cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
media.elektro.undana@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Media Elektro : Journal of Electrical Power, Informatics, Telecommunication, Electronics, Computer and Control System
ISSN : 22526692     EISSN : 27154963     DOI : http://doi.org/10.35508/jme
Jurnal Media Elektro adalah merupakan jurnal ilmiah yang menyajikan artikel yang bersifat original tentang pengetahuan dan informasi riset ataupun aplikasi riset dan pengembangannya. Jurnal ini merupakan sarana publikasi dan karya riset beserta pengembangannya di bidang teknologi. Untuk penulis yang berminat untuk Pemuatan artikel di jurnal ini, maka dapat dialamatkan ke email:media.elektro.undana@gmail.com. Artikel yang masuk akan diseleksi oleh editor. Jurnal ini terbit secara berkala sebanyak dua kali dalam setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 213 Documents
IDENTIFIKASI JENIS TUMBUHAN MENGGUNAKAN CITRA DAUN BERBASIS JARINGAN SARAF TIRUAN (ARTIFICIAL NEURAL NETWORKS) Reni Rahmadewi; Endah purwanti; Vita efelina
Jurnal Media Elektro Vol 7 No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.517 KB) | DOI: 10.35508/jme.v0i0.427

Abstract

Tumbuhan merupakan salah satu komponen yang dibutuhkan oleh manusia. Ilmu yang mempelajari mengenai tumbuhan juga sudah mengalami kemajuan pesat, begitupun sistem pengenalan dan identifikasi tanaman yang berguna dalam memberi berbagai informasi. Proses pengenalan dapat diterapkan dalam berbagai bagian dari tanaman, salah satunya adalah pengenalan pada citra daun. Proses pengenalan citra daun harus melalui proses pembelajaran yang panjang, maka digunakan teknik pengolahan citra yaitu Jaringan Saraf Tiruan (JST). Identifikasi jenis daun menggunakan JST pada percobaan kali ini menggunakan 4 jenis nama daun seperti daun bougenvillea, daun Geranium, daun Magnolia Soulangeana, daun pinus, dengan 16 sampel citra daun dengan bentuk daun yang berbeda-beda untuk setiap jenisnya. Epoch dalam Jaringan Saraf Tiruan ini mencapai nilai maksimal 1000 iterasi. Sebelum melakukan pengujian citra, terlebih dahulu dilakukan proses pelatihan citra. Setelah melakukan pengujian pada 16 sampel citra daun, diperoleh 15 sampel citra daun memiliki hasil benar terdeteksi dan 1 sampel citra daun memiliki hasil tidak terdeteksi. Dari hasil penelitian ini memiliki persentasi keberhasilan sebesar 93,6% berhasil terdeteksi dan 6,4% tidak berhasil terdeteksi. Kata kunci: Pengolahan citra, Jaringan Saraf Tiruan, citra daun
Aplikasi Tuner Alat Musik Sasando Real-Time Menggunakan Teknik Fast Fourier Transform (FFT) dan Harmonic Product Spectrum (HPS) Amin Ajaib Maggang; Sarlince O. Manu; Molina O. Odja
Jurnal Media Elektro Vol 7 No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.741 KB) | DOI: 10.35508/jme.v0i0.469

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendesain suatu aplikasi tuner sasando yang memiliki tingkat akurasi yang tinggi dalam mendeteksi frekuensi fundamental dari jenis sasando 32 senar menggunakan Algoritma Fast Fourier Transform (FFT) dan Harmonic Product Spectrum (HPS). Tingkat akurasi yang tinggi ditentukan dari resolusi frekuensi yang tinggi. Menurut Lourde, M (2009), kemampuan telinga manusia untuk membedakan bunyi adalah pada resolusi 0.5 Hz. Manusia tidak mampu membedakan bunyi jika resolusi atau selisih dua frekuensi yang berdekatan lebih kecil dari 0.5 Hz. Oleh karena itu, aplikasi yang didesain harus mampu memberikan resolusi 0.5 Hz. Berdasarkan hasil simulasi, Aplikasi Tuner sasando yang telah dibangun mampu memberikan output resolusi 0.5 Hz. Selain itu, aplikasi yang dibangun juga dapat menampilkan spektrum frekuensi dan mampu memberikan informasi apabila frekuensi dari senar yang sedang dituning sudah tepat pada frekuensi fundamentalnya. Tidak hanya itu, apabila frekuensinya masih kurang atau sudah melewati frekuensi dasarnya, maka akan ditampilkan juga pada outputnya.
SIMULASI DAMPAK PARAMETER PROTOKOL MAC TERHADAP UNJUK KERJA DAN KONSUMSI ENERGI JARINGAN SENSOR NIRKABEL Stephanie Imelda Pella
Jurnal Media Elektro Vol 7 No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.196 KB) | DOI: 10.35508/jme.v0i0.477

Abstract

Pada jaringan sensor nirkabel (Wireless Sensor Networks -WSNs), energi pada setiap node adalah sumber daya yang terbatas. Pada umumnya protokol medium access control (MAC) untuk WSNs didesain untuk konservasi energy jaringan karena MAC mengatur modul komunikasi yang merupakan modul dengan konsumsi daya tertinggi dalam sebuah node. Penelitian ini bertujuan menginvestigasi pengaruh parameter-parameter MAC seperti duty cycle, beacon fraction dan daya transmisi terhadap unjuk kerja jaringan (paket delivery rate-PDR) dan konsumsi energy dalam jaringan. Kata Kunci: Duty cycle, beacon fraction, WSNs, Unjuk Kerja Jaringan
Analisis Dampak Variasi Data Transmisi pada Kinerja Protokol MAC Sistem Komunikasi Wireless Body Area Network Hendro FJ Lami; Stephanie Imelda Pella
Jurnal Media Elektro Vol 7 No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.965 KB) | DOI: 10.35508/jme.v0i0.484

Abstract

Protokol media access control (MAC) berperan menjamin keberhasilan transmisi data antar sensor nirkabel dan konsumsi daya pada Wireless Body Area Network (WBAN). Penelitian ini membandingkan unjuk kerja dua buah protocol MAC, yaitu T-MAC dan ZigbeeMAC pada sistem WBAN, pada laju kedatangan paket (λ) yang berbeda. Hasil simulasi menunjukan bahwa pada jaringan dengan λ rendah tingkat keberhasilan pengiriman paket antara protocol T-MAC dan ZigbeeMAC mencapai rata-rata 90% dari throughput maksimal walaupun pada kondisi tersebut kinerja ZigbeeMAC memiliki nilai lebih baik dibanding T-MAC. Pada laju kedatangan paket tinggi, throughput pada T-MAC memiliki perbedaan yang signifikan terhadap ZigbeeMAC. Pada keadaan terburuk troughput T-MAC adalah 88% dari throughput maksimal sedangkan Zigbee menurun hingga 43% dari throughput maksimal. Kosumsi daya pada ZigbeeMAC cenderung konstan untuk setiap laju kedatangan paket sedangkan pada T-MAC meningkat sejalan dengan pertambahan laju kedatangan paket.
KOMBINASI STEGANOGRAFI LSB DAN KRIPTOGRAFI CEASAR CHIPER UNTUK PENGAMANAN DATA PADA MEDIA CITRA DIGITAL Samy Yeverson Doo
Jurnal Media Elektro Vol 7 No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.978 KB) | DOI: 10.35508/jme.v0i0.506

Abstract

ABSTRAK Ada begitu banyak cara untuk mengamankan sebuah data atau informasi. Beberapa diantaranya menggunakan steganografi sementara lainnya menggunakan teknik kriptografi. Pada penelitian ini, digunakan kombinasi kedua cara tersebut untuk meningkatkan tingkat keamanan data. Pertama, data atau informasi tersebut diproses dengan teknik kriptografi yang disebut dengan Caesar Cipher. Kemudian setiap karakter dari data tersebut disembunyikan didalam image dengan metode LSB. Hasilnya menunjukan bahwa saat penyisipan digunakan bit ke 4 sampe bit ke 8 maka kualitas dari image akan menjadi buruk karena MSE menunjukan angka 47,508 sementara PSNR-nya berkisar pada angka 30 sampai 36 dB. Hasil terbaik didapat bila dipakai sampai dengan 3 bit terakhir dari setiap pixel image RGB. ABSTRACT There are so many methods to secure the data or information. Some of those are based on steganography and the others are protected by cryptography technique. In this research, we use both ways to increase the security level. First, the data are processing by cryptography technique called Caesar Cipher in order to change an information that we want to protected become a Cipher text. Then each character of that text is concealed within an image LSB method. To evaluate the quality of the image, two parameters which are MSE and PSNR are involved. The result shows that when we use LSB from 4th bit to 8th bit, quality of the image is poor because MSE shows number of 47,508 while the value of PSNR are between 30 to 36 dB.
ANALISA KEBUTUHAN DAYA LISTRIK MELALUI PERHITUNGAN KEBUTUHAN PENDINGIN UDARA Evtaleny R Mauboy
Jurnal Media Elektro Vol 7 No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.804 KB) | DOI: 10.35508/jme.v0i0.516

Abstract

Kondisi udara di kota-kota di Indonesia terutama daerah dengan ketinggian cukup dekat dengan permukaan air laut, kurang memberikan kenyamanan karena udaranya yang panas akibat meningkatnya pemanasan global. AC (Air Conditioner) adalah alat yang dapat digunakan untuk membuat kondisi udara berubah menjadi nyaman. Perhitungan daya listrik dari kebutuhan AC untuk sebuah gedung perkantoran yang beralih fungsi menjadi ruang serbaguna dilakukan. Dari hasil perhitungan maka terlihat bahwa daya yang dibutuhkan untuk sebuah gedung perkantoran yang beralih fungsi menjadi ruang serbaguna adalah sebesar 92,5 kW.
DESIGN OF PROTOTYPE DYNAMIC AC POWER MACHINE WITH EQUIVALENT CIRCUIT MODELING (TORQUE SPEED CURVE OF INDUCTION MOTOR 1,1, KW) Zainal Abidin; Adam Adam
Jurnal Media Elektro Vol 6 No 2 (2017): OKTOBER 2017
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.203 KB) | DOI: 10.35508/jme.v0i0.579

Abstract

Squirrel cage induction motors are widely used in electric motor drives due to their satisfactory mechanical characteristics (torque, current, overloading) and small dimensions, as well as their low price. When starting an induction motor, a large current is required for magnetizing its core, which results in a low power factor, rotor power losses and a temperature rise in the windings. None of these parameters should reach values beyond certain limits until the motor reaches nominal speed. The speed of an induction motor 1,1kW is affected very little by fluctuations of voltage. The greater the supply voltage of the motor, the induction motor's speed will increase. The torque values (Tstart, TSmax and Tmax) are affected by the value of the motor supply voltage: (Vp-nl : 132.8, Tstart1 : 7.4, T S-max1 : 0.4, Tmax1 : 9.9) V, (Vp-nl : 127.0, Tstart2 : 4.8, T S-max1 : 0.3, Tmax1 : 8.4) V and (Vp-nl : 121.3, Tstart3 : 3.3, T S-max3 : 0.2, Tmax3 : 7.1) V. Stator current (IL-nl ; 2.5, 2.2, 1.9 ) Amp rises gradually on account of the increase in magnetising current (Im : 2.5, 2.2, 1.9) Amp. The magnetising current required to produce the stator flux. The component of the stator current which provides the ampere-turns balancing the rotor ampere-turns will steadily diminish as the rotor current (IL-nl) decrease with the increase in rotor speed (nr).
APLIKASI SOLAR SEL PADA USAHA AYAM POTONG KAMPUNG DAUN DALAM MENGURANGI BIAYA PENGGUNAAN ENERGI LISTRIK Abdul Wahid; Sri Kurniati
Jurnal Media Elektro Vol 6 No 2 (2017): OKTOBER 2017
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.634 KB) | DOI: 10.35508/jme.v0i0.582

Abstract

Paper ini bertujuan untuk mengaplikasikan teknologi solar sel dalam mengurangi biaya penggunaan energi listrik pada Usaha Ayam potong di Daerah Kampung Daun-Baumata. Melalui aplikasi alat ini, maka usaha peternakan ayam potong yang berlokasi di daerah Baumata dapat memberikan solusi ketika terjadi pemadaman listrik dan sekaligus dapat mengurangi biaya operasional penggunaan energy listrik yang berasal dari PLN. Pada sistem desain alat ini dipasang panel solar sel 100 Wp, aki untuk pengisian energi listrik 140 Ah, dan inverter 1300 Watt untuk menghidupkan lampu neon dan penyediaan sumber energi. Metode yang digunakan adalah mengaplikasikan panel solar sel untuk mengisi aki dan merubah tegangan DC dari aki melalui inverter menjadi tegangan AC. Hasil penelitian diperoleh penurunan pembayaran listrik dimana sebelumnya menggunakan energy listrik sebesar 3.6 kwh/malam dengan 3 buah lampu pijar sebesar 300 Watt. Berdasarkan hasil analisis diperoleh penghematan penggunaan energi listrik yang berdampak pada efisiensi pembayaran listrik. Dalam 1 kandang menggunakan 3 bola lampu pijar dengan daya masing-masing 100 Watt. Setiap malam dinyalakan selama 12 jam (jam 18.00 – 6.00). Artinya energi yang digunakan W= P.h (Kwh) atau 0.3 kw x 12 jam = 3.6 Kwh. Jika harga listrik per kwh (Januari 2017) sebesar Rp1.467,28, maka diperoleh penghematan pembayaran listrik sebesar: Rp1.467,28 x 3.6 = Rp5.282,21/malam atau 158.466/bulan
RANCANG BANGUN MESIN PEMBANGKIT LISTRIK TANPA BBM BERKAPASITAS 3000 WATT DENGAN MEMANFAATKAN PUTARAN FLYWHEEL Razali Razali; Stephan Stephan
Jurnal Media Elektro Vol 6 No 2 (2017): OKTOBER 2017
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.365 KB) | DOI: 10.35508/jme.v0i0.585

Abstract

Akhir-akhir ini, kebutuhan energi meningkat tetapi ketersediaan sangat terbatas. Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan penelitian lebih lanjut energi alternatif. Generator adalah salah satu energi alternatif yang digunakan oleh masyarakat, tapi itu memiliki kekurangan seperti ketidakstabilan tegangan dan rendah efisiensi generator. Berdasarkan isu-isu tersebut, sehingga kami membuat flywheel aplikasi dalam generator listrik, yang bertujuan untuk menghasilkan suatu konsep efisiensi daya meningkat, menstabilkan tegangan keluaran Generator dan mulai proses pembangkit listrik. Proses pembuatan mesin aplikasi flywheel generator mulai dari perancangan mekanik flywheel, mencari jumlah rotasi per menit dari generator (dengan percobaan), menemukan elemen mesin yang menggunakan (poros, bantalan dan roda gila), nilai output generator. dari hasil desain mesin adalah diperlukan maksimal 2.5 KW - 3 KW dengan 3000 rpm yang diberikan motor listrik dengan sistem transmisi yang menggunakan balt, massa roda gila 60 kg x 2 kg dan daya output maksimum dari generator 3 KW.
REKONFIGURASI JARINGAN TEGANGAN MENENGAH 20 kV UNTUK PENINGKATAN KUALITAS PENYALURAN DAYA SISTEM KELISTRIKAN KAMPUS UNDANA PENFUI KUPANG Agusthinus S. Sampeallo; Nursalim Nursalim; Kristoforus Kato Sado
Jurnal Media Elektro Vol 6 No 2 (2017): OKTOBER 2017
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.867 KB) | DOI: 10.35508/jme.v0i0.586

Abstract

Universitas Nusa Cendana Kupang merupakan salah satu pelanggan tenaga listrik dari PT. PLN (Persero) Cabang Kupang Rayon Kupang dengan kontrak daya sebesar 650 kVA dan tegangan sistem 20 kV. Masukan dari sistem kelistrikan undana dimulai dari gardu hubung milik PLN yang terletak didalam kampus undana kemudian daya diteruskan ke gardu kubikel milik undana. Keluaran dari gardu kubikel akan disalurankan melalui jaringan tegangan menengah yang terdiri atas tiga jalur utama yakni, jalur Rektorat lama, Rektorat Baru, dan jalur Kedokteran. Ketiga jalur distribusi tegangan menengah tersebut akan melayani tujuh buah transformator. Masalah utama yang terjadi pada sistem kelistrikan undana penfui adalah sering terjadinya pemadaman yang disebabkan oleh pembembanan lebih pada salah satu jalur beban yakni pada jalur rektorat lama yang mensuplai lima buah transformator. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan rekonfigurasi jaringan tegangan menengah 20 kV untuk peningkatan kualitas penyaluran daya sistem kelistrikan kampus undana penfui kupang agar tidak terjadi pembembanan lebih pada salah satu jalur beban sehingga tidak menyebabkan ketidak seimbangan beban. Dari hasil analisa kondisi eksisting sistem kelistrikan kampus undana penfui kupang adalah sumber akan memberikan daya P = 0.31164421 MW, Q = 0.12765602 Mvar, atau S = 0.439300 MVA dengan cos phi 0.85. dengan total losses daya secara keseluruhan adalah 0.0001258 MW. Sedangkan hasil rekonfigurasi sistem kelistrikan kampus undana penfui kupang adalah sumber akan memberikan daya P = 0.40599625 MW, Q = 0.16497407 Mvar, atau S = 0.57097032 MVA dengan cos phi 0.85. dengan total losses daya secara keseluruhan adalah 0.000062325 MW.

Page 4 of 22 | Total Record : 213