cover
Contact Name
M. Syukri Ismail
Contact Email
msyukri_ismail@staiyasnibungo.ac.id
Phone
+6282278916431
Journal Mail Official
jurnalnurelislam@gmail.com
Editorial Address
Jl. Lintas Sumatera KM.04 Sungai Binjai Kec. Bathin III Kab. Bungo Provinsi Jambi Kode Pos 37211
Location
Kab. bungo,
Jambi
INDONESIA
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan
ISSN : 23377828     EISSN : 25276263     DOI : -
NUR EL-ISLAM Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan the journal is published by Institut Agama Islam Yasni Bungo Jambi Indonesia. It’s dedicated for the publication of scientific articles in Islamic Education, Islamic Economics and Religious Studies. The languages used in this journal are Indonesia, English and Arabic. This journal is published twice a year, April and October in printed and online version. The editors receive scientific articles of academics, lecturers, and researchers who have never been published by other Journals.
Articles 492 Documents
Meningkatkan Hasil Belajar Melalui Penerapan Media Wayang pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas V Sekolah Dasar Islam Terpadu Ad-Dhuha Juliana, Rina; Yuisman, Dedi; Mualimin, Mualimin; Wiseza, Fitria Carli; Ridho, Muhammad
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 8 No. 1 (2021): (April 2021)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/nuris.v8i1.267

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas V Sekolah Dasar Islam Terpadu Ad-dhuha dusun Purwasari yang dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar belajar siswa dan rendahnya partisipasi siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Hal itu dikarenakan dalam proses pembelajaran belum menggunakan media pembelajaran yang bervariasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan secara kolaboratif antara guru dengan peneliti. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus dengan menggunakan desain penelitian Kemmis and Mc. Taggart yang terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, tindakan pengamatan, refleksi dan perencanaan ulang. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V Sekolah Dasar Islam Terpadu Ad-dhuha dusun Purwasari, yang berjumlah 23 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah pengetahuan, imgatan, pemahaman, menjelaskan, meringkas, menerapkan, menguraikan, merencanakan, menilai. Hasil pengamatan pembelajaran dengan menerapkan media pembelajaran berupa media wayang telah memenuhi indicator keberhasilan penelitian yaitu 70% pada masing-masing indicator hasil belajar.persentase hasil belajar siswa pada prasiklus adalah 43,47%, pada siklus I menunjukkan 47,82%, dan pada siklus II mencapai 82,60%, sehingga sudah memiliki tingkat keberhasilan dengan predikat baik. Berdasarkan hipotesis tindakan yang dilakukan maka penggunaan media wayang dapat meningkatkan hasil belajar siswa Kelas V pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar Islam Terpadu Ad-dhuha.
Fiqh of Diffable in Theo-Antro-Juridical Perspective: Examining the Divine, Humane and Constitutional Foundation For the Fulfillment of the Rights of Disabled Group Rohmah, Siti; Kholish, Moh. Anas; Galib, Andi Muhammad
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 8 No. 1 (2021): (April 2021)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/nuris.v8i1.275

Abstract

Since the past, stigma and various forms of discrimination have continued to haunt disabled groups. They become a group that is marginalized from society due to the limitations they experience. Diffable groups should be seen as part of a society that has different abilities. In Islamic doctrine, marginalization and discrimination against these disabled groups is an act that is blamed and prohibited because basically all humans have the same position before God and the only difference is the degree of holiness. Therefore, Islamic law through fiqh products must participate in legitimizing the fulfillment of rights for disabled groups from a religious perspective. This paper will examine the importance of the formulation of fiqh with disabilities as part of respecting human values ​​taught by Islam. Using the theo-anthro-juridical term, this paper will also describe the foundations in formulating the fiqh of persons with disabilities, including theological, humanist, and legal foundations.
Penggunaan Media Kertas Origami Untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa pada Pembelajaran Tematik di Kelas 1 Sekolah Dasar Negeri 90/II Talang Pantai Kec. Bungo Dani Kab. Muara Bungo Syaifullah, Arif; S, Neviyarni; Irdamurni, Irdamurni
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 8 No. 1 (2021): (April 2021)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/nuris.v8i1.290

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan kurangnya kreativitas siswa dan minimnya penggunaan media pembelajaran pada pembelajaran Tematik. Hal itu disebabkan oleh pembelajaran yang masih menggunakan metode yang konvensional dan hanya berpusat pada guru. Jenis penelitian ini ialah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan secara kolaboratif antara guru dan peneliti. Penelitian ini akan diterapkan selama 2 siklus dan akan menerapkan desain penelitian oleh Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, tindakan dan pengamatan, refleksi dan perencanaan ulang. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 1 SDN 90/II Talang Pantai yang berjumlah 19 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, tes dan dokumentasi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas siswa melalui Media Kertas Origami pada pembelajaran Tematik di kelas 1 SDN 90/II Talang Pantai. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini ialah adanya peningkatan hasil belajar siswa yaitu pada ranah psikomotor. Hasil pengamatan pembelajaran dengan penerapan media gambar pada siklus I menunjukkan ketuntasan siswa mencapai 68% atau 13 siswa yang tuntas, dan pada siklus II menunjukkan ketuntasan mencapai 95% atau 18 siswa yang tuntas. Dengan demikian disimpulkan bahwa dengan menerpakan Media Kertas Origami dalam proses pembelajaran akan dapat meningkatkan kreativitas siswa pada kelas 1 SDN 90/II Talang Pantai .”
Pemahaman dan Pengamalan Nilai-nilai Tasawuf di Kalangan Elit Muhammadiyah Sumatera Selatan Ariadi, Purmansyah; Rulitawati, Rulitawati; Novita, Mona
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 8 No. 1 (2021): (April 2021)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/nuris.v8i1.292

Abstract

Penyebaran Islam melalui tasawuf telah menjadikan Islam memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat Indonesia. Dalam perkembangannya paham sufisme dan tarekat berkembang juga, sehingga menjadi wacana yang urgent dalam proses transmisi ajaran Islam di dunia Melayu. Nilai-nilai tasawuf dikalangan elit Muhammadiyah akan mewarnai pemahaman dan pengamalan yang terlembaga dalam bentuk tarekat yang membutuhkan bimbingan seorang mursyid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman dan pengamalan nilai-nilai tasawuf di kalangan elit Muhammadiyah. Bagaimana pemahaman nilai-nilai tasawuf di kalangan elit Muhmmadiyah, bagaimana pengamalan nilai-nilai tasawuf dikalangan elit Muhammadiyah serta Perbedaan Pemahaman Dan Pengamalan Tasawuf di Wilayah Sumatera Selatan. Metode dalam penelitian lapangan (field research) dengan teknik analisa data menggunakan diskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara terhadap para ulama dilingkungan Muhammadiyah serta didukung dengan data dokumentasi. Penelitian ini mengghasilkan: Pertama bahwa Muhammadiyah merupakan organisasi dan gerakan sosial keagamaan tidak menjadikan tasawuf dan tarekat dalam rangkah gerakannya, karena di latarbelakangi berdirinya Muhammadiyah dipengaruhi gerakan Tajdid, Kedua eksistensi pengamalan nilai-nilai tasawuf yaitu: menolak secara inplisit, terbuka terhadap keberadaan tasawuf dan sikap akomodatif. Sebuah Dialog membagi kategorikan dengan terminologi eksplisit, implisit, inklusif dan akomodatif. Ketiga, berafiliasi dengan ideologi sunni. organisasi lebih mendahulukan self correction, dengan prinsip ta´aruf, tafa>hum. ta´awun, takaful dan tazamun. Dalam masalah ibadah, perbedaan organisasi keagamaan ini tidak masuk yang bersifat prinsip, tetapi furu>´iyah. Kepentingan bersama dalam membina masyarakat dengan pendekatan kultural. Organisasi ini menganut paham aswaja.
Realita Mu’amalah: Jual Beli Sperma Sapi Pada Program Penyuluhan dan Pembinaan di Desa Kilangan Kabupaten Batanghari Iffah, Iffah
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 8 No. 1 (2021): (April 2021)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/nuris.v8i1.293

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui program dan prosedur penyuluhan dan pembinaan oleh mantri hewan terhadap peternak sapi di Desa Kilangan Kecamatan Muara Bulian Kabupaten Batanghari. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Penulis mengumpulkan data yang dibutuhkan dengan menggunakan metode wawancara. Dalam praktek penyuluhan dan pembinaan dipasar hewan Muara Bulian terindikasi ada praktek jual beli sperma. Hasil analisis dari wawancara tersebut dapat disimpulkan bahwa dalam praktek tersebut ada bayaran yang harus dikeluarkan peternak untuk keberhasilan inseminasi buatan tersebut. Penemuan persepsi masyarakat didesa Kilangan ini membuka mata kita bahwasanya tugas yang dijalankan oleh perangkat pemerintah yang sebetulnya sudah mendapatkan honorarium akan mendapatkan imbalan juga ketika sudah memenuhi panggilan masyarakat yang membutuhkan. Bahkan tarif yang diberikan mengubah persepsi mereka dalam hal akad. Jika nominal yang diberikan jumlahnya tidak ditentukan oleh mantri maka itu disebut dengan ijarah, akan tetapi yang terjadi malah aqad tersebut dikenal masyarakat dengan jual beli, sehingga mengubah hukum transaksinya, oleh karena itu sebagai masyarakat pengguna sebaiknya memahami dengan baik muamalah yang sedang dijalani.
Meningkatkan Minat Belajar Siswa Dengan Menggunakan Strategi Learning Start With A Question (LSQ) Pada Kelas Online Masa Pandemi Covid 19 di Madrasah Aliyah Negeri 1 Bungo Yanfaunnas, Yanfaunnas
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 8 No. 2 (2021): (Oktober 2021)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/nuris.v8i2.304

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi karena rendahnya minat belajar kelas online pada masa pandemi covid 19 siswa kelas x mata pelajaran bahasa arab di Madrasah Aliyah Negeri 1 Bungo. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peningkatan minat belajar siswa dengan menggunakan strategi Learning Start With A Question (LSQ). Penelian ini menggunakan pendekatan kualitatif action research melalui model Kemmis and Taggart dengan dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pertama, tingkat minat belajar siswa pada mata pelajaran bahasa arab dengan pendekatan LSQ di siklus I meningkat dari 47,17%. menjadi 62,13%. Hal ini berarti bahwa penggunaan strategi LSQ mampu menjadi solusi dalam mengatasi rendahnya minat belajar siswa, sehingga dapat dijadikan sebagai variabel tindakan untuk siklus II. Kedua, tingkat minat belajar siswa pada mata pelajaran bahasa arab dengan strategi LSQ di siklus II meningkat menjadi 79,25%. Hal ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan strategi LSQ dapat meningkatkan minat belajar siswa di kelas x pada mata pelajaran bahasa arab Tema “Hiwayah” di Madrasah Aliyah Negeri 1 Bungo
Relevansi Pendidikan Multikulturalisme Nabi Muhammad dalam Konteks Keindonesiaan : Spirit Profetik dalam Mengelola Keragaman di Basis Masyarakat Multikultural Herawati, Erna; Ningtias, Ratih Kusuma; Habibie, M Rudi
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 8 No. 2 (2021): (Oktober 2021)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/nuris.v8i2.306

Abstract

Tulisan artikel ini bertujuan untuk menganalisis tentang pola Nabi Muhammad SAW dalam mengelola heterogenitas masyarakat Madinah secara toleran dan inklusif. Pada waktu yang bersamaan tulisan artikel ini juga bertujuan untuk me-landing-kan dan mengontekstualisasikan patronisme Nabi Muhammad dalam mengelola keragaman etnis budaya dan agama dalam konteks pendidikan agama di Indonesia. Disisi lain, tulisan artikel ini juga bertujuan untuk mencari titik temu antara Pancasila dan nilai-nilai ajaran Nabi Muhammad tentang toleransi beragama dalam piagam madinah. Metode analisis yang digunakan dalam tulisan artikel ini adalah studi kepustakaan yang menekankan analisis datanya pada beragam sumber literatur yang otoritatif. Ada beberapa temuan dalam tulisan artikel ini, yaitu: Pertama, posisi Nabi Muhammad sebagai kepala negara yang mampu menginisiasi lahirnya piagam Madinah justuru harus dilihat sebagai cikal bakal teoritis pendidikan multikulturalisme. Dalam rangka mewujudkan pendidikan multikulturalisme tersebut, Nabi Muhammad menjadikan teologi rahmatan lil ‘alamin sebagai bahan bakar kognitif, afektif dan psikomotorik. Masyarakat Madinah yang plural diedukasi oleh Nabi Muhammad melalui nilai-nilai ajaran Islam yang universal. Keteladanan Nabi Muhammad dengan akhlaknya yang universal menjadi modal penting terwujudnya sikap toleransi dalam menyikapi multikulturalisme masyarakat Madinah. Kedua, Indonesia sebagai negara yang terdiri dari berbagai varian ras, suku, agama dan budaya menjadi relevan untuk me-landing-kan nilai-nilai multikulturalisme tersebut. Ketiga, Pada waktu yang bersamaan Pancasila yang dijadikan sebagai falsafah hidup bernegara oleh masyarakat Indonesia selaras dengan ajaran-ajaran tentang toleransi di tengah kehidupan multikulturalisme masyarakat Madinah. Keragaman agama, suku dan budaya mampu disulam dan dirajut secara harmoni melalui nilai-nilai Islam yang universal sebagaimana yang tertuang dalam Pancasila.
Eksistensi Lembaga Pendidikan Islam Non Formal Sa'diah, Halimatus; Zulmuqim; Kosim, Muhammad; Hidayati, Tasha
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 8 No. 2 (2021): (Oktober 2021)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/nuris.v8i2.321

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu alat untuk dapat membimbing seseorang menjadi orang yang baik terutama pendidikan islam. Dengan pendidikan islam akan membentuk karakter akhlakul karimah bagi peserta didik sehingga mereka mampu memfilter mana pergaulan yang baik dan mana yang tidak baik, lembaga pendidikan islam non formal merupakan salah satu lembaga yang memiliki tugas dan tanggung jawab untuk mewujudkan tujuan pendidikan islam. Tujuan penelitian ini ingin mengambarkan bagaimana bentuk – bentuk lembaga pendidikan islam non formal dan bagaimana eksistensi lembaga pendidikan islam non formal. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif yang menitik beratkan pada penelitian kepustakaan (library research) dengan menggunakan teks buku-buku pendidikan islam, dan naskah yang bersumber dari khazanah kepustakaan yang relevan. Hasil penelitian ini adalah bahwa lembaga pendidikan Islam nonformal memiliki kedudukan yang kokoh dalam Sistem Pendidikan Nasional. Dengan demikian, tidak ada pihak yang, karena alasan rasionalitas, efisiensi apalagi tidak senang, dapat menghalangi pelaksanaan pendidikan Islam. Eksistensi lembaga pendidikan Islam nonformal sebagai lembaga pendidikan dan dakwah serta lembaga kemasyarakatan telah tumbuh dan berkembang bersama warga masyarakatnya sejak berabad-abad. Oleh karena itu secara kultural lembaga ini bisa diterima, tetapi juga ikut serta membentuk dan memberikan corak serta nilai kehidupan kepada masyarakat yang senantiasa tumbuh dan berkembang.
Strategi Pendidikan Akhlak pada Abad 21 dalam Perspektif Filsafat al-Ghazali Muhlasin, Yafie Al; Salik, Mohamad
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 9 No. 1 (2022): (April 2022)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/nuris.v9i1.323

Abstract

Perkembangan peradaban pada abad 21 menuntut manusia untuk berperilaku serba instan. Perilaku itu dapat membawa ke arah kejahatan jika tidak dibentengi dengan pemupukan akhlak yang kuat pada saat mengenyam pendidikan di lembaga pendidikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pendidikan akhlak yang sesuai untuk diajarkan pada lembaga pendidikan, baik formal, in-formal, maupun non-formal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan adalah penelitian pustaka (library research) dengan kitab Ihya ‘Ulumuddin sebagai sumber primernya. Pendidikan akhlak abad 21 yang diterapkan di lembaga pendidikan berbeda dengan abad sebelumnya. Pendidikan akhlak pada abad 21 lebih menekankan pada aspek penguatan jiwa dan akal anak didik. Menurut Imam al-Ghazali, setidaknya ada empat kriteria yang harus kuat dan dimiliki anak didik setelah selesai dari sekolahnya, yaitu kekuatan ilmu (pengalaman akal), dan kekuatan emosi, nafsu, adil (pengalaman jiwa). Menurutnya, sekolah harus membuat budaya-budaya baru dalam rangka memberikan penguatan akal dan jiwa anak didik. Seperti menambahkan berbagai macam ibadah disela-sela waktu pembelajaran anak didik dan memberikan sanksi dan reward kepada anak didik terhadap apa yang dilakukannya. Selain sekolah, orang tua juga berperan dalam pembentukan akhlak anak. Tuntutan berbakti kepada orang tua dapat mempengaruhi kekuatan jiwa anak didik, karena membiasakannya untuk melakukan hal-hal yang cenderung tidak disukai anak didik.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dengan Menggunakan Metode Peta Konsep Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas III Sekolah Dasar Negeri 65/II Sungai Bangsat Bungo Wiseza, Fitria Carli; Marza, Iber; Nelis, Selvia; Putri, Aura Nabila
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 8 No. 2 (2021): (Oktober 2021)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/nuris.v8i2.324

Abstract

This research was conducted aiming to improve student learning outcomes through the concept map method in learning activities. The type of research in this thesis is Classroom Action Research (CAR). The research subjects were third grade students of SDN 65/II Sungai Bangsat Bungo, totaling 24 students, 12 male students and 12 female students. This research includes 2 cycles. Each cycle consists of 4 stages in its implementation, namely planning, implementing actions and observations, and reflection. For data collection techniques in the form of observation sheets, interviews, and learning outcomes tests. And the data analysis technique in the form of an assessment scale includes 4 categories of learning achievement achievement. The results of the study obtained an increase in student learning outcomes in Cycle I by 58% which was in the fairly good category and increased again in Cycle II to 88% in the very good category of the total number of third grade students at SDN 65/II Sungai Bungo bastard. Based on the results of the study, it was concluded that the concept map method carried out during learning activities had been proven to improve the learning outcomes of third grade students at SDN 65/II Sungai Bangsat Bungo.