cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Ciencias : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan
ISSN : 26213087     EISSN : 26215721     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Ciencias : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan ini mempublikasikan hasil-hasil penelitian yang mencakup penelitian eksperimen, penelitian tindakan, penelitian kualitatif, penelitian kuantitatif, dan penelitian pengembangan (model, media, dan evaluasi pembelajaran) yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas serta membangun inovasi bidang pendidikan. Secara umum, artikel yang dipublikasi oleh Ciencias Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan adalah karya tulis ilmiah yang memberi kontribusi bagi pengembangan dan penyebarluasan ilmu pengetahuan di bidang pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 2 (2025): Juli" : 15 Documents clear
Makna Kenoto dalam Upacara Adat Perkawinan Etnis Sabu Di Desa Raerobo Kecamatan Sabu Liae Kabupaten Sabu Raijua: Indonesia Wadu, Indrawati; Meluk, Oktoviana Derice; Mesah, Jeff Wilfred
Ciencias : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Persatuan Guru 1945 NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70942/ciencias.v8i2.238

Abstract

Penelitian dengan judul Makna “Kenoto” Dalam Upacara Adat Perkawinan Etnis Sabu Di Desa Raerobo Kecamatan Sabu Liae Kabupaten Sabu Raijua memiliki tujuana). untuk mengetahui proses “kenoto” dalam adat perkawinan masyarakat sabu b). Untuk menggetahui Makna dan nilai “kenoto” dalam perkawinan adat etnis Sabu di Desa Raerobo. Alasan peneliti mengambil lokasi ini karna di Desa Raerobo masih melakukan tradisi ini, Penentuan informan yang di gunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling, yaitu penelitian informan berdasarkan pertimbangan penelitian. Oranng yang menjadi informen adalah tokoh adat dan tokoh masyarakat yang benar-benar mengetahui tentang “Kenoto”.  Sumber data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer dan sekunder. Kemudian data tersebut dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif yakni dimana data akan di reduksi,untuk memberikan gambaran yang lebih jelas dan mempermudah penelitian, suatu kebudayaan dapat di jadikan sebagai nilai-nilai dan cara bersikap yang telah melekat dan menjadi ciri kas masyarakatnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa “kenoto” dalam adat perkawinan etnis sabu, merupakan warisan budaya yang di turunkan dari generasi ke generasi sehingga masyarakat sabu masih sangat berpegang tegu pada adat istiadat mereka. Masyarakat sabu meyakini bahwa “kenoto” bukan hanya sebagai tempat sirih pinang, namun memiliki nilai dan makna bagi kehidupan rumah tangga. Research entitled The Meaning of "Kenoto" in the Traditional Sabu Ethnic Marriage Ceremony in Raerobo Village, Sabu Liae District, Sabu Raijua Regency. a). to find out the process of "kenoto" in the marriage customs of the Sabu community b). To find out the meaning and value of "kenoto" in the traditional marriage of the Sabu ethnic group in Raerobo Village. The reason the researcher took this location was because Raerobo Village still carries out this tradition. Determining the informants used in this research was purposive sampling, namely informant research based on research considerations. The people who become informants are traditional leaders and community leaders who really know about "Kenoto".  The data sources used in this research are primary and secondary data sources. Then the data is analyzed using qualitative descriptive techniques, namely where the data will be reduced, to provide a clearer picture and make research easier. A culture can be used as values ​​and ways of behaving that are inherent and characteristic of its society. The results of the research show that "kenoto" in the Sabu ethnic marriage customs is a cultural heritage that has been passed down from generation to generation so that the Sabu people still adhere strictly to their customs. The shabu community believes that "kenoto" is not only a place for betel nut, but has value and meaning for household life.
Praktik Rekrutmen Guru Berbasis Jaringan MGMP pada Sekolah Swasta Kota Bandung: Analisis Kesesuaian dengan SNP Pramana, Ananda Nita Nurfitri; Rahma, Firnanda Maulia; Pakpahan , Monang
Ciencias : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Persatuan Guru 1945 NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70942/ciencias.v8i2.286

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji serta mendeskripsikan proses perekrutan informal guru dan tenaga kependidikan yang berlangsung menggunakan jaringan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) di SMA Kartika XIX-2. Penelitian ini berfokus pada Wakil Kepala Sekolah yang menangani bidang Kurikulum sebagai subjeknya yang berperan langsung dalam proses perekrutan guru.  Pendekatan penelitian yang dipilih bersifat kualitatif dengan tipe studi deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam serta studi dokumentasi yang mencakup data kepegawaian dan struktur organisasi sekolah. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa proses rekrutmen guru di SMA Kartika XIX-2 tidak dilakukan secara resmi, melainkan melalui rekomendasi dari guru lain dalam jaringan MGMP atau sekolah mitra. Meskipun proses ini dianggap fleksibel dan cepat, praktik tersebut belum memenuhi prinsip profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas sebagaimana diatur dalam Standar Nasional Pendidikan. Sekolah telah melakukan evaluasi kinerja dan pelatihan internal secara rutin, namun masih menghadapi tantangan dalam hal kesejahteraan guru, dominasi status honorer, dan belum adanya sistem rekrutmen formal yang terdokumentasi. This study aims to examine and describe the informal recruitment practices of teachers and educational staff through the MGMP network at SMA Kartika XIX-2. The research subject was the Vice Principal for Curriculum, who is directly involved in the recruitment process. A qualitative descriptive approach was used, with data collected through in-depth interviews and document analysis of staffing records and school organizational structure. The results show that teacher recruitment at SMA Kartika XIX-2 is conducted informally through recommendations from fellow teachers within the MGMP network or partner schools. Although considered flexible and efficient, this practice does not yet meet the principles of professionalism, transparency, and accountability as outlined in the National Education Standards. The school conducts regular performance evaluations and internal training, but continues to face challenges related to teacher welfare, the dominance of honorary status, and the lack of a formally documented recruitment system.
Kesehatan Mental di Kalangan Remaja Akibat Overexposure Media Sosial: Studi Literatur dan Wawancara Gen Z Haloho, Efti Sara br; Batubara , Novri Azzahra; Situmorang, Eva Sortariani; Damanik, Bahrudi Efendi
Ciencias : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Persatuan Guru 1945 NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70942/ciencias.v8i2.287

Abstract

Di era digital saat ini, media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan remaja, khususnya Generasi Z. Namun, penggunaan yang berlebihan (overexposure) tidak hanya menawarkan koneksi sosial, tetapi juga membawa potensi risiko bagi kesehatan mental. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan wawancara mendalam terhadap delapan remaja Gen Z. Hasilnya menunjukkan adanya keterkaitan kuat antara overexposure media sosial dengan kecemasan sosial, rendahnya harga diri, dan gangguan tidur. Artikel ini menyoroti pentingnya literasi digital serta penguatan identitas diri remaja dalam menghadapi arus media sosial yang sangat cepat dan kompetitif. In today's digital age, social media has become an integral part of teenagers' lives, especially Generation Z. However, overexposure not only offers social connections, but also brings potential risks to mental health. This study used a qualitative method with a literature study approach and in-depth interviews with eight Gen Z teenagers. The results show a strong link between social media overexposure and social anxiety, low self-esteem, and sleep disturbances. This article highlights the importance of digital literacy and strengthening adolescents' self-identity in the face of rapid and competitive social media flows.
Dinamika Psikologis Anak Dari Keluarga Bercerai: Studi Kasus Pada Mahasiswa Dalam Keluarga Broken Home di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Hendriani , Mira Rizalia; Nabilah, Puji; Zulfa, Salwa Indana; Mulyawan, Galuh
Ciencias : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Persatuan Guru 1945 NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70942/ciencias.v8i2.361

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi dinamika psikologis yang dialami oleh seorang mahasiswi dari keluarga broken home yang menghadapi pengalaman traumatis akibat perceraian orang tua, konflik keluarga yang berkepanjangan, dan ketidakhadiran figur pengasuh utama. Sejak kecil, subjek mengalami pengabaian emosional karena ibunya bekerja di luar negeri dan menyaksikan kekerasan verbal serta emosional dalam keluarga. Ketidakstabilan keluarga, perselingkuhan, dan kegagalan pernikahan ulang semakin memperkuat perasaan kesepian, keterasingan emosional, serta kesulitan membangun kepercayaan interpersonal. Dampak psikologis yang muncul meliputi kecemasan, depresi, hingga munculnya keinginan untuk mengakhiri hidup. Meskipun menghadapi tantangan berat, dukungan sosial dari teman dan keterlibatan dalam aktivitas kampus membantu subjek membangun ketahanan emosional. Studi ini menekankan pentingnya intervensi psikososial berkelanjutan untuk mendukung individu dari keluarga broken home dalam mencapai kesejahteraan psikologis yang optimal. This study explores the psychological dynamics experienced by a female university student from a broken home who endured traumatic experiences due to parental divorce, ongoing family conflict, and the absence of a primary caregiver. Since childhood, the subject faced emotional neglect due to her mother working abroad and was exposed to verbal and emotional violence within the household. The instability of the family, infidelity, and a failed remarriage further contributed to the subject’s feelings of loneliness, emotional detachment, and difficulty in building interpersonal trust. The psychological impact manifested in anxiety, depression, and even suicidal ideation. Despite these challenges, social support from peers and involvement in campus activities helped the subject develop emotional resilience. This study highlights the importance of continuous psychosocial interventions to support individuals from broken families in achieving optimal psychological well-being.  
Analisis Kesulitan Belajar Siswa Kelas VII di MTs Darul Irfan : Indonesia Rahmadania , Siti; Fadhilah, Dila Nur; Utami , Aliftyani Nur Ramadhan Putri; Hasanah, Yuni Fitrotul; Hayati, Tasya Naila; Mulyawan, Galuh
Ciencias : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Persatuan Guru 1945 NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70942/ciencias.v8i2.466

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk kesulitan belajar yang dialami oleh siswa kelas VII di MTs Darul Irfan serta memberikan rekomendasi strategi pembelajaran yang sesuai. Menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, data dikumpulkan melalui angket, observasi, dan dokumentasi terhadap 50 siswa yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada kategori pencapaian belajar "sedang", dengan rata-rata nilai 41,36. Kesulitan yang paling dominan mencakup pemahaman materi yang rendah, lambat dalam menerima pelajaran, kurang percaya diri, dan rendahnya semangat belajar. Penelitian ini merekomendasikan adanya pendampingan intensif bagi siswa berkategori rendah, program pengayaan bagi siswa berkategori tinggi, serta evaluasi dan inovasi strategi pembelajaran oleh guru. Kolaborasi antara guru BK, guru mata pelajaran, dan orang tua juga penting untuk mendukung proses belajar siswa secara optimal. This study aims to identify the types of learning difficulties experienced by seventh-grade students at MTs Darul Irfan and provide appropriate learning strategy recommendations. Using a descriptive quantitative approach, data were collected through questionnaires, observation, and documentation involving 50 purposively selected students. The findings reveal that most students fall into the “moderate” academic achievement category, with an average score of 41.36. The most dominant learning difficulties include difficulty understanding the material, slow comprehension, lack of confidence, and low learning enthusiasm. The study recommends intensive support for low-achieving students, enrichment programs for high achievers, and regular evaluation and innovation of teaching strategies. Collaboration among guidance counselors, subject teachers, and parents is also essential to support students' learning processes effectively.
Kemampuan Menulis Teks Anekdot Bermuatan Kearifan Lokal Pada Siswa Kelas VIII-A SMP Negeri Noemuke Tahun Pelajaran 2024/2025: Indonesia Nesimnasi, Adriana; Bani, Ona Diana; Oematan, Richard
Ciencias : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Persatuan Guru 1945 NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70942/ciencias.v8i2.467

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan siswa kelas VIIIA SMP Negeri Noemuke dalam menulis teks anekdot bermuatan kearifan lokal. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan normatif. Pendekatan normatif adalah suatu metode penelitian yang berfokus pada penelitian dan evaluasi pada suatu fenomena atau objek yang sedang dipelajari berdasarkan pada standar, nilai, atau norma yang telah ditetapkan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Deskriptif kualitatif yaitu suatu mekanisme kerja penelitian yang mengandalkan uraian deskriptif kata atau kalimat yang disusun secara cermat dan sistematis mulai dari menghimpun data sehingga menafsirkan dan melaporkan hasil penelitian. Hasil penelitian kemampuan menulis teks anekdot bermuatan kearifan lokal pada siswa kelas VIIIA SMP Negeri Noemuke Tahun Pelajaran 2024/2025, menunjukkan sangat baik yang terdiri dari 8 orang, cukup baik terdiri dari 6 orang, baik terdiri dari 1 orang, dan kurang baik terdiri dari 5 orang. Kemampuan menulis teks anekdot bermuatan kearifan lokal pada siswa kelas VIIIA SMP Negeri Noemuke Tahun Pelajaran 2024/2025 dengan nilai rata-rata kelas 73,7 kategori baik. The purpose of this study is to describe the ability of class VIIIA students of Noemuke State Junior High School in writing anecdotal texts containing local wisdom. The approach used is a normative approach. A normative approach is a research method that focuses on research and evaluation of a phenomenon or object being studied based on established standards, values, or norms. The method used is descriptive qualitative. Descriptive qualitative is a research work mechanism that relies on descriptive descriptions of words or sentences that are arranged carefully and systematically starting from collecting data to interpreting and reporting research results. The results of the study on the ability to write anecdotal texts containing local wisdom in class VIIIA students of Noemuke State Junior High School in the 2024/2025 Academic Year, showed very good consisting of 8 people, quite good consisting of 6 people, good consisting of 1 person, and poor consisting of 5 people. The ability to write anecdotal texts containing local wisdom in class VIIIA students of Noemuke State Junior High School in the 2024/2025 Academic Year with an average class value of 73.7 in the good category.
Makna dan Nilai Tuturan dalam Upacara Adat Mulha’i Duik pada Masyarakat Suku Rote Termanu Desa Pukdale Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang: Indonesia Ingunau, Kinenty; Boimau, Sanhedri; Oematan, Richard; Ingunau, Temy Miswan Elifas; Mesah, Jeff Wilfred
Ciencias : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Persatuan Guru 1945 NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70942/ciencias.v8i2.485

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah Makna dan Nilai yang terkandung dalam tuturan upacara adat Mulha’i Duik pada masyarakat suku Rote Termanu Desa Pukdale Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan makna dan nila tuturan dalam upacara adat Mulha’i Duik pada masyarakat suku Rote Termanu Desa Pukdale Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang. Manfaat yang diharapkan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami juga sebagai sumbangan referensi untuk acuan (literatur) bagi peneliti selanjutnya. Teori yang digunakan dalam penelitian adalah teori linguistik kebudayaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil yang diperoleh terkait makna yang terkandung dalam upacara adat Mulha’i Duik adalah Makna sejarah, kekeluargaan, kesedihan, Kebersamaan, Simbolis. Sedangkan nilai yang terdapat nilai budaya, gotong royong, religious, sosiologis, edukatif. The problem in this study is the meaning and value contained in the speech of the Mulha'i Duik traditional ceremony in the Rote Termanu tribe community of Pukdale Village, East Kupang District, Kupang Regency. The purpose of this study is to describe the meaning and value of speech in the Mulha'i Duik traditional ceremony in the Rote Termanu tribe community of Pukdale Village, East Kupang District, Kupang Regency. The expected benefits of this study are to know and understand as well as a contribution of references for references (literature) for further researchers. The theory used in the study is the theory of cultural linguistics. The method used in this study is descriptive qualitative. The results obtained related to the meaning contained in the Mulha'i Duik traditional ceremony are the meaning of history, kinship, sadness, togetherness, symbolic. While the values contained are cultural values, mutual cooperation, religious, sociological, educational.
Pengaruh Perceraian Orang Tua Terhadap Pendidikan Anak di Desa Lame Kecematan Wewiku Kabupaten Malaka: Indonesia Luruk, Anita Gradiana; Lopo, Ferdinan Leonardus; Maak , Juniarti A.
Ciencias : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Persatuan Guru 1945 NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70942/ciencias.v8i2.496

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Pengaruh Perceraian Orang Tua terhadap pendidikan anak di Desa Lamea Kecematan Wewiku Kabupaten Malaka. Penelitian ini menggunaka metode penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini berlokasi di Desa Lamea, Kecematan Wewiku, Kabupaten Malaka, dengan jumlah populasi sebanyak 185 orang. Sampel dalam penelitian ini 40 orang, Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah kuesioner dan teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear sederhana. Hasil penelitian ada pengaruh perceraian orang tua terhadap pendidikan anak di Desa Lamea Kecematan Wewiku Kabupaten Malaka. Karena berdasarkan hasil penelitian, F tabel 0,05 = 0.312 > F hitung 0,05 = 170.264, maka hipotesis Ha ada pengaruh yang signifikan antara perceraian orang tua terhadap pendidikan anak. Dengan adanya pengaruh perceraian orang tua terhadap pendidikan anak. Berdasarkan perhitungan statistik F hitung < F tabel. Hal ini berarti membuktikan bahwa dengan adanya perceraian orang tua dapat berdampak pada pendidikan anak. This study aims to determine the effect of parental divorce on children's education in Lamea Village, Wewiku District, Malaka Regency. This study uses a quantitative descriptive research method. This study was located in Lamea Village, Wewiku District, Malaka Regency, with a population of 185 people. The sample in this study was 40 people. The sampling technique in this study used a saturated sampling technique. The data collection technique used in the study was a questionnaire and the data analysis technique used was simple linear regression. The results of the study showed the effect of parental divorce on children's education in Lamea Village, Wewiku District, Malaka Regency. Because based on the results of the study, F table 0.05 = 0.312> F count 0.05 = 170,264, then the hypothesis Ha there is a significant effect between parental divorce on children's education. With the influence of parental divorce on children's education. Based on statistical calculations F count <F table. This means that it proves that parental divorce can have an impact on children's education.
Bentuk Makna dan Fungsi Tarian Likurai Masyarakat Desa Tesa Kecamatan Laen Manen Kabupaten Malaka: Indonesia Bau, Yohana Gloriana; Ndun, Ronni M.; Fallo, John Darwis
Ciencias : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Persatuan Guru 1945 NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70942/ciencias.v8i2.507

Abstract

Tujuan penelitiannya adalah 1. Menjelaskan bentuk tarian likurai masyarakat desa tesa kecamatan laen manen Kabupaten malaka, 2. Menjelaskan fungsi tarian likurai masyarakat desa tesa kecamatan laen manen kabupaten malaka, 3. Menjelaskan makna tarian likurai masyarakat desa tesa kecamatan laen manen kabupaten malaka. Dengan menggunakan teori semiotik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa tarian likurai dapat dilaksanakan untuk penyambutan tamu penting, upacara adat, pertunjukan seni, dan festival budaya. Bentuk tarian likurai adalah bentuk garis sejajar dan bentuk lingkaran, Makna tarian likurai adalah makna penghormatan, makna religius,  dan makna ungkapan syukur, fungsi tarian likurai adalah fungsi menghibur merupakan, fungsi menjodohkan, gotong royong, dan memuliakan Tuhan adalah menyangkut kepercayaan manusia kepada Tuhan. The purpose of the study is 1. To explain the form of the likurai dance of the Tesa village community, Laen Manen sub-district, Malaka Regency, 2. To explain the function of the likurai dance of the Tesa village community, Laen Manen sub-district, Malaka Regency, 3. To explain the meaning of the likurai dance of the Tesa village community, Laen Manen sub-district, Malaka Regency. By using semiotic theory. The method used in this study is descriptive qualitative. The results of the study show that the likurai dance can be performed to welcome important guests, traditional ceremonies, art performances, and cultural festivals. The form of the likurai dance is the form of parallel lines and the shape of a circle, The meaning of the likurai dance is the meaning of respect, religious meaning, and the meaning of expressing gratitude, the function of the likurai dance is the function of entertaining, the function of matching, mutual cooperation, and glorifying God is related to human belief in God.
Kemampuan Menulis Argumentasi Dalam Pembelajaran Berbasis Masalah Pada Siswa Kelas IX-F SMP Negeri 1 Kota Kupang Tahun Pelajaran 2024/2025: Indonesia Mellu, Marci Rosalina; Boimau, Sanhedri; Kolnel, Arnot A.
Ciencias : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Persatuan Guru 1945 NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70942/ciencias.v8i2.509

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan siswa menulis argumentasi dengan model pembelajaran berbasis masalah pada siswa kelas IX F SMP Negeri 1 Kota Kupang Tahun Pelajaran 2024/2025. Manfaat dalam penelitian ini adalah, bagi guru: peneliti memberikan wawasan baru bagi guru tentang bagaimana merancang pembelajaran berbasis masalah. Bagi siswa: siswa dapat mengembangkan kemampuan menulis argumentasi yang baik. Bagi peneliti: peneliti dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan pengetahuan khususnya dalam bidang pendidikan bahasa. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa SMP Negeri 1 Kota Kupang cukup terampil dalam kemampuan menulis argumentasi. Berdasarkan hasil analisis data dan menurut standar pengukuran dalam hasil belajar siswa SMP Negeri 1 Kota Kupang diketahui bahwa tingkat kemampuan dalam menulis argumantasi dikategorikan cukup terampil dengan memperoleh nilai rata-rata 68,75. This study aims to describe students' ability to write arguments with a problem-based learning model for class IX F students of SMP Negeri 1 Kota Kupang in the 2024/2025 Academic Year. The benefits of this study are, for teachers: researchers provide new insights for teachers on how to design problem-based learning. For students: students can develop good argumentative writing skills. For researchers: researchers can contribute to the development of knowledge, especially in the field of language education. The results of the study showed that students of SMP Negeri 1 Kota Kupang were quite skilled in their ability to write arguments. Based on the results of data analysis and according to the measurement standards in the learning outcomes of students of SMP Negeri 1 Kota Kupang, it is known that the level of ability in writing arguments is categorized as quite skilled with an average score of 68.75.

Page 1 of 2 | Total Record : 15