cover
Contact Name
Alfan Putra
Contact Email
alfanputra@iainpalopo.ac.id
Phone
+6281342697280
Journal Mail Official
alibrah@iainpalopo.ac.id
Editorial Address
Jalan Agatis Balandai Kota Palopo, Indonesia, Postal Code 91914
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Al Ibrah Journal of Arabic Language Education
ISSN : 26224380     EISSN : 26226006     DOI : https://doi.org/10.24256/jale.v1i1.361
AL IBRAH is a peer-reviewed academic journal dedicated to advancing scientific knowledge and innovation in Arabic language education. The journal welcomes submissions on Arabic language teaching, classroom innovations, and various applied linguistics subfields. Typically, submissions should range between 4,000 to 6,000 words, though submissions up to 7,000 words may be considered in exceptional cases. Research conducted at religious educational institutions is particularly valued, as it has greatly contributed to the understanding and enhancement of Arabic Language Education practices. The AL IBRAH Journal focuses on the following topics 1. Arabic Education 2. Arabic Language Skills (al Istima, al Kalam, al Qiraah, al Kitabah) 3. Arabic Literature 4. Arabic Teaching Metode 5. Arabic Grammar Syntax (Nahwu), Morphology (Sarf) 6. Classical Arabic (fusha) 7. Lexicography (Maajim) 8. Prosody (Arudh) 9. Arabic for Young Learners 10. Arabic Language Instruction (Methods, Approaches, and Techniques) 11. Curriculum Design for Arabic Language Teaching 12. Technology and ICT Integration in Arabic Language Teaching
Articles 193 Documents
PEMANFAATAN APLIKASI QUIZIZZ DALAM PENGEMBANGAN SOAL SHOROF BERBASIS KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF Nurul Amaliya; Wasilah; Jamanuddin
Al Ibrah: Journal of Arabic Language Education Vol. 9 No. 1 (2026): Al Ibrah: Journal of Arabic Language Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/jale.v9i1.10504

Abstract

Shorof learning, as a fundamental aspect of Arabic language mastery, is often perceived as difficult by high school students, particularly when assessment relies on conventional methods that inadequately stimulate creative thinking skills. This study aims to examine the effectiveness of using the Quizizz application in developing shorof test items based on creative thinking skills as an interactive and innovative assessment alternative. This study employed a Research and Development (R&D) method using the Borg and Gall model, simplified into six stages: needs analysis, design, development, validation, revision, and try-out, involving grade XI students of SMA Azharyah Palembang. The validation results indicate that the product is highly feasible, with scores of 90% from material experts and 93% from media experts. The results show that Quizizz-based shorof assessment is effective in improving student learning outcomes, as evidenced by the experimental class post-test mean of 74.42 compared to the control class mean of 53.28, with an N-Gain Score of 57.66% (moderate category). The independent sample t-test confirms a significance value of < 0.05, indicating a statistically significant difference between the two groups. These findings suggest that integrating Quizizz into shorof assessment creates a more interactive, engaging, and student-centered evaluation process. Future research is recommended to extend digital assessment to other Arabic language topics and examine its long-term impact on language competence. Pembelajaran shorof sebagai salah satu aspek penting dalam penguasaan bahasa Arab masih sering dianggap sulit oleh siswa SMA, terutama ketika evaluasi hanya menggunakan metode konvensional yang kurang menstimulasi kemampuan berpikir kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penggunaan aplikasi Quizizz dalam pengembangan soal shorof berbasis kemampuan berpikir kreatif sebagai alternatif evaluasi yang lebih interaktif dan inovatif. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model Borg and Gall yang disederhanakan menjadi enam tahap, meliputi analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, validasi, revisi, dan uji coba pada siswa kelas XI SMA Azharyah Palembang. Hasil validasi menunjukkan bahwa produk sangat layak digunakan dengan skor 90% dari ahli materi dan 93% dari ahli media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Quizizz efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa, yang dibuktikan dengan nilai post-test kelas eksperimen sebesar 74,42 dibandingkan kelas kontrol sebesar 53,28, dengan N-Gain Score sebesar 57,66% (kategori sedang). Uji independent sample t-test juga menunjukkan nilai signifikansi < 0,05, yang menandakan adanya perbedaan yang bermakna antara kedua kelompok. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi Quizizz dalam evaluasi shorof mampu menciptakan proses penilaian yang lebih interaktif, menyenangkan, dan sesuai dengan karakteristik belajar siswa masa kini
OPTIMALISASI KEMAMPUAN ISTIMA’ MELALUI LAGU DAN MUSIK ARAB: STUDI KASUS DI MADRASAH IBTIDAIYAH Fitrah Nuur Lillah; Jumhur; Rendi Sabana
Al Ibrah: Journal of Arabic Language Education Vol. 9 No. 1 (2026): Al Ibrah: Journal of Arabic Language Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/jale.v9i1.10510

Abstract

This study aims to optimize students’ istima’ (listening) skills through the use of Arabic songs and music at MI Adabiyah 2 Palembang. The research background is based on the low listening ability of students, as revealed through initial observations, interviews, and pretest scores. The study employed a mixed-method design combining quantitative and qualitative approaches, involving 33 sixth-grade students as research subjects. Data were collected through observations, interviews, and tests (pretest and posttest) and were analyzed using the normality test, Paired Sample t-Test, and N-Gain Score. The results showed a significant improvement in students’ listening skills, indicated by an increase from the initially low pretest average of 57.03 to a posttest average of 79.39. The t-test revealed a significance value of <0.001, and the N-Gain Score of 0.5295 fell within the medium category, suggesting that the improvement was effective yet still required further reinforcement for optimal listening development. This improvement was largely influenced by the repetitive and rhythmic structure of Arabic songs, which helped students recognize sound patterns, strengthen vocabulary memory, and maintain better focus during listening activities. Therefore, Arabic songs and music are proven effective in enhancing students’ istima’ skills while creating a more active and enjoyable learning experience Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan kemampuan istima’ siswa melalui penggunaan media lagu dan musik Arab di MI Adabiyah 2 Palembang. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan menyimak siswa yang ditunjukkan dari hasil observasi awal, wawancara, dan nilai pretest. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed method dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 33 siswa kelas VI. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, tes (pretest dan posttest), serta dianalisis menggunakan uji normalitas, Paired Sample t-Test, dan N-Gain Score. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan istima’ siswa, ditandai dengan peningkatan nilai rata-rata pretest 57,03 menjadi posttest 79,39. Hasil uji t menunjukkan signifikansi <0,001 dan N-Gain Score sebesar 0,5295 dengan kategori sedang. Peningkatan ini terutama dipengaruhi oleh struktur lagu Arab yang repetitif dan ritmis. Dengan demikian, media lagu dan musik Arab terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan istima’ siswa serta menciptakan pembelajaran yang lebih aktif dan menyenangkan
ANALISIS HISTORIS, LINGUISTIK, DAN TRADISI LISAN BAHASA ARAB DI JAZIRAH ARAB Vivi Dwi Clarisa; Annisa Rahmawati; Ahmad Aviv Al Mumtaz; Muhammad Afif Amrullah
Al Ibrah: Journal of Arabic Language Education Vol. 9 No. 1 (2026): Al Ibrah: Journal of Arabic Language Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/jale.v9i1.10558

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perkembangan bahasa Arab pada masa pra-Islam melalui pendekatan historis, linguistik, dan tradisi lisan. Fokus kajian mencakup asal-usul bahasa Arab dalam rumpun bahasa Semit, perkembangan dan keragaman dialek Arab, karakteristik linguistik dan sastra Jahiliyah, serta mekanisme persebaran sastra Arab melalui tradisi lisan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research). Data diperoleh dari berbagai buku, artikel ilmiah, dan dokumen sejarah yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa Arab pra-Islam berkembang melalui proses historis yang panjang yang dipengaruhi oleh migrasi suku, kondisi geografis, dan interaksi sosial masyarakat Jazirah Arab. Keragaman dialek yang berkembang di berbagai kabilah, terutama dialek Quraisy, berperan penting dalam pembentukan bahasa Arab klasik. Selain itu, tradisi lisan yang diwujudkan melalui syair Jahiliyah berfungsi sebagai media penyimpanan pengetahuan, pembentukan identitas sosial, serta sarana transmisi nilai budaya antargenerasi. Temuan penelitian menegaskan bahwa evolusi bahasa Arab pra-Islam merupakan hasil interaksi yang erat antara faktor linguistik, sosial, dan budaya, sehingga fondasi bahasa Arab klasik tidak hanya terbentuk melalui kodifikasi keagamaan, tetapi juga melalui dinamika masyarakat Arab sebelum Islam. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa sintesis integratif antara dimensi sejarah bahasa, dialek, dan tradisi sastra dalam menjelaskan pembentukan bahasa Arab awal.
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DENGAN PENDEKATAN DEEP LEARNING DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB Miftahul Ummah; Muhammad Alfan
Al Ibrah: Journal of Arabic Language Education Vol. 9 No. 1 (2026): Al Ibrah: Journal of Arabic Language Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/jale.v9i1.10563

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi Kurikulum Merdeka dengan pendekatan deep learning dalam pembelajaran bahasa Arab kelas VII di MTsN 2 Sidoarjo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan kepala madrasah, guru bahasa Arab, dan siswa. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi deep learning dengan prinsip mindful, meaningful, dan joyful telah berjalan dengan baik melalui strategi pembelajaran inovatif seperti media cetak interaktif, video edukatif, dan game berbasis materi. Siswa memberikan respon positif berupa meningkatnya motivasi dan keaktifan belajar. Namun, implementasi masih menghadapi kendala berupa keterbatasan fasilitas, waktu pembelajaran, dan tingginya beban administrasi guru. Oleh karena itu, diperlukan dukungan sekolah dan pemerintah untuk mengoptimalkan implementasi Kurikulum Merdeka dengan pendekatan deep learning pada pembelajaran bahasa Arab.  
EFEKTIVITAS METODE IMLA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS BAHASA ARAB PADA SISWA MADRASAH TSANAWIYAH Salis Yuni Rosa; Jumhur; Muhammad Alfath Qaaf
Al Ibrah: Journal of Arabic Language Education Vol. 9 No. 1 (2026): Al Ibrah: Journal of Arabic Language Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/jale.v9i1.10567

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan menulis Bahasa Arab santri kelas VII B MTs Ibnul Fallah Desa Bangsal Kecamatan Pampangan, yang disebabkan oleh latar belakang pendidikan umum sebagian besar santri dan metode pembelajaran yang kurang variatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode imlā’ dalam meningkatkan kemampuan menulis (kitabah) Bahasa Arab. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif pre-eksperimental dengan desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah seluruh santri kelas VII B sebanyak 21 orang menggunakan teknik total sampling. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji Paired Sample T-Test, dan perhitungan N-Gain Score. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dari rata-rata pretest 52,95 menjadi 81,48 pada posttest. Uji Paired Sample T-Test menghasilkan nilai signifikansi < 0,001, dan nilai N-Gain sebesar 0,61 yang termasuk kategori sedang. Dengan demikian, metode imlā’ menunjukkan efektivitas dalam meningkatkan kemampuan menulis Bahasa Arab pada subjek penelitian ini.
IMPLEMENTATION OF TPACK IN ARABIC FOREIGN LANGUAGE LEARNING FOR LISTENING SKILLS Presti Multi; Anwar Sanusi; Salman Jufri
Al Ibrah: Journal of Arabic Language Education Vol. 9 No. 1 (2026): Al Ibrah: Journal of Arabic Language Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/jale.v9i1.10581

Abstract

This study is motivated by the low level of students’ listening skills (maharah istimā‘) in Arabic language learning, despite the initial use of technology in the instructional process. The study aims to describe the implementation of the Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) model in teaching listening skills and to identify the challenges encountered in its application. This research employs a qualitative approach with a descriptive design. The research subjects are eleventh-grade students of Madrasah Aliyah Laboratory, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the implementation of the TPACK model has not been optimal. The use of technology is limited to the implementation stage, primarily through Arabic-language video as a supporting medium for learning, and has not been systematically integrated into the planning and evaluation stages. Furthermore, the use of technology is not consistently applied in every learning session. The challenges identified include differences in students’ basic abilities and levels of focus, as well as limitations in learning facilities, particularly audio equipment. Therefore, the implementation of TPACK in teaching listening skills requires further development to achieve a more effective integration of technology, pedagogy, and content.
CONSTRUCTIVISM-BASED QIRO’AH LEARNING MATERIALS WITH LECTORA INSPIRE AT MI ASSALAM LAHAT Ade Irawan; Kristina Imron; Rendi Sabana
Al Ibrah: Journal of Arabic Language Education Vol. 9 No. 1 (2026): Al Ibrah: Journal of Arabic Language Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/jale.v9i1.10606

Abstract

This research is motivated by the gap between the potential of interactive media and the reality of qiro'ah instruction in Islamic elementary schools, which remains conventional and lacks holistic integration of constructivist approaches into digital teaching materials. The novelty of this study lies in combining the Contextual Teaching and Learning (CTL) approach  grounded in constructivism with Lectora Inspire software to develop qiro'ah instructional materials for madrasah ibtidaiyah. This study aims to develop and test the effectiveness of these materials. The method used is Research and Development (R&D) adapting six stages of the Borg and Gall model, with 25 fifth-grade students of MI Assalam Lahat as the research subjects. Validation results from content experts (96%) and media experts (88%) indicated that the product was highly valid. Field trials demonstrated a significant improvement in learning outcomes, with an average N-Gain score in the medium category and very positive student responses
PROBLEMATIKA DAN TRANSFORMASI EVALUASI MAHĀRAH KALĀM: TINJAUAN SISTEMATIS DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB ERA DIGITAL Vivi Dwi Clarisa; Nurhalim; Muhammad Miqdad Abdussalam; Zulhannan; Erni Zuliana
Al Ibrah: Journal of Arabic Language Education Vol. 9 No. 1 (2026): Al Ibrah: Journal of Arabic Language Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/jale.v9i1.10609

Abstract

This study investigates the challenges and transformation of mahārah kalām (Arabic speaking skills) assessment in the digital era. Using a qualitative library research approach, the study analyzes relevant scholarly literature published between 2020 and 2025. The findings reveal a significant shift from conventional assessment, which focuses on grammatical accuracy and memorization, to digital and authentic assessment models that emphasize communicative competence. Emerging assessment practices include digital portfolios, video projects, online oral tests, peer assessment, self-assessment, and AI-assisted evaluation. This transformation reflects a transition from teacher-centered to student-centered assessment, encouraging learners to actively participate in evaluating and improving their speaking performance. Digital technologies also provide more flexible and authentic opportunities for language use in real communication contexts. However, several challenges remain, including limited digital literacy among teachers, inadequate technological infrastructure, unequal access to digital resources, and concerns regarding assessment validity and objectivity. The study concludes that effective mahārah kalām assessment in the digital age requires the integration of technology with authentic, communicative, and performance-based evaluation practices. These findings offer insights for educators and curriculum developers seeking to design more adaptive and relevant Arabic language assessment systems. Penelitian ini mengkaji problematika dan transformasi evaluasi mahārah kalām (keterampilan berbicara bahasa Arab) di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui kajian pustaka dengan menganalisis berbagai literatur ilmiah yang relevan pada periode 2020–2025. Hasil penelitian menunjukkan adanya pergeseran signifikan dari evaluasi konvensional yang berfokus pada ketepatan gramatikal dan hafalan menuju evaluasi digital dan autentik yang menekankan kompetensi komunikatif. Bentuk evaluasi yang berkembang meliputi portofolio digital, proyek video, tes lisan daring, peer assessment, self-assessment, dan evaluasi berbantuan kecerdasan buatan. Transformasi ini mencerminkan perubahan paradigma dari teacher-centered assessment menuju student-centered assessment yang menempatkan peserta didik sebagai subjek aktif dalam proses evaluasi. Pemanfaatan teknologi digital juga memberikan peluang yang lebih luas untuk mengembangkan kemampuan berbicara dalam konteks komunikasi yang autentik dan fleksibel. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai kendala, seperti rendahnya literasi digital guru, keterbatasan infrastruktur teknologi, kesenjangan akses digital, serta persoalan validitas dan objektivitas penilaian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa evaluasi mahārah kalām yang efektif di era digital memerlukan integrasi teknologi dengan asesmen autentik berbasis performa. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pendidik dan pengembang kurikulum dalam merancang sistem evaluasi bahasa Arab yang lebih adaptif dan relevan.  
PERAN ALIRAN LINGUISTIK MODERN DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM BAHASA ARAB Nurhalim; Nur Fatimatuzzahroh; Robi Irawan; Fachrul Ghazi
Al Ibrah: Journal of Arabic Language Education Vol. 9 No. 1 (2026): Al Ibrah: Journal of Arabic Language Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/jale.v9i1.10624

Abstract

This study aims to analyze the role of modern linguistic schools in the development of the Arabic language curriculum and their relevance to contemporary Arabic language learning. The background of this research is based on the dominance of traditional approaches in Arabic language learning that focus mainly on grammar mastery and memorization, which are considered insufficient to meet communication needs and 21st-century competencies. This research employed a qualitative approach using library research methods. The data were collected through documentation of various scientific sources, including books, journal articles, and previous studies related to modern linguistics and Arabic language curriculum development. The data analysis technique used content analysis through the stages of data reduction, classification, interpretation, and conclusion drawing. The findings reveal that modern linguistic schools such as structuralism, behaviorism, generativism, sociolinguistics, and communicative linguistics significantly contribute to the development of the Arabic language curriculum in terms of learning objectives, material organization, teaching methods, and evaluation systems. The study also found that the integration of modern linguistics can transform the Arabic language curriculum into a more communicative, contextual, integrative, and adaptive system toward digital technological developments. Therefore, the development of the Arabic language curriculum in the contemporary era requires a multidisciplinary approach integrating modern linguistic theories and the demands of 21st-century learning. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran aliran linguistik modern dalam pengembangan kurikulum bahasa Arab serta relevansinya terhadap pembelajaran bahasa Arab kontemporer. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih dominannya pendekatan tradisional dalam pembelajaran bahasa Arab yang berorientasi pada penguasaan tata bahasa dan hafalan sehingga kurang mampu menjawab kebutuhan komunikasi dan kompetensi abad ke-21. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data penelitian diperoleh melalui dokumentasi berbagai sumber ilmiah berupa buku, artikel jurnal, dan hasil penelitian yang relevan dengan linguistik modern dan kurikulum bahasa Arab. Teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) melalui tahapan reduksi data, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aliran linguistik modern seperti strukturalisme, behaviorisme, generativisme, sosiolinguistik, dan linguistik komunikatif memiliki kontribusi signifikan terhadap pengembangan kurikulum bahasa Arab, baik dalam aspek tujuan pembelajaran, penyusunan materi, metode pembelajaran, maupun sistem evaluasi. Penelitian ini juga menemukan bahwa integrasi linguistik modern mampu mengarahkan kurikulum bahasa Arab menjadi lebih komunikatif, kontekstual, integratif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital. Dengan demikian, pengembangan kurikulum bahasa Arab di era kontemporer memerlukan pendekatan multidisipliner yang mengintegrasikan teori linguistik modern dan kebutuhan pembelajaran abad ke-21.  
FAKTOR AFEKTIF DALAM PEMEROLEHAN BAHASA ARAB SEBAGAI BAHASA KEDUA: KAJIAN PUSTAKA TENTANG LANGUAGE ANXIETY Muhammad Miqdad Abdussalam; Nurhalim; Vivi Dwi Clarisa; Zaenal Rafli; Erlina
Al Ibrah: Journal of Arabic Language Education Vol. 9 No. 1 (2026): Al Ibrah: Journal of Arabic Language Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/jale.v9i1.10644

Abstract

This study examines the role of affective factors, particularly language anxiety, in the acquisition of Arabic as a second language. The background of this research is based on the fact that successful language learning is not only influenced by cognitive factors, but also by emotional variables such as motivation, self-confidence, and anxiety, as explained in Krashen’s Affective Filter Hypothesis. The aim of this study is to explore the concept, causes, impacts, and strategies for addressing language anxiety in Arabic language learning. This research employs a library research method with a descriptive qualitative approach. Data were collected from various relevant sources, including journal articles, books, and previous studies, and analyzed using content analysis techniques. The findings indicate that language anxiety is influenced by internal factors such as low self-confidence, lack of learning motivation, and limited vocabulary mastery, as well as external factors such as the learning environment and teaching methods. Language anxiety has a negative impact on learners’ concentration, working memory, participation, and overall achievement in Arabic language skills. Therefore, supportive and communicative teaching strategies, along with the teacher’s role as a facilitator, are essential to minimize anxiety and enhance the success of Arabic language acquisition. abstrak Penelitian ini membahas peran faktor afektif, khususnya language anxiety (kecemasan berbahasa), dalam pemerolehan bahasa Arab sebagai bahasa kedua. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kenyataan bahwa keberhasilan pembelajaran bahasa tidak hanya dipengaruhi oleh faktor kognitif, tetapi juga oleh faktor emosional seperti motivasi, kepercayaan diri, dan kecemasan sebagaimana dijelaskan dalam Affective Filter Hypothesis oleh Stephen Krashen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji konsep, faktor penyebab, dampak, serta strategi penanganan kecemasan berbahasa dalam pembelajaran bahasa Arab. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari berbagai sumber literatur seperti artikel jurnal, buku, dan penelitian terdahulu yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecemasan berbahasa dipengaruhi oleh faktor internal seperti rendahnya kepercayaan diri, motivasi belajar, dan penguasaan kosakata, serta faktor eksternal seperti lingkungan belajar dan metode pembelajaran. Kecemasan berbahasa berdampak negatif terhadap konsentrasi, working memory, partisipasi, dan pencapaian keterampilan berbahasa Arab. Oleh karena itu, strategi pembelajaran yang suportif, komunikatif, serta peran guru sebagai fasilitator sangat diperlukan untuk meminimalkan kecemasan dan meningkatkan keberhasilan pemerolehan bahasa Arab.