cover
Contact Name
Abdul Holik
Contact Email
abdulholik@uninus.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
redaksipkm@uninus.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
ISSN : 20886977     EISSN : 25481487     DOI : 10.30999
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) Universitas Islam Nusantara (UNINUS) adalah jurnal yang menerbitkan artikel-artikel penelitian sebagai hasil pengabdian masyarakat yang telah memiliki nomor P-ISSN 2088-6977 dan E-ISSN 2548-1487 dengan Focus dan Scope pada bidang pendidikan, Hukum, Ekonomi, Humaniora, Teknik, Pertanian, Komunikasi, Kesehatan, dan Rekayasa.
Arjuna Subject : -
Articles 529 Documents
Bimbingan Teknis Wirausaha Coran Aluminium Bekas untuk Spesimen Uji Tarik Hadi, Syamsul; Gumono, Gumono; Murdani, Anggit; Hakim, Arif Rahman; Udianto, Pondi
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 15 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jpkm.v15i2.3828

Abstract

Scrap of Aluminium is not always could be used as a raw material in casting of tensile test specimen, it’s because of shrinkage problem to the mould. The objective of casting trial is to find out the suitable raw material shrinkage of Aluminium casting. The method of the casting trial is to design and manufacture of casting moulds according to the standard of specimen dimension of ASTM E8/E8M-08 for rectangular cross section of gauge length, selection of Aluminium scrap, trial of Aluminium casting, evaluation of tensile test specimen, moulds modification, and evaluation of cast results. The result of casting trial of tensile test specimen was shown that the failure specimen if used Aluminium scrap of 7.99% shrinkage (>6%) and succeed specimen if used Aluminium scrap of 5.71 and 5.32% shrinkages (<6%) which is ready for finishing of the gauge length.
Peran Mahasiswa KKN dalam Meningkatkan Efektivitas Pengajuan Kredit UMKM Melalui Edukasi dan Pendampingan di Lingkungan Babakan Indrawati, Kadek; Ni Putu Sasmika Dewi; Sri Rahayu Puspawati; I Komang Widya Purnama Yasa
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 15 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jpkm.v15i2.3834

Abstract

UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) berkontribusi signifikan terhadap perekonomian Indonesia, menyumbang hampir 99% dari total usaha di negara ini. Namun, pelaku UMKM menghadapi kesulitan dalam mengakses pembiayaan, terutama Kredit Usaha Rakyat (KUR), disebabkan oleh ketidakpahaman terhadap prosedur pengajuan dan kekhawatiran mengenai bunga yang tinggi. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2025 di Lingkungan Babakan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, bertujuan untuk mengatasi tantangan ini dengan memberikan edukasi dan pendampingan langsung kepada pelaku UMKM. Program ini mencakup empat tahap: pendataan dan sosialisasi, edukasi tentang produk KUR, pendamping UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) berkontribusi signifikan terhadap perekonomian Indonesia, menyumbang hampir 99% dari total usaha di negara ini. Namun, pelaku UMKM menghadapi kesulitan dalam mengakses pembiayaan, terutama Kredit Usaha Rakyat (KUR), disebabkan oleh ketidakpahaman terhadap prosedur pengajuan dan kekhawatiran mengenai bunga yang tinggi. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2025 di Lingkungan Babakan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, bertujuan untuk mengatasi tantangan ini dengan memberikan edukasi dan pendampingan langsung kepada pelaku UMKM. Program ini mencakup empat tahap: pendataan dan sosialisasi, edukasi tentang produk KUR, pendampingan dalam pengisian formulir dan persiapan dokumen, serta evaluasi pemahaman masyarakat. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 85% peserta merasa lebih percaya diri setelah mengikuti edukasi, yang meningkatkan pemahaman mereka tentang prosedur pengajuan KUR. Pendampingan langsung membantu mereka dalam menyusun dokumen dengan benar, mengurangi kebingungan, dan meningkatkan literasi keuangan. Meskipun demikian, ketakutan terhadap bunga tinggi dan proses verifikasi yang kompleks masih menjadi hambatan. Secara keseluruhan, program ini efektif dalam memberdayakan pelaku UMKM untuk mengakses pembiayaan yang mendukung pengembangan usaha an dalam pengisian formulir dan persiapan dokumen, serta evaluasi pemahaman masyarakat. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 85% peserta merasa lebih percaya diri setelah mengikuti edukasi, yang meningkatkan pemahaman mereka tentang prosedur pengajuan KUR. Pendampingan langsung membantu mereka dalam menyusun dokumen dengan benar, mengurangi kebingungan, dan meningkatkan literasi keuangan. Meskipun demikian, ketakutan terhadap bunga tinggi dan proses verifikasi yang kompleks masih menjadi hambatan. Secara keseluruhan, program ini efektif dalam memberdayakan pelaku UMKM untuk mengakses pembiayaan yang mendukung pengembangan usaha
PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN DAN AKUNTANSI DASAR BAGI ANAK DI DUSUN LAMPER MELALUI USAHA GELANG MANIK-MANIK Sang Ayu Putu Astriani; Ni Nyoman Ernita Ratnadewi; I Putu Pasek Bagiartha W.; I Komang Widya Purnama Yasa
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 15 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jpkm.v15i2.3835

Abstract

This community service activity aims to improve children's understanding of entrepreneurship and basic accounting through the practice of making beaded bracelets in Lamper Hamlet, Jagaraga Village, Kuripan District, West Lombok Regency. The problem raised is the low level of entrepreneurial literacy and financial record-keeping among elementary and secondary school-aged children. In fact, instilling entrepreneurial values and financial management from an early age is important for developing creative, independent, and responsible characters. The method used is descriptive participatory, with an educational approach that involves providing materials, direct practice, and evaluation through questions and answers. The activity was held on July 9, 2025, involving 19 children as participants. The results of the activity showed that the children began to understand the concept of small businesses, the importance of recording income and expenses, and were able to apply these through a beaded bracelet business. They also demonstrated increased creativity, courage to express ideas, and enthusiasm for simple entrepreneurship. Evaluation through questions and answers proved that the visual and practical approach used was able to improve participants' understanding according to their age. This activity makes a positive contribution to improving children's entrepreneurial and financial literacy and has the potential to be further developed as a creative education model in rural communities.
Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan pada Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) “Lapangan Futsal” Desa Kolelet Wetan. Susana Dewi; Dodi Iwan Sumarno; Maesaroh; Sri Juminawati; Sri Intan Purnama; Wahyu Hari Prihantono; Firmansyah; Herlina
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 15 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jpkm.v15i2.3866

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) belum sepenuhnya memahami laporan keuangan yang memuat informasi tentang akibat dari transaksi-transaksi keuangan yang dilakukan suatu perusahaan atau badan usaha yang mencatat seluruh perubahan kegiatan usaha, seperti: perubahan aset yang dimiliki, pengeluaran, pemasukan, serta tanggal-tanggal terjadinya perubahan transaksi keuangan. Tujuan dari kegiatan ini membantu pengelola BUMDes dalam penyusunan laporan keuangan selama kegiatan pendampingan sebagai acuan pengelola BUMDes dalam menyusun laporan keuangan kedepannya sesuai dengan ilmu akuntansi. Metode pelaksanaan pendampingan penyusunan laporan keuangan dilakukan secara tatap muka, interview, diskusi, menyelesaikan permasalahan yang ada dan simulasi memberikan pengajaran tentang cara menyusun laporan dengan cara yang mudah dipahami oleh pengelola BUMDes Rizki. Kegiatan pembinaan penyusunan laporan keuangan kepada pengelola BUMDes dibutuhkan waktu yang cukup lama, dikarenakan pengalola yang tidak memiliki latar belakang pendidikan akuntansi, perlu latihan secara terus menerus berdasarkan siklus akuntansi, agar pemahaman tentang akuntansinya semakin matang dan pengerjaannya sistematis. Pengelola perlu melakukan pencatatan jurnal secara sistematis dan menyusun laporan keuangan setiap periode, guna mengetahui perkembangan keuangan badan usaha. Dari hasil pendampingan ini pengelola mengerti mengenai pencatatan pengeluaran kas dan penerimaan pendapatan serta membuat laporan neraca dan laporan laba rugi. Selain itu BUMDes Rizki menerima pembelajaran terkait laporan perubahan modal dan laporan arus kas. Setelah badan usaha memahami pembuatan laporan neraca dan laporan laba rugi diharapkan jika ingin memperoleh bantuan kredit untuk UMKM, BUMDes ini sudah bisa membuat laporan keuangan sederhana.
Pelatihan dan Pendampingan Aplikasi E-Kinerja Bagi Guru Sekolah Dasar untuk Meningkatkan Efektivitas Administrasi Kinerja Hariandi, Ahmad; Eka Putri, Andi Gusmaulia; Zahyuni, Violita; Sholeh, Muhammad; Novianti, Silvina
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 15 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jpkm.v15i2.3908

Abstract

This community service activity was conducted at SDN 56/I Aro Village with the aim of improving teacher competency in using the E-Kinerja application to support effective performance administration. This topic was chosen based on the low technology utilization in partner schools and the limited skills of teachers in managing digital administration. The activity was implemented through a preliminary survey, training, mentoring, and evaluation stages, involving the principal and teachers as active participants. The results of the activity showed an increase in teacher understanding and skills in operating the E-Kinerja application, starting from logging in, filling out performance planning, and synchronizing data. Continuous mentoring also increased teacher independence and confidence in dealing with technical obstacles. Thus, this activity successfully supported the digitalization of performance administration in elementary schools and can serve as a model for other schools to improve the effectiveness of technology-based performance management.
Pemberdayaan Ekonomi melalui Literasi Digital Anti Pinjaman Online Ilegal Albertus Reynaldi Nahak Taek; Yohanes Petrus Dote Koten; Helena Kurnia Mauk; Patricia Rina Florencita; Elviana Wehelmina Fani; Ananda Heppy Aizah; Maria Anastasia Ue; Anna Florentina Yunidista Bere; Maria Fransiska De Cantal Peni; Amrosia Paskalia Suni; Maria Gracelinda Loe; Fransiska Jessica Adventia Wea; Maria Imakulata Pongge; Agnes Susanti Indrawati; Adrianus Ketmoen
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 15 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jpkm.v15i2.3941

Abstract

Masyarakat Desa Tetaf, Kecamatan Kuatnana, Kabupaten Timor Tengah Selatan masih menghadapi rendahnya literasi digital dan keuangan sehingga rentan terhadap pinjaman online ilegal berbasis social engineering. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman warga agar mampu mengenali dan mencegah praktik pinjol ilegal. Metode yang digunakan adalah pendidikan partisipatif melalui penyuluhan, diskusi, dan simulasi dengan melibatkan 60 peserta dari berbagai kelompok masyarakat, seperti petani, ibu-ibu PKK, dan pemuda desa. Media edukasi berupa leaflet, video, dan poster OJK digunakan untuk mempermudah pemahaman. Hasil kuesioner menunjukkan 85% peserta memahami ciri pinjol ilegal, 78% berkomitmen memeriksa legalitas pinjaman, dan 72% mulai membatasi izin akses aplikasi di ponsel. Temuan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan perubahan perilaku masyarakat. Dengan demikian, edukasi berbasis partisipatif terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran digital dan keuangan masyarakat pedesaan, serta perlu dikembangkan lebih lanjut melalui pendampingan berkelanjutan
Pendampingan dan Penguatan Manajemen Kewirausahaan UMKM Berbasis Produk Halal dengan Pendekatan Ekonomi Syariah di Desa Tambak Anyar Ilir Rusdiana; Mukhlis Kaspul Anwar; Lola Malihah
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 15 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jpkm.v15i2.3942

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan manajerial dan pemahaman pelaku UMKM di Desa Tambak Anyar Ilir, Martapura, dalam pengelolaan usaha berbasis produk halal. Sebagian besar pelaku usaha di sektor kuliner tradisional khas Banjar seperti roti manis, kerupuk gandum, kue bawang, dan kue kelemben belum memiliki pencatatan keuangan yang baik, izin usaha, serta sertifikat halal. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pendampingan dan penguatan manajemen kewirausahaan berbasis ekonomi syariah agar pelaku UMKM mampu meningkatkan daya saing sekaligus menjaga nilai-nilai keislaman dalam bisnis. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui empat tahap: identifikasi masalah, perencanaan partisipatif, pelaksanaan aksi, serta refleksi dan evaluasi. Kegiatan mencakup pelatihan pencatatan keuangan sederhana, penyuluhan etika bisnis Islam dan keamanan produk, serta pendampingan sertifikasi halal berdasarkan PP No. 39 Tahun 2021 dan PP No. 42 Tahun 2024. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan pelaku UMKM dalam mengelola keuangan, pemisahan dana usaha dan pribadi, serta penerapan label halal, merek, tanggal produksi, dan kadaluarsa pada kemasan produk. Sebagian pelaku UMKM telah memperoleh sertifikat halal melalui mekanisme self declare. Kegiatan ini berimplikasi pada peningkatan kapasitas manajerial, kesadaran etis, serta penguatan identitas produk kuliner halal berbasis kearifan lokal Banjar sebagai upaya menuju kemandirian ekonomi yang berkelanjutan.
Pemberdayaan Petani Pedalaman Kampung Maybrig Manokwari Berbasis Pupuk Organik Padat dan Cair Parari, Trisday; Mashudi, Mashudi; Karamang, Syukur; Purnomo, Dwiana Wasgito; Ayuningtias, Nandini; Rahim, Syaifullah; Nurlailah; Wibawati, Zarima; Arim, Maria Irene; Kamakaula, Yohanis; Wibowo, Kunto; Imbiri, Soleman
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 15 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jpkm.v15i2.3619

Abstract

Kondisi perkampungan yang masih asri yang dipenuhi dengan landskap hutan dan kebun masyarakat di pedalaman Papua yang menyimpan potensi sumber daya alam yang melimpah serta tanah yang subur. Di Distrik Maybrig, Kecamatan Manokwari, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat berada di pada ketinggian 1000 m dpl yang memiliki potensi pengembangan pertanian dataran tinggi, akan tetapi sistem pertanian yang diterapkan masih sangat tradisional dengan sistem ladang berpindah identik masyarakat pedalaman sehingga pertanian yang dihasilkan kurang maksimal. Jika ditinjau dari segi wilayah, di sekitar perkampungan tersedia hutan dan semak belukar yang rindang yang memiliki tingkat serase dan daun-daunan hijau yang sangat melimpah yang potensial menjadi sumber pupuk organik padat dan cair. Sehingga berdasarkan hal tersebut maka dilakukan pelatihan pembuatan pupuk organik di Kampung tersebut. Hasil sosialiasasi dan pelatihan disambut antusias dan masyarakat berperan secara aktif dalam sosialisasi dan maupun praktek langsung sehingga dapat diadopsi secara baik
Penguatan Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga bagi Peningkatan Kesehatan Warga Bukit Sangkal Novianti, Rahmi; Indah Pusnita; Yana Mahdiana; Solihin; Firza Juita
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 15 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jpkm.v15i2.3725

Abstract

One of the public health issues in Bukit Sangkal, Palembang, is the underutilization of local resources such as Family Medicinal Plants (TOGA). The local community lacks awareness about the benefits of TOGA and has yet to optimize its cultivation and use in daily life. This community service program aims to empower residents through education and training on TOGA cultivation, utilization, and management as an alternative solution to support family health. The methods used include participatory counseling, hands-on field training, and ongoing assistance for residents of RT 30. The results show an increase in community knowledge and skills in cultivating and using TOGA. Several households have also begun independently managing TOGA in their home environments. Additionally, this activity produced educational outputs such as a simple TOGA handbook and short tutorial videos for sustainable use. In conclusion, TOGA empowerment in Bukit Sangkal has proven effective in promoting community health based on local potential. Keywords: TOGA, community health, empowerment, community service, medicinal plants
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI REVITALISASI POJOK BACA CERIA SEBAGAI RUANG SOSIAL-EDUKATIF INOVATIF Sri, Wage; Desi Aryani; Muslim Ansori; Wahidin; Feby Virzinia Dwiftra
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 15 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jpkm.v15i2.3736

Abstract

Abstract Community empowerment is an essential effort to improve human resource quality and foster community independence. Limited access to literacy resources and educational interaction spaces remains a significant challenge in many regions, including the location of this program. This activity aims to revitalize Pojok Baca Ceria as an innovative social-educational space to enhance reading habits, broaden information access, and encourage active community participation. The method applied a participatory approach involving the provision of reading facilities, literacy training, community mentoring, and optimizing the use of social spaces. The results indicate a significant improvement in reading interest, digital literacy skills, and community involvement in managing the reading corner independently. The program’s implication demonstrates that integrating education, literacy, and social spaces can create a sustainable empowerment ecosystem. In conclusion, the revitalization of the reading corner through innovation and collaboration effectively strengthens community literacy levels and fosters more productive social interactions. Keywords: community empowerment, reading corner, literacy, social space