cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
ISSN : 23561483     EISSN : 26153904     DOI : -
Core Subject : Education,
PiJIES: PEDAGOGIK Journal of Islamic Elementary School is a peer-reviewed journal which is published by Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah IAIN Palopo. This Journal publishes manuscripts on research in Islamic education and elementary school. PiJIES features research novelties and significance for science advancement in any new development and advancement in the field of education. The scope of our journal includes child development, cognitive psychology, social science, math and natural education to school learning and teaching. This Journal publishes current original research studies that contain data about school and classroom processes in elementary or middle schools while occasionally publishing integrative research reviews and in-depth conceptual analyses of schooling.
Arjuna Subject : -
Articles 498 Documents
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan melalui Balok Cuisenaire pada Disabilitas Intelektual Ringan Maulida, Triyasinta; Budi, Setia; Efrina, Elsa; Mahdi, Arisul
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 3 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i3.9107

Abstract

Pembelajaran matematika pada peserta didik disabilitas intelektual ringan masih menghadapi kendala, khususnya dalam mengenal lambang bilangan, akibat keterbatasan kemampuan berpikir abstrak dan minimnya penggunaan media konkret. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran serta menganalisis peningkatan kemampuan mengenal lambang bilangan melalui penggunaan media balok Cuisenaire pada peserta didik disabilitas intelektual ringan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain spiral Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, melibatkan empat peserta didik kelas II SLB Negeri Tebo. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif menggunakan persentase pencapaian hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media balok Cuisenaire mampu meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan secara bertahap dan konsisten, ditandai dengan peningkatan persentase hasil belajar pada setiap siklus hingga seluruh peserta didik mencapai Kriteria Ketuntasan Tujuan Pembelajaran (KKTP) ≥ 70%. Selain meningkatkan hasil belajar, media ini juga berdampak positif terhadap keterlibatan, fokus, dan motivasi belajar peserta didik selama proses pembelajaran. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan media balok Cuisenaire sebagai alternatif media pembelajaran matematika yang efektif bagi peserta didik disabilitas intelektual ringan, khususnya pada materi bilangan dasar, serta perlunya penelitian lanjutan dengan subjek dan cakupan materi yang lebih luas.
Improving the Reading Ability of Student with Mild Intellectual Disability through Sight Word Intervention: A Single Case Ulya, Zakiah; Oktaviani, Cici; Fajar, Beny Al; WE, Asfi Yanti
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 3 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i3.9116

Abstract

Reading ability is crucial for academic success, yet students with mild intellectual disabilities often struggle with early reading components. This single-case study aimed to evaluate the effectiveness of a sight word intervention on the reading ability of an 11-year-old female student with Mild Intellectual Disability (MID). Employing a single-case experimental design, the intervention utilized structured direct instruction with a constant time delay technique and high-frequency flashcards for 2- and 3-syllable words across baseline, intervention, and post-intervention phases. Visual analysis of the data revealed significant improvements in the participant's ability to read both 2-syllable and 3-syllable words, characterized by substantial level increases, positive and consistent trends, low variability, and minimal overlap between phases. Notably, reading gains were retained post-intervention. These findings suggest that structured sight word intervention, focusing on repeated practice and word recognition automation, is an effective strategy for enhancing foundational reading skills in students with MID, offering valuable implications for inclusive education.
Efektivitas Model Pembelajaran Student Facilitator and Explaining terhadap Kemandirian Belajar Peserta Didik Aziz, Fikri; Khasanah, Uswatun; Rahmatika, Zahra
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 3 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i3.9166

Abstract

Penelitian ini didasari permasalahan yang terjadi di SMP PGRI 6 Bandar Lampung mengenai kemandirian belajar peserta didik khusus nya pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, maka dari itu peneliti mengambil model pembelajaran Student Facilitator and Explaining (SFE) untuk mengukur tingkat kemandirian belajar peserta didik tersebut. Dengan menggunakan metodologi kuantitatif dengan jenis model desain eksperimental dan instrumen berupa kuesioner yang diuji menggunakan uji T, normalitas dan reliabilitas di SPSS 25. Pendekatan pembelajaran SFE secara signifikan meningkatkan kemandirian belajar peserta didik, menutrut data penelitian. Analisis yang menggunakan baris pertama hasil uji T dianggap sah karena nilai signifikansi uji Levene sebesar 0,884 menunjukkan bahwa asumsi kesamaan varians terpenuhi. Dengan derajat kebebasan (df) = 50 dan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 (p< 0,05), nilai t sebesar 6,146 menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa pendekatan SFE mampu mendorong kemandirian belajar sebaik mungkin dan telah berhasil memotivasi peserta didik untuk lebih terlibat, percaya diri dan bertanggung jawab dalam proses belajar.
Penggunaan Aplikasi MARBEL untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Bilangan Anak Disabilitas Intelektual Ringan Sudaryatmi, Sudaryatmi; Nurhastuti, Nurhastuti; Ardisal, Ardisal; Mahdi, Arisul
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 3 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i3.9177

Abstract

Anak dengan disabilitas intelektual ringan sering mengalami kesulitan dalam memahami konsep matematika yang bersifat abstrak, khususnya kemampuan mengenal dan membilang bilangan, akibat keterbatasan kognitif dan rendahnya motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penerapan aplikasi MARBEL (Mari Belajar) dalam pembelajaran matematika serta menganalisis peningkatan kemampuan mengenal dan membilang bilangan 1–10 pada anak disabilitas intelektual ringan. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif yang dilaksanakan dalam dua siklus, melibatkan satu orang guru kelas dan tiga peserta didik kelas II dengan karakteristik disabilitas intelektual ringan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif menggunakan persentase pencapaian hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mengenal dan membilang bilangan secara bertahap pada setiap siklus, hingga seluruh peserta didik mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) ≥70 pada akhir siklus II. Temuan ini menunjukkan bahwa aplikasi MARBEL yang bersifat visual, auditori, dan interaktif efektif membantu anak disabilitas intelektual ringan memahami konsep bilangan secara lebih konkret. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan media pembelajaran digital berbasis aplikasi yang dikombinasikan dengan media konkret untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran matematika di pendidikan khusus.
Pengembangan Buku Interaktif Berbantuan Simulasi PhET-STEM Rangkaian Listrik: Peningkatan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Putri, Lola Aulia; Widiyono, Aan
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 9 No. 1 (2026): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v9i1.9266

Abstract

Keterbatasan ketersediaan media pembelajaran interaktif yang mengintegrasikan pendekatan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) masih menjadi hambatan dalam upaya meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku interaktif berbasis STEM yang terintegrasi dengan simulasi PhET pada materi rangkaian listrik guna meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa di SD Al Islam Pengkol. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang mencakup tahapan Analysis (analisis), Design (perancangan), Develop (pengembangan), Implement (implementasi), dan Evaluate (evaluasi). Subjek penelitian meliputi siswa kelas V dan guru IPAS. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui lembar validasi oleh ahli materi dan ahli media, angket respons siswa dan guru, serta tes keterampilan berpikir kritis, yang selanjutnya dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Hasil validasi menunjukkan bahwa buku interaktif yang dikembangkan berada pada kategori sangat layak. Selain itu, hasil uji coba menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada keterampilan berpikir kritis siswa setelah menggunakan buku interaktif berbantuan simulasi PhET. Dengan demikian, buku interaktif berbasis STEM ini direkomendasikan sebagai media pembelajaran yang efektif dalam mengintegrasikan konsep sains, teknologi, teknik, dan matematika secara kontekstual di tingkat sekolah dasar.
A TPACK-Based Analysis of Pre-service Primary Teachers' Understanding of Pancasila and Civic Education Sari, Venna Puspita; Juita, Dessy Norma; Farokhah, Laely
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 9 No. 1 (2026): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v9i1.9351

Abstract

The integration of pedagogy, content, and technology remains a key challenge in preparing pre-service primary teachers, particularly in Pancasila and Civic Education learning. This study aimed to explore the level of Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) mastery among pre-service primary teachers enrolled in the Learning Pancasila and Civic Education in Primary Schools course. The research employed a qualitative case study design involving six pre-service primary teachers from a university in Jakarta, selected through purposive sampling based on variations in mid-term academic achievement. Data were collected through semi-structured interviews, classroom observations, and document analysis, including teaching modules, student assignments, and evaluation results. The collected data were analysed using thematic analysis to identify patterns related to students' conceptual understanding, pedagogical competence, initial technology integration, and supporting and constraining factors in the learning process. The findings show that students generally demonstrated adequate content understanding of Pancasila and Civic Education; however, their pedagogical understanding was not yet well developed, particularly in selecting and applying appropriate learning approaches and models. Technology integration tended to focus on technical and media-related aspects rather than supporting pedagogical strategies, indicating limited TPACK integration. Several constraints, such as limited theoretical literacy and learning context challenges, influenced students' ability to integrate pedagogy, content, and technology coherently. This study suggests that teacher education programs need to strengthen pedagogical scaffolding and reflective learning experiences to support more effective TPACK development among pre-service primary teachers.
Implementasi Media Pembelajaran Word Shake dalam Melatih Kosakata Bahasa Inggris Siswa Sekolah Dasar Kelas II Hidayah, Refiana; Markhamah, Markhamah; Ambarwati, Ambarwati
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 9 No. 1 (2026): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v9i1.9236

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi media pembelajaran Word Shake dalam melatih penguasaan kosakata Bahasa Inggris siswa kelas II sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 87 siswa kelas II paralel di salah satu sekolah dasar di Kota Surakarta. Guru Bahasa Inggris berperan sebagai kolaborator dalam pelaksanaan penelitian. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data mencakup tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Word Shake dapat diimplementasikan dalam pembelajaran Bahasa Inggris kelas II. Proses pembelajaran berlangsung secara aktif, interaktif, dan menyenangkan. Siswa menunjukkan antusiasme tinggi, mampu bekerja sama dalam kelompok, serta berperan aktif dalam menyusun huruf menjadi kosakata. Implementasi media Word Shake juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan penguasaan kosakata siswa, baik dalam menyebutkan, memahami, maupun menjelaskan ciri-ciri kosakata yang dipelajari. Selain itu, penggunaan media Word Shake turut mengembangkan nilai kerja sama, tanggung jawab, dan keberanian siswa dalam pembelajaran. Dengan demikian, media Word Shake dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang efektif untuk melatih kosakata Bahasa Inggris siswa sekolah dasar.
Implementasi Strategi Cyber untuk Meningkatkan Kedisiplinan Santri Dipondok Pesantren Nurul Islam Zaenab, Silvia; Sundawa, Muhammad Yoga; Andriansyah, Doni
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 9 No. 1 (2026): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v9i1.9264

Abstract

Liburan santri bukan sekadar waktu bebas. Liburan menjadi kesempatan penting untuk membentuk karakter dan disiplin di pesantren. Pondok Pesantren Nurul Islam menerapkan strategi pengawasan digital. Pondok Pesantren Nurul Islam membentuk tim Cyber. Tim Cyber memantau perilaku santri saat pulang ke rumah. Penelitian ini menilai efektivitas strategi pengawasan digital dalam meningkatkan disiplin santri. Penelitian ini mengeksplorasi faktor psikologis dan biologis yang memengaruhi perilaku santri junior dan senior selama liburan. Penelitian ini memakai pendekatan kualitatif deskriptif dan mengumpulkan data lewat wawancara mendalam serta observasi partisipan. Wawancara mendalam dan observasi partisipan dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman. Analisis mengacu pada teori kognitif sosial Albert Bandura, menekankan determinisme timbal balik, efikasi diri, dan regulasi diri, serta menambahkan perspektif perkembangan biologis remaja. Temuan menunjukkan bahwa sistem pengawasan berbasis teknologi digital berfungsi sebagai kontrol eksternal. Sistem pengawasan berbasis teknologi digital mendorong santri menjadi lebih berhati-hati dalam perilaku santri, baik dalam interaksi sosial maupun penggunaan media digital. Namun, efektivitas ini belum sepenuhnya mampu menumbuhkan kontrol internal dan regulasi diri yang berkelanjutan, terutama pada santri senior yang masih dalam tahap perkembangan korteks prefrontal yang belum sepenuhnya matang secara biologis. Hal ini menunjukkan bahwa disiplin santri selama liburan lebih didorong oleh mekanisme pengawasan dan sanksi eksternal daripada motivasi intrinsik yang berasal dari kesadaran pribadi. Oleh karena itu, strategi pengawasan berbasis teknologi digital perlu diintegrasikan dengan pendekatan pembinaan psikologis dan biologis yang lebih holistik, guna mendukung perkembangan regulasi diri santri secara berkelanjutan dan mempertimbangkan kesejahteraan emosional serta potensi individu mereka.
Pengembangan Video Animasi IPAS Berbasis Critical Thinking Skill pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Syaifullah, Muhammad Ferdian; Ngazizah, Nur; Alfia, Nida; Hasyim, Nurul Izzatuh Zahra
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 9 No. 1 (2026): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v9i1.9302

Abstract

Pembelajaran di kelas IV SD Negeri Kemejing pada materi IPAS membutuhkan media pembelajaran karena siswa belum bisa berpikir secara abstrak sehingga pembelajaran di dalam kelas menjadi lebih bermakna. Tujuan penelitian ini untuk 1) mengembangkan video animasi IPAS berbasis critical thinking skill; 2) mengetahui kelayakan yang mencakup valid dan praktis pada video animasi IPAS berbasis critical thinking skill. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE yang terdiri dari analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek pada penelitian ini siswa kelas IV SD Negeri Kemejing berjumlah 23 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik analisis data kualitatif dan analisis data kuantitif sederhana. Hasil pada penelitian ini 1) mengembangkan video animasi IPAS berbasis critical thinking skill menggunakan model ADDIE; 2) video animasi IPAS berbasis critical thinking skill layak digunakan pada pembelajaran tingkat sekolah dasar hal ini berdasarkan hasil validasi dinyatakan sangat valid dengan skor 92,3%. Hasil kepraktisan menunjukan sangat praktis dengan skor 90% pada uji terbatas dan 94,2 pada uji luas. Penelitian ini menunjukan bahwa video animasi IPAS berbasis critical thinking skill yang dikembangkan menggunakan model ADDIE layak diterapkan untuk menggali critical thinking skill siswa pembelajaran di dalam kelas.
Pengembangan E-Modul Pembelajaran Etnomatematika Berbasis Gentala Arasy pada Materi Bangun Datar Kelas IV Sekolah Dasar Hawani, Hanifah Rozalia; Sastrawati, Eka; Hidayat, Akhmad Faisal
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 9 No. 1 (2026): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v9i1.9329

Abstract

Pembelajaran matematika di sekolah dasar masih cenderung bersifat abstrak dan kurang mengaitkan konsep dengan konteks budaya lokal, sehingga berdampak pada rendahnya pemahaman peserta didik terhadap materi bangun datar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-modul pembelajaran etnomatematika berbasis Gentala Arasy pada materi bangun datar untuk kelas IV Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri atas ahli materi, ahli desain, ahli bahasa, guru kelas IV, serta peserta didik kelas IV sekolah dasar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket validasi dan angket kepraktisan, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-modul yang dikembangkan memperoleh kategori valid hingga sangat valid berdasarkan penilaian ahli materi, desain, dan bahasa, serta kategori sangat praktis berdasarkan penilaian guru dan peserta didik pada uji coba kelompok kecil dan kelompok besar. Temuan ini menunjukkan bahwa E-modul pembelajaran etnomatematika berbasis Gentala Arasy layak digunakan sebagai bahan ajar pendukung pembelajaran matematika yang kontekstual dan bermakna di sekolah dasar. Penelitian ini merekomendasikan pengujian efektivitas E-modul pada skala yang lebih luas serta pengembangan E-modul etnomatematika pada materi matematika lainnya untuk memperkuat integrasi budaya lokal dalam pembelajaran.