cover
Contact Name
Subhan
Contact Email
subhan@iainpalopo.ac.id
Phone
+6287865093669
Journal Mail Official
jurnaltunascendekia@iainpalopo.ac.id
Editorial Address
TUNAS CENDEKIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini IAIN Palopo Jalan Agatis Balandai Kota Palopo, Indonesia, Postal Code 91914
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
TUNAS CENDEKIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini is a double-blind peer-reviewed open access journal. This journal provides publication of articles covering the results of early childhood education research, including; development of moral and religious values, physical motor development, emotional social development, cognitive development, language development, artistic and creative development, parenting, parenting, management institution of early childhood education, early child development assessment, child development psychology, child empowerment, learning strategy, educational tool play, instructional media, innovation in early childhood education and various fields related to Early Childhood Education. The aim is to provide a platform for researchers, academics and practitioners to share, discuss and enrich knowledge and innovation in the field of early childhood education, in order to support the development of more effective and innovative educational policies, practices and theories.
Articles 131 Documents
MELANGKAH BERSAMA, TUMBUH BERSAMA: PERMAINAN BAKIAK MENINGKATKAN KECERDASAN EMOSIONAL ANAK TK BUNGA MASAMBA Yuniza Aulia Mutmainnah
TUNAS CENDEKIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2022): Tunas Cendekia
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) PALOPO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v5i2.5507

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan informasi mengenai peningkatan kemampuan sosial emosional anak mengunakan permainan tradisional bakiak di TK Bunga Masamba Kelurahan baliase Kecamatan Masamba Kabupaten Luwu Utara. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Dengan 2 siklus yaitu siklus I terdiri dari 4 kali pertemuan dan siklus II terdiri dari 4 pertemuan. Subjek dari penelitian ini adalah anak kelompok B TK Bunga Masamba Kelurahan Bone Tua Kecamatan Masamba Kabupaten Luwu Utara tahun 2021/2022 yang berjumlah 12 orang 5 anak laki-laki dan 7 anak perempuan. Metode pemecahan masalah digunakan yaitu menerapkan proses belajar mengajar mengunakan permainan tradisonal bakiak untuk meningkatan kemampuan sosial emosional yang diperoleh dari hasil wawancara, observasi dan dokumentasi. Keberhasilan penelitian ini dengan skor hasil penelitian yang menunjukkan hasil belajar anak. Skor pada kondisi awal atau pra tindakan sebesar 35% dari semua indikator dan belum memenuhi kategori baik. Siklus I dengan rata-rata skor observasi sebesar 51% dari semua jumlah indikator dan belum memenuhi kategori baik. Siklus II dengan rata-rata skor 86% secara keseluruhan dari semua jumlah indikator dan mencapai kategori baik. Dengan demikian, penelitian tindakan kelas (PTK) ini berhasil sehingga peneliti merekomendasikan pembelajaran menggunakan permainan tradisional bakiak dapat meningkatkan perkembangan sosial emosional belajar anak di TK Bunga Masamba.
ANALISIS PERBANDINGAN POLA ASUH ANAK DI NEGARA MAJU DAN NEGARA BERKEMBANG Lailatul Nuzulah Ramadhani
TUNAS CENDEKIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2022): Tunas Cendekia
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) PALOPO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v5i1.5510

Abstract

Penelitian ini membandingkan pola asuh antara negara maju dan berkembang dengan fokus pada dampaknya terhadap perkembangan anak. Dalam konteks globalisasi, negara maju sering mengadopsi pendekatan yang mendorong kemandirian, kreativitas, dan perkembangan emosional melalui teknik pembelajaran aktif dan berbasis proyek. Di sisi lain, negara berkembang sering kali menghadapi tantangan ekonomi dan budaya yang membatasi fokus pola asuh mereka pada pemenuhan kebutuhan dasar dan kepatuhan terhadap otoritas. Studi ini menggunakan pendekatan literatur untuk menganalisis berbagai sumber tentang praktik pola asuh dan dampaknya. Hasil menunjukkan bahwa negara maju lebih menekankan pengembangan kognitif dan emosional, sedangkan negara berkembang lebih fokus pada pelatihan keterampilan hidup praktis. Meskipun ada kesamaan dalam pengakuan pentingnya perlindungan anak, implementasinya dipengaruhi oleh keterbatasan sumber daya di negara berkembang. Temuan ini memberikan wawasan tentang perlunya adaptasi pendekatan pola asuh berdasarkan konteks lokal dan saran untuk meningkatkan kebijakan pendidikan dan praktek pola asuh di berbagai negara. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi adaptasi dan implementasi yang efektif dari praktik pola asuh di berbagai kondisi global.
KETAHANAN ANAK DARI KELUARGA BROKEN HOME (Sebuah Kajian Pustaka Tentang Pengaruh Keluarga dan Dukungan Sosial) Vera Aprilia Prilia Pratiwi
TUNAS CENDEKIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2022): Tunas Cendekia
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) PALOPO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v5i1.5511

Abstract

Artikel ini mengkaji ketahanan anak dari keluarga broken home dengan fokus pada pengaruh dukungan keluarga dan sosial. Menggunakan pendekatan kajian pustaka, penelitian ini menganalisis literatur terkait untuk mengeksplorasi bagaimana berbagai faktor mempengaruhi ketahanan anak dalam menghadapi perpecahan keluarga. Studi ini menyimpulkan bahwa dukungan keluarga yang konsisten, keterlibatan sekolah, dan dukungan sosial komunitas merupakan elemen kunci dalam membangun ketahanan anak. Temuan dari literatur menunjukkan bahwa ketahanan anak dapat meningkat melalui intervensi yang melibatkan pelatihan pengasuhan untuk orang tua, program bimbingan di sekolah, dan kegiatan komunitas yang mendukung. Penelitian ini juga menyoroti perlunya penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi strategi intervensi yang paling efektif dalam berbagai konteks budaya dan ekonomi. Implikasi praktis termasuk pengembangan program dukungan keluarga yang terstruktur, peningkatan keterlibatan sekolah, dan penyuluhan komunitas. Artikel ini memberikan wawasan tentang bagaimana berbagai dukungan dapat diintegrasikan untuk meningkatkan ketahanan anak dan mengatasi dampak negatif dari perpecahan keluarga.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG ANAK MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN KANTONG STIK BERHITUNG DI TK NUR ALAM TAROBOK KABUPATEN LUWU UTARA Erna
TUNAS CENDEKIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2022): Tunas Cendekia
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) PALOPO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v5i2.5515

Abstract

Penelitian ini membahas peningkatan kemampuan berhitung anak melalui penggunaan Kantong Stik Berhitung di TK Nur Alam Tarobok, Kabupaten Luwu Utara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana peningkatan kemampuan berhitung anak usia dini dapat dicapai melalui media Kantong Stik di TK Nur Alam Tarobok. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, yang terdiri dari empat tahapan: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas B2 TK Nur Alam Tarobok tahun pelajaran 2023/2024, yang berjumlah 18 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan kategori perkembangan anak didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Kantong Stik Berhitung dapat meningkatkan kemampuan berhitung anak di TK Nur Alam Tarobok. Berdasarkan persentase peningkatan kemampuan berhitung, hasil dari pra-siklus sebesar 30,01%, siklus I sebesar 43,99%, dan siklus II sebesar 76,54%. Dengan demikian, penggunaan media Kantong Stik terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berhitung anak didik dan dapat direkomendasikan sebagai media pembelajaran yang bermanfaat.
MENGUAK KESENJANGAN IMPLEMENTASI PROGRAM SATU DESA SATU PAUD: SINTESIS NARRATIF BERBASIS BUKTI DARI LITERATUR INDONESIA Titah Kinasih
TUNAS CENDEKIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2022): Tunas Cendekia
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) PALOPO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v5i1.5519

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Indonesia menghadapi berbagai tantangan dalam implementasi program Satu Desa Satu PAUD, terutama di daerah pedesaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan sintesis narratif berbasis bukti untuk mengevaluasi kesenjangan implementasi program ini berdasarkan studi literatur terkini. Temuan menunjukkan adanya variasi signifikan dalam kualitas dan akses PAUD antara daerah perkotaan dan pedesaan, dipengaruhi oleh faktor seperti kualifikasi tenaga pendidik, infrastruktur, pendanaan, dan faktor sosial-budaya. Studi ini mengidentifikasi tantangan utama termasuk keterbatasan sumber daya manusia, infrastruktur yang kurang memadai, masalah pendanaan, dan aksesibilitas geografis. Strategi yang disarankan meliputi pengembangan model pendanaan inovatif, adaptasi kurikulum berbasis konteks lokal, dan penguatan partisipasi masyarakat melalui pendekatan yang sensitif terhadap nilai-nilai lokal. Penelitian ini juga menekankan perlunya evaluasi kebijakan dan sinkronisasi antara kebijakan pusat dan implementasi lokal. Diharapkan, sintesis ini memberikan panduan bagi pengembangan kebijakan dan praktik PAUD yang lebih efektif, berkelanjutan, dan responsif terhadap kebutuhan daerah pedesaan di Indonesia.
TRANSFORMASI PEMBELAJARAN BAHASA ANAK USIA DINI MELALUI PERMAINAN PANCING HURUF Adwiya, Rabiatul; Rahmah, Nur
TUNAS CENDEKIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2023): Tunas Cendekia
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) PALOPO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v6i1.5525

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi efektivitas permainan pancing huruf dalam meningkatkan kemampuan mengenal huruf anak-anak kelompok A di TK AL-Hidayah, Desa Cenning, Kec. Malangke Barat, Kab. Luwu Utara. Pada siklus I, permainan pancing huruf digunakan untuk mengembangkan keterampilan linguistik anak-anak berusia 4-5 tahun. Hasil menunjukkan bahwa kemampuan berbahasa anak-anak umumnya baik, meskipun ada variasi dalam tingkat perkembangan. Dari 15 anak, 20% belum berkembang, 47% berkembang sesuai harapan, 13% berkembang sangat baik, dan 20% baru mulai berkembang. Secara keseluruhan, 53% anak menunjukkan peningkatan kemampuan bahasa yang signifikan. Pada siklus II, dilakukan perbaikan dan penyesuaian dalam pelaksanaan permainan untuk mengatasi tantangan yang ada. Hasil siklus II menunjukkan peningkatan yang signifikan, dengan 0% anak tergolong belum berkembang, 20% mulai berkembang, 33% berkembang sesuai harapan, dan 47% berkembang sangat baik. Sebanyak 80% anak mengalami peningkatan keterampilan bahasa, menunjukkan keberhasilan metode permainan pancing huruf dalam meningkatkan kemampuan berbahasa anak-anak secara klasikal. Penelitian ini menggarisbawahi efektivitas permainan sebagai strategi pembelajaran yang menyenangkan dan bermanfaat dalam pengembangan bahasa anak usia dini.
PEMANFAATAN FILM ANIMASI SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN KEMAMPUAN MENYIMAK PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN: STUDI DI TK NURUL IKHLAS Rizkina, Rahmi; Khadijah
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2024): Tunas Cendekia
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v7i2.5409

Abstract

Anak-anak usia 5-6 tahun mengalami kesulitan dalam menyimak dan berbicara karena ketidakmampuan mengulangi instruksi dan menceritakan kembali cerita, serta hambatan dalam mengingat dan memahami kata-kata baru. Masalah ini diperburuk oleh metode pengajaran yang monoton dan kurang variatif, yang menyebabkan kebosanan dan kurangnya minat anak-anak untuk berpartisipasi aktif, sehingga menghambat perkembangan kemampuan bahasa merekaPenelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan desain penelitian ini menggunakan True Experimental Design dengan bentuk desain Pretest-Posttest Control Group. Dalam desain ini terdapat dua kelompok yang dipilih secara random, kemudian diberi pretest untuk mengetahui keadaan awal adakah perbedaan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Populasi pada penelitian ini adalah keseluruhan peserta didik kelas TK Nurul Ikhlas yang berjumlah 30 peserta didik. Hasil pretest yang baik bila kelompok eksperimen tidak berbeda secara signifikan. Bedasarkan hasil penelitian dari Pengaruh Penggunaan Film Animasi terhadap Kemampuan Menyimak pada Anak Usia 5-6 tahun di TK Nurul Ikhlas terbukti berpengaruh cukup signifikan di kelas eskperimen. Hal ini ditunjukan pada kelas eksperimen yang menggunaakan media film animasi yang memilik hasil presentase Kemampuan Menyimak dengan hasil uji hepotesis sebesar 2,683 dengan signifikan 0,010 < 0,05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima atau terdapat perbedaan Kemampuan Menyimak antara kelas ekspermen dan kelas control.
MEMBANGUN KARAKTER MANDIRI MELALUI TOILET TRAINING: ANALISIS DI TK AL JABBAR PERUMNAS 2 KABUPATEN TANGERANG Luthfia Fauzia; Leni Nurmiyanti
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2024): Tunas Cendekia
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v7i2.5615

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pembentukan karakter kemandirian pada anak usia dini melalui metode toilet training di TK Al Jabbar Perumnas 2 Kabupaten Tangerang. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan 41 subjek yang terdiri dari 2 anak kelompok play group, 16 anak TK A, dan 23 anak TK B. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan guru, dan dokumentasi proses pembelajaran. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan karakter kemandirian melalui toilet training berhasil diterapkan melalui tiga komponen utama: (1) pembiasaan rutin dengan jadwal terstruktur, (2) pengulangan instruksi dan praktik yang konsisten, serta (3) penerapan aturan yang disepakati bersama antara guru dan orangtua. Implementasi metode ini secara signifikan meningkatkan kemampuan anak dalam aspek kemandirian fisik, pengambilan keputusan sederhana, dan kesadaran diri. Karakter kemandirian yang terbentuk meliputi kedisiplinan dalam rutinitas toilet, tanggung jawab terhadap kebersihan diri, dan kepekaan terhadap kebutuhan pribadi serta kebersihan lingkungan. Metode toilet training terbukti efektif sebagai sarana pengembangan kemandirian pada pendidikan anak usia dini.
BERMAINPERAN: STRATEGI EFEKTIF UNTUK MENGEMBANGKAN KECERDASAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI Siti Aulia Zannah; Neneng Alawiyah
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2025): Tunas Cendekia
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v8i1.5616

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan bagaimana pengembangan sosial emosional anak dapat ditingkatkan melalui kegiatan bermain peran. Subjek dalam penelitian ini adalah 17 siswa kelas B di RA Nurul Huda. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh informasi yang mendalam dan komprehensif mengenai perilaku serta respons siswa selama kegiatan berlangsung. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan utama, yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi, yang memungkinkan peneliti untuk menyusun temuan secara sistematis dan valid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan bermain peran yang beragam, apabila dilakukan dalam suasana yang terbuka, menyenangkan, dan bebas, mampu memberikan dampak positif terhadap pengembangan aspek sosial emosional anak. Indikator pengembangan tersebut meliputi peningkatan kesadaran diri, kemampuan dalam mengatur emosi dan perilaku sendiri (pengaturan diri), munculnya motivasi internal (motivasi diri), kemampuan untuk memahami perasaan orang lain (empati), serta keterampilan dalam menjalin hubungan sosial (keterampilan sosial). Dengan demikian, bermain peran dapat dijadikan sebagai salah satu strategi efektif dalam mendukung tumbuh kembang sosial emosional anak usia dini secara optimal.
STIMULATION PROGRAM TO ENHANCE OPTIMAL DEVELOPMENT IN EARLY CHILDHOOD (CASE STUDY OF DEVELOPMENTAL ASSESSMENT OF 3-YEAR-OLD CHILDREN) Anik Mukti Dwi Pangestu
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2025): Tunas Cendekia
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v8i1.5619

Abstract

Parents have the primary responsibility for educating children, but in the new normal era, caregiving roles can be undertaken by other adults who are close to the child. The principles of child rearing are not confined to who performs them but are more focused on educational activities that stimulate child development. The importance of at least one strong relationship with a caring adult who pays attention to the child's well-being is crucial in achieving optimal development. WHO data indicates additional risks for children lacking consistent caregivers, with around 43% of children worldwide not reaching optimal development. In Indonesia, the prevalence of developmental deviations reaches 7.51%, and the goal of this program is to detect and address deviations early through a partnership between parents, the community, and healthcare professionals. Early detection involves regular and sustained analysis of the child's physical, psychological, and social aspects. In conclusion, stimulation programs have a positive impact on child development, and solutions involve continued stimulation at home, consulting with professionals, participating in stimulation groups, developing motor skills, focusing on creativity, open communication with educators, regular monitoring, and family support. This program helps children, such as FIR and AMS, overcome their developmental challenges, with positive outcomes in motor skills, focus duration, language, and social skills. Overall, these solutions support children's development towards their optimal potential.

Page 8 of 14 | Total Record : 131