Articles
171 Documents
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB TINDAKAN INTIMIDASI SISWA TERHADAP SISWA LAINNYA DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA
Gaffar, Syafira Wahdania;
Aspin, Aspin
Jurnal Ilmiah Bening : Belajar Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bening.v6i1.21698
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab tindakan intimidasi siswa terhadap siswa lainnya dan upaya penanggulangannya di SMP Negeri 30 Konawe Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru bimbingan dan konseling, guru mata pelajaran dan siswa SMP Negeri 30 Konawe Selatan. Teknik pengumpulan data adalah wawancara, dan studi dokumen. Teknik analisis data menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif metode Miles dan Huberman. Hasil Penelitian menunjukan bahwa faktor penyebab tindakan intimidasi siswa SMP Negeri 30 Konawe Selatan yaitu, gangguan pengendalian diri, intimidasi yang dipelajari, intimidasi untuk memperoleh sesuatu, faktor lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, dan masyarakat. Dan upaya penanggulangannya dengan berbicara langsung kepada pelaku intimdasi dan membantu menebus kesalahannya.
PERANAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENCEGAH PENYALAHGUNAAN NAPZA PADA SISWA
Apriliani, Anita;
Muharam, La Ode
Jurnal Ilmiah Bening : Belajar Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bening.v6i1.21682
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya Peranan Guru Bimbingan dan Konseling Dalam Mencegah Penyalahgunaan NAPZA Pada Siswa SMPN 6 Kendari. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif. Informan dalam peneltian ini adalah Guru Bimbingan dan Konseling, Kepala Sekolah, Wali Kelas, dan Siswa SMP Negeri 6 Kendari. teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data yaitu merangkum pokok-pokok data yang diperoleh dari wawancara dan studi dokumentasi sehingga dapat memberikan gambaran yang jelas tentang peranan guru bimbingan dan konseling dalam mencegah penyalahgunaan napza pada siswa. Berdasarkan hasil analisis menunjukan bahwa guru bimbingan dan konseling berperan dalam mencegah penyalahgunaan NAPZA pada diri siswa melalui tindakan preventif (pencegahan), represif (pemberian hukuman) degan cara memberikan himbauan pada saat apel pagi, memberikan himbauan di ruangan saat jam kosong, menulis surat pernyataan, diberikan skorsing, memberikan nasehat, mendatangkan orang tua ke sekolah, dan memberikan konseling kelompok.
PENGARUH PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA
Asis, Arnita;
Rudin, Abas
Jurnal Ilmiah Bening : Belajar Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bening.v6i1.21686
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh pemanfaatan perpustakaan sekolah terhadap prestasi belajar siswa Kelas VIII diSMP Negeri 21 Poleang tenggara. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, sampel dalam penelitian ini berjumlah 41 siswa, instrument pengumpulan data adalah angket pemanfaatan perpustakaan sekolah. Hasil penenlitian menunjukan skor pemanfaatan perpustakaan sekolah siswa di SMP Negeri 21 Poleang tenggara berada pada kategori cukup tinggi dengan presentasi (73,17%). sedangkan nilai prestasi belajar berada pada kategori tinggi (82.92%). Berdasarkan perhitungan di peroleh nilai thitung 4.123 > ttabel 2021. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan perpustakaan berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa.siswa Kelas VIII diSMP Negeri 21 Poleang tenggara.
HUBUNGAN PERHATIAN ORANG TUA DENGAN HASIL BELAJAR SISWA
Ucok, Hasrim;
Binasar, Sudarmi Suud
Jurnal Ilmiah Bening : Belajar Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bening.v6i1.21681
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perhatian orang tua terhadap hasil belajar siswa SMAN 1 Kontunaga Kabupaten Muna tahun ajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif korelasional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa SMA Negeri 1 Kontunaga kelas XI pada tahun ajaran 2018/2019 yang berjumlah 144. Sampel penelitian diambil dengan metode random sampling sebanyak 25% dari populasi atau sejumlah 36 siswa. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan : 1) skor perhatian orang tua berada pada kategori rendah yaitu sebesar rata-rata 125,35, sedangkan hasil belajar siswa berada pada kategori rendah yaitu sebesar rata-rata 75 (dibawah nilai KKM sebesar 78). 2) hasil analisis Spearman Rank Correlation diperoleh nilai sig.(2-tailed) = 0,000 < 0,05 yang berarti terdapat hubungan signifikan antara perhatian orang tua terhadap hasil belajar siswa. Sedangkan nilai Correlation Coefficient = 0.630 menunjukkan hubungan yang tinggi perhatian orang tua terhadap hasil belajar siswa.
PENGARUH LAYANAN KONSELING KELOMPOK TERHADAP PERILAKU KEKERASAN SISWA
Justiati, Jufita;
Siregar, Nani Restati
Jurnal Ilmiah Bening : Belajar Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bening.v6i1.21685
Penelitian ini bertujuan untuk menurunkan perilaku kekerasan (violence) siswa SMP Negeri 12 Konawe Selatan melalui konseling kelompok. Metode penelitian adalah pre eksperimen dengan desain one group pre test post test. Subjek dalam penelitian berjumlah 8 orang siswa. Data dikumpulkan dengan menggunakan angket perilaku kekerasan (violence).Berdasarkan hasil analisis deskriptif persentase menunjukkan bahwa perilaku kekerasan siswa sebelum diberikan perlakuan berupa layanan konselng kelompok berada dalam kategori tinggi. Sesudah diberikan perlakuan mengalami penurunan. Hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji Wilcoxon signed rank pada taraf signifikansi α = 0,05 diperoleh Pvalue= 0,012. Pvalue< α (0,012 < 0,05) dengan demikian Ha diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa layanan konseling kelompok berpengaruh terhadap perilaku kekerasan (violence) siswa SMP Negeri 12 Konawe Selatan.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PERILAKU ASERTIF SISWA
Sakawuni, Sakawuni;
Silondae, Dodi Priyatmo
Jurnal Ilmiah Bening : Belajar Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bening.v6i1.21680
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi perilaku asertif siswa di SMP Negeri 5 Kendari. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru mata pelajaran, guru Bimbingan dan Konseling, dan siswa SMP Negeri 5 Kendari. Teknik pengumpulan data adalah wawancara dan studi dokumentasi. Metode analisis data menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif model Miles dan Huberman. Hasil Penelitian menunjukan bahwa faktor yang memengaruhi perilaku asertif siswa di SMP Negeri 5 Kendari adalah faktor usia, faktor Self-esteem, faktor pola pengasuhan orang tua dan faktor situasi lingkungan sekitar. Faktor Self esteem adalah keyakinan diri yang harus dimiliki oleh seseorang. Siswa yang memiliki kepercayaan diri yang tinggi akan dapat berperilaku asertif sehingga mereka dapat mengekspresikan pendapat dan perasaan mereka tanpa merugikan orang lain. Akan tetapi masih ada siswa yang belum percaya diri, merasa takut dan malu untuk mengungkapkan pendapatnya kepada teman-temannya.
HUBUNGAN ANTARA KEPERCAYAAN DIRI DENGAN PENYESUAIAN DIRI SISWA KELAS X SMA N 1 SEMARANG
Shella Novitasari;
Suhendri Suhendri;
Padmi Dhyah Yulianti
Jurnal Ilmiah Bening : Belajar Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bening.v6i2.24386
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepercayaan diri dengan penyesuaian diri siswa kelas X MIPA SMA N 1 Semarang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif korelasional. Subjek dalam penelitian ini bejumlah 105 siswa. Pengumpulan data menggunakan skala kepercayaan diri dan skala penyesuian diri. Hasil analisis deskriptif menunjukan bahwa kepercayaan diri dan penyesuaian diri siswa berada pada kategori rendah. Berdasarkan uji korelasi product moment, diperoleh nilai korelasi rhitung 0,793. Sedangkan nilai r tabel untuk jumlah sampel 105 dengan taraf signifikan 5% sebesar 0,195. Oleh karena itu rhitung > rtabel atau 0,793 > 0,195, maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kepercayaan diri dengan penyesuaian diri siswa kelas X SMA N 1 Semarang. Hubungan tersebut menunjukan hubungan yang positif, karena nilai rhitung yang didapat bertanda positif. Hubungan positif tersebut memiliki arti semakin tinggi kepercayaan diri, maka semakin tinggi juga penyesuain diri yang dimiliki oleh siswa.
EFEKTIVITAS LAYANAN KONSELING SEBAYA TERHADAP RESILIENSI SISWA
Riza Hilda Arisanti;
Dodi Priyatmo Silondae
Jurnal Ilmiah Bening : Belajar Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bening.v6i2.25844
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas layanan konseling sebaya terhadap resiliensi Siswa SMPN 17 Kendari. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, menggunakan metode pre-experimental dengan one group pretest-posttest desain. Subjek penelitian ini berjumlah 5 orang siswa, ditentukan dengan cara purposive sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan skala resiliensi. Data diolah dengan menggunakan statistik deskriptif presentatif dan statistik inferensial. Sebelum diberikan layanan konseling sebaya, tingkat resiliensi siswa berdasarkan skor pretest berada pada kategori rendah dengan rata-rata skor yaitu sebesar 86 (52.6%). Sedangkan setelah diberikan perlakuan, rata-rata skor post-test menjadi sebesar 117.2 (71.4%) dan berada pada kategori tinggi. Secara keseluruhan peningkatan skor resiliensi siswa sebesar 18.8%. Berdasarkan hasil analisis data untuk menguji hipotesis menggunakan uji Wilcoxon signed rank dengan taraf signifikan a=0,05, diperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed)=0,043 < α=0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Artinya layanan konseling sebaya efektif meningkatkan resiliensi siswa SMPN 17 Kendari.
PERBEDAAN PERILAKU AGRESIF ANTARA SISWA LAKI-LAKI DAN SISWA PEREMPUAN
Citra Ayu Lestari;
Alber Tigor Arifyanto
Jurnal Ilmiah Bening : Belajar Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bening.v6i2.25941
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan perilaku agresif antara siswa laki-laki dan siswa perempuan SMP Negeri 17 Kendari. Jenis penelitian ini adalah komporatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII pada SMP Negeri 17 Kendari berjumlah 206 orang siswa. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling sebanyak 41 siswa terdiri dari 23 siswa laki-laki dan 18 siswa perempuan. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket. Teknik analisis data menggunakan independent t-tes. Hasil menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pada setiap aspek perilaku agresif. Pada aspek fisik siswa laki-laki dan perempuan memiliki Sig. (2-Tailed) 0.00 < 0.05 dengan nilai rata-rata siswa laki-laki (M= 53.6087) dan siswa perempuan (M= 29.8889). Pada aspek verbal siswa laki-laki dan perempuan memiliki Sig. (2-Tailed) 0.00 < 0.05 dengan nilai rata-rata siswa laki-laki (M= 49.2609) dan siswa perempuan (M= 71.8333). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa siswa laki-laki lebih agresif fisik sedangkan perempuan cenderung agresif verbal.
Efektivitas Layanan Bimbingan Konseling Di Masa Pandemi Dengan Teknik Role Playing Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa
Eny Kusumawati
Jurnal Ilmiah Bening : Belajar Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bening.v6i2.25669
Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas layanan bimbingan dan konseling di masa pandemi dengan tektik role playing untuk meningkatkan minat belajar siswa. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pra eksperimen (pre eksperimen) dengan One Group Pretest - Posttest Design. Instrument penelitian yang digunakan adalah angket, uji reliabilitas rumus yang digunakan dengan rumus alpha cronbac, sedangkan Teknik analisis data dalam penelitian ini mengggunakan uji t-test dan hasil analisis uji t-tes. Subjek dari penelitian ini adalah 15 siswa kelas IV SD Al-Islam 2 Jamsaren Surakarta. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui minat belajar siswa dapat ditingkatkan dengan layanan bimbingan konseling di masa pandemic dengan teknik role playing. Hal ini dibuktikan berdasarkan hasil analis data menggunakan Uji T-tes dimana diperoleh nilai signifikan sebesar 0.000<0.05 , maka dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil nilai pretes dan postes. Hasil ini menunjukan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa layanan bimbingan konseling di masa pandemic dengan teknik role playing efektif untuk meningkatkan minat belajar siswa.