cover
Contact Name
Ika Lestari
Contact Email
visi_ptk_pnf@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
jiv@unj.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal
ISSN : 19079176     EISSN : 26205254     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal VISI is published on Juni and December every year which published by Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Jakarta. This journal focuses on Early Childhood Education and Society Education. This journal warmly welcomes to articles contributions from scholars of related disciplines.
Arjuna Subject : -
Articles 371 Documents
STRATEGI PEMBELAJARAN CHARACTER ACTIVITY CARD (CAC) SEBAGAI PENGEMBANGAN PERILAKU BERKARAKTER PESERTA DIDIK DI PAUD HARAPAN BUNDA PASAMAN BARAT Felayati Felayati; Nenny Mahyudin
Jurnal Ilmiah Visi Vol 15 No 1 (2020): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal
Publisher : Direktorat Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.162 KB) | DOI: 10.21009/JIV.1501.9

Abstract

Pendidikan karakter merupakan pembelajaran yang diutamakan dalam era Nawacita. Character Activity Card (CAC) adalah salah satu contoh strategi pembelajaran bagi anak usia dini bertujuan untuk menanamkan perilaku berkarakter. Dalam artikel ini penerapan CAC pada salah satu taman kanak-kanak di Sumatera Barat dijadikan sebagai subjek penelitian. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang menggunakan teknik deskriptif interpretif yang dilakukan untuk menggali dan menginterpretasikan informasi yang berhubungan erat dengan perilaku berkarakter yang dilakukan di Taman kanak-kanak Hamparan Bunga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter dilakukan sejak anak mulai memasuki kelas setiap hari di Hamparan Bunga. Guru menanamkan nilai-nilai agama dan mengarahkan anak memilih bentuk perilaku karakter yang ada di CAC. Selanjutnya guru mengulang kembali perilaku karakter yang telah dilakukan anak, melalui sebuah cerita dalam tema pembelajaran inti di dalam kelas dan meminta anak mengulang dan menyebutkan perilaku berkarakter setelah selesai pembelajaran inti.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MOTORIK KASAR ANAK USIA DINI MELALUI ANIMAL FUN Ruruh Ayu Murti Anandya Rachmawati; Ruli Hafidah; Novita Eka Nurjanah
Jurnal Ilmiah Visi Vol 15 No 1 (2020): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal
Publisher : Direktorat Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (906.764 KB) | DOI: 10.21009/JIV.1501.6

Abstract

Anak dengan kesulitan motorik kasar seperti melompat, melempar bola, dan menendang bola cenderung terlihat tidak percaya diri, tidak bersemangat, dan sulit mengikuti aktivitas pembelajaran. Keterampilan motorik kasar yang kurang optimal dapat mengganggu aktivitas pembelajaran anak dalam bermain. Perlunya solusi kegiatan yang inovatif dan menyenangkan dalam aktivitas keterampilan motorik sangatlah penting, agar anak berkembang optimal. Penelitian ini bertujuan meningkatkan keterampilan motorik kasar pada anak dengan animal fun. Animal fun adalah kegiatan menirukan gerakan binatang untuk perkembangan motorik dan sosial emosional anak usia pra sekolah. Ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) model Kemmis & McTaggart. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunaan unjuk kerja, observasi, wawancara, serta dokumentasi. Teknik uji validitas datanya yaitu triangulasi sumber serta triangulasi teknik. Subjek penelitian meliputi anak kelompok A1 berusia 4-5 tahun berjumlah 18 anak di TK Nurani Patriot Kecamatan Jebres Surakarta tahun ajaran 2018/2019. Hasil penelitian ini menampilkan bahwa keterampilan motorik kasar pada kelompok anak A1 terdapat peningkatan saat pra tindakan sebesar 33,4%, siklus I sebesar 50%, serta siklus II sebesar 83,3%. Uraian tersebut membuktikan bahwa animal fun berhasil meningkatkan keterampilan motorik kasar kelompok anak usia 4–5 tahun di TK Nurani Patriot Kecamatan Jebres tahun ajaran 2018/2019. Hasil inilah yang diharapkan menjadi informasi penting bagi guru dan calon pendidik dalam melakukan evaluasi dan inovasi guna mencari solusi yang tepat dalam mengoptimalkan perkembangan anak.
PENGEMBANGAN MODEL “TEKNIK IMITASI” SEBAGAI TERAPI DASAR UNTUK ANAK USIA DINI DENGAN AUTISME Ikhya Ulumudin
Jurnal Ilmiah Visi Vol 15 No 1 (2020): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal
Publisher : Direktorat Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.76 KB) | DOI: 10.21009/JIV.1501.5

Abstract

Prevalensi anak dengan gangguan autisme di Indonesia peningkatannya semakin tajam. Namun sampai sekarang belum ada secara khusus model terapi dasar yang melatih anak autis yang mempunyai permasalahan tidak dapat mematuhi, meniru, dan mengikuti perintah sejak awal diagnosa. Akibatnya berbagai bentuk terapi yang diberikan kepada anak tersebut kurang optimal. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan model terapi untuk anak dengan autisme dalam mematuhi, meniru, dan mengikuti perintah. Model terapi tersebut dinamakan “teknik imitasi” yang bertujuan untuk membantu anak autis dalam belajar mematuhi, meniru, dan mengikuti instruksi yang diberikan oleh terapis. Metode penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan. Pelaksanaan penelitian dilakukan di Kota Depok pada bulan Oktober 2018 – Januari 2019. Hasil ujicoba menunjukkan bahwa model terapi teknik imitasi tepat digunakan sebagai terapi dasar untuk anak usia dini dengan autisme dengan permasalahan tidak dapat mematuhi, meniru, dan mengikuti perintah. Hal ini karena setelah dilakukan ujicoba permasalahan tersebut dapat diatasi. Penelitian ini menyarankan kepada orang tua dan terapis anak autis untuk dapat mencoba teknik imitasi ini sebagai terapi dasar atau pertama sebelum anak mengikuti terapi metode lainnya.
APA YANG MENYEBABKAN RENDAHNYA KEBERADAAN GURU LAKI-LAKI DI PAUD? Redi Awal Maulana; Euis Kurniati; Hani Yulindrasari
Jurnal Ilmiah Visi Vol 15 No 1 (2020): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal
Publisher : Direktorat Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.593 KB) | DOI: 10.21009/JIV.1501.3

Abstract

Artikel ini mendeskripsikan keberadaan guru laki-laki dan perannya pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Faktor rendahnya keberadaan guru laki-laki di PAUD disebabkan oleh banyak hal, salah satunya dikarenakan adanya berbagai persepsi masyarakat yang berbeda terhadap pekerjaan laki-laki sebagai guru PAUD. Pada banyak negara termasuk di Indonesia, guru PAUD didominasi perempuan, yang mendorong beberapa negara untuk meningkatkan partisipasi laki-laki, karena munculnya kekhawatiran terhadap ketidakseimbangan gender di PAUD. Walau demikian, sampai saat ini khususnya di Indonesia, masih ada laki-laki yang bertahan dan memilih profesi tersebut. Metode penelitian menggunakan studi pustaka, dimana peneliti mencatat dan mengolah berbagai sumber, baik itu jurnal, buku, dan berbagai bentuk dokumen terkait guru laki-laki di PAUD. Adapun hasilnya, keberadaan dan peran guru laki-laki di PAUD sangat penting, utamanya dengan alasan agar adanya keseimbangan gender yang terjadi, serta memberikan interaksi pengalaman pembelajaran pada PAUD.
STRATEGI PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN BERBASIS PARTISIPASI UNTUK PEMBERDAYAAN WARGA BELAJAR PAKET C Dayat Hidayat; Yanti Shantini; Lesi Oktiwanti
Jurnal Ilmiah Visi Vol 15 No 1 (2020): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal
Publisher : Direktorat Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.171 KB) | DOI: 10.21009/JIV.1501.8

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah; rendahnya sikap, pengetahuan, dan keterampilan fungsional warga belajar Paket C dalam menjalankan, mempertahankan, dan menumbuhkembangkan usahanya, rendahnya kemampuan mengakses permodalan ke beberapa bank, serta rendahnya pengetahuan dan keterampilan menerapkan teknologi. Penelitian ini berfokus pada strategi pelatihan kewirausahaan berbasis partisipatif untuk pemberdayaan warga belajar Paket C. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan data tentang implementasi dan dampak pelatihan kewirausahaan untuk pemberdayaan warga belajar Paket C. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif metode studi kasus. Penelitian dilaksanakan di PKBM Ummul Yatama Kabupaten Karawang pada bulan Juli sampai dengan Desember 2019. Subyek penelitian terdiri dari pengurus, pelatih dan warga belajar Paket C. Data penelitian dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa implementasi pelatihan kewirausahaan pengolahan kerupuk kerang bagi warga belajar Paket C dimulai melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian. Pada tahap perencanaan pelatihan kewirauasahaan dilakukan identifikasi kebutuhan belajar, perumusan tujuan pelatihan, dan penyusunan program pelatihan. Pada pelaksanaan pelatihan warga belajar Paket C diberikan materi teori dan praktek kewirausahaan. Pelaksanaan pelatihan dikolaborasikan di dalam dan luar lingkungan PKBM, mitra usaha, atau di lingkungan kerja warga belajar. Penilaian pelatihan kewirausahaan dilakukan melalui lembar observasi untuk mengevaluasi kehadiran jumlah warga belajar, kuantitas dan kualitas produksi hasil usaha pengolahan kerupuk kerang, jumlah barang yang dipasarkan, jumlah pendapatan kelompok usaha, dan besar pendapatan warga belajar Paket C. Dampak pelatihan kewirausahaan adalah meningkatnya pendapatan dan pemberdayaan warga belajar Paket C. Saran-saran yang dapat diberikan; ketua PKBM memberikan akses yang lebih luas untuk memberikan bantuan permodalan, meningkatkan penyaluran hasil produksi dan memberikan pelatihan kewirausahaan secara berkelanjutan.
PENGARUH VIDEO PEMBELAJARAN INTERAKTIF MENGENAL WARNA TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK Femmy Nur Assyifa; Rohita; Nurfadilah
Jurnal Ilmiah Visi Vol 15 No 2 (2020): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal
Publisher : Direktorat Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JIV.1502.5

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh video pembelajaran interaktif terhadap kemampuan mengenal warna pada anak usia 4-5 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah pre experimental dengan jenis one group pretest posttest design. Sampel yang digunakan adalah anak usia 4-5 tahun yang berjumlah 20 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Indikator kemampuan kognitif yang digunakan adalah kemampuan mengklasifikasikan warna, kemampuan mengurutkan benda berdasarkan 5 seri warna, dan kemampuan menyebutkan warna. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi yang digunakan untuk melakukan pretest dan posttest. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji paired sample T-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang cukup signifikan pada nilai rata-rata hasil pretest dan nilai hasil posttest pada indikator mengklasifikasikan warna memiliki nilai; indikator mengurutkan benda berdasarkan 5 seriasi warna; dan indikator menyebutkan warna. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh penggunaan video pembelajaran interaktif terhadap kemampuan mengenal warna pada anak usia 4-5 tahun.The purpose of this study was to find out the effect of interactive educational videos on children, specially aged 4-5 years, in recognizing colors. The research used pre-experimental method, with one group pre test post test design. The participants were 20 children aged 4-5 years, which recruited using saturated sampling. Indicators of cognitive abilities used in this research were focusing on the ability to classify colors, to sort objects based on 5 color series, and to name the colors. The data were collected through observation using observation sheets before and after the introduction of the interactive educational videos which was conducted for five days. Data analysis was performed using the normality test, homogeneity test, and paired sample T-test. The results showed that there was a significant difference in the mean value of the pretest and posttest results on each indicator. The conclusion of this study is that there is an effect of the use of interactive educational videos on the ability to recognize colors in children aged 4-5 years.
PENERAPAN FUNGSI MANAJEMEN DALAM MEMENUHI STANDAR PENGELOLAAN SATUAN PENDIDIKAN NONFORMAL Ivo Yani
Jurnal Ilmiah Visi Vol 15 No 2 (2020): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal
Publisher : Direktorat Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JIV.1502.9

Abstract

Penjaminan penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas telah ditetapkan Standar Nasional Pendidikan, salah satunya melalui standar pengelolaan. Untuk memenuhi standar pengelolaan, dibutuhkan manajemen yang baik di satuan pendidikan. Pendidikan nonformal merupakan jalur pendidikan yang dapat dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang, yang diselenggarakan di satuan pendidikan nonformal, seperti Sanggar Kegiatan Belajar dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan fungsi-fungsi manajemen melalui pelatihan dalam memenuhi standar pengelolaan SPNF dan mendeskripsikan hasil penerapan fungsi-fungsi manajemen dalam memenuhi standar pengelolaan. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif yang dilaksanakan terhadap 30 orang pengelola pada 30 satuan pendidikan nonformal di Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara. Penentuan partisipan penelitian dengan menggunakan sampel bertujuan, sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen semu (quasi experiment design) dengan tes awal dan tes akhir. Perlakuan dilaksanakan selama selama dua bulan dengan 15 kali pertemuan atau 60 jam pelatihan, Instrumen penelitian menggunakan tes dan dokumen evaluasi diri berupa tes sebanyak 20 butir soal pilihan ganda. Signifikansi program diuji dengan t-test berkorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai thitung > ttabel, artinya terdapat perbedaan yang signifikan nilai yang diperoleh SPNF sebelum dengan sesudah mengikuti pembelajaran pada taraf signifikansi 5%. Terdapat kenaikan nilai rata-rata tes awal dan tes akhir sebesar 59,6% dengan daya serap klasikal 75% atau baik. Sedangkan analisis dokumen menunjukkan hasil pemenuhan dokumen rata-rata 69,5 termasuk dalam kategori sangat baik.National education standards have been established to ensure quality education, one of which is through management standards. To meet management standards, good management is needed in the education unit. Non formal education is an educational path that can be implemented a structured and tiered manner, which is held in non-formal education units, including the Learning Centers and Community Learning Centers. This study aims to determine the effectiveness and describe the results of implementing management functions through training in meeting SPNF management standards. This research is a quantitative study conducted on non-formal education in Deli Serdang Regency, North Sumatra Province in 2018. Participants of this research were recruited based on the principle of purposive sampling. There were 30 participants that met the inclusion criteria which came from 30 non-formal education units. The participants were trained about management standards for 15 times or 60 hours within two months. Before and after the training participants were given a 20-item questionnaire about the training materials as well as self-evaluation. The significance of the program was tested with a correlated t-test. The results showed that the value of countedt > tablet, meaning that there were significant differences before and after participating the training in meeting the SPNF management standards at significance level of 5%. There was an increase in the mean score of the pre and post test by 59.6% with 75% classical absorption or good. Meanwhile, the document analysis result shows that the average document fulfilment is 69.5 which categorized as very good.
KETERLIBATAN AYAH DALAM PENGASUHAN ANAK Resti Mia Wijayanti; Puji Yanti Fauziah
Jurnal Ilmiah Visi Vol 15 No 2 (2020): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal
Publisher : Direktorat Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JIV.1502.1

Abstract

Pengasuhan tidak hanya tugas seorang ibu, melainkan juga ayah. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai keterllibatan ayah dalam pengasuhan anak, melalui kuisioner terbuka yang ditujukan pada ayah yang memiliki anak usia 0-8 tahun melalui Google form. Sebanyak 75 partisipan ayah dari anak usia 0-8 tahun terlibat dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan keterlibatan ayah dalam mengasuh anak sangat tinggi. Hal ini dibuktikan dengan pengakuan responden sebanyak 94,7% menjawab sudah terlibat dalam mengasuh anaknya. Hal ini di perkuat juga dengan pengasuhan yang dilakukan secara bersama antara ayah dan ibu cukup tinggi. Sebanyak 88% partisipan penelitian menyatakan bahwa pengasuhan anak menjadi tugas bersama antara ayah dan ibu. Terkait waktu ayah bersama anak, sebanyak 42,7% ayah menjawab selalu meluangkan waktu luang, disaat tidak ada kesibukan. Faktor penghambat untuk Ayah terlibat secara langsung dalam mengasuh anak adalah tuntutan pekerjaan (83,8%).Parenting is not only the duty of mothers, but also fathers. This study aims to obtain an overview of the fathers’ involvement in parenting, through an open questionnaire aimed at fathers who have children ages between 0 and 8 years old through Gform (google form). A total of 75 fathers were involved in this study. The results show the involvement of fathers in taking care of their children. The father’s involvement level in parenting is very high, as evidenced by the fact that 94,7% of the participants answered that they involved in parenting their children. This is also strengthened by the high level of equally shared parenting between fathers and mothers since 88% of respondents state that parenting is shared task between fathers and mothers. Regarding the time fathers spent with their children, 42,7%, of the fathers answered that they always spent their free time with their children. The father’s direct involvement in parenting their children is hampered by their job demands (83,8%).
IDENTIFIKASI POLA ASUH ORANG TUA TUNGGAL PADA ANAK USIA DINI Amira Adlina Ulfah; Puji Yanti Fauziah
Jurnal Ilmiah Visi Vol 15 No 2 (2020): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal
Publisher : Direktorat Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JIV.1502.7

Abstract

Pola asuh adalah karakteristik yang dimiliki orang tua dalam pengasuhan pada anak yang dilakukan secara berkelanjutan. Ada tiga jenis pola asuh yang biasa diterapkan oleh orang tua yaitu demokratis, permisif dan otoriter (Baumrind, 2010). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola asuh yang diterapkan oleh orang tua tunggal pada anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan teknik perekrutan partisipan secara purposive sampling. Kriteria perekrutan partisipan dalam penelitian ini adalah orangtua tunggal yang memiliki anak usia dini dan ada 60 partisipan, 9 laki-laki dan 51 perempuan, yang memenuhi kriteria tersebut. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner melalui google form kepada para partisipan tesebut selama enam bulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada 51,4% partisipan penelitian yang menerapkan pola asuh demokratis, 27,9% menerapkan pola asuh otoriter dan 20,7% menerapkan pola asuh permisif pada anak usia dini. Parenting is a set of characteristic that parents have in caring for their children on a sustainable manner. There are three types of parenting styles that are usually applied by parents, namely democratic, permissive and authoritarian (Baumrind, 2010). This research aims to determine the parenting styles that applied by single parents in early childhood. This research is a descriptive study using a quantitative approach and purposive sampling technique. The inclusion criteria for participants recruitment was single parent who has early age children and there were 9 male and 51 female participants who met this criteria. Data were collected by distributing questionnaires to those participants for six months. The results of this study indicate that there are 51,4% of study participants who apply democratic parenting, 27.9% apply authoritarian parenting and 20.7% apply permissive parenting in early childhood.
MANAJEMEN PENGASUHAN ANAK USIA DINI PADA IBU YANG BEKERJA: SEBUAH STUDI LITERATUR Raras Putrihapsari; Puji Yanti Fauziah
Jurnal Ilmiah Visi Vol 15 No 2 (2020): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal
Publisher : Direktorat Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JIV.1502.4

Abstract

Partisipasi perempuan di Indonesia pada angkatan kerja terlebih lagi pada perempuan yang sudah berkeluarga tidak bisa dibilang sedikit. Ibu yang bekerja memiliki tanggung jawab yang besar, yaitu tanggung jawab pada pekerjaannya dan juga tanggung jawab pada peran keluarganya. Ibu yang bekerja perlu melakukan manajemen pengasuhan anak, yaitu mengatur antara bekerja di luar kegiatan rumah tangga dan kegiatan pengasuhan anak. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui cara ibu yang bekerja dalam mengurangi permasalahan yang terjadi dalam pengasuhan anak usia dini dalam berbagai studi yang meneliti tentang hal ini. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur yang dilakukan melalui pencarian dan pengumpulan referensi teori dilanjutkan dengan menganalisisnya. Ada 33 studi terdahulu yang mendeskripsikan manajemen pengasuhan anak usia dini. Penelitian ini menemukan bahwa manajemen pengasuhan anak pada ibu yang bekerja terkait dengan manajemen waktu, manajemen keluarga, manajemen pekerjaan, dan manajemen pengasuhan.The participation of women in Indonesia’s workforce even more so for married women cannot be said to be little. Working mothers have greater responsibility than the non working mothers, that is, responsibility for their work and also responsibility for their family roles. Working mothers need to do childcare management, which is to arrange between work outside household activities and childcare activities. This research was conducted to find out how working mothers minimize the problems that occur in early childhood care in various articles that disscuss this matters. The research method used was literature study which carried out through searching and gathering theoretical references followed by analyzing them. There are 33 studies which describes childcare management of working mothers. This study found that childcare management of working mothers related to time, family, work and care management.

Filter by Year

2006 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 20 No 2 (2025): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal (In Vol 20 No 1 (2025): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal (In Vol 19 No 2 (2024): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal Vol 19 No 1 (2024): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal Vol 18 No 2 (2023): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal Vol 18 No 1 (2023): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal Vol 17 No 2 (2022): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal Vol 17 No 1 (2022): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal Vol 16 No 2 (2021): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal Vol 16 No 1 (2021): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal Vol 15 No 2 (2020): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal Vol 15 No 1 (2020): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal Vol 14 No 2 (2019): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal Vol 14 No 1 (2019): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal Vol 13 No 2 (2018): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal Vol 13 No 1 (2018): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal Vol 12 No 2 (2017): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal Vol 12 No 1 (2017): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal Vol 11 No 2 (2016): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal Vol 11 No 1 (2016): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal Vol 10 No 2 (2015): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal Vol 10 No 1 (2015): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal Vol 9 No 2 (2014): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal Vol 9 No 1 (2014): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal Vol 8 No 2 (2013): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal Vol 8 No 1 (2013): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal Vol 7 No 2 (2012): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal Vol 7 No 1 (2012): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal Vol 6 No 2 (2011): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal Vol 6 No 1 (2011): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal Vol 5 No 2 (2010): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal Vol 5 No 1 (2010): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal Vol 4 No 2 (2009): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal Vol 4 No 1 (2009): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal Vol 3 No 2 (2008): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal Vol 3 No 1 (2008): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal Vol 2 No 2 (2007): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal Vol 2 No 1 (2007): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal Vol 1 No 2 (2006): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal Vol 1 No 1 (2006): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal More Issue