abstract

ABSTRAKHipertensi adalah terjadinya peningkatan tekanan darah dalam jangka Panjang yang menimbulkan gejala berlanjut pada organ tubuh yang menjadi sasaran pemicu timbulnya kerusakan yang serius. Berdasarkan hasil survei pada diagnosa komunitas kegiatan PBL I melalui kuesioner dan wawancara di RT.12,RT.13 Desa Wonorejo, Kabupaten Tanah Bumbu terdapat 4,9% masyarakat mengalami Hipertensi. Setelah dilakukan analisa situasi dilengkapi dengan In Depth Interview bersama masyarakat, diketahuilah faktor risiko penyebab hipertensi. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh mahasiswa Kesehatan Masyarakat dengan melibatkan semua warga di Desa Wonorejo, RT. 12, RT. 13 berjumlah 50 KK, bertujuan mengupayakan peningkatan pengetahuan melalui program KASIH MESRA. Kegiatan ini dilakukan melalui metode door to door dengan pengambilan sampel berupa total sampling, melalui media proyektor dan leaflet. Hasil dari penyuluhan didapatkan peningkatan pengetahuan dengan kategori baik yang mana sebelum dilaksanakan sebesar 65,3% dan setelah dilaksanakan menjadi 78,8%, menggunakan uji T dengan hasil 0,0001 (p value < 0,05) Sehingga hasilnya signifikan antara sebelum dan sesudah dilaksanakanya penyuluhan. Intervensi dalam PBL II ini dapat membantu warga menyelesaikan permasalahan hipertensi dengan program yang berisikan sosialisasi, edukasi, serta pengecekan tekanan darah secara rutin oleh kader. Diharapkan agar warga dapat menjalin kerja sama dalam jangka panjang dan konsisten saling berbagi informasi kesehatan masyarakat setempat dan mendukung pelaksanaan program. Kata kunci: hipertensi; pengetahuan; desa Wonorejo RT 12 dan RT 13. ABSTRACTHypertension is an increase in blood pressure in the long term which causes continuous symptoms in the organs of the body that are the target of causing serious damage. Based on the results of a survey on community diagnoses of PBL I activities through questionnaires and interviews in RT.12, RT.13 Wonorejo Village, Tanah Bumbu Regency, there were 4.9% of the community experiencing hypertension. After conducting a situation analysis complete with an In Depth Interview with the community, the risk factors that cause hypertension are known. This community service was carried out by Public Health students by involving all residents in Wonorejo Village, RT. 12, RT. 13 totaling 50 families, aiming to increase knowledge through the KASIH MESRA program. This activity was carried out through the door to door method by taking samples in the form of total sampling, through the media projector and leaflets. The results of counseling obtained an increase in knowledge in the good category which before it was implemented was 65.3% and after it was implemented it was 78.8%, using the T test with a result of 0.0001 (p value <0.05) So the results were significant between before and after counseling is carried out. This intervention in PBL II can help residents solve hypertension problems with programs that contain outreach, education, and routine blood pressure checks by cadres. It is hoped that residents can cooperate in the long term and consistently share local public health information and support program implementation. Keywords: hypertension; knowledge; Wonorejo village RT 12 and RT 13
OPTIMALISASI MARKET SHARE HOME INDUSTRY CUTELLA PRESTO BERBASIS DISTRIBUTON CHANNEL DI KABUPATEN JEMBER Bambang Irawan; Diah Yulisetiarini; Sudarsih Sudarsih
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.13635

Abstract

ABSTRAKHome industri keripik singkong Cutella Presto merupakan salah satu bentuk industri makanan ringan berbahan dasar singkong yang berlokasi di Desa Mangli Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember. Distribusi ke pasar di luar Kabupaten Jember biasanya dibuat berdasarkan pesanan, dimana pengiriman pesanan menggunakan jasa pengiriman dengan biaya yang relatif lebih murah. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah untuk: (1) meningkatkan kemampuan manajerial usaha home industry keripik singkong Cutella Presto dan khususnya terkait dengan bidang pemasaran, khususnya mengenai optimalisasi pangsa pasar produk berbasis saluran distribusi; (2) memberikan manfaat untuk meningkatkan kemampuan manajerial dan memperkuat usaha home industry keripik singkong Cuttella Presto melalui pendidikan dan pengembangan manajemen fungsional usaha khususnya dalam bidang pemasaran (produk, harga, distribusi dan promosi) . Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan melalui metode diskusi dan pemaparan materi pada mitra secara langsung. Hasil yang diperoleh dari aktivitas ini berupa peningkatan pemahaman mitra akan optimasi market share berbasis distribution channel. Optimalisasi pangsa pasar dapat dilakukan melalui (1) pujasera (pusat jajanan rakyat); (2) ritel modern (super market, hypermart); (3) ritel tradisional; (4) koperasi; (5) restoran (restoran, kafe); dan (6) pusat outlet oleh-oleh khas daerah. Kata kunci: pangsa pasar; jalur distribusi; cutella presto ABSTRACTThe Cutella Presto cassava chips home industry represents one type of snack food industry that utilizes cassava as its main ingredient. This home industry is located in Mangli Village, Kaliwates Subdistrict, Jember Regency. The distribution of its products to markets outside Jember Regency is typically based on orders, and delivery is carried out through shipping services with relatively affordable costs. The primary aim of community service activities is to (1) enhance the managerial skills of the Cutella Presto cassava chips home industry, specifically in the marketing field, with a focus on optimizing the product's market share through various distribution channels; (2) provide benefits to improve managerial capabilities and reinforce the Cutella Presto cassava chips home industry through education and functional management development in marketing (product, price, distribution, and promotion). These community service activities are executed through in-person discussions and material presentations with partners. The outcomes obtained from these endeavors comprise an enhanced understanding among partners regarding the optimization of market share based on distribution channels. The optimization of market share can be achieved through various channels, such as (1) traditional markets; (2) modern retail (supermarkets, hypermarkets); (3) traditional retail; (4) cooperatives; (5) restaurants (restaurants, cafes); and (6) regional specialty souvenir outlets. Keywords: market share; distribution channel; cutella presto.
PELATIHAN PEMBUATAN APLIKASI MOBILE TANPA CODING BAGI MAHASISWA POLTEKKES KEMENKES PALEMBANG Ahmad Farisi; Yohannes Yohannes; Dafid Dafid
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.13504

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan dengan topik pembuatan aplikasi mobile menggunakan metode no code yang dilaksanakan bagi mahasiswa Poltekkes Kemenkes Palembang. Metode no code merupakan alternatif pembuatan aplikasi yang dapat dilakukan tanpa melalui serangkaian proses pemrograman atau coding. Meskipun banyak tools no code yang dapat digunakan dalam pembuatan aplikasi mobile, pelatihan ini memilih glideapps dikarenakan kemudahan penggunaannya dan fitur gratisnya dinilai cukup untuk membuat aplikasi-aplikasi sederhana. Tahapan-tahapan yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah mulai dari persiapan-persiapan administratif, survei pra pelatihan menggunakan kuesioner pra pelatihan, pelaksanaan pelatihan dalam bentuk penyuluhan yang disertai dengan demonstrasi atau praktik bersama, hingga evaluasi pasca pelatihan menggunakan kuesioner pasca pelatihan. Pelatihan ini mensimulasikan pembuatan aplikasi mobile sederhana dengan nama Aplikasi Mahasiswa Polkesbang. Database yang digunakan adalah Glide Tables yang memiliki tampilan sangat mirip dengan Microsoft Excel. Dari hasil evaluasi kuesioner pasca pelatihan, pertanyaan kuesioner dijawab dengan respon sangat baik dan sangat sesuai oleh  rata-rata 80% pernyataan responden. Hal ini menunjukkan bahwa secara umum pelatihan telah mendapatkan respon positif dari para peserta pelatihan yang dapat mengikuti tahapan demi tahapan dalam pembuatan aplikasi mobile melalui metode no code. Kata kunci:  aplikasi; glideapps; no code; pelatihan. ABSTRACTThis activity was carried out in the form of training with the topic of making a mobile application using the no code method which was conducted for students of the Poltekkes Kemenkes Palembang. The no code method is an alternative to making applications that can be done without any programming or coding processes. Even though there are many no-code tools that can be used in making mobile applications, this training chooses glideapps because of its ease of use and its free features which are considered sufficient to make simple applications. The stages are started from administrative preparations, pre-training surveys, training in the form of counselling accompanied by demonstrations or joint practice, and post-training evaluation. This training creates a simple mobile application called Aplikasi Mahasiswa Polkesbang. The used database is Glide Tables which is very similar to Microsoft Excel. From the results of the post-training questionnaire evaluation, the questionnaire questions were answered with very good responses and very appropriate by an average of 80% of respondents' statements. This shows that the training has received a positive response from the training participants who are able to follow the step by step in making mobile applications through the no code method. Keywords: application; glideapps; no code; training.
PEMBERDAYAAN ANGGOTA PKK DALAM PEMANFAATAN KULIT BUAH NAGA SEBAGAI PEWARNA ALAMI PADA PEMBUATAN BATH BOMB DI KELURAHAN KAUMAN KOTA MALANG Venny Kurnia Andika; Sugiyanto Sugiyanto
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.13190

Abstract

ABSTRAKBath salt merupakan garam yang dapat larut dalam air dan mampu mengurangi efek kerut pada kulit akibat berendam dalam waktu yang lama. Salah satu bentuk bath salt adalah bath bomb. Keunikan bath bomb terletak pada reaksi fizzing yang dihasilkan saat bath bomb dimasukkan ke dalam air. Reaksi antara asam sitrat dan sodium bikarbonat membentuk gelembung gas CO2 dan menebarkan aroma (fragrance) yang bersifat menenangkan sehingga menyebabkan bath bomb membentuk fenomena letusan gelembung-gelembung saat dimasukkan ke dalam air. Bath bomb memberi manfaat bagi kesehatan tubuh seperti menghilangkan stres dan membuat tubuh lebih relaks saat berendam. Aroma essential oil yang terkandung dalam bath bomb dapat membantu meregangkan otot-otot yang tegang dan dapat mengurangi stres serta dapat mencerahkan kulit, melembutkan dan melembabkan, memberi aroma wangi serta merevitalisasi tubuh pada masa stres. Pemberdayaan para anggota PKK Kelurahan Kauman kota Malang dalam pembuatan bath bomb bertujuan untuk menambah pengetahuan dan keterampilan para anggota PKK mengenai manfaat dan cara formulasi bath bomb dengan memanfaatkan limbah kulit buah naga untuk dijadikan sebagai pewarna alami. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dalam 3 (tiga) tahap. Tahap pertama berupa pemaparan tentang manfaat garam mandi bagi kesehatan, tahap yang kedua adalah edukasi tentang cara pembuatan bath bomb dengan memanfaatkan kulit buah naga sebagai pewarna alami dan tahapan ketiga adalah praktek pembuatan bath bomb dan evaluasi. Keberhasilan program PkM dapat dilihat dari hasil evaluasi dimana peningkatan pemahaman peserta ditunjukkan dengan perbedaan nilai antara pretest (61,74) dan post test (90,87) dan peserta dikategorikan terampil dengan skor rata-rata keterampilan peserta adalah 26,95. Kata kunci: bath bomb; Hylocereus polyrhizus; pewarna alami; kulit buah naga merah. ABSTRACTBath salt is a salt that must be dissolved in water and can reduce the effect of wrinkles on the skin due to soaking for a long time. One form of bath salt is a bath bomb. The uniqueness of bath bombs lies in the fizzing reaction produced when the bath bomb is placed in water. The reaction between citric acid and sodium bicarbonate forms CO2 gas bubbles and emits a soothing fragrance that causes bath bombs to form bubbles when placed in water. Bath bombs benefit the body's health, such as eliminating stress and making the body more relaxed when bathing. The essential oil scent in the bath bomb help to strengthen the muscles that are stiff and reduce stress also brighten and soften skin, and the scent could help to revitalize body during stress. Promotion for PKK members in the Kauman city of Malang in the manufacture of bath bombs aimed at increasing the knowledge and skills of PKK members about the benefits and ways of formulating bath bombs by utilizing the waste skin of fruit that has been used as a natural dye. This activities was implemented in 3 (three) stages. The first step is to describe the benefits of bath salt for health, the second step is education about how to make bath bombs using fruit skin as a dye, and the third step is the practice of making bath bombs and evaluation. The results of the PkM program should be seen from the evaluation results where the increase in understanding of the participants is shown by the difference in values between the pretest (61.74) and the post test (90.87) and the participants are categorized as skilled with an average score of 26.95. Keywords: bath bomb; Hylocereus polyrhizus; natural dye; dragon fruit peel.
IMPLEMENTASI PERPUSTAKAAN DIGITAL UNTUK MENDUKUNG LITERASI BELAJAR BAGI WARGA PELAJAR DI DAERAH PEDESAAN Nirwana Haidar Hari; Ukhti Raudhatul Jannah; Sholeh Rachmatullah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.13720

Abstract

ABSTRAKSelama masa pandemi, para pelajar dari Desa Pademawu Timur, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan mengalami pengurangan jam belajar di Sekolah, sehingga para pelajar tersebut mengalami kesulitan dalam mendapatkan literasi yang berkaitan dengan materi ajar di sekolahnya. Perpustakaan Desa Pademawu Timur sebelumnya masih beroperasi secara manual. Tujuan pengabdian ini yaitu untuk merancang dan mengimplementasikan perpustakaan digital yang dapat melayani pengunjung khususnya kaum pelajar dari berbagai jenjang pendidikan baik secara offline maupun secara online. Konsep yang ditawarkan yaitu menyediakan koleksi literasi digital dalam bentuk ebook yang dapat dengan mudah diakses. Sistem dirancang dan dikembangkan dengan model Waterfall dengan tahapan diantaranya Analisis Kebutuhan, Desain Sistem, implementasi, pengujian, Deployment dan Maintenance. Sistem yang akan diimplementasikan dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat ini adalah Perpustakaan Digital dengan koleksi buku dalam bentuk cetak maupun digital sehingga pelayanan tidak terbatas pada tempat dan waktu pelayanan. Kata kunci: literasi digital; masa pandemi; materi ajar. ABSTRACTDuring the pandemic, students from Pademawu Timur Village, Pademawu District, Pamekasan Regency experienced reduced study hours at school, so these students experienced difficulties in obtaining literacy related to teaching materials at their schools. Previously the Pademawu Timur Village Library was still operating manually. The purpose of this service is to design and implement a digital library that can serve visitors, especially students from various levels of education both offline and online. The concept offered is to provide a collection of digital literacy in ebook form that can be easily accessed. The system is designed and developed using the Waterfall model with stages including Requirements Analysis, System Design, implementation, testing, Deployment and Maintenance. The system that will be implemented in this Community Service activity is a Digital Library with a collection of books in print and digital form so that services are not limited to the place and time of service. Keywords: digital literacy; pandemic period; teaching materials.
PENGEMBANGAN PEMASARAN KERAJINAN KERAI DESA SELAT KECAMATAN NARMADA KABUPATEN LOMBOK BARAT MELALUI PASAR DIGITAL Sitti Latifah; Sulistia Ningsih; Anwar Hadi; Khairunnisa Khairunnisa; Hidayah Hidayah; Dodi Alfayed; Bq. Sulis Meilandri; Nurul Nurul; Rizqon Hasanah; Viorenza Aulia Shani; Muhammad Muhammad; Siti Roslyana Oktari; Khana Azril Athariq; Farid Ma’ruf; Dea Rizqy Amalia; Desi Lestari; Noer Alif Baslamin; Haykal Fikri; Lalu Muhammad Anggi Satriawan
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.13708

Abstract

ABSTRAKKerajinan kerai berbahan dasar bamboo atau pelepah aren merupakan salah satu industry kerajinan yang telah lama digeluti masyarakat dan menjadi mata pencaharian utama di Desa Selat. Harga jual yang sangat murah dan sangat tergantung pada tengkulak, proses pemasaran masih tradisional dan belum adanya branding yang menarik pasar diduga menjadi penyebab permasalahan lambatnya perkembangan industry kerajinan ini. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertujuan untuk mendorong peningkatan penjualan denan, (1). Memfasilitasi pembentukan cikal bakal pusat penjualan kerai dalam bentuk koperasi dan, (2). Memanfaatkan pasar digital (Branding, Marketplace, Instagram). Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan. Mitra yang menjadi sasaran adalah kelompok kerajinan “Bajang Salut” beranggotakan 15 pemuda-pemuda yang memiliki kemampuan teknologi. Hasil yang dicapai melalui kegiatan PkM ini adalah: (1). Terbentuknya cikal bakal koperasi sebagai pusat penjualan kerai, (2). Terbentuknya pasar digital untuk kerai Desa Selat dengan branding “Kerai Senada” yang merupakan singkatan dari Kerai Selat Narmada. Selain itu, hasil nyata dari penjualan dalam kurun waktu 1 minggu menunjukkan terjadi peningkatan pada harga jual kerai bambu sebesar 65% dan pelepah aren 100%, jumlah produk yang terjual meningkat sebesar 58% dengan nilai penjualan meningkat sebesar 288%. Kata kunci: kerajinan kerai; desa selat; kuliah kerja nyata (kkn) ABSTRACTThe blinds handicraft made from bamboo or palm fronds is one of the handicraft industries that the community has been involved in for a long time and has become the main livelihood of the people in Selat Village. The selling price is very cheap and highly dependent on middlemen, the marketing process is still traditional and the absence of branding that attracts the market is suspected to be the cause of the problem of the slow development of this blind handicraft industry. Community Service Activities (PkM) aim to encourage increased sales by (1). Facilitating the formation of forerunner blind sales centers in the form of cooperatives and (2) Utilizing digital markets (Branding, Marketplace, Instagram). The method used is training and  supervising. The target partners are “Bajang Salut Handicraft Groups consisting of 15 young people who have technological skills. The results achieved through this PkM activity are: (1). The formation of the forerunner of the cooperative as a blind sales center, (2). The establishment of a digital market for Desa Selat blinds with the branding “Kerai Senada” which stands for Kerai Selat Narmada. In addition, the real results of sales within 1 week showed an increase in the selling price of bamboo blinds by 65% and 100% of palm fronds, the number of products sold increased by 58% with sales value increasing by 288%. Keywords: the blinds handicraft; selat village; community service program (kkn)
PONDOK HIPERTENSI SEBAGAI OPTIMALISASI POSBINDU PTM DI DESA WONOREJO RT 16 Noor Ahda Fadillah; Muhammad Ikrar Fadhillah; Novita Agustina; Fitria Hidayati; Karina Angella
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.13581

Abstract

ABSTRAKHipertensi ini menjadi salah satu faktor risiko penyakit tidak menular jangka panjang seperti penyakit jantung, stroke, gagal ginjal dan lain-lain. Data riskesdas 2018, menunjukan bahwa Provinsi Kalimantan Selatan memiliki prevalensi tertinggi sebesar 44,13% di Indonesia. Berdasarkan hasil diagnosa komunitas pada 45 sampel kepala keluarga di RT 16 Desa Wonorejo didapatkan bahwa yang menjadi prioritas utama dalam permasalahan penyakit tidak menular adalah hipertensi. Hal ini disebabkan karena masyarakat kurang memperhatikan pola makannya dan kurang mengetahui tentang hipertensi sehingga penyakit ini tidak ditanggapi dengan serius. Oleh karena itu, dibentuklah program Pondok Hipertensi sebagai alternatif dalam pengoptimalan Posbindu PTM, melalui penyuluhan, pembentukan kader, serta pendampingan pola makan sehat dengan metode DASH Diet (Dietary Approaches to Stop Hypertension) yang harapannya mampu mengatasi hipertensi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menghasilkan output yang menunjukkan peningkatan pengetahuan dibuktikan oleh hasil pre-test dan post-test. Selain itu, kader yang dilatih memiliki kompetensi yang baik karena telah melampaui kriteria penilaian, serta pada program pondok hipertensi ditinjau bahwa tekanan darah masyarakat sudah mulai membaik dan jumlah kehadiran peserta program pondok hipertensi mengalami peningkatan pada bulan-bulan berikutnya. Kata kunci: hipertensi; pondok hipertensi; dash diet. ABSTRACTHypertension has become one of the factor risk for long-term non-communicable diseases like heart disease, stroke and others. The 2018 Riskesdas data shows that South Kalimantan has the highest prevalence of 44.13% in Indonesia. Based on the results of community diagnoses on 45 samples of family heads in RT 16 Wonorejo Village, it was found that hypertension is the main priority in dealing with non-communicable diseases. This was caused by people pay less attention to their diet and don’t know about hypertension so that this disease is not taken seriously. Therefore, the Pondok Hipertensi was formed as an alternative in optimizing Posbindu PTM, through counseling, forming cadres, and assisting with healthy diet using the DASH Diet (Dietary Approaches to Stop Hypertension) method which is hoped to be able to overcome hypertension. This community service activity produces output that shows an increase in knowledge as evidenced by the results of the pre-test and post-test, the cadres who were trained had good competence because they had exceeded the assessment criteria, and in the Pondok Hipertensi it was observed that people's blood pressure had started to improve and the number of attendance of participants in this program had increased in the following months. Keywords: hypertension; pondok hipertensi; dash diet.
PELATIHAN PERSIAPAN PEMBELAJARAN ONLINE BERBASIS SCHOOLOGY DI ERA PANDEMI COVID-19 Shynta Amalia; Amalia Nurhasanah; Wahyuni Fitria; Reni Andriani; Muhammad Iqbal Ramdhani; Faiqah Mahmudah; Tartila Tartila; Ayuliamita Abadi; Monalisa Monalisa; Eliza Trimadona
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.13305

Abstract

ABSTRAKTidak dapat dipungkiri, Pandemi COVID-19 membawa perubahan besar dalam segala aspek kehidupan.  Proses kegiatan  pembelajaran dikelas menjadi salah satu aspek yang terkena dampak yang sangat signifikan. Proses  pembelajaran  online menjadi strategi jitu untuk memfasilitasi kegiatan belajar mengajar  dalam situasi merebaknya wabah   virus Covid- 19 yang mematikan.  Banyak yang siap, tetapi tidak sedikit pula yang merasa kewalahan. Menanggapi fenomena tersebut, tim pengabdian  melakukan kegiatan pelatihan persiapan pembelajaran  online  berbasis   Schoology . Kegiatan ini dilaksanakan secara  online dalam bentuk virtual meeting/webinar menggunakan aplikasi zoom meeting.   Sebanyak 64 peserta   yang aktif mengikuti kegiatan pelatihan  persiapan ini. Ke-64 peserta tersebut didominasi oleh guru dan guru magang. Selama kegiatan berlangsung, peserta pelatihan mengikuti kegiatan dengan antusias, hal ini terlihat  dari keaktifan peserta yang dapat bertahan mengikuti kegiatan  online hingga kegiatan selesai, serta antusias peserta dalam mengikuti sesi tanya jawab.  Hasil evaluasi melalui angket juga menunjukan bahwa kegiatan ini memberikan manfaat yang besar dalam membantu guru-guru mempersiapkan proses pembelajaran online.   Para peserta mendapat wawasan baru terkait penggunaan  Schoology sebagai Learning Management System  atau wadah pembelajaran online yang ramah  bagi siswa dan guru. Kata kunci: pembelajaran online; schoology; learning management system ABSTRACTIt is undeniable that the COVID-19 pandemic has brought significant changes in all aspects of life. The process of learning activities in the classroom is one aspect that has a very significant impact. The online learning process is a surefire strategy to facilitate teaching and learning activities during the outbreak of the deadly Covid-19 virus. Many are ready, but not a few are feeling overwhelmed. Responding to this phenomenon, the service team conducted training activities for online learning preparation based on Schoology. This activity is done online via a virtual meeting/webinar using the Zoom meeting application. A total of 64 participants actively participated in this preparatory training activity. Teachers and preservice teachers dominated the 64 participants. During the activity, the training participants participated enthusiastically; this could be seen from the activeness of the participants who could survive online activities until the activity was completed, as well as the participants' enthusiasm in participating in the question and answer session. The evaluation results through the questionnaire also showed that this activity provided significant benefits in helping teachers prepare for the online learning process. The participants got new insights regarding using Schoology as a Learning Management System or a friendly online learning platform for students and teachers. Keywords: pembelajaran online; schoology; learning management system