cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Rotasi
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 1411027x     EISSN : 24069620     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 676 Documents
The Effect of Pressure Variations on the Characteristics of Coconut Shell Based Briquettes Using Tapioca Starch Adhesive Devia Gahana Cindi Alfian; Marone J Tambunan; Fajar Paundra; Dicky J Silitonga; Lathifa Putri A; Muhammad Syaukani
ROTASI Vol 25, No 3 (2023): VOLUME 25, NOMOR 3, JULI 2023
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/rotasi.25.3.23-32

Abstract

The very limited availability of energy on this planet is one of the main problems that concerns almost all countries. The presence of emergency energy indicates that energy usage is very high. Therefore, encouraging the use of new and sustainable energy sources is of utmost importance. Biomass energy can be the answer to overcoming the limitations of decreasing fossil assets, especially through the production of charcoal briquettes. Biomass energy is derived from plants or easily traceable natural materials that are abundant, such as wood waste, rice husks, bagasse, and coconut shells. Coconut shells, for example, can be a primary ingredient for making charcoal briquettes, using tapioca flour or starch as an adhesive. The briquettes can be produced using pressure variations of 50 kg/cm², 60 kg/cm², and 70 kg/cm², with a drying temperature of 100°C for 3 hours. The recommended ratio for making charcoal briquettes is 3 parts coconut shell to 1 parts tapioca flour adhesive. The purpose of this study is to compare the briquettes produced with coconut shell and tapioca flour adhesive to the SNI Briquette standard No.1/6235/2000. For the conducted tests, the results were as follows: the water content was 6.06%, the ash content was 5.9695%, the carbon content was 43.5946%, and the calorific value was 34,182.6808 calories. Additionally, the substance score yield was 26.845%, and the combustion rate was 0.12179 g/minute.
Studi Numerik Evaluasi Kinerja Liquid-Liquid Cylindrical Cyclone (LLCC) Sebagai Oil-Water Separator Bahar, Shofwan; Sutono, Sugoro Bhakti; Hudayaa, Akhmad Zidni; Qomaruddin, Qomaruddin; Dinaryanto, Okto; Ghufron, Hanif; Faizi, Achmad Noor
ROTASI Vol 25, No 4 (2023): VOLUME 25, NOMOR 4, OKTOBER 2023
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/rotasi.25.4.1-6

Abstract

Pembuangan air yang masuk pada lambung kapal nelayan seringkali membawa dampak buruk bagi lingkungan, yaitu terbawanya oli maupun sisa minyak lain dalam penelitian kali ini diasumsikan sebagai kerosin yang bersumber dari mesin kapal tersebut sehingga jika dibiarkan dan semakin banyaknya jumlah kapal dikhawatirkan akan menjadi petaka dimasa mendatang. Penggunaan Hydrocyclone separator untuk pemisahan oil-water yaitu menggunakan jenis Liquid-Liquid Cylindrical Cyclone (LLCC) telah dipelajari secara eksperimental dalam banyak penelitian sebelumnya terbukti sangat efektif dan tentunya sangat murah dibandingakan dengan media filtrasi. Namun target penelitian yang digunakan kebanyakan adalah dunia industri terutama dunia perminyakan, sedangkan disisi lain pada dunia nelayan khususnya nelayan lokal dirasa sangat memerlukan teknologi tersebut untuk turut mengurangi dampak lingkungan akibat pembuangan limbah kapal. Keterbatasan data dan kerahasiaan data eksperimental peneliti lain tidak bisa bebas diexpose dan didapat dengan mudah. Sehingga dalam rangka untuk keperluan desain dan optimasi suatu sistem peralatan yang melibatkan perilaku aliran dua fasa (fasa liquid-liquid) maka perlu mencari metode lain yakni dengan studi numerik menggunakan bantuan perangkat lunak computational fluid dynamic (CFD). Melalui studi numerik, perkembangan seluruh aliran dapat diprediksi melalui studi perilaku aliran didalam sistem. Hal ini dapat menghemat biaya penelitian eksperimen yang sangat mahal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mensimulasikan desain LLCC untuk mendapatkan visualisasi bagaimana proses oil-water dapat terpisahkan didalam LLCC. Dan dari data-data yang diperoleh dari simulasi diketahui bahwa desain dari LLCC berhasil memisahkan kandungan kerosin sampai 0% dari dalam air.
Komparasi Studi Numerik Dan Analitik Konduktivitas Termal Dua Dimensi Pada Kondisi Steady-State Ahmad Imam Rifa'i; Zainuri Anwar; Baiti Hidayati; Muhammad Irfan Dzaky; Toni Okviyanto; Tri Satya Ramadhoni; Herlin Sumarna
ROTASI Vol 25, No 3 (2023): VOLUME 25, NOMOR 3, JULI 2023
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/rotasi.25.3.16-22

Abstract

Aplikasi untuk penukar panas, penyimpanan energi, dan sistem manajemen termal semuanya menggunakan konduksi termal. Metode numerik sangat membantu untuk menghitung kenaikan suhu dan untuk mengurangi proses eksperimental yang lebih besar. Dalam penelitian ini, masalah konduksi panas tunak dua dimensi pelat persegi tanpa menghasilkan panas atau mempengaruhi distribusi temperatur dicoba untuk diselesaikan dengan menggunakan metode numerik. Dengan bantuan bahasa pemrograman Matlab, algoritma dibuat dan digunakan untuk menghasilkan hasil numerik dengan menggunakan pendekatan numerik Metode Perbedaan Hingga. Hasil dari dua pendekatan analitis dan numerik yang berbeda dibandingkan satu sama lain. Keakuratan pendekatan solusi ditunjukkan oleh kesepakatan antara hasil analitik dan numerik
Investigasi pembuatan mikropartikel carbon menggunakan mesin high energy ball milling (HEBM) model shaker mill Nugroho Tri Tri Atmoko; Bambang Margono; Fariyono Fariyono; Wahyu Purno Satrio
ROTASI Vol 25, No 3 (2023): VOLUME 25, NOMOR 3, JULI 2023
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/rotasi.25.3.59-63

Abstract

The challenge of human civilization is to produce materials that will perform better in the future, so it is necessary to develop new materials. In this research, the process of making carbon particles will be carried out using the high-energy ball milling (HEBM) with shaker mill model. The effect of the shaker mill process on carbon particles for 120 hours on size and morphology will be analyzed through a series of tests. The research began by preparing carbon powder that had been ground and passed through mesh 200. The carbon particles that had passed through mesh 200 were pounded into steel balls (high energy ball milling) using the shaker mill model. A particle size analysis (PSA) test was carried out to measure the dimensions of the carbon particles. In contrast, a scanning electron microscopy (SEM) test was carried out to see the shape and morphology of the carbon particles. The results show that the carbon particles measured before the shaker mill process are 2526.03nm, while the dimensions of the carbon particles will decrease to 608.43 when the shaker is milled for 120 hours. Meanwhile, the shape and morphology of the carbon particles do not appear to be homogeneous. This indicates that the shaker mill process on carbon particles for 120 hours has not reached nano dimensions and is homogeneous.
Analisis Sistem Mekanik Beserta Unjuk Kerja Sepeda Listrik dengan Metode Reverse Engineering sebagai Sarana Transportasi Ramah Lingkungan Rolan Siregar; Herbert Hasudungan Siahaan; Alvi Akhsan Maulana; Hafizh Guntur Jabbaruladli
ROTASI Vol 25, No 3 (2023): VOLUME 25, NOMOR 3, JULI 2023
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/rotasi.25.3.9-15

Abstract

Pokok permasalahan transportasi saat ini adalah polusi dan ketersediaan bahan bakar fosil. Sehingga kendaraan yang menggunakan bahan bakar minyak mulai diganti dengan kendaraan listrik. Indonesia merupakan salah satu negara yang mengambil bagian dalam pengembangan kendaraan listrik. Namun yang menjadi masalah adalah tingginya persaingan pasar dengan adanya produk import dari luar negeri. Maka dari itu, diharapkan adanya peranan peneliti untuk mempublikasikan hasil pemikirannya berkaitan dengan proses manufaktur kendaraan listrik. Dengan harapan publikasi tersebut dapat diakses dengan mudah oleh praktisi dalam negeri untuk menciptakan produk lokal. Oleh karena itu, pada penelitian ini dilakukan rancangbangun salah satu kendaraan listrik yaitu sepeda listrik. Rancangbangun ini akan memiliki kontribusi besar dalam peningkatan pembuatan produk dalam negeri. Sehingga kemandirian bangsa mulai dapat terpenuhi dengan mengurangi ketergantungan produk luar negeri. Tujuan utama dalam penelitian ini adalah menentukan konsep desain yang ideal dan ergonomic sesuai pengguna masyarakat Indonesia, menghitung spesifikasi komponen yang dibutuhkan untuk merakit sepeda listrik, melakukan pabrikasi dengan bahan komponen dalam negeri, melakukan uji unjuk kerja sehingga dapat diketahui performa produk tersebut. Metode penelitian ini dilakukan dengan reverse engineering yaitu dengan pengamatan dan pengembangan dari produk yang sudah ada. Secara umum hasil pengujian unjuk kerja menampilkan hasil yang sesuai ekspektasi, yaitu jarak tempuh mencapai 43 km dalam satu siklus drive. Sehingga dengan adanya riset ini diharapkan dapat digunakan oleh semua pihak berkepentingan untuk peningkatan produksi barang dalam negeri.
Optimasi Parameter Proses 3D Printing pada Pencetakan Model Tooth Bucket menggunakan Nozzle 0,6 mm Andriyansyah, Deni; Kristiyono, Roedy; Chamim, M.; Herianto, Herianto
ROTASI Vol 25, No 4 (2023): VOLUME 25, NOMOR 4, OKTOBER 2023
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/rotasi.25.4.7-13

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui parameter proses optimum pada pencetakan model tooth bucket. Material filamen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Polyethylene Terephthalate Glycol (PETG). Specimen dicetak menggunakan mesin 3D printer tipe Delta. Dengan penggunaan nozzle 0,6 mm, objek dicetak pada printing temperature 215 oC dan printing speed 60 mm/s. Pada penelitian ini, parameter yang diuji adalah wall thickness, dan infill density untuk meminimalisasi cacat akibat under extrusion, visible infill, dan pillowing. Spesimen pertama dicetak dengan wall thickness 0,8 mm dan infill density 20%. Namun hasil cetak spesimen pertama masih mengalami cacat visual sehingga pada spesimen kedua digunakan parameter wall thickness 1,8 mm dan infill density 50%. Objek hasil cetak menunjukkan hasil yang cukup bagus dan tidak ditemui cacat-cacat seperti pada spesimen pertama. Kemudian parameter pencetakan kedua digunakan untuk mencetak model tooth bucket. Dengan penggunaan parameter proses tersebut, dapat dihasilkan objek dengan waktu yang cukup cepat dan material yang tetap hemat.
Analisis Sifat Mekanik dan Tribologi pada Cakram Baru dan Bekas Khafidh, Muhammad; Dhewanto, Santo Ajie; Kasim, Muhammad Alfaarisi Maulana; Purwaningrum, Yustiasih
ROTASI Vol 25, No 4 (2023): VOLUME 25, NOMOR 4, OKTOBER 2023
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/rotasi.25.4.14-22

Abstract

Proses pengereman pada kendaraan mempunyai dua komponen penting, yaitu piringan cakram dan kampas rem. Kontak antara cakram dan kampas rem diharapkan mempunyai gesekan yang cukup untuk mengurangi kecepatan kendaraan. Selain itu, keausan dari cakram dan kampas rem harus diminimalkan untuk memperpanjang umur komponen. Di Indonesia, banyak pemilik kendaraan yang memutuskan untuk mendaur ulang material cakram ketika cakram sudah aus. Dari sudut pandang lingkungan, hal ini akan mengurangi limbah dan jejak karbon dioksida. Namun, kinerja keselamatan dari cakram daur ulang tersebut belum banyak diteliti. Dalam penelitian ini akan dianalisis kinerja mekanik dan tribologi berbagai jenis bahan cakram, baik cakram baru maupun yang daur ulang. Bahannya ada empat, yaitu cakram baru (Ba), cakram bekas (Be), cakram bekas + sekrap (BeS), dan cakram bekas + sekrap + ampplas (BeS Amplas). Analisis yang dilakukan meliputi kekerasan, kekasaran, massa aus, koefisien gesek, dan temperatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekasaran permukaan material Be lebih rendah dibandingkan material Ba, sedangkan material BeS memiliki kekasaran kurang lebih 5 kali lebih tinggi dibandingkan material Ba. Kekasaran permukaan material BeS yang tinggi menghasilkan gesekan yang rendah dan keausan yang tinggi. Situasi ini tidak diinginkan untuk aplikasi rem karena mengurangi keselamatan dan masa pakai produk. Pemberian perlakuan amplas pada material BeS dapat meningkatkan kinerja tribologi dan menurunkan suhu kontak.
Perancangan Shell and Tube Heat Exchanger Dengan Fluida Kerja Biogas Palm Oil Mill Effluent (POME) Rifa'i, Ahmad Imam; Fitriani, Devita Dinda Dinda; Seprianto, Dicky; Witjahjo, Soegeng
ROTASI Vol 25, No 4 (2023): VOLUME 25, NOMOR 4, OKTOBER 2023
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/rotasi.25.4.23-30

Abstract

Penukar kalor tipe shell and tube digunakan pada industri pada proses pendinginan maupun pada proses pemanasan. Penukar kalor tipe shell and tube memiliki keunggulan diantaranya: perawatan yang mudah, desain konstruksi yang sederhana, serta memiliki kemampuan kerja yang baik karena mampu beroperasi pada suhu dan tekanan tinggi, fluida yang korosif. Dalam upaya menemukan ukuran diameter tube terbaik pada sebuah desain penukar kalor tipe shell and tube yang akan digunakan sebagai pendingin. Pada penelitian ini penukar kalor dirancang dengan menggunakan fluida kerja air dan Biogas Palm Oil Mill Effluent (POME) serta diameter luar pipa 0,75 inch, 1,0 inch, dan 1,25 inch. Penelitian dilakukan untuk mengetahui nilai koefisien perpindahan panas keseluruhan (U) dengan menggunakan perhitungan numerik menggunakan Kern Methode dan simulasi pada software HTRI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perancangan penukar kalor shell and tube terbaik adalah penukar kalor dengan diameter luar pipa 0,75 inch yang memiliki nilai over design sebesar 6.49%. Sebuah model kemudian akan dikatakan valid apabila nilai over design pada parameter koefisien perpindahan panas bersihnya tidak melebihi 25% dari nilai koefisien perpindahan panas required design.  
Investigating the Tribological Performance of Natural Rubber Additives in Palm Oil-Based Lubricants Aji, Ahmad Frantoni; Alfian, Devia Gahana Cindi; Prasetyo, Tri Wahyu; Firjatullah, Ahmad Labib; Sufra, Rifqi; Pujiyulianto, Eko; Silitonga, Dicky Januarizky; Auriyani, Wika Atro; Yusupandi, Fauzi
ROTASI Vol 26, No 3 (2024): VOLUME 26, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/rotasi.26.3.57-64

Abstract

Human dependence on mineral-based energy sources poses challenges related to toxicity, depletion, degradation, and environmental hazards. An appropriate replacement for mineral-based lubricants has yet to be realized; one available option for humans is alternative, renewable, environmentally friendly, and biodegradable energy sources. Lubricants play an important role in product processing, transportation, agriculture, and other key sectors in industrial development. This study was conducted to explore the potential use of palm oil as the main ingredient with the addition of rubber as an additive. The method of making the lubricant involved mixing 3%, 5%, and 7% rubber latex with sonicated palm oil using UAE. Next, wear testing was performed using a tribometer based on the ball-on-disc principle, utilizing a modified bench-top drill machine. The testing was carried out at room temperature, maintaining a constant load of 8.83 N and a rotational speed of 180 rpm for 5 minutes per sample. Microscopic analysis of the wear scars on the plate samples showed different wear patterns and characteristics for each lubricant, with measurements taken at various positions for accuracy. The results indicated that the lubricant with a 5% rubber mixture was the best, with a wear width of 535.9126 µm, compared to the commercial lubricant (SAE 15W 40) which had a wear width of 539.906 µm. This research demonstrates the potential use of a palm oil and rubber mixture as a more environmentally friendly lubricant alternative.
The Effect of Various Two-wheeler Camshaft Materials on Dynamic Response Using Finite Element Analysis Tira, Hendry Sakke; Dwilingga, Ikhsan
ROTASI Vol 25, No 4 (2023): VOLUME 25, NOMOR 4, OKTOBER 2023
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/rotasi.25.4.68-74

Abstract

A camshaft from a 4-stroke engine operating at idle with an average speed of 650 rpm was studied. The study was carried out using the finite element method and the Ansys software. The study was carried out to determine the dynamic response (reaction force, stress distribution, and deformation) of a camshaft circuit operating under torsional pressure at 650 rpm for 1 s. Analysis studies were carried out by varying the camshaft materials such as structural steel, aluminum alloy, and stainless steel. The results of this numeric study show that the structural steel camshaft has the greatest total deformation when compared to the other two materials. Stainless steel has the highest equivalent stress value, followed by structural steel, and aluminum alloy has the lowest. These findings also suggest that aluminum alloy has a better structural response than other materials. This is due to the aluminum alloy having the lowest stress of 239.87 MPa. This is supported by the relatively high safety factor value of 2.165, which is higher than the other two materials.

Filter by Year

2000 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 27, No 3 (2025): VOLUME 27, NOMOR 3, OKTOBER 2025 Vol 27, No 2 (2025): VOLUME 27, NOMOR 2, JULI 2025 Vol 27, No 1 (2025): VOLUME 27, NOMOR 1, JANUARI 2025 Vol 26, No 4 (2024): VOLUME 26, NOMOR 4, OKTOBER 2024 Vol 26, No 3 (2024): VOLUME 26, NOMOR 3, JULI 2024 Vol 26, No 2 (2024): VOLUME 26, NOMOR 2, APRIL 2024 Vol 26, No 1 (2024): VOLUME 26, NOMOR 1, JANUARI 2024 Vol 25, No 4 (2023): VOLUME 25, NOMOR 4, OKTOBER 2023 Vol 25, No 3 (2023): VOLUME 25, NOMOR 3, JULI 2023 Vol 25, No 2 (2023): VOLUME 25, NOMOR 2, APRIL 2023 Vol 25, No 1 (2023): VOLUME 25, NOMOR 1, JANUARI 2023 Vol 24, No 4 (2022): VOLUME 24, NOMOR 4, OKTOBER 2022 Vol 24, No 3 (2022): VOLUME 24, NOMOR 3, JULI 2022 Vol 24, No 2 (2022): VOLUME 24, NOMOR 2, APRIL 2022 Vol 24, No 1 (2022): VOLUME 24, NOMOR 1, JANUARI 2022 Vol 23, No 4 (2021): VOLUME 23, NOMOR 4, OKTOBER 2021 Vol 23, No 3 (2021): VOLUME 23, NOMOR 3, JULI 2021 Vol 23, No 2 (2021): VOLUME 23, NOMOR 2, APRIL 2021 Vol 23, No 1 (2021): VOLUME 23, NOMOR 1, JANUARI 2021 Vol 22, No 4 (2020): VOLUME 22, NOMOR 4, OKTOBER 2020 Vol 22, No 3 (2020): VOLUME 22, NOMOR 3, JULI 2020 Vol 22, No 2 (2020): VOLUME 22, NOMOR 2, APRIL 2020 Vol 22, No 1 (2020): VOLUME 22, NOMOR 1, JANUARI 2020 Vol 21, No 4 (2019): VOLUME 21, NOMOR 4, OKTOBER 2019 Vol 21, No 3 (2019): VOLUME 21, NOMOR 3, JULI 2019 Vol 21, No 2 (2019): VOLUME 21, NOMOR 2, APRIL 2019 Vol 21, No 1 (2019): VOLUME 21, NOMOR 1, JANUARI 2019 Vol 20, No 4 (2018): VOLUME 20, NOMOR 4, OKTOBER 2018 Vol 20, No 3 (2018): VOLUME 20, NOMOR 3, JULI 2018 Vol 20, No 2 (2018): VOLUME 20, NOMOR 2, APRIL 2018 Vol 20, No 1 (2018): VOLUME 20, NOMOR 1, JANUARI 2018 Vol 19, No 4 (2017): VOLUME 19, NOMOR 4, OKTOBER 2017 Vol 19, No 3 (2017): VOLUME 19, NOMOR 3, JULI 2017 Vol 19, No 2 (2017): VOLUME 19, NOMOR 2, APRIL 2017 Vol 19, No 1 (2017): VOLUME 19, NOMOR 1, JANUARI 2017 Vol 18, No 4 (2016): VOLUME 18, NOMOR 4, OKTOBER 2016 Vol 18, No 3 (2016): VOLUME 18, NOMOR 3, JULI 2016 Vol 18, No 2 (2016): VOLUME 18, NOMOR 2, APRIL 2016 Vol 18, No 1 (2016): VOLUME 18, NOMOR 1, JANUARI 2016 Vol 17, No 4 (2015): VOLUME 17, NOMOR 4, OKTOBER 2015 Vol 17, No 3 (2015): VOLUME 17, NOMOR 3, JULI 2015 Vol 17, No 2 (2015): VOLUME 17, NOMOR 2, APRIL 2015 Vol 17, No 1 (2015): VOLUME 17, NOMOR 1, JANUARI 2015 Vol 16, No 4 (2014): VOLUME 16, NOMOR 4, OKTOBER 2014 Vol 16, No 3 (2014): VOLUME 16, NOMOR 3, JULI 2014 Vol 16, No 2 (2014): VOLUME 16, NOMOR 2, APRIL 2014 Vol 16, No 1 (2014): VOLUME 16, NOMOR 1, JANUARI 2014 Vol 15, No 4 (2013): VOLUME 15, NOMOR 4, OKTOBER 2013 Vol 15, No 3 (2013): VOLUME 15, NOMOR 3, JULI 2013 Vol 15, No 2 (2013): VOLUME 15, NOMOR 2, APRIL 2013 Vol 15, No 1 (2013): VOLUME 15, NOMOR 1, JANUARI 2013 VOLUME 14, NOMOR 4, OKTOBER 2012 VOLUME 14, NOMOR 3, JULI 2012 VOLUME 14, NOMOR 2, APRIL 2012 VOLUME 14, NOMOR 1, JANUARI 2012 VOLUME 13, NOMOR 4, OKTOBER 2011 VOLUME 13, NOMOR 3, JULI 2011 VOLUME 13, NOMOR 2, APRIL 2011 VOLUME 13, NOMOR 1, JANUARI 2011 Volume 12, Nomor 4, Oktober 2010 Volume 12, Nomor 3, Juli 2010 Volume 12, Nomor 2, April 2010 Volume 12, Nomor 1, Januari 2010 Volume 11, Nomor 4, Oktober 2009 Volume 11, Nomor 3, Juli 2009 Volume 11, Nomor 2, April 2009 Volume 11, Nomor 1, Januari 2009 Volume 10, Nomor 4, Oktober 2008 Volume 10, Nomor 3, Juli 2008 Volume 10, Nomor 2, April 2008 Volume 10, Nomor 1, Januari 2008 Volume 9, Nomor 4, Oktober 2007 Volume 9, Nomor 3, Juli 2007 Volume 9, Nomor 2, April 2007 Volume 9, Nomor 1, Januari 2007 Volume 8, Nomor 4, Oktober 2006 Volume 8, Nomor 3, Juli 2006 Volume 8, Nomor 2, April 2006 Volume 8, Nomor 1, Januari 2006 Volume 3, Nomor 2, April 2001 Volume 3, Nomor 1, Januari 2001 Volume 2, Nomor 4, September 2000 More Issue