cover
Contact Name
Rahmad Fauzi
Contact Email
udauzi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
udauzi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT
ISSN : 25274295     EISSN : 26146061     DOI : -
Jurnal Education and Development merupakan publikasi karya ilmiah dari hasil penelitian, pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, baik sosial, budaya dan lingkungan. Sebagai upaya untuk mewujudkan visi dan misi di Perguruan Tinggi. Jurnal Education and development mewadahi hasil pemikiran dan penelitian dalam peningkatan dan pengembangan secara berkesinambungan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Selain itu, dapat meningkatkan pengetahuan dan keilmuan. Jurnal Education And Development Terakreditasi Sesuai Dengan Keputusan Direktur Jendral Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia SK. Nomor 21/E/KPT/2018 Tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode I Tahun 2018, Jurnal Education and Development Berada Pada Peringkat 6 (Enam) Dengan Nomor Urut 15 (Lima Belas), Masa Berlaku Akreditasi selama 5 (lima) Tahun dan Akan Berakhir pada Tanggal 9 Juli 2023.
Arjuna Subject : -
Articles 2,683 Documents
MANAJEMEN PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN HIPMI (HIMPUNAN PENGUSAHA MUDA) DI KOTA PADANGSIDIMPUAN Yuli Eviyanti
Jurnal Education and Development Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v11i2.4746

Abstract

Kewirausahaan ialah konsep, sikap, maupun kemampuaun di dalam menciptakan hal-hal baru yang dibutuhkan dengan berlandaskan inovasi dan kreasi pada bidang sosial-ekonomi. Pengembangan suatu kewirausahaan tidak dapat dilepaskan suatu manajemen yang mumpuni. Dalam hal ini, keberadaan BPC. HIPMI Kota Padangsidimpuan tersebut dipandang sebagai bentuk manajemen kewirausahaan. Oleh sebab itu, manajemen kewirausahaan HIPMI di Kota Padangsidimpuan menjadi topik pembahasan penelitian ini. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif-kualitatif. Metode ini digunakan untuk memberikan gambaran empiris terkait manajemen kewirausahaan HIPMI di Kota Padangsidimpuan. Observasi, wawancara, serta dokumentasi dijadikan sebagai teknik pengumpulan data penelitian. Kemudian teknik analisis kualitatif (Model Miles dan Huberment) adalah teknik analisis yang dipakai untuk menganalisis data yang diperoleh melalui penelitian ini. Subjek dari penelitian ini adalah seluruh stakeholder yang terlibat di dalam manajemen kewirausahaan HIPMI di Kota Padangsidimpuan. Setting penelitian ini adalah BPC. HIPMI Kota Padangsidimpuan. Hasil penelitian ini menunjukkan, manajemen kewirausahaan HIPMI di Kota Padangsidimpuan telah dilaksanakan secara efektif dan efisien dengan menerapkan fungsi: 1) perencanaan; 2) pengorganisasian; 3) pelaksanaan; 4) pengawasan, dan 5) evaluasi. Fungsi-fungsi tersebut diimplementasikan terkait dengan program-program kewirausahaan yang dimotori oleh HIPMI Kota Padangsidimpuan, antara lain: coaching clinic kewirausahaan, wirausaha muda-mahasiswa, serta pendampingan usaha UMKM.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA BERBASIS SCIENCE, TECHNOLOGY, ENGINEERING AND MATHEMATICS (STEM) DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN PROBLEM SOLVING PADA SISWA SEKOLAH DASAR Arika Hary Cahyono; Muslimin Ibrahim; Nadi Suprapto
Jurnal Education and Development Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v11i2.4747

Abstract

Fokus penelitian ini ialah pengembangan perangkat pembelajaran berbasis Science, Technology, Engineering And Mathematics (STEM) untuk siswa kelas IV sekolah dasar dalam mata pelajaran IPA. Penelitian ini tujuannya ialah agar dapat menaikkan keterampilan peserta didk dalam berpikir kritis dan problem solving dengan melalui perangkat pembelajaran berbasis STEM. hasil kualitas produk dari perangkat pembelajaran terhadap aspek kevaliditasan untuk sebagian besarnya ialah dengan nilai V= 0,83 – 1 pada setiap item yang diukur, dengan demikian dapat dihasilkan kesimpulan bahwa produk ini sangat layak dan valid untuk digunakan. Berbagai produk dalam pengembangannya yang berlandaskan terhadap aspek kepraktisa ini mencakup dengan terlaksananya berbagai tahapan pembelajaran dari pendidik dan peserta didik dengan nilainya berturut-turut ialah 91% dan 86%, ini masuk dalam kategori yang sangat baik, kualitas produk pengembangan in berlandaskan terhadap aspek keefektivitas yang berlandaskan terhadap terdapatnya kemampuan berpikir kritis dan problem solving peserta didik yang meningkat. Hasil analisis data ini memperlihatkan bahwa ada peningkatan signifikan dalam hasil posttest peserta didik sesudah menjalani proses pembelajaran IPA berbasis Science, Technology, Engineering And Mathematics (STEM) dikomparasikan dengan hasil hasil pretest sebelum pembelajaran. Meliputi peningkatan ketuntasan klasikal hasil belajar yang semula 25% menjadi 82%. Dalam hal ini artinya ialah bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis dan problem solving peserta didik sesudah menjalani proses pembelajaran dengan mengimplementasikan dari perangkat pembelajaran IPA berbasis Science, Technology, Engineering And Mathematics (STEM)..
TANGGUNG JAWAB PEMERINTAH TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM DALAM MENYONGSONG INDONESIA EMAS 2045 Fitriani Fitriani; Hasan Basri; Ujang Dedih
Jurnal Education and Development Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v11i2.4753

Abstract

The purpose of this study is to discuss the government's responsibility for Islamic education in welcoming Indonesia Gold 2045. The qualitative research method is in the form of library research. The results of this study illustrate that the government is responsible for Islamic education, this is indicated by the provision of scholarships. Some of the scholarships provided by the government include: the Rising Indonesia Scholarship (BIB) in collaboration with the Education Fund Management Institute (LPDP) to be realized in 2022, 5000 Domestic and International Doctoral Scholarships, Indonesia Smart College Card Scholarship (KIP-K), Islamic Higher Education Affirmation Scholarships (ADIKTIS), Scholarships to study in Egypt, Madrasa Teacher Scholarships, PAI Teacher Scholarships at Schools, Scholarship Program for Students with Achievement (PBSB) which has been running since 2005, Scholarships for Ulama Cadres, and other scholarships. This research concludes that the government, especially the Ministry of Religion is trying to provide educational facilities for Muslims to continue their studies as an effort to prepare Human Resources (HR) who are ready to welcome Indonesia Golden 2045. In addition, education that is built must be based on Islamic education which pays attention to aspects monotheism, morals, physical, intellectual, psychological, social and sexual.
FILSAFAT ILMU SEBAGAI LANDASAN PENELITIAN SOSIAL Dessy Dwisusila; Muhammad Zaim; Harris Effendi Thahar
Jurnal Education and Development Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v11i2.4782

Abstract

The philosophical study of social research is an important dimension of social science that has been positioned to analyze the problem description of social science and its relationships. This research describes social phenomena in the natural sciences and deals with the intellectual influence of various aspects of social science knowledge on the social world. Social research boils down to debating legitimate studies through a philosophical approach. The method used is content and qualitative analysis. Secondary data is taken and collected from various print sources such as newspapers, publications, books, articles. The results can be concluded that the philosophy of science is treated as a fundamental basis of social scientific research that analyzes research techniques from an analytical point of view of the truth and reality of the social world. Philosophy of social science deals with the general meaning of things and is centered on shared experiences about the social world in which people's perspectives differ from one another. Social science has always been multiperspective and multicultural which facilitates in making various claims about the best way to understand the social world
ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA PADA MATERI HIMPUNAN DI SMP N 3 DHARMA CARAKA TELUKDALAM T.P 2021/2022 Rohpinus Sarumaha
Jurnal Education and Development Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v11i2.4812

Abstract

Jika siswa memiliki kemampuan pemahaman konsep matematik yang baik maka mampu menyelesaikan permasalahan matematika, demikian sebaliknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan pemahaman konsep matematik siswa dalam menyelesaikan permasalahan himpunan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMP N 3 Dharma Caraka Telukdalam berjumlah 32 orang. Penelitian ini dibatasi pada kemampuan pemahaman konsep matematika siswa dengan materi himpunan. Teknik pengumpulan data adalah pemberian tes. Instrumen tes berjumlah 5 soal dan digunakan untuk mengetahui kemampuan kemampuan pemahaman konsep dengan indikator menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematik dan menerapkan konsep secara algoritma dalam pemecahan masalah dengan baik. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, kemampuan pemahaman konsep tergolong rendah karena siswa tidak memahami permasalahan, salah memaknai suatu simbol, salah dalam mengoperasikan bilangan, tidak mampu menyajikan konsep himpunan dalam berbagai bentuk representasi matematik, tidak mampu menerapkan konsep operasi himpunan secara algoritma dalam pemecahan masalah. Peneliti menyarankan agar pembelajaran matematika lebih ditekankan pada penanaman konsep dasar matematika, siswa diharapkan lebih aktif, kreatif pada proses pembelajaran serta melatih kemampuan matematika dengan konteks yang beragam, guru diharapkan mendiagnosa kemampuan awal siswa agar memahami kemampuan dasar siswa serta perencanaan pembelajaran untuk perbaikan lebih terarah.
PENGARUH KEPEMIMPINAN, LINGKUNGAN KERJA DAN KOMPENSASI TERHADAP KEPUASAN KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN LABUHANBATU UTARA Candra Kirana Ritonga; Syaiful Bahri; Darma Aditya
Jurnal Education and Development Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v11i2.4837

Abstract

Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan, lingkungan kerja dan kompensasi terhadap kepuasan kerja Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Kabupaten Labuhanbatu Utara. Adapun yang menjadi rumusan masalah penelitian ini adalah “Apakah kepemimpinan, lingkungan kerja dan kompensasi berpengaruh terhadap kepuasan kerja Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara”. Dalam penelitian ini data dikumpulkan melalui metode kuesioner terhadap 140 orang Pegawai Negeri Sipil dalam hal ini Pejabat Administrator (Eselon III) untuk mengetahui tanggapan responden terhadap masing-masing variabel. Kemudian dilakukan analisis terhadap data-data yang diperoleh berupa uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi berganda, uji hipotesis secara simultan, uji hipotesis secara parsial dan koefisien determinasi. Adapun hasil penelitian ini adalah : uji secara parsial bahwa variabel kepemimpinan, lingkungan kerja dan kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai, sedangkan uji secara simultan bahwa variabel kepemimpinan, lingkungan kerja dan kompensasi secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Kabupaten Labuhanbatu Utara.
PENGARUH KEPEMIMPINAN SITUASIONAL, BUDAYA ORGANISASI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA PEGAWAI PADA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN LABUHANBATU UTARA Sahrial Ritonga; Syaiful Bahri; Muis Fauzi Rambe
Jurnal Education and Development Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v11i2.4838

Abstract

Adapun latar belakang penelitian ini adalah ketidak puasan pewagai pada Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu Utara, yang mana hal tersebut diduga disebabkan oleh Kepemimpinan Situasional, Budaya Organisasi dan Lingkungan Kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis Pengaruh Kepemimpinan Situasional, Budaya Organisasi dan Lingkungan Kerja terhadap Kepuasan Kerja Pegawai pada Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu Utara. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah Pegawai Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu Utara , Sebanyak 43 Pegawai sedangkan sampel dalam penelitian ini menggunakan Nonprobability sampling atau Sampling Jenuh sebanyak 43 Pegawai. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik Daftar Pertanyaan melaui menyebarkan angket/quesioner. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan Uji regresi Linier Berganda, Uji Hipotesis (Ujit dan Uji F), dan Koefisien Determinasi. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa secara langsung Pengaruh Kepemimpinan Situasional, Budaya Organisasi dan Lingkungan Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja Pegawai Pada Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu Utara
PERLINDUNGAN HUKUM BAGI WARGA NEGARA INDONESIA TERHADAP PEROLEHAN HAK MILIK ATAS SATUAN RUMAH SUSUN OLEH WARGA NEGARA ASING Alya Nadia Saraswati; Faiz Suroyya; Ian Tri Anugrah; Mike Ayu Wulandari
Jurnal Education and Development Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v11i2.4905

Abstract

Kepadatan penduduk khususnya di perkotaan tidak hanya karena bertambahnya penduduk namun juga disebabkan adanya warga negara asing (WNA) yang memiliki pekerjaan atau berusaha berada di Indonesia. Hal tersebut pula yang menyebabkan semakin meningkatnya permintaan akan kebutuhan rumah tempat tinggal baik yang horizontal maupun vertikal berupa rumah susun. Tempat tinggal serupa itu tidak hanya dibutuhkan bagi warga negara Indonesia, tapi juga bagi WNA yang tinggal di Indonesia karena alasan kepraktisannya namun dengan fasilitas yang lengkap. Kepemilikan rumah susun untuk WNA diperkuat dengan diundangkannya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UU Cipta Kerja). UU Cipta Kerja dicabut dan dinyatakan tidak berlaku dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja. Dalam Perpu tersebut pada Pasal 144 menyatakan bahwa satuan rumah susun dapat diberikan kepada WNA yang memiliki izin. Adanya ketentuan ini dari awal telah menimbulkan pro dan kontra di masyarakat, karena dinilai menguntungkan WNA. Oleh karena itu kajian ini dibuat bertujuan untuk menganalisis konsep kepemilikan satuan rumah susun oleh WNA serta perlindungan hukum yang diberikan oleh pemerintah terhadap WNI atas kepemilikan satuan rumah susun oleh WNA. Guna memecahkan permasalahan hukum dalam kajian ini menggunakan pendekatan undang-undang (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Hasil penelitian ini menemukan bahwa WNA hanya dapat memiliki rumah susun yang dibangun diatas tanah Hak Pakai, serta dengan jenis rumah susun komersial saja. Batasan ini ditetapkan guna melindungi hak-hak WNI
AKIBAT HUKUM NOTARIS YANG MELAKUKAN PENANDATANGANNYA AKTA DI LUAR WILAYAH JABATAN NOTARIS Chintya Ainun Khasanah; Adiyatma Yusuf Satoto; Muhammad Harits Anwar
Jurnal Education and Development Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v11i2.4921

Abstract

Penandatanganan akta Notaris di luar kantor dan tempat kedudukan Notaris sepanjang masih dalam wilayah jabatannya, maka perbuatan tersebut tidak melanggar hukum dan telah sesuai peraturan perundang–undangan. Penandatanganan akta diluar kantor harus tetap memperhatikan ketentuan Pasal 38 ayat 4 huruf b UUJN. Tidak terpenuhinya ketentuan dalam Pasal 38 ayat 4 huruf b UUJN mengakibatkan Notaris wajib bertanggung jawab atas kerugian yang mungkin akan timbul dikarenakan akta Notariil terdegradasi dan bernilai sebagai akta dibawah tangan. Dan apabila Notaris dalam menjalankan tugas jabatannya terdapat kesalahan ataupun kekeliruan dan melanggar ketentuan UUJN, maka dapat dikenai sanksi yaitu sanksi kode etik, perdata, administratif, dan terlebih lagi dapat dikenakan sanksi pidana. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis tentang akibat hukum bagi Notaris yang melakukan penandatangan akta diluar kantor jabatannya serta keotentisitas akta Notaris yang penandatanganan diluar kantor jabatan Notaris. Kajian penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan serta pendekatan konseptual. Teknik pengumpulan bahan hukum menggunakan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa definisi mengenai frasa “alasan-alasan tertentu” merupakan suatu alasan yang di perbolehkan oleh Undang-Undang. Jika pelanggaran terhadap Pasal tersebut dilakukan, maka tidak serta mempengaruhi keotentikkan sebuah akta dikarenakan Notaris berwenang membuat akta diluar kantor atau diluar tempat kedudukannya selama masih berada di wilayah jabatan. Apabila Notaris dalam menjalankan tugas jabatannya terdapat kesalahan ataupun kekeliruan dan melanggar ketentuan UUJN, maka dapat dikenai sanksi yaitu sanksi kode etik, perdata, administratif, dan terlebih lagi dapat dikenakan sanksi pidana
BETON PERCEPATAN MENGGUNAKAN SEBAGIAN AGREGAT HALUS PASIR BESI PESISIR PANTAI SELATAN KEBUMEN Muhamad Setya Budi; Dyah Widi Astin
Jurnal Education and Development Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v11i2.5017

Abstract

Dalam era kemajuan teknologi konstruksi beton, sumber daya alam yang menyusun beton semakin menyusut, sehingga diperlukan inovasi untuk menggantikan sebagian dari agregat dengan material alternatif yang memiliki karakteristik hampir sama. Salah satu material alternatif yang mungkin digunakan adalah pasir besi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan pasir besi sebagai pengganti sebagian campuran dalam pembuatan beton dengan percepatan 0%, 10%, 15%, dan 19% dari berat agregat halus, dengan bahan yang diperoleh dari pesisir pantai selatan Kebumen dan sungai Luk Ulo Kebumen. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Teknik PT Karya Adi Kencana Kebumen menggunakan standar SNI 03-2834-2000 dengan batas minimal pengujian kuat tekan dan kuat lentur beton. Sampel beton berbentuk silinder dan kubus digunakan untuk menguji karakteristik beton campuran sebagian agregat halus dengan pasir besi pada beton percepatan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa beton dengan sebagian pasir besi 10% pada umur 7 hari memiliki kekuatan maksimal sebesar 30,90 Mpa, yang memenuhi standar SNI, dan kekuatan lentur beton yang dihasilkan melebihi batas yang diharapkan yaitu Fs 45. Oleh karena itu, material penyusun beton dari pesisir pantai selatan Kebumen dan Sungai Luk Ulo Kebumen selatan dapat dianggap sebagai beton kualitas sedang. Penggunaan material alternatif seperti pasir besi dapat membantu menjaga ketersediaan sumber daya alam dan mengurangi dampak negatif dari beton, sehingga dapat meningkatkan nilai beton tersebut.

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 3 (2025): Vol 13 No 3 September 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 1 Januari 2025 Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024 Vol 12 No 2 (2024): Vol 12 No 2 Mei 2024 Vol 12 No 1 (2024): Vol 12 No 1 Januari 2024 Vol 11 No 3 (2023): Vol. 11 No.3.2023 Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023 Vol 11 No 1 (2023): Vol.11 No.1. 2023 Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022 Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022 Vol 10 No 1 (2022): Vol.10. No.1 2022 Vol 9 No 4 (2021): Vol.9 No.4 2021 Vol 9 No 3 (2021): Vol.9.No.3.2021 Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021 Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021 Vol 8 No 4 (2020): Vol.8.No.4.2020 Vol 8 No 3 (2020): Vol.8.No.3.2020 Vol 8 No 2 (2020): Vol.8.No.2.2020 Vol 8 No 1 (2020): Vol.8.No.1.2020 Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019 Vol 7 No 3 (2019): Vol.7.No.3.2019 Vol 7 No 2 (2019): Vol.7.No.2.2019 Vol 7 No 1 (2019): Vol.7.No.1.2019 Vol 6 No 3 (2018): Vol.6.No.3.2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol. 6. No.2 Oktober 2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol.6.No.2.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol.6.No.1.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol. 6. No.1 Oktober 2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5. No. 2 Juli 2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5.No.2.2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5. No.1 Juli 2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5.No.1.2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol.4.No.2.2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 April 2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4.No.1.2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4. No.1. April 2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3 No.2 Januari 2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3.No.2.2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3.No.1.2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3. No. 1. Januari 2018 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 4 (2017): Vol. 4 No. 4 Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 4 (2016): Vol. 3 No. 4 Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 2 No 7 (2016): Vol. 2 No. 7 Agustus 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 More Issue