cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, UNIVERSITAS PELITA HARAPAN, Gedung B-203, Lippo Karawaci, Tangerang – 15811
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Sinergitas PkM & CSR
ISSN : 25287184     EISSN : 25287184     DOI : http://dx.doi.org/10.19166/jspc
Jurnal Sinergitas PKM dan CSR has been published by Lembaga Penelitian dan Pengadian kepada Masyarakat Universitas Pelita Harapan since October 2016. It covers scientific publications related to community service (PKM) and corporate social responsibility (CSR) activities in the the following fields: 1) agriculture, fisheries and marine life; 2) environment and disaster management; 3) health; 4) economics, society, and culture; 5) information and communication technology; and, 6) education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 485 Documents
PELATIHAN PERCAKAPAN BAHASA INGGRIS DALAM HOSPITALITI Sandra Maleachi; Diena Mutiara Lemy; Kezia Christine; Verena Kimberly; Theresia Alexandra
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 6 No. 2 (2022): February
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v6i2.5748

Abstract

English as an international language is very important in facilitating communication, especially in this era of globalization. It is important for those who work in the hospitality world and dealing with guests to have the ability to speak English. Having a workforce with the ability to speak English is very much needed because there are more and more foreign tourists in Indonesia. The ability to speak English is required by hotel employees so that they can communicate and provide good hospitality services and can be more easily understood by foreign guests. The basic level hospitality English conversation training for Emmanuel Foundation students aims to provide training to students at the Emmanuel Foundation so that they can have a broader knowledge in English, as well as how to speak English in the hospitality sector. The implementation is carried out online through the Google Meet platform as a support for activities that can be easily accessed by everyone. There is a preparation stage and an implementation stage (online training). This activity went well and systematically according to the arrangement of events that had been made. The pre-test and post-test sessions have the same questions. The pre-test was used to see the Emmanuel Foundation students' understanding of the material for simple English statements. The post-test was used to see whether or not there was an increase in the understanding of the Emmanuel Foundation students after the material was presented. Based on the results of the pre-test and post-test, it was shown that there was an increase in students' understanding from before and after the presentation of the material, although the results were not significant. Therefore, in the future this kind of training can be done even better.Keywords: English, conversation, hospitalityAbtract in bahasaBahasa Inggris sebagai bahasa internasional sangatlah penting dalam mempermudah komunikasi khususnya di era globalisasi ini.  Penting bagi mereka yang bekerja di dunia hospitaliti dan berhubungan langsung dengan tamu untuk memiliki kemampuan berbahasa Inggris. Memiliki tenaga kerja dengan kemampuan berbahasa Inggris sangat dibutuhkan karena turis asing semakin banyak di Indonesia. Kemampuan berbahasa Inggris diwajibkan oleh para karyawan hotel agar mereka dapat berkomunikasi dan memberikan pelayanan keramahtamahan yang baik dan dapat lebih mudah dimengerti oleh para tamu asing. Pelatihan percakapan bahasa inggris hospitaliti tingkat dasar bagi siswa/i Yayasan Emmanuel bertujuan  untuk memberikan pelatihan kepada siswa-siswi di Yayasan Emmanuel agar dapat memiliki pengetahuan yang lebih luas dalam Bahasa Inggris, serta cara berbicara dalam Bahasa Inggris di bidang hospitaliti. Pelaksanaan dilakukan secara daring melalui platfrom google meet sebagai penunjang kegiatan yang bisa diakses dengan mudah oleh setiap orang. Terdapat tahap persiapan dan tahap pelaksanaan (pelatihan daring). Kegiatan ini  berjalan dengan baik dan sistematis sesuai dengan susunan acara yang sudah dibuat. Sesi pre-test dan post-test memiliki pertanyaan yang sama. Pre-test digunakan untuk melihat pemahaman siswa/i Yayasan Emmanuel mengenai materi pernyataan bahasa Inggris sederhana. Post-test digunakan untuk melihat ada atau tidaknya peningkatan pemahaman siswa/i Yayasan Emmanuel setelah materi dipaparkan. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test menunjukkan terdapat peningkatan pemahaman siswa/i dari sebelum dan sesudah pemaparan materi meskipun hasilnya tidak signifikan. Oleh karena itu, di masa yang akan datang pelatihan seperti ini bisa dilakukan lebih baik lagi.Kata Kunci: Bahasa Inggris, percakapan, hospitaliti 
PEMETAAN SOSIAL UNTUK MEMAKSIMALKAN KEBIJAKAN CSR OLEH PT. SBA DI LHOKNGA KABUPATEN ACEH BESAR Nasrul Zaman; Aulina Adamy; Wardiati Wardiati; Taufik Taufik
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 8 No. 3 (2024): June
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v8i3.5752

Abstract

Kabupaten Aceh Besar merupakan kabupaten yang paling barat di Indonesia dan merupakan kabupaten dengan peringkat ke-15 termiskin di antara total 23 kabupaten di Provinsi Aceh. Yang membuat kabupaten ini berbeda adalah kehadiaran perusahaan nasional PT. Solusi Bangun Andalas (SBA), persisnya di Kecamatan Lhoknga. Sebagai salah satu perusahaan milik negara, PT SBA memiliki kewajiban mengimplementasikan program Corporate Social Responsibility (CSR) di masyarakat sekitar perusahaan. Agar mengoptimalkan program CSR, maka dilaksanakan pemetaan sosial selama satu bulan. Tujuannya untuk mendapatkan data kondisi dan potensi desa sehingga program CSR yang diusulkan tepat dalam kerangka sustainability livelihood. Hal ini menjadi perhatian serius mengingat program yang selama ini telah dilakukan oleh PT. SBA dinilai kurang maksimal terutama oleh masyarakat sekitar. Hasil pemetaan sosial adalah menemukan kelompok/ organisasi sebagai jaringan sosial di desa, aktor-aktor di desa serta dukungan dan kepentingannya, forum-forum yang selama ini menjadi media komunikasi dan negosiasi di desa, serta yang terpenting isu-isu, potensi dan masalah dalam bidang livelihood di desa. Hasil ini sudah diterima oleh PT. SBA dan menjadi modal bagi mereka memberikan solusi dalam rencana strategis implementasi CSR yang akan dan sedang dilakukan oleh PT. SBA.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Perencanaan dan Implementasi Ekodrainase Di Desa Cibodas, Kecamatan Pasir Jambu, Kabupaten Bandung Ramadhani Yanidar; Winarni Winarni; Hernani Yulinawati; Silia Yuslim
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 6 No. 2 (2022): February
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v6i2.5813

Abstract

Cibodas Village, Pasir Jambu District, Bandung Regency is in the upstream area in the Ciwidey sub-watershed area, which is one of the sub-watersheds in the Citarum watershed.  The principle of Eco drainage as a way in water conservation needs to be applied in this region. Community Service activities in the context of community empowerment in the planning and implementation of Eco drainage began with providing a basic understanding and technical properties of Eco drainage infrastructure and continued with piloting Eco drainage design for village governments, and community mobilizers to be able to implement Eco drainage in managing rainwater runoff. The community empowerment method consists of 3 stages, namely the coordination stage with partners and field surveys, preparation, and implementation of PkM. Coordination activities as a collaborative in building partnerships can run well. This can be seen from the full support of the Village Head, BumDes Chairperson, and the participation of village government officials both through initial coordination, field surveys to community involvement in planning a pilot infiltration structure design as an application of Eco drainage in the courtyard of the RW-04 office which also functions as a Pos Posyandu. Increased capacity and being self-sufficient in the application of Eco drainage are expected to be sustainable to all village communities. It expected the result will provide a multiplier effect in transforming Cibodas Village into an Ecovillage Village for the sustainability of the Citarum River as a water resource, since enable to play a role in the management of the Ciwidey watershed and the Citarum watershed in general. Abstract in BahasaDesa Cibodas, Kecamatan Pasir Jambu, Kabupaten Bandung berada di daerah hulu di wilayah sub-DAS Ciwidey, yang merupakan salah satu subDAS yang berada dalam DAS Citarum. Pengelolaan sumber daya air dengan menerapkan prinsip ekodrainase sebagai salah satu cara dalam konservasi air perlu diterapkan di wilayah ini. Metode pemberdayaan masyarakat terdiri dari 3 tahap yaitu tahap koordinasi bersama mitra dan survey lapangan, persiapan dan pelaksanaan PkM. Kegiatan koordinasi sebagai upaya kolaboratif dalam membangun kemitraan dapat berjalan dengan baik. Hal ini dapat terlihat dari dukungan penuh dari Kepala Desa, Ketua BUMDes serta partisipasi aparat pemerintah desa baik melalui koordinasi awal, survey lapangan hingga pelibatan masyarakat dalam merencanakan percontohan desain bangunan resapan sebagai penerapan ekodrainase di halaman Kantor RW04 yang sekaligus juga berfungsi sebagai Pos Posyandu. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertujuan untuk meningktkan kapasitas masyarakat dalam perencanaan dan implementasi ekodrainase dimulai dengan memberikan pemahaman dasar serta sifat teknis infratruktur ekodrainase dan dilanjutkan dengan percontohan desain ekodrainase bagi pemerintah desa, dan penggerak masyarakat agar dapat menerapkan ekodrainase dalam mengelola limpasan air hujan. Pemberdayaan serta kemandirian dalam penerapan ekodrinase diharapkan dapat berkelanjutan kepada seluruh masyarakat desa, sehingga mampu memberikan multiplier efek dalam mewujudkan Desa Cibodas menjadi Desa Ecovillage, sehingga dapat berperan dalam pengelolaan DAS Ciwidey pada khususnya dan DAS Citarum pada umumnya, untuk keberlanjutan sumber daya air Sungai Citarum.
PELATIHAN KELOMPOK USAHA PASTEL MINI DESA PANDAU JAYA MELALUI DIVERSIFIKASI DAN FORTIFIKASI UDANG Jan Stepfely Simanjuntak; Mery Sukmiwati; Tjipto Leksono; Herdini Herdini; Henni Syawal; Afra Azizah; Andi Almer Farrand Noor; Faira Yovanie; Febi Nabila; Meisya Amanda Fazira; Mochammad Farkhan; Nabellia Nabellia; Putri Noviayu Salsabila Hendri; Rio Persal Anugrah
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 6 No. 2 (2022): February
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v6i2.5874

Abstract

Diversification and fortification are efforts that can be made in increasing the value of food quality in terms of increasing product varieties and adding product nutritional value through the addition of food ingredients, one example of this product is fish or shrimp. The purpose of this service is to provide training on CPPB-IRT, technology transfer for mini pastel product processing, labeling, mini pastel training SOPs, product packaging and label design, and website creation, Facebook, Instagram (information and promotions) as well as making fish/shrimp flavours on mini pastels. The method of implementation that would be carried out in this activity was in the form of education, with the method of lectures, discussions, demonstrations and evaluation of product processing/manufacturing techniques for mini pastel businesses. Targets and outcomes to be achieved from community service activities, namely mini pastel products sold to the market must meet product specifications in accordance with SNI 7388: 2009. Packaging and labeling were in accordance with food packaging standardization PP No. 69 of 1999, standard operating procedures for guarantees quality of mini pastels. Based on the results obtained, the responses from the owners and employees of the mini pastel business group were quite enthusiastic in participating in the counseling activities.abtract in bahasaDiversifikasi dan fortifikasi merupakan upaya yang dapat dilakukan dalam meningkatkan nilai mutu pangan dalam hal peningkatan varietas produk dan penambahan nilai gizi produk melalui penambahan bahan pangan, salah satu contoh produk ini adalah ikan atau udang. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan CPPB-IRT, alih teknologi pengolahan produk mini pastel, pelabelan, SOP pelatihan mini pastel, desain kemasan dan label produk, dan pembuatan website, facebook, instagram (informasi dan promosi) serta membuat rasa ikan/udang di mini pastel. Metode pelaksanaan yang akan dilakukan dalam kegiatan ini berupa edukasi, dengan metode ceramah, diskusi, demonstrasi dan evaluasi teknik pengolahan/pembuatan produk untuk usaha mini pastel. Sasaran dan hasil yang ingin dicapai dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu produk mini pastel yang dijual ke pasaran harus memenuhi spesifikasi produk sesuai dengan SNI 7388 : 2009. Pengemasan dan pelabelan sudah sesuai dengan standarisasi kemasan pangan PP No. 69 Tahun 1999, standar operasional prosedur untuk menjamin kualitas mini pastel. Berdasarkan hasil yang diperoleh, respon dari pemilik dan karyawan cukup antusias mengikuti kegiatan penyuluhan.
PELATIHAN MENDELEY 2022 BERSAMA NGAMPOOZ Teja Endra Eng Tju; Julaiha Probo Anggraini
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 6 No. 2 (2022): February
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v6i2.5988

Abstract

In 2022 Mendeley launched the Mendeley Reference Manager so it is necessary to conduct training as a form of community service that aims to improve the literacy ability of scientific papers in terms of searching and citation of a library. The activity partners with Ngampooz so that it can be well organized starting from participant registration to the submission of materials and participant certificates through the Ngampooz application. The main activity is training carried out online with the Zoom application and participants practice directly for each part of the material on their respective computers. The profile of participants consists of students, students, lecturers, engineers, and employees from various institutions in Jakarta and its surroundings. From the comparison of pretest and posttest, participants' ability increased sharply to encourage and improve the literacy ability of scientific papers in Indonesia.Abstract in BahasaDi tahun 2022 Mendeley meluncurkan Mendeley Reference Manager sehingga perlu dilakukan pelatihan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi karya ilmiah dalam hal pencarian dan sitasi suatu pustaka. Kegiatan bermitra dengan Ngampooz sehingga bisa terorganisasi dengan baik mulai dari pendaftaran peserta hingga penyerahan materi dan sertikat peserta melalui aplikasi Ngampooz. Kegiatan utama yaitu pelatihan dilakukan secara daring dengan aplikasi Zoom dan peserta praktek secara langsung untuk setiap bagian materi di komputer masing-masing peserta. Profil peserta terdiri dari pelajar, mahasiswa, dosen, engineer, dan pegawai yang berasal dari berbagai institusi di Jakarta dan sekitarnya. Dari perbandingan pretest dan posttest, kemampuan peserta meningkat tajam sehingga bisa mendorong dan meningkatkan kemampuan literasi karya ilmiah di Indonesia.
PENGEMBANGAN SITUS FORUM DISKUSI ONLINE BAGI PENYINTAS KEKERASAN SEKSUAL Dr.phil. Deborah Nauli Simorangkir; Deborah N. Simorangkir
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 6 No. 2 (2022): February
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v6i2.6144

Abstract

Indonesia sedang mengalami “darurat” kekerasan seksual, yang ditandai dengan peningkatan drastis jumlah kasus kekerasan seksual dalam beberapa tahun terakhir, termasuk di industri pendidikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membangun sebuah situs forum diskusi guna memberi dukungan sosial bagi penyintas kekerasan seksual di Indonesia, khususnya perempuan. Sororitas.sgu.ac.id dikembangkan berdasarkan temuan dari penelitian yang melibatkan wawancara mendalam dengan perwakilan dari empat organisasi, dan survei pada khalayak. Untuk mencapai tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah sebagai berikut: 1) Menetapkan prosedur operasi standar untuk Sororitas; 2) Menjalin kerjasama dengan organisasi mitra; 3) Merekrut pengelola website melalui UKM Sororitas Club; dan, 4) Menyelesaikan dan meluncurkan situs Sororitas. Dengan dibentuknya Sororitas Club dan penggunaan domain host SGU, maka keberlanjutan situs forum diskusi Sororitas lebih terjamin. Kegiatan selanjutnya yang akan dilakukan adalah mempererat dan memperbanyak kerja sama dengan organisasi mitra. Beberapa kegiatan tersebut dapat berupa seminar, penelitian, atau penyuluhan.
PENERAPAN SERVICE LEARNING DENGAN METODE HYBRID UNTUK MENGEMBANGKAN MOTIVASI KEGIATAN PEMBELAJARAN Danny Philipe Bukidz
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 6 No. 3 (2022): June
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v6i3.6146

Abstract

Kegiatan Service Learning merupakan aktifitas pelayanan kepada komunitas untuk memberikan solusi atas persoalan komunitas yang ada. Aktifitas service learning selama ini dilakukan secara langsung atau luring (luar jaringan). Pada masa pandemik metode penerapan service learning sangat sulit dilakukan oleh karena pelaksanaan protokol Kesehatan. Kegiatan service learning yang dilakukan oleh UPH Kampus Medan yaitu dengan metode hybrid. Aktifitas Service learning yang dilakukan memberikan dampak lebih luas bagi pelayanan Pendidikan anak baik di Panti asuhan maupun komunitas. Tulisan ini menggunakan metode deskriptif analisis dengan metode naratif kualitatif. Hasil Penelitian dan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan suatu kajian deskriptif  pelaksanaan service learning terhadap siswa baik di panti asuhan dan komunitas pada masa pandemik. Selain itu artikel ini memberikan evaluasi perihal efektifitas service learning dalam masa pasca pandemik.  
KEMANDIRIAN KOMUNIKASI WARGA DESA PANGGARANGAN DALAM LINGKUP KEBENCANAAN Albertus Magnus Prestianta; Irwan Fakhruddin; Agus Kustiwa
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 7 No. 1 (2022): October
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v7i1.6150

Abstract

As a country located in the Circum-Pacific Belt area, Indonesia is vulnerable to natural disasters such as earthquakes and tsunamis. A research mentioned that there would be a potential tsunami with a maximum height of 20 meters in the south of Java Island. Community preparedness in dealing with potential disasters is essential and has a high level of urgency. UMN partnered with the South Lebak Mitigation Group (GLMS) to organize disaster literacy strengthening activities to meet the Tsunami Ready indicators, primarily the preparedness component for disseminating information. This activity emphasizes disaster communication to increase public awareness and knowledge of the importance of disaster mitigation. The target participants and locus of activity are Panggarangan Village, Panggarangan District, and Lebak Regency, residents. Activities include research on citizen disaster literacy mapping, deployment of communication product, and citizen journalism training. The results of the mapping research show that information about disasters with local content is still limited in terms of quantity and quality. To that end, each communication product was made to fit the local context of the South Lebak community. Furthermore, media literacy and citizen journalism training was held so local communities could produce and fulfil their own information needs.abstract in bahasaIndonesia sebagai negara yang berada pada area Circum-Pasific Belt rentan mengalami bencana alam gempa bumi dan tsunami. CEST (Center for Earthquake Science and Technology) ITB menyebutkan akan adanya potensi tsunami dengan ketinggian maksimal 20 meter di selatan Pulau Jawa. Kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana sangatlah diperlukan dan tinggi tingkat urgensinya. UMN bermitra dengan Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GLMS) menyelenggarakan kegiatan penguatan literasi kebencanaan guna memenuhi indikator Tsunami Ready khususnya komponen kesiapsiagaan dalam hal penyebaran informasi. Kegiatan ini menaruh titik tekan pada komunikasi kebencanaan dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan warga akan pentingnya mitigasi bencana, tanggap darurat dan pemulihan pasca terjadi bencana.  Target peserta dan lokus kegiatan adalah warga Desa Panggarangan, Kecematan Panggarangan, Kabupaten Lebak. Kegiatan yang dilakukan meliputi riset pemetaan literasi kebencanaan warga, pembuatan konten komunikasi, dan pelatihan jurnalisme warga. Hasil riset pemetaan menunjukkan bahwa informasi seputar kebencanaan yang bermuatan lokal masih terbatas dalam hal jumlah dan kualitas. Untuk itu, konten komunikasi dibuat menyesuaikan dengan konteks lokal masyarakat Lebak Selatan. Selanjutnya, pelatihan literasi media dan jurnalisme warga digelar agar masyarakat lokal dapat memproduksi dan memenuhi kebutuhan informasinya sendiri. 
ALAT PENGUKUR KESEHATAN UNTUK DETEKSI AWAL GEJALA COVID-19 DI PUSKESMAS KELAPA DUA Megantara Pura; Ahmad Syahril Muharrom; M.B Nugraha; Rangga Winantyo; Marojahan Tampubolon; Kevin Nicholas Tanex; David Kristi
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 6 No. 2 (2022): February
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v6i2.6151

Abstract

Sebagai bentuk kepedulian terhadap pencegahan penyebaran virus COVID-19, dibuat alat pengukur kesehatan yang akan diaplikasikan di puskesmas. Alat yang dibuat dapat mengukur temperatur tubuh, detak jantung, dan kadar oksigen dalam darah menggunakan teknik photoplethysmography. Alat ini juga berfungsi untuk menghubungi petugas puskesmas bila kondisi kesehatan pasien menurun menggunakan sistem short messaging services (SMS). Mikrokontroller Arduino Mega 2560 digunakan sebagai penerima data dan kendali sistem. Sensor yang digunakan adalah sensor temperatur MLX90614 dan sensor kadar oksigen MAX30102. Sistem pengiriman SMS menggunakan board SIM808. Alat ini beroperasi menggunakan sumber listrik AC, dengan baterai Li-ion sebagai cadangan catu daya. Pengujian alat dilakukan di pintu masuk Laboratorium Teknik Elektro Universitas Multimedia Nusantara. Setiap mahasiswa yang datang ke laboratorium tersebut wajib melakukan cek kesehatan menggunakan alat tersebut. Selama masa pengujian, alat dapat mendeteksi temperatur dan kadar oksigen mahasiswa dengan tepat, serta alat mampu bertahan selama satu hari penuh hanya dengan menggunakan baterai. Alat ini akan diletakkan dan diaplikasikan di Puskesmas Kelapa Dua Tangerang.
PELATIHAN PEMBUATAN KONTEN TUR VIRTUAL UNTUK SISWA SMA DI KOTA TANGERANG Adestya Ayu Armielia; Oqke Prawira
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 6 No. 3 (2022): June
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v6i3.6152

Abstract

The direct impact of Covid-19 pandemic is the occurrence of large-scale social restriction globally. This affects all industrial sectors to transform digitally, and obviously the negative impact on the tourism sector is felt because of its intangible nature. To make it worse, this condition has been going on for too long. The limited social activities and movement also affect psychological problems. Travel consumers are turning to virtual travel agencies’ interactive communications that have emerged as a result of the digital transformation in tourism sector. The innovation of virtual tours with virtual reality development in tourism 4.0 are able to restore tourism activities in pandemic and positively help the psychological problems from the tourism consumers. In addition, virtual tourism can be carried out by anyone, not only by tourism agency. Public or community can also optimize this activity to help promoting the tourist destinations in their area, especially for students in high schools who want to work in digital marketing in the future. Therefore, training on creating the virtual tour content and virtual tour activities are implemented. The methods used include literature studies, questionnaires, and interviews for preparation of the materials and evaluation of the activities. For the training, presentation and lecture methods, as well as practicum are also implemented. The result of the activity showed that the comprehension and digital skills of the participants are improved, and mentally, they enjoyed the event. Other results include virtual trip module and videos which are also used in classroom learning materials.