cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pertanian Agros
Published by Universitas Janabadra
ISSN : 14110172     EISSN : 25281488     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Pertanian Agros (JPA) is published by Faculty of Agriculture, Janabadra University and the Agribusiness Association of Indonesia (AAI). It available online supported by Directorate General of Higher Education - Ministry of Research, Technology, and Higher Education- Republic of Indonesia JPA is a peer-reviewed and open access journal that publishes significant and important research from all area of agriculture science fields such as crops, horticulture, fisheries, animal husbandary, and forestry.
Arjuna Subject : -
Articles 1,386 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LOYALITAS PELANGGAN NYAYUR.ID DI KOTA SALATIGA Yudithia Kusumawardhani; Lasmono Tri Sunaryanto
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 2 (2023): edisi April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i2.2857

Abstract

Nyayur.id is the only online business service application in Salatiga City that sells various kinds of household needs such as vegetables, fish, spices and so on. This study was conducted to determine the effect of price, promotion, product quality, service quality, ease of use, and customer satisfaction on customer loyalty of Nyayur.id in Salatiga City. A non-probability sampling approach with a purposive sampling method was applied to 70 respondents with the criteria of customers who actively using the application and have made purchases at least 2 times in 2020. Data analysis technique used was multiple regression analysis. The results showed that variables of price, promotion, product quality, service quality, ease of use and customer satisfaction simultaneously have significant effect on customer loyalty. Based on the partial test, the variables of product quality, service quality, and customer satisfaction have significant effect, while the price, promotion, and the ease of use have no significant effect on customer loyalty of Nyayur.id in Salatiga City.INTISARINyayur.id merupakan satu-satunya aplikasi layanan bisnis online di Kota Salatiga yang menjual berbagai macam kebutuhan rumah tangga seperti sayur, ikan, bumbu dapur, dan sebagainya. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui pengaruh harga, promosi, kualitas produk, kualitas pelayanan, kemudahan penggunaan, dan kepuasan pelanggan terhadap loyalitas pelanggan aplikasi Nyayur.id di Kota Salatiga. Penelitian ini menggunakan pendekatan non-probability sampling dengan metode purposive sampling kepada 70 responden yaitu dengan kriteria pelanggan yang aktif menggunakan aplikasi Nyayur.id dan telah melakukan pembelian minimal 2 kali di tahun 2020. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel harga, promosi, kualitas produk, kualitas pelayanan, kemudahan penggunaan dan kepuasan pelanggan berpengaruh signifikan secara simultan terhadap loyalitas pelanggan Nyayur.id. Berdasarkan uji parsial, variabel kualitas produk, kualitas pelayanan, dan kepuasan pelanggan berpengaruh signifikan, sedangkan variabel harga, promosi, dan kemudahan penggunaan tidak berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan Nyayur.id di Kota Salatiga.
PENGARUH PEMBERIAN DOSIS DOLOMIT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG (Zea mays. L) DI LAHAN GAMBUT Netti Herawati; Nasrez Akhir; Tasya Noor Aina; Silvia Permata Sari
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 2 (2023): edisi April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i2.2756

Abstract

This research is about the effect of dolomite dosing on the growth and yield of maize (Zea mays L.) on peat soil. This research aimed to obtain the best dose of dolomite on the growth and yield of maize (Zea mays L.) on peat soil. This research was conducted at Matobe Village, Hamlet of Sosoroat, South Sipora District, Mentawai Island. This study used the experimental method in a Randomized Block Design (RBD) with 3 levels of treatment (without using dolomite; 2 ton/ha dolomite; 4 ton/ha dolomite) so that 9 experimental units were obtained. The research data were analyzed statistically using F-test at 5% level. If F count is greater than F table 5%, then proceed with Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT) at the 5% real level. The result showed that the best dose of dolomite on the growth and yield of maize (Zea mays L.) on peat soil was 2 ton/ha dolomite which significantly affected plant height, cob diameter, and the amount of line in each cob.INTISARIPenelitian ini tentang pengaruh pemberian dosis dolomit terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung (Zea mays) di lahan gambut. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis terbaik dari kapur dolomit terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung di lahan gambut. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Matobe Dusun Sosoroat, Kecamatan Sipora Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai. Penelitian ini menggunakan metoda percobaan dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 3 taraf perlakuan (tanpa pemberian kapur dolomit; 2 ton/ha kapur dolomit; 4 ton/ha kapur dolomit) sehingga didapatkan 9 satuan percobaan. Data hasil penelitian dianalisis secara statistik dengan uji F pada taraf 5%. Jika F hitung lebih besar dari F tabel 5%, maka dilanjutkan dengan uji Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis kapur dolomit terbaik untuk tanaman jagung (Zea mays L.) di lahan gambut adalah dosis 2 ton/ha yang berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, diameter tongkol, dan jumlah baris per tongkol
PENGARUH MEDIA TANAM DAN MACAM BAHAN STEK TERHADAP PERTUMBUHAN Turnera subulata Ahmad Nasir Daulay; Hangger Gahara Mawandha; Ety Rosa Setyawati
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 2 (2023): edisi April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i2.2834

Abstract

The research was conducted at KP2 of the Institut Pertanian Stiper located in Maguwoharjo Village, Depok District, Sleman Regency, DIY. With an elevation of 118 mpl. The research was conducted from August 4, 2022, to November 1, 2022. The research was carried out using a factorial design that was arranged in a completely randomized design (CRD) and consisted of two factors. The first factor was the planting medium, which consisted of 4 levels: M0, regosol soil (control); M1, soil + cow manure (2:1); M2, soil + rice husk (2:1); and M3, soil + cow manure + rice husk (1:1:1). The second factor is the origin of the cutting material, which consists of 3 levels, namely the top of the segment (B1), the middle stem of the segment (B2), and the rootstock ofthe segment (B3), and each is 15 cm long. So that 4 x 3 = 12 combinations are obtained. Each treatment was repeated five times, resulting in the acquisition of 60 units. Experiment The research data were analyzed by analysis of variance (Anova) at the 5% level. If there is a significant effect, a DMRT follow-up test is carried out at the 5% level. The planting medium and cutting material interacted with plant height, number of shoots, number of leaves, fresh weight of roots, and dry weight of plants. Meanwhile, for fresh weight of plants, dry weight of roots, and leaf width, there was no interaction between the planting medium and the cutting material..INTISARIPenelitian dilaksanakan di KP2 Institut Pertanian Stiper yang terletak di Desa Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, DIY. Dengan ketinggian tempat 118 mpl. Penelitian dilakukan pada tanggal 04 Agustus sampai tanggal 01 november 2022. Penelitian dilakukan dengan rancangan faktorial yang disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah media tanam yang terdiri dari 4 aras pada media tanam berupa (M0) tanah regosol (kontrol), (M1) tanah + pupuk kandang sapi(2:1) (M2) tanah + sekam padi (2:1), (M3) tanah + pupuk kandang sapi + sekam padi (1:1:1). Faktor kedua adalah asal bahan stek yang terdiri dari 3 aras yaitu bagian pucuk ruas (B1), batang tengah ruas (B2), dan batang bawah ruas (B3), dan masing masing panjang nya 15 cm, Sehingga diperoleh 4 x 3 = 12 kombinasi. Masing masing perlakuan diulang 5 kali dan didapat 60 satuan. Percobaan Data hasil penelitian dianalisis dengan analisis of variance (Anova) pada jenjang 5%. bila ada pengaruh nyata dilakukan uji lanjut DMRT pada jenjang 5%. Media tanam dan bahan stek terjadi interaksi terhadap tinggi tanaman, jumlah tunas, jumlah daun, berat segar akar, berat kering tanaman, Sedangkan di berat segar tanaman, berat kering akar, lebar daun tidak terjadi interaksi antara media tanam dan bahan stek.
ANALISIS TINGKAT KESUBURAN TANAH PADA BERBAGAI PENGGUNAAN LAHAN DI KECAMATAN PUJON Athalla Naufal R.S; Purwadi Purwadi; Purnomo Edi Sasangko
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 3 (2023): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i3.2847

Abstract

The level of land criticality in the Pujon sub-district area reaches a critical potential of 7.37% and very critical of 5.54%. This can be seen from the continued impact of the existence of critical land, namely landslides and floods in the Pujon area, causing the disconnection of access to the Malang - Kediri route. The occurrence of natural disasters in the Pujon sub-district area will cause the originally productive land to decline and if this tendency is allowed to continue it will allow a decrease in soil fertility status, therefore to suppress the decline in soil productivity / fertility it is necessary to analyze the level of soil fertility on agricultural land in Pujon sub-district. The assessment of soil fertility status in Pujon District is classified as medium to low soil fertility level. Land with low fertility dominates Pujon District to a large extent. The medium soil fertility rate is 7303.30 ha or 66.32% and the low soil fertility rate is only 33.68% of the area of 3708.38 ha located in a small part of Pujon sub-district. The texture of topsoil and subsoil soils in various land uses in the Pujon District area is sandy clay and clayey clay. Soil texture is an important factor that affects the physical, chemical, biological properties of the soil. Midifier K is found in land units T2, K2, K3, H3, Midifier KH is found in land units T3 and H2, Midifier K (Slope) is found in land units T4 (21%), K4 (24%), K (23%). Efforts needed to increase soil fertility are by fertilizing to increase the N content, controlling erosion and maintaining soil pH to increase the K content, applying lime to the soil to increase the pH, and making bench terraces to overcome slopes.intisariTingkat kekritisan lahan di wilayah kecamatan pujon mencapai potensial kritis sebesar 7.37% dan sangat kritis sebesar 5.54%. Hal ini dapat dilihat dari dampak lanjutan dari adanya lahan kritis yaitu terjadinya longsor dan banjir di wilayah Pujon sehingga menyebabkan terputusnya akses jalur Malang – Kediri. Terjadinya bencana alam di wilayah kecamatan pujon akan menyebabkan lahan yang semula produktif menjadi menurun dan jika kecenderungan ini dibiarkan secara terus menerus akan memungkinkan terjadinya penurunan status kesuburan tanah, Oleh karena itu untuk menekan menurunnya produktivitas / kesuburan tanah diperlukan Analisis Tingkat Kesuburan Tanah Pada Lahan Pertanian Dikecamatan Pujon. Penilaian status kesuburan tanah di wilayah Kecamatan pujon tergolong dalam tingkat kesuburan tanah sedang hingga rendah. Tanah dengan tingkat kesuburan rendah mendominasi Kecamatan Pujon seluas. Tingkat kesuburan tanah sedang seluas 7303,30 ha atau 66,32% dan tingkat kesuburan tanah rendah hanya 33,68% dari luas wilayah yaitu 3708,38 ha yang terletak di sebagian kecil wilayah kecamatan Pujon. Tekstur tanah topsoil dan subsoil pada berbagai penggunaan lahan di wilayah Kecamatan Pujon merupakan Lempung berpasir dan lempung berliat. Tekstur tanah merupakan faktor penting yang berpengaruh pada sifat fisik, kimia, biologi tanah. Midifier K terdapat pada satuan lahan T2, K2, K3, H3, Midifier KH terdapat pada satuan lahan T3 dan H2, Midifier K(Slope) terdapat pada satuan lahan T4 (21%), K4 (24%), K (23%). Upaya yang diperlukan untuk meningkatkan kesuburan tanah yaitu dengan pemupukan untuk meningkatkan kandungan N, pengendalian erosi dan mempertahankan pH tanah untuk meningkatkan kandungan K, pemberian kapur pada tanah untuk meningkatkan pH, dan membuat teras bangku untuk mengatasi kemiringan lereng.
PERTUMBUHAN DAN HASIL ENAM GENOTIPE CABAI (Capsicum annuum L.) LOKAL SUMATERA BARAT Sari Susanti; Irfan Suliansyah; Irawati Irawati
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 2 (2023): edisi April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i2.2816

Abstract

Hybrid chili plants are very susceptible to pests and diseases. Therefore, nowadays farmers tend to cultivate lokal chilies. This is because empirically local chilies are proven to be more resistant to pests and diseases than hybrid chilies. West Sumatra has a very varied genetic diversity of local chilies. Unfortunately its potential is still not optimally utilized. The aim of the study was to observe the growth and yield of several genotypes of local West Sumatra chilies. This experiment used a completely randomized design (CRD) to test six local chili genotypes, namely: Pesisir Selatan, Ateng Pasaman Barat, Dhamasraya 2, Ateng Maninjau, Tanah Datar, and Kampung Manangah Solok Selatan. Data were analyzed using the F test of variance and continued with the Duncan's Multiple Range Test (DMRT) at 5% level. The results showed that plant height, number of fruits per plant, fruit weight per plant, fruit diameter, fruit length and capsaicin content were affected by the chili genotypeINTISARI Tanaman cabai hibrida sangat rentan terhadap serangan hama dan penyakit.  Oleh karena itu, dewasa ini petani cenderung untuk berbudidaya cabai lokal. Hal ini disebabkan secara empirik cabai lokal terbukti lebih tahan hama dan penyakit dibandingkan cabai hibrida.  Sumatera Barat memiliki keragaman genetik cabai lokal yang amat variatif.  Sayang potensinya masih belum dimanfaatkan secara optimal.  Tujuan penelitian adalah untuk melihat pertumbuhan dan hasil beberapa genotipe cabai lokal Sumatera Barat.  Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL)  untuk menguji enam genotipe cabai lokal, yaitu:  Pesisir Selatan, Ateng Pasaman Barat, Dhamasraya 2, Ateng  Maninjau, Tanah Datar, dan Kampung Manangah Solok Selatan.  Data dianalisis menggunakan sidik ragam uji F dan dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peubah tinggi tanaman, jumlah buah per tanaman, bobot buah per tanaman, diameter buah, panjang buah dan kadar capsaicin dipengaruhi oleh genotipe cabai.
PENGARUH LAMA PENYINARAN DAN DAYA LED GROWLIGHT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SAWI HIJAU (Brassica juncea L.) Slameto Slameto
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 2 (2023): edisi April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i2.2856

Abstract

Mustard greens (Brassica juncea L.) is a horticultural plant that is beneficial to health. Land conversion is one of the problems with the limited land for agricultural cultivation, causing the level of consumption of mustard greens to decrease, so cultivating plants indoors uses additional light, namely LED growlights as an alternative. The purpose of this study was to determine the effect of irradiation time and LED (Light Emitting Diode) grow light power on the growth and yield of mustard greens. The study was conducted indoors using a randomized block design with four replications. The first factor was the treatment of irradiation time control of 12 hours of irradiation and white LED (L0), 12 hours of irradiation and LED growlight (L1), 16 hours of irradiation and LED growlight (L2), 20 hours of irradiation and LED growlight (L3). The second factor is LED power with a power of 6 (W1) watts and 18 watts (W2). There was an interaction between light treatment duration and LED growlight power which was significantly different for leaf area variables with 20 hours of light duration and 6 watts of LED power and root length with 12 hours of light and 6 watts of power. INTISARISawi hijau (Brassica juncea L.) merupakan tanaman hortikultura bermanfaat bagi kesehatan. Alih fungsi lahan menjadi salah satu masalah keterbatasan lahan budidaya pertanian sehingga menyebabkan tingkat konsumsi sawi hijau menurun maka melakukan budidaya tanaman didalam ruangan menggunakan cahaya tambahan yaitu LED (Light Emitting Diode) growlight sebagai alternatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lama penyinaran dan daya LED growlight terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi hijau. Penelitian dilakukan di dalam ruangan menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan empat ulangan. Faktor pertama perlakuan lama penyinaran kontrol lama penyinaran 12 jam dan LED warna putih (L0), penyinaran 12 jam dan LED growlight (L1) , penyinaran 16 jam dan LED growlight (L2), penyinaran 20 jam dan LED growlight (L3). Faktor kedua daya LED dengan daya 6 (W1) watt dan 18 watt (W2).  Terdapat interaksi perlakuan lama penyinaran dan daya LED growlight berbeda nyata terhadap variabel luas daun dengan lama penyinaran 20 jam dan daya LED 6 watt dan panjang akar dengan lama penyinaran 12 jam dan daya 6 watt.
PENGARUH HARGA, KUALITAS PRODUK, DAN IKLAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK MIE INSTAN LEMONILO (Studi Kasus Pada Konsumen Mie Lemonilo di TOP Swalayan Pare Kediri) Diana Budi Palupi; Indra Tjahaja Amir; Dona Wahyuning Laily
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 3 (2023): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i3.2846

Abstract

The high consumption of instant noodles in Indonesia has resulted in high consumer interest in instant noodles which has resulted in competition between companies to win the market and attract purchasing decisions. Intense competition between companies is the impetus for innovation, one of the company's innovations is to produce instant noodles so that companies can compete with similar products. One of the healthy instant noodle brands that is commonly known by the public is Lemonilo instant noodles. This study aims to determine the effect of price, product quality, and advertising on purchasing decisions of Lemonilo instant noodles. This study used a quantitative approach with the Partial Least Square analysis technique using the WarpPLS 8.0 software. There were 97 respondents in the study who were selected using a purposive sampling method. Respondents in this study were consumers of Lemonilo instant noodles who had purchased more than once. The results of the research show that the variables of price, product quality, and advertising have a significant effect on purchasing decisions. INTISARITingginya angka konsumsi mie instan di Indonesia menjadikan tingginya minat konsumen terhadap mie instan yang berakibat pada persaingan antar perusahaan untuk memenangkan pasar dan menarik keputusan pembelian. Persaingan yang ketat antar perusahaan menjadi dorongan untuk melakukan inovasi, salah satu inovasi perusahaan adalah dengan memproduksi mie instan sehat agar perusahaan bisa bersaing dengan produk sejenis lainnya. Salah satu merek mie instan sehat yang umum dikenal oleh masyarakat adalah mie instan Lemonilo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh harga, kualitas produk, dan iklan terhadap keputusan pembelian mie instan Lemonilo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis Partial Least Square menggunakan bantuan software WarpPLS 8.0, responden dalam penelitian berjumlah 97 orang yang dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling. Responden dalam penelitian ini adalah konsumen mie instan Lemonilo yang pernah melakukan pembelian lebih dari satu kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel harga, kualitas produk, dan iklan berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian.
PENGUJIAN KANDUNGAN HISTAMIN PRODUK OLAHAN GROUND MEAT IKAN TUNA BEKU EKSPOR AMERIKA DI PT. YAKIN PASIFIK TUNA LAMPULO Uswatun Hasanah; Fitra Ramadhani
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 2 (2023): edisi April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i2.2859

Abstract

Histamine is one of the problems in the Indonesian tuna industry.  Standard histamine levels in export destination countries, namely the European Union and America, are related to optimal temperature standards for handling tuna which can maintain histamine levels in tuna within safe limits for consumption.  Frozen tuna from Aceh which is exported to America, one of which comes from PT Yakin Pasifik Tuna Lampulo.  The purpose of this research is to see whether the raw material for frozen tuna produced by PT.  Confident that Pacific Lampulo which will be exported to America is of good quality.  The test parameters used were checking spinal temperature, testing for histamine and organoleptic content in accordance with SNI 2729:2013.  The results of the study showed that the raw material for frozen tuna had a spine temperature of less than 4oC, the histamine content of the 7 samples averaged below 1 ppm.  Organoleptic testing of raw materials (appearance) of 7 samples has an average value not lower than number 7. The raw material for frozen tuna from PT Yakin Pasifik Tuna  Lampulo is a raw material that is classified as very good quality. INTISARIHistamin merupakan salah satu masalah di industri tuna Indonesia. Standar kadar histamin di negara tujuan ekspor yaitu Uni Eropa dan Amerika terkait dengan standar suhu optimal penanganan ikan tuna yang dapat menjaga kadar histamin ikan tuna dalam batas aman untuk dikonsumsi. Tuna beku asal Aceh yang diekspor ke Amerika, salah satunya berasal dari PT Yakin Pasifik Tuna Lampulo. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat apakah bahan baku tuna beku yang diproduksi oleh PT. Yakin bahwa Pacific Lampulo yang akan diekspor ke Amerika memiliki kualitas yang baik. Parameter uji yang digunakan adalah pemeriksaan suhu tulang belakang, pengujian kandungan histamin dan organoleptik sesuai dengan SNI 2729:2013. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan baku tuna beku memiliki suhu tulang belakang kurang dari 4oC, kandungan histamin dari 7 sampel rata-rata di bawah 1 ppm. Pengujian organoleptik bahan baku (penampilan) 7 sampel memiliki nilai rata-rata tidak lebih rendah dari angka 7. Bahan baku tuna beku dari PT Yakin Pasifik Tuna Lampulo merupakan bahan baku yang tergolong kualitas sangat baik 
ANALISIS USAHA BUDIDAYA JAMUR TIRAM “ECO MUSHROOM” DI DESA TLAWONG KECAMATAN SAWIT KABUPATEN BOYOLALI Ditho Bagus Kurniawan; Umi Nur Solikah; Irma Wardani
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 2 (2023): edisi April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i2.2858

Abstract

The purpose of this study was to determine the cost, acceptability, yield and efficiency of oyster "Eco Mushroom" mushroom cultivation in Boyolali Regency. The basic research method is a descriptive method. The location in this study was purposive, namely in the oyster mushroom cultivation business "Eco Mushroom" in Boyolali Regency. Data collection methods are carried out through observation, interviews and recording. Analysis of the data used is the analysis of costs, revenues, profits and efficiency.The results of this study show that the total cost of the "Eco Mushroom" oyster mushroom cultivation business in Boyolali Regency during one planting period is IDR  63,773,746, - With the acceptance of oyster mushrooms of IDE 78,000,000, - And the profit earned is IDR 14,226,254, - The "Eco Mushroom" oyster mushroom cultivation business in Boyolali Regency is a profitable business and the business is run efficiently as indicated by an R/C ratio of more than 1, which is 1.22, which means that every IDR. 1 costs incurred will receive receipts of IDR 1.22 meaning that each expenditure costs IDR 1.00 will receive a receipt of IDR 1.22. Receipts and costs of the "Eco Mushroom" mushroom cultivation business which functions to find efficiency values are the amount of receipts and total costs per planting period.INTISARITujuan  penelitian  ini adalah untuk mengetahui biaya, daya terima, hasil dan efisiensi usaha budidaya jamur “Eco Mushroom”  tiram di Kabupaten Boyolali. Metode penelitian dasar adalah metode deskriptif. Lokasi dalam penelitian ini memang disengaja (purposive) yaitu di usaha budidaya jamur tiram “Eco Mushroom” Kabupaten Boyolali.  Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan pencatatan. Analisis data yang digunakan adalah analisis biaya, pendapatan, keuntungan dan Efisiensi. Hasil dari penelitian ini menunjukan biaya total usaha budidaya jamur tiram “Eco Mushroom” di Kabupaten Boyolali selama satu periode tanam sebesar Rp  63.773.746,- Dengan penerimaan jamur tiram sebesar Rp 78.000.000,- Dan keuntungan yang didapatkan sebesar Rp  14.226.254,- Usaha budidaya jamur tiram “Eco Mushroom” di Kabupaten Boyolali tersebut termasuk usaha yang menguntungkan dan usaha yang dijalankan sudah efisien yang ditunjukkan dengan R/C  rasio lebih dari 1 yaitu sebesar 1,22 yang artinya setiap Rp  1,- biaya yang dikeluarkan akan mendapatkan penerimaan sebesar Rp  1,22,- artinya setiap pengeluaran biaya Rp  1,00 akan memperoleh penerimaan sejumlah Rp  1,22. Penerimaan dan biaya usaha budidaya jamur “Eco Mushroom” yang berfungsi untuk mencari nilai efisiensi adalah besarnya penerimaan dan biaya total per periode tanam.
PENGARUH KOMBINASI PUPUK ORGANIK SLUDGE, PUPUK N,P,K DAN PUPUK KOTORAN AYAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG MANIS PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING DI KABUPATEN SEKADAU Laurensius Tobing; Sutarman Gafur; Tatang Abdurrahman
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 2 (2023): edisi April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i2.2926

Abstract

This study aims to determine the effect of the combination of organic fertilizer sludge, NPK and chicken manure fertilizer on the growth and the yield of sweet corn in PMK soil. This study used Completely Randomized consisting of 1 factor, namely s= Organic Sludge Fertilizer. The treatments are as follows: S1: Sludge 100%, S2: Sludge 100% + 100% Chicken Manure Fertilizer, S3: Sludge 75% + 25% Chicken Manure Fertilizer, S4: Sludge 50% + 50% Manure + 50% NPK, S5: 25% Sludge + 25% Manure + 50% NPK, S6: 100% NPK and S7: 100% Chicken Manure Fertilizer Each treatment was repeated 4 times so that 28 treatment samples were obtained and each treatment contained 4 samples of the plants so that the total sample is 112 observed plant samples. The results showed that the application of organic sludge fertilizer, NPK and Chicken Manure had a significant effect on all observation variables. The application of 25% Sludge + 25% Chicken Manure + 50% NPK was able to give an average length of 19.17 cm, an average weight of cobs without hulls 275.34 grams, an average weight of cobs with an average weight of 356.59 grams, the average diameter of the cob is 4.18 cm, and the average dry weight of the plant is 274.25 gramsINTISARIPenelitian ini bertujuan Mengetahui Pengaruh Pemberian kombinasi Pupuk Organik Sludge, NPK  dan Pupuk kotoran ayam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jagung Manis Pada Tanah PMK. Penelitian ini menggunakan Acak Lengkap yang terdiri dari 1 faktor yaitu s= Pupuk Organik Sludge. Adapun perlakuanya sebagai berikut: S1: Sludge 100%, S2: Sludge 100 % + 100 % Pupuk Kotoran Ayam, S3: Sludge 75 % + 25 % Pupuk Kotoran Ayam, S4: Sludge 50 % + 50 % Pupuk Kandang + 50 % NPK, S5 : Sludge 25 % + 25 % Pupuk Kandang + 50% NPK, S6: NPK 100% dan S7: Pupuk Kotoran Ayam 100% masing masing perlakuan di ulang sebanyak 4 kali sehingga di dapat 28 sampel perlakuan dan masing-masing perlakuan terdapat 4 sampel tanaman sehingga sampel keseluruhan adalah 112 sampel tanaman amatan. Hasil penelitian menunjukkan pemberian pupuk organik sludge, NPK dan Pupuk Kotoran Ayam berpengaruh nyata terhadap semua variabel pengamatan. Pemberian Sludge 25% + 25% Pupuk Kotoran Ayam + 50% NPK mampu memberikan hasil rata-rata panjang 19,17 cm, rata-rata berat tongkol tanpa kelobot 275,34 gram, rata-rata berat tongkol dengan kelobot 356,59 gram, rata-rata diameter tongkol 4,18 cm, dan rata-rata berat kering tanaman 274,25 gram

Page 68 of 139 | Total Record : 1386