cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
HARMONI
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 25991795     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Harmoni (E ISSN 2599-1795) merupakan jurnal berbasis pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada tiga bidang keilmuan yaitu Bahasa, Sastra, dan Budaya. Jurnal Harmoni dikelola oleh Departemen Linguistik Universitas Diponegoro dalam hal ini Program Studi Sastra Inggris dan Prodi Bahasa dan Kebudayaan Jepang.
Arjuna Subject : -
Articles 211 Documents
PELATIHAN PAPER-BASED TOEFL BAGI MAHASISWA FAKULTAS SYARIAH DAN HUKUM, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN) WALISONGO, SEMARANG Mytha Candria
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.6.1.93-97

Abstract

Artikel pengabdian masyarakat ini berisi paparan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang penulis lakukan bersama dengan tim pengabdian masyarakat dari Program Studi S1 Sastra Inggris, FIB, Undip berupa pelatihan TOEFL bagi mahasiswa semester empat Fakultas Syariah dan Hukum, Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo, Semarang. Penulis dan tim memfokuskan pelatihan pada tes sesi kedua, sesi Structure and Written Expressions, dengan pertimbangan tes Structure ini memiliki nilai konversi terbesar dibandingkan dengan nilai konversi sesi pertama (Listening) dan ketiga (Reading). Pelatihan dilakukan dalam tiga sesi. Sesi pertama, penulis memberikan penjelasan singkat mengenai TOEFL dan konsep dasar struktur kalimat dalam bahasa Inggris. Kedua, penulis memberikan latihan soal-soal paper-based TOEFL. Yang terakhir, penulis bersama mahasiswa peserta pelatihan mendiskusikan soal yang telah mereka kerjakan. Hasil pelatihan memperlihatkan bahwa persamaan konsep dasar struktur kalimat bahasa Inggris dan Arab memudahkan mahasiswa subjek dan verba dalam bahasa Inggris, namun mereka masih mengalami kesulitan mengerjakan pertanyaan soal yang berhubungan dengan verba bentuk simple past dan past participles, kalimat pasif, serta frase preposisi.Kata kunci :  TOEFL, paper-based, Structure and Written expressions, UIN Walisongo This article concerns the acts of teaching and learning that my team and I organized during our community service program. The aim of the program was to give the fourth-semester students of the Faculty of Shari’a and Law of the State Islamic University (Universitas Islam Negeri or UIN) Walisongo, Semarang a short training on Structure and Written Expression tests of the paper-based TOEFL. The training program consisted of three sessions. First, we introduced students to some basic concepts of structure or grammar in English. In this session, we learnt that similarities between English and Arabic grammars in terms of sentence structures eased the students to understand the grammatical patterns of English sentences. Yet, they experienced difficulties when they were to handle questions related to simple past, past participle, passive voice, and prepositional phrases. The second session was the time when the participants of the community service program independently worked on questions taken from the TOEFL Structure and Written Expression session. The final session was when all individuals participating in the community service program discussed together the answers to the TOEFL test. Keywords : TOEFL, paper-based, Structure and Written Expressions, State Islamic University (UIN) Walisongo   
SURAT LAMARAN KERJA BERBAHASA INGGRIS DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA WEBSITE INTERNET Hadiyanto Hadiyanto; R. AJ. Atrinawati
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.6.1.145-150

Abstract

Paper ini membahas tentang lowongan pekerjaan dan penulisan surat lamaran pekerjaan berbahasa Inggris menggunakan media website internet di era digital saat ini. Penulis menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dalam menguraikan data penelitian yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seorang pelamar kerja dapat menulis dan mengirim surat lamaran pekerjaan berbahasa Inggris secara online dengan menggunakan media website internet. Surat lamaran kerja elektronik ditulis dengan memperhatikan komposisi paragraf isi surat yang harus terpenuhi. Menulis lamaran pekerjaan secara elektronik sangat berbeda dengan surat lamaran pekerjaan non-elektronik. Seorang pelamar kerja harus membaca informasi lowongan di website perusahaan, mendownload dokumen, dan mengupload berkas file dokumen lamaran kerja ke website perusahaan tersebut. Saat melamar pekerjaan menggunakan media website perusahaan di internet, seorang pelamar kerja harus mampu “menjual dirinya” secara khusus yang menunjukkan perbedaan keunggulan dibandingkan para pelamar kerja lainnya. Nilai jual diri seorang pelamar kerja mencakup keunggulan hard skill dan soft skill yang identik dengan berbagai macam ketrampilan pengetahuan tentang pekerjaan dan ketrampilan berinteraksi serta berkomunikasi dengan orang lain.Kata Kunci: surat lamaran kerja elektronik, website perusahaan, download-upload dokumen, nilai jual diri yang unggulThis paper discusses job vacancy and job application letter written in English by using internet website media in this digital era. The writers use qualitative-descriptive research method in elaborating research data. The result of the research indicates that a job applicant can write and submit a job application letter in English online by using internet website media. An electronic job application letter is written by taking notice to the composition of paragraph content requirements. Writing an electronic job application letter differs from a non-electronic job application letter. A job applicant has to read the information of job vacancy provided on company website, download the related documents, and upload the filled documents of job application to the company website. When applying for a job on a company website, a job applicant has to be able to sell himself or herself distinctively by showing an excellent difference compared to other applicants. Distinctive self-selling of a job applicant covers an excellent hard skill-soft skill, identically related to various kinds of any job knowledge skills as well as interactive and communicative skills with other people.Key word: electronic job application letter, company website, downloading-uploading documents, distinctive self-selling 
SERI WEBINAR: TIPS DAN TRIK BELAJAR BAHASA JEPANG Maharani Patria Ratna; Lenggahing Saputri; Andini Cesare Ardaya; Ayu Indah Berlian
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.6.1.62-65

Abstract

Dalam berkomunikasi--khususnya Bahasa Jepang membutuhkan penguasaan keterampilan berbahasa yang baik. Keterampilan berbahasa itu meliputi; keterampilan berbicara, membaca, menulis, dan menyimak. Pengabdian ini berfokus pada bagaimana pembelajar Bahasa Jepang dapat melakukan self-directed learning khususnya di masa pandemi Covid-19. Tujuan dari dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan serta pelatihan Bahasa Jepang dasar kepada masyarakat yang memiliki minat dalam Bahasa Jepang khususnya dalam aspek menyimak dan berbicara. Hasil dari pengabdian ini adalah latihan soal dan praktik Bahasa Jepang dalam aspek menyimak dan berbicara. Kata Kunci: Bahasa Jepang; komunikasi; kemandirian belajar; pelatihan Communicating, especially in Japanese, requires good mastery of language skills. The language skills include; speaking, reading, writing, and listening skills. This community service project focuses on how Japanese language learners can do self-directed learning during the pandemic. The purpose of this activity is to provide basic Japanese knowledge and training to people who have an interest in Japanese, especially in listening and speaking aspects. The goal of performing this community service project is practice and Japanese training in listening and speaking aspects. Keywords: Japanese, communication, self- directed learning, training
UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DEMAK DENGAN PELATIHAN MEMBATIK MENGGUNAKAN MOTIF LOKAL DEMAK Siti Maziyah; Sri Indrahti; Alamsyah Alamsyah
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.6.1.98-102

Abstract

Pelatihan membatik menggunakan motif lokal Demak dilaksanakan dengan tujuan untuk memberdayakan masyarakat, agar masyarakat dapat memanfaatkan waktu luangnya dengan kegiatan kreatif yang dapat menambah pendapatan bagi rumah tangganya. Selain itu, penggunaan motif lokal Demak diharapkan agar masyarakat dapat memahami dan mengenali wilayahnya sendiri berdasarkan ikon-ikon yang terdapat di Demak yang berkaitan dengan bangunan kuna, legenda, lingkungan alam,  sumber daya alam, serta apapun yang berkaitan dengan Demak. Selama ini para pembatik di Demak telah berusaha menuangkan ikon-ikon itu pada motif batiknya. Harapannya dengan adanya pelatihan ini akan membukakan kreatifitas masyarakat untuk lebih mengeksplor potensi dirinya dalam berkreasi terhadap motif batik Demak. Dengan demikian maka batik Demak akan menjadi lebih beragam dan dapat menarik bagi masyarakat setempat serta masyarakat di luar Demak.Kata kunci: Demak, pemberdayaan masyarakat, pelatihan membatik, motif lokalBatik training using local Demak motifs is carried out with the aim of empowering the community, so that people can use their free time with creative activities that can increase income for their households. In addition, by using local Demak motifs, it is hoped that the community will be able to understand and recognize their own territory based on the icons found in Demak relating to ancient buildings, legends, the natural environment, natural resources, and anything related to Demak. So far, the batik makers in Demak have tried to pour these icons into their batik motifs. It is hoped that this training will open up the creativity of the community to further explore their potential in being creative with Demak batik motifs. Thus, Demak batik will become more diverse and can be attractive to the local community as well as people outside Demak.Keywords: Demak, community empowerment, batik training, local motifs
PELATIHAN TATA BAHASA INGGRIS PRAKTIS UNTUK PESERTA UTBK SBMPTN Fitri Alfarisy; Aditya Nur Patria; Landya Regita Putri; Nanik Asih; Ade Putri
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.6.1.136-139

Abstract

Bagi siswa kelas 12 SMA/SMK/MA atau lulusan tahun 2020 dan 2021 yang ingin melanjutkan studi ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN), maka dapat mendaftar melalui jalur UTBK SBMPTN 2022. Melansir laman Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), SBMPTN adalah kepanjangan dari Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri yang sejak tahun 2019 SBMPTN menggunakan hasil UTBK dan/atau kriteria lain ditetapkan bersama oleh PTN. Salah satu tujuan pemerintah menyelenggarakan SBMPTN ini adalah untuk menyeleksi calon mahasiswa yang diprediksi mampu menyelesaikan studi di perguruan tinggi dengan baik dan tepat waktu berdasarkan hasil UTBK dan atau kriteria lain yang ditetapkan bersama oleh PTN, PTKIN dan Politeknik Negeri. Tes Kemampuan Bahasa Inggris merupakan salah satu tahap tes untuk mengukur kemampuan Bahasa Inggris yang diperlukan untuk mendukung pembelajaran di perguruan tinggi. Materi tes yang diujikan dalam tes bahasa Inggris adalah Tata Bahasa Inggris. Tata bahasa juga menjadi momok bagi pembelajar bahasa Inggris di Indonesia, oleh karena itu diperlukan pelatihan tata bahasa Inggris bagi para calon mahasiswa. Pelatihan tata bahasa Inggris dilakukan pada tanggal 13 Mei 2022 mulai pukul 08.00 – 15.00 dengan menggunakan zoom. Pelatihan ini mendapatkan respon positif dari peserta dengan tingginya antusiasme serta tingginya jumlah peserta dalam mengikuti kegiatan.Kata Kunci: Tata Bahasa Inggris, Pelatihan, UTBK SBMPTNThe third-year Senior High School students as well as the one who graduates in 2020 and 2021 can continue their studies at State Universities (PTN) by passing UTBK SBMPTN 2022.  The SBMPTN stands for the Joint Selection for State University Entrance, and since 2019 it has used the UTBK and/or other criteria determined jointly by the PTN. The purpose of the SBMPTN is to select prospective students who can complete their studies in higher education well and on time based on the results of the UTBK and or other criteria set jointly by PTN, PTKIN, and State Polytechnic. The English Proficiency Test includes the UTBK to measure the English language skills needed to support learning in higher education. English Grammar is one of the parts of the test it became a scourge for English language learners in Indonesia. Therefore English grammar training is needed for prospective students. English grammar training held on May 13, 2022, starting at 08.00 – 15.00 using zoom. This training received a positive response from the participants with high enthusiasm and a high number of participants participating in the activities.Keywords: English Grammar, Training, UTBK SBMPTN 
PELATIHAN RAGAM JIKOSHOUKAI BAGI PESERTA DIDIK LEMBAGA PENDIDIKAN DAN KETERAMPILAN (LPK) MARTANI SEMARANG Yuliani Rahmah; Elizabeth Ika Hesti Aprilia Nindia Rini
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.6.1.7-15

Abstract

Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan berkelanjutan dan kerjasama program studi dengan lembaga-lembaga pelatihan yang terdapat di kota Semarang dan sekitarnya. Tujuan dari kegiatan lanjutan ini adalah untuk dapat memberikan ilmu pengetahuan.khususnya mengenai ragam bahasa dan budaya Jepang yang lebih efektif  kepada para siswa pembelajar bahasa Jepang di lembaga pelatihan. Kegiatan pengabdian yang berkelanjutan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pengetahuan bahasa dan budaya para pesertanya secara bertahap dan sesuai dengan kebutuhan para pembelajar bahasa Jepang tersebut. Sesuai dengan tujuan utamanya, maka melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat kali ini, para peserta yang sudah memiliki kemampuan bahasa Jepang dasar tingkat 2 dapat mengenal ragam perkenalan dan dapat menggunakannya untuk berbagai situasi, khususnya saat bertemu pertama kali dengan masyarakat Jepang. Berbeda dengan kegiatan sebelumnya yang diawali dengan pemaparan materi, kegiatan ini lebih menitikberatkan pada latihan dan praktek percakapan langsung sehingga para peserta dapat memahami perbedaan makna dan  ungkapan yang dapat digunakan dalam berbagai macam situasi komunikasi lisan.Kata kunci:  Bahasa Jepang Lisan, Jikoshoukai, Lingkungan Kerja JepangThis activity is a continuation activities and collaboration of study programs with training institutions in Semarang. The purpose of the activities based on main purpose which is provide knowledge, especially regarding the variety of Japanese language and culture more effectively to Japanese students in training institutions. Continuous activities are expected to fill the language and cultural knowledge of the participants gradually and according to the specific needs of these Japanese learners. In accordance with its main objective, through this activity, participants who already have basic Japanese language skills can recognize various Jikoshoukai form and can use them for various situations, especially when meeting Japanese people for the first time. In contrast to the previous activity, which began with the presentation of the material, this activity focuses more on exercises and direct conversation practice so that the participants can understand the different meanings and expressions in various communication situations.Keywords: Japanese communication, Jikoshoukai, Japan work environment
PEMANFAATAN LAMAN MINATO SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DARING BAHASA JEPANG Dewi Saraswati Sakariah; Arsi Widiandari; Rossi Nugroho
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.6.1.151-157

Abstract

Artikel ini merupakan intisari dari hasil pengabdian yang dilakukan secara kolaboratif antara dosen dan mahasiswa. Pengabdian tersebut bertujuan untuk memaksimalkan kolaborasi dosen dan para mahasiswa dalam memanfaatkan platform pembelajaran daring dalam pembelajaran bahasa Jepang bagi khalayak ramai yang memiliki minat terhadap bahasa Jepang dan budayanya.Pengabdian ini dilakukan setiap 1 minggu sekali selama 1 bulan dan dilakukan pada akhir pekan untuk memaksimalkan jumlah pembelajar daring. Metode pelaksanaan dilakukan secara daring dan berkala yang pada pelaksanaannya memberikan tutorial pembelajaran langsung dan memberikan ruang interaksi seluas-luasnya antara peserta dan pelaksana pengabdian. Kegiatan dengan metode tersebut memberikan manfaat yang dapat membekali para peminat bahasa Jepang untuk mampu memahami metode penggunaan laman Minato yang cukup kompleks sehingga dapat dimaksimalkan dalam pembelajaran bahasa Jepang otodidak kedepannya.Kata Kunci: Minato; Bahasa Jepang; pengabdian kepada masyarakat; pembelajaran daring This article is the essence of the results of community service which is carried out collaboratively between lecturers and students. This service aims to maximize the collaboration of lecturers and students in utilizing online learning platforms in learning Japanese for the general public who have an interest in the Japanese language and its culture. This service is carried out once a week for 1 month and is carried out on weekends to maximize the number of online learners. The implementation method is carried out online and periodically which in its implementation provides direct learning tutorials and provides the widest possible interaction space between participants and service implementers. Activities with this method provide benefits that can equip Japanese language enthusiasts to be able to understand the method of using the Minato page which is quite complex so that it can be maximized in self-taught Japanese learning in the future.Keywords: Minato; Japanese language; community service; online learning
PEMANFAATAN BAHASA DAN DIGITAL MARKETING BAGI UKM DI DESA BLACANAN, KABUPATEN PEKALONGAN Fajrul Falah; Marwini Marwini
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.6.1.66-70

Abstract

Bahasa memiliki peran penting untuk digunakan dalam promosi melalui media digital. Pendampingan dan penerapan peran bahasa dalam dunia marketing dan digital dilakukan di UKM Desa Blacanan, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Selama ini Blacanan dikenal penghasil pertanian (padi) dan perikanan (ikan), padahal memiliki UKM/UMKM potensial. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan selain meningkatkan pendapatan dan omset UKM di Blacanan (mitra), juga memperluas jangkauan pemasaran melalui pemanfaatan bahasa dan promosi digital (digital marketing). Metode yang digunakan ceramah dan sosialiasi secara langsung serta komunikasi melalui digital (daring) kepada mitra pengabdian. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa mitra mengakui bahwa bahasa mengambil peran penting untuk mempengaruhi konsumen. Selain itu, kreativitas dalam berbahasa pada digital marketing sangat dibutuhkan untuk menjangkau konsumen secara luas dan mampu meningkatkan omset. Kata kunci: Bahasa, Digital, Marketing, UKM, BlacananLanguage has an important role to use in promotion through digital media.  Assistance and application of the role of language in the marketing and digital world is carried out UKM in Blacanan Village, Pekalongan Regency, Central Java. So far, Blacanan is known as a producer of agriculture (rice) and fishery (fish), even though it has the potential of UKM/UMKM. This community service aims in addition to increasing the income and turnover of UKM in Blacanan (partners), also expanding marketing reach through the use of language and digital promotion (digital marketing). The methods used are lectures and direct socialization and communication via digital (online) to service partners. Service results show that partners recognize that language plays an important role in influencing consumers. In addition, creativity in the language of digital marketing is needed to reach consumers widely and be able to increase turnover.Keywords: Language, digital, marketing, UKM, Blacanan.
PELATIHAN PENGEMBANGAN POTENSI BAHASA PADA BIDANG PARIWISATA KABUPATEN KENDAL Riris Tiani; Suharyo Suharyo
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.6.1.103-108

Abstract

Pengembangan potensi bahasa menjadi viral dalam dunia digital, terlebih untuk sektor pariwisata yang sangat potensial untuk meningkatkan ekonomi daerah. Kabupaten Kendal memiliki potensi wisata yang luar biasa. Curug Sewu dan Pantai Indah Kemangi sebagai tempat wisata alam yang belum banyak tersentuh oleh traveller, sangat potensial untuk dikembangkan. Salah satu strategi yang dapat digunakan untuk mengangkat potensi wisata daerah adalah strategi verbal visual branding. Untuk itu pelatihan pengembangan potensi bahasa pada sektor wisata di Kabupaten Kendal perlu dilakukan. Tujuan pelatihan ini adalah ntuk mengajarkan bagaimana membentuk citra positif dari tempat wisata daerah supaya lebih dikenal secara luas dengan menggunakan potensi bahasa lokal setempat. Setelah peserta mendapat paparan materi mengenai strategi verbal visual brand, mereka menjadi lebih tertarik untuk mengeksplor kemampuan berbahasa secara positif. Dengan pelatihan ini, diharapkan potensi wisata daerah dan bahasa lokal akan selalu terjaga dengan baik sebagai wujud identitas budaya setempat.Kata kunci: strategi verbal visual, wisata lokalThe development of language potential is becoming viral in the digital world, especially for the tourism sector which has the potential to improve the regional economy. Kendal Regency has tremendous tourism potentials. Curug Sewu and Pantai Indah Kemangi as natural tourist attractions that have not been touched by many travellers, have the potential to be developed. One strategy that can be used to promote regional tourism potential is a verbal visual branding strategy. For this reason, training on language potential development in the tourism sector in Kendal Regency needs to be carried out. The purpose of this training is to teach how to form a positive image of regional tourist attractions so that they are better known by those outside the areas by using the potential of the local language. After participants were exposed to materials about verbal brand visual strategies, they became more interested in exploring positive language skills. With this training, it is hoped that regional tourism potential and local languages will always be well maintained as a form of local cultural identity.Keywords: visual verbal strategy, local tourism  
PELATIHAN PENGGUNAAN PLATFORM PEMBELAJARAN DARING BAHASA JEPANG Sri Wahyu Istana Trahutami; Reny Wiyatasari
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.6.1.124-129

Abstract

Pandemi telah mengubah seluruh aspek kehidupan, salah satunya bidang pendidikan. Kondisi pandemi memaksa sistem pembelajaran luring berubah menjadi daring sampai sekarang. Pembelajar maupun guru harus menyesuaikan dengan cepat terhadap kondisi perubahan ini. Guru bukan lagi satu-satunya sumber belajar. Pembelajar dapat menemukan berbagai informasi dan pengetahuan dengan cepat melalui internet untuk menunjang pembelajaran daring ini. Sudah banyak tersedia platform, termasuk aplikasi pembelajaran bahasa Jepang yang mudah diakses, menarik, mudah digunakan, dan tidak berbayar. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pembekalan dan pelatihan kepada para pembelajar Bahasa Jepang bagaimana menggunakan berbagai platform pembelajaran Bahasa Jepang agar dapat belajar secara mandiri sekaligus meningkatkan kompetensi berbahasa. Pelatihan ini dilakukan secara daring dan luring dengan sasaran kegiatan siswa SMA, mahasiswa, maupun calon pemagang ke Jepang/kenshuusei selama lima minggu. Pelatihan ini berhasil dengan baik ditandai dari indikator ketercapaian jumlah peserta pelatihan, ketercapaian penguasaan materi, ketercapaian tujuan pelatihan juga dari hasil survei kepuasan peserta pelatihan.Kata Kunci: Aplikasi Belajar Bahasa, Media Pembelajaran, Pembelajaran Daring, Platform PembelajaranThe pandemic has changed all aspects of life, one of which is education. The pandemic condition forced the offline learning system to be online until now. Learners and teachers must adapt quickly to these changing conditions. Teachers are no longer the only source of learning. Learners can find various information and knowledge quickly through the internet to support this online learning. There are many platforms available, including easy-to-access, attractive, easy-to-use, and free Japanese learning applications.This training aims to provide  training to Japanese language learners on how to use various Japanese language learning platforms so that they can study independently while increasing language competence. This training is conducted online and offline with the target of activities for high school students, university students, and prospective apprentices to Japan/kenshuusei for five weeks. This training was successful, marked by the indicators of the achievement of the number of training participants, the achievement of mastery of the material, the achievement of the training objectives as well as the results of the training participant satisfaction survey.Keywords: language learning applications, learning media, online learning, learning platforms