cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial
ISSN : 25286893     EISSN : 25286871     DOI : -
Core Subject : Social,
gulawentah: Jurnal Studi Sosial with regitered number ISSN : 2528-6893 (print) , e-ISSN : 2528-6871 is scientific journals which publish articles from the fields social science and social science education.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 2 (2025)" : 10 Documents clear
Pemberitaan Unjuk Rasa “Indonesia Gelap” di Kompas.com: Analisis dalam Kajian Framing Robert Entman Fathu Rahman Mujaki; Fakhrur Rozi
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/gulawentah.v10i2.22682

Abstract

This study analyzes the framing by Kompas.com in reporting the "Dark Indonesia" demonstration that took place on February 17-27, 2025. This study was conducted using a qualitative approach and using Robert Entman's framing analysis. A total of 9 Kompas.com news items were the subjects of the study. The results of the study show that Kompas.com framed the narrative of the "Dark Indonesia" demonstration as a critical action to fight for the aspirations of the people while building moral elements and recommendations for government policies. Kompas.com has a significant role in shaping public opinion while still paying attention to the principles of responsible journalism to ensure the presentation of objective information.
Partisipasi Karang Taruna dalam Pembangunan Desa di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar Dewi Lisdayanti; Fulia Aji Gustaman
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/gulawentah.v10i2.22728

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan partisipasi Karang Taruna dalam pembangunan desa di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi terkait kegiatan Karang Taruna. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk memahami peran dan kontribusi organisasi kepemudaan tersebut dalam berbagai program pembangunan desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Karang Taruna berperan aktif dalam pengambilan Keputusan, pelaksanaan program desa seperti 3 SBS (Semua Bisa Sehat, Semua Bisa Sarjana, Semua Bisa Sejahtera), Berjo Fest sebagai event tahunan desa, pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal, serta pengelolaan objek wisata desa yang mampu meningkatkan daya tarik wisatawan. Partisipasi aktif Karang Taruna tidak hanya meningkatkan kapasitas dan peran generasi muda, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat desa secara menyeluruh. Temuan ini menegaskan pentingnya keterlibatan organisasi kepemudaan dalam memperkuat pembangunan desa yang berkelanjutan dan berbasis potensi lokal.
Implementation of Tin Mining Mineral and Coal Policy in the Bangka Belitung Islands Alzena Rhianazala; Abdul Nadjib
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/gulawentah.v10i2.22940

Abstract

This study aims to analyze the implementation of tin and coal mining policies in the Bangka Belitung Islands. It uses a qualitative analysis approach and focuses on unconventional tin mining in the Bangka Belitung Islands. This study employs the implementation theory framework proposed by Donald Van Metter and Carl Van Horn, which includes policy objectives, resources, characteristics of implementing agents, implementers' dispositions, interorganizational relationships, and social, political, and economic conditions. Data were collected through literature review using administrative law to determine standards and their application. The findings of this study indicate that there are still numerous illegal tin mines, which cause losses for the local community and the Bangka Belitung region.
Strategi Penegakan Hukum Pidana terhadap Pelaku Jual Beli Organ Tubuh Manusia yang Melanggar Hukum Nasional dan Hukum Islam Retnowati, Indra; Sejati, Hono; Hutomo, Irfan Rizky; Izziyana, Wafda Vivid
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/gulawentah.v10i2.23024

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik jual beli organ tubuh manusia sebagai bagian dari tindak pidana perdagangan orang yang bertentangan dengan hukum nasional, hukum Islam, dan prinsip hak asasi manusia, serta merumuskan strategi penegakan hukum pidana yang efektif. Metode penelitian menggunakan yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis, melalui wawancara dengan aparat penegak hukum, lembaga perlindungan korban, dan studi kepustakaan atas peraturan perundang-undangan serta literatur hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan donor resmi dan tingginya permintaan transplantasi organ mendorong berkembangnya pasar gelap yang dikelola sindikat terorganisir dengan modus penipuan, bujuk rayu, jeratan utang, penculikan, hingga pembunuhan. Korban mengalami kerugian materiil, penderitaan fisik dan psikis, bahkan kematian. Meskipun Indonesia telah memiliki perangkat hukum seperti UU No. 21 Tahun 2007, UU No. 35 Tahun 2014, dan UU No. 36 Tahun 2009, implementasinya belum optimal akibat lemahnya koordinasi, pengawasan perbatasan, dan pembuktian perkara. Kesimpulan penelitian ini menegaskan perlunya strategi penegakan hukum terpadu: preventif melalui penguatan pengawasan dan sosialisasi hukum; represif dengan penerapan sanksi maksimal hingga pidana mati; serta protektif melalui restitusi, rehabilitasi, dan pemulihan hak korban. Pendekatan komprehensif ini diharapkan mampu memberikan efek jera bagi pelaku sekaligus menjamin perlindungan martabat.
Keterlaksanaan Pengembangan Keterampilan Kerja Sama dalam Pembelajaran IPS di Daerah Istimewa Yogyakarta Astuti, Zulaikha Tri; Randiawan; Supratman, Andi
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/gulawentah.v10i2.23070

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan menelaah keterlaksanaan pengembangan keterampilan sosial peserta didik dalam pembelajaran IPS di Daerah Istimewa Yogyakarta, khususnya pada dimensi kerja sama. Pendekatan yang digunakan, yaitu kuantitatif dengan jenis penelitian survei. Penelitian dilaksanakan pada bulan April hingga Juni 2025 di sekolah menengah pertama yang berlokasi di Daerah Istimewa Yogyakarta. Pengambilan data dilakukan pada 277 responden melalui kuesioner. Adapun responden merupakan guru IPS yang dipilih secara proposional random sampling. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan pengembangan keterampilan kerja sama dalam pembelajaran IPS di Daerah Istimewa Yogyakarta berada pada kategori “Sedang”, yaitu sebanyak 48,74% guru dari keseluruhan sampel yang mewakili populasi. Adapun metode pengembangan keterampilan kerja sama yang diimplementasikan meliputi pembelajaran kooperatif, pembelajaran interaksi sosial, penerapan metode permainan tradisional, penggunaan bahan ajar berbasis karakter serta pembelajaran problem posing. Di mana sebagian besar guru IPS di Daerah Istimewa Yogyakarta mengembangkan keterampilan kerja sama dengan menerapkan bahan ajar berbasis karakter, yaitu sebesar 67,5% guru dengan kategori kecenderungan “Sedang”. Dengan demikian, pengembangan keterampilan kerja sama dalam pembelajaran IPS di Daerah Istimewa Yogyakarta perlu ditingkatkan setidaknya sampai pada kategori “Tinggi” agar sejalan dengan tujuan Pendidikan IPS, yaitu mengembangkan keterampilan sosial. Apabila pengembangan keterampilan sosial melalui pembelajaran IPS terlaksana dalam kategori tinggi, hal tersebut menandakan bahwa salah satu tujuan IPS telah tercapai dengan baik.
Perempuan Penyandang Disabilitas dalam Bingkai Stigma dan Tradisi Belis di Kota Kupang Handayani, Suci Lestari; Manehat, Beatrix Yunarti
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/gulawentah.v10i2.23154

Abstract

Perempuan penyandang disabilitas di Kota Kupang menghadapi diskriminasi berlapis: selain keterbatasan fisik, mereka juga distigmatisasi karena dianggap tidak mampu menjalankan peran domestik, sehingga dinilai tidak layak menikah. Dalam masyarakat yang masih memegang nilai patriarki, pandangan ini semakin kompleks dengan adanya tradisi belis yang menempatkan perempuan pada posisi simbolik tertentu dalam perkawinan. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan penting: bagaimana nilai perempuan disabilitas dipandang dalam sistem adat, dan apakah belis memperkuat stigma atau justru membuka ruang penerimaan? Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi bentuk stigma sosial yang dialami perempuan disabilitas dalam konteks pernikahan serta memahami makna belis dalam menentukan posisi mereka. Penelitian dilakukan di Kota Kupang pada bulan januari hingga juni tahun 2025 dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Informan dipilih secara purposive, meliputi perempuan disabilitas dari organisasi PERSANI dan GARAMIN, keluarga, kerabat, serta tokoh adat dari suku Timor dan Sabu. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi, dengan instrumen pedoman wawancara semi-terstruktur. Analisis dilakukan menggunakan koding tematik berdasarkan teori stigma Goffman, serta triangulasi untuk menjamin validitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stigma sosial terhadap perempuan disabilitas masih kuat, terutama terkait peran istri dan ibu rumah tangga. Namun, praktik belis justru memperlihatkan fleksibilitas: tidak ada pembedaan nominal antara perempuan disabilitas dan non-disabilitas, dan kehadiran calon suami sering dianggap sebagai penghargaan terbesar. Hal ini mengindikasikan bahwa belis tidak selalu menjadi sarana eksklusi, melainkan dapat dimaknai sebagai mekanisme inklusi sosial jika ditafsirkan secara simbolik dan adil.
Pewarisan Nilai-Nilai Tradisi Wuku Galungan di Dusun Wonomulyo Desa Genilangit Kecamatan Poncol Kabupaten Magetan Melalui Pendidikan Keluarga Luluk Hermansyah; Hartono, Yudi; Anjar Mukti Wibowo
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/gulawentah.v10i2.23227

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengungkap nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi Wuku Galungan di Dusun Wonomulyo Desa Genilangit Kecamatan Poncol Kabupaten Magetan; 2) mendeskripsikan dampak perkembangan teknologi informasi dan komunikasi terhadap tradisi Wuku Galungan di Dusun Wonomulyo; 3) peran pendidikan keluarga dalam pewarisan nilai-nilai tradisi Wuku Galungan di Dusun Wonomulyo. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Validitas data menggunakan triangulasi sumber. Analisis data dengan teknik analisis interaktif. Hasil penelitian nenunjukkan: 1) nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi Wuku Galungan yakni: nilai religius berupa rasa syukur kepada Tuhan, toleransi antarumat beragama, gotong royong, kebersamaan dan penghormatan terhadap leluhur; 2) teknologi informasi dan komunikasi berfungdi sebagai media edukasi dan promosi tradisi Wuku Galungan untuk peningkatan ekonomi lokal, namun pada sisi lain dapat mengakibatkan pergeseran nilai-nilai budaya masyarakat setempat; 3) pendidikan keluarga berperan dalam sosialisasi tradisi Wuku Galungan kepada anak sejak dini, habituasi, dan enkulturasi tradisi Wuku Galungan pada masyarakat Dusun Wonomulyo.
Internalisasi Nilai-Nilai Buddhisme Humanistik Pada Media Penyuluhan Agama Buddha di Fo Guang Shan Sambhojjhanga, Virya Passaddhi; Novianti, Novianti; Sukarti, Sukarti
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/gulawentah.v10i2.23350

Abstract

This research aims to analyze the process of internalizing the values of Humanistic Buddhism in religious counseling in the Fo Guang Shan organization as well as the communication strategies used in shaping the moral consciousness of the people in the digital era. The research approach used is descriptive qualitative with literature study methods and content analysis on various sources such as texts, videos, online publications, and official documents of Fo Guang Shan. The object of the research is focused on religious counseling and educational activities under the Fo Guang Shan institution of Taiwan and its international branches, including Indonesia and Malaysia. The results of the study show that the main values of Humanistic Buddhism which include compassion, wisdom, equality, social responsibility, and self-development are internalized through the organization's four missions, namely the dissemination of teachings through culture, education, charity, and spiritual practice. The process of internalizing values takes place through the stages of recognition, understanding, acceptance, and appreciation as described by Milton Rokeach, which is then manifested in social actions and cross-cultural communication media. Fo Guang Shan's humanistic and participatory-based communication strategy has proven effective in building collective moral awareness and strengthening the role of religion as a social force in multicultural societies.
Jejak Bullying di Sekolah: Kaitannya dengan Tingkat Kecemasan Remaja SMK Wahyuningsih, Indarti; Syariful, Syariful; Rizkiyana, Ria
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/gulawentah.v10i2.23385

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku bullying dengan kecemasan pada siswa di SMK Muhammadiyah 2 Brondong. Fenomena bullying di lingkungan sekolah masih sering terjadi dan berdampak negatif terhadap kesejahteraan psikologis siswa, terutama dalam bentuk kecemasan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian berjumlah 136 siswa, dan sampel sebanyak 70 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria siswa berusia 15–18 tahun yang memiliki pengalaman menjadi korban bullying. Instrumen yang digunakan adalah skala perilaku bullying serta skala kecemasan. Analisis data menggunakan korelasi Spearman dengan bantuan SPSS 25 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara perilaku bullying dengan kecemasan pada siswa (r = 0,546; p < 0,05). Hal ini berarti semakin tinggi perilaku bullying yang dialami siswa, semakin tinggi pula tingkat kecemasan yang dirasakan. Sumbangan efektif perilaku bullying terhadap kecemasan sebesar 47,2%, sedangkan sisanya 52,8% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi psikologis dan program pencegahan bullying di lingkungan sekolah untuk menurunkan tingkat kecemasan siswa.
Kebebasan berekspresi dan privasi di media sosial: Dinamika, tantangan, dan keseimbangannya Khaldani, Andelira; Isnawati, Ana; Suparmi, S
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/gulawentah.v10i2.23606

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki secara menyeluruh hubungan antara hak atas kebebasan berpendapat dan tanggung jawab untuk menjaga privasi di dunia digital, dua isu yang sering kali saling berhubungan tetapi masih jarang diteliti secara bersamaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tinjauan literatur kualitatif dengan mencari artikel ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2025 dengan kata kunci kebebasan berpendapat, privasi di dunia maya, perilaku pengguna, doxing, serta penyensoran diri. Artikel yang ditemukan diseleksi berdasarkan relevansinya melalui pemeriksaan judul dan ringkasan, lalu dianalisis secara deskriptif untuk menemukan pola, risiko, dan hubungan antara kedua variabel. Hasil penelitian  ini yaitu rasa aman dalam perlindungan data pribadi merupakan elemen penting yang mempredisposisi keberanian individu berpendapat. Ancaman seperti penyalahgunaan data, intimidasi dalam dunia digital, trauma akibat doxing, serta tekanan sosial membuat pengguna lebih cenderung untuk membatasi diri dan mengurangi kualitas diskusi publik. Rendahnya tingkat literasi digital meningkatkan risiko pelanggaran privasi dan menimbulkan dampak psikologis bagi pengguna. Kebebasan berpendapat dan privasi bukan merupakan dua hak yang saling bertentangan, melainkan dua elemen penting yang perlu dijaga keseimbangannya. Menciptakan ruang digital yang aman, inklusif, dan demokratis memerlukan regulasi yang sesuai, pendidikan digital yang baik, serta  budaya penghormatan terhadap privasi antar pengguna.

Page 1 of 1 | Total Record : 10