cover
Contact Name
Julia Pertiwi
Contact Email
jmiakrecmed@gmail.com
Phone
+6282310902010
Journal Mail Official
jmiakrecmed@gmail.com
Editorial Address
“Program Studi Rekam Medis & Informasi Kesehatan” Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Veteran Bangun Nusantara Jl. Letjend. Sujono Humardani No. 01, Jombor, Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Surakarta - Jawa Tengah 57521. Telp (0271) 593156, Fax (0271) 591065,
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan
ISSN : 26216612     EISSN : 26226944     DOI : https://doi.org/10.32585/jmiak.v1i1.119
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan (JMIAK), diterbitkan oleh Program Studi Perekam Medis & Informasi Kesehatan UNIVET. Terbit 2 kali dalam 1 tahun, yaitu pada bulan Juni dan November. Berisi naskah ilmiah berupa hasil penelitian, studi literatur/ artikel review, editorial dan makalah ilmiah/ paperdi bidang Ilmu Rekam Medis, Manajemen Informasi Kesehatan dan Administrasi/ Kebijakan di Bidang Kesehatan.
Articles 274 Documents
Efisiensi Pengelolaan Tempat Tidur Instalasi Rawat Inap Menggunakan Grafik Barber Johnson Di Rumah Sakit X Tahun 2023 Zulva Fitriani; Fitria Aryani Susanti; Hedy Hardiana
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2024): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v7i1.5058

Abstract

Tempat tidur rumah sakit merupakan aset krusial dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan. Pengelolaan tempat tidur yang baik akan mencerminkan mutu pelayanan rumah sakit. Penelitian ini penting karena penggunaan efisien tempat tidur di rumah sakit dapat mempengaruhi kualitas pelayanan dan kepuasan pasien, serta berdampak pada pendapatan rumah sakit. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods, yaitu data statistik (kuantitatif) dan wawancara mendalam (kualitatif). Berdasarkan hasil perhitungan didapatkan hasil yaitu nilai BOR, TOI dan BTO pada bulan Januari – Maret tahun 2022 belum memasuki nilai ideal menurut standar ideal menurut standar barber johnson karena adanya perbaikan sarana dan prasarana sehingga tempat tidur yang digunakan kurang optimal. Saran yang dapat diberikan yaitu rumah sakit melaksanakan evaluasi secara berkala dan menginformasikan sosialisasi perbaikan tempat tidur di seluruh unit pelayanan rumah sakit.
Manajemen Rumah Sakit dalam Pencegahan Medication Error melalui Patient Safety Mindi, Lukito; Arief Mukti Mindiroeseno
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2024): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v7i1.5179

Abstract

Medication errors are preventable events which include errors in prescribing, reading a prescription (transcribing), preparing and administering drugs (dispensing), and the process of using drugs (administering). Medication errors can result in direct harm to the patient or indirectly to the hospital. The aim of this scoping review is to answer questions that have been determined from the research topic using a variety of similar research articles, then group them and draw conclusions. This research uses a scoping review approach to identify steps for developing a research protocol. Factors that cause medication errors can be prevented through good hospital management, namely patient safety, including treatment planning, electronic prescriptions, electronic medical records and medication review
Analisis Rekam Medis dengan Metode Data Mining untuk Memprediksi Faktor Risiko Stunting dalam Kesehatan Masyarakat Cholifatul Izza, Nurril; Rizmayanti, Ade Irma
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2024): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v7i1.5192

Abstract

Stunting adalah kondisi serius yang disebabkan oleh malnutrisi berkepanjangan dan infeksi berulang, menghambat pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak-anak. Kondisi ini mempengaruhi jutaan anak di seluruh dunia, terutama di negara-negara berkembang, dan memiliki dampak jangka panjang terhadap kesehatan, pendidikan, dan potensi ekonomi mereka. Dalam penelitian ini, data rekam medis terhadap kejadian stunting dianalisis dengan menggunakan 121.000 dataset. Data tersebut diklasifikasikan ke dalam empat status gizi: normal, stunted, tinggi, dan severely stunted, berdasarkan empat variabel utama yaitu usia, jenis kelamin, tinggi badan sebagai label, dan status gizi sebagai variabel target. Model Random forest digunakan untuk menguji keakuratan model dalam memprediksi status gizi anak-anak. Hasil analisis menunjukkan bahwa model ini sangat akurat, dengan nilai rata-rata akurasi sebesar 0,9990 setelah dilakukan 10 kali cross-validation. Temuan ini menunjukkan bahwa Random forest merupakan model yang efektif dalam memprediksi status gizi anak-anak dan dapat digunakan untuk membantu intervensi kesehatan yang lebih tepat sasaran. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya penggunaan data rekam medis yang komprehensif dalam pemantauan kesehatan populasi anak-anak
Analisis Tingkat Kepuasan Pasien terhadap Pelayanan Kefarmasian di UPTD Puskesmas Sukarasa Kota Bandung Nabila Putri A; Maya R Atmawinata
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2024): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v7i1.5201

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di UPT Puskesmas Sukarasa Bandung. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif yang dimana penelitian berinteraksi terhadap fakta yang diteliti. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi yang kemudian hasil wawancara tersebut diolah menjadi data. Informan dalam penelitian ini adalah pasien yang berkunjung ke bagian pelayanan kefarmasia Puskesamas Sukarasa sebanyak 5 orang. Teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 5 orang pasien rata-rata menjawab berdasarkan indikator tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy merasa puas atas pelayanan kefarmasian yang ada di Puskesmas Sukarasa. dan adanya keluhan mengenai kenyamanannya dikarenakan kurang luasnya ruang tunggu. Kesimpulan secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa pelayanan kefarmasian di Puskesmas Sukarasa sudah cukup baik, namun masih ada beberapa aspek yang perlu ditingkatkan untuk mencapai kepuasan pasien yang optimal.
Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien di Puskesmas Batujajar Neng Suyantiny; Angga Nadiyanto Prastian
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2024): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v7i1.5271

Abstract

Puskesmas Batujajar is one of 32 Puskesmas in West Bandung Regency whose purpose is to improve the quality of healthy life of the surrounding publics. This study aims to determine how much influence the quality service on patient satisfaction at the Batujajar Public Health Center. This study also uses a type of quantitative method through data collection techniques in the form of distributing questionnaires to 80 respondents. The questionnaire consists of 20 questions that represent each research variable. Each variable consists of Service Quality (X) and Patient Satisfaction (Y). Hypothesis testing using simple linear regression analysis and data processed using the SPSS program 29 version. The results of the study based on data processing through the SPSS version 29 application state that the value of tcount (12.031) > ttable (1,99085) with a significance value of 5%. So it can be concluded that the Service Quality variable has a significant effect on the Patient Satisfaction variable partially.
Mutu Layanan Peserta BPJS Kesehatan: Pendekatan Interaction Quality Dimension Ruslang; Yanuar Azis, Anugerah; Khaeriah B; Azizah, A. Nur; Mustafa, Idarwati; Mikhrunnisai, Andi; Yakob, Asmirati; Alfiyani, Lina
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2024): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v7i1.5426

Abstract

BPJS Kesehatan continues to improve the quality of health services through various facilities that work with it. According to BPJS Kesehatan data in 2021, there are 10,228 puskesmas and 7,078 private clinics as First Level Health Facilities (FKTP), and 2,745 hospitals as Advanced Referral Health Facilities (FKRTL). This study aims to analyze the quality of BPJS Health services from the perspective of participants using the Interaction Quality Dimension approach at Puskesmas Tanasitolo, Wajo Regency, South Sulawesi. The research approach used is quantitative with a descriptive design. Data collection was carried out through distributing questionnaires to 99 respondents, namely BPJS Health participants who met certain criteria. The results showed that the attitude, behavior, and expertise of health workers have a significant impact on BPJS Health patient satisfaction. Therefore, it is important to continue to improve these aspects to ensure optimal health services for BPJS Kesehatan patients at the Puskesmas.
Analisis Motivasi Kerja Karyawan di Klinik Pratama Promedika: Faktor-faktor motivasi yang mempengaruhi kinerja karyawan Ajeng Rahma Wilanda, Ajeng; Angga Nadiyanto Prastian
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2024): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v7i2.5275

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motivasi kerja karyawan pada Klinik Pratama Promedika yang berlokasi di Jalan Permata Raya No.8 Blok A Samping, Tanimulya, Kec. Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Dengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara kepada karyawan Klinik Pratama Promedika dengan mengambil sampel dari 10 karyawan sebagai informan. Penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif melalui tiga teknik pengolahaan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi dari faktor internal dan eskternal menjadi pendorong bagi karyawan dalam melakukan pekerjaan di Klinik Pratama Promedika. Dilihat dari motivasi kerja karyawan yang berasal dari faktor internal, yaitu keinginan untuk bertahan hidup, keinginan untuk memiliki, keinginan untuk dihargai, keinginan untuk diakui, dan keinginan untuk meningkatkan jengjang karir yang lebih tinggi. Motivasi dari faktor eksternal dapat dilihat dari lingkungan kerja yang aman, pengawasan yang baik, kompensasi yang cukup, jaminan pekerjaan, status dan jabatan, serta peraturan yang fleksibel.
Pengaruh Employees Burnout Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum Anita Putri Fatonah; Eny Hastuti; Andri Nur Rahman; Reny Marliadi
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2024): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v7i2.5411

Abstract

The influence of Employees Burnout on employee job satisfaction is a problem that can increase the risk of fatigue and thus affect the level of employee job satisfaction. A high level of job satisfaction has fewer opportunities to quit work, while Employees who have a lower level of satisfaction will cause stress or work fatigue so that they have the potential to leave their job/quit working. This research aims to analyze the influence of employee Burnout on the job satisfaction of Employees who work at the Sambang Lihum Mental Hospital (RSJ). This research is quantitative research. This research took samples using random sampling techniques. The instrument used in the research is a questionnaire containing structured questions to measure each variable studied. The results of this research show that Employees working at RSJ Sambang Lihum experienced 2.5% Burnout with a high level of job satisfaction of 79.3%.
Analysis of Workload of Medical Records Officers: Switching from Manual Medical Records to Electronic Medical Records in X Hospital in 2024: Workload of Medical Records Officers Fitria Aryani Susanti
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2024): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v7i2.5432

Abstract

After the Covid-19 pandemic at the beginning of 2020, transformations occurred in various fields, including health. The health sector is undergoing transformation, one of which is the birth of Minister of Health Regulation Number 24 of 2022 concerning Electronic Medical Records and Law Number 17 of 2023 concerning health. The research method used is descriptive research using qualitative and quantitative approaches. The research was conducted on 2-4 May 2024 at Hospital Electronic Medical Record activities only require 6 people; manual medical record activities consist of more than 18 activities, whereas for Electronic Medical Record activities only 8 activities are required; Time efficiency for manual medical record activities takes more than 86 hours with a fatigue factor of 8.6 hours, while for Electronic Medical Record activities it only takes 38 hours with a fatigue factor of 3.8 hours. The suggestion for optimize the transfer of manual medical record media to electronic medical records by upgrading existing Electronic Medical Records according to the needs of Hospital X and making a commitment with health workers and supporting staff to use Electronic Medical Records.
Tinjauan Kuantitatif Mutu Rekam Medis pada Formulir Discharge Summary Rawat Inap Ibrahim, Mochammad Malik
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2024): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v7i2.5542

Abstract

Quality medical records are the responsibility of health workers who fill out medical record files, analyzing the quality of medical records must be done to ensure the completeness of the contents of medical records, indicators that affect the quality of medical records, namely completeness, accuracy, legal aspects, and accuracy of returning medical records. The purpose of this study was to identify the quality of medical records on the inpatient discharge summary form. The research method used a descriptive quantitative cross-sectional approach, the research instrument used a checklist sheet. The results obtained in the completeness indicator are 70.0% unfilled medical history items, 67.3% inaccurate accuracy indicators, 60.7% incomplete DPJP signature legal aspect indicators and 33.3% inappropriate return timeliness indicators. It is concluded that there is still incompleteness in the inpatient discharge summary section, this is closely related to the quality indicators of medical records and there is an untimely return of medical record files, so the researcher hopes that there will be a special SOP for the discharge summary, giving rewards to officers who fill in completely and return medical record files on time.