cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
HARMONI
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 25991795     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Harmoni (E ISSN 2599-1795) merupakan jurnal berbasis pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada tiga bidang keilmuan yaitu Bahasa, Sastra, dan Budaya. Jurnal Harmoni dikelola oleh Departemen Linguistik Universitas Diponegoro dalam hal ini Program Studi Sastra Inggris dan Prodi Bahasa dan Kebudayaan Jepang.
Arjuna Subject : -
Articles 211 Documents
PELATIHAN PERCAKAPAN BAHASA JEPANG DASAR UNTUK PELAJAR SMA Elizabeth Ika Hesti Aprilia Nindia Rini; Yuliani Rahmah
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2021): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.5.3.26-30

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbahasa Jepang bagi siswa SMA sebagai pembekalan menghadapi era globalisasi. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh semakin meningkatnya kebutuhan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan berbahasa asing dalam menghadapi era globalisasi. Negara Jepang sebagai negara dengan perkembangan ekonomi terkuat ke 3 di dunia telah mempengaruhi dunia melalui budaya, teknologi, ekonomi dan pariwisata. Memiliki keterampilan berbahasa Jepang yang baik menjadi hal utama yang dibutuhkan oleh sumber daya manusia Indonesia yang ingin menjadikan Jepang sebagai tempat meningkatkan kualitas diri dan memperkaya wawasan. Dengan keterampilan berbahasa yang baik, kepercayaan diri siswa akan meningkat diikuti  dengan kemampuan beradaptasi yang cukup untuk meningkatkan daya saing dengan sumber daya manusia dari negara lain. Pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode pelatihan langsung yang di selenggarakan secara daring. Responden dalam kegiatan pelatihan percakapan dasar bahasa Jepang ini diikuti oleh 30 orang siswa kelas X SMA Kesatrian 1 Semarang. Hasil pelatihan percakapan dasar bahasa Jepang ini menunjukkan bahwa siswa masih membutuhkan banyak pelatihan untuk meningkatkan kepercayaan diri. Sekolah mempunyai tugas dan peran untuk menyediakan sarana dan pra sarana untuk memfasilitasi dengan memperbanyak proses pelatihan bahasa Jepang.Kata kunci: pelatihan, bahasa Jepang, globalisasi, sumber daya manusia ABSTRACTThis community service activity aims to improve Japanese language skills for high school students as a debriefing to face the era of globalization. This activity is motivated by the increasing need for human resources who have foreign language skills in facing the era of globalization. Japan as a country with the 3rd strongest economic development in the world has influenced the world through culture, technology, economy and tourism. Having good Japanese language skills is the main thing needed by Indonesian human resources who want to make Japan a place to improve their quality and enrich their knowledge. With good language skills, students' self-confidence will increase followed by sufficient adaptability to increase competitiveness with human resources from other countries. This community service uses direct training methods that are held online. The respondents in this basic Japanese conversation training activity were attended by 30 students of class X SMA Kesatrian 1 Semarang. The results of this basic Japanese conversation training show that students still need a lot of training to increase self-confidence. Schools have the duty and role to provide facilities and infrastructure to facilitate the expansion of the Japanese language training process.Keywords: training, Japanese, globalization, human resources
PENELUSURAN, IDENTIFIKASI, DAN EVALUASI SUMBER INFORMASI DIGITAL BAGI SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS Heriyanto Heriyanto; Rukiyah Rukiyah; Lydia Christiani
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2021): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.5.2.104-109

Abstract

Kemampuan mencari, mendapatkan dan memilih informasi yang relevan selalu menjadi problematika bagi siswa termasuk siswa SMA. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui mengidentifikasi dan melatih siswa SMA untuk mencari sumber informasi digital menggunakan Google Scholar. Pengabdian kepada Masyarakat ini melibatkan guru pustakawan dan siswa SMA yang kedua pihak secara bersama-sama diajak melakukan dialog tentang kebiasaan mencari informasi melalui Internet dan memilih sumber informasi yang relevan dengan kebutuhan. Tahap berikutnya, siswa diberikan case study dan diberi kesempatan mencoba Google Scholar untuk menemukan informasi. Selanjutnya siswa diminta melakukan seleksi infrmasi sesuai permasalahan yang sudah ditentukan. Hasil yang diharapkan dari pengabdian ini guru pustakawan dan siswa semakin terampil dan kritis dalam menggunakan search engine ilmiah, dan memilih informasi yang akurat dan valid. 
PENTINGNYA MEMBANGUN KELUARGA HARMONIS DI KALANGAN PENGEMUDI BECAK WISATA DI YOGYKARTA Sri Sudarsih; Iriyanto Widisuseno
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2021): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.5.3.100-106

Abstract

ABSTRAKPengabdian masyarakat ini terfokus pada pentingnya membangun keluarga harmonis di kalangan pengemudi becak wisata di Yogyakarta. Pengemudi becak merupakan pelaku pariwisata di Yogyakarta, yang tentu saja berkaitan dengan etika pelayanan. Keluarga yang harmonis membawa konsekuensi pada kepribadian seseorang, termasuk pengemudi becak sebagai individu yang harus memberikan pelayanan terbaik bagi para wisatawan.Metode yang digunakan dalam pengabdian terhadap pengemudi becak wisata ini adalah sosialisasi dan diskusi interaktif. Membangun keluarga harmonis bagi penegmudi becak menjadi sesuatu yang imperatif. Keluarga harmonis tercipta karena adanya cinta di dalamnya dan masing-masing anggota keluarga menjalankan perannya. Pengemudi becak yang berasal dari keluarga harmonis, menjadikan hidupnya dilandasi oleh nilai-nilai etika yang membawa konsekuensi lebih jauh pada pelayanan yang prima terhadap para wisatawan. Hal ini sangat penting karena kesan terhadap pelaku pariwisata ini menentukan performace pariwisata di Yogyakarta.Kata kunci: harmonis, keluarga, pengemudi becak  ABSTRACTThis community service focuses on the importance of building a harmonious family among tourist rickshaw drivers in Yogyakarta. Pedicab drivers are tourism actors in Yogyakarta, which of course is related to service ethics. A harmonious family brings consequences to a person's personality, including pedicab drivers as individuals who must provide the best service for tourists. The method used in the dedication to this tourist rickshaw driver is socialization and interactive discussion. Building a harmonious family for pedicab drivers is imperative. A harmonious family is created because of the love in it and each family member carries out his role. Rickshaw drivers who come from harmonious families, make their lives based on ethical values which have further consequences for excellent service to tourists. This is very important because the impression of these tourism actors determines the performance of tourism in Yogyakarta.Keyword: harmonious, family, rickshaw driver     
SOSIALISASI PEMASARAN PRODUK UMKM SECARA ONLINE Zaki Ainul Fadli; Fajria Noviana; Nur Hastuti
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2021): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.5.2.58-62

Abstract

UMKM is one of the pillars of the national economy. UMKM has great potential to continue to grow and develop despite the market trends that are starting to shift from offline to online. Therefore, it takes effort to provide ways and strategies to sell online. This community service was held with the aim to provide an understanding of the online marketing of UMKM products. The method used in online socialization is in the form of lectures, discussions, and questions about Online UMKM Product Marketing, which is divided into two sessions with two different subthemes: the first session with the title "UMKM in Pandemic Era: Why Should Online?" and the second session with the title "Successful in Selling With Whatsapp". The results of the activity showed that the participants followed enthusiastically and were interested in this socialization theme. The conclusion that can be drawn is the utilization of technology is very necessary for online marketing. In addition, the right marketing strategy is needed by utilizing social media optimally. Whatsapp is one of the media that is widely used by the people of Indonesia. By utilizing Whatsapp Business, we can easily promote UMKM products.
SOSIALISASI BUDIKDAMBER SEBAGAI SALAH SATU UPAYA PENGUATAN KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA SELAMA MASA PPKM AKIBAT PANDEMI COVID-19 Fajria Noviana; Zaki Ainul Fadli; Nur Hastuti
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2021): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.5.3.68-73

Abstract

The number of people whose income has decreased drastically due to the PPKM regulations in Indonesia as an effect of the covid-19 pandemic has contributed to the declination in food security. To maintain food security, it should not only be borne by the government but also requires synergy and efforts from the lowest levels in society, namely individuals and households. One of them is by utilizing the house yard in urban areas for urban farming as an alternative and solution for family food sources. One example of urban farming is the cultivation of vegetables and fish using the budikdamber method. This budikdamber method is very practical because it does not require a large area, so it can be made even in a narrow yard. In addition, budikdamber is relatively easy to manufacture and maintain, inexpensive, water-efficient, and the results can be enjoyed in a relatively short time.Keywords: budikdamber; food security; pandemic; covid-19
PELATIHAN PENAMBAHAN SUBTITLE PADA ANIME JEPANG Zaki Ainul Fadli; Fajria Noviana
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.6.1.88-92

Abstract

Dalam rangka pengabdian kepada masyarakat, dosen dan mahasiswa dari jurusan Bahasa dan Kebudayaan Jepang, Fakultas Ilmu Budaya, Undip melakukan kegiatan pelatihan denga judul “Pelatihan Penambahan Subtitle Pada Anime Jepang”.  Pelatihan dibagi ke dalam dua sesi dan disajikan dalam bentuk presentasi dan praktek. Metode pelatihan adalah metode simulasi dengan penyampaian presentasi dalam bentuk ppt, praktek, dan tanya jawab. Pada sesi pertama, peserta dijelaskan mengenai definisi dari subtitle, dua metode membuat subtitle, praktik membuat subtitle dengan notepad, dan praktik membuat subtitle dengan aplikasi Aegisub. Pada sesi ke-2 ini dijelaskan tiga tahap dalam membuat fansub anime secara garis besar, yaitu tahap awal, tahap inti, dan tahap akhir. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa para peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan pelatihan ini. Mereka juga menjadi paham cara menambahkan subtitle pada anime Jepang.Kata kunci: Penambahan Subtitle, Anime Jepang, Fansub Anime In the context of community service, lecturers and students from the Department of Japanese Language and Culture, Faculty of Cultural Sciences, Undip conducted a training activity with the title "Training on Adding Subtitles to Japanese Anime".  The training is divided into two sessions and presented in the form of presentations and practices. The training method is simulation method, to deliver presentations in the form of ppt, practice, and question and answer. In the first session, participants were explained about the definition of subtitles, two methods of making subtitles, the practice of making subtitles with a notepad, and the practice of making subtitles with the Aegisub application.  In this 2nd session, three stages are explained in making anime fansubs in general, namely the initial stage, the core stage, and the final stage.  The results of the mentoring showed that the participants were very enthusiastic in participating in this training activity. They also came to understand how to add subtitles to Japanese anime.Keywords: Addition of Subtitles, Japanese Anime, Anime Fansub 
PELATIHAN ETIKA DAN BUDAYA KERJA MASYARAKAT JEPANG BAGI SISWA LPK MARTANI SEMARANG Budi Mulyadi; Nur Hastuti; M. Yusuf Noviandi
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.6.1.26-32

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan etika dan budaya kerja masyarakat Jepang bagi siswa LPK  Martani Semarang Dalam pelatihan ini ada tiga  hal yang diajarkan yaitu:1) Karakter Masyarakat Jepang, 2) Budaya kerja Masyarakat Jepang. 3). Etika kerja masyarakat Jepang, Diharapkan  melalui pelatihan ini siswa LPK Martani Semarang mempunyai pengetahuan  yang mendalam mengenai tiga  hal di atas sebagai bekal bagi mereka yang akan berguna bagi mereka ketika mereka bekerja sebagai pemagang di Jepang. Dengan mengetahui karakter,  budaya serta etika kerja masyarakat Jepang, para siswa LPK Martani akan mudah beradaftasi dan tidak akan mengalami culture shock ketika mereka tinggal di Jepang, sehingga akan menjadikan mereka pemagang yang produktif, inovatif,  disiplin, jujur  dan mau bekerja  keras seperti karakter masyarakat Jepang pada umumya.Katakunci: karakter, etika, budaya, Jepang, pelatihanThe purpose of this community service activity is to provide training on ethics and work culture of Japanese society for students of LPK Martani Semarang. In this training, three things are taught, namely: 1) Character of Japanese Society, 2) Work Culture of Japanese Society. 3). Japanese work ethic. It is hoped that through this training, LPK Martani Semarang students will have in-depth knowledge of the three things above as a provision for them that will be useful for them when they work as trainer in Japan. By knowing the character, culture and work ethic of the Japanese people, LPK Martani students will adapt easily and will not experience culture shock when they live in Japan, so  that they will become trainer who are productive, innovative, disciplined, honest and willing to work hard like the character of society. Japan in general.Keyword: character, ethic, culture, Japanese, training
EDUKASI DAN WORKSHOP SADAR LINGKUNGAN ALA MASYARAKAT JEPANG Arsi Widiandari; Dewi Saraswati Sakariah
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.6.1.57-61

Abstract

Saat ini, permasalahan tentang lingkungan hidup masih merupakan topik yang banyak diangkat dan dibahas baik oleh para akademisi, maupun praktisi pecinta lingkungan. Tak dapat dipungkiri, masih banyak ditemukan problematika lingkungan yang kita temui di sekitar kita. Salah satu dari permasalahan lingkungan tersebut antara lain adalah pengelolaan sampah yang menyebabkan polusi baik udara, tanah maupun air. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ditujukan untuk memberikan edukasi tentang bagaimana upaya masyarakat Jepang dalam menjaga lingkungan hidup. Tentunya pemilihan Jepang sebagai negara acuan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini didasari oleh kenyataan bahwa Jepang cukup berhasil dalam menjaga dan mengelola lingkungan agar tetap bersih dan asri. Kegiatan pengabdian masyarakat ini melibatkan siswa mulai dari SMA hingga tingkat universitas di wilayah Tembalang, Semarang.Kata kunci: lingkungan, pengelolaan sampah, 3R Currently, the issue of the environment is a topic that is widely raised and discussed by both academics and environmental practitioners. Undeniably, there are still many environmental problems that we encounter around us. One of these environmental problems is waste management which causes air, soil, and air pollution. This community service activity is intended to provide education about how the Japanese people are trying to protect the environment. The selection of Japan as the reference country in this community service activity is based on the fact that Japan is quite successful in maintaining and managing the environment to keep it clean and beautiful. This community service activity involves students from high school to university level in the Tembalang area, Semarang.Keywords: environment, Japan’s waste management, 3R  
CARA BIJAK PEMANFAATAN TEKNOLOGI DI ERA DIGITAL Sri Rahayu Wilujeng; Sukarni Suryaningsih
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.6.1.50-56

Abstract

Hidup manusia tidak bisa dipisahkan dengan teknologi. Di era digital ini teknologi komunikasi mencapai kemajuan besar dengan ditemukan telepon seluler. Ponsel menjadi alat canggih dengan berbagai fungsi digunakan oleh seluruh masyarakat. Alat ini menjadi kebutuhan primer. Ponsel sebagai perangkatmempunyai efek negatif dan positif. Hal ini tergantung pada pengunaanya. Dampak negatif dari ponsel bisa diminimalisasi jika pengguna dibekali literasi yang memadai. Dengan bekal ini maka pengguna akan dapat menggunakan ponsel dengan bijak. Pengetahuan ini sangat dibutuhkan terutama bagi ibu-ibu dimana pada  masa pandemi ini mendapingi anak dalam menggunakan ponsel secara baik dan benar. Artikel ini adalah materi pengabdian masyarakat yang sudah diolah kembali menjadi tulisan yang lebih komprehensif agar juga bermanfaat bagi pembaca artikel.  Metode yang dalam kegiatan ini adalah ceramah, tanya jawab dan praktek. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah pengetahuan yang memadai dalam menggunakan ponsel di era digital. Ponsel selayaknya dipahami sebagai alat bukan sahabat, dan digunakan secara proporsionalKata Kunci: Teknologi, penggunaan, bijaksana, telepon selulerHuman life cannot be separated from technology. In this digital era, communication technology has made great progress with the invention of the cellular phone. Mobile phones have become a sophisticated tool with various functions that are used by all people. This tool is a primary need. Mobile as a device has negative and positive effects. This depends on the use. The negative impact of mobile phones can be minimized if users are equipped with adequate literacy. With this provision, the user will be able to use the cellphone wisely. This knowledge is very much needed, especially for mothers who during this pandemic are accompanying children in using cellphones properly and correctly. This article is community service material that has been reprocessed into a more comprehensive article so that it is also useful for article readers. The methods in this activity are lectures, questions and answers and practice. The results obtained from this activity are adequate knowledge in using mobile phones in the digital era. Mobile phones should be understood as a tool not a friend, and used proportionately.Keywords: Technology, use, wise, telephone celular      
PELATIHAN PEMBAHASAN SOAL READING COMPREHENSION BAHASA INGGRIS MELALUI WEBINAR Aditya Nur Patria; Fitri Alfarisy
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.6.1.130-135

Abstract

Tulisan ini melaporkan kegiatan pengabdian masyarakat pelatihan pembahasan soal reading comprehension melalui webinar. Kegiatan ini secara umum ditujukan untuk meningkatkan keterampilan memahami teks berbahasa Inggris. Secara khusus, kegiatan ini bertujuan untuk membantu para calon peserta UTBK SBMPTN dalam mengerjakan soal terkait reading comprehension. Kegiatan pengabdian yang diinisiasi para dosen prodi Bahasa Asing Terapan ini melibatkan beberapa mahasiswa sebagai pembicara. Kegiatan ini diadakan melalui platform Zoom dan dihadiri 44 peserta.Keywords:  Pembelajaran Virtual, Pemahaman Membaca, Bahasa Inggris, Tes Bahasa This report recounts community service activity of discussing strategies on how to do English reading comprehension test. In general, the aim of this activity is to improve learners’ reading comprehension skill. This activity is specifically conducted to facilitate prospective UTBK SBMPTN test takers in completing the reading comprehension section of the test. The community service activity initiated by lecturers of Applied Foreign Languages study program involved their students as the speakers in the event. This activity managed to attract 44 participants.Keywords: Virtual Learning, Reading Comprehension, English Language, Language Testing