cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,711 Documents
PENGENALAN KONSEP EKOWISATA DAN IDENTIFIKASI POTENSI WISATA ALAM BERBASIS EKOWISATA Idah Kusuma Dewi; Suwarti Suwarti; Sri Yuwanti
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.544 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i2.4138

Abstract

ABSTRAKPermasalahan pada masyarakat Kelurahan Patemon adalah kurangnya pengetahuan masyarakat tentang kepariwisataan khususnya pengetahuan ekowisata. Oleh sebab itu pengabdian kepada masyarakat ini memiliki tujuan membantu pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Patemon, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang dan ikut berkontribusi dalam mengembangkan kesejahteraan masyarakatnya dengan kemajuan ilmu pengetahuan pada bidang kepariwisataan, memperkenalkan pengetahuan pariwisata berbasis eko wisata yang belum pernah diperoleh masyarakat Kelurahan Patemon dan membantu identifikasi potensi wisata alam yang masih tersembunyi dan bisa dipublikasikan agar bermanfaat untuk menambah pendapatan dan meningkatkan perekonomian masyarakat Patemon. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian berupa sosialisasi tentang konsep ekowisata dan praktek identifikasi potensi daya tarik wisata yang ada di Kelurahan Patemon. Masyarakat yang mengikuti sosialisasi diwakili oleh kelompok Karang Taruna dan Kelompok PKK. Kegiatan pengabdian ini bermitra dengan mahasiswa KKN dari Uness sejumlah 3 orang. Dari evaluasi oleh mahasiswa KKN Uness diperoleh kesimpulan bahwa masyarakat kelurahan Patemon membutuhkan pengetahuan tentang kepariwisataan khususnya ekowisata dan cara identifikasi potensi wisata. Hasil yang dicapai pada kegiatan pengabdian ini yaitu: (1) Bertambahnya pengetahuan peserta sosialisasi mengenai ekowisata.  (2). Peserta sosialisasi dapat menentukan potensi daya tarik wisata di Kelurahan Patemon berbasis eko wisata. (3) Kelurahan Patemon memiliki daya tarik ekowisata. Kata kunci: pemberdayaan masyarakat; ekowisata; potensi wisata ABSTRACTThis community service aims to help empower the community in Patemon Village, Gunungpati District, Semarang City and contribute to developing the welfare of its people by advancing science in the field of management and tourism. The second objective is to introduce tourism-based eco-tourism knowledge that has never been obtained by the people of Patemon Village and the third objective is to help identify the potential for natural tourism that is still hidden and can be published so that it is useful to increase income and improve the economy of the Patemon community. This community service activity is a request from the Patemon Village community to get education about tourism and explore tourist attractions and their development. Implementation of community service activities through socialization methods on the concept of eco-tourism and identification of potential tourist attractions in Patemon Village. The results of community service activities in the Patemon Village are (1) Increased knowledge of the community about tourism. (2). Recognizing the potential tourist attraction in the Patemon Village based on eco-tourism. (3) Kelurahan Patemon has a tourist attraction. Keywords: community empowerment; ecotourism; tourism potential
PENYULUHAN KELOMPOK TANI BAYAN TENTANG ASAM HUMAT TERIMOBIL DALAM RUMPUT LAUT SEBAGAI PELENGKAP PUPUK Dhony Hermanto; Nurul Ismillayli; Fahrurazi Fahrurazi; Nurlaela Nurlaela; Ahmad Wirahadi; Ulul Khairi Zuryati; Ruru Honiar; I G. Ayu Sri Andayani; Baiq Mariana
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 1 (2020): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.013 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i1.3316

Abstract

ABSTRAKAsam humat telah diketahui memiliki dampak tidak langsung dalam perbaikan kualitas tanah di lahan kering, akan tetapi harga asam humat dalam jumlah banyak yang relatif tinggi tidak dapat dijangkau oleh petani. Hal ini yang mendorong pemanfaatan teknik modifikasi yang dapat mengurangi jumlah pemakaian asam humat tanpa mengurangi manfaatnya, yaitu dengan mengimobilisasi asam humat pada suatu material pendukung seperti rumput laut. Kegiatan pengabdian ini berupa penyuluhan kepada mitra tentang penerapan asam humat terimobil dalam rumput laut sebagai pelengkap pupuk yang dapat meningkatkan produktivitas tanah sehingga potensi lahan kering sebagai lahan pertanian meningkat. Mitra kegiatan adalah Kelompok Tani jagung “SBP 212” dan UPTD Dinas Pertanian Perkebunan Kelautan Kehutanan dan Perikanan (DPPKKP) Kec. Bayan. UPTD DPPKKP Kec. Bayan juga berperan dalam difusi Ipteks dan sebagai motor penggerak untuk menyebarkan kegiatan kepada anggota kelompok tani sasaran lainnya sehingga kegiatan dapat berkelanjutan. Keberlanjutan kegiatan diharapkan dapat terjaga untuk peningkatan potensi lahan kering sebagai lahan pertanian produktif yang ditandai dengan peningkatan produktivitas tanaman. Kata kunci: penyuluhan; asam humat; rumput laut; pelengkap pupuk; lahan kering. ABSTRACTHumic acid is known to have an indirect impact on improving soil quality in dry land, however, the price of humic acid in large quantities is too expensive for farmers. It was important to use of modified techniques that can reduce the amount of humic acid used without reducing its benefits, namely by immobilizing humic acid in a supporting material such as seaweed. The service activity, counseling to farmer group about application of immobilized humic acid in seaweed as fertilizer complement to increase soil productivity so that dry land as potential agricultural land increases. The partner of the activity is the “SBP 212” Corn Farmer Group and UPTD Department of Agriculture, Plantation, Marine, Forestry and Fisheries (DPPKKP) Kec. Bayan. UPTD DPPKKP Kec. Bayan also plays a role in science and technology diffusion and as mediator to disseminate the activities to other target farmer group members for sustainability of activity. It is expected that the sustainability of activities can be maintained to increase dry land uses as productive agricultural land that indicated by increasing of plant productivity. Keywords: counseling; humic acid; seaweed; fertilizer supplement; dry land.
PEMBIBITAN TANAMAN HERBAL DI DESA PACE KECAMATAN SILO KABUPATEN JEMBER GUNA MENUJU DESA SENTRA HERBAL Iqbal Erdiansyah; Eliyatiningsih Eliyatiningsih; Dwi Nurahmanto; Vega Kartika Sari
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 1 (2020): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.545 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i1.2869

Abstract

ABSTRAKKecamatan Silo merupakan penghasil jahe terbesar di Kabupaten Jember pada Tahun 2017. Anggota Gapoktan di Desa Pace pernah sukses memproduksi kunyit hingga 10 ton. Cabe jawa telah dibudidayakan seluas 10 ha. Temulawak dan kencur juga dibudidayakan pada luasan yang lebih rendah. Hal tersebut menunjukkan Desa Pace berpotensi untuk dikembangkan sebagai sentra herbal di Kabupaten Jember. Di Desa Pace terdapat Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Suka Maju yang beranggotan 9 kelompok tani dan satu kelompok wanita tani yang hingga kini aktif mendukung berkembangnya pertanian setempat melalui budidaya kopi dan berbagai komoditi herbal. Permasalahan dalam pengembangan dan produksi herbal di Desa Pace antara lain masih terbatasnya petani yang membudidayakan herbal sesuai GAP, sehingga tanaman herbal masih sebagai komoditi sampingan. Kegiatan diawali dari survei lahan dan pembangunan Rumah Pembibitan, dilanjutkan sosialisasi dan pendampingan budidaya aneka herbal sesuai GAP, yang bertujuan untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi agar produk yang dihasilkan terstandar. Peserta berjumlah 25 orang perwakilan dari tiap kelompok tani dan mendapatkan buku saku berisi SOP budidaya herbal, 2 paket polibag, dan bibit aneka tanaman herbal. Hasil kegiatan ini ialah anggota gapoktan memahami cara membudidayakan aneka tanaman herbal sesuai GAP dan dari hasil evaluasi 80% anggota gapoktan telah mempraktekkan di pekarangan rumah masing-masing. Kata kunci: pembibitan; tanaman herbal; desa pace; sentra herbal. ABSTRACTSilo District is the largest ginger producer in Jember Regency on 2017. The Gapoktan members in Pace had successfully produced up to 10 tons of turmeric. Chilies have been cultivated at 10 hectare. Temulawak and kencur are also cultivated at a lower area. This shows that Pace Village has the potential to be developed as an herbal center in Jember Regency. In Pace Village, there is the Association of Farmer Groups (Gapoktan) Suka Maju that has been actively supporting the development of local agriculture through the cultivation of coffee and various herbal commodities. Problems in the development and production of herbs in Pace Village include the limited number of farmers who cultivate herbs and comply with GAP, so that herbal plants are still a side commodity. The activity begins with a land survey and the construction of a nursery, continued with socialization and assistance for herbal cultivation according to GAP, which aims to increase the quantity and quality of production so that the products produced are standardized. Participants from each farmer group received a pocket book containing SOP for herbal cultivation, 2 polybag packages, and seeds of various herbal plants. The results of this activity is that Gapoktan members understand how to cultivate various herbal plants according to GAP and from the evaluation results of 80% Gapoktan members have practiced them in their respective yards. Keywords: nurseries; herbal plants; pace village; herbal center.
MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA MELALUI KEGIATAN LOMBA GAMBAR BERCERITA DI SD 226 PALEMBANG Mukhsin Patriansah; Bobby Halim; M. Edo Pratama Putra
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.542 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i2.4299

Abstract

ABSTRAKMenggambar merupakan suatu media belajar yang bisa meningkatkan kepribadian anak, kepekaan rasa, proses imajinatif, kemampuan kreatif, dan pengembangan intelektual. Menggambar bagi anak sama halnya dengan bermain, dengan bermain anak bisa menemukan suatu kebebasan dan kegembiraan. Dengan demikian, melalui kegiatan menggambar seorang anak mampu menemukan jati diri mereka baik dalam berekspresi, berkreasi dan berkomunikasi. Sebagai sarana meningkatkan minat siswa dalam mengikuti kegiatan menggambar, maka diadakan sebuah kompetisi malalui lomba gambar bercerita yang dilaksanakan di SD 226 Palembang yang melibatkan 30 peserta siswa. Tujuan utama dari kegiatan yang dilaksanakan adalah menyalurkan bakat dan mengembangkan skill (keterampilan) siswa SD 226 Palembang dalam bidang seni menggambar. Di samping itu, tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan edukasi dan mampu meningkatkan kualitas guru SD 226 Palembang yang mengajar pada mata pelajaran ekstrakulikuler, khususnya menggambar agar mampu melihat dan memotivasi anak didiknya yang memiliki potensi di bidang seni menggambar, sehingga bakat dan kemampuan mereka benar-benar tersalurkan. Capaian yang diharapkan dari kegiatan ini cukup potensial, hal ini dapat dilihat dari tingginya minat siswa dan sebagian besar siswa sudah memiliki bakat dan keterampilan menggambar yang baik. Bakat dan keterampilan yang dimiliki peserta dapat dilihat dari gambar yang dihasilkan cukup menarik dan memiliki nilai estetis baik dari segi bentuk, ide dan gagasan, serta unsur cerita yang ada di dalamnya. Kata kunci: menggambar; imajinatif; kreativitas; ekstrakulikuler. ABSTRACTDrawing is a learning medium that can enhance a child's personality, sense sensitivity, imaginative processes, creative abilities, and intellectual development. Drawing for children is the same as playing, by playing children can find freedom and joy. Thus, through drawing activities a child is able to find their identity both in expression, creation and communication. As a means of increasing student interest in participating in drawing activities, a competition was held through a storytelling drawing competition held at SD 226 Palembang which involved 30 student participants. The main purpose of the activities carried out is to channel talents and develop skills (skills) of SD 226 Palembang students in the art of drawing. In addition, the purpose of this activity is to provide education and be able to improve the quality of SD 226 Palembang teachers who teach extracurricular subjects, especially drawing in order to be able to see and motivate their students who have potential in the art of drawing, so that their talents and abilities are true funneled right. The achievement expected from this activity is quite potential, this can be seen from the high interest of students and most students already have talent and good drawing skills. The talents and skills possessed by the participants can be seen from the images produced which are quite interesting and have aesthetic values both in terms of shapes, ideas and ideas, as well as the elements of the story in them. Keywords: drawing; imaginative; creativity; extracurricular.
PELATIHAN MENGATUR KEUANGAN KELUARGA MELALUI PERENCANAAN KEUANGAN UNTUK IBU-IBU DI DESA KARANG BINDU PRABUMULIH Reny Aziatul Pebriani; Rafika Sari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.759 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i2.4034

Abstract

ABSTRAKTujuan diadakannya pengabdian ini adalah untuk memberikan pelatihan kepada individu/rumah tangga dilingkungan desa Karang Bindu kota Prabumulih tentang mengatur keuangan keluarga melalui perencanaan keuangan untuk ibu-ibu rumah tangga di Desa Karang Bindu. Metode yang digunakan adalah klasikal dengan pendekatan diskusi/tanya jawab dimulai dari tahapan perencanaan, tahapan pelaksanaan dan diakhiri dengan tahapan evaluasi dengan maksud agar materi dapat diterima oleh peserta dengan baik. Hasil yang diperoleh peserta pelatihan melalui simulasi atau praktek yang telah dilakukan yaitu peserta mampu menyusun dan merencanakan keuangan keluarga hal ini dapat dilihat dari hasil simulasinya, selain itu peserta pelatihan termotivasi untuk mengatur keuangan agar dapat menabung dan berinvestasi hal ini terlihat dari antusiasme peserta dalam berbagai pertanyaan untuk memahami materi yang telah diberikan. Kegiatan Pelatihan ini diharapkan dapat bermanfaat dan memberikan tambahan pengetahuan bagi masyarakat khususnya ibu-ibu rumah tangga di Desa Karang Bindu dalam mengatasi permasalahan yang sangat kompleks yang mereka hadapi dalam mengatur dan merencanakan keuangan rumah tangga. Kata kunci : pelatihan; mengatur keuangan; perencanaan keuangan. ABSTRACTThe purpose of this service was to provide training to individuals / households in karang bindu village in Prabumulih about managing family finances through financial planning for housewives in Karang Bindu Village. The method used is classic with a discussion / Q&A approach starting from the planning stage, the implementation stage and ending with the evaluation stage with the intention that the material can be received by the participants well. The results of the training participants were able to understand well the material presented and practice through simulations given according to the circumstances in life regarding managing finances through financial planning in order to realize the financial health of the household. This training activity is expected to be useful and provide additional knowledge for the community, especially housewives in Karang Bindu Village in overcoming the very complex problems they face in managing and planning household finances. Keywords : training; managing finance; financial planning.
COBEK (COMUNITAS BELAJAR AKTIF) DENGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF ONLINE (MI-O) SEBAGAI INOVASI MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS PROYEK Johri Sabaryati; Zulkarnain Zulkarnain; M. Isnaini; Abdul Manan; Nursina Sari
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 1 (2020): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v4i1.3320

Abstract

ABSTRAKDitengah merebah wabah Covid-19 ini,kegiatan belajar mengajar di sekolah sangat tidak efektif. Fasilitas internet yang dimiliki oleh sekolah belum dimanfaatkan secara optimal, karena penggunaannya masih terbatas pada kegiatan mencari sumber referensi dan penambahan bahan ajar.Padahal kehadiran internet memmiliki dampak positif yaitu lebih dimudahkannya proses belajar mengajar antara guru dan siswa. Penggunaan aplikasi  multimedia interaktif online dapat mempermudah para siswa dapat mengakses secara online dari berbagai tempat. Sehingga dapat menjadi solusi untuk mengatasi kondisi siswa yang diliburkan karena kasus covid-19. Guru dan siswa masih bisa tetap melakukan pembelajaran dengan tetap stay at home untuk kebaikan dan kesehatan bersama. Dalam multimedia interaktif online (MI-O) ini terdapat tugas proyek. sehingga meningkatkan kemampuan pemecahan masalah, meningkatkan kecakapan kolaboratif, meningkatkan keterampilan mengelola sumber. Siswa dan guru tidak perlu hadir secara fisik di kelas (classroom meeting), karena siswa dapat mempelajari bahan ajar dan mengerjakan tugas-tugas pembelajaran serta ujian dengan cara mengakses jaringan komputer yang telah ditetapkan secara online. Pada Pembuatan MI-O ini berjalan sangat antusias karena banyak guru belum familiar mendengar istilah Adobe Animate CC dan Web Hosting SWF sehingga terbentuk komunitas belajar aktif untuk kegiatan pembelajaran. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilakukan di MTs NW Putra Narmada Desa Lembuak Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat NTB. Kata kunci: belajar aktif; multimedia interaktif online; berbasis proyek ABSTRACTIn the midst of the Covid-19 outbreak, teaching and learning activities in schools are very ineffective. Internet facilities that are owned by schools have not been utilized optimally, because their use is still limited to finding reference sources and adding teaching materials. Even though the presence of the internet has a positive impact, namely making the teaching and learning process easier between teachers and students. The use of online interactive multimedia applications can make it easier for students to access online from various places. So that it can be a solution to overcome the conditions of students who were closed due to the Covid-19 case. Teachers and students can still learn by staying at home for the common good and health. In this online interactive multimedia (MI-O) there are project tasks. thus increasing problem-solving skills, increasing collaborative skills, improving resource management skills. Students and teachers do not need to be physically present in class (classroom meeting), because students can study teaching materials and do learning assignments and exams by accessing predefined computer networks online. The MI-O was very enthusiastic because many teachers were not familiar with the terms ADOBE ANIMATE CC and WEB HOTING SWF so that an active learning community was formed for learning activities. This community service activity was carried out at MTs NW Putra Narmada, Lembuak Village, Narmada District, West Lombok Regency, NTB. Keywords: active learning; online interactive multimedia; project based.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS MACROMEDIA FLASH Baihaqi Siddik Lubis; Eko Febri Syahputra Siregar
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 1 (2020): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.212 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i1.3143

Abstract

ABSTRAKPengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan kompetensi guru dalam mengajar di dalam kelas dengan menggunakan media interaktif berbasis macromedia flash bagi guru SD Muhammadiyah Kota Medan. Pelatihan dan pendampingan tersebut dalam bentuk training and workshop. Pengabdian diikuti oleh 12 orang guru dari 2 sekolah, SD Muhammadiyah 29 Sei Mencirim dan SD Muhammadiyah 38 Medan Krio. Kegiatan pengabdian ini terdiri dari tiga tahapan, yaitu tahapan pertama sosialisasi dengan mengadakan observasi dan wawancara kepada kepala sekolah, tahap kedua pelatihan dan pendampingan dan tahap ketiga evaluasi. Hasil pelatihan dan pendampingan ini menunjukkan bahwa 10 guru (83,33%) guru mampu membuat media pembelajaran interaktif berbasis macromedia flash dan 2 guru (16,7%) belum mampu membuat media pembelajaran berbasis macromedia flash. Hal ini terjadi karena guru baru pertama kali menggunakan software macromedia flash untuk membuat media pembelajaran. Kata Kunci: media interaktif; macromedia flash; kompetensi guru. ABSTRACTThis community services activity aims to develop teacher competences in teaching in the class by using Interactive Media based on macromedia flash for teachers’ of SD Muhammadiyah Medan City. Training and mentoring take the form training and workshop. The service is followed by 12 teachers’ from two schools, SD Muhammadiyah 29 Sei Mencirim and SD Muhammadiyah 38 Medan Krio. This service activity consists of three stages, namely the first stage of socialization by conducting observations and interviews with the head master, the second stage of training and mentoring and the third stage of evaluation. The results of training and mentoring show that 10 teachers’ (83,33%) have been able to create learning active media based on macromedia flash dan 2 teachers’ (16,7%) have not been able to create learning interactive media based on macromedia flash. This thing occours as teachers’ have just used Macromedia flash software for the first time to create learning media. Keywords: interactive media; macro media flash; teacher competences. 
PELATIHAN SENI TARI PADA SISWA PASRAMAN SEBAGAI BENTUK TRANSFORMASI KEBUDAYAAN Ni Wayan Ria Lestari; I Wayan Agus Gunada
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.294 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i2.4428

Abstract

ABSTRAKTujuan penulisan hasil pengabdian kepada masyarakat dengan kegiatan pelatihan seni tari pada anak-anak Pasraman merupakan bentuk implementasi keilmuan dalam proses transformasi kebudayaan dan nilai-nilai keagamaan Hindu. Istilah Kebudayaan berasal dari kata dalam bahasa sansekerta buddhayah yaitu bentuk jamak dari buddhi yang berarti budi atau akal. Salah satu kebudayaan yang sampai saat ini masih menjadi daya tarik wisatawan asing maupun negeri adalah seni gerak atau seni tari. Seni tari merupakan salah satu kesenian yang dapat meningkatkan kreatifitas siswa. Hal inilah yang menjadi acuan dalam pelaksanaan pelatihan seni tari bagi siswa Pasraman, sehingga para siswa mudah memahami dan mempraktekkan setiap gerakan tarian tersebut. Dalam proses pembelajaran di Pasraman, anak-anak sudah dibekali pengetahuan terkait seni tari, namun dalam pelatihan ini adalah memantapkan kembali pengetahuan anak-anak dalam sisi praktik kesenian. Teknis pelaksanaan kegiatan pelatihan seni tari ini dilakukan melalui model pelatihan dan pembimbingan secara langsung dengan menekankan kepada proses perancangan proses pelatihan sampai dengan evaluasi kegiatan pelatihan. Melalui tulisan ini sebagai bentuk pengimplementasian ilmu-ilmu yang diperoleh dalam pembelajaran dalam bentuk pengabdian sepenuhnya berlandaskan pada dharma dan yadnya, serta dapat memberikan gambaran terkait pelaksanaan kegiatan pelatihan dan dapat dilakukan kembali serta dapat menjadi kajian penelitian dimasa mendatang. Kata kunci: pelatihan; seni; tari; kebudayaan. ABSTRACTWriting the results of community service with dance art training activities in Pasraman children is a form of scientific implementation in the process of cultural transformation and religious values of Hinduism. Culture comes from Sanskrit buddhayah, which is the plural form of Buddhist meaning mind or reason. One of the cultures that are still an attraction for foreign and foreign tourists is the art of motion or dance. Dance is one of the skills that can increase students' creativity. This is the reference in implementing dance training for Pasraman students to understand and practice each dance movement quickly. In the learning process in Pasraman, children are equipped with knowledge related to dance, but this training is to reenter the understanding of children in art practice. Technical implementation of dance art training activities is carried out through a model of training and mentoring directly by emphasizing designing the training process up to the evaluation of training activities. As a form of implementation of the sciences obtained in learning in the form of devotion, this paper is entirely based on dharma and yadnya and can provide an overview related to the performance of training activities and can be done again and can be a research study in the future. Keywords: training; art; dance; culture
PELATIHAN PERHITUNGAN HARGA POKOK BERBASIS EXCEL PADA HOTEL RUMAH PUTIH ABU-ABU Animah Animah; Adhitya Bayu Suryantara; Widia Astuti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.441 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i2.4026

Abstract

ABSTRAKSaat ini dalam semua lini bisnis sudah berbasis aplikasi. Demikian pula halnya untuk bisnis hotel,  agar tidak ketinggalan dalam manejemennya perlu penerapan aplikasi terutama dalam laporan keuangan. Selama ini Hotel Rumah Putih Abu-Abu (RPA) menyusun laporan keuangan dengan menggunakan jasa konsultan, meskipun di dalam pencatatan penerimaan kas dan pengeluaran kas di hotel sudah menggunakan excel. Hal ini terjadi karena kurangnya pemahaman manajemen di dalam penyusunan laporan keungan terutama mengenai perhitungan harga pokok kamar. Penetapan tarif kamar hanya berdasarkan pada persaingan pasar dan melihat pada biaya yang dikeluarkan saja. Oleh karena itu tim pengabdian akan melakukan pelatihan mengenai perhitungan harga pokok kamar dengan menggunakan pendekatan full cost berbasis excel. Tujuan dari pengebdian ini untuk memberikan peningkatan soft skill bagi pengelola hotel dalam menghitung biaya-biaya yang muncul disetiap kegiatan bisnisnya secara akurat. Metode yang dilakukan adalah pemberdayaan partisipatif, yang meliputi penyuluhan dan pelatihan, monitoring  dan evaluasi  dengan sasarannya adalah manajemen dan karyawan hotel yang berjumlah 7 orang.Setelah diberikan penyuluhan dan pelatihan, manajemen Hotel RPA mengakui mereka memiliki kemampuan dan keterampilan yang memadai dalam membuat pencatatan yang digunakan untuk menghitung harga pokok produksi. Kata Kunci: perhitungan; harga pokok; excel ABSTRACTCurrently, all business lines are application-based. Likewise for the hotel business, so as not to be left behind in its management, it is necessary to apply applications, especially in financial reports. So far, Rumah Putih Gray Hotel has prepared financial reports using the services of a consultant, although in recording cash receipts and cash disbursements at the hotel have used excel. This occurs due to a lack of understanding by management in preparing financial reports, especially regarding the calculation of the cost of the room. Room rates are determined solely based on market competition and looking at the costs incurred. Therefore the community service team will conduct training on calculating the cost of the room using an excel-based full cost approach. The method used is participatory empowerment, which includes counseling and training, monitoring and evaluation with the target of 7 hotel management and employees. After being given counseling and training, the RPA Hotel management acknowledged that they had sufficient ability and skills to make records that were used to calculate the cost of production. Keywords: calculation; cost of goods; excel
PENDAMPINGAN LANSIA DALAM PENCEGAHAN KOMPLIKASI HIPERTENSI Emdat Suprayitno; Naily Huzaimah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 1 (2020): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.408 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i1.3001

Abstract

ABSTRAKHipertensi adalah penyakit kronis yang umum di seluruh dunia dan faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Penyebab utama penyakit ini yaitu faktor genetika, perilaku dan gaya hidup. Kesadaran yang rendah pada  penanganan hipertensi menjadi penyebab utama dalam terjadinya komplikasi stroke. Desa Karanganyar Barat Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep Merupakan salah satu desa yang terletak di daerah pesisir dan juga banyak terdapat tambak garam. Data posyandu lansia Desa Karanganyar Barat menyebutkan bahwa angka kejadian hipertensi pada lansia sangat tinggi bahkan kunjungan posyandu terbanyak adalah penderita hipertensi mencapai 70%. Para lansia ini juga kurang memahami dampak jangka Panjang hipertensi seperti stroke. Tujuan dalam pengabdian untuk meningkatkan pengetahuan lansia dalam mencegah komplikasi hipertensi. Mitra dalam pengabdian ini adalah kader posyandu lansia di Desa Karanganyar Barat Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep, Peserta dalam kegiatan ini adalah lansia penderita hipertensi sebanyak 15 orang. Metode dalam kegiatan ini yaitu penyuluhan, ceramah dan diskusi. Keberhasilan acara ini tampak dari semangat dan antusiasnya lansia. Lansia juga berperan sangat aktif dalam menjawab evaluasi tentang materi yang telah disampaikan. Pelaksanaan kegiatan pengabdian terlaksana dengan lancar, Sebagian besar 93% (14 lansia) meningkat pengetahuannya dengan kategori pengetahuan baik sedangkan 6,7% (1 orang) dengan kategori pengetahuan cukup dalam mencegah komplikasi hipertensi serta berkomitmen dalam melaksanakan semua anjuran dari tim pengabdian untuk mencegah komplikasi stroke. Kata kunci: lansia; hipertensi; komplikasi hipertensi. ABSTRACTHypertension is a common chronic disease worldwide and a major risk factor for cardiovascular disease. The main causes of this disease are genetics, behavior, and lifestyle. Low awareness of hypertension management is the main cause of stroke complications. Karanganyar Barat Village, Kalianget District, Sumenep Regency is one of the villages located in a coastal area and there are also many salt ponds. Data from the Posyandu for elderly in Karanganyar Barat Village states that the incidence of hypertension in the elderly is very high, even if the most posyandu visits are hypertension sufferers reaching 70%. The elderly also do not understand the long-term impact of hypertension such as stroke. This research aims to increase the knowledge of the elderly in preventing complications of hypertension. Partners in this service are elderly posyandu cadres in Karanganyar Barat Village, Kalianget District, Sumenep Regency. Participants in this activity were 15 elderly people with hypertension. The methods in this activity are counseling, lectures, and discussions. The success of this event was evident from the enthusiasm and enthusiasm of the elderly. The elderly also play a very active role in answering evaluations of the material that has been delivered. The implementation of service activities was carried out smoothly, most of the 93% (14 elderly) increased their knowledge with the good knowledge category, while 6.7% (1 person) with the category of knowledge was sufficient in preventing complications of hypertension and committed to carrying out all recommendations from the service team to prevent complications stroke. Keywords: elderly; hypertension; complications of hypertension.

Page 21 of 272 | Total Record : 2711