cover
Contact Name
Ridhoul Wahidi
Contact Email
Ridhoul Wahidi
Phone
-
Journal Mail Official
dhoul_faqoet@yahoo.co.id
Editorial Address
-
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
Al-Afkar : Jurnal Keislaman & Peradaban
ISSN : 20897472     EISSN : 25481711     DOI : -
Core Subject : Education,
Al-Afkar : Jurnal Keislaman & Peradaban merupakan jurnal keislaman dan peradaban dengan kajian multidisipliner, terbit dua kali dalam satu tahun (April dan Oktober), dikelola oleh Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fak. Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indragiri Tembilahan. Redaksi menerima tulisan yang relevan selama mengikuti petunjuk penulisan yang ditetapkan.
Arjuna Subject : -
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 12 No 2 (2024): Article" : 4 Documents clear
SOROGAN: METODOLOGI PEMBELAJARAN TRADISIONAL NON KLASIKAL BERBASIS HUBUNGAN INTERAKTIVITAS Dhiyaul Haq, Muhammad Zaky; Siti Hajar, Fadila; Prihatiningsih, Septi; Zahira, Lutviya; Dwi Andini, Aprilliani; Ma'arif, Samsul; Widawati, Rika
Al-Afkar : Jurnal Keislaman & Peradaban Vol 12 No 2 (2024): Article
Publisher : Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/al-afkar.v12i2.676

Abstract

Metode Sorogan, yang berakar dalam tradisi pendidikan Indonesia, merupakan teknik pembelajaran yang menekankan interaksi langsung antara guru dan murid. Sejarah metode ini dapat dilacak kembali ke zaman pra-Islam, di mana pandita Hindu-Buddha mengajarkan murid-murid mereka secara individual. Dengan penyebaran Islam, metode ini diadaptasi dan diperkaya dengan nilai-nilai Islam. Sorogan, yang berarti "menyodorkan" dalam bahasa Jawa, membutuhkan kesabaran dan disiplin tinggi dari murid, karena fokusnya adalah pada pengembangan kemampuan individu melalui bimbingan guru. Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam sejarah, dasar, tujuan, dan karakteristik metode Sorogan, serta implikasinya dalam pendidikan kontemporer. Dengan mengacu pada hadist yang menyatakan bahwa Rasulullah SAW menerima pendidikan langsung dari Allah, metode ini menekankan pentingnya pendidikan yang disesuaikan secara individual. Sorogan mendorong partisipasi aktif murid dan evaluasi berkelanjutan oleh guru, memberikan kesempatan kepada murid untuk menjelaskan dan mempertanggungjawabkan apa yang mereka pelajari. Dalam konteks pendidikan modern, metode Sorogan menawarkan model pembelajaran yang berpusat pada siswa, yang dapat diintegrasikan dengan metode inovatif lainnya untuk meningkatkan hasil pembelajaran. Meskipun dianggap oleh beberapa pihak sebagai metode tradisional yang kaku, penelitian ini menunjukkan bahwa Sorogan memiliki potensi untuk diadaptasi dan diperbarui, memberikan kontribusi signifikan terhadap pendidikan yang inovatif dan responsif.
REKONSTRUKSI IDENTITAS GENDER DALAM ISLAM: MENJEMBATANI TRADISI DAN MODERNITAS Hidayat, Ajat; Kustati, Martin; Sepriyanti, Nana
Al-Afkar : Jurnal Keislaman & Peradaban Vol 12 No 2 (2024): Article
Publisher : Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/al-afkar.v12i2.689

Abstract

Artikel ini membahas tentang rekonstruksi identitas gender dalam Islam sebagai upaya memperbarui pemahaman dan praktik keagamaan yang inklusif serta memperkuat posisi perempuan. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah metode deskriptif analitis yang meliputi pengumpulan data, klasifikasi data, dan analisis data. Pengumpulan data dilakukan dengan mempelajari literatur dari buku, jurnal, artikel, dan sumber lain yang relevan dengan topik yang dibahas. Metode yang digunakan peneliti adalah dengan mengintegrasikan data yang telah dikumpulkan dengan konteks sosial, budaya, dan agama masyarakat muslim. Dari artikel tersebut peneliti menyimpulkan bahwa rekonstruksi identitas gender dalam Islam harus dilakukan dengan mempertimbangkan konteks lokal dan memadukan nilai-nilai tradisional dengan nilai-nilai modern yang inklusif. Artikel ini menyoroti beberapa pendekatan yang dapat dilakukan dalam rekonstruksi identitas gender dalam Islam, seperti pendekatan inklusif terhadap perempuan dalam praktik keagamaan, pendidikan dan kesadaran tentang hak-hak perempuan di masyarakat, serta reformasi undang-undang perkawinan dan warisan yang adil dan inklusif. . Upaya rekonstruksi identitas gender dalam Islam harus terus dilakukan agar masyarakat Muslim dapat menciptakan ruang yang lebih inklusif dan memperkuat posisi perempuan dalam masyarakat.
PERSEPSI GURU PAI DALAM PEMANFAATAN APLIKASI QUIZIZZ SEBAGAI ALAT EVALUASI PEMBELAJARAN DI SEKOLAH MENENGAH ATAS Hidayat, Ajat; Yafi, Salman; Nazwan, Afif Putra; Putra, Ilham Jaya; Aziz, Ahmad; Azmiyah, Azmiyah; Asril, Zainal; Fitriza, Rozi
Al-Afkar : Jurnal Keislaman & Peradaban Vol 12 No 2 (2024): Article
Publisher : Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/al-afkar.v12i2.696

Abstract

Riset ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi guru PAI di SMA mengenai pemanfaatan aplikasi Quizizz sebagai alat evaluasi pembelajaran. Metode dalam tulisan ini adalah kuantitatif dekriptif dengan menggunakan intrumen pengumpulan data berupa angket. Responden dalam penelitian ini berjumlah dua puluh depan yang terdiri dari satu orang kepala sekolah, satu orang wakil kurikulum, empat orang guru PAI serta dua puluh dua orang peserta didik untuk memperluat data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat enam persepsi guru PAI mengenai pemanfaatan aplikasi Quizizz sebagai alat evaluasi, keenam persepsi tersebut ialah 1) pentingnya pemahaman guru pai terhadap evaluasi, sebanyak 33% responden mengatakan setuju dan 67% responden mengatakan sangat setuju. 2) Pentingnya wawasan guru pai tentang aplikasi quizizz, terdapat 25% responden setuju, 75% sangat setuju. 3) Efisien untuk melaksanakan tes, terlihat 50% responden menyatakan setuju, 33% responden sangat setuju, dan 17% responden mengatakan tidak setuju. 4) Mempermudah analisis tingkat kesukaran soal, 83% responden sangat setuju, dan 17% responden setuju. 5) Memudahkan guru melihat nilai peserta didik secara keseluruhan, memperlihatkan 50% responden sangat setuju dan 50% responden setuju, dan 6) menghilangkan ketakutan peserta didik terhadap tes, terlihat 50% responden menyatakan setuju, 33% responden sangat setuju, dan 17% responden mengatakan tidak setuju.
PENAFSIRAN AL-SYA’RAWI TENTANG FASIK DALAM SURAT AL-BAQARAH Saputra, Dedek; Ikhsan, Ramadhanul; Hanum, Latipah; Kustati, Martin; Sepriyanti, Nana
Al-Afkar : Jurnal Keislaman & Peradaban Vol 12 No 2 (2024): Article
Publisher : Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/al-afkar.v12i2.702

Abstract

Latar belakang penulis untuk mengkaji fasik dalam surah al-Baqarah karena al-Baqarah merupakah surah yang terpanjang di dalam al-Qur’an dengan jumlah ayat 281 yang termasuk dalam kategori surah madaniyah kecuali ayat 281, mempunyai beberapa keutamaan yang terkandung di dalam surah ini. Adapun yang menjadi batasan penulisan skripsi ini adalah, Bagaimana karakteristik orang fasik dalam surah al-Baqarah menurut al-Sya’rawi, bagaimana dampak perbuatan fasik menurut al-Sya’rawi dalam surah al-Baqarah. Dengan tujuan penelitian sebagai berikut, Untuk menjelaskan penafsiran fasik menurut al-Sya’rawi dalam surah al-Baqarah.Untuk menjelaskan karakteristik orang fasik dalam surah al-Baqarah menurut al-Sya’rawi. Untuk menjelaskan dampak perbuatan fasik menurut al-Sya’rawi dalam surah al-Baqarah. Dalam menjawab masalah tersebut, penulis menggunakan metode library reseach yaitu penelitian kepustakaan, bersifat deskriptif-kualitatif, dan menggunakan metode tafsir maudhu’i. Dalam melacak ayat terkait fasik penulis menggunakan Mu’jam al-Mufahras li al-Fazh al-Qur’an karya Muhammad Fu’ad Abdul Baqi, selanjutnya data-data yang terkumpul tersebut di analisa dengan pendekatan tafsir maudhu’i. Berdasarkan hasil penelitian tentang penafsiran ayat-ayat fasik dalam surah al-Baqarah menurut penafsiran al-Sya’rawi yang meliputi tema-tema tentang penafsiran fasik, karakteristik orang fasik, dan dampak perbuatan fasik, dapat disimpulkan fasik menurut Muhammad Mutawalli al-Sya’rawi adalah manusia yang telah melakukan perbuatan mendurhaikai Allah dan jauh dari ajaran-ajaran Allah SWT, karakteristik orang fasik, manusia yang mudah disesatkan karena telah keluar dari perintah Allah SWT, orang-orang yang disesatkan oleh Allah SWT dan tidak mau mengerjakan perintah Allah SWT, mengganti-ganti perintah Allah SWT. Dampak perbuatan fasik, mendapat azab dari Allah SWT.

Page 1 of 1 | Total Record : 4