cover
Contact Name
iwan ridwan zaelani
Contact Email
iwanrz@unpas.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.polistaat@unpas.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Published by Universitas Pasundan
ISSN : 25793888     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Terbit pertama pada tahun 1993 dengan nama “Polistaat”, kemudian berganti nama menjadi jurnal “Paradigma” pada tahun 2007 dengan nomor ISSN 1410 6787. Sejak tahun 2017 berganti nama menjadi jurnal “Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik”.
Arjuna Subject : -
Articles 76 Documents
PARADOKS DEMOKRASI DI INDONESIA TAHUN 2014-2019 : ANALISIS PROSEDURAL DAN SUBSTANSIAL Yusril Ihza Mahendra
Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 4 No 1 (2021): Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pasundan Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/paradigmapolistaat.v4i1.2214

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji kualitas demokrasi di Indonesia pada periode 2014-2019. Untuk mengelaborasi permasalahan tersebut peneliti menggunakan pendekatan demokrasi prosedural dan demokrasi substansial. Hasilnya ditemukan bahwa, secara prosedural Indonesia sebenarnya sudah memiliki institusi-institusi penunjang demokrasi seperti adanya pemilu terbuka dan partisipasi universal. Akan tetapi, masih terdapat kecacatan dalam prosedur pelaksanaannya, seperti permasalahan DPT dalam pemilu, penerapan rule of law yang belum optimal, dan adanya korelasi antara pemerintah dan kelompok oligarki yang mengancam stabilitas checks and balances dalam sistem pemerintahan. Sedangkan secara substansial, beberapa pengamat berpendapat bahwa pada periode tersebut terjadi fenomena “retreat from democracy” yang ditandai oleh turunnya kebebasan berdemokrasi. Kendati permasalahan tersebut, pemerintah mampu meningkatkan perekonomian yang berdampak pada turunnya angka kemiskinan dan tingkat ketimpangan pendapatan masyarakat. Fakta-fakta ini mengindikasikan adanya paradoks demokrasi di Indonesia. Komparasi yang dilakukan menunjukkan kompleksitas relasi antara proses (prosedur) dan output (substansi) demokrasi.
INDONESIA ROLE IN ASEAN PLUS THREE PROGRAM AS COVID-19 ECONOMIC SOLUTIONS Imam Budiman
Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 4 No 1 (2021): Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pasundan Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/paradigmapolistaat.v4i1.5062

Abstract

COVID-19 menjadi masalah terbesar abad ini. Pandemi yang membuat interaksi antar manusia berkurang yang berdampak pada aktivitas-aktivitas ekonomi menjadi terhambat. Karena hal teresebut perlu adanya solusi untuk bangkit dari masalah ini. ASEAN sebagai salah organisasi regional, membuat solusi yakni dengan kembali menggunakan ASEAN Plus Three yang disesuaikan dengan kondisi saat ini, sebagai solusi kebangkitan ekonomi negara-negara ASEAN. Terdapat beberapa point yang dimiliki oleh ASEAN Plus Three yang bisa dijadikan visi dan misi untuk bangkit dari keterpurukan, yang akan dibahas melalui artikel ini. Dalam artikel ini, akan menggunakan metode penelitian kualitatif sebagai alat untuk menjelaskan.
DETEKSI DINI ANCAMAN SOCIAL ENGINEERING HACKER TERHADAP MATA PELAJARAN RAHASIA DI SEKOLAH STAF DAN KOMANDO ANGKATAN UDARA Tri Hastuti; Yusa Djuyandi; Wawan Budi Darmawan
Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 4 No 1 (2021): Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pasundan Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/paradigmapolistaat.v4i1.4503

Abstract

Dasar dilakukan penelitian, karena adanya fenomena terkait social engineering di lingkungan Seskoau. Kekhawatiran yang muncul adalah kebocoran dokumen dan informasi-informasi penting terkait strategi, fakta pertahanan dan yang lainnya yang ada dalam mata pelajaran rahasia, yang apabila tersebar luas dikhawatirkan dapat mengancam pertahanan negara Indonesia. Metode penelitian menggunakan kualitatif, melalui pendekatan deskriptif. Sumber data yang digunakan data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data melalui wawancara Narasumber. Teknik analisis data menggunakan model Miles and Huberman. Sedangkan teknik validasi data menggunakan uji credibility, transferability, dependability, confirmability. Hasil penelitian ditemukan adanya ancaman Social Engineering Hacker di Seskoau. Langkah antisipasi yang dilakukan meliputi: melakukan pengecekan sumber kebocoran, melakukan penutupan akses informasi jika terjadi kebocoran, melakukan pemanggilan terhadap Pasis yang mencurigakan/membuat suatu kebocoran informasi, melakukan kegiatan operasi/ intelijen, pengalihan bahasan materi, ketika terindikasi adanya hal yang mencurigakan, membatasi penggunaan medsos dalam pelajaran, tidak memberikan materi atau informasi-informasi yang terkait dengan Doktrin, tidak mendiskusikan atau men-share mata pelajaran rahasia pada Pasis negara sahabat, disiplin dalam menggunakan password, memberikan peringatan/teguran, tidak membocorkan informasi yang sifatnya rahasia, selektif dalam berbicara dengan Pasis negara sahabat, selektif dalam mengupload pelajaran ke berbagai media, membuat folder khusus dalam penyimpana file di komputer/laptop, mengurangi kontak berlebihan dengan Pasis negara sahabat, berkomitmen untuk selalu mengikuti prosedur tetap yang berlaku, senantiasa melakukan pengecekan sumber tindakan yang mencurigakan, yang ditindaklanjuti dengan tindakan isolasi dan melakukan penyelidikan, membuat laporan secara berjenjang melalui KORSIS, PAM dan POM, serta melaporkan secepatnya kepada pihak intel lembaga.
PROLIFERASI NUKLIR SEBAGAI PENCIPTA PERDAMAIAN DUNIA KONTEMPORER: SEBUAH TINJAUAN LITERATUR Febry Triantama
Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 4 No 1 (2021): Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pasundan Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/paradigmapolistaat.v4i1.3427

Abstract

Nuclear weapons are a form of weapon technology developed that have enormous power. With just a small amount, nuclear weapons can destroy a city through its explosive power and the radiation it emits. The presence of nuclear weapons with all the strength they have and the desire of several countries to develops their nuclear weapons made a debate in International Relations realms. The first opinion states that nuclear proliferation will threaten world stability or peace. Meanwhile, the second opinion is a nuclear proliferation will bring a more peaceful international system. This debate continues today. Through a literature study approach, this article states that the opinion that states nuclear proliferation helps create a more stable and peaceful international world is more relevant to contemporary international politics.
ANALISIS WACANA BERITA PEMKOT BANDUNG OPERASIKAN KEMBALI BIOSKOP PADA MEDIA ONLINE PIKIRANRAKYAT.COM EDISI 09 OKTOBER 2020 Vera Hermawan; Dhini Ardianti; Desi Oktaviani
Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 4 No 1 (2021): Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pasundan Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/paradigmapolistaat.v4i1.5127

Abstract

The results show that, in the text dimension pikiranrakyat.com provides more explanation about the process of opening a cinema from various stages prepared by the government for cinema entrepreneurs, as well as describing the regulations that must be applied in the cinema, the news text is also equipped with comments and responses from authorities on the policy of opening cinemas in Bandung city to strengthen news information. In the dimension of social cognitions, pikiranrakyat.com constructs news from various perspectives, starting from the policy of opening cinemas, the government, and the Bandung City health office regarding the anticipation of a new cluster spike in cinemas and the revocation of cinema permits that violate the agreement rules. Meanwhile, in the social context dimension, pikiranrakyat.com acts as a medium that mediates or the intermediary party in providing information on policies taken by the government to open cinemas during the pandemic.
INDONESIAN FREE ACTIVE POLITICS AND CHALLENGES IN DEFENSE BUDGET LIMITATIONS Bambang Aziz Pamungkas Wardhana; Muradi .; Wawan Budi Darmawan
Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 4 No 2 (2021): Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pasundan Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/paradigmapolistaat.v4i2.4424

Abstract

This paper discusses the impact of the adoption of a free and active policy by Indonesia on the huge budget requirement for the development of Indonesia's defense forces. The use of a free and active foreign policy means that Indonesia will not be involved in any form of military alliance. Thus, Indonesia must increase its military strength optimally and maximally, of course with the support of a very large budget. In this paper, the author uses qualitative research methods. In this study, several things were found, among others, in meeting the creation of the MEF, the defense budget allocation from GDP was at least 2%, while until now the defense budget allocation compared to GDP is still less than 1%. The non-fulfillment of the defense budget has an impact on the non-realization of the MEF since it was enacted. In the end, this paper concludes that the problem of limited defense budget experienced by Indonesia is an impact of the adoption of free and active politics.
PENYEBAB DILAKUKANNYA PEMBERHENTIAN SEMENTARA DONOR DANA YANG DILAKUKAN AMERIKA SERIKAT DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEBERLANGSUNGAN WHO Yusa Djuyandi; Nandita Alfahira; Gisha Galizan Anwari
Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 4 No 2 (2021): Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pasundan Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/paradigmapolistaat.v4i2.5281

Abstract

Keberadaan negara-negara adidaya di dunia tidak dapat terelakan pengaruhnya. Dampak postif atau negatif dari pengaruh kekuatan yang dihasilkan dari adanya kebijakan negara-negara adidaya tersebut seringkali besar pengaruhnya terhadap kondisi ekonomi, politik, sosial, dan keamanan dari negara-negara lain. Dampaknya tidak hanya dalam ruang lingkup domestik, tetapi juga di ruang lingkup internasional. Salah satunya berpengaruh terhadap organisasi-organisasi internasional. Di tengah meruaknya pandemi covid-19, negara-negara adidaya, Amerika Serikat dan China, tetap bersaing melakukan perang dagang melalui kebijakan-kebijakan yang diambil untuk menjaga kekuatan negaranya. Salah satu ancaman yang dirasakan dari perang dagang yang dilakukan dua negara ini membuat Amerika Serikat memiliki kecurigaan terhadap organisasi kesehatan internasional, yaitu World Health Organizatin (WHO). Di tengah pandemi global, Amerika Serikat memutuskan untuk tidak lagi memberikan suntikan dana terhadap World Health Organization. Amerika Serikat menganggap WHO telah gagal dalam menangani virus dan adanya kecenderungan keberpihakan yang dilakukan di antara WHO dan China. Sehingga hal tersebut dapat mengancam stabilitas negara Amerika Serikat dalam hal ekonomi, politik, sosial, dan kemanan negara. Besarnya dampak yang ditimbulkan atas diputuskannya kebijakan ini karena besarnya pengaruh dari negara adidaya, yaitu Amerika Serikat dan China.
STRATEGI PENGEMBANGAN ENERGI TERBARUKAN CINA DALAM RENCANA LIMA TAHUN KE-13 UNTUK MEMENUHI CAPAIAN SDG7 Rama Capriano Arnesto Putra; Iwan Ridwan Zaelani
Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 4 No 2 (2021): Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pasundan Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/paradigmapolistaat.v4i2.5510

Abstract

This article aims to identify China's renewable energy development strategy in the 13th Five-Year Plan to meet SDG7 achievements. The development of renewable energy is an important part of sustainable development. Renewable energy is implicitly regulated in the 7th goal of the Sustainable Development Goals (SDG7) which was agreed in September 2015. China as one of the countries carrying out the energy transition process has a major role in ensuring the achievement of SDG7. To ensure the development of renewable energy, China has formulated a renewable energy development agenda in one of its policies, namely, the 13th Five Year Plan for the 2016-2020 period. Using descriptive research methods and SWOT analysis methods, this study examines the types of strategies used by the Chinese Government in ensuring the development of renewable energy to meet the achievements set out in SDG7. This article finds that the Chinese Government established four types of strategies in the 13th Five-Year Plan. This strategy is the main concept of China's renewable energy development in ensuring the achievement of SDG7 in the 2016-2020 period.
DILEMA PENGGUNAAN FIGUR SENTRAL: ANTARA IDEALISME DAN KEBUTUHAN SUARA BAGI PARTAI SOLIDARITAS INDONESIA M. Rizky Ganda Hutama; Ratnia Solihah; Firman Manan
Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 4 No 2 (2021): Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pasundan Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/paradigmapolistaat.v4i2.4353

Abstract

This study discusses the dilemma that occurs in PSI between maintaining party ideals by not using figures or maximizing votes in the first election. The purpose of this study is to discuss how figures play a role in the success of political parties in getting votes in elections. The method used in this study is a qualitative method using two data sources. The data collection technique used is through interviews and from other sources related to this research such as books, journals, and mass media. The theory used in this study is the social dilemma theory proposed by Weiten. The result of this study is that PSI's decision not to use figures as part of its political strategy had a negative impact on vote gains so that PSI failed to reach the parliamentary threshold in its first election. PSI was only able to reach the 12th position of the 19 competing parties. In contrast to the results at the national level, in DKI Jakarta PSI got quite significant results. This is inseparable from the figure of Ahok who indirectly influences PSI's political strategy in DKI Jakarta. As long as figures still play a role as determinants of people's choices, the existence of figures must be included as part of the strategy of every political party. By elaborating between party figures and platforms, the new party will get the maximum benefit
HUBUNGAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARA ORANG TUA DAN ANAK DENGAN MOTIVASI BELAJAR DAN PRESTASI AKADEMIK SISWA PADA PEMBELAJARAN JARAK JAUH PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) DI SEKOLAH ARVARDIA BANDUNG Almadina Rakhmaniar
Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 4 No 2 (2021): Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pasundan Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/paradigmapolistaat.v4i2.3495

Abstract

Permasalahan pendidikan yang terjadi melalui pembelajaran jarak jauh sangat berdampak bagi orang tua dan perkembangan anak, khususnya anak usia dini. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan komunikasi interpersonal antara orang tua dan anak dengan motivasi belajar dan prestasi akademik siswa pada pembelajaran jarak jauh Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Sekolah Arvardia Bandung. Populasi dari penelitian ini terdiri dari 60 orangtua siswa. Teknik sampling yang digunakan yaitu probability sampling, berupa simple random sampling dengan ukuran sampel sebanyak 30 orang tua siswa PAUD Sekolah Arvardia Bandung. Peneliti melakukan pengumpulan data kepada anggota sampel yang telah ditetapkan (responden) menggunakan instrumen penelitian berupa angket atau kuesioner, dilakukan secara online menggunakan google form yang disebarkan melalui bantuan aplikasi whatsapp. Analisis data statistik yang digunakan adalah analisis korelasi sesuai dengan jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif korelasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara komunikasi interpersonal antara orang tua dan anak dengan motivasi belajar siswa pada pembelajaran jarak jauh Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Sekolah Arvardia Bandung, terdapat hubungan antara komunikasi interpersonal antara orang tua dan anak dengan prestasi akademik siswa pada pembelajaran jarak jauh Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Sekolah Arvardia Bandung, serta terdapat hubungan komunikasi interpersonal antara orang tua dan anak dengan motivasi belajar dan prestasi akademik pada pembelajaran jarak jauh Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Sekolah Arvardia Bandung.