cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
ISSN : 23561483     EISSN : 26153904     DOI : -
Core Subject : Education,
PiJIES: PEDAGOGIK Journal of Islamic Elementary School is a peer-reviewed journal which is published by Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah IAIN Palopo. This Journal publishes manuscripts on research in Islamic education and elementary school. PiJIES features research novelties and significance for science advancement in any new development and advancement in the field of education. The scope of our journal includes child development, cognitive psychology, social science, math and natural education to school learning and teaching. This Journal publishes current original research studies that contain data about school and classroom processes in elementary or middle schools while occasionally publishing integrative research reviews and in-depth conceptual analyses of schooling.
Arjuna Subject : -
Articles 486 Documents
Peran Supervisi Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran pada Implementasi Kurikulum Merdeka Nurjanah, Alya Rifa; Sutopo, Anam; Anif, Sofyan
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 3 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i3.8680

Abstract

Meningkatkan mutu pembelajaran, terutama di era Kurikulum Merdeka yang menuntut guru lebih kreatif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik. Melalui penelitian ini, penulis ingin menjelaskan peran kepala sekolah dalam menjalankan supervisi serta kontribusinya terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di SD Negeri Sanggrahan Kota Surakarta. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif riset ini dirancang sebagai studi kasus dan mencakup keterlibatan kepala sekolah sebagai subjek utama, penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, serta penelaahan berbagai dokumen. Selanjutnya, analisis mengacu pada langkah-langkah Miles dan Huberman, yaitu mereduksi data, menampilkan data, kemudian menarik kesimpulan. Dari proses tersebut diperoleh hasil bahwa supervisi dilaksanakan secara terencana dan dialogis melalui tahap konsultasi awal, observasi kelas, umpan balik, serta tindak lanjut yang berkesinambungan. Supervisi berperan penting dalam membantu guru memperbaiki strategi pembelajaran, meningkatkan kreativitas, dan menyesuaikan praktik mengajar dengan prinsip Kurikulum Merdeka. Selain itu, supervisi juga berkontribusi pada pengembangan profesional guru dan penguatan budaya reflektif di sekolah. Penelitian ini merekomendasikan agar supervisi kepala sekolah diperkuat melalui pelibatan lebih banyak guru dalam proses refleksi, peningkatan pelatihan kompetensi pedagogik, serta pengembangan mekanisme supervisi yang lebih kolaboratif dan berkelanjutan untuk mendukung peningkatan mutu pembelajaran secara lebih optimal.
Self-Efficacy dan Strategi Pemecahan Masalah Matematika Siswa Sekolah Dasar: Studi Kasus di Kelas IV Mustofa, Rusli Dedi; Danuri, Danuri
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 3 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i3.8710

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan self-efficacy bisa memengaruhi dan memodulasi pemilihan, pelaksanaan, dan ketekunan strategi siswa selama proses pemecahan masalah matematika kelas IV SD Muhammdiyah Ambarbinangun. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data pada penelitian ini melalui observasi, wawancara, angket self-efficacy, dan tes pemecahan masalah. Teknik analisis data melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola startegi pemecahan masalah berdasarkan kategori self-efficacy. Sedangkan, keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Hasil menunjukkan bahwa siswa dengan self-efficacy tinggi secara konsisten menerapkan strategi proaktif, sistematis, dan berorientasi pada tugas. Sementara, kelompok sedang menunjukkan pola perilaku yang fluktuatif mampu memulai tugas, namun keyakinan diri mereka mudah runtuh ketika menghadapi hambatan. Sebaliknya, individu dengan self-efficacy rendah mengadopsi strategi yang pasif, reaktif, dan berfokus pada penghindaran yang menyebabkan kegagalan total di tahap awal pemecahan masalah.
Peran Komunitas Belajar Guru dalam Mendukung Inovasi Platform Pembelajaran Digital di Sekolah Dasar Rahman, Fadhilla; Hariandi, Ahmad; Putri, Andi Gusmaulia Eka
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 3 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i3.8728

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut sekolah dasar untuk mengimplementasikan pembelajaran berbasis platform digital, namun keterbatasan kompetensi guru dan pendampingan profesional masih menjadi kendala dalam penerapannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunitas belajar guru dalam mendukung inovasi platform pembelajaran digital di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di SDN 13/I Muara Bulian, dengan subjek penelitian meliputi kepala sekolah, ketua komunitas belajar guru, dan guru-guru yang terlibat aktif dalam komunitas belajar. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas belajar guru berperan sebagai sarana pengembangan kompetensi profesional guru, media difusi dan pendampingan inovasi pembelajaran digital, serta penguat kolaborasi dan keberlanjutan praktik pembelajaran berbasis teknologi. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan optimalisasi komunitas belajar guru intra-sekolah sebagai strategi berkelanjutan dalam mendukung transformasi pembelajaran digital di sekolah dasar.
Pemetaan Program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat terhadap Pembentukan Karakter Siswa di Sekolah Dasar Ramadhani, Khalisya Azzura; Sofwan, Muhammad; Risdalina, Risdalina
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 3 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i3.8743

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kedisiplinan, tanggung jawab, serta kepedulian sosial siswa sekolah dasar sehingga diperlukan program pembiasaan yang terstruktur untuk memperkuat karakter sejak dini. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan Program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di sekolah dasar sebagai rumusan masalah pertama. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain survei, melibatkan 716 siswa dari lima sekolah dasar di Kota Jambi. Data dikumpulkan melalui kuesioner 49 item dan dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif serta PLS-SEM untuk melihat kualitas instrumen dan gambaran pelaksanaan program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang meliputi kebiasaan bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat telah terlaksana dengan kategori baik di kelima sekolah, ditandai dengan konsistensi pembiasaan harian melalui buku jurnal dan dukungan guru dalam kegiatan rutin. Tiga kebiasaan yang paling konsisten diterapkan adalah beribadah, gemar belajar, dan bermasyarakat, sedangkan kebiasaan makan sehat serta tidur cepat menjadi aspek yang paling rendah keterlaksanaannya. Temuan ini merekomendasikan perlunya pelibatan lebih besar dari orang tua serta peningkatan monitoring guru untuk memastikan pembiasaan berlangsung konsisten baik di sekolah maupun di rumah. Secara keseluruhan, pelaksanaan program menunjukkan arah positif sebagai dasar pembentukan karakter siswa.
Peran Program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dalam Membentuk Kemandirian dan Tanggung Jawab Siswa Hidayah, Refiana; Wulandari, Tri Mitalia Endah; Ayuningsih, Tinaningrum; Nurjanah, Alya Rifa; Wulandari, Murfiah Dewi; Darsinah, Darsinah
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 3 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i3.8756

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam membentuk kemandirian dan tanggung jawab peserta didik di sekolah dasar. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain embedded single case study, penelitian dilakukan di SD Negeri Sanggrahan pada semester genap tahun ajaran 2025/2026. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PHBS berkontribusi signifikan dalam membentuk perilaku mandiri dan bertanggung jawab pada siswa melalui pembiasaan rutin, keteladanan guru, integrasi dalam pembelajaran, dan dukungan fasilitas sekolah. Siswa mampu melakukan berbagai praktik PHBS secara mandiri, seperti mencuci tangan, menjaga kebersihan diri, membuang sampah pada tempatnya, serta melaksanakan piket kelas. Pengetahuan siswa, pembiasaan, keteladanan guru, dan kebijakan sekolah menjadi faktor yang memperkuat internalisasi perilaku sehat. Temuan ini menegaskan bahwa PHBS tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan sekolah, tetapi juga merupakan sarana strategis dalam pembentukan karakter peserta didik.
Keterlibatan Siswa pada Pembelajaran berbasis Platform Pembelajaran Digital di Sekolah Dasar Farazwati, Adinda; Hariandi, Ahmad; Risdalina, Risdalina
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 3 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i3.8777

Abstract

Perkembangan teknologi digital dalam pendidikan menuntut guru mengintegrasikan platform interaktif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan keterlibatan siswa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk keterlibatan siswa pada dimensi perilaku, emosional, dan kognitif dalam pembelajaran yang memanfaatkan platform digital di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang melibatkan guru dan siswa kelas IVa SD Negeri 13/I Muara Bulian sebagai subjek penelitian. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan/verifikasi kesimpulan secara berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi media digital seperti Canva, Wordwall, QR Code, dan Quizizz mampu meningkatkan keterlibatan perilaku melalui keaktifan, perhatian, dan penyelesaian tugas; memperkuat keterlibatan emosional melalui antusiasme, kenyamanan, dan ketertarikan siswa; serta mendorong keterlibatan kognitif meskipun masih bersifat situasional dan bergantung pada arahan guru. Berdasarkan temuan tersebut, direkomendasikan agar guru merancang aktivitas digital yang lebih menstimulasi eksplorasi mandiri dan pemikiran tingkat tinggi, serta penelitian selanjutnya melibatkan sampel yang lebih luas agar gambaran keterlibatan siswa dalam pembelajaran digital dapat diperoleh secara lebih komprehensif.
Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Implementasi Platform Pembelajaran Digital di Sekolah Dasar Paturrahman, Aprian; Hariandi, Ahmad; Sholeh, Muhammad
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 3 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i3.8809

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kepemimpinan Kepala Sekolah dalam implementasi platform pembelajaran digital di SDN 14/I Sungai Baung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan fenamenologi, melibatkan Kepala Sekolah, guru kelas, dan operator sekolah sebagai informan kunci. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepala Sekolah memiliki peran penting dalam tiga aspek utama: perencanaan, pengorganisasian, dan pengawasan. Pada tahap perencanaan, Kepala Sekolah merumuskan visi digital sekolah serta memetakan kebutuhan sarana dan kompetensi guru. Pada tahap pengorganisasian, Kepala Sekolah mengelola sumber daya manusia dan fasilitas teknologi, namun masih menghadapi kendala terkait literasi digital guru dan infrastruktur yang belum optimal. Pada aspek pengawasan, Kepala Sekolah melakukan monitoring rutin untuk memastikan implementasi platform digital berjalan sesuai tujuan pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan Kepala Sekolah sudah berada pada arah yang tepat, namun keberhasilan implementasi digital memerlukan dukungan berkelanjutan berupa peningkatan kompetensi guru dan penguatan fasilitas teknologi.
Strategi Manajemen Perubahan Guru dalam Optimalisasi Penggunaan Platform Pembelajaran Digital di Sekolah Dasar Maharani, Jihan; Hariandi, Ahmad; Putri, Andi Gusmaulia Eka
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 3 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i3.8836

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tuntutan transformasi digital dalam pembelajaran sekolah dasar yang belum diimbangi dengan perencanaan dan pengelolaan perubahan secara sistematis oleh guru. Guru sebagai agen perubahan masih menghadapi keterbatasan dalam perencanaan, pengembangan kompetensi, serta pemanfaatan platform pembelajaran digital secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen perubahan guru dalam mengoptimalkan penggunaan platform pembelajaran digital di SD Negeri 13/I Muara Bulian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan model analisis studi kasus menurut Yin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan penggunaan platform pembelajaran digital belum terintegrasi dalam kebijakan sekolah dan masih bersifat individual, bergantung pada inisiatif guru, kesiapan siswa, serta ketersediaan perangkat. Pengembangan kompetensi guru juga belum terstruktur, karena pelatihan digital bersifat insidental dan belum menjadi fokus utama dalam kegiatan komunitas belajar. Pemanfaatan platform digital lebih didasarkan pada persepsi kemanfaatan dan kemudahan penggunaan, sehingga variasi penggunaan antar kelas cukup signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa sekolah masih berada pada tahap awal perubahan (unfreezing), di mana kesadaran akan pentingnya teknologi sudah terbentuk, namun belum didukung oleh visi, strategi, dan kebijakan perubahan yang jelas. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan perlunya penguatan kebijakan sekolah, perencanaan strategis, serta pengembangan kompetensi guru secara berkelanjutan agar transformasi digital pembelajaran dapat berjalan efektif dan berkelanjutan di sekolah dasar.
Eksplorasi Etnosains Kerajinan Tangan Sungai Penuh untuk Literasi Sains Siswa Berbasis Budaya Lokal Putri, Sindy Levina; Syahrial, Syahrial; Rosmalinda, Desy
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 3 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i3.9057

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang terkandung dalam proses pembuatan kerajinan anyaman daun pandan khas Kota Sungai Penuh, mengidentifikasi nilai-nilai etnosains yang terdapat dalam praktik tradisional tersebut, serta mengetahui pandangan guru terhadap potensi penerapan nilai etnosains dalam pembelajaran IPA sebagai sumber literasi sains siswa sekolah dasar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembelajaran IPA yang kontekstual dan terintegrasi dengan budaya lokal guna meningkatkan pemahaman serta apresiasi siswa terhadap sains dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas pengrajin anyaman daun pandan dan guru sekolah dasar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembuatan kerajinan anyaman daun pandan Kota Sungai Penuh mengandung konsep IPA yang relevan dengan Capaian Pembelajaran (CP) IPA Fase B, meliputi pemanfaatan sumber daya alam, dan gaya. Selain itu, kerajinan tersebut memuat nilai-nilai etnosains berupa pengetahuan empiris, proses ilmiah tradisional, nilai ekologis, nilai sosial, nilai karakter, serta pewarisan pengetahuan secara turun-temurun. Guru memandang bahwa integrasi nilai etnosains dari kerajinan anyaman daun pandan berpotensi meningkatkan literasi sains siswa serta menjadikan pembelajaran IPA lebih kontekstual dan bermakna. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa kerajinan anyaman daun pandan Kota Sungai Penuh memiliki potensi yang kuat untuk dimanfaatkan sebagai sumber belajar IPA berbasis etnosains dalam pembelajaran di sekolah dasar.
Manajemen Pembelajaran Al-Qur’an Metode Ummi di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Umamah, Rochmatul; Istikomah, Istikomah
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 3 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i3.9069

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan pengelolaan pembelajaran Al-Qur’an yang lebih terarah dan bermutu di sekolah dasar Islam, terutama karena praktik di lapangan masih menghadapi keterbatasan waktu, metode yang belum menarik, serta tantangan dalam menjaga konsistensi mutu bacaan siswa. Penelitian ini bertujuan menggambarkan bagaimana manajemen pembelajaran Al-Qur’an metode Ummi dilaksanakan di MI Muhammadiyah 2 Kedungbanteng melalui empat tahapan utama. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan telaah dokumen, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran disusun secara kolaboratif dan mengacu pada pedoman resmi metode Ummi, pengorganisasian berjalan melalui pembagian tugas yang jelas, pelaksanaan mengikuti tahapan baku metode Ummi dengan penyesuaian pada kondisi siswa, dan evaluasi dilakukan secara berkelanjutan melalui penilaian harian, EBTA, serta supervisi internal maupun eksternal. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan program sangat dipengaruhi oleh kesiapan guru, kelengkapan sarana, serta konsistensi pembinaan. Penelitian ini berimplikasi pada pentingnya penguatan kapasitas pendidik, ketersediaan fasilitas pendukung, serta perlunya supervisi yang lebih intensif agar standar mutu pembelajaran Al-Qur’an dapat dipertahankan di setiap kelas. Temuan ini dapat menjadi rujukan bagi lembaga pendidikan Islam yang ingin memperbaiki pengelolaan pembelajaran Al-Qur’an secara lebih efektif dan berkesinambungan.