cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Penamas Adi Buana
ISSN : 26225727     EISSN : 26225395     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 268 Documents
PELATIHAN PEMBUATAN LANDING PAGE PERSONAL BRANDING DI SMKN 1 KAMAL BANGKALAN MADURA Gaguk Suprianto; Hariadi Yutanto; Sinarring Azi Laga; Iqbal Ramadhani Mukhlis; Heri Supriyanto
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 8 No 02 (2025): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol8.no02.a8971

Abstract

Curriculum vitae (CV) adalah dokumen yang mencatat informasi tentang seorang individu, termasuk riwayat hidup dan kualifikasi. Didalamnya terdapat gambaran singkat tentang pendidikan dan pengalaman profesional seseorang, yang unik untuk setiap individu. Di era digital, landing page untuk CV merupakan salah satu tren baru dalam memperkenalkan diri kepada calon employer. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini yaitu untuk menyelenggarakan pelatihan landing page yang memuat informasi individu dalam bentuk CV digital agar para siswa dapat menyimpan informasi individu, rekam pendidikan dan rekam karya yang tersusun rapi. Kegiatan pelatihan ini berlangsung di SMKN 1 Kamal Bangkalan Madura. Teknologi yang digunakan dalam membuat landing page yaitu Google Site dan Adobe Firefly dimana penggunaanya cukup mudah untuk digunakan siswa. Pendekatan yang diterapkan dalam kegiatan ini meliputi tahapan persiapan berupa survei dan observasi di sekolah, tahap pelaksanaan berupa kegiatan pelatihan pembuatan landing page CV dengan strategi pemasaran digital dan tahap kegita berupa evaluasi kegiatan dan narasumber pelatihan. Hasil dari kegiatan pelatihan ini bagi siswa secara keseluruhan dapat memeberikan manfaat bagi siswa untuk menyimpan rekam karya sebagai personal branding yang dapat digunakan untuk mencari pekerjaan dan mendaftar ke perguruan tinggi.
MEMBANGUN KEBERLANJUTAN UMKM MAKANAN DAN MINUMAN BERBASIS MANAJEMEN KEUANGAN DI KELURAHAN SEPANJANG – TAMAN – SIDOARJO Taudlikhul Afkar; Sugijanto; Siti Samsiyah; Fauziyah; Suharyanto; Siska Wulandari; Fadilah Puspita
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 8 No 01 (2024): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol8.no01.a8986

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh Tim Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas PGRI Adi Buana Surabaya dan dibantu oleh mehasiswa tujuannya adalah untuk membangun keberlanjutan usaha atau bisnis makanan dan minuman yang telah dijalankan oleh para pelaku UMKM di Kelurahan Sepanjang-Taman-Sidoarjo dengan memperhatikan pengelolaan keuangannya. Konsep keberlanjutan UMKM berbasis manajemen keuangan ini disampaikan pada para pelaku UMKM supaya dapat dipahami dan diterapkan dalam mengelola usaha dengan memperhatikan segala bentuk pengelolaan keuangan karena masih banyak yang perlu dilakukan ketika sebuah bisnis dijalankan tanpa mengetahui keuangannya. Tindakan tersebut bertujuan untuk menjaga keberlanjutan usaha serta kehati-hatian dalam mengelola sebuah usaha. Metode yang diguanakan dalam pengabdian masyarakat ini diawali dengan adanya survey, kemudian pelaksanaan dengan cara memberikan penyuluhan dan pendampingan, selanjutnya melakukan evaluasi sebagai bentuk usaha perbaikan UMKM makanan dan minuman dalam mengelola keuangan usaha. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini diperoleh bahwa pelaku UMKM makanan dan minuman di Kelurahan Sepanjang-Taman-Sidoarjo sekarang telah memahami tenatang pengelolaan keuangan untuk keberlanjutan bisnisnya. Pemahaman yang diterapkan berupa mulai membuata administrasi keuangan melalui pencatatan kas dari hasil pembelian dana penjualan, kemudian melakukan pemisahan keuangan pribadi dan keuangan bisnis supaya diketahui berapa besar keuntungan dari bisnis yang dijalankan sehingga dapat diketahui tingkat keberlanjutan bisnis makanan dan minuman yang dijalankan
SOSIALISASI DAN PENDAMPINGAN PENENTUAN HARGA JUAL, PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN DAN PENGELOLAAN MEDIA SOSIAL PADA UMKM JASA LAUNDRY DI BANYU URIP. Lutfia khairani; Haikal Ardinata Baharuddin; Manda Destara Prameswari; Dwi Putri Agustin; Kiki Erlita Noviantika; Angger Tri Pujasari; Risdiana Puspita; Muhammad Benito Awaludin Robani; Ade Irma Suryani Lating; Mohammad Dliyaul Muflihin
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 8 No 01 (2024): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol8.no01.a9164

Abstract

UMKM merupakan usaha mikro kecil menengah, saat ini UMKM mengalami perkembangan pesat di setiap daerah, khususnya daerah surabaya barat. Dimana pada objek sosialisasi dan pendampingan kami yaitu UMKM laundry yang menyediakan jasa laundry dengan harga terjangkau dan berkualitas bagi masyarakat. UMKM laundry memiliki peran penting dalam perekonomian lokal dikarenakan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan jasa laundry seiring dengan gaya hidup yang sibuk dan praktis. Hal ini menunjukkan semakin besar pendapatan yang diterima maka semakin meningkat juga biaya operasional yang dikeluarkan. Akan tetapi, pada objek yang kami observasi masih menerapkan sistem penganggaran yang sederhana (manual) serta kurangnya strategi pemasaran dan penggunaan teknologi secara efektif. Hal ini menyebabkan keterbatasan dalam efisiensi operasional dan daya saing usaha. Melalui pendekatan kualitatif, data dikumpulkan dari wawancara dengan pemilik UMKM laundry. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan UMKM laundry sangat dipengaruhi oleh kemampuan manajerial dalam mengelola anggaran dan penerapan strategi pemasaran digital. Adopsi teknologi seperti aplikasi mobile untuk pemesanan dan pembayaran terbukti dapat meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing usaha, namun belum sepenuhnya dimanfaatkan oleh UMKM yang diamati. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pelaku UMKM laundry untuk meningkatkan kualitas sistem penganggaran, mengembangkan strategi pemasaran yang efektif, dan memanfaatkan teknologi secara optimal guna mempertahankan dan meningkatkan pangsa pasar
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN MANAJEMEN LAKTASI PADA KADER, IBU HAMIL DAN IBU MENYUSUI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TANAH KALI KEDINDING SURABAYA Fidatul Jamila; Zummatul Atika; Zumrotul Ula; Setiya Hartiningtiyaswati
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 8 No 01 (2024): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol8.no01.a9172

Abstract

Organisasi kesehatan dunia (WHO) menyatakan bahwa ASI merupakan sumber nutrisi terbaik bagi bayi dan batita atau bayi dibawah usia tiga tahun. Pemerintah telah mencanangkan program pemberian ASI eksklusif untuk meningkatkan status gizi bayi dan balita. Keberhasilan pemberian ASI eksklusif tidak lepas dari pengetahuan msyarakat tentang manajemen laktasi baik pada ibu hamil, ibu menyusui maupun kader. Kader posyandu memiliki fungsi penting dalam melakukan pelayanan kesehatan seperti mengadakan penyuluhan serta memberikan informasi tentang kesehatan ibu dan anak serta mematau pertumbuhan anak,balita. Angka keberhasilan pemberian ASI di wilayah kerja Puskesmas Tanah Kali Kedinding masih belum sesuai dengan target yang ditetapkan dari dinas Kesehatan Kota Surabay, hal ini disebabkan beberapa faktor yang mempengaruhi rendahnya pemberian ASI eksklusif diantaranya adalah kurangnya pengetahuan mengenai laktasi dan faktor psikologis. Hal inilah yang mendorong diadakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil, ibu menyusui dan kader tentang manajemen laktasi. Kegiatan ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Tanah Kali Kedinding, Kota Surabaya pada tanggal 14 Mei 2024. Kegiatan ini dilakukan menggunakan media laptop, proyektor serta alat peraga atau phantom payudara. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan nilai rata – rata yaitu nilai rata – rata pre test sebesar 66,13 dan nilai rata – rata post test 72,8
PENTINGNYA PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN DESA DI DESA ORINGBELE,KECAMATAN,WTIHAMA,KABUPATEN,FLORES TIMUR yusuf widu; Apolonais Gai; Yohana Fransiska Medho
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 8 No 02 (2025): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol8.no02.a9282

Abstract

  Partisipasi masyarakat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) adalah  kunci untuk memastikan bahwa pembangunan desa sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi warga. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengkaji tingkat partisipasi masyarakat dalam Musrenbangdes di Desa Oringbele. Penulis menemukan bahwa tingkat partisipasi masyarakat dalam musrenbangdes di Desa Oringbele masih rendah. Warga masyarakat yang hadir hanya 39Orang Warga yang hadir juga cenderung minim menyumbang gagasan tentang pembangunan desa. Penulis merekomendasikan kepada Pemerintah Desa Oringbele untuk lebih aktif dalam melibatkan warga masyarakat musrenbangde. Hasil dari Sosialisasi pelaksanaan pengabdian dalam bentuk pembinaan ini dapat meningkatkan motivasi masyarakat untuk terus berinovasi dalam upaya meningkatkan kreativitas dalam sektor pembangunan dan khususnya pentingnya partispasi masyarakat dalam musrenbangdes sehingga dapat mingkatkan pemahaman kepada masyarakat.Musrenbangdes  menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat di Desa Oringbele masih Sangat rendah karena kurangnya sosialisasi dan pemahaman mengenai pentingnya Musyawarah perencanaan pembangunan desa. Pelaksanaan Sosialisasi Musrenbangdes bertujuan untuk memastikan bahwa semua pihak yang terlibat memahami tujuan, proses, dan manfaat dari Musrenbangdes itu sendiri,Meningkatkan pemahaman masyarakat desa tentang pentingnya partisipasi dalam perencanaan pembangunan desa, Partisipasi masyarakat dalam pembangunan merupakan aktualisasi kesediaan dan kemauan anggota masyarakat untuk berkorban, serta partisipasi dalam pelaksanaan program.
PELATIHAN KREASI INOVASI PRODUK NUGGET BERBAHAN DASAR DAGING BAGI KELOMPOK USAHA BERSAMA DI DESA WONOREJO Hari Minantyo; Wirawan Dwi Radianto; Kristian Agung Nugraha
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 8 No 02 (2025): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol8.no02.a9287

Abstract

Kelompok usaha bersama di Desa Wonorejo, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang merupakan roda penggerak bagi ibu-ibu untuk melakukan usaha bersama di bidang kuliner dengan memanfaatkan bahan pangan lokal setempat. Usaha bersama ini dengan harapan untuk menambah pendapatan keluarga dan bisa dijadikan oleh-oleh jika ada wisatawan yang berkunjung ke Desa Wonorejo. Metode Pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan melalui beberapa tahap yaitu survei, membuat standar resep, uji coba membuat produk dan pelatihan. Hasil pelatihan berdasarkan kuesioner dengan 10 jenis pernyataan peserta memberikan nilai setuju dan sangat setuju.
PENTINGNYA PENCEGAHAN STUNTING MELALUI SOSIALISASI DENGAN PEMANFAATAN PUDING DAUN KELOR PADA MASYARAKAT DI DESA LAMABLAWA KECAMATAN WITIHAMA KABUPATEN FLORES TIMUR Jefrinando William Kiik; Mikael Tomas Susu
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 8 No 01 (2024): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol8.no01.a9330

Abstract

Stunting merupakan kondisi yang di tandai dengan kurangnya tinggi dan berat badan anak apa bila dibandikan dengan anak-anak seusianya, organisasi kesehatan dunia World Health Organization (WHO) memperkirakan 178 juta anak di bawah usia 5 tahun mengalami kecacatan akibat disabilitas. Data prevalensi stunting pada anak balita yang di kumpulkan oleh WHO Indonesia masih di atas 20% di bawah target WHO yang kurang dari 20%. Angka stunting di Indonesia pada tahun 2023 tercatat sebesar 21,5% ,hanya turun 0,1% dari tahun sebelumnya sebesar 21,6%. tujuan dari pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya gizi yang baik bagi pertumbuhan anak-anak belita melalui sosialisasi ini diharapkan masyarakat dapat memahami praktik gizi yang sehat. Kegitan pengabdian ini di laksanakan pada tanggal 7 Mei 2024 di balai desa lamablawa, Metode pelaksanaan kegiatan ini dengan memberikan penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan pada ibi-ibu kader posyandu dan ibu-ibu belita dan peserta yang hadir dalam kegiatan pengabdian ini berjumlah 26 peserta. Tahapan kegitan ini meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan pendampingan. Hasil dari pengabdian ini ibu-ibu belita sudah memahami tentang pentingnya pencegahan stunting,  peningkatan asupan gizi pada anak belita yang seimbang dan perbakian akses terhadap pangan bergizi dan juga dalam pemanfaatan pembuatan puding daun kelor untuk menambah asupan gizi pada anak balita. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta, dengan rata-rata skor tes mencapai 81%. Setelah kegiatan pengabdian, 85% peserta memahami dengan baik konsep stunting, 78% mampu mempraktikkan pembuatan puding daun kelor dengan benar, dan 82% memiliki pemahaman yang memadai tentang pentingnya gizi seimbang. Berdasarkan hasil evaluasi diatas dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan efektivitas program dalam meningkatkan kapasitas peserta untuk mencegah stunting di Desa Lamablawa
PENGEMBANGAN POLINDES MENJADI LAKTASI CENTER DI DESA KARANG ENTANG, KWANYAR, BANGKALAN, MADURA Fauziyatun Nisa; Farida Umamah; Paramitha Nerisafitra
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 8 No 01 (2024): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol8.no01.a9569

Abstract

Rendahnya capaian ASI eksklusif serta mempertimbangkan dampak kejadian stunting yang dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak sehingga perlu adanya berbagai upaya untuk melakukan terobosan dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Tujuan umum dalam kegiatan ini adalah mendirikan pusat informasi dan fasilitas tata laksana laktasi center yang dikelola oleh kader kesehatan sebagai upaya meningkatkan capaian ASI eksklusif dan status gizi bayi dan balita di desa Karang Entang dalam upaya pemanfaatan Polindes sebagai pusat rujukan kesehatan ibu dan bayi melalui laktasi center. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, pelatihan dan pendampingan terkait tata kelola laktasi center (Manajemen laktasi, terapi komplementer dan aplikasi e laktasi) dengan mengukur indikator capaian menggunakan kuesioner pre tes dan post tes. Hasil yang didapat adalah perubahan tingkat pengetahuan sebelum edukasi sebesar 41% baik dan setelah edukasi menjadi 100% tingkat pengetahuan baik. Sedangkan keterampilan ibu dalam memberikan ASI eksklusif serta memberikan kemudahan untuk akses informasi tentang ASI melalui sosialisasi E-laktasi dari 29% menjadi 65%. Kesimpulan kegiatan ini adalah Pengembangan Polindes menjadi Laktasi Center merupakan upaya konkret untuk meningkatkan layanan kesehatan ibu dan anak di wilayah pedesaan.
Pelatihan Pembuatan Pesawat Outdoor Hand Launched Glider (OHLG) Pada Siswa SMAN 2 Playen Gunungkidul Gunawan Gunawan; Bangga Dirgantara Adiputra; Maria Asumpta Deny Kusumaningrum; Suhanto Suhanto; Marni Astuti; Riani Nurdin; Uyuunul Mauidzoh; Rully Medianto
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 8 No 02 (2025): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol8.no02.a9649

Abstract

Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Playen yang terletak di Kecamatan Playen, Kabupaten Gunung Kidul mempunyai tujuan untuk mengembangkan bakat dan potensi peserta didik melalui program pengembangan diri dan program Kelas Khusus Olahraga. Namun saat ini bidang olah raga dirgantara khususnya aeromodelling belum ada baik berdasarkan kurikuler maupun ekstrakurikuler. Solusi untuk mengatasi permasalahan diatas, maka diperlukan pendampingan pada siswa SMAN 2 Playen, agar dapat menambahkan kegiatan olah raga lain di bidang aeromodelling khususnya menerbangakan pesawat Outdoor Hand Launched Glider (OHLG). Untuk itu perlu diadakan pelatihan pembuatan Pesawat OHLG pada siswa SMAN 2 Playen, Gunungkidul. Model OHLG atau yang lebih sering disebut dengan Chuck Glider adalah model yang dirancang untuk terbang bebas dengan daya yang ada pada model itu dilempar dengan tangan manusia agar mencapai ketinggian tertentu untuk memulai penerbangannya. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini yaitu ceramah dan tanya jawab, praktik pembuatan pesawat OHLG, dan praktik menerbangkan pesawat OHLG. Hasil diperoleh dari pengabdian masyarakat ini yaitu siswa antusias dalam mengikuti kegiatan sehingga pengetahuan siswa pesawat OHLG dengan nilai “baik” naik dari 24% menjadi 62%, sedangkan nilai “sangat baik” naik dari 8% menjadi 14%. Siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Playen juga mampu membuat dan menerbangkan Pesawat Outdoor Hand Launched Glider (OHLG).
PENDEKATAN FUN LEARNING DALAM EDUKASI SEKSUAL UNTUK ANAK PEKERJA MIGRAN MALAYSIA MELALUI MEDIA BONEKA IKONIK Holy Ichda Wahyuni; Endah Hendarwati; Ishmatun Naila
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 8 No 02 (2025): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol8.no02.a9760

Abstract

Permasalahan mendasar yang dihadapi oleh anak-anak di SB Muhammadiyah Kepong adalah sebagian besar dari mereka merupakan anak TKI yang tidak memiliki dokumen administrasi pendidikan yang lengkap di Malaysia, sehingga sulit untuk mengakses pendidikan formal. Permasalahan yang sering dihadapi oleh anak TKI adalah kesibukan orang tua yang bekerja. Minimnya pendampingan orang tua dalam tumbuh kembangnya menyebabkan mereka kurang pengawasan sehingga berada pada posisi yang rentan terhadap kekerasan seksual. Program ini bertujuan untuk memberikan edukasi pencegahan kekerasan seksual pada anak dengan pendekatan yang sesuai dan ramah usia, memanfaatkan popularitas Barbie di kalangan anak-anak. Melalui metode penyuluhan dan edukasi yang menggabungkan bercerita, bernyanyi, serta permainan interaktif, anak-anak diajak memahami bagian tubuh yang tidak boleh disentuh serta tindakan yang harus diambil jika mengalami kekerasan. Tahapan pelaksanaan meliputi sosialisasi kepada pengurus, penyuluhan interaktif, icebreaking, dan penggunaan boneka dalam proses pembelajaran. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman siswa mengenai materi yang disampaikan, terlihat dari kemampuan mereka menjawab dengan benar dalam post-test. Kegiatan ini diakhiri dengan deklarasi pencegahan kekerasan seksual sebagai upaya membangun sekolah ramah anak, sekaligus mengubah paradigma tabu pendidikan seksual di kalangan guru dan masyarakat setempat. Program ini menggarisbawahi pentingnya keterlibatan figur guru dalam pembentukan sikap positif pada siswa serta perlunya edukasi sejak dini dalam mencegah kekerasan seksual pada anak