cover
Contact Name
hijrah
Contact Email
balimau24@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
skalakesehatan2016@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Skala Kesehatan
ISSN : 2087152x     EISSN : 26152126     DOI : -
Core Subject : Health, Social,
The Journal article contains the results of several studies in science Nursing, Midwifery, Dental Nursing, Nutrition Sciences, Environmental Health, Health Analysts,Medical Records and Health Information provided on the results of public service to the science of education and health management. Other.
Arjuna Subject : -
Articles 213 Documents
KORELASI PERILAKU MEROKOK DENGAN DERAJAT HIPERTENSI PADA PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS WILAYAH KERJA DINAS KESEHATAN BANJARBARU Yeni Mulyani; Zaenal Arifin; Marwansyah Marwansyah
Jurnal Skala Kesehatan Vol 5 No 2 (2014): JURNAL SKALA KESEHATAN
Publisher : Politeknik Kementerian Kesehatan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.862 KB) | DOI: 10.31964/jsk.v5i2.21

Abstract

Penyakit degeneratif yang paling banyak menimbulkan kematian adalah penyakit kardiovaskuler menduduki urutan pertama penyebab kematian di Indonesia. Hampir 25% dari seluruh kematian di Indonesia disebabkan oleh penyakit ini. Hipertensi merupakan faktor risiko utama kematian karena gangguan kardiovaskuler terdapat pada 14% penduduk Indonesia. Banyak faktor risiko yang menimbulkan hipertensi diantaranya kebiasaan atau gaya hidup seperti merokok, minum alkohol, makanan berlemak. Merokok merupakan salah satu kebiasaan yang lazim ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ingin mengetahui korelasi antara  perilaku merokok dengan derajat hipertensi pada penderita Hipertensi di Puskesmas Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Banjarbaru.Penelitian  merupakan penelitian korelasional, dengan rancangan Crossectional .Variabel penelitian ini adalah perilaku merokok dan derajat Hipertensi. Subjek penelitian penderita hipertensi yang berobat di Puskesmas wilayah kerja Dinkes Banjarbaru yang memenuhi kriteria yaitu terdiagnosis Hipertensi setelah dilakukan pengukuran tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan atau  diastolic ≥90 mmHg, berusia di atas 21-50 tahun. Sampling menggunakan teknik aksidental sampling. Pengumpulan data  untuk mengukur perilaku merokok   menggunakan Kuesioner sedangkan derajat hipertensi dilakukan  melalui pengukuran biofisiologis. Data dianalisis secara deskriptif analitik. Data univariat menggunakan tabel distribusi frekuensi sedangkan  data bivariat menggunakan uji Chi SquareHasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku merokok pada penderita Hipertensi di Puskesmas wilayah kerja Dinkes Banjarbaru menunjukkan bahwa sebagian besar dalam kategori tidak merokok 62,35% dengan derajat hipertensi sebagian besar dalam kategori sedang (Tekanan Darah antara 160-179 untuk Sistole dan  100-109 untuk Diastole) yaitu 47,06%. Analisis bivariat menunjukkan tidak ada hubungan antara perilaku merokok dengan peningkatan derajat hipertensi.Diperlukan sosialisasi tentang gejala, faktor resiko, pengobatan hipertensi  dan pencegahan komplikasi melalui media cetak maupun elektronik kepada masyarakat khususnya di wilayah kerja Dinkes Banjarbaru.Kata Kunci: Perilaku Merokok, Derajat Hipertensi 
STUDI DESKRIPTIF PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG PASUNG PADA KLIEN GANGGUAN JIWA BERDASARKAN KARAKTERISTIK DEMOGRAFI DI DESA SUNGAI ARPAT KECAMATAN KARANG INTAN KABUPATEN BANJAR Syarniah Syarniah; Akhmad Rizani; Elprida Sirait
Jurnal Skala Kesehatan Vol 5 No 2 (2014): JURNAL SKALA KESEHATAN
Publisher : Politeknik Kementerian Kesehatan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.545 KB) | DOI: 10.31964/jsk.v5i2.22

Abstract

Gangguan kesehatan jiwa memberikan dampak sosial yang cukup serius seperti penolakan, pengucilan dan diskriminasi, salah satunya dalam bentuk pemasungan atau pasung. Data Riskesdas tahun 2013 kasus pasung terjadi lebih banyak di daerah pedesaan yaitu sebanyak 18,2% bila dibandingkan dengan di daerah perkotaan. Data  di Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum Provinsi Kalimantan Selatan bahwa sepanjang tahun 2013 terdapat 49 kasus pemasungan di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, salah satunya terdapat di Desa Sungai Arafat Karang Intan. Hal ini belum sejalan dengan program pemerintah untuk menuju Indonesia bebas pasung tahun 2014. Oleh karena itu perlu peran aktif keluarga maupun masyarakat dalam penanganan masalah ini.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat tentang pasung pada klien gangguan jiwa di Desa Sungai Arpat Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar.Penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh kepala keluarga yang tercatat sebagai warga desa Sungai Arpat Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar yang berjumlah 351 KK dengan besar sampel 187 KK. Teknik sampling adalah teknik snowball sampling dengan media kuesionser. Analisa data yang digunakan adalah distribusi frekuensi.Hasil penelitian menunjukkan  persepsi masyarakat tentang pasung pada klien gangguan jiwadi Desa Sungai Arpat Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar pada kategori tidak mendukung 47 orang (32%), kurang mendukung  95 orang (64,6%), dan  mendukung  5 orang (3,4%). Berdasarkan usia masyarakat yang berusia  ≤ 20 tahun paling  banyak mempunyai persepsi  kurang mendukung 5 orang (83,3 %), masyarakat yang berusia 21-55 tahun  paling banyak mempunyai persepsi kurang mendukung sebanyak 63 orang (61,2 %), dan masyarakat yang berusia  > 55 tahun paling banyak juga mempunyai persepsi kurang mendukung sebanyak 27 orang (71,1 %). Berdasarkan jenis kelamin masyarakat dengan jenis kelamin laki-laki mempunyai persepsi kurang mendukung  sebesar 68 orang (58,1 %), dan jenis kelamin perempuan paling banyak mempunyai persepsi kurang mendukung sebanyak 27 orang (90 %). Berdasarkan pendidikan masyarakat dengan pendidikan tidak sekolah sampai SMA paling banyak mempunyai persepsi kurang mendukung, dan masyarakat dengan pendidikan perguruan  tinggi paling banyak mempunyai persepsi tidak mendukung 8 orang (72,7 %). Berdasarkan pekerjaan masyarakat yang tidak bekerja paling banyak mempunyai persepsi kurang mendukung sebanyak 28 orang (80 %), pekerjaan sebagai swasta paling banyak mempunyai persepsi kurang mendukung sebanyak 65 orang (63,1 %0, dan pekerjaan sebagai PNS paling banyak mempunyai pesepsi tidak mendukung sebanyak 7 orang (77,8 %).Upaya yang dapat dilakukan untuk memperbaiki persepsi masyarakat  yang masih kurang mendukung tindakan pasung dengan cara mengoptimalkan pemberian informasi melalui penyuluhan kesehatan yang berkaitan dengan penanganan klien gangguan jiwa di masyarakat.                                                                                            Kata kunci       : persepsi, pasung, gangguan jiwa, masyarakat.
PENGARUH ROKOK TERHADAP BERAT BADAN BAYI BARU LAHIR DI RSUD BANJARBARU Mahdalena Mahdalena; Endang Sri P Ningsih; Sugian Noor
Jurnal Skala Kesehatan Vol 5 No 2 (2014): JURNAL SKALA KESEHATAN
Publisher : Politeknik Kementerian Kesehatan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.411 KB) | DOI: 10.31964/jsk.v5i2.23

Abstract

Wanita hamil yang merokok atau terpapar asap rokok (perokok pasif), berisiko lebih besar mengalami keguguran atau melahirkan bayi dengan berat badan rendah dan mudah terinfeksi. Rumah Sakit Umum Daerah Banjarbaru tercatat jumlah ibu yang melahirkan pada tahun 2012  sebanyak 512 ibu dengan kasus BBLR sebanyak 103 bayi. Dari ibu hamil yang pernah melahirkan BBLR ada suami atau anggota keluarga yang merokok di rumah atau perokok pasif (80%).Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh rokok terhadap  berat badan lahir dari ibu hamil perokok aktif, perokok pasif dan tidak perokok di RSUD Banjarbaru. Metode observasional dengan rancangan penelitian retrospektif digunakan.Tempat penelitian di RSUD Banjarbaru, pengambilan sampel menggunakan purposive sampling.Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden adalah perokokpasif yaitu 42 orang (67,4%) ada juga perokok aktif sebanyak 3 orang (3,4%). Berat badan lahir bayi yang dilahirkan di RSUD Banjarbaru pada bulan September 2013 sebagian besar normal yaitu 52 orang (77,6%) tetapi masih ada yang berat badan lahir kurang sebanyak 12 orang (17,9%) Analisa bivariat menggunakan uji statistic Kruskal Wallis dengan taraf signifikasi α 0,05 ternyata tidak ada pengaruh rokok terhadap berat badan lahir dari ibu hamil perokok aktif, perokok pasif maupun tidak perokok. Disarankan bagi ibu hamil untuk menghindari asap rokok. Key word : BBL, kebiasaan merokok
HUBUNGAN GAYA HIDUP DENGAN HIPERTENSI PADA PENGUNJUNG PUSKESMAS TELUK DALAM BANJARMASIN Alfian Yusuf; Fathurrahman Fathurrahman; Magdalena Magdalena
Jurnal Skala Kesehatan Vol 6 No 1 (2015): JURNAL SKALA KESEHATAN
Publisher : Politeknik Kementerian Kesehatan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.23 KB) | DOI: 10.31964/jsk.v6i1.24

Abstract

Hipertensi adalah suatu gangguan pada sistem peredaran darah, yaitu apabila tekanan darah pada saat jantung brkontraksi (sistol) sebesar 140 mmHg dan tekanan darah pada saat otot jantung rileks (diastol) sebesar 90 mm Hg. Penyebab hipertensi adalah keturunan, umur, jenis kelamin, kegemukan (makan berlebih), kurang olahraga, stress, konsumsi garam berlebih, pengaruh lain : kafein, merokok, konsumsi alkohol, minum obat-obatan. Hipertensi atau yang lebih dikenal dengan nama penyakit darah tinggi merupakan suatu keadaan di mana terjadi peningkatan tekanan darah di atas ambang batas normal yaitu 120/80mmHg. Batas tekanan darah yang  masih dianggap normal adalah kurang dari 130/85 mmHg. Bila tekanan darah sudah lebih dari 140/90 mmHg dinyatakan hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara gaya hidup mengenai penggunaan garam dan konsumsi kafein dengan hipertensi di Puskesmas Teluk Dalam Banjarmasin.Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian diskriftif analitik dengan menggunakan desain cross sectional studi. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik Accidental sampling, jumlah sampel adalah 60 0rang. Uji statistik yang digunakan adalah uji Spearman Rank dengan tingkat kepercayaan p= 0,05.Hasil penelitian ini adalah : Responden paling banyak adalah jenis kelamin perempuan, yaitu 44 orang (73,33%), umur responden paling banyak berkisar antara 51 – 60 tahun yaitu, 20 orang (33,34%), Tingkat pendidikan responden paling banyak adalah SMU yaitu, 24 orang (40%). Responden hipertensi yang mengkonsumsi garam > 2400 mg/ hari adalah 11 orang (21,6%), dan yang mengkonsumsi garam  < 2400 mg/ hari adalah 8 orang (89%). Responden hipertensi yang mengkonsumsi kafein >100 – 150 mg/hari adalah 3 orang (33%), dan yang mengkonsumsi kafein < 100-150 mg/hari adalah 2 orang (4%) Tidak ada hubungan antara konsumsi garam dengan hipertensi,tidak ada hubungan antara konsumsi kafein dengan hipertensi Kata kunci  : Penggunaan  Garam, Konsumsi Kafein, Hipertensi 
DAYA TERIMA DAN KADAR VITAMIN C SARI BUAH KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) DENGAN PROSES PENGOLAHAN YANG BERBEDA Rusmini Yanti; Sari Novita; Ermina Syainah
Jurnal Skala Kesehatan Vol 6 No 1 (2015): JURNAL SKALA KESEHATAN
Publisher : Politeknik Kementerian Kesehatan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.297 KB) | DOI: 10.31964/jsk.v6i1.25

Abstract

Pengolahan kulit buah sampai saat ini masih berkisar pada manisan kering atau basah, selai, teh, dan dodol, serta pembuatan enzim dan pektin dari kulit buah naga. Warna kulit buah yang menawan dan kandungan gizi yang banyak, kulit buah naga juga dapat dibuat produk sari buah. Warna merah suatu sari buah mengindikasikan adanya kandungan antioksidan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan mengetahui daya terima dan kadar vitamin C sari buah kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) dengan proses pengolahan yang berbeda. Sampel adalah kulit buah naga merah yang  diolah menjadi tiga jenis sari buah dengan proses pengolahan yang berbeda yaitu sari buah jernih, sari buah keruh, sari buah pasta. Uji daya terima dilakukan dengan metode hedonic scale dan penentuan kadar vitamin C dengan metode spektrofotometri. Analisis pengaruh daya terima dengan uji Friedmen dan kadar vitamin C dengan One Way Anova. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh proses pengolahan terhadap daya terima warna, aroma dan kekentalan sari buah kulit buah naga merah. Terdapat pengaruh proses pengolahan terhadap kadar vitamin C sari buah kulit buah naga merah. Perlu di lakukan penelitian terhadap proporsi gula dan garam serta daya simpan sari buah kulit buah naga merah. Kata kunci : sari buah, kulit buah naga, daya terima, kadar vitamin C.
KAJIAN BAHAN BERBAHAYA FORMALIN, BORAKS ,RHODAMIN B DAN METHALYN YELLOW PADA PANGAN JAJANAN ANAK SEKOLAH DI BANJARBARU Sajiman Sajiman; Nurhamidi Nurhamidi; Mahpolah Mahpolah
Jurnal Skala Kesehatan Vol 6 No 1 (2015): JURNAL SKALA KESEHATAN
Publisher : Politeknik Kementerian Kesehatan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.771 KB) | DOI: 10.31964/jsk.v6i1.26

Abstract

Pangan jajanan bermanfaat terhadap penganekaragaman makanan dalam rangka peningkatan mutu gizi makanan yang dikonsumsi. Makanan jajanan memberikan kontribusi masing-masing sebesar 22,9%, dan 15,9% terhadap keseluruhan asupan energi dan protein anak sekolah dasar (Rahmi AA dan Muis SF, 2005). Namun demikian, keamanan jajanan tersebut baik dari segi mikrobiologis maupun kimiawi masih dipertanyakan.Penelitian ini adalah penelitian observasional dengan rancangan Survei, penelitian ini dilakukan di Sekolah Dasar (SD) diwilayah Kota Banjarbaru. Populasi adalah pangan jajan  yang dijual oleh penjaja di lingkungan  SD di wilayah kota Banjarbaru. Sampel adalah pangan jajanan yang memenuhi kriteria yang telah ditentukan berdasarkan uji kimia yang akan dilakukan. Data dikumpulkan dengan melakukan pemeriksaan secara laboraturium terhadap sampel pangan jajanan yang telah dikumpulkan.Hasil pemeriksaan terhadap sampel tidak ditemukan kandungan bahan berbahaya (Formalin, Boraks, Rodhamin B dan Methalyn Yellow) pada makanan jajanan yang dijual dilingkungan Sekolah Dasar di Kota Banjarbaru. Kata Kunci : Formalin, Boraks, Rodhamin B dan Methalyn Yellow
PENGARUH KONSELING GIZI TERHADAP PERUBAHAN POLA MAKAN DAN BERAT BADAN ANAK YANG MENGALAMI MASALAH GIZI (DI TAMAN KANAK-KANAK WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUNGAI BESAR BANJARBARU TAHUN 2014) Yasir Farhat; Aprianti Aprianti; Rijanti Abdurrachim
Jurnal Skala Kesehatan Vol 6 No 1 (2015): JURNAL SKALA KESEHATAN
Publisher : Politeknik Kementerian Kesehatan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.142 KB) | DOI: 10.31964/jsk.v6i1.27

Abstract

Kekurangan atau kelebihan gizi akan dimanisfestasikan dalam bentuk pertumbuhan yang menyimpang dari pola standar. Pertumbuhan fisik sering dijadikan sebagai indicator untuk mengukur status gizi baik individu maupun populasi. Tujuan penelitian untuk mengetahui  Pengaruh Konseling Gizi Terhadap Perubahan Pola Makan dan Berat Badan anak yang mengalami masalah gizi di TK Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Besar Banjarbaru Tahun 2014.Jenis Penelitian kuasi eksperimen,  pendekatan pre and post test control group design, dan tempat penelitian di TK Nusa Indah dan Ar Raudah wilayah kerja Puskesmas Sungai Besar Banjarbaru. Populasi adalah seluruh ibu yang memiliki anak dengan masalah gizi dan sampel diambil secara Purposive Random Sampling kemudian dibagi menjadi kelompok perlakuan dan Kontrol (tanpa perlakuan). Analisis data menggunakan Wilcoxon Mann WhitneyResponden yang memiliki anak pada kelompok perlakuan maupun kontrol tidak mengalami peningkatan jumlah baik berat badan awal maupun akhir, responden pada kelompok perlakuan maupun kontrol sudah cukup bagus perubahan pola makannya. Tidak ada pengaruh konseling gizi terhadap perubahan pola makan maupun perubahan berat badan.Kata Kunci     : Konseling, Pola makan, Berat badan
HUBUNGAN SIKAP DAN PERAN BIDAN TERHADAP PROGRAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JAMBU BURUNG KABUPATEN BANJAR TAHUN 2014 Erni Setiawati; Mukhtar Mukhtar; Norhayati Maslani
Jurnal Skala Kesehatan Vol 6 No 1 (2015): JURNAL SKALA KESEHATAN
Publisher : Politeknik Kementerian Kesehatan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.545 KB) | DOI: 10.31964/jsk.v6i1.28

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan sikap dan peran bidan dalam pemberian program ASI Eksklusif di wialayah kerja Puskesmas Jambu Burung Tahun 2014,Populasi seluruh bidan diwilayah kerja puskesmas Jambu Burung berjumlah 30 orang.Sampel seluruh bidan diwilayah kerja puskesmas Jambu Burung,  penentuan sampel adalah sampel jenuh yaitu 30 responden. Analisa Data adalah Analisa univariat dan Analisa bivariat. Uji hubungan menggunakan uji Chi Squere         untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat dengan nilai kemaknaan α = 0,05 dan interval kepercayaan 95 %,Hasil penelitian  Sikap dengan uji Chi-Square didapatkan nilai p = 0,123 berarti lebih besar dari (α) sehingga Ho dsiterima artinya tidak ada hubungan antara sikap dengan pemberian program ASI Eksklusif dan hasil uji peran didapatkan nilai p = 0,001 atau lebih kecil dari (α) sehingga Ho ditolak artinya ada hubungan antara peran bidan terhadap pemberian ASI Eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Jambu burung Tahun 2014.Kata Kunci : Sikap, Peran Bidan, Progam pemberian ASI Eksklusif
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERNIKAHAN USIA DINI DI KABUPATEN BANJAR TAHUN 2014 Rafidah Rafidah; Tut Barkinah; Erni Yuliastuti
Jurnal Skala Kesehatan Vol 6 No 1 (2015): JURNAL SKALA KESEHATAN
Publisher : Politeknik Kementerian Kesehatan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.373 KB) | DOI: 10.31964/jsk.v6i1.29

Abstract

Tujuan : Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi Pernikahan Usia Dini di Kabupaten Banjar Tahun 2014.Metode Penelitian :Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional dengan rancangan cross sectional study. Populasi adalah seluruh wanita usia subur yang sudah menikah di Kecamatan Kertak Hanyar Tahun 2013 berjumlah 229 orang. Sampel dalam penelitian berjumlah 102 orang. Teknik Sampling Sampling menggunakan Sistematic Sampling. Analisis menggunakan analisis univariat, analisis  bivariat dilakukan dengan Uji Chi Square.Hasil penelitian : didapatkan umur menikah responden sebagian besar kurang dari 20 tahun 55 orang (53,9%). Pendidikan responden sebagian besar berpendidikan dasar 57 orang (55,9%) dan ada hubungan yang bermakna antara pendidikan responden dengan pernikahan usia dini. Persepsi responden sebagian besar baik 68 orang (66,7%) dan ada hubungan yang bermakna antara persepsi responden dengan pernikahan usia dini p=0,014 Ekonomi keluarga responden sebagian termasuk kategori kurang 57 orang (55,9%) dan ada hubungan yang bermakna antara ekonomi keluarga dengan pernikahan usia dini p=0,000. Pendidikan orangtua sebagian besar berpendidikan dasar 57 orang (55,9%) dan ada hubungan yang bermakna antara pendidikan orangtua dengan pernikahan usia dini p=0,000. Persepsi orangtua sebagian besar kurang  72 orang (70,6%) dan ada hubungan yang bermakna antara persepsi orangtua dengan pernikahan usia dini p=0,024. Pekerjaan orangtua sebagian besar termasuk kategori tidak bekerja 66 orang (64,7%) dan ada hubungan yang bermakna antara pekerjaan orangtua dengan pernikahan usia dini p=0,000. Kata Kunci : Pernikahan Usia Dini
HUBUNGAN RASA PERCAYA DIRI DAN MOTIVASI BERPRESTASI DENGAN MUTU HASIL BELAJAR MAHASISWA POLITEKNIK KESEHATAN BANJARMASIN PROGRAM STUDI KESEHATAN GIGI BANJARMASIN Fahmi Said
Jurnal Skala Kesehatan Vol 6 No 1 (2015): JURNAL SKALA KESEHATAN
Publisher : Politeknik Kementerian Kesehatan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.105 KB) | DOI: 10.31964/jsk.v6i1.30

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara rasa percaya diri dengan mutu hasil belajar, hubungan antara motivasi berprestasi dengan mutu hasil belajar dan hubungan antara rasa percaya diri dan motivasi berprestasi dengan mutu hasil belajar mahasiswa Politeknik Kesehatan Banjarmasin pada Program Studi Kesehatan Gigi Banjarmasin.Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian korelasional. Data diperoleh dari 102 orang mahasiswa Program Studi Kesehatan Gigi. Pengumpulan data dilakukan dengan angket kemudian dianalisis dengan tehnik analisis korelasi sederhana dan regresi ganda.Dari hasil penelitian ditemukan bahwa rasa percaya diri, motivasi berprestasi dan mutu hasil belajar mahasiswa Program Studi Kesehatan Gigi Banjarmasin tinggi. Selanjutnya terdapat hubungan positif dan signifikan antara rasa percaya diri dengan mutu hasil belajar, terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara motivasi berprestasi dengan mutu hasil belajar. Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara rasa percaya diri dan motivasi berprestasi dengan mutu hasil belajar.Dari penelitian ini ditemukan pula hubungan rasa percaya diri dan motivasi berprestasi terhadap mutu hasil belajar mahasiswa Program Studi Kesehatan Gigi Banjarmasin sebesar 11,6 % yang berarti masih ada 88,4 % pengaruh unsur-unsur lain yang mempengaruhi mutu hasil belajar mahasiswa Program Studi Kesehatan Gigi Banjarmasin.    Kata-kata Kunci     : Rasa Percaya Diri, Motivasi Berprestasi, Mutu Hasil Belajar,                                    Mahasiswa.

Page 3 of 22 | Total Record : 213