cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
pendekar.ummat@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Mataram Jln. KH. Ahmad Dahlan, No. 1, Pagesangan, Kota Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter
ISSN : -     EISSN : 26151421     DOI : 10.31764/pendekar
Core Subject : Education,
Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter adalah jurnal yang dikelola oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) yang secara khusus menerbitkan hasil penelitian dosen, mahasiswa semester akhir termasuk guru sekolah maupun kegiatan penelitian ilmiah lainnya di bidang pendidikan. Adapun cakupannya meliputi hasil penelitian di bidang matematika dan ilmu alam, teknologi informasi dalam pembelajaran, sosio geografis, agama dan budaya, bahasa dan sastra, serta humaniora. Terbit dua kali setahun yakni bulan April dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 3 (2024): September" : 12 Documents clear
PENERAPAN MODEL TPSR RESPONSIBILITY PADA PEMBELAJARAN PJOK KURIKULUM MERDEKA UNTUK MENCIPTAKAN RASA TANGGUNG JAWAB SISWA SD Faisal, Muhammad; Aspa, Agus Prima; Rusmanto, Rusmanto; Mandan, Ali; Rahmatullah, Muhammad Imam
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 7, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v7i3.23565

Abstract

Abstrak: Dengan menggunakan kurikulum mandiri dan menerapkan model Teaching Personal and Social Responsibility (TPSR), penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan tanggung jawab siswa sekolah dasar dalam pembelajaran PJOK. Jenis penelitian ini adalah tindakan kelas yang dimulai dari prasiklus, siklus I, dan siklus II. Populasi penelitian adalah siswa kelas V SDN 187 Pekanbaru yang berjumlah 126 siswa yang terbagi dalam empat kelas. Melibatkan 32 siswa dari kelas VB, digunakan Metode nonprobability purposive sampling merupakan teknik pemilihan sampel berdasarkan karakteristik yang dianggap relevan dengan tujuan penelitian, tanpa menggunakan prosedur acak. Data dianalisis dengan metode deskriptif kuantitatif, yang merupakan teknik statistik untuk merangkum dan menggambarkan data menggunakan tabel, grafik, serta ukuran statistik seperti rata-rata dan deviasi standar untuk memahami karakteristik dataset secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peneliti menyesuaikan kebutuhan penelitian pada tahap prasiklus. Hasil siklus I sebesar 79,48 persen, dan hasil siklus II meningkat menjadi 85,99 persen. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model TPSR dalam pembelajaran PJOK kurikulum mandiri mampu membentuk rasa tanggung jawab siswa sekolah dasar dalam pembelajaran PJOK.Abstract: By using an independent curriculum and applying the Teaching Personal and Social Responsibility (TPSR) model, this study aims to increase the responsibility of elementary school students in learning PJOK. This type of research is a class action that starts from pre-cycle, cycle I, and cycle II. The research population was grade V students of SDN 187 Pekanbaru totaling 126 students divided into four classes. Involving 32 students from class VB, the nonprobability purposive sampling method was used, which is a sample selection technique based on characteristics that are considered relevant to the research objectives, without using random procedures. Data were analyzed using quantitative descriptive method, which is a statistical technique to summarize and describe data using tables, graphs, and statistical measures such as mean and standard deviation to understand the characteristics of the dataset in depth. The results showed that the researcher adjusted the research needs at the pre-cycle stage. The first cycle results were 79.48 percent, and the second cycle results increased to 85.99 percent. Thus it can be concluded that the application of the TPSR model in learning PJOK independent curriculum is able to form a sense of responsibility of elementary school students in PJOK learning.
Faktor Determinan Proses Pembelajaran IPA Anak Berkebutuhan Khusus Akhmad, Nur Amaliah; Marjuni, Andi; Mania, Sitti; Rasyid, Muhammad Nur Akbar
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 7, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v7i3.26293

Abstract

Abstrak: Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) adalah mata pelajaran penting dalam kurikulum pendidikan karena memberikan pengetahuan dasar tentang alam dan lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi proses pembelajaran IPA pada anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini mengevaluasi program pembelajaran IPA menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi alami tanpa mengubah keadaan sedikit pun. Peneliti menggunakan desain penelitian dengan pendekatan CIPP (Context, Input, Proses, Product). Penelitian ini khusus menganalisis aspek proses pembelajaran IPA anak berkebutuhan khusus di SLB Negeri 1 Makassar. Hasil yang diperoleh memperlihatkan bahwa pendekatan pembelajaran yang inklusif dan berbasis pengalaman sangat efektif dalam mendukung pendidikan anak-anak berkebutuhan khusus, kurangnya keterampilan guru dalam memberlajarkan IPA menjadi kendala utama dalam evaluasi pada aspek proses ini. Oleh karena itu, perbaikan proses pembelajaran IPA di SLB perlu didukung oleh kebijakan yang tepat, termasuk perhatian khusus dari pemerintah dalam mempersiapkan guru yang memahami pendidikan inklusif, yang seharusnya menjadi bagian dari kurikulum semua program pendidikan keguruan di perguruan tinggi, tidak terbatas pada pendidikan luar biasa.Abstract: Natural Science is an important subject in the educational curriculum because it provides fundamental knowledge about nature and the surrounding environment. This study aims to identify and analyze the factors influencing the Natural Science learning process for children with special needs. The research evaluates the Natural Science learning program using a qualitative approach with natural observation methods without altering the existing conditions. The researcher employs a research design with the CIPP (Context, Input, Process, Product) approach. This study specifically analyzes the process aspect of Natural Science learning for children with special needs at SLB Negeri 1 Makassar. The results indicate that an inclusive and experience-based learning approach is highly effective in supporting the education of children with special needs; however, the lack of teacher skills in teaching Natural Science is a major obstacle in the evaluation of this process aspect. Therefore, improvements in the Natural Science learning process in SLB need to be supported by appropriate policies, including special attention from the government in preparing teachers who understand inclusive education, which should be part of the curriculum for all teacher education programs in universities, not limited to special education programs.
Pengembangan Media Pembelajaran Monopoli Materi Bangun Ruang Matematika Kelas VI Sekolah Dasar Putri, Rosy Pratiwi Ananda; Wahyudi, Wahyudi; Basori, Muhamad
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 7, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v7i3.25518

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi dan wawancara dengan guru kelas VI di SD Negeri terhadap rendahnya hasil belajar matematika siswa. Hal tersebut dikarenakan proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru belum optimal. Guru belum menggunakan media pembelajaran sebagai penunjang penjelasan materi dalam pembelajaran dengan maksimal. Oleh karena itu, diperlukan adanya pengembangan media pembelajaran yang dapat membantu guru dalam menyampaikan materi dan mempermudah siswa memahami materi. Berdasarkan permasalahan tersebut, peneliti mengembangkan "Media Pembelajaran Monopoli Materi Bangun Ruang Matematika Kelas VI Sekolah Dasar". Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan dari produk yang dikembangkan. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Hasil penelitian ini adalah media monopoli mendapatkan skor rata-rata kevalidan dari ahli materi dan ahli media sebesar 87%. Skor rata-rata kepraktisan dari guru dan siswa kelas VI sebesar 94,5%. Nilai rata-rata soal evaluasi pada uji luas adalah 96 dengan ketuntasan klasikal 100%.Abstract: This research was motivated by the results of observations and interviews with class VI teachers at State Elementary School regarding the low mathematics learning outcomes of students. This is because the learning process carried out by the teacher is not optimal. Teachers have not used learning media to support the explanation of material in learning optimally. Therefore, it is necessary to develop learning media that can help teachers convey the material and make it easier for students to understand the material. Based on these problems, researchers developed "Monopoly Learning Media Material for Geometry Mathematics for Class VI Elementary Schools". The aim of this research is to determine the level of validity, practicality and effectiveness of the product being developed. The method used is Research and Development (R&D) with the ADDIE development model. The results of this research are that monopoly media received an average validity score from material experts and media experts of 87%. The average practicality score from class VI teachers and students was 94.5%. The average score for evaluation questions in the broad test is 96 with 100% classical completeness.
Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Kolaborasi Tripusat Pendidikan Ghifari, M. Alif Al; Rahmat, Rahmat
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 7, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v7i3.24383

Abstract

Abstrak: Pendidikan dapat membangun karakter peserta didik dalam mengahadapi berbagai permasalah yang terjadi saat ini serta membekali dalam mempersiapkan diri menghadapi tantangan pada masa depan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode kajian literatur. Metode kajian literatur ini mengumpulkan data dari jurnal maupun buku yang bertujuan untuk mengkaji lebih mendalam mengenai urgensi penguatan pendidikan karakter, pendidikan karakter pada tripusat pendidikan serta penguatan pendidikan karakter melalui kolaborasi tripusat pendidikan. Setelah melakukan analisis data berupa reduksi, penyajian, dan verifikasi data, didapatkan hasil bahwa penguatan pendidikan karakter saat ini merupakan sebuah keharusan dan menjadi penting dalam membentuk peserta didik untuk menyelesaikan persoalan kompleks saat ini dan mempersiapkan diri dalam menghadapi berbagai tantangan di masa yang akan datang. Penguatan pendidikan karakter dilaksanakan dengan tanggung jawab sekolah melalui berbagai kegiatan dengan melibatkan kerjasama dengan keluarga dan masyarakat. Kolaborasi dalam penguatan pendidikan karakter oleh tripusat pendidikan sangat penting demi membentuk karakter peserta didik yang maksimal dan optimal.Abstract: Education can build the character of students in facing various problems that occur today and equip them to prepare themselves to face challenges in the future. This research is qualitative research using the literature review method. This literature study method collects data from journals and books with the aim of studying in more depth the urgency of strengthening character education, character education at the tricenter of education as well as strengthening character education through collaboration with the tricentre of education. After carrying out data analysis in the form of data reduction, presentation and verification, the result was that strengthening character education is currently a necessity and important in forming students to solve current complex problems and prepare themselves to face various challenges in the future. Strengthening character education is carried out with the school's responsibility through various activities involving collaboration with families and the community. Collaboration in strengthening character education by the tricenter of education is very important in order to shape the maximum and optimal character of students. 
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Terhadap Kinerja Guru MI Rahayu, Sucik; Wangsanata, Susana Aditya; Jamalullael, Jaiz
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 7, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v7i3.25891

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kepemimpinan transformasional mempengaruhi kinerja guru MI Sunniyyah 1 Selo Grobogan. Penelitian ini bersifat kaliitatif yang dilakukan melalui wawancara, observsi dan dokumentasi. Temuan penelituian ini adalah kepemimpinan transformasional telah diterapkan dengan baik oleh kepala sekolah MI Sunniyyah 1 Selo Grobogan. Hal ini tercermin dari implementasi empat komponen utama kepemimpinan transformasional: pengaruh ideal, motivasi inspirasional, stimulasi intelektual, dan pertimbangan individual. Kinerja guru di MI Sunniyyah Selo menunjukkan hasil yang positif, dengan sebagian besar guru menunjukkan kinerja yang baik dalam aspek perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, penilaian hasil belajar, serta pelaksanaan program pengayaan dan remedial. Kepemimpinan transformasional yang diterapkan oleh kepala sekolah memiliki pengaruh positif terhadap kinerja guru di MI Sunniyyah Selo. Pengaruh ini terlihat dari peningkatan motivasi guru, inovasi dalam pembelajaran, pengembangan profesional guru, terciptanya iklim kerja yang positif, dan peningkatan kualitas pembelajaran secara keseluruhan. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya pengembangan dan implementasi kepemimpinan transformasional di sekolah dasar sebagai strategi untuk meningkatkan kinerja guru dan kualitas pendidikan secara umum.Abstract: This research aims to find out how transformational leadership influences the performance of MI Sunniyyah 1 Selo Grobogan teachers. This research is qualitative through interviews, observation and documentation. The findings of this research are that transformational leadership has been implemented well by the principal of MI 1 Sunniyyah Selo Grobogan. This is reflected in the implementation of the four main components of transformational leadership: ideal influence, inspirational motivation, intellectual stimulation, and individual consideration. The performance of teachers at MI Sunniyyah 1 Selo Grobogan shows positive results, with the majority of teachers showing good performance in the aspects of learning planning, implementing learning, assessing learning outcomes, as well as implementing enrichment and remedial programs. The transformational leadership implemented by the school principal has a positive influence on teacher performance at MI Sunniyyah 1 Selo Grobogan. This influence can be seen from increasing teacher motivation, innovation in learning, teacher professional development, creating a positive work climate, and improving the overall quality of learning. The implications of this research show the importance of developing and implementing transformational leadership in elementary schools as a strategy to improve teacher performance and the quality of education in general.
Pengembangan Multimedia Berbasis Animasi Adobe After Effects pada Materi Sistem Pernapasan Manusia Kelas 5 Sekolah Dasar Sari, Aisyah Firna; Wahyudi, Wahyudi; Mukmin, Bagus Amirul
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 7, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v7i3.25049

Abstract

Abstrak: Penelitian ini berfokus pada pengembangan media pembelajaran multimedia berbasis animasi Adobe After Effect untuk mengatasi minimnya pemahaman siswa kelas 5 SD Negeri Paron terhadap materi sistem pernapasan manusia . Penggunaan media pembelajaran yang terbatas pada gambar dan sumber belajar yang kurang variatif menjadi penyebab rendahnya hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan media pembelajaran yang valid, praktis, dan efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi Analysis yang melibatkan analisis kerja dan analisis kebutuhan, Design mencangkup pembuatan rancangan multimedia, Development melibatkan uji coba awal, Implementation merupakan uji coba luas, dan Evaluation mencakup hasil uji coba dan evaluasi media serta implikasinya. Instrument penelitian meliputi pedoman wawancara, angket, dan soal tes evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia berbasis animasi Adobe After Effect yang dikembangkan didapatkan presentase akumulasi kevalidan 93% dengan kategori sangat valid. Presentase akumulasi kepraktisan memperoleh skor rata-rata sangat praktis93,5% dengan kategori sangat praktis. Presentase keefektifan memperoleh skor presentase akumulasi 94% dengan kategori sangat efektif. efektif meningkatkan hasil belajar siswa dengan ketuntasan klasikal mencapai 100%. Kesimpulannya, Mmultimedia berbasis animasi Adobe After Effect pada materi sistem pernapasan manusia kelas 5 SD terbukti valid, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran, sehingga dapat menjadi solusi untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi tersebut.Abstract: The use of learning media that is limited to images and less varied learning resources is the cause of low student learning outcomes. The purpose of this study is to produce valid, practical, and effective learning media. The research method used is Research and Development (R&D) with the ADDIE model which includes Analysis involving work analysis and needs analysis, Design covering the creation of multimedia designs, Development involving initial trials, Implementation is a broad trial, and Evaluation includes the results of trials and evaluation of media and their implications. The research instruments include interview guidelines, questionnaires, and evaluation test questions. The results of the study showed that the developed Adobe After Effect animation-based multimedia obtained an accumulated validity percentage of 93% with a very valid category. The accumulated practicality percentage obtained an average score of 93.5% with a very practical category. The effectiveness percentage obtained an accumulated percentage score of 94% with a very effective category. Adobe After Effect animation-based multimedia on the human respiratory system material for grade 5 elementary school has proven to be valid, practical, and effective for use in learning, so it can be a solution to improve students' understanding of the material. 
Pengembangan Multimedia Interaktif Berbantuan Aplikasi Construct 2 pada Materi Bagian Tubuh Tumbuhan untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV SD Hidayah, Siti Rochmatul; Primasatya, Nurita; Kurnia, Ita
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 7, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v7i3.25840

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan multimedia interaktif berbantuan aplikasi construct 2 pada materi bagian tubuh tumbuhan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN Maduretno. Penelitian ini termasuk penelitian dan pengembangan dengan mengacu model ADDIE. Model ini meliputi, analysis adalah kegiatan menganalisis lingkungan sehingga menemukan produk apa yang perlu dikembangkan sesuai kebutuhan, design adalah kegiatan merancang atau membuat kerangka dari produk yang akan dikembangkan, development adalah kegiatan pembuatan produk yang telah dirancang serta menguji produk hasil pengembangan, implementation adalah mengimplementasikan atau menggunakan produk pada objek uji coba, dan evaluation adalah kegiatan mengevaluasi atau menilai setiap tahapan apakah sudah sesuai spesifikasi atau belum. Instrument yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah angket dan tes. Teknik analisis data yaitu deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah (1) multimedia interaktif berbantuan aplikasi construct 2 mendapatkan nilai rata-rata 90,8% dari validator materi dan multimedia, artinya multimedia interaktif yang dibuat sudah sangat valid untuk digunakan tanpa revisi; (2) Multimedia interaktif berbantuan aplikasi construct 2 memperoleh respon guru pada uji terbatas 92% dan pada uji luas 94% masuk dalam kategori sangat praktis; dan (3) Multimedia interaktif berbantuan aplikasi construct 2 dinyatakan efektif diperoleh dari rata-rata nilai siswa 89,2 siswa memenuhi KKTP. Jadi dapat disimpulkan bahwa multimedia interaktif berbantuan aplikasi construct 2 ini sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran dan dapat meningkatkan hasil belajar bagi siswa pada materi bagian tubuh tumbuhan.Abstract: This research aims to determine the validity, practicality and effectiveness of interactive multimedia assisted by the construct 2 application on plant body parts material to improve the learning outcomes of class IV students at SDN Maduretno. This research includes research and development referring to the ADDIE model. This model includes, analysis is the activity of analyzing the environment so as to find what products need to be developed according to needs, design is the activity of designing or creating a framework for the product to be developed, development is the activity of making a product that has been designed and testing the resulting product, implementation is implementing or using the product on a trial object, and evaluation is the activity of evaluating or assessing each stage whether it meets specifications or not. The instruments used to collect data are questionnaires and tests. The data analysis technique is descriptive qualitative. The results of this research are (1) interactive multimedia assisted by the construct 2 application received an average score of 90.8% from material and multimedia validators, meaning that the interactive multimedia created is very valid for use without revision; (2) interactive multimedia assisted by the construct 2 application obtained Teacher responses on the limited test were 92% and on the broad test 94% were in the very practical category; and (3) Interactive multimedia assisted by the Construct 2 application was declared effective, obtained from an average student score of 89.2 students who met the KKTP. So it can be concluded that interactive multimedia assisted by the Construct 2 application is very suitable for use in the learning process and can improve learning outcomes for students on plant body parts.
Pembentukan Nilai Religius dan Nilai Sosial: Analisis Pengaruh Ekstrakurikuler Rohis Pratama, Arga Putra; Widyaningrum, Retno
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 7, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v7i3.24732

Abstract

Abstrak: Realita saat ini adalah bahwa generasi muda Indonesia terancam mengalami penurunan moral dan akhlak. sehingga perlu adanya pendidikan karakter yang intesif di lembaga pendidikan, guna membentuk dan meningkatkan lagi angka pertumbuhan moral dan akhlak remaja Indonesia. Salah satu lembaga pendidikan di kabupaten Ponorogo yaitu SMPN 2 Ponorogo memiliki kegiatan ekstrakruikuler Rohis sebagai kegiatan pengembangan peserta didik khususnya dalam kerohanian. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pengaruh adanya ekstrakurikuler Rohis terhadap pembentukan nilai religius dan nilai sosial peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitaif, pengumpulan data melalui penyebaran angket menggunakan model skala likert, sedangkan untuk sampel menggunakan teknik purposive sampling. Karena penelitian ini menguji pengaruh suatu variabel maka, model pengujian melalui bantuan smartPLS 4 menghasilkan: (1) bahwa kegiatan ekstrakurikuler Rohis ternyata berpengaruh secara signifikan terhadap pembentukan nilai religius dengan hasil nilai T-Statistic sebesar 11,171 dan nilai p-value 0,000 dan dari hasil uji inner model dengan melihat nilai R-Square, bahwa sumbangan pengaruh ekstrakurikuler Rohis sebagai variabel independen terhadap nilai religius sebesar 0,697; dan (2) kegiatan ekstrakurikuler Rohis juga berpengaruh secara signifikan terhadap pembentukan nilai sosial dengan hasil nilai T-Statistic sebesar 36,513 dan nilai p-value 0,000 dan juga dari hasil uji inner model dengan melihat nilai R-Square, bahwa sumbangan pengaruh ekstrakurikuler Rohis sebagai variabel independen terhadap nilai sosial sebesar 0,854. Berdasarkan hasil penelitain tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa ekstrakurikuler Rohis memiliki pengaruh terhadap pembentukan sikap religius dan sosial peserta didik.Abstract: The current reality is that Indonesia's young generation is threatened with a decline in morals and morals. So there is a need for intensive character education in educational institutions, in order to shape and further increase the moral and moral growth rate of Indonesian teenagers. One of the educational institutions in Ponorogo district, namely SMPN 2 Ponorogo, has Rohis extracurricular activities as student development activities, especially in spirituality. This research aims to see how the presence of Rohis extracurricular activities has on the formation of students' religious values and social values. This research uses a quantitative research method, collecting data through distributing questionnaires using a Likert scale model, while for the sample using a purposive sampling technique. Because this research tests the influence of a variable, the testing model with the help of SmartPLS 4 produces: 1) that Rohis extracurricular activities have a significant effect on the formation of religious values with a T-Statistic result of 11.171 and a p-value of 0.000 and from the results of the inner test model by looking at the R-Square value, that the contribution of Rohis extracurricular influence as an independent variable to religious values is 0.697. 2) Rohis' extracurricular activities also have a significant influence on the formation of social values with a T-Statistic result of 36.513 and a p-value of 0.000 and also from the results of the inner model test by looking at the R-Square value, the contribution of Rohis' extracurricular influence as an independent variable on social value of 0.854. Based on the results of this research, it can be concluded that Rohis extracurricular activities have an influence on the formation of students' religious and social attitudes. 
Hubungan Karakter Semangat Kebangsaan dengan Motivasi dan Hasil Belajar pada Mata Pelajaran Sejarah kelas XI Prasety, Ella Jayahuda; Widiadi, Aditya Nugroho; Sayono, Joko
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 7, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v7i3.25033

Abstract

Abstrak: Penelitian ini penting dilakukan karena memberikan wawasan tentang peran pendidikan dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki semangat kebangsaan yang kuat serta kesadaran sosial yang tinggi. Di tengah arus globalisasi, menanamkan karakter nasionalisme di sekolah menjadi semakin relevan untuk mempertahankan identitas bangsa dan mempersiapkan warga negara yang aktif dan bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara indikator hasil belajar siswa, motivasi belajar, dan karakter semangat kebangsaan dalam membentuk warga negara yang aktif serta terlibat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik korelasional, dan data dikumpulkan melalui survei menggunakan kuesioner yang diisi oleh siswa dari berbagai program studi di MAN 1 Kota Malang. Kuesioner ini dirancang untuk mengukur tiga variabel utama: hasil belajar siswa, motivasi belajar, dan karakter semangat kebangsaan. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara indikator hasil belajar, motivasi belajar, dan karakter semangat kebangsaan. Nilai korelasi antara hasil belajar dan semangat kebangsaan adalah r = 0.45, sedangkan antara motivasi belajar dan semangat kebangsaan sebesar r = 0.52. Hal ini menunjukkan adanya hubungan moderat antara ketiga variabel tersebut, yang memperkuat dugaan bahwa peningkatan motivasi dan hasil belajar berperan dalam menumbuhkan semangat kebangsaan. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa program pendidikan yang mengintegrasikan nilai-nilai nasionalisme dapat membantu membentuk individu yang tidak hanya unggul secara akademis tetapi juga memiliki kesadaran sosial yang tinggi dan komitmen terhadap kemajuan komunitas.Abstract: This research is important because it provides insight into the role of education in shaping a generation that is not only academically superior, but also has a strong national spirit and high social awareness. In the midst of globalisation, instilling the character of nationalism in schools is becoming increasingly relevant to maintain the nation's identity and prepare active and responsible citizens. This study aims to identify the relationship between indicators of student learning outcomes, learning motivation, and national spirit character in shaping active and engaged citizens. The method used is a quantitative approach with correlational techniques, and data was collected through a survey using a questionnaire filled out by students from various study programmes at MAN 1 Malang City. The questionnaire was designed to measure three main variables: student learning outcomes, learning motivation, and national spirit character. The results showed a significant positive relationship between the indicators of learning outcomes, learning motivation, and national spirit character. The correlation value between learning outcomes and national spirit is r = 0.45, while between learning motivation and national spirit is r = 0.52. This indicates a moderate relationship between the three variables, which reinforces the notion that increased motivation and learning outcomes play a role in fostering national spirit. The implication of this study is that educational programmes that integrate nationalism values can help shape individuals who not only excel academically but also have high social awareness and commitment to the betterment of the community. 
Strategi Pendidikan Karakter dalam Penyiaran Televisi Lokal (Studi di Reksa Birama TV Yogyakarta) Sumaryati, Sumaryati; Putra, Fajar Dwi; Supriyadi, Supriyadi
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 7, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v7i3.24604

Abstract

Abstrak:: Televisi seharusnya sebagai salah satu media pendidikan karakter. Namun dalam kenyataanya televisi, khususnya swasta lebih banyak menonjolkan aspek hiburan. Bahkan televisi swasta masih didorong oleh kepentingan bisnis, dan ideologi pemiliknya (owner). Sementara masyarakat juga memilih televisi sebagai pilihan hiburan. Tujuan penelitian mengeksplorasi strategi pendidikan karakter oleh televisi lokal DIY RBTV Yogyakarta. Jenis penelitian deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data dengan wawancara sejumlah 12 pertanyaan, observasi, dan dokumentasi. Jumlah responden ada tiga (Direktur RBTV, Kepala Penyiaran RBTV, dan seorang pembawa acara). Validasi instrumen oleh ahli penyiaran televisi dan dosen pengampu etika Tahapan proses analisis data dengan reduksi data, klasifikasi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian adalah program Embun Hati memuat karakter religius, Kabar Jogja memuat karakter disiplin, karakter sopan, dan santun, dan Leyeh-leyeh memuat karakter nasionalis. Strategi RBTV dalam melaksanakan pendidikan karakter dengan habituasi, pembudayaan, membelajarkan hal-hal yang baik (moral knowing), merasakan dan mencintai yang baik (feeling and loving the good), tindakan yang baik (moral acting), keteladanan dari lingkungan sekitar (moral modeling). Kontribusi hasil penelitian bagi pertelevisian Indonesia membuktikan bahwa televisi swasta sudah berkiprah dalam pendidikan karakter bangsa dan sebagai bahan evaluasi materi program acara televisi.Abstract: Television is supposed to be one of the media for character education. However, in reality, television, especially private television, emphasizes the entertainment aspect. Even private television is still driven by business interests, and the ideology of its owners. Meanwhile, people also choose television as an entertainment option. The purpose of the research is to explore the character education strategy by DIY local television RBTV Yogyakarta. The type of research is descriptive qualitative. Data collection methods were interview with 12 questions, observation, and documentation. There were three respondents (RBTV Director, RBTV Head of Broadcasting, and a program host). Instrument validation by television broadcasting experts and ethics lecturers Stages of data analysis process with data reduction, data classification, data presentation, and conclusions. The results of the research are that the Embun Hati program contains religious characters, Kabar Jogja contains disciplinary characters, polite and courteous characters, and Leyeh-leyeh contains nationalist characters. RBTV's strategy in implementing character education with habituation, acculturation, teaching good things (moral knowing), feeling and loving the good (feeling and loving the good), good actions (moral acting), exemplary from the surrounding environment (moral modeling). The contribution of the research results to Indonesian television proves that private television has taken part in national character education and as material for evaluating television program materials.

Page 1 of 2 | Total Record : 12