cover
Contact Name
Yuhardi
Contact Email
yuhardi573@gmail.com
Phone
+6281377987485
Journal Mail Official
ipm2kpekaganga@gmail.com
Editorial Address
Jl. Gunung Sari RT.03 No. 82, Kelurahan Karya Bakti, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora (KAGANGA)
ISSN : 2621119X     EISSN : 25984934     DOI : https://doi.org/10.31539/kaganga.v6i1.5320
Core Subject : Social,
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora memuat artikel hasil penelitian baik penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan mixed method yang terkait dengan bidang. Pendidikan Sejarah dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) meliputi bidang ilmu dan praktik pendidikan, praktik kurikulum dan pembelajaran, metodologi, pengembangan model serta metode pembelajaran, evaluasi dan teknologi pendidikan serta aspek pendidikan lainnya. Kajian Sejarah meliputi analisis kajian sejarah dalam segala aspek. Kajian Sosial-Humaniora meliputi penelitian keilmuan tentang sosiologi, antropologi, ekonomi, komunikasi, politik, pemerintahan, hukum, gender dan sosial-budaya masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 384 Documents
Efektivitas Kampanye Marketing Public Relations Rexona #LanjutTerus Mewujudkan Masyarakat Aktif Bebas Bergerak Sri Dayanti; Ana Kuswanti
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 2 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i2.11621

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas kampanye marketing public relations Rexona #lanjutterus dalam mewujudkan masyarakat aktif bebas bergerak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasilnya kampanye Public relations ini bertujuan untuk membangun hubungan emosional dengan pelanggan dan meningkatkan reputasi Rexona sebagai merek yang membantu orang tetap aktif dan percaya diri sepanjang hari. Penggunaan selebriti endorse dan konten-konten yang menyentuh dan inspiratif muncul dalam tayangan-tayangan yang disajikan oleh marketing public relations dari merek. Penjualan bukan menjadi satu - satunya yang terpenting dalam kampanye ini, penayangan cerita emosional dan inspiratif menjadi tujuan agar tercapainya keberhasilan kampanye ini. Simpulan penelitian ini bahwa dalam menarik minat pembeli tidak harus selalu mempromosikan produk, dengan kampanye yang inspiratif seperti lari maraton hingga ke New York bisa menggaet pembeli karena Rexona bisa digunakan untuk aktivitas seperti lari maraton. Kata Kunci: Digital, Efektivitas, Humas Pemasaran, Instagram, Kampanye.
Menelaah Tanggung Jawab Pemerintah: Kajian Hukum Lingkungan terhadap Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan Rizka Ananda Alyan; Rembrandt Rembrandt2; Anton Rosari
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 2 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i2.11797

Abstract

Tujuan dari tulisan ini menjelaskan tanggung jawab hukum pemerintah dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian hukum normatif dan menggunakan Pendekatan Undang-Undang (Statue Approach) dan Pendekatan Konseptual (Conceptual Approach). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah memiliki peran penting dalam menetapkan kebijakan dan regulasi yang efektif untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan. Kebijakan ini harus mencakup peraturan yang ketat terkait penggunaan lahan, pengelolaan hutan, dan pembukaan lahan baru. Untuk mencapai tujuan tersebut, KLHK mengimplementasikan strategi meningkatkan sarana dan prasarana perlindungan hutan serta pengendalian karhutla. Selain itu, KLHK juga memprioritaskan peningkatan dalam hal kuantitas dan kualitas personel Manggala Agni untuk memperkuat upaya penanggulangan karhutla. Dapat disimpulkan bahwa Tanggung jawab pemerintah merupakan manifestasi dari tanggung jawab negara. Pemerintah berkewajiban dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup untuk menjamin hak masyarakat pada konteks kebakaran hutan dan lahan. Tanggung jawab pemerintah dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan mencakup pencegahan, pengendalian, pemulihan serta penegakan hukum. Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan kerjasama dan koordinasi antara beberapa kementerian/lembaga terkait, partisipasi aktif masyarakat dan pemangku kepentingan terkait, serta peningkatan penegakan hukum. Kolaborasi antara lembaga dan masyarakat penting untuk respons yang cepat dan efektif. Kata Kunci: Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan, Perlindungan Lingkungan, Tanggung Jawab Pemerintah
Pengaruh Infrastruktur, Kualitas Layanan, dan Promosi terhadap Kepuasan dan Loyalitas Wisatawan (Studi Kasus Wisatawan Pantai Parangtritis) Ramdhan Kurniawan
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 2 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i2.11905

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh Infrastruktur Pariwisata, Kualitas Layanan, dan Promosi terhadap Kepuasan dan Loyalitas Wisatawan, dengan studi kasus di Pantai Parangtritis. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Infrastruktur Pariwisata, Kualitas Layanan, dan Promosi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Wisatawan. Selain itu, Kepuasan Wisatawan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Loyalitas Wisatawan. Analisis pengaruh tidak langsung mengungkapkan bahwa Kepuasan Wisatawan berperan sebagai mediator signifikan dalam hubungan antara ketiga variabel independen dengan Loyalitas Wisatawan. Uji goodness of fit menunjukkan model penelitian memiliki kecocokan yang baik dengan data, dengan nilai indeks seperti RMSEA, CFI, TLI, dan SRMR yang berada dalam batas kriteria yang disarankan. Simpulan penelitian ini adalah bahwa infrastruktur yang memadai, layanan berkualitas, dan promosi yang efektif merupakan kunci untuk meningkatkan kepuasan wisatawan, yang pada akhirnya berdampak positif terhadap loyalitas mereka. Penelitian ini memberikan wawasan strategis bagi pengelola destinasi wisata untuk merancang program pengelolaan yang lebih efektif. Penelitian ini juga merekomendasikan eksplorasi lebih lanjut dengan melibatkan destinasi wisata lain dan variabel tambahan guna memperkaya pemahaman tentang faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan dan loyalitas wisatawan. Kata Kunci: Infrastruktur Pariwisata, Kepuasan Wisatawan, Kualitas Layanan, Loyalitas Wisatawan, Pantai Parangtritis, Promosi.
Makna Simbolik Ritual E’eruk pada Orang Mentawai Agustinus Agustinus; Sri Setyawati; Maskota Delfi
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 2 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i2.12068

Abstract

Penelitian ini membahas tentang makna simbolik ritual atau Puliaijat E’eruk yang merupakan salah satu pranata sosial religius masyarakat Mentawai yang berusaha menjalin komunikasi dengan alam gaib atau roh. Penelitian ini dilakukan di Desa Matotonan, Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif etnografi dengan menggunakan teori makna simbolik Victor Turner. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pengamatan, observasi partisipasi, wawancara mendalam, dokumentasi dan audiovisual, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan temuan peneliti sebanyak 26 simbol yang terdapat dalam pelaksanaan ritual E’eruk (pembersihan diri) salah satunya adalah daun aileleppet (daun ungu/Graptophyllum sp) yang digunakan oleh sikerei sebagai simbol kesejukan. Simbol-simbol tersebut sebagai representasi kehidupan masyarakat Mentawai khususnya di Rereiket dan sekaligus sebagai identitas kebudayaan masyarakat Mentawai. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa melalui ritual E’eruk masyarakat Mentawai menjaga keseimbangan alam serta cara beradaptasi dengan gejala alam, lingkungan dan spiritual yang dilakukan melalui ritual yang sakral. Kata Kunci: Arat Sabulungan, Makna Simbolik, Mentawai, Puliaijat E’eruk.
Pelaksanaan Model Discovery Learning Berbantu Poster pada Materi Perlawanan Rakyat terhadap Kolonialisme Bangsa Eropa dalam Pembelajaran Sejarah Metia Suciati; Liza Husnita; Kaksim Kaksim
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 2 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i2.12103

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perancangan dan pelaksanaan model discovery learning berbantu poster pada materi perlawanan rakyat terhadap kolonialisme bangsa Eropa dalam pembelajaran sejarah, untuk mendeskripsikan kendala-kendala dalam perancangan dan pelaksanaan model discovery learning berbantu poster. Metode penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian ini bahwa Pelaksanaan Model discovery learning Berbantu Poster. Pelaksanaan model discovery learning sudah dapat terlaksana. Pelaksanaan diskusi antar kelompok berjalan dengan baik. Kendalanya yaitu kegiatan diskusi hanya sebagian dari peserta didik yang ikut berpartisipasi dalam memahami materi dan berdiskusi. Terdapat kendala selama proses pembelajaran berlangsung yaitu keterbatasan waktu. Simpulan penelitian ini bahwa Perancangan pembelajaran sudah terlaksanakan dengan baik, dikarenakan semua tahap-tahap pembelajaran terlaksanakan sesuai dengan prosedur model discovery learning. Kata Kunci: Discovery Learning, Pelaksanaan, Pembelajaran Sejarah, Poster.
Perubahan Ekologi di Wilayah Gunungpati Tahun 2000-2015 (Pasca Berdirinya UNNES): Perubahan Ekologi Di Wilayah Gunungpati Tahun 2000 Sampai 2015 (Pasca Berdiriinya UNNES) Dafa Shobri Widodo; Nina Witasari
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 2 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i2.12363

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keberadaan kampus Universitas Negeri Semarang terhadap penggunaan lahan atau konversi lahan terhadap kondisi ekonomi, sosial, budaya dan lingkungan, baik dari segi dampak positif maupun negatifnya. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah penggunaan metode sejarah. Hasil penelitian menunjukkan perubahan ekologi pada wilayah Kelurahan Sekaran sebagai kawasan pinggiran menjadi wilayah modern di Kota Semarang dipengaruhi oleh keberadaan Universitas Negeri Semarang (UNNES). Perkembangan Kelurahan Sekaran mengakibatkan: a) Pergeseran mata pencaharian masyarakat, b) Alih fungsi lahan pertanian menjadi hunian mahasiswa serta bangunan penyedia barang dan jasa, c) Peningkatan akses komunikasi antara warga lokal dan pendatang, dan d) Terjadinya banjir berulang pada puncak musim hujan (November–Januari), meskipun wilayah ini berada di area tinggi Kota Semarang. Kata Kunci: Kampus UNNES, Kemajuan Pembangunan, Perubahan Ekologis.
Transformasi Paradigma Pembelajaran Sejarah pada Peserta Didik di Era Revolusi Industri 4.0 Agus Susilo; Khoirul Anwar; Djono Djono
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 2 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i2.12559

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana paradigma pembelajaran sejarah pada peserta didik telah berubah di era Revolusi Industri 4.0, serta menganalisis dampak dari adopsi teknologi baru seperti big data, kecerdasan buatan (AI), dan Virtual Reality (VR) dalam proses pembelajaran. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan studi literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran sejarah semakin mengintegrasikan teknologi digital untuk menghadirkan materi secara interaktif dan partisipatif, memungkinkan peserta didik untuk terlibat lebih aktif dalam proses belajar. Teknologi seperti AI dan VR tidak hanya memperkaya pengalaman belajar, tetapi juga memfasilitasi pemahaman yang lebih mendalam melalui simulasi dan visualisasi peristiwa sejarah. Transformasi ini juga mempengaruhi peran dosen sebagai fasilitator yang lebih banyak bertindak sebagai pembimbing daripada sumber utama informasi. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa era Revolusi Industri 4.0 memicu perubahan signifikan dalam paradigma pembelajaran sejarah, yang mengarah pada pendekatan yang lebih kolaboratif, adaptif, dan berbasis teknologi, namun tetap menekankan pentingnya pemahaman kritis terhadap materi sejarah. Kata Kunci: Pembelajaran Sejarah, Revolusi Industri 4.0, Transformasi Paradigma
Benang Bintik: Batik Motif Babukung sebagai Pilar Ekonomi Kreatif Lamandau Nawung Asmoro Girindraswari; Muh. Andis Hidayatullah; Andi Arie Astuti; Hendro T.G. Samosir; Marrisa Aulia Mayangsari
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 2 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i2.12707

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan ide konsep motif batik berupa visual, warna, ragam hias, pertunjukan dan nilai sejarah Babukung. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif. Metode yang digunakan termasuk metode kreatif yang terdiri dari beberapa tahap; merumuskan kreasi ide motif Babukung, eksplorasi ide konsep, eksplorasi desain dan teknik, proses kreatif mewujudkan motif benang bintik, hasil kreatif motif benang bintik, termasuk analisis desain, kajian pasar, dan teknik produksi digital printing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan motif Babukung pada benang bintik tidak hanya memperkaya warisan budaya tetapi juga berpotensi meningkatkan daya saing produk lokal di pasar kreatif. Simpulan penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pengembangan strategi ekonomi kreatif yang berkelanjutan dan mempromosikan pelestarian budaya di kabupaten Lamandau. Kata kunci: Benang Bintik, Festival Babukung, Lamandau.
Peran Penyuluh Pertanian dalam Pengembangan Kelompok Tani Indra Hartini
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 2 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i2.12763

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui peran penyuluh pertanian dalam pengembangan kelompok tani di Desa Sukarame Kecamatan Kota Agung Kabupaten Lahat. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat peran Penyuluh Pertanian Lapangan dalam upaya pengembangan Kelompok Tani di Desa Sukarame Kecamatan Kota Agung Kabupaten Lahat tergolong tinggi dengan nilai 75,136%. Persentase peran penyuluh sebagai Fasilitator 74,88%, Inovator 74,40%, Motivator 74,24%, Dinamisator 75,36%, dan Edukator 74,08%. Hal ini menunjukkan bahwa Penyuluh Pertanian di Desa Sukarame Kecamatan Kota Agung berperan dengan baik dan menghasilkan persentase dengan kategori Tinggi. Hasil uji korelasi Peran Penyuluh (X) dalam Pengembangan Kelompok Tani (Y) menghasilkan hubungan yang cukup, kuat, dan signifikan. Simpulan penelitian bahwa penyuluh pertanian berperan penting dalam mengembangkan kelompok tani di Desa Sukarame melalui pelatihan, pendampingan, dan penyediaan informasi. Peran ini meningkatkan produktivitas dan kemampuan petani, meskipun membutuhkan dukungan kelembagaan dan partisipasi aktif untuk keberlanjutannya Kata Kunci: Kelompok Tani, Pengembangan, Penyuluh, Peran.
Strategi Komunikasi Pemasaran Kopi Torean dalam Meningkatkan Perekonomian Lokal Fifi Fauziah Rohmah
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 2 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i2.12793

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi dan kualitas Kopi Torean, serta mengidentifikasi dampak ekonomi dari strategi pemasaran yang diterapkan, termasuk peran media sosial dan pengembangan pariwisata. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang mencakup studi literatur dan analisis kualitatif yang melibatkan wawancara dengan petani kopi, pelaku usaha, dan wisatawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran digital yang terintegrasi dan penggunaan pendekatan Word of Mouth (WOM) telah berhasil meningkatkan kesadaran merek dan penjualan Kopi Torean. Interaksi langsung antara petani dan wisatawan di jalur pendakian Gunung Rinjani berkontribusi permintaan, baik di pasar lokal maupun internasional. Kualitas tinggi kopi ini, ditunjang oleh praktik pertanian berkelanjutan, semakin memperkuat posisinya di pasar. Kopi Torean memiliki potensi yang signifikan untuk berkontribusi pada perekonomian lokal melalui peningkatan pendapatan petani dan penciptaan lapangan kerja. Strategi pemasaran yang lebih terarah dan kolaborasi antara sektor pertanian dan pariwisata dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di daerah ini. Secara keseluruhan dapat disimpulkan Kopi Torean memiliki peran penting dalam perekonomian lokal di Torean, Lombok Utara, dengan mendukung pendapatan petani, menciptakan lapangan kerja, dan menarik konsumen internasional melalui pemasaran digital dan kolaborasi pariwisata. Untuk memaksimalkan dampaknya, produsen kopi disarankan meningkatkan kapasitas pemasaran, edukasi tentang branding, dan pengemasan modern, serta memperkuat kolaborasi dengan sektor pariwisata. Dengan peningkatan kualitas dan perluasan pasar, Kopi Torean berpotensi menjadi motor penggerak ekonomi berkelanjutan dan mampu bersaing di pasar global. Kata Kunci: Kualitas Produk, Kopi Torean, Pariwisata, Pemasaran Digital, Perekonomian Lokal.

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 5 (2025): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 8 No. 4 (2025): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 8 No. 3 (2025): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 8 No. 2 (2025): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 8 No. 1 (2025): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 2 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 1 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 6 No 2 (2023): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 6 No. 2 (2023): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 6 No 1 (2023): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 5 No 2 (2022): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 5 No. 2 (2022): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 5 No 1 (2022): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 4 No 2 (2021): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 4 No 1 (2021): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 3 No 2 (2020): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 3 No 1 (2020): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 2 No 2 (2019): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 2 No 1 (2019): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 1 No 2 (2018): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 1 No. 1 (2018): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 1 No 1 (2018): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora More Issue