cover
Contact Name
ahmad gawdy prananosa
Contact Email
ahmadgawdynano@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
ipm2kpeintecoms@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
ISSN : 26213249     EISSN : 26141574     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 906 Documents
ANALISIS TINGKAT RISIKO KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA DENGAN MENGGUNAKAN METODE HAZOP DI PT. FJM Toni Indra Gunawan; Akhmad Wasiur Rizqi
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 8 No. 6 (2025): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/48pdbn75

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam mendukung produktivitas dan keberlanjutan perusahaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat risiko kecelakaan kerja di PT Fokus Jasa Mitra (FJM) dengan menggunakan metode Hazard and Operability Study (HAZOP). Metode penelitian bersifat deskriptif melalui observasi lapangan, wawancara dengan pekerja, serta analisis data kecelakaan periode Januari–Mei 2024. Hasil identifikasi menunjukkan potensi bahaya berasal dari faktor mekanik, kimia, fisik, dan perilaku pekerja. Analisis HAZOP mengklasifikasikan deviasi kerja seperti no PPE, more dust, more speed, dan fatigue yang berpotensi menimbulkan cedera ringan hingga serius. Rekomendasi pengendalian meliputi perbaikan teknis, prosedur kerja, serta penggunaan APD secara konsisten. Simpulan penelitian menegaskan bahwa HAZOP mampu memberikan analisis risiko lebih detail dibandingkan metode umum, sehingga dapat dijadikan dasar peningkatan efektivitas K3 di PT FJM. Kata Kunci: keselamatan dan kesehatan kerja (K3), Hazard and Operability Study (HAZOP), analisis risiko, PT FJM
RISK-BASED MAINTENANCE DENGAN METODE FAILURE MODE AND EFFECTS ANALYSIS (FMEA) UNTUK PENINGKATAN KEANDALAN SISTEM PENDINGIN UDARA DI GEDUNG KOMERSIL M. Indra Martadinata; Ahmad Hariri; Direstu Amalia; Asep Muhamad Soleh; Sunardi Sunardi; Setiyo Setiyo; Viktor Suryan; Yayuk Suprihartini; Sukahir Sukahir
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 8 No. 6 (2025): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/prhnrq82

Abstract

Gedung Serba Guna (GSG) di sebagai Gedung komersil di Politeknik Penerbangan Palembang merupakan aset vital yang menopang kegiatan institusional dan komersial berfrekuensi tinggi, sehingga keandalan sistem pendingin udara (Air Conditioning - AC) menjadi krusial. Saat ini, pendekatan pemeliharaan yang diterapkan bersifat dominan reaktif, yang menimbulkan risiko operasional signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemeliharaan yang ada dan menerapkan kerangka kerja Risk-Based Maintenance (RBM) untuk mengidentifikasi mode kegagalan kritis dan meningkatkan keandalan sistem AC secara keseluruhan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui observasi langsung, analisis dokumentasi, dan wawancara semi-terstruktur dengan personel kunci. Metode analisis inti yang digunakan adalah Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) untuk mengukur dan memprioritaskan risiko dengan menghitung Risk Priority Number (RPN) untuk setiap potensi kegagalan. Hasil analisis menunjukkan bahwa praktik pemeliharaan saat ini tidak terjadwal dan dipicu oleh keluhan, yang mengakibatkan kegagalan yang sebenarnya dapat dicegah. FMEA berhasil mengidentifikasi beberapa mode kegagalan berisiko tinggi, dengan panas berlebih pada kompresor akibat unit outdoor yang tersumbat menunjukkan RPN tertinggi. Ditemukan pula adanya diskoneksi persepsi risiko antara manajemen fasilitas yang berhadapan dengan pengguna dan tim teknis yang berfokus pada penggunaan peralatan. Studi ini menyimpulkan bahwa pergeseran dari strategi reaktif ke strategi pemeliharaan proaktif berbasis risiko adalah suatu keharusan. Implementasi program RBM, yang berfokus pada komponen dengan RPN tinggi dan penetapan pemantauan berbasis kondisi, direkomendasikan untuk meningkatkan keandalan sistem, mengoptimalkan alokasi sumber daya, dan menjamin kontinuitas operasional GSG. Kata Kunci: Failure Mode And Effects Analysis, Risk-Based Maintenance, Keandalan Sistem, Pendingin Udara
PENERAPAN METODE HIRADC DAN JSA UNTUK ANALISIS RISIKO KECELAKAAN KERJA PADA PROSES PENGEPRESAN CUP AIR MINERAL SWA DI PT SWABINA GATRA GRESIK Ryo Amanullah Thyroidi Prasojo; Moh. Jufriyanto
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 8 No. 6 (2025): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/2dv1zf91

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek krusial dalam upaya pencegahan kecelakaan di sektor manufaktur. Aktivitas pengepresan cup air mineral memiliki tingkat potensi bahaya yang cukup besar karena melibatkan penggunaan mesin bertekanan serta peralatan tajam. Penelitian ini dilakukan untuk menilai potensi bahaya dan tingkat risiko kerja dengan menerapkan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control (HIRADC) serta Job Safety Analysis (JSA). Metode HIRADC berfungsi dalam mengidentifikasi bahaya sekaligus menentukan level risikonya, sedangkan JSA digunakan untuk menelaah aspek keselamatan pada setiap tahapan pekerjaan. Hasil penelitian memperlihatkan adanya risiko dengan kategori sedang hingga tinggi, antara lain terjepit mesin, terkena benda tajam, serta permasalahan ergonomi. Upaya pengendalian yang disarankan mencakup penggunaan alat pelindung diri, pemasangan pelindung mesin (safety guard), penerapan prosedur kerja yang aman, dan pelatihan K3. Melalui penerapan langkah-langkah tersebut, potensi kecelakaan pada proses pengepresan dapat ditekan sehingga lingkungan kerja menjadi lebih aman dan produktif. Kata Kunci: Keselamatan dan kesehatan kerja, HIRADC, Job Safety Analysis, Risiko Kerja, Pengepresan Cup  Air Mineral
STRATEGI PENANGGULANGAN KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN (KARHUTLA) DI AREA HEAVY OIL (HO), DURI FIELD PT XYZ ZONA ROKAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) Muhammad Rifando; Ninin Gusdini; Soehatman Ramli
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 8 No. 6 (2025): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/0nw9eg31

Abstract

Kebakaran hutan dan lahan (KARHUTLA) merupakan bencana yang umumnya dipicu oleh aktivitas manusia, seperti praktik pembukaan lahan dengan cara membakar, serta diperparah oleh kondisi iklim ekstrem, seperti musim kemarau panjang yang dipengaruhi oleh fenomena cuaca seperti El Niño. Sepanjang Maret hingga Oktober 2024, wilayah Heavy Oil Duri Field PT XYZ Zona Rokan mencatat sebanyak 18 kejadian KARHUTLA, dengan frekuensi kejadian tertinggi berada di area 10, 12, dan 8. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis dan membandingkan kondisi eksisting PT XYZ Zona Rokan dalam penanganan KARHUTLA dengan regulasi dan standard seperti ISO 22320: Security and resilience - Emergency management - Guidelines for incident management, NFPA 1600 Standard on Continuity Emergency and Crisis Management, Undang-Undang No. 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, dan Peraturan Pemerintah No. 21 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana, serta (2) menyusun rekomendasi strategi yang optimal berdasarkan hasil analisis menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Pendekatan yang digunakan melibatkan analisis perbandingan antara kebijakan aktual dan regulasi, serta pengolahan data kuesioner dari narasumber ahli menggunakan metode AHP dengan perangkat lunak Expert Choice. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketersediaan sumber daya merupakan kriteria paling dominan (74,1%), disusul oleh efektivitas operasional (18,1%), dan risiko serta dampak lingkungan (7,8%). Berdasarkan bobot prioritas tersebut, strategi pemadaman langsung dipilih sebagai alternatif utama (75,8%), diikuti pemadaman tidak langsung (17%), dan pembakaran terkendali (7,2%). Hasil penelitian ini menjadi rujukan strategis dalam meningkatkan efektivitas penanggulangan KARHUTLA yang lebih terencana dan sesuai standar Kata Kunci: Kebakaran Hutan Dan Lahan, Strategi Pemadaman, AHP, Zona Rokan.
RANCANGAN SISTEM MONITORING PENCEGAHAN KEBAKARAN BERBASIS IOT Ryan Michael Wijoyo; Nuris Dwi Setiawan; Iman Saufik Suasana
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 8 No. 6 (2025): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/t4qahs37

Abstract

Kebakaran merupakan bencana yang sering terjadi di Indonesia dan berisiko menimbulkan kerugian besar. Penelitian ini bertujuan merancang sistem monitoring pencegahan kebakaran berbasis Internet of Things (IoT) pada gudang Toko Hanoman Textile Bali. Sistem menggunakan mikrokontroler ESP32, sensor MQ2 untuk mendeteksi asap, sensor IR Flame LM393 untuk mendeteksi api, serta aplikasi Blynk sebagai platform monitoring jarak jauh. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan tahapan validasi desain dan uji coba lapangan. Hasil validasi desain memperoleh skor 25 dengan kategori “Baik”, sedangkan uji coba lapangan memperoleh skor 36 dengan kategori “Baik”. Sistem mampu mendeteksi asap dan api secara real-time, membunyikan buzzer dalam <1 detik, mengirimkan notifikasi melalui Blynk dalam 3–5 detik, serta mengaktifkan pompa penyemprot air secara otomatis. Sistem ini dinilai efektif meningkatkan keamanan gudang, meskipun masih terbatas pada ketergantungan internet dan belum memiliki fitur penyimpanan data. Kata Kunci : IoT, ESP32, MQ2, IR Flame LM393, Blynk
ANALISIS PENGENDALIAN PRODUK PUPUK DOMESTIK DAN EKSPOR MENGGUNAKAN METODE SEVEN TOOLS DAN FMEA PADA PT.XYZ Fakhrur Rozi; Deny Andesta
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 8 No. 6 (2025): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/q1yq7t78

Abstract

Sebagai salah satu produsen pupuk terlengkap di Indonesia PT.XZY menghadapi tantangan dalam menjaga kualitas produknya untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor. Perusahaan mempunyai komitmen terhadap kualitas yang tinggi namun variasi dalam proses produksi terkadang mengakibatkan cacat produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memperbaiki kualitas produk pupuk baik domestik maupun ekspor. Penelitian ini menggunakan metode Seven Tools untuk mengidentifikasi penyebab defect dalam proses produksi dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) digunakan untuk melakukan perbaikan. Berdasarkan data produksi bulan April hingga Agustus, total produksi mencapai 249.845 ton dengan jumlah defect  sebanyak 3.462 ton. Jenis defect yang dominan meliputi analisis produk belum diketahui (1.863 ton), butiran tidak seragam (1.511 ton), dan warna tidak sesuai spesifikasi (88 ton). Analisis menggunakan peta kontrol (P-chart) menunjukkan tingkat cacat pada bulan Juni melampaui batas kendali atas. Hasil perhitungan RPN didapatkan nilai tertinggi sebesar 336 terdapat pada kegagalan analisis produk belum diketahui akibat perubahan produk dari domestik ke ekspor. Temuan ini memberikan acuan bagi produsen pupuk untuk memperkuat pengawasan proses produksi dan sistem pengendalian mutu guna menekan tingkat defect serta menjaga konsistensi kualitas produk sesuai standar domsetik maupun ekspor Kata Kunci: Kualitas, Seven Tools, FMEA
PENERAPAN ALGORITMA C4.5 UNTUK MEMPREDIKSI KELULUSAN SISWA DI SDN LEUWIRANJI 05 BERDASARKAN DATA HISTORIS Wafiatul Khoiriyah Nasution; Mochamad Adhari Adiguna
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 8 No. 6 (2025): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/68atyj77

Abstract

The quality of education is highly dependent on the institution's ability to manage and analyze student data effectively. This study aims to apply the C4.5 algorithm in predicting student graduation at SDN Leuwiranji 05 based on historical data, such as average report card grades, number of absences (Alpha), and sick data. The methodology used refers to the CRISP-DM (Cross Industry Standard Process for Data Mining) model, starting from business understanding, data understanding, data preparation, modeling, evaluation, presentation. The described dataset consists of 108 student data with the results of 77 students graduating and 31 failing. The initial entropy calculation result is 0.8648, and the highest gain value is obtained from the "Average Grade" (0.293) and "Alpha" (0.3186) attributes, while the "Sick" attribute has the lowest gain value (0.0378). This indicates that academic achievement and student attendance levels are the main factors that influence graduation. This study also produces a web-based prediction system that has been tested using the Black Box method and shows results in accordance with expectations. Thus, the implementation of the C4.5 algorithm has proven effective in supporting data- based decision-making at the elementary school level and opens up opportunities for further development in the field of technology-based elementary education.
ANALISIS EFEKTIVITAS PENAMBAHAN SCREENING SYSTEM MESIN HAMMER MILL CRUSHER MENGGUNAKAN METODE PDCA DAN FMEA DI PT. XYZ Ahmad Lutfi Ardiansyah; Deny Andesta
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 8 No. 6 (2025): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/3ytf0878

Abstract

PT.XYZ menggunakan mesin Hammer mill crusher untuk menghaluskan material oversize. Permasalahan utama yang terjadi ialah tingginya downtime akibat masuknya material non-produk, dengan rata-rata 45 jam per bulan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas penambahan screening system menggunakan metode PDCA dan FMEA. Hasil analisis PDCA menunjukkan bahwa pemasangan screening system menurunkan downtime menjadi 21 jam per bulan, sehingga efektivitas meningkat meskipun target zero downtime belum tercapai. Analisis FMEA selanjutnya mengidentifikasi lima faktor utama penyebab kegagalan pasca pemasangan, yaitu manusia, mesin, metode, material, dan lingkungan. Nilai RPN tertinggi sebesar 210 terdapat pada faktor manusia yang berkaitan dengan kedisiplinan cleaning dan inspeksi. Dengan demikian, penambahan screening system dinilai efektif menekan downtime, namun tetap diperlukan peningkatan disiplin operator, pemeliharaan preventif, dan pengendalian lingkungan kerja agar kinerja mesin lebih optimal dan berkelanjut, Mesin Penghancur, Sistem Penyaringan, PDCA, FMEA, Waktu Henti.
STRATEGI KELANGSUNGAN KINERJA K3 DI PERUSAHAAN MELALUI PEMENUHAN UNSUR K3 DI TEMPAT KERJA Khalel Mohammed Amar; Ekaterina Setyawati; Edi Setiawan
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 8 No. 6 (2025): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/khakhq32

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh indikator Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terhadap keberlangsungan usaha serta merumuskan strategi efektif untuk mendukung operasional perusahaan melalui penerapan unsur K3 yang efisien dan tepat sasaran. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan data primer dari 76 responden yang terdiri atas jajaran direksi, manajemen, dan pekerja di Fasilitas ABC PT. XYZ. Analisis dilakukan menggunakan SPSS versi 31 dengan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dan peralatan keselamatan secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap keberlangsungan usaha, sedangkan penerapan budaya disiplin K3 berpengaruh signifikan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh bersama terhadap keberlangsungan usaha. Oleh karena itu, penerapan K3 harus dilakukan secara menyeluruh dan konsisten dengan kedisiplinan yang tinggi. Kata Kunci: K3, Keselamatan, APD, Budaya, Kelangsungan.
ANALISIS RISIKO RANTAI PASOK MENGGUNAKAN PENDEKATAN HOUSE OF RISK DAN MODEL SCOR DI PT HANAMPI SEJAHTERA KAHURIPAN Muhammad Hafidh Arobi; Deny Andesta
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 8 No. 6 (2025): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/wzqzqs47

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mengurangi risiko dalam rantai pasokan PT Hanampi Sejahtera Kahuripan dengan pendekatan Supply Chain Operations Reference (SCOR) dan metode House of Risk (HOR). Model SCOR digunakan untuk mengidentifikasi aktivitas utama dalam rantai pasok, yaitu plan, make, source, deliver, dan return. Dari aktivitas tersebut, dilakukan identifikasi risiko kejadian dan agen risiko yang dapat menimbulkan gangguan dalam proses rantai pasok.Metode House of Risk diterapkan untuk menilai tingkat risiko dengan mempertimbangkan kemungkinan dan pengaruhnya., serta hubungan antara risk event dan risk agent. Hasil analisis menunjukkan prioritas risiko utama yang perlu segera dimitigasi menurut nilai Aggregate Risk Priority (ARP). Strategi mitigasi dirancang untuk agen risiko dengan ARP tertinggi,dan setelah di teliti telah di temukan nilai ARP sebesar 780. guna meningkatkan keandalan dan efisiensi rantai pasok perusahaan.Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi manajemen risiko di sektor manufaktur, terutama dalam merancang strategi mitigasi yang tepat berdasarkan pemetaan risiko secara sistematis. Kata Kunci: Rantai Pasok, Risiko, SCOR, House of Risk, Mitigasi

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 3 (2026): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 9 No. 2 (2026): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 9 No. 1 (2026): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 8 No. 6 (2025): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 8 No. 5 (2025): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 8 No. 4 (2025): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 8 No. 3 (2025): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol 8 No 2 (2025): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 8 No. 2 (2025): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol 8 No 1 (2025): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol 7 No 6 (2024): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol 7 No 5 (2024): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol 7 No 4 (2024): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol 7 No 3 (2024): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol 7 No 2 (2024): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol 7 No 1 (2024): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol 6 No 2 (2023): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 6 No. 1 (2023): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol 6 No 1 (2023): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol 5 No 2 (2022): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol 5 No 1 (2022): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol 4 No 2 (2021): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol 4 No 1 (2021): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol 3 No 2 (2020): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol 3 No 1 (2020): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol 2 No 2 (2019): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol 2 No 1 (2019): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol 1 No 2 (2018): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol 1 No 1 (2018): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science More Issue