cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 08541809     EISSN : 25496778     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Media Komunikasi Teknik Sipil (ISSN 0854-1809) published twice in a year, in July and December. The article can be product of researches, scientific thoughts or case study, in civil engineering and isn’t formed by politics, commercialism, and subjectivity unsure. This scientific journal contains articles of thought and research results in Civil Engineering that have never been published in scientific journals or other media.
Arjuna Subject : -
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Volume 28, Nomor 1 (2022)" : 17 Documents clear
Kinerja Ketidakberaturan Kekakuan Struktur Menggunakan Metode DDBD dan CSM Nurelisa, Ika; Amalia, Amalia
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 28, Nomor 1 (2022)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (783.437 KB) | DOI: 10.14710/mkts.v28i1.33629

Abstract

Konsep perencanaan bangunan tahan gempa saat ini mengarah pada konsep berbasis kinerja (performance based design). Dalam penelitian ini digunakan metode direct displacement based design (DDBD) untuk mendesain beban gempa dan capacity spectrum method (CSM) untuk menentukan level kinerja bangunan dengan menggunakan analisis pushover. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan membandingkan kinerja bangunan beraturan dengan bangunan yang memiliki ketidakberaturan kekakuan tingkat lunak. Bangunan yang ditinjau dalam penelitian ini terdiri dari 3 variasi bangunan dengan jumlah 8 lantai. Variasi A bangunan beraturan, Variasi B bangunan dengan ketidakberaturan kekakuan tingkat lunak pada lantai 1, dan Variasi C bangunan dengan ketidakberaturan kekakuan tingkat lunak pada lantai 5. Nilai perpindahan maksimum terjadi pada bangunan Variasi C, arah X sebesar 0,281 m dan arah Y sebesar 0,304 m. Mekanisme terjadinya sendi plastis pada Variasi A, B, dan C sesuai dengan konsep desain strength column weak beam. Keruntuhan paling awal terjadi pada bangunan Variasi B dan paling akhir terjadi pada bangunan Variasi A. Kinerja struktur bangunan Variasi A, B dan C menggunakan metode CSM berada pada level Damage Control.
Inovasi Metode Konstruksi Prefabrikasi untuk Efisiensi Biaya dan Waktu pada Proyek Gedung Tinggi Perum Perumnas Sari, Yusra Aulia; Dinata, Yanweri
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 28, Nomor 1 (2022)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1181.716 KB) | DOI: 10.14710/mkts.v28i1.38640

Abstract

Prefabrication has been widely used in construction projects. Prefabrication improves construction speed, architectural quality, material efficiency, and worker safety while limiting construction's environmental impact than conventional construction practices built on site. This research explains the advantages of prefabricated construction methods and offers an alternative method for innovation for the High Rise Building Project of Perum Perumnas. The prefabrication method is an alternative solution based on the SWOT analysis, and software for modeling and structural design is STAAD.Pro V8.I by Bentley System, inc. The research results have shown that prefabrication methods in the High Rise Building Project of Perum Perumnas can save 7% (deviation = 868.47 million) more than the current construction method (conventional). In terms of time, the prefabrication method is faster than traditional methods, with a time difference of 371 days. The estimated time required to complete upper structure work using conventional methods is 557 days. In comparison, the time needed to complete upper structure work with prefabricated methods is only 186 days, assuming the working time is eight hours per day. And the risk analysis is generally mentioned. Therefore, based on the calculation results, it can be concluded that the prefabrication method can increase the number and quality of development production in the High Rise Building Project of Perum Perumnas.
Penerapan Value Engineering Pekerjaan Balok, Kolom Dan Pelat Lantai (Studi Kasus: Gedung Perpustakaan Daerah Kabupaten Bengkalis) Natalia, Monika; Mirani, Zulfira; Syahputra, Jufrinal
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 28, Nomor 1 (2022)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (683.77 KB) | DOI: 10.14710/mkts.v28i1.33982

Abstract

Cost construction must be planned efficiently and optimally. Value Engineering is planned approach with the aim of identifying and streamlining unnecessary costs with functional limitations and work quality (Firda, 2018). In reality, structural work using concrete estimated to over design, overcost (Apriani, 2020). This research was Bengkalis Public Library project. This building consists of 3 floors with an area of 2250 m2. The structure of beams, columns and slabs reinforced concrete. Dimensions of column 40x40 cm, main beam dimensions 40x60 cm, joist beam dimensions 25x40 cm, roof beam dimensions 30x50 cm, and slabs 15 cm with D10-100. Cost of reinforced concrete Rp. 4.297.170.000,00. In value engineering, the conversion of reinforced concrete to profile steel, cost of profile steel Rp. 4.089.619.000,00. it is obtained that the column uses WF 250.250.11.11, WF 400.200.7.11 main beam, WF 200.150.6.9 joist beam and WF 250.125.6.9 roof beam and floor slabs are converted to flourdack plate using 0.75 thickness bondack mm with wiremesh reinforcement M10-150. Cost ratio reinforced concrete and steel profiles is Rp. 207,551,000, -. Steel profiles is 5.075% cheaper than reinforced concrete structures.
Pendekatan Statistik Model Hubungan Tegangan-Regangan Beton dengan Agregat Daur Ulang Pasya, Namira Risza; Idris, Yunita; Abdullah, Abdullah
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 28, Nomor 1 (2022)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.603 KB) | DOI: 10.14710/mkts.v28i1.40075

Abstract

Penggunaan agregat daur ulang menjadi salah satu alternatif solusi untuk permasalahan ketersediaan agregat alam sebagai bahan beton. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kurva hubungan tegangan-regangan tekan beton berdasarkan data studi literatur dan menggunakan pendekatan statistik. Dalam penelitian ini ditinjau kuat tekan (f’c), modulus elastisitas (Ec), dan regangan (εo) sebagai dasar analisis. Penelitian menggunakan 124 data dari 25 jurnal peneliti terdahulu dengan proporsi campuran agregat daur ulang sebesar 50% dan 100% untuk mendapatkan suatu model hubungan kurva tegangan- regangan. Metode yang digunakan adalah analisis regresi linear sederhana menggunakan aplikasi Statistical Package for The Social Sciences (SPSS). Penelitian ini dibagi atas tiga fase analisis, yaitu analisis untuk hubungan tegangan-regangan untuk keseluruhan data, tanpa menggunakan zat aditif, dan menggunakan zat aditif. Hasil analisis pengaruh FAS terhadap kuat tekan beton menunjukan nilai signifikansi yang lebih kecil dari 0,05 yang merupakan batas dari nilai signifikansi. Ini menunjukkan bahwa nilai FAS memiliki pengaruh terhadap nilai kuat tekan beton yang menggunakan agregat daur ulang.
Sistem Paving Block Lolos Air untuk Mendukung Konsep Water Sensitive Urban Design di Kecamatan Bayat Kabupaten Klaten Ulfiana, Desyta; Ristianti, Novia Sari; Bashit, Nurhadi; Windarto, Yudi Eko
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 28, Nomor 1 (2022)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.336 KB) | DOI: 10.14710/mkts.v28i1.43103

Abstract

Kondisi bencana banjir dan kekeringan akibat krisis global terjadi di Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten. Hal ini disebabkan karena karakteristik daerah yang merupakan rural area, dimana lahan mengalami konversi dari lahan hutan menjadi lahan pertanian dan pemukiman. Kondisi ini menyebabkan air hujan yang jatuh tidak dapat terinfiltrasi ke tanah sehingga meningkatkan debit limpasan air dan mengurangi cadangan air tanah.  Oleh karena itu, konsep Water Sensitive Urban Design (WSUD) diterapkan pada lokasi ini agar dapat mengurangi risiko terjadinya bencana air. Salah satu teknologi WSUD yang dapat diterapkan adalah sistem paving block lolos air. Sistem ini dapat membantu peresapan air ke dalam tanah sehingga mengurangi limpasan air yang menyebabkan banjir dan menyimpan air sehingga dapat mengisi cadangan air tanah. Desain direncanakan pada kawasan percontohan Desa Jotangan dan Krikilan Kecamatan Bayat dengan menerapkan sistem perkerasan partial exfiltration. Desain struktur lapisan perkerasan secara berurutan adalah berupa permeable paving block dengan kuat tekan 21,29 MPa setebal 10 cm, bedding layer setebal 6 cm, open graded base setebal 18 cm dan pipa drain dengan kapasitas 3,78 mm/jam. Sistem paving block lolos air di kawasan percontohan WSUD ini dapat menurunkan limpasan air hujan sebesar 62,64%.
Prediksi Kuat Lentur Balok Beton dengan Menggunakan Program Response-2000 dan Persamaan Pendekatan Monika, Fanny; Muqorrobin, Kholil; Prayuda, Hakas; Zhafira, Talitha; Tiyani, Lilis
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 28, Nomor 1 (2022)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.459 KB) | DOI: 10.14710/mkts.v28i1.42017

Abstract

Kuat lentur beton merupakan salah satu sifat mekanik yang perlu di periksa khususnya untuk beton yang difungsikan sebagai balok yang menerima beban lentur. Namun demikian, seringkali pemeriksaan kuat lentur beton hanya menggunakan pendekatan persamaan yang telah ditemukan oleh beberapa peneliti. Seiring perkembangannya, inovasi konstruksi beton terus dilakukan khususnya inovasi bahan penyusun yang lebih bervariasi. Sementara itu, persamaan-persamaan yang telah dihasilkan pada umumnya menggunakan beton konvensional tanpa bahan-bahan penyusun tambahan. Oleh sebab itu, perlu dilakukan pemeriksaan apakah persamaan tersebut dapat memprediksi kuat lentur dengan material penyusun yang lebih bervariasi. Penelitian ini dilakukan dengan memeriksa 72 data dari hasil pengujian laboratorium yang dilakukan oleh peneliti terdahulu. Masing-masing data hasil pengujian akan dikomparasikan dengan persamaan yang telah ditemukan serta hasil ini juga dibandingkan dengan analisis menggunakan Response-2000. Hasil analisis kuat lentur aplikasi Response-2000 didapatkan korelasi R² terhadap pengujian kuat lentur laboratorium sebesar 0,8207 atau mendekati nilai kuat lentur pengujian laboratorium sebesar 82%, dengan persamaan regresi linier y = 1,1326x + 1,0016. Hasil analisis kuat lentur menggunakan berbagai metode pendekatan substitusi kuat tekan didapatkan rata-rata korelasi R² sebesar 0,8246, atau mendekati nilai kuat lentur pengujian laboratorium sebesar 82,46%.
Penentuan Parameter Model NRECA Untuk Debit Pada DAS Temef Krisnayanti, Denik Sri; Chandra, Chrystin; Bunganaen, Wilhelmus; Udiana, I Made; Damayanti, Alvine Cinta
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 28, Nomor 1 (2022)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.776 KB) | DOI: 10.14710/mkts.v28i1.42035

Abstract

A watershed in which the observed discharge data is not available or incomplete becomes a problem in thewater utilization projects. Observation discharge data obtained from Pos Duga Air Sungai Temef is less reliable because the measurement of water level data for the last few years has been carried out by direct observation without using a discharge measuring device. Obtain river discharge data, it can be done by simulating rainfall data into discharge data, one of them is NRECA Model. In NRECA Model, there are several parameters, namely index soil moisture capacity (nominal), Percent Sub Surface (PSUB), Ground Water Flow (GWF), and crop coefficient (kc). Determination of the parameters NRECA Model was obtained by trial and error based on the value limit so that the coefficient correlation (r) between observation discharge and simulation discharge was close to 1. The values used for the index soil moisture capacity (nominal), percent sub surface (PSUB), ground water flow (GWF), and crop coefficient (kc) are 0,20; 0,85; 0,50; and 0,60.
Analisis Karakteristik Hujan Ekstrim Menggunakan Model Iklim di Wilayah Gunung Merapi Sapan, Elenora Gita Alamanda; Sujono, Joko; Karlina, Karlina
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 28, Nomor 1 (2022)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (895.615 KB) | DOI: 10.14710/mkts.v28i1.36332

Abstract

Hujan ekstrim merupakan salah satu pemicu terjadinya banjir lahar di wilayah gunung berapi. Hal ini disebabkan karena material vulkanik sisa erupsi mudah tererosi bersama dengan limpasan akibat hujan ekstrim. Hujan ekstrim juga merupakan fenomena alam yang sering dikaitkan dengan perubahan iklim. Pada masa mendatang, kemungkinan perubahan karakteristik hujan ekstrim akan terjadi. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis hujan ekstrim untuk kondisi historis dan masa depan. Pada penelitian ini, karakteristik hujan yang dianalisis adalah variabilitas hujan ekstrim yang ditunjukkan dengan analisis trend indeks hujan ekstrim yakni RTOT. Data hujan yang digunakan adalah data jam-jaman dari delapan stasiun curah hujan di wilayah Merapi. Hujan masa mendatang diproyeksi menggunakan model iklim CanESM2 dengan skenario RCP4.5 dan RCP8.5. Proyeksi data dilakukan menggunakan Statistical Downscaling Model (SDSM). Perbandingan curah hujan rerata tahunan hasil proyeksi dengan curah hujan historis menunjukkan trend yang relatif berbeda pada setiap stasiun. Trend kenaikan terjadi pada empat stasiun yang meliputi stasiun Plosokerep, Pucanganom, Sopalan dan Talun, dengan trend kenaikan tertinggi terjadi pada stasiun Sopalan. Selain itu, terjadi pula trend penurunan yang terjadi di stasiun Ngandong untuk kedua skenario dan stasiun Sorasan pada skenario RCP8.5. Untuk stasiun Jrakah dan Randugunting menunjukkan trend tetap.
Efektivitas Prototipe Jembatan Penyeberangan Orang Ramah Lingkungan Hendrawan, Hendra
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 28, Nomor 1 (2022)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.39 KB) | DOI: 10.14710/mkts.v28i1.35741

Abstract

Pedestrians are road users who are prone to accidents. Several studies related to the effectiveness of providing pedestrian bridges in Indonesia have shown a low level of utilization of pedestrian bridges. This study aims to determine the efficacy of providing an environmentally friendly pedestrian bridge prototype that was built by considering user needs from planning, design, and aesthetic criteria. Data were obtained through field surveys to get information on traffic conditions and bridge users and interviews to obtain information about crossing purposes and perceptions of needs. Statistical analysis of the average difference test was carried out to prevent bias in traffic conditions. Furthermore, descriptive statistical analysis was carried out to determine the effectiveness of providing pedestrian bridges obtained from comparing data processing results with the evaluation table. The results showed that the environmentally friendly Pedestrian Bridge prototype did not guarantee an increase in the number of users. Coercion through law enforcement and the installation of dividing lanes on the lanes can be seen as a solution. However, aesthetic and sustainable design is a necessity.
Evaluasi Pemadatan Tanah pada Proyek Pembangunan Gedung Diana, Willis; Hartono, Edi; Muntohar, Agus Setyo; Wulandary, Kartika
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 28, Nomor 1 (2022)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.443 KB) | DOI: 10.14710/mkts.v28i1.32720

Abstract

Pemadatan tanah merupakan salah satu metode yang efisien dan praktis untuk meningkatkan kekuatan dan mengurangi kompresibilitas pekerjaan tanah. Namun, pekerjaan pemadatan harus dievaluasi untuk memenuhi persyaratan relatif terhadap berat volume kering maksimum (MDD) yang diperoleh dari uji pemadatan standar laboratorium. Umumnya metode yang digunakan untuk evaluasi kepadatan lapangan adalah uji kerucut pasir. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kepadatan relatif tanah timbunan pada konstruksi bangunan dengan menggunakan uji kerucut pasir. Prosedur pengujian mengikuti ASTM D1556 / D1556M-15e1 dan ASTM D698-12e2 untuk uji kerucut pasir dan uji pemadatan standar Proctor. Analisis statistik dilakukan untuk mengevaluasi kepadatan dan kadar air yang diperoleh dari uji lapangan pada proyek Dorm dan Research and Inovation Centre (RIC). Probabilitas (p) pekerjaan pemadatan yang melebihi 0,9MDD atau Rc=90% adalah p=13% dan p=18%. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pemadatan relatif rata-rata (Rc)  adalah 80% dan 82% pada proyek Dorm dan RIC dengan standar deviasi 8,69 dan 8,81.

Page 1 of 2 | Total Record : 17


Filter by Year

2022 2022