cover
Contact Name
Andes Fuady
Contact Email
andes@um-tapsel.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
maratabe@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25981218     EISSN : 25981226     DOI : -
Martabe Journal -Jurnal Pengabdian Masyarakat, published by Institute of Research and Community Service Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan. This journal contains the results of publication lecturers to the community of agrokompleks, Teacher Training and Science of teknosains, and sosbudkum and published twice a year ie in April and October.
Arjuna Subject : -
Articles 5,030 Documents
PENERAPAN TENAGA LISTRIK SOLAR CELL UNTUK LAMPU PENERANGAN JALAN UMUM DI KP. CILIMUS DESA PADAASIH KECAMATAN CISARUA KABUPATEN BANDUNG BARAT Zul Fakhri; Ahmad Daelami; Atik Charisma; Nivika Tifani Somantri
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i1.259-264

Abstract

Pemerintah mulai beralih menggunakan energi terbarukan sebagai pembangkit listrik seperti pembangkit listrik tenaga surya. Penerangan Jalam Umum (PJU) solar cell adalah salah satu aplikasi dari pembangkit energi listrik tenaga surya. Sistem ini menjadi solusi penerangan jalan umum untuk daerah yang belum terjangkau enegi listrik dari PLN. Minimnya penerangan jalan umum PJU di sejumlah wilayah di Kabupaten Bandung Barat (KBB) banyak dikeluhkan warga. Kondisi jalan yang gelap karena tidak terpasang PJU, mulai dari Kecamatan Padalarang, Ngamprah, Cikalongwetan, Batujajar, Cihampelas, Sindangkerta, Rongga, Gununghalu, Cisarua, dan Lembang. Tim Pengabdian Kepada Masayarakat (PKM) Teknik Elektro Universitas Jenderal Achmad Yani melalui kegiatan PKM ini memasang  PJU solar  cell di Kp. Cilimus, RT.01 dan 02 RW.06 Desa Padaasih, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat pada 4 titik. Selain itu tim PKM juga memberikan penyuluhan terkait perawatan PJU solar cell. Penyuluhan ini diharapkan agar usia PJU solar cell lebih tahan lama.
PERLAKUAN TERHADAP BUNGA JANTAN SEBELUM DILAKUKAN PENYADAPAN SEBAGAI SUMBER NIRA Darmadi Erwin Harahap; Syawaluddin Syawaluddin; Mukhlis Mukhlis; Amir Mahmud
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i2.729-733

Abstract

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka  mensosialisasikan bagaimana memperlakukan bunga jantan sebelum dilakukan penyadapan terhadap tanaman aren sebagai sumber nira. Metode pendekatan yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini dengan cara Sosialisasi yang terdiri dari metode ceramah, diskusi, dan workshop (pelatihan). Hasil yang diperoleh setelah dilakukan kegiatan ini adalah : Meningkakan  pengetahuan serta keterampilan pada masyarakat petani aren di Desa Sialaman, membantu masyarakat petani aren tentang bagaimana penanganan yang baik terhadap bungan jantan sebagai sumber nira sebelum dilakukan penyadapan dan memberikan solusi sebagai sumber pendapatan bagi masyarakat petani aren.
PENYULUHAN TENTANG BAHAYA RIBA BAGI PELAKU USAHA KECIL DI KABUPATEN KARAWANG Grasia Kurniati; Rani Apriani; Candra Hayatul Iman
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i1.184-193

Abstract

Di Indonesia khususnya Karawang salah satu jenis usaha yang berkembang dalam masyarakat adalah pelaku usaha yang memiliki modal usaha kecil, dimana merupakan suatu kegiatan bisnis yang bergerak di berbagai bidang usaha tertentu. Pelaku usaha dengan modal usaha kecil dikenal sebagai usaha yang mampu mengatasi pengangguran dan kemiskinan. Menjadi pengusaha saat ini semakin mudah, begitu juga untuk mendapatkan modal usaha. Untuk mendapatkan modal usaha tidak jarang malah dapat mendadi sumber kehancuran usahanya, sebab tidak semua pinjaman untuk modal usaha memiliki dampak yang baik. Hal ini umumnya kerap dialami oleh kalangan pelaku usaha kecil dan menengah. Pelaku usaha terkadang memanfaatkan layanan peminjaman modal yang ditawarkan oleh berbagai pihak salah satuya rentenir. Rentenir umumnya memberi syarat yang mudah dipenuhi. Namun, hanya sedikit yang menyadari kalau pinjaman modal tersebut merupakan awal kemunculan dari bahaya riba. Tidak hanya menyangkut diri sendiri, tapi juga keluarga dan orang-orang terdekat. Diharapkan dengan adanya penyuluhan ini, pelaku usaha dapat menghindari riba yang nantinya akan berdampak bagi kehidupan.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGEMBANGAN KULINER BERBASIS OLAHAN SINGKONG (OLASI) DAN BUDIDAYA JAMUR DI KELURAHAN WONOSARI KECAMATAN NGALIYAN KOTA SEMARANG Yuli Haryati; Moh Muzammil; Aini Indriasih; Einstivina Nuryandani; Sri Sumiyati; Ismartoyo Ismartoyo; Siswandaru Kurniawan
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i1.101-110

Abstract

Pengabdian masyarakat melalui pemberdayaan potensi masyarakat dengan pelatihan pembuatan kuliner berbasis Olahan Singkong (Olasi) dan budidaya jamur di Kelurahan Wonosari, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang ini berangkat dari keprihatinan akan kondisi masyarakat di kelurahan Wonosari, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang yang sebagian berada pada tingkat ekonomi yang menengah ke bawah dan berprofesi sebagai buruh pabrik. Limitansi kondisi masyarakat adalah keterbatasan lahan untuk dikembangkan, namun memiliki potensi berupa waktu luang dari sebagian warga masyarakat, khususnya ibu-ibu yang dapat dimanfaatkan. Pelatihan pembuatan kuliner berbasis olahan singkong (Olasi) dan budidaya jamur dirasa tepat untuk mengatasi permasalahan masyarakat karena keahlian tersebut dapat digunakan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat, cukup mudah untuk diaplikasikan, dan tidak membutuhkan lahan yang luas untuk pengembangannya. Pelatihan dan pendampingan dengan pembuatan kuliner Olasi dan budidaya jamur dilakukan dengan harapan dapat memberikan keterampilan dan sebagai akibatnya meningkatkan kondisi sosial ekonomi masyarakat Wonosari. Selain budidaya jamur sebagai keterampilan, masyarakat juga dikenalkan dengan berbagai olahan dari bahan baku jamur yang akan meningkatkan daya jual dan daya simpan jamur sebagai produk hasil budidaya jamur. Berbagai produk Olasi dan olahan jamur ini kedepannya akan dikembangkan lebih lanjut sebagai modal untuk pengembangan destinasi wisata kuliner yang didahului dengan penataan wilayah dan lingkungan.  
PELATIHAN STANDAR OPERASIONAL KERJA (SOP) SPA SAAT PANDEMI COVID-19 DAN SPA BERBASIS KOMPETENSI PADA UMKM SALON KECANTIKAN DI KOTA BUKITTINGGI Prima Minerva; Tyas Asih Surya Mentari
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i1.355-365

Abstract

Pandemic Covid 19 menjadi external shock bagi UMKM SPA. Penurunan pemasukan dan jumlah pelanggan yang dratis memberikan tantangan pada kemampuan usaha SPA untuk bertahan. Hal ini dirasakan oleh Weiby dan NM Salon yang terletak di pusat Kota Bukittinggi. Pelayanan SPA mitra belum menerapkan protokol kesehatan sehingga menimbulkan keraguan pelanggan terhadap keamanan dari resiko tertular Covid 19. Mitra juga belum pernah mengikuti pelatihan SPA berbasis kompetensi yang penting untuk peningkatkan kualitas pelayanan. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pelatihan Standar Operasional Prosedur (SOP) SPA saat pandemic Covid 19 dan perawatan sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang SPA. Pelatihan ini dilakukan dengan kombinasi metode ceramah, demontrasi, praktek langsung, diskusi dan bimbingan. Materi yang di berikan yaitu mulai dari Screening klien, pengunaan Alat Pelindung Diri (APD), proses sterilisasi dan desinfektan pada SPA, prinsip keselamatan dan kesehatan Kerja, analisa dasar kondisi pelanggan, Pijat Badan Indonesia,body Scrub dan Masker Badan. Kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar serta peserta dapat menerapkan protocol covid 19 dan standar kompetensi saat melakukan perawatan. Melalui pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan dan rasa aman pelanggan dalam melakukan perawatan, memberikan kebaruan dalam perawatan SPA serta meningkatkan kualitas pelayanan sehingga mampu mempertahankan ekistensi di masa pandemi Covid 19 ini.
PENGEMBANGAN PESANTREN MANDIRI MELALUI PENDAMPINGAN UMKM BERKELANJUTAN BERBASIS DIGITAL DI PESANTREN ULUL ALBAB BOJONG KONENG Rina Marina Masri; Iskandar Muda Purwaamijaya; Btari Mariska Purwaamijaya
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i2.734-740

Abstract

Agenda Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) sebagai kesepakatan pembangunan global berisi seperangkat tujuan transformatif antara lain (1) Tidak ada kemiskinan dalam bentuk apapun di seluruh penjuru dunia, (2) Tidak ada lagi kelaparan, mencapai ketahanan pangan, perbaikan nutrisi, serta mendorong budidaya pertanian yangberkelanjutan, (3) Kesehatan yang baik dan Kesejahteraan yang menjamin kehidupan yang sehat serta mendorong kesejahteraan hidup untuk seluruh masyarakat di segala umur. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa penanganan kemiskinan, kelaparan, kesehatan dan kesejahteraan hidup cenderung kurang efektif, terutama di masa pandemi Covid 19. Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan tidak hanya mengajarkan ilmu dan pengetahuan, namun membekali para santri dengan keterampilan kerja dan keterampilan sosial kemasyarakatan melalui pengabdian kepada masyarakat. Permasalahan pesantren perkotaan pada saat Pandemi Covid 19 semakin kompleks, sebagai lembaga produksi jika hanya mengandalkan pasar tradisional perkembangannya akan cenderung stagnan. Selain itu kurangnya stakeholder pesantren yang belum dilengkapi dengan keunggulan kompetitif terkini yang memahami, menguasai dan terampil dalam kompetensi sebagai lembaga produksi yang harus berinovasi agar dapat melanjutkan dalam dunia usaha terutama dimasa pandemi Covid 19. Hal ini memunculkan gagasan untuk melakukan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Pengembangan Pesantren Mandiri melalui Pendampingan UMKM Berkelanjutan berbasis Digital di Pesantren Ulul Abab Bojongkoneng. PkM Bidang Ilmu dilandasi oleh pengembangan keilmuaan yang dilakukan oleh para dosen UPI di fakultas, kampus daerah, atau program studi. Lingkup bidang ilmu yang dikembangkan meliputi disiplin ilmu pendidikan, pendidikan disiplin ilmu, dan disiplin ilmu lainnya.
PELATIHAN MEDIA BERBASIS TEKNOLOGI UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU PAUD Finita Dewi; Risty Justicia; Tia Citra Bayuni
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i1.291-300

Abstract

Pembelajaran anak usia dini di masa kondisi khusus mengharuskan guru bertindak sebagai pencipta pembelajaran daring dalam waktu yang singkat. Untuk melaksanakan emergency remote learning yang baik para guru harus dibekali dengan kemampuan menguasai teknologi pedagogic content knowledge. Kemampuan menggunakan media pembelajaran berbasis teknologi di masa PJJ sangat dibutuhkan agar pembelajaran tidak monoton dan membosankan untuk anak usia dini. Dalam menciptakan pembelajaran yang baik guru dapat menggunakan media berbasis teknologi dalam pembelajaran. Saat ini, teknologi telah menyediakan beberapa layanan yang memungkinkan guru untuk memilih media berbasias teknologi yang dapat digunakan saat di kelas. Media teknologi yang dapat digunakan adalah aplikasi Dinkens AR, Choice Board, dan Video pembelajaran dengan animaker. Sebagai bentuk kepedulian prodi PGPAUD UPI Purwakarta terhadap kompetensi guru PAUD di Kabupaten Purwakarta menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan judul ““Pelatihan Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi sebagai Upaya Peningkatan Kompetensi Guru PAUD”. Hal ini dimaksudkan agar guru-guru memiliki kemampuan menggunakan media pembelajsran berbasis teknologi dengan baik dan sesuai dengan tahapan perkembangan anak usia dini dan sebagai upaya menghindari digital gap antara guru dengan peserta didik. 
PELATIHAN DAI MUHAMMADIYAH DI DAERAH MINORITAS (PIMPINAN DAERAH PEMUDA MUHAMMADIYAH KARO DAN DAIRI ) Munawir Pasaribu; Salman Nasution; Nurman Ginting
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i1.230-240

Abstract

Muhammadiyah merupakan organisasi yang terbesar di Indonesia, bahkan Muhammadiyah merupakan organisasi kemasyarakatan yang paling eksis di dunia ini. Muhammadiyah mempunyai amal usaha yang begitu banyak, mulai dari Sekolah, Panti Asuhan, dan juga tempat peribadahan seperti Masjid dan Musholla. Muhammadiyah merupakan organisasi kemasyarakatan yang tersebar hampir seluruh wilayah Indonesia, peran aktifnya dirasakan langsung oleh masyarakat yang ada di daerah, jangkauan dakwah muhammadiyah tidak ada batasannya, Muhammadiyah mempunyai peranan dakwah baik di daerah perkotaan maupun di pedesaan. Kendala yang terjadi terkadang di daerah pedesaan tingkat pemahaman dainya kurang bagus atau tidak terlalu berani dalam berdakwah padahal, di sana ada sarana dakwah yang harus diurus oleh seluruh kalangan anggota Muhammadiyah yang berada didaerah tersebut. Salah satu kasus yang ada sekarang ini adalah di beberapa daerah minoritas yang ada di Sumatera Utara ini yaitu daerah Karo dan Dairi. Di daerah ini sarana dakwah Muhammadiyah seperti Masjid dan Musholla ada namun para pengisinya untuk menjadi dai ataupun penceramah yang tidak mencukupi. Oleh sebab itu diadakanlah pelatihan dai yang berada di daerah ini supaya mereka di daerah ini mampu melaksanakan ceramah di berbagai kegiatan yang di butuhkan seperti, Khutbah Jumat, Ceramah Ramadhan, mengisi pengajian dalam takziah, dan juga ceramah ketika pernikahan. Dalam kegiatan ini dilaksanakan pelatihan Dai kepada kader-kader muda Muhammadiyah yaitu mereka yang masuk di Pemuda Muhammadiyah di daerah karo dan Dairi. Mitra dalam pengabdian ini adalah Lembaga Dakwah Khusus Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara yang mana mitra ini memberikan solusi bagaimana cara pelaksanaan Dai di daerah miboritas dan juga Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara yang mana mitra ini menyiapkan peserta kegiatan yang langsung dilatih dari tiap daerah yaitu Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Karo dan Pimpinan Daerah Dairi. Dalam program kemitraan ini   di harapkan ada generasi pelanjut untuk meneruskan dakwah amar makruf nahi mungkar di daerah minorotas ini. 
PENGGUNAAN BAHAN ALAMI DAUN SIRIH DAN LIDAH BUAYA SEBAGAI ANTISEPTIK ALAMI UNTUK MENCEGAH COVID-19 DI DESA SENA, KECAMATAN BATANG KUIS Riris Nadia Syafrilia Gurning; Sakral Hasby Puarada; Nurhajijah Nurhajijah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i1.37-44

Abstract

Penyebaran virus corona yang terjadi saat ini semakin meningkat tetapi kurangnya kesadaran masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah, sehingga dibutuhkan alternatif usaha untuk menangani masalah tersebut yaitu produk alternatif pengganti pencuci tangan. Hand sanitizer merupakan salah satu produk yang efisien dikalangan masyarakat namun terkandung banyak alkohol yang tidak baik untuk kulit. Tujuan dari PKM ini adalah memberikan kesadaran untuk taat menjalankan protokol kesehatan dan membuat hand sanitizer berbahan dasar alami yaitu terbuat dari lidah buaya dan daun sirih. Daun sirih dan lidah buaya dinilai memiliki peran sebagai antiseptik alami yang tidak menyebabkan iritasi pada kulit. Mitra sasaran dalam PKM ini adalah anggota PKK Desa Sena Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang. Metode pelaksanaan adalah dengan melakukan sosialisasi dan penyuluhan untuk menambah pengetahuan tentang penggunaan antiseptik alami yaitu menggunakan bahan daun sirih dan lidah buaya sebagai hand sanitizer. Hasil akhir dari PKM adalah mitra sasaran memiliki kesadaran akan kesehatan dan selalui menjalankan protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah yaitu penggunaan bahan alami sebagai hand sanitizer sebagai usaha untuk mencegah penyebaran virus Covid-19
PELATIHAN APLIKASI DARING PADA GURU SD NEGERI 060791 KECAMATAN MEDAN AREA Yopi Hendro Syahputra; Zulfian Azmi; Ishak Ishak; Suardi Yakub
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i1.153-161

Abstract

Peranan Guru sangat penting di dunia pendidikan  dalam mengemban amanah pendidikan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Kinerja Guru merupakan hasil, kemajuan dan prestasi kerja guru dalam melaksanakan pembelajaran, baik dalam merencanakan, pembelajaran, evaluasi hasil pembelajaran, bimbingan dan latihan terhadap siswa, serta komitmennya dalam melaksanakan tugas. Sehingga peningkatan kinerja Guru penting kompetensiyang harus dimiliki oleh Guru disamping memiliki kualifikasi akademik.Di masa Pandemi ini, sistem pendidikan pun mulai mencari suatu inovasi untuk proses kegiatan belajar mengaja.Salah satu metode pembelajaran  dengan Daring Method. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini tim pelaksana kegiatan masyarakat telah  melaksanakan pelatihan pada guru SD N 060791 dalam pembelajaran secara daring, selama masa peandemi ini. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan peningkatan kompetensi bagi guru-guru SD NEGERI 060791 Medan Area dengan menggunakan  aplikasi Google class room. Dengan teknologi pembelajaran daring ini mengarahkan para Guru untuk dapat melakukan pembelajaran berbasis internet. Media ini dapat menjadi media guru dan murid untuk bertukar materi dan  memberikan tugas, memberikan nilai, evaluasi , polling dan pengumpulan tugas yang dapat langsung berinteraksi dengan  murid dan diketahui orang tua siswa atau wali.

Page 29 of 503 | Total Record : 5030


Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 3 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 9, No 2 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 9, No 1 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 12 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 11 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 10 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 9 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 8 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 7 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 6 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 5 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 4 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 3 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 2 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 7, No 12 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 11 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 10 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 9 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 8 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 7 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 6 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 5 (2024): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 4 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 7, No 3 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 7, No 2 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 11 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 10 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 9 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 8 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 7 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 6 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat Vol 6, No 5 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat Vol 6, No 4 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 10 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 9 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 8 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 7 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 6 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 5 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 4 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2020): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2019): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2018): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 1, No 2 (2018): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 1, No 1 (2017): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT More Issue