cover
Contact Name
Yuhardi
Contact Email
yuhardi573@gmail.com
Phone
+6281377987485
Journal Mail Official
ipm2kpekaganga@gmail.com
Editorial Address
Jl. Gunung Sari RT.03 No. 82, Kelurahan Karya Bakti, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora (KAGANGA)
ISSN : 2621119X     EISSN : 25984934     DOI : https://doi.org/10.31539/kaganga.v6i1.5320
Core Subject : Social,
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora memuat artikel hasil penelitian baik penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan mixed method yang terkait dengan bidang. Pendidikan Sejarah dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) meliputi bidang ilmu dan praktik pendidikan, praktik kurikulum dan pembelajaran, metodologi, pengembangan model serta metode pembelajaran, evaluasi dan teknologi pendidikan serta aspek pendidikan lainnya. Kajian Sejarah meliputi analisis kajian sejarah dalam segala aspek. Kajian Sosial-Humaniora meliputi penelitian keilmuan tentang sosiologi, antropologi, ekonomi, komunikasi, politik, pemerintahan, hukum, gender dan sosial-budaya masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 384 Documents
Sejarah Kedatukan Urung Suka Piring Tahun 1823-1946 M. Ade Syahputra Simbolon; Abdi Mubarak Syam
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 2 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i2.13106

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sejarah kedatukan urung suka piring di Sumatera Timur tahun 1823-1946, dengan fokus pada dinamika politik, sosial, dan ekonomi dalam konteks transformasi kolonial dan lokal. Penelitian ini menggunakan metode historis dengan empat tahap utama yaitu heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kedatukan Urung Suka Piring berperan penting dalam suksesi Kesultanan Deli dan adaptasi terhadap perubahan sosial ekonomi akibat migrasi dan modernisasi. Selain itu, kawasan strategis seperti Kota Maksum, Kesawan, dan Polonia di wilayah Kedatukan Sukapiring mencerminkan perkembangan penting dalam konteks sosial, ekonomi, dan politik pada masa kolonial. Penelitian ini menegaskan pentingnya Kedatukan Urung Suka Piring dalam sejarah Sumatera Timur dan memberikan perspektif komprehensif tentang transisi dari sistem tradisional ke era modern di Indonesia. Simpulan penelitian ini mengungkap bahwa Kesawan, Polonia, dan Maksum di Medan memiliki kontribusi signifikan terhadap sejarah sosial, ekonomi, dan politik di Timor-Leste, khususnya dalam konteks Urung Suka Piring. Kesawan bertransformasi menjadi pusat bisnis modern, sementara Polonia menjadi kota penting dalam sejarah wilayah tersebut. Maksum, kota besar, memengaruhi struktur sosial wilayah tersebut karena pengaruh kolonial dan migrasi. Kata Kunci: Kedatukan Urung Suka Piring, Sejarah.
Tradisi Papahare sebagai Alternatif Program Makan Bersama dalam Penanganan Stunting Muhammad Ikhwan Ridho Al-Islamy; Dhita Hapsarani
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 2 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i2.13107

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui problematika penangan stunting di “Desa M” dan mengevaluasi program makan bersama yang sudah dilakukan sebagai upaya penanganan stunting. Metode penelitian yang digunakan adalah Forum Group Discussion (FGD) dengan informan-informan yang merupakan anggota Pos Gizi, serta studi literatur dari pembahasan stunting dan kebudayaan. Hasil analisis menunjukkan perlunya evaluasi program makan bersama yang telah berhenti serta pencarian solusi alternatif. Pemanfaatan praktik makan berbasis tradisi lokal seperti tradisi papahare dapat menjadi solusi yang dapat dimaksimalkan karena dapat disesuaikan dengan kondisi masyarakat dan dapat relevan dengan kebutuhan praktis dalam penanganan stunting. Simpulan penelitian yaitu kendala yang ada perlu dievaluasi untuk mendapatkan jalan keluar yang terbaik agar tujuan program dapat tercapai. Tradisi papahare dimungkinkan dapat diaplikasikan sebagai alternatif dalam pencegahan stunting berdasarkan permasalahan yang telah ditemukan. Kata Kunci: Penanganan Stunting, Program Makan Bersama, Tradisi Papahare.
Pemberdayaan Perempuan dalam Komunikasi Pembangunan pada Aktivitas Desa Wisata Agnesia Hervina Tiaraningrum; Delfiana Da Costa
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 2 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i2.13562

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran dan pemberdayaan perempuan, dan menganalisa hubungan antara dampak peran dan pemberdayaan dalam kegiatan pariwisata di Desa Wisata Sayan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tahap analisis data yang digunakan meliputi data sebelum dan sesudah di lapangan dengan tahap kesimpulan data. Hasil penelitian menyebutkan bahwa peran dan pemberdayaan perempuan serta juga dampak peran dan pemberdayaan perempuan di Desa Wisata Sayan melalui beberapa tahap, yaitu tahap kesadaran, transformasi kemampuan, dan peningkatan kemampuan intelektual. Faktor pendukung peran dan pemberdayaan perempuan terletak pada dukungan dari desa, keluarga masing-masing dan masyarakat setempat, terutama pada subjek perempuan yang dipelajari. Hasil peran dan pemberdayaan perempuan berdampak pada perekonomian dan masyarakat yang dirasakan setelah terlibat dalam kegiatan pariwisata. Kesimpulan dari penelitian dapat dilihat dalam bentuk pemberdayaan yang diterapkan bagi perempuan melalui beberapa tahapan dan menghasilkan siklus perubahan. Kata Kunci: Dampak Ekonomi, Komunikasi Pembangunan, Pemberdayaan Perempuan, Sosial Kemasyaraka.
Pengalaman Komunikasi Antarbudaya (Tantangan dan Adaptasi Mahasiswa Papua Tengah) Nurlaily Romadhoni; Maulina Pia Wulandari; Fitri H Oktaviani
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 2 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i2.13575

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji pengalaman komunikasi antarbudaya mahasiswa Papua Tengah yang menempuh studi di perguruan tinggi Malang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatoris untuk mengungkap pengalaman subjektif para partisipan tentang bagaimana pengalaman mereka dalam beradaptasi dengan lingkungan sosial dan akademik yang berbeda secara budaya. Hasil penelitian mengungkap berbagai hambatan dan tantangan dalam komunikasi antarbudaya yang dialami mahasiswa Papua Tengah seperti kejutan budaya, stereotip, serta diskriminasi rasial yang berdampak pada proses adaptasi mereka. Meskipun mahasiswa Papua Tengah menghadapi berbagai tantangan komunikasi antarbudaya, para partisipan berusaha beradaptasi melalui komunikasi yang fleksibel dan keterlibatan aktif dalam komunitas lokal, menunjukkan dinamika identitas, interaksi, dan sosialisasi yang kompleks dalam lingkungan sosial dan akademik yang berbeda budaya. Simpulan penelitian ini bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi pengalaman mereka dalam komunikasi antarbudaya seperti identitas budaya, strategi adaptasi, dan lingkungan komunitas, serta aspek eksternal seperti norma dan stereotip masyarakat juga pentingnya keterlibatan komunitas dalam pengembangan budaya, dan potensi stereotip negatif. Kata Kunci: Adaptasi, Fenomenologi, Komunikasi Antarbudaya, Stereotip.
Sejarah dan Peran Masjid Lama Kota Kabanjahe dalam Dakwah Islam (1902-2024) Junelma Hamdani Ginting; Nabila Yasmin
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 2 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i2.13579

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bukti sejarah awal masuknya Islam di Tanah Karo yang masih ada dan berdiri kokoh hingga saat ini yaitu Masjid Lama Kota Kabanjahe. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan teknik studi kasus melalui observasi dan wawancara. Hasil Penelitian ini mengungkapkan bahwa Masjid Lama Kota Kabanjahe awalnya dibangun atas dasar permintaan para pedagang yang datang dari berbagai daerah untuk melakukan ibadah sholat, dikarenakan tidak ada satupun masjid yang berdiri pada saat itu. Setelah mendapatkan izin dari Sibayak Lingga yang merupakan penguasa adat pada masa itu, maka dibangunlah masjid ini dengan dana dari para pedagang itu sendiri serta dana bantuan dari Tuanku Abdul Aziz yang menjadi Sultan Langkat pada masa itu. Masjid Lama Kota Kabanjahe juga mempunyai peran penting terhadap dakwah Islam pada masa itu yang menjadikannya sebagai pusat belajar Islam dan mengaji untuk Masyarakat Karo serta tempat persinggahan untuk umat muslim. Simpulan penelitian ini yaitu Masjid Lama Kota Kabanjahe menjadi bukti sejarah penyebaran Islam dan merupakan masjid pertama serta tertua di Kabupaten Karo yang harus diperhatikan pemerintah, dikarenakan sekarang hanya bisa dipakai ketika ibadah sholat lima waktu saja dan pelaksanaan sholat tarawih saat Ramadhan tiba. Kata Kunci: Islam, Masjid, Sejarah.
Lapau sebagai Media Sosial di Minangkabau Nurfitria Dewi; Yulius Yulius; Ahmad Nizam
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 2 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i2.10269

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat seperti apa interaksi sosial yang terjadi pada masyarakat di Lapau sebagian media sosial di Minangkabau. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif, dengan teori yang digunakan dalam permasalahan ini adalah teori struktural fungsional Redcliffe-Brown yang menyatakan bahwa aspek-aspek perilaku sosial tidak berkembang untuk kebutuhan individu, melainkan untuk mempertahankan struktur sosial masyarakat. Hasil penelitian bahwa Adat istiadat yang digunakan berlandaskan pada ajaran leluhur. Akan tetapi, kehadiran Islam di Sumatera Barat secara perlahan mengubah adat istiadat tersebut agar sesuai dengan nilai-nilai Islam. Seperti halnya keberadaan Lapau dalam masyarakat Minangkabau yang merupakan media sosial masyarakat tersebut. Lapau, merupakan tempat atau sarana untuk melakukan proses jual beli, namun ada beberapa daerah di Minangkabau yang memaknai Lapau tidak hanya sebagai sarana jual beli saja tetapi juga digunakan sebagai media interaksi oleh masyarakat sekitar Lapau. Simpulan penelitian ini bahwa Hakikat manusia sebagai makhluk yang berbeda dengan makhluk lainnya serta beraneka ragamnya kebutuhan manusia. untuk menjadi manusia tidak hanya sebagai individu, tetapi juga sebagai makhluk sosial.. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Ternyata pada masa lampau Lapau menjadi media sosial bagi masyarakat. Kata Kunci: Lapau, Kehidupan Sosial, Masyarakat
Kontribusi Aksiologi dalam Filsafat dan Ilmu Pengetahuan terhadap Solusi Masalah Etis di Era Modern Muhammad Hizba Aulia; Prajihan Nisrina; Muhamad Parhan
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 2 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i2.12695

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap peran aksiologi dalam filsafat dan ilmu pengetahuan dalam mengatasi masalah kehidupan di era modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, mengumpulkan data dari berbagai literatur, termasuk buku, artikel jurnal, dan publikasi lainnya yang relevan dengan topik penelitian. Data kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis konten untuk memahami kontribusi aksiologi dalam konteks sosial dan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai aksiologi memberikan wawasan yang mendalam dan solusi praktis terhadap tantangan kehidupan di era modern. Dengan demikian, penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan interdisipliner, terutama filsafat dan ilmu pengetahuan dalam merumuskan solusi yang menghargai dan mempertimbangkan nilai-nilai kemanusiaan. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Aksiologi dalam filsafat dan ilmu pengetahuan sebagai solusi terhadap masalah etis di era modern. Aksiologi membantu mengarahkan ilmu pengetahuan tidak untuk menemukan kebenaran faktual, tidak mempertimbangkan dampaknya terhadap kesejahteraan manusia, lingkungan, dan tatanan sosial. Kata Kunci: Aksiologi, Filsafat dan Ilmu Pengetahuan, Solusi Etis.
Kajian Pengawasan Manajemen Hak Merek pada Endank Soekamti Sari Pertiwi; Willy Lontoh
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 8 No. 1 (2025): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v8i1.14257

Abstract

This study aims to examine the management of Endank Soekamti's trademark rights, especially at the supervision stage carried out by Endank Soekamti musicians directly. This study applies a qualitative method. The results of the study indicate that the review process applies general management theory presented by Terry & Rue as its main foundation. This theory briefly explains that well-functioning management can be reviewed from the application of 3 main functions of management, namely planning, organizing, and supervision. This study only uses the supervision function as the basis for formulating questions. The limitations on the questions are set so that this study can find out the steps that have been implemented by Endank Soekamti musicians in responding to cases of Endank Soekamti trademark infringement that have occurred. In order to find out the supervision stage implemented by Endank Soekamti musicians. This study concludes that the form of supervision implemented by Endank Soekamti musicians tends to be flexible and applies different follow-up actions to the form of trademark infringement experienced. Keywords: Endank Soekamti, Management, Supervision, Trademark Rights.
Pengembangan E-Modul Materi Kerajaan-Kerajaan Islam dalam Pembelajaran Sejarah Kelas X Juliandry Kurniawan Junaidi; Tuti Khairani; Kaksim Kaksim
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 2 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i2.11246

Abstract

This research is based on the lack of learning tools for students in the history learning process. At the time of learning, only some students get a learning book so that the teacher who explains the material is not optimal in explaining the material to the students. The purpose of this study is to find out the design, implementation, advantages and disadvantages of the development of e-modules of Islamic kingdoms material in class x history learning. The research method used in this study is research and development. The data analysis used in this study is 4-D. The results of the study are as follows, first, the validation test with a very valid category obtained an average score of 90.76% from various aspects of assessment. The aspect of media feasibility is 100% percent, the aspect of material feasibility is 87.5%, the aspect of language feasibility is 85% percent. Second, the teacher's practicality test with a score of 260 at the percentage level of 86.6% with the predicate "Very Practical". Third, the teacher feasibility test with an average score of 383 at the percentage level of 85.1% with the predicate "Very Feasible"
Persepsi Umat Katolik terhadap Kehadiran Wisatawan (Studi Kasus di Gua Maria Sendang Jatiningsih) Andreas Rudiyanto; Eko Sugiarto
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 8 No. 1 (2025): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v8i1.13060

Abstract

The purpose of this study was to determine the perception of Catholics towards the presence of tourists at the Sendang Jatiningsih Maria Cave, Sleman Regency, Special Region of Yogyakarta. This research method is descriptive qualitative. The results of this study, first, the perception of Catholics towards the presence of tourists is considered not to disturb the solemnity of Catholics who are worshiping at the Sendang Jatiningsih Maria Cave. Second, the majority of informants do not mind if the Sendang Jatiningsih Maria Cave is not only a place of pilgrimage but also a tourist destination. Third, there is an opportunity to develop tourism activities without reducing the sacredness of the Sendang Jatiningsih Maria Cave. Fourth, it is necessary to separate the worship area and the tourism area as the best way so that tourism activities do not interfere with worship activities at the Sendang Jatiningsih Maria Cave. The conclusion of this study is that most Catholics view the cave not only as a place of pilgrimage, but also as a tourist destination. Keyword: Catholics, Perceptions, Tourists

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 5 (2025): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 8 No. 4 (2025): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 8 No. 3 (2025): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 8 No. 2 (2025): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 8 No. 1 (2025): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 2 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 1 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 6 No 2 (2023): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 6 No. 2 (2023): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 6 No 1 (2023): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 5 No. 2 (2022): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 5 No 2 (2022): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 5 No 1 (2022): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 4 No 2 (2021): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 4 No 1 (2021): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 3 No 2 (2020): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 3 No 1 (2020): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 2 No 2 (2019): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 2 No 1 (2019): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 1 No 2 (2018): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 1 No. 1 (2018): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 1 No 1 (2018): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora More Issue