cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
ISSN : 23561483     EISSN : 26153904     DOI : -
Core Subject : Education,
PiJIES: PEDAGOGIK Journal of Islamic Elementary School is a peer-reviewed journal which is published by Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah IAIN Palopo. This Journal publishes manuscripts on research in Islamic education and elementary school. PiJIES features research novelties and significance for science advancement in any new development and advancement in the field of education. The scope of our journal includes child development, cognitive psychology, social science, math and natural education to school learning and teaching. This Journal publishes current original research studies that contain data about school and classroom processes in elementary or middle schools while occasionally publishing integrative research reviews and in-depth conceptual analyses of schooling.
Arjuna Subject : -
Articles 498 Documents
Penguatan Kompetensi Bahasa Indonesia melalui Pendekatan Kearifan Lokal dan Nilai Keislaman: Tinjauan Literatur Sahabuddin, Dewi Hardiyanti; Edy, Khairunnisa
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 3 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i3.8556

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia masih menghadapi tantangan dalam mengembangkan kompetensi berbahasa yang komprehensif dan berkarakter pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis penguatan kompetensi Bahasa Indonesia melalui integrasi pendekatan kearifan lokal dan nilai keislaman berdasarkan telaah literatur. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan desain analisis tematik, melibatkan beragam sumber seperti jurnal, buku, dan laporan penelitian yang relevan; data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi, kategorisasi, dan sintesis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi menyimak, berbicara, membaca, dan menulis dapat ditingkatkan melalui pemanfaatan empat indikator kearifan lokal nilai-nilai lokal, bahasa dan budaya daerah, praktik dan tradisi, serta identitas dan sikap yang memberi konteks pembelajaran yang lebih dekat dengan kehidupan peserta didik. Selain itu, nilai keislaman, yang mencakup akhlak berbahasa, nilai Qur’ani dan Hadis, kepribadian spiritual, serta dimensi sosial keislaman, terbukti memperkuat karakter dan etika dalam penggunaan bahasa. Integrasi ketiga komponen tersebut menghasilkan hubungan sinergis yang memperkaya pengalaman belajar, membentuk sikap berbahasa santun, memperkuat identitas budaya dan religius, serta menumbuhkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan model pembelajaran Bahasa Indonesia yang secara sistematis mengintegrasikan budaya lokal dan nilai keislaman untuk meningkatkan literasi, karakter, dan relevansi pembelajaran di sekolah.
Pemanfaatan Loose Parts sebagai Media Pengembangan Dimensi Kreatif pada P5 dalam Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Amalia, Rina Rizki; Wiyani, Novan Ardy; Alimuddin, Johar; Yulio, Widana
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 3 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i3.7947

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk mendeskripsikan pemanfaatan loose parts sebagai media pengembangan dimensi kreatif pada P5 dalam kurikulum merdeka di kelas 1 SD Negeri 2 Tinggarjaya Jatilawang Banyumas. Loose parts dipandang bisa dijadikan sebagai media yang mudah didapat oleh para ssiwa sekaligus bisa digunakan sebagai media untuk membentuk kreativitas pada para siswa. Pada penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian lapangan. Data pada penelitian ini dikumpulkan mengguakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Kemudian data dianalisis menggunakan teknik analisis data model Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, display data dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa langkah-langkah yang dilakukan dalam memanfaatan loose parts sebagai media pengembangan dimensi kreatif pada P5 dalam kurikulum merdeka di kelas 1 SD Negeri 2 Tinggarjaya Jatilawang Banyumas antara lain:  Pertama, menyusun modul ajar Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan proyek bermain “Mendaur Ulang Botol Plastik Bekas menjadi Hasta Karya” pada tema “Gaya Hidup Berkelanjutan”. Kedua, mengimplementasi modul ajar yang telah disusun untuk mengembangkan dimensi kreatif pada siswa kelas 1. Implementasi modul ajar dilakukan melalui empat tahapan, yaitu: (1) kegiatan pengenalan; (2) kegiatan kontekstualisasi; (3) kegiatan aksi nyata; dan (4) kegiatian refleksi. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan bagi kepala sekolah dan para guru untuk menggunakan loose parts sebagai media pengembang dimensi kreatif pada siswa SD di kelas bawah yaitu kelas 1, 2 dan 3.
Pengaruh Literasi Digital dan Minat Belajar terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Ela, Neng; Marjo, Happy Karlina; Ramdhani, Sendi
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 3 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i3.8340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi digital dan minat belajar terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas 5 SD di Gugus 7 Kecamatan Cakung. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas 5 SD di Gugus 7 Kecamatan Cakung, dengan sampel sebanyak 156 siswa yang dipilih menggunakan teknik cluster sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer berupa angket literasi digital, angket minat belajar dan tes kemampuan berpikir kritis. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier sederhana dan regresi berganda, dengan uji-t untuk pengaruh parsial dan uji F untuk pengaruh simultan. Hasil uji-t menunjukkan bahwa literasi digital berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis dengan nilai t-hitung = 21,995 > t-tabel =1,65481 dan nilai signifikansi 0,001 < 0,05. Demikian pula minat belajar berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis dengan nilai t-hitung = 19,773 > t-tabel = 1,65481 dan nilai signifikansi 0,001 < 0,05. Hasil ini membuktikan bahwa semakin tinggi literasi digital dan minat belajar siswa, semakin baik pula kemampuan berpikir kritis yang dimiliki. Secara simultan, hasil uji F menunjukkan bahwa literasi digital dan minat belajar secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa, dengan nilai F hitung = 360,490 > F tabel = 3,06 dan signifikansi <0,001. Kesimpulan dari penelitian ini adalah literasi digital berfungsi sebagai keterampilan dasar yang membantu siswa dalam mengakses, mengevaluasi, dan mengolah informasi, sementara minat belajar menjadi pendorong motivasional untuk memanfaatkan keterampilan tersebut secara optimal.
Permainan Tradisional sebagai Praktik Pendidikan dan Kebudayaan dalam Proses Sosialisasi Anak di Masyarakat Pedesaan Himmawati, Aulia; Ningsih, Tutuk
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 3 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i3.8480

Abstract

Permainan tradisional merupakan praktik budaya yang dekat dengan anak-anak di masyarakat pedesaan. Permainan tradisional tidak hanya sebagai hiburan namun juga memiliki nilai budaya seperti nilai gotong royong, kerjasama, disiplin, kebersamaan, sportivitas, toleransi, empati, dan nilai pendidikan dilihat dari aspek kognitif, psikomotor, dan afektif. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis peran permainan tradisional sebagai nilai budaya dan pendidikan sebagai praktik sosialisasi anak di masyarakat pedesaan. Pendekatan penelitian menggunakan kualitatif deskriptif, dengan teknik dokumentasi dan dianalisis melalui reduksi, data display, dan triangulais data. Hasil temuan menunjukkan jika permainan tradisional dapat menjadi ruang belajar sosialisasi anak dengan perasaan gembira dan tanpa menggurui. Anak-anak melakukan interaksi sosial, komunikasi, internalisasi nilai budaya dan pendidikan. Meskipun tantangan modernisasi dan teknologi hadir sehingga dibutuhkan upaya revitalisasi dari stake holder pendidikan, pemerintah, dan masyarakat agar permainan tradisional tetap dapat berkontribusi terhadap kemampuan sosial anak dan nilai budaya toleransi, gotong royong, disiplin, empati, jujur, dan menghargai tetap dapat diwariskan sebagai karakter bangsa Indonesia.
Dampak Psikosomatis terhadap Konsentrasi Belajar dan Keterlibatan Siswa dalam Kegiatan Sekolah Kadir, Abdul; Athiyyah, Ayumi; Riska, Riska
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 3 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i3.8512

Abstract

Penelitian kualitatif ini bertujuan menganalisis secara mendalam dampak manifestasi gejala psikosomatis terhadap kualitas konsentrasi belajar dan tingkat keterlibatan siswa Sekolah Dasar (SD) dalam kegiatan sekolah. Subjek penelitian melibatkan siswa kelas atas (4-6) yang mengalami gejala psikosomatis, serta guru dan orang tua sebagai informan pendukung. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gejala psikosomatis yang umum terjadi, seperti sakit kepala berulang, sakit perut, dan kelelahan kronis, berfungsi sebagai distraktor internal yang kuat, menyebabkan penurunan signifikan pada kualitas konsentrasi siswa. Gejala fisik ini menghambat pemrosesan kognitif, membuat siswa sulit fokus dan mencerna materi pelajaran. Selain itu, kelelahan dan lemas memicu penurunan keterlibatan emosional dan perilaku, yang termanifestasi dalam kurangnya semangat, menarik diri dari interaksi sosial, dan terhambatnya kelancaran program sekolah. Temuan kunci lainnya adalah perbedaan pemaknaan gejala di antara pihak terkait. Siswa cenderung memaknainya sebagai sakit fisik biasa, guru menafsirkannya sebagai masalah disiplin atau kurang manajemen waktu, sementara orang tua melihatnya sebagai masalah ketahanan atau nutrisi. Perbedaan interpretasi ini mengakibatkan strategi penanganan yang tidak terpadu hanya fokus pada solusi fisik (obat/istirahat) tanpa mengatasi akar penyebab psikologis (stres dan kecemasan). Oleh karena itu, penelitian ini menyimpulkan perlunya intervensi yang berorientasi pada kesehatan mental dan dukungan terpadu dari sekolah dan keluarga untuk mengatasi psikosomatis pada siswa Sekolah Dasar.
Peran Lembaga Pendidikan dalam Membentuk Transformasi Sosial Prespektif Sosiologi Pendidikan Jati, Mushthofa Hidayat; Ningsih, Tutuk; Yahya, Slamet
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 3 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i3.8653

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran lembaga pendidikan dalam membentuk transformasi sosial ditinjau dari perspektif sosiologi pendidikan. Pendidikan dipandang sebagai institusi sosial yang berfungsi tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai, norma, dan budaya yang berpengaruh terhadap perubahan sosial masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan kepustakaan, di mana data diperoleh melalui analisis literatur, buku, dan jurnal ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembaga pendidikan memiliki peran strategis sebagai agen sosialisasi, mobilitas sosial, dan inovasi budaya. Melalui proses pendidikan, individu tidak hanya mengalami peningkatan kapasitas intelektual, tetapi juga kesadaran sosial yang mendorong partisipasi aktif dalam pembangunan masyarakat. Pendidikan juga berfungsi sebagai mekanisme reproduksi nilai yang menjaga stabilitas sosial sekaligus menjadi sarana perubahan menuju tatanan sosial yang lebih adaptif dan inklusif. Dengan demikian, pendidikan memiliki posisi sentral dalam membentuk struktur sosial yang dinamis, berkeadilan, dan berorientasi pada kemajuan peradaban manusia.
Problematika Pendidikan Karakter di Tengah Arus Modernitas Wahid, Abdur; Ningsih, Tutuk; Yahya, M. Slamet
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 3 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i3.8654

Abstract

Pendidikan karakter merupakan inti dari fungsi pendidikan yang bertujuan membentuk pribadi berakhlak, beretika, dan bertanggung jawab sosial, namun di era modernisasi digital fungsi ini menghadapi tantangan serius berupa degradasi moral, meningkatnya individualisme, serta kesenjangan sosial-digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis problematika pendidikan karakter di tengah arus modernisasi digital melalui perspektif sosiologi pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka, di mana data diperoleh dari literatur berupa buku, jurnal ilmiah, artikel penelitian, dan dokumen akademik, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modernisasi digital memperlemah kontrol sosial, menggeser nilai kolektif menjadi pragmatis, serta menimbulkan reproduksi sosial akibat ketimpangan akses teknologi. Analisis teori Durkheim, Marx, dan Mead menegaskan bahwa pendidikan karakter harus dipandang sebagai mekanisme sosial yang terintegrasi dengan perubahan masyarakat modern. Strategi yang direkomendasikan meliputi penguatan kultur sekolah melalui pembiasaan positif dan keteladanan guru, kolaborasi Tri Pusat Pendidikan antara sekolah, keluarga, dan masyarakat, pengembangan literasi digital beretika, serta peningkatan kompetensi guru sebagai teladan moral dan agen literasi digital. Dengan sinergi nilai religius, sosial, dan digital, pendidikan karakter diharapkan mampu menjadi benteng moral yang menyiapkan generasi muda adaptif menghadapi arus modernitas.
Pengaruh Penggunaan Media Komik terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Peserta Didik pada Kelas V Sekolah Dasar Barokah, Tetty; Sofwan, Muhammad; Budiono, Hendra
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 3 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i3.8672

Abstract

Penelitian ini difokuskan untuk mengidentifikasi sejauh mana pemanfaatan media komik mampu memengaruhi motivasi belajar, hasil belajar, serta pengaruh keduanya secara bersamaan pada siswa kelas V dalam pembelajaran Matematika. Pendekatan kuantitatif diterapkan dalam penelitian ini dengan desain quasi experiment tipe Nonequivalent Control Group Design, melibatkan dua kelompok kelas, yaitu kelas eksperimen (n = 34) dan kelas kontrol (n = 30). Instrumen penelitian berupa angket motivasi belajar dan tes hasil belajar diberikan pada tahap pretest maupun posttest. Analisis data dilakukan dengan menggunakan independent-samples t-test untuk menilai pengaruh parsial, sedangkan MANOVA digunakan untuk menilai pengaruh simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media komik memberikan pengaruh yang signifikan terhadap motivasi dan hasil belajar siswa, ditandai dengan nilai posttest kelas eksperimen yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Secara bersamaan, media komik juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap kedua variabel tersebut.
Digital Teaching Reinvented: The Effectiveness of AI-Based and IFP-Based Interactive Media in Improving Teacher Competence Dewantara, Brezto Asagi; Eka Cahya Sari Putra; Nurmahmudah, Fitri
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 3 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i3.8675

Abstract

Digital transformation in education requires teachers to have competencies that are not only technically strong, but also adaptive and creative in utilizing smart technologies. This study aims to analyze the effectiveness of "Digital Teaching Reinvented" training that integrates the use of Artificial Intelligence (AI) and Interactive Flat Panel (IFP)-based media in improving teachers' digital competence. The research design used a one-group pre-post test involving 32 teachers who participated in intensive training based on direct practice and media co-creation. Data was collected through competency evaluation instruments covering three main domains: AI-based media competence, IFP media competency and attitudes, and overall digital competence. Data analysis was carried out using a paired sample t-test, Wilcoxon test, and effect size calculation. The results of the study showed a significant increase in all competency domains. AI-based media competence increased from an average of 43.81 to 63.56 (p < 0.001; d = 1.50), IFP media competence and attitudes increased from 110.00 to 173.44 (p < 0.001; d = 2.16), while total digital competence increased from 76.91 to 118.50 (p < 0.001; d = 2.03). This improvement confirms that training that combines AI media design and IFP operation is able to strengthen technical skills, pedagogical readiness, and teachers' attitudes towards learning technology. These findings also show that integrative training models can accelerate teachers' ability to design innovative, interactive, and student-centered learning. This research provides theoretical and practical contributions through empirical evidence that AI–IFP integration-based training can be an effective strategy to improve teachers' digital competencies in the era of smart learning. This training model is recommended as an approach that can be replicated in various educational contexts to strengthen teachers' readiness to face the challenges of sustainable digital transformation.
Pengembangan Media Pembelajaran Augmented Reality pada Pembelajaran IPS Materi Keberagaman Budaya di Sekolah Dasar Dewi, Dinie Anggraeni; Rustini, Tin; Komariah, Komariah; Buldani, Asep Anggi; Somantri, Diki; Adriansyah, Muhammad Irfan
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 3 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i3.8678

Abstract

Pembelajaran IPS di sekolah dasar seringkali dianggap membosankan karena sifat materinya yang abstrak, terutama pada topik keberagaman budaya, sehingga berdampak pada rendahnya keterlibatan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) pada materi keberagaman budaya. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media AR dinyatakan "Sangat Layak" oleh ahli materi (90%) dan ahli media (91%). Uji coba pada pengguna menunjukkan respon siswa sebesar 96% dan respon guru sebesar 100%, serta nilai rata-rata evaluasi siswa mencapai skor sempurna 100. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa media AR mampu memberikan pengalaman belajar imersif yang menjembatani konsep budaya yang abstrak menjadi konkret bagi siswa sekolah dasar.