cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, UNIVERSITAS PELITA HARAPAN, Gedung B-203, Lippo Karawaci, Tangerang – 15811
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Sinergitas PkM & CSR
ISSN : 25287184     EISSN : 25287184     DOI : http://dx.doi.org/10.19166/jspc
Jurnal Sinergitas PKM dan CSR has been published by Lembaga Penelitian dan Pengadian kepada Masyarakat Universitas Pelita Harapan since October 2016. It covers scientific publications related to community service (PKM) and corporate social responsibility (CSR) activities in the the following fields: 1) agriculture, fisheries and marine life; 2) environment and disaster management; 3) health; 4) economics, society, and culture; 5) information and communication technology; and, 6) education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 297 Documents
PKM PEMBUATAN WEBSITE PELATIHAN BUDIDAYA DAN PEMASARAN LOBSTER AIR TAWAR Winarno Darmoyuwono; Mohammad Shobri
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol 6, No 3 (2022): DECEMBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v6i3.6368

Abstract

Pada bulan Maret tahun 2020, pandemi Covid-19 muncul di Indonesia dan membuat masyarakat harus bekerja dari rumah. Hal tersebut dapat menjadi suatu kesempatan bagi masyarakat untuk memulai usaha budi daya lobster air tawar karena harga pasarnya yang terus meningkat, metode perawatan yang tidak rumit dan dapat dilakukan di halaman rumah (budi daya skala kecil). Bintaro Farm Centre (BFC) adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pelatihan budidaya dan pemasaran lobster air tawar. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ( PKM) ini untuk membantu perusahaan BFC dalam menawarkan kegiatan pelatihan dan pemasaran lobster air tawar kepada masyarakat, khususnya di masa pandemi Covid-19.  Metode yang digunakan pada kegiatan PKM ini meliputi pemrograman aplikasi berbasis web, dan dilanjutkan dengan implementasinya. Hasil dan kesimpulan dari kegiatan PKM ini menunjukkan bahwa aplikasi promosi pelatihan dan pemasaran budidaya lobster air tawar berhasil diimplementasikan dengan baik. Pengujian aplikasi telah dilakukan dengan menggunakan metode black box testing sudah memenuhi kebutuhan fungsionalnya. Aplikasi berbasis web promosi pelatihan dan pemasaran budidaya lobster air tawar ini dapat diterima dengan baik yang dibuktikan sebesar 88.57% pengguna sangat setuju.
PENERAPAN SERVICE LEARNING DENGAN METODE HYBRID UNTUK MENGEMBANGKAN MOTIVASI KEGIATAN PEMBELAJARAN Danny Philipe Bukidz
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol 6, No 3 (2022): DECEMBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v6i3.6146

Abstract

Kegiatan Service Learning merupakan aktifitas pelayanan kepada komunitas untuk memberikan solusi atas persoalan komunitas yang ada. Aktifitas service learning selama ini dilakukan secara langsung atau luring (luar jaringan). Pada masa pandemik metode penerapan service learning sangat sulit dilakukan oleh karena pelaksanaan protokol Kesehatan. Kegiatan service learning yang dilakukan oleh UPH Kampus Medan yaitu dengan metode hybrid. Aktifitas Service learning yang dilakukan memberikan dampak lebih luas bagi pelayanan Pendidikan anak baik di Panti asuhan maupun komunitas. Tulisan ini menggunakan metode deskriptif analisis dengan metode naratif kualitatif. Hasil Penelitian dan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan suatu kajian deskriptif  pelaksanaan service learning terhadap siswa baik di panti asuhan dan komunitas pada masa pandemik. Selain itu artikel ini memberikan evaluasi perihal efektifitas service learning dalam masa pasca pandemik.  
PENDAMPINGAN CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT UMKM BATIK DI KABUPATEN JOMBANG GUNA MENCAPAI KEUNGGULAN BERSAING BERKELANJUTAN Nugroho Mardi Wibowo; Yuyun Widiastuti; Siti Ulandari Saibudin
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol 6, No 3 (2022): DECEMBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v6i3.6212

Abstract

The partner in this community service activity is UD Batik Tulis New Colet located in Jatipelem Village, Diwek District, Jombang Regency, East Java. The main problems faced by the partner: First, the decline in sales turnover. Second, customer loyalty has decreased, this is indicated by some customers no longer making batik purchase transactions to partners. The purpose of this community service: First increase the turnover of partners who have decreased. The second is to restore and increase customer loyalty that had experienced a decline in loyalty by marking that several market regions had not made purchase transactions to the partner. The method of implementing this community service program uses CRM assistance, stimulation, brainstorming and discussion, as well as monitoring & evaluation. The results of this service program: First, sales turnover increased by 52.57%. Second, the increase in customer loyalty is characterized by the addition of a market that actively transacts purchases, namely returning two old market regions to active customers transacting repurchase transactions and the addition of one new market region that actively transacts purchases. This community service activity impacts the economic empowerment of partners by improving marketing performance and competitive advantage of the partner on an ongoing basis.abtract in bahasaMitra dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah UD Batik Tulis New berlokasi di Desa Jatipelem Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Permasalahan utama yang dihadapi oleh mitra: Pertama, menurunnya omzet penjualan. Kedua, loyalitas pelanggan mengalami penurunan, hal ini ditandai dengan beberapa pelanggan sudah tidak lagi melakukan transaksi pembelian batik ke mitra. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini: Pertama meningkatkan omset mitra yang mengalami penurunan. Kedua mengembalikan dan meningkatkan loyalitas pelanggan yang sempat mengalami penurunan loyalitas dengan ditandainya beberapa wilayah pasar sudah tidak melakukan transaksi pembelian ke UD Batik Tulis New Colet. Metode pelaksanaan program pengabdian masyarakat ini menggunakan pendampingan customer relationship management (CRM), sumulasi, brainstorming dan diskusi, serta monitoring & evaluasi. Hasil dari program pengabdian ini:  Pertama meningkatnya omzet penjualan sebesar 52,57%. Kedua, adanya peningkatan loyalitas pelanggan ditandai dengan penambahan pasar yang aktif bertransaksi pembelian yaitu mengembalikan dua wilayah pasar lama menjadi pelanggan aktif bertransaksi pembelian Kembali dan penambahan satu wilayah pasar baru yang aktif bertransaksi pembelian. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memiliki dampak terhadap keberdayaan mitra secara ekonomi berupa peningkatan kinerja pemasaran dan keunggulan bersaing UD Batik Tulis New Colet secara berkelanjutan.
PEMBERIAN MODAL USAHA UNTUK PENYEDIAAN PRODUK KEBUTUHAN RUMAH TANGGA RAMAH LINGKUNGAN Putu Yani Pratiwi; Purnamaningsih Purnamaningsih; Nosica Rizkalla; Elissa Dwi Lestari
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol 6, No 3 (2022): DECEMBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v6i3.6160

Abstract

Consumption of household products still produces a lot of packaging waste in the form of sachets or plastic. This is a serious environmental problem because plastic takes hundreds of years to decompose. To reduce the problem of plastic waste, we carry out a Community Service program to increase public awareness through collaboration with Koinpack. Koinpack is a startup company that offers solutions to reduce waste from packaging of household products. Koinpack’s product packaging can be reused. Koinpack provides opportunities for the community to become partners. The purpose of this community service program is to provide business capital (in form of products) to the community to become Koinpack partners and educate consumers about eco-friendly household products and eventually raise awareness to reduce plastic waste. The program is implemented in collaboration with two partners, a housewife who has a home-based business and a BumDes in Tangerang. In addition, socialization was also carried out to the surrounding community regarding this eco-friendly household product solution. The results of this program are providing economic benefits for partners and also increasing public awareness in adopting new innovations in the form of eco-friendly household products. Academically, this program enriches the literature on sustainable consumption.Abstract in bahasaKonsumsi produk kebutuhan rumah tangga masih banyak menghasilkan sampah kemasan dalam bentuk sachet atau plastik. Hal ini menjadi masalah lingkungan yang serius karena plastik membutuhkan waktu ratusan tahun untuk terurai. Untuk mengurangi masalah sampah plastik, kami melakukan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) untuk meningkatkan kesadaran masyarakat melalui kerjasama dengan Koinpack. Koinpack adalah salah satu perusahaan rintisan yang menawarkan solusi untuk mengurangi sampah dari kemasan produk kebutuhan rumah tangga, dimana kemasan produk Koinpack dapat digunakan ulang (reuse). Koinpack juga membuka peluang bagi komunitas untuk menjadi mitra. Tujuan program PKM ini adalah menyediakan modal usaha (dalam bentuk produk) kepada komunitas untuk menjadi mitra Koinpack dan mengedukasi masyarakat mengenai solusi pembelian produk kebutuhan rumah tangga yang lebih ramah lingkungan serta membantu menumbuhkan kesadaran untuk mengurangi sampah plastik. Pelaksanaan program dilakukan dengan bekerja sama dengan dua mitra yaitu seorang ibu rumah tangga yang  memiliki usaha rumahan dan sebuah BumDes di Tangerang. Selain itu dilakukan pula sosialisasi kepada masyarakat sekitar mengenai solusi produk rumah tangga ramah lingkungan ini.  Hasil dari pelaksanaan program ini yaitu memberikan keuntungan secara ekonomi bagi mitra dan juga meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengadopsi inovasi baru berupa produk rumah tangga ramah lingkungan.  Secara akademis, program ini memperkaya literatur mengenai sustainable consumption.
PEKERJA SEHAT PRODUKTIVITAS KERJA MENINGKAT: EDUKASI PANDUAN ERGONOMI KEPADA KARYAWAN Gracia Aktri Margareth Manihuruk; Theresia Theresia; Maria Maxmila Yoche; Fransiska Ompusunggu; Lina Berliana Togatorop; Fernaldi Dopong; Varel Hizkia Putra Rahawarin
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol 6, No 3 (2022): DECEMBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v6i3.6234

Abstract

Ergonomi bermanfaat untuk meningkatkan keselamatan kerja dan produktivitas karyawan. Pekerjaan yang tidak dilakukan sesuai prinsip ergonomi akan menimbulkan berbagai masalah kesehatan yang akan merugikan pekerja dan organisasi. Edukasi program ergonomi dinilai efektif dalam mengurangi masalah kesehatan akibat pekerjaan terutama di bidang konstruksi sehingga hal ini diharapkan menciptakan perilaku serta budaya kerja yang aman. Pekerja di warehouse dan di kantor berisiko mengalami gangguan otot, sendi, dan tulang akibat pola gerak yang tidak ergonomis. Para pekerja yang belum pernah menerima edukasi panduan ergonomi dan skrining kesehatan serta K3 yang belum terselenggara menjadi perhatian bagi tim PKM. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui status kesehatan dan meningkatkan pengetahuan para pekerja mengenai ergonomi di lingkungan kerja. Kegiatan edukasi panduan ergonomi terdiri dari pemaparan materi, demonstrasi, pemberian poster, pelaksanaan pre-test dan post-test, serta pemeriksaan kesehatan. Hasil yang didapatkan adalah terjadi peningkatan nilai rerata post-test sebesar 2.74 apabila dibandingkan dengan nilai rerata pre-test. Selain itu, setelah edukasi terjadi peningkatan nilai minimum dari 25 pada pre-test menjadi 50 pada post-test. Sebagian besar peserta pemeriksaan kesehatan berada dalam kategori obesitas (47%). Hal ini menjadi masukan serta bahan pertimbangan bagi mitra dalam pengambilan keputusan untuk keselamatan karyawan dan efisiensi perusahaan.    
DEVELOPING PUBLIC SPEAKING AND JOB INTERVIEW SKILLS FOR HOSPITALITY STUDENTS Septi Fahmi Choirisa; Ringkar Situmorang; Yoanita Alexandra; Intan Primadini
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol 6, No 3 (2022): DECEMBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v6i3.6155

Abstract

The main issues this article tries to address are vocational students' self-development skills. As a part of the tourism and hospitality industry, vocational schools and university students and lecturers are working on how the next generations contribute to supporting the government's aim to have sustainable business growth. Many vocational schools cover hard skills with low attention to students’ soft skills development. There is a massive gap between their self-preparations and their capabilities in technical management. This reality makes students less motivated and confident to compete in the workforce. This method employed pre-evaluations, workshops, a coaching clinic, and post-event evaluation to ensure the fulfilment of students’ needs. From the first to the second quarter of 2022, this program was made to develop students at Public Vocational School 7 Tangerang, Indonesia. With a total of 110 students with teachers involved, the workshop fulfilled students’ needs in the pre-evaluation questionnaire. Most of the students were satisfied and rated that this workshop supported their preparation before join to the hotel industry. This article contributes to hotel vocational school literature, especially in soft skill development. Moreover, issues addressed in this article can be an insight for vocational school management.
PELATIHAN PEMBUATAN PAVING BLOCK DARI SAMPAH PLASTIK (ANORGANIK) DI DESA AIKDEWA KEC. PRINGGASELA KAB. LOMBOK TIMUR Siti Nurul Hijah; Surya Hadi; Mohammad Hamsyuni
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol 6, No 3 (2022): DECEMBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v6i3.6166

Abstract

Meningkatnya produksi sampah sangat meresahkan pemerintah dan masyarakat sekitar yang tempat tinggalnya berdekatan dengan lokasi TPA khususnya di Desa Aikdewa Kec. Pringgasela Kab. Lombok Timur. Peningkatan produksi sampah tersebut jika tidak diolah dan dimanfaatkan dengan baik akan merusak lingkungan sekitar. Sampah anorganik sebagian besar berbahaya dan sulit dikomposkan. Misalnya beling, botol bekas, kaleng, dan limbah-limbah yang berbahaya. Untuk sampah organik biasanya dijadikan pupuk kompos. Akibat produksi sampah yang sulit terdegradasi adalah sampah anorganik, sehingga perlu upaya untuk mereduksi menjadi produk yang bermanfaat. Salah satu alternatif daur ulang limbah anorganik (plastik) adalah menjadi salah satu bahan campuran dari paving block.Pelaksanaan pelatihan pengelolaan sampah anorganik kepada masyarakat dan pemuda Karang Taruna Tuhu Karya Desa Aikdewa untuk merubah sampah menjadi barang yang bernilai ekonomi tinggi bekerja sama dengan mahasiswa Universitas Islam Al-Azhar yang sedang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik. Dengan berusaha memberikan sumbangsih dan mengajak masyarakat setempat mengubah sampah menjadi bahan yang bernilai ekonomis yaitu Paving Block. Tujuan dari pelatihan ini adalah memberikan pemahaman kepada masyarakat setempat agar bisa membuat sendiri tanpa harus membeli dan membantu Pemerintah Provinsi NTB dalam program Zero Waste. Hasil akhir yang diharapkan dari pelatihan ini adalah mampu memberikan pengetahuan kepada masyarakat untuk merubah sampah anorganik menjadi Paving Block.
PELATIHAN PEMBUATAN KONTEN TUR VIRTUAL UNTUK SISWA SMA DI KOTA TANGERANG Adestya Ayu Armielia; Oqke Prawira
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol 6, No 3 (2022): DECEMBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v6i3.6152

Abstract

The direct impact of Covid-19 pandemic is the occurrence of large-scale social restriction globally. This affects all industrial sectors to transform digitally, and obviously the negative impact on the tourism sector is felt because of its intangible nature. To make it worse, this condition has been going on for too long. The limited social activities and movement also affect psychological problems. Travel consumers are turning to virtual travel agencies’ interactive communications that have emerged as a result of the digital transformation in tourism sector. The innovation of virtual tours with virtual reality development in tourism 4.0 are able to restore tourism activities in pandemic and positively help the psychological problems from the tourism consumers. In addition, virtual tourism can be carried out by anyone, not only by tourism agency. Public or community can also optimize this activity to help promoting the tourist destinations in their area, especially for students in high schools who want to work in digital marketing in the future. Therefore, training on creating the virtual tour content and virtual tour activities are implemented. The methods used include literature studies, questionnaires, and interviews for preparation of the materials and evaluation of the activities. For the training, presentation and lecture methods, as well as practicum are also implemented. The result of the activity showed that the comprehension and digital skills of the participants are improved, and mentally, they enjoyed the event. Other results include virtual trip module and videos which are also used in classroom learning materials.  
PENGEMBANGAN POTENSI DESA BINAAN DENGAN PEMBUATAN WEBSITE DAN DIGITAL MARKETING Clemens Felix Setiyawan; Mohammad Shobri
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol 6, No 3 (2022): DECEMBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v6i3.6366

Abstract

Desa Keranggan merupakan salah satu wilayah yang terdapat Tangerang Selatan. Desa Keranggan menjadi salah satu desa yang memiliki kampung ekowisata keranggan dan kewirausahaan kurang lebih seratusan usaha kecil dan menengah sebagai potensi untuk masyarakat sebagai sumber penghasilan. Meskipun memiliki peluang kerja yang luas tetapi dari masyarakat dari Desa Keranggan masih terdapat beberapa hambatan seperti minimnya kemampuan untuk memanfaatkan media digital dan media sosial sebagai jangkauan promosi dan penjualan produk UKM dan Ekowisata yang bisa lebih diperluas namun tidak digunakan dengan baik. Maka dari itu bentuk solusi yang diberikan yakni, sebuah media informasi dan pemasaran produk UKM agar masyarakat setempat dapat mengembangkan dan mampu beradaptasi dengan media digital untuk mengikuti perkembangan zaman. Hal ini tentu saja diharapkan dapat membuat target konsumen dari Desa Keranggan bisa lebih luas dan lebih tertarik dengan Ekowisata dan UKM sebagai potensi Desa Keranggan maka diperlukan Website Desa dan Digital Marketing yang telah dibuat didasari dari metode Design Thinking dan Human Centered Design (HCD) agar perancangannya berjalan secara sistematis. Diharapkan dari adanya Pembuatan website desa dan digital marketing dari Ekowisata dan produk UKM dapat memajukan kewirausahaan di wilayah setempat.
PELATIHAN SOCIAL MEDIA STORYTELLING UNTUK WARGA DAN KOMUNITAS ADAT BEKERJA SAMA DENGAN PERKUMPULAN TERAS MITRA Nasrullah Nasrullah; Taufan Wijaya; Veronika Veronika; Samiaji Bintang; Aditya Heru Wardhana
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol 6, No 3 (2022): DECEMBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v6i3.6158

Abstract

Technology can support the dissemination and exchange of information to encourage increased welfare and economic independence of residents in the village. The Community Service Team (PKM) Multimedia Nusantara University collaborates with the Teras Mitra association with the aim of encouraging the use of the internet and social media in governance, production, and knowledge distribution and local wisdom of village communities. Teras Mitra was chosen as a partner because of the association's reputation for assisting the empowerment of 60 villages in Indonesia. PKM lasts for nine months (March-December 2021), at the initial stage it is agreed to organize a podcast training. There were 19 participants representing communities in Bali, Kupang, Pontianak, Banyumas, Bogor, Wakatobi, Bantul, Karanganyar, Lombok, Kab. Bandung, Solo, Mojokerto. The training lasted for four meetings. The training activity begins with an introduction to the platform that will be used and its current potential. In the second session, participants learned to look for podcast ideas and then the design stage. In the third session, participants trained their vocal skills to maximize podcast production and practiced audio editing. In the last session, participants presented the podcast they produced and received input. The trainees gain knowledge and skills in storytelling. The result of the training is a podcast uploaded on the Sportify platformAbstract in bahasaTeknologi dapat mendukung penyebaran dan pertukaran informasi untuk mendorong peningkatan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi penduduk di desa. Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Multimedia Nusantara berkolaborasi dengan perkumpulan Teras Mitra dengan tujuan mendorong pemanfaatan internet dan media sosial dalam tata kelola, produksi, hingga distribusi pengetahuan dan kearifan lokal komunitas desa. Teras Mitra dipilih sebagai rekan karena reputasi perkumpulan ini yang mendampingi pemberdayaan 60 desa di Indonesia. PKM berlangsung selama sembilan bulan (Maret-Desember 2021), di tahap awal disepakati penyelenggaraan pelatihan siniar (podcast). Ada 19 peserta perwakilan komunitas di Bali, Kupang, Pontianak, Banyumas, Bogor, Wakatobi, Bantul, Karanganyar, Lombok, Kab. Bandung, Solo, Mojokerto. Pelatihan berlangsung selama empat pertemuan. Kegiatan pelatihan dimulai dengan pengenalan platform yang akan digunakan dan potensinya saat ini. Sesi kedua, peserta belajar mencari ide podcast kemudian tahap perancangannya. Sesi ketiga peserta melatih kemampuan vokalnya untuk memaksimalkan produksi podcast serta berlatih editing audio. Sesi terakhir peserta melakukan presentasi podcast yang diproduksi dan mendapatkan masukan. Peserta pelatihan mendapat pengetahuan dan keahlian dalam bercerita. Hasil pelatihan adalah podcast yang diunggah di platform Sportify.