VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal
Jurnal VISI is published on Juni and December every year which published by Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Jakarta. This journal focuses on Early Childhood Education and Society Education. This journal warmly welcomes to articles contributions from scholars of related disciplines.
Articles
371 Documents
THE MANAGEMENT OF EDUCATION CENTER PROGRAMS FOR STREET CHILDREN EMPOWERMENT IN A NON-GOVERNMENTAL ORGANISATION (NGO)
Idalia Martha Natalia;
Ibnu Syamsi
Jurnal Ilmiah Visi Vol 14 No 2 (2019): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal
Publisher : Direktorat Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (323.048 KB)
|
DOI: 10.21009/JIV.1402.1
This study aims at revealing (1) the implementation of education center programs in Non- Governmental Organizations (NGO) of Rumah Impian (2) the role of NGO in empowering street children through its education center programs by reviewing their management of planning, organizing, implementation, controlling, (3) the constraints faced by NGO in implementing education center programs and (4) the benefits for the street children after the implementation of its education center program. This research can be categorized as case study using a qualitative approach. The subjects of this study were the head and staff of Rumah Impian as well as the street children who participated in the program.The data collection was conducted by interview, observation and documentation. The analysis technique used the interactive analysis model of Miles & Huberman. The validity of the data was through source triangulation by comparing the data of interview, observation and documentation. The results of this study showed that 1) the implementation of the education center program was conducted with fun learning-based teaching and skills development. 2) The role of Rumah Impian according to its participation level for handling street children can be categorized as education roles. 3) The constraints in implementing the program consists of funding, the parental perceptions for the benefits of education center programs, the limited number of assistants, experts for program evaluation and the limited space. 4) The benefits of the program were improving the knowledge and skills among the street children and risky adolescents and changes in positive parental behavior, which were initially antipathic to education center activities, are now turning to be very enthusiastic in suporting education center activities.
PENGUATAN NILAI KEHIDUPAN KADER DI LEMBAGA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI MELALUI KARAWITAN BERBASIS LAGU DOLANAN TRADISIONAL MASYARAKAT JAWA
Joko Pamungkas;
Amir Syamsudin;
Sofia Hartati
Jurnal Ilmiah Visi Vol 14 No 2 (2019): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal
Publisher : Direktorat Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (346.323 KB)
|
DOI: 10.21009/JIV.1402.4
Penelitian ini bertujuan memberdayakan kader PAUD/PKK dalam membangun kebersamaan kelompok melalui tindakan pelatihan karawitan berbasis lagu dolanan tradisional Jawa agar terjadi penguatan nilai-nilai kehidupan pada kader PAUD di Kelurahan Caturtunggal Kecamatan Depok Sleman. Subjek penelitian adalah kader PAUD/PKK sebanyak 35 orang, dengan pilihan metode penelitian tindakan kelompok kader PAUD/PKK (participation action research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindakan pelatihan karawitan dapat menanamkan nilai-nilai kehidupan seperti kerjasama, disiplin, tanggungjawab, percaya diri, toleransi, saling berbagi pengalaman, saling menolong, dan saling menghargai satu sama lain.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN KOMPUTER BERSERTIFIKAT LEMBAGA KURSUS DAN PELATIHAN PADA MATA PELAJARAN MUATAN LOKAL PAKET C
Ivo Yani
Jurnal Ilmiah Visi Vol 14 No 2 (2019): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal
Publisher : Direktorat Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (422.065 KB)
|
DOI: 10.21009/JIV.1402.3
Muatan lokal pada program Paket C merupakan kajian yang diberikan secara terintegrasi dalam mata pelajaran atau secara tersendiri sebagai mata pelajaran pilihan. Struktur kurikulum mata pelajaran muatan lokal rumpun komputer merujuk pada Kurikulum Berbasis Kompetensi Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan Tahun 2009 dan disesuaikan dengan jumlah satuan kredit kompetensi (SKK) mata pelajaran muatan lokal Paket C. Pembelajaran komputer dilakukan di Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) dan bagi peserta didik yang telah mencapai kompetensinya diberikan sertifikat. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan (1) hasil belajar komputer pada mata pelajaran muatan lokal Paket C, dan (2) efektivitas pembelajaran komputer pada mata pelajaran muatan lokal Paket C. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang dilaksanakan di empat PKBM Provinsi Sumatera Utara pada tahun pelajaran 2017/2018. Subjek penelitian adalah peserta didik tingkatan VI Derajat Kompetensi Mahir 2 yang berjumlah 33 orang. Desain eksperimen yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi experiment design) dengan tes awal dan tes akhir. Instrumen pengumpulan data berupa tes sebanyak 20 butir soal pilihan ganda. Signifikansi program diuji dengan t-test berkorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai t hitung > t tabel (7,14 > 2,04), artinya terdapat perbedaan yang signifikan nilai yang diperoleh peserta didik sebelum dengan sesudah mengikuti pembelajaran komputer pada taraf signifikansi 5%.
PENGARUH KONSEP DIRI, PENGALAMAN, DAN MOTIVASI TERHADAP KOMPETENSI KEWIRAUSAHAAN PESERTA DIDIK DI LEMBAGA KURSUS DAN PELATIHAN
Rayi Hendra Puspita
Jurnal Ilmiah Visi Vol 14 No 2 (2019): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal
Publisher : Direktorat Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (283.844 KB)
|
DOI: 10.21009/JIV.1402.2
Persaingan di dunia kerja semakin ketat, sehingga angka pengangguran yang berasal dari lulusan sekolah formal di Indonesia cukup tinggi. Untuk dapat bertahan dalam persaingan dibutuhkan keterampilan tambahan. Keterampilan tersebut berupa keterampilan hidup (life skill) yang dapat diperoleh pada pendidikan non formal. Lembaga Kursus dan Pelatihan (LPK), termasuk LPK Melati, menyelenggarakan pendidikan nonformal pada bidang tata busana atau menjahit. Penerapan metode pembelajaran dengan benar akan memberikan hasil berupa kompetensi kewirausahaan yang dapat digunakan untuk menjadi wirausaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari konsep diri, pengalaman, dan motivasi terhadap kompetensi kewirausahaan peserta didik. Penelitian menggunakan metode survei dengan pendekatan mix method yang menggabungkan antara data kuantitatif dan kualitatif menggunakan instrumen berupa kuesioner dan wawancara. Hasil data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis regresi linier SPSS 25. Berdasarkan analisis yang dilakukan, diperoleh hasil yang positif pada pengaruh konsep diri, pengalaman, dan motivasi terhadap kompetensi kewirausahaan.
IMPLEMENTASI PENDEKATAN SAINTIFIK DALAM PEMBELAJARAN DI PAUD
Felisitas Ndeot
Jurnal Ilmiah Visi Vol 14 No 2 (2019): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal
Publisher : Direktorat Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (275.727 KB)
|
DOI: 10.21009/JIV.1402.7
Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan penerapan pendekatan saintifik pada PAUD yang berada di Kecamatan Poco Ranaka yakni TK Wejang Asi dan TK Negeri Mano. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah metode observasi, wawancara, dan studi dokumen. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai dengan bulan Mei tahun 2019 di TK Wejang Asi dan TK Negeri Mano. Berdasarkan data yang diperoleh, ditemukan bahwa guru-guru PAUD di Kecamatan Poco Ranaka belum membuat rencana pembelajaran harian yang memuat pendekatan saintifik dan belum menerapkan pendekatan saintifik dalam pembelajaran secara maksimal. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan bahan kajian para guru dalam menerapkan pendekatan saintifik dalam pembelajaran serta menjadi acuan bagi dinas terkait dalam menyiapkan program untuk meningkatkan kompetensi guru-guru PAUD.
KOMPETENSI MOTORIK ANAK USIA DINI: KETERKAITANNYA DENGAN KOGNITIF, AFEKTIF DAN KESEHATAN
Munif;
Adriani Rahma Pudyaningtyas;
Sri Anggarini Parwatiningsih
Jurnal Ilmiah Visi Vol 14 No 2 (2019): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal
Publisher : Direktorat Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (277.142 KB)
|
DOI: 10.21009/JIV.1402.5
Penelitian ini memprediksikan kompetensi motorik (kasar dan halus) terhadap aspek kognitif, afektif dan kesehatan untuk anak usia dini. Pengukuran kompetensi motorik, kognitif dan kesehatan menggunakan tes dan pengukuran afektif menggunakan skala. Partisipan yang dilibatkan adalah anak-anak yang berusia tiga sampai enam tahun (N=30) dinyatakan sehat secara fisik dan mental dan mendapat persetujuan dari orang tua/keluarga diambil dari taman kanak-kanak di Solo dan Yogyakarta. Data yang sudah terkumpul dianalisis menggunakan regresi untuk mengetahui sebab akibat dari masing-masing variabel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi motorik yang baik berdampak pada aspek kognitif, afektif dan kesehatan anak usia dini. Anak-anak dengan kognitif yang baik ditandai dengan keterampilan pemecahan masalah dengan mengedepankan prososial dalam setiap interaksi. Anak-anak dengan afektif yang tinggi ditandai dengan rasa simpati kepada kawan yang lain dalam bentuk kepedulian. Anak-anak dengan kesehatan yang baik ditandai dengan berkurangnya rasa mengeluh dan aktivitas fisik normal.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PROSES SELF-DIRECTED LEARNING WANITA KARIR DI KOTA TASIKMALAYA
Lesi Oktiwanti;
Lulu Yuliani;
Dede Nurul Qomariah
Jurnal Ilmiah Visi Vol 15 No 1 (2020): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal
Publisher : Direktorat Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1343.214 KB)
|
DOI: 10.21009/JIV.1501.1
Modernisasi dan globalisasi mengharuskan wanita karir mampu membagi peran baik dalam urusan keluarga maupun dalam karirnya. Upaya yang dapat dilakukan oleh wanita karir guna menghadapi berbagai perubahan yang terjadi salah satunya yakni belajar mandiri. Belajar mandiri atau dikenal dengan self-directed learning (SDL) merupakan suatu proses dimana individu mengambil inisiatif dengan atau tanpa bantuan orang lain dalam memenuhi kebutuhan belajarnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan dan mendeskripsikan pengaruh dimensi person dan konteks terhadap dimensi proses belajar mandiri pada wanita karir. Penelitian ini menggunakan metode survei melalui pendekatan kuantitatif dengan populasi sebanyak 4024 wanita karir dengan sampel 100 orang (α=0,1) yang diambil secara simple random sampling di sepuluh Kecamatan di Kota Tasikmalaya. Penelitian ini dilakukan pada Bulan April hingga Oktober 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa person dan konteks berpengaruh sebesar 65,8% terhadap proses belajar mandiri wanita karir di Kota Tasikmalaya. Dukungan Konteks pada proses belajar mandiri lebih tinggi pengaruhnya dibandingkan dengan kemampuan personal wanita karir. Wanita karir yang memiliki kemampuan personal yang bagus jika didukung oleh konteks yang memadai akan membuat proses belajar mandiri wanita karir optimal dalam meningkatkan profesionalisme kerja dan ketahanan keluarganya. Dukungan konteks ini khususnya dukungan keluarga, kebijakan organisasi, dan kebijakan pemerintah. Rekomendasi atas penelitian ini yakni: a) perlu adanya dukungan dan kerjasama dari pihak keluarga, instansi dan pemerintah dalam memfasilitasi proses belajar mandiri yang dilakukan oleh wanita karir; b) perlu adanya penataan serius terkait kebijakan instansi dan pemerintah yang mendukung peran wanita karir sebagai pekerja maupun sebagai ibu dan istri.
PENERAPAN BERMAIN KONSTRUKSI MAGIC SAND UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI
Fitri Wulandari;
Heri Yusuf Muslihin;
Lutfi Nur
Jurnal Ilmiah Visi Vol 15 No 1 (2020): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal
Publisher : Direktorat Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (741.703 KB)
|
DOI: 10.21009/JIV.1501.7
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kemampuan motorik halus anak usia dini yang belum berkembang secara optimal, khususnya dalam keterampilan otot-otot halus dan koordinasi mata dengan tangan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak usia dini melalui kegiatan bermain konstruksi magic sand. Kegiatan penelitian dilakukan secara kolaboratif dengan guru kelas dengan menerapkan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan sebanyak tiga siklus dengan menggunakan model Kemmis dan Mc. Taggart. Subjek penelitian berjumlah 16 anak, terdiri dari delapan anak laki-laki dan delapan anak perempuan serta satu orang guru mitra. Objek penelitian adalah kemampuan motorik halus anak usia dini melalui kegiatan bermain konstruksi magic sand. Teknik observasi dan dokumentasi digunakan dalam pengumpulan data dan selanjutnya dianalisis dengan menggunakan deskriptif kuantitatif. Instrumen yang digunakan berupa observasi terstruktur dengan capaian indikator setiap kegiatannya. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan motorik halus melalui kegiatan bermain konstruksi magic sand. Terjadi peningkatan dari setiap siklus penelitian dengan hasil akhir kemampuan motorik halus anak berada pada kriteria Berkembang Sesuai Harapan (BSH), sedangkan hasil akhir dari kemampuan guru dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran berada pada kriteria sangat baik. Kesimpulannya, kegiatan bermain konstruksi magic sand berkontribusi dalam mengembangkan kemampuan motorik halus anak usia dini.
PENDAMPINGAN ORANGTUA PADA ANAK PENGGUNA GAWAI DI SATUAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
Lilis Karwati;
Didik Kurniawan;
Rena Anggraeni
Jurnal Ilmiah Visi Vol 15 No 1 (2020): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal
Publisher : Direktorat Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (242.868 KB)
|
DOI: 10.21009/JIV.1501.4
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan langkah pendampingan orangtua pada anak pengguna gawai dan mengetahui hasil yang dicapai oleh orangtua setelah mendampingi anak pengguna gawai di satuan pendidikan anak usia dini. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi serta analisis dokumen. Hasil penelitian menemukan bahwa (1) ada delapan langkah pendampingan yang dilakukan orangtua pada anak dalam menggunakan gawai; (2) tingkat pendidikan orangtua dan intervensi pelatihan parenting memberikan kontribusi pada kemampuan orangtua dalam mendampingi anak dalam menggunakan gawai; serta (3) ada perubahan pada pengguna gawai kategori berat dan sedang setelah pendampingan.
SURVEI UPAYA GURU DALAM MENCIPTAKAN PEMBELAJARAN EFEKTIF BERDASARKAN PRINSIP-PRINSIP PEMBELAJARAN DI TAMAN KANAK-KANAK
Nopi Sri Rejeki;
Rohita Rohita;
Murti Kusuma Wirasti
Jurnal Ilmiah Visi Vol 15 No 1 (2020): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal
Publisher : Direktorat Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (377.961 KB)
|
DOI: 10.21009/JIV.1501.2
Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan upaya-upaya yang telah dilakukan guru dalam menciptakan pembelajaran efektif berdasarkan prinsip-prinsip pembelajaran di Taman Kanak-Kanak. Metode penelitian yang digunakan adalah survei pada 38 orang guru TK di Kecamatan Rangkas Bitung, Kabupaten Lebak, Propinsi Banten. Penentuan partisipan penelitian menggunakan teknik random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan observasi, sedangkan analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara rerata guru telah berupaya menciptakan pembelajaran efektif sebesar 2,88 poin atau cukup sering. Sedangkan dari kesepuluh prinsip pembelajaran di TK, ada 2 prinsip yaitu yang telah sering diupayakan dilakukan oleh guru, yaitu menciptakan lingkungan yang kondusif dan menciptakan pembelajaran yang demokratis. Tetapi ada 8 prinsip yang berada pada kategori cukup sering atau jarang diupayakan oleh guru untuk menciptakan pembelajaran efektif. Dari 8 prinsip tersebut, prinsip menggunakan pendekatan tematik adalah prinsip yang paling jarang dilakukan oleh guru. Kesimpulannya, guru dan sekolah telah berupaya untuk menciptakan pembelajaran efektif berdasarkan prinsip-prinsip pembelajaran di Taman Kanak-Kanak tetapi masih memerlukan peningkatan kemampuan dalam menyusun rancangan pembelajaran dan melaksanakan seluruh prinsip pembelajaran di TK.